Dokumen ini membahas tentang gerakan Ikhwanul Muslimin yang didirikan oleh Hasan Al-Banna pada tahun 1928 di Mesir, menyoroti prinsip dasarnya yang mengedepankan kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah. Penulis menyajikan jawaban atas tuduhan negatif yang ditujukan kepada organisasi ini dan menawarkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai ide dan pemikiran dari Hasan Al-Banna. Selain itu, dokumen ini juga berisi harapan penulis untuk memperkuat pemahaman dan dukungan terhadap gerakan dakwah Islam di Indonesia.