IDEOLOGI PANCASILA DALAMMENGHADAPI TANTANGANGLO
BAL DI ERA ABAD21
EKA SUWIRZA, S.Pd
Ideologi secara etimologis, artinya ilmu tentang ide-ide,
atau ajaran tentang pengertian dasar
IDEOLOGI
Ian Adam
• Pembimbing bagi tindakan politik.
• Ideologi memberi ideal untuk dinyakini.
• Tujuan untuk di usahakan,
• Alasan untuk diperjuangkan.
Komponen penting ideologi
 sistem,
 arah,
 tujuan,
 cara berpikir,
 progam dan politik.
FOUNDING FATHER
 Pancasila Sebagai Ideologi Bagi Bangsa Indonesia.
 Pancasila Disebut Sebagai Philosofusche Grondslag,
 Pancasila Dijadikan Fundamen, Filsafat, Pikiran Sedalam-dalamnya, Jiwa
Hasrat Yang Sedalam-dalamnya Untuk Berdirinya Nkri
NILAI-NILAI PANCASILA
 KETUHANAN (TRANSENDENTAL).
 KEMANUSIAN (HUMANISME),
 PERSATUAN (UNITY MUSYAWARAH (DELIBE
RATIF)
 KEADILAN (JUSTICE)
MENJADI DASAR RUJUKAN
DALAM PENYELENGGARAAN
BERBANGSA
KARAKTERISTIK IDEOLOGI
PANCASILA
• Ideologi Terbuka Dan Bersifat Fleksibel
Dalam Menghadapi
Perkembangan Zaman.
• Dapat Berinteraksi Dengan
• Berbagai Kondisi Tanpa Harus Merubah
Makna Hakiki Atau
• Nilai Yang Terkandung Didalamnya.
DIMENSI IDEOLOGI PANCASILA
Dimensi Normatif, Nilai-nilai Yang Terkandung
Dalam Pancasila Perlu Dijabarkan Dalam Suatu
Sistem Norma
 Dimensi Idealis,
Yaitu Nilai-nilai Dasar Yang Terkandung Dalam Pancasila Yang
Bersifat Sistemastis Dan Rasional Yaitu Hakikat Nilai-nilai
Yang Terkandung Dalam Lima Sila
Dimensi Realistis, Suatu Ideologi Harus Mampu Mencerminkan
Realitas Yang Hidup Dan Berkembang Dalam Masyarakat
GLOBALISASI DAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0
GLOBALISASI
Meningkatnya
Interdependency Ekonomi
Melewati
Batas-Batas Negara
Di Seluruh Dunia
Melalui Peningkatan
Volume, Jenis,
Dalam Transaksi Barang,
Jasa Dan Modal Serta
Penyebaran Tehnologi
Dalam Waktu Yang Cepat.(Imf)
Karakteristik
Globalisasi
a.Saling Keterkaitan
b. Melewati Batas-batas
Wilayah
c. Perdagangan Bebas
d. Perbedaan Budaya
e. Mobilitas
f. Perubahan Teknologi
Informasi
FENOMENA ABAD 21 DI INDONESIA
Kini Di Abad 21 Bangsa Indonesia Memasuki Era Globalisasi, Fenomena Menunjukkan:
Pancasila Sebagai Filosofi Bangsa Akhir-akhir Ini Cenderung Ditenggelamkan, Dimarjinalkan
Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara.
Berbagai Peristiwa Dalam Masyarakat Misalnya Sifat Beringas Dan Keras Dalam Setiap
Penyelesaian Masalah Baik Sosial, Politik, Kebudayaan, Hukum Bahkan Persoalan
Keagamaan, Paham-paham Materialisme, Individualisme, Hedonisme Serta Pragmatisme
Telah Mewabah Dalam Kehidupan Bermasyarakat.
The Fourth Industrial Revolution, Ciri Dari Era Revolusi Industri Keempat Adalah Semakin Ba
nyaknya Perkembangan Teknologi Dalam Kehidupan Kita (Hatzakis, 2016).
Era Revolusi Industri 4.0 Ini Diwarnai Oleh Kecerdasan Buatan (Articial Intelligence),22 Advanc
ed Robotics,23 Internet Of Things (Iot),24 Rekayasa Genetika, Teknologi Nano Serta, Mobil Oto
matis Dan Inovasi Lainnya. Perubahan Tersebut Terjadi Dalam Kecepatan Eksponensial Yang A
kan Berdampak Terhadap Ekonomi, Industri, Pemerintahan Dan Politik.
Revolusi Industri 4.0 Memilki Potensi Untuk Memberdayakan Individu Dan Masyarakat Tetapi
Ia Juga Bisa Menyebabkan Pengkerdilan Dan Marjinalisasi Beberapa Kelompok Bahkan
Mendisrupsi Ideologi Suatu Bangsa.
Disrupsi Terjadi Pada Hamper Semua Sector Seperti Disrupsi Peraturan, Disrupsi Budaya,
Disrupsi Pemikiran, Disrupsi Sumber Daya Manusia, Disrupsi Pasar Dan Disrupsi Ideologi.
TANTANGAN TERHADAP IDEOLOGI PANCASILA
4
Simple
PowerPoint
Secara Umum Tantangan Yang Dihadapi Ideologi Pancasila Di Era Abad 21
Antara Lain:
Ideologi Alternatif Lain Yang
Masuk Melalui Media Informasi
Seperti Radikalisme, Ekstremise
Komunisme.
Budaya Global Seperti
Tantangan Atheisme,
Individualisme, Dan Kapitalisme
Perkembangan Sains Dan
Teknologi Beserta Paradigma
Berpikir Masyarakat
Indonesia
Eksklusivisme Sosial Mengarah Kepada
Menguatnya Kecenderungan Politisasi
Identitas, Gejala Polarisasi Dan
Fragmentasi Sosial Yang Berbasis Sara
Bonus Demografi Kelompok Fundamentalisme
Pasar Bebas,
Fundamentalisme Agama Yang
Radikal,
Fundamentalisme Etnis Dan
Feudalisme
Radikalisme
Radikalisme adalah suatu pandangan, paham dan gerakan
yang menolak secara menyeluruh terhadap tatanan, tertib
sosial dan paham politik yang ada dengan cara perubahan
atau perombakan secara besar-besaran melalui jalan keke
rasan.
ektremisme
Peneliti senior CSRS UIN Jakarta, Irfan Abubakar, M.A., mengatakan
, ektremisme adalah sesuatu yang tidak dikehendaki oleh manusia. S
ecara ideologi, ekstremisme adalah ideologi dengan sistem berpikir u
ntuk mencapai sistem politik, sosial dan budaya yang melampaui bat
as dengan konsekuensi adanya bahaya dan kerusakan bagi individu
atau lingkungan.
Komunisme
Menurut Fadhilah Rachmawati dalam jurnal Kritik terhadap Konsep Ideologi Komuni
sme Karl Marx (2020), komunisme adalah paham atau ideologi yang mengacu pada
sistem sosial ekonomi, didasarkan pada kepemilikan komunal (bersama) serta prod
uksi barang, baik di lingkup pemerintahan atau kehidupan.
Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, komunisme merupakan doktrin politik serta e
konomi yang bertujuan untuk menggantikan kepemilikan pribadi menjadi kepemilika
n publik dengan kontrol komunal, yang setidaknya mencakup alat produksi utama da
n penggunaan sumber daya alam.
LANGKAH YANG DIPERLUKAN
Meningkatkan
Sumber Daya
Manusia
Indonesia
Yang Unggul
Memperjelas
Makna Yang
Sesungguhnya,
Dari Ideologi Itu
Dari Satu Generasi
Ke Generasi
Berikutnya, Dari
Masa Ke Masa.
Upaya Untuk Terus
Menerus
Mengaktualisasikan
Nilai-nilai Pancasila
Pada Kehidupan
Nasional
Pemerintah Indonesia Da
pat Membuat Suatu Kebij
akan Yang
Mencerminkan Nilai
Pancasila Dan
Konstitusi Untuk
Mengatur Persoalan
Menyangkut Penemuan
Dan Perkembangan
Sains Serta Teknologi Di
Indonesia
Penguatan Pendidikan Pa
ncasila Perlu Dilakukan
Terhadap Generasi-
generasi Milenial Saat ini
Melalui Institusi-insitusi
Pendidikan Yang Ada
Di Indonesia, Dengan
Menjadikan Pancasila
Sebagai Ilmu, Disamping
Sebagai Ideologi.
39
Peluang dan Tantangan
Penerapan Pancasila
40
T
eknologi
Informasi
Peluang T
antangan
PENERAPAN PANCASILA
41
Peluang
• Indonesia dikenal dengan b
angsa yang sangat beraga
m. Ada banyak suku, ras, b
ahasa, dan agama/keperca
yaan di Indonesia. Namun,
di tengah keragaman terse
but, bangsa Indonesia tetap
dapat hidup rukun dan dam
ai.
• Tradisi-tradisi yang menu
njukkan persaudaraan, k
erukunan dan kedamaian
yang dipegang teguh ole
h bangsa Indonesia dap
at menjadi bahan kampa
nye kepada dunia tentan
g kerukunandalam kebi
nekaan.
Penerapan
• Hal tersebut dapat menjadi
inspirasi bagi daerah- dae
rah yang berkonflik.
• Di Bali, misalnya, ada tradisi
Ngejot, memberikan makan
kepada tetangga, yang berl
angsung dan mengharmoni
skan pemeluk Islam dan Hin
du.
• Di Maluku, ada tradisi Pela
Gandong, suatu perjanjian
persaudaraan satu daerah
dengan daerah lainnya, s
ehingga ketika terikat den
gan perjanjian persaudar
aan, maka ia harus saling
tolong menolong, saling
membantu, sekalipun di d
alamnya berbeda agama
Pancasila
• Di Papua ada tradisi Bakar
Batu yang dilakukan untuk
mencari solusi saat terjadi
konflik.
• Berbagai tradisi dan kearif
an lokal yang dimiliki oleh
bangsa Indonesia itu dapa
t disebarluaskan melalui t
eknologi informasi.
PELUANG PENERAPAN PANCASILA
42
TANTANGAN PENERAPAN PANCASILA
Tantangan
• Di balik peluang ter
sebut, tersimpan ju
ga tantangan yang ti
dak mudah.
• Karena teknologi inf
ormasi, kita dapat te
rpengaruh hal-hal b
uruk dari luar yang ti
dak sesuai dengan
Pancasila dan tradisi
kita.
• Karena teknologi inf
ormasi pula, hoaks
dan ujaran kebencia
n menyebar sangat
masif di media sosia
l
Penerapan
• Tak jarang, informasi
yang kita terima buk
an saja tidak benar t
etapi juga seringkali
merugikan.
• Dengan teknologi i
nformasi pula, ideo
logi-ideologi yang b
ertentangan denga
n Pancasila dapat
menyebar dengan
cepat dan tentu ber
pengaruh terhadap
kehidupan berbang
sa
Pancasila
• Ide-ide yang menga
rah kepada radikalis
me dan terorisme b
ertebaran di jagat m
aya dan dapat me
mpengaruhi kita.
• Dengan teknologi
informasi, narkoba
juga dapat menye
bar dengan cepat
hingga ke desa d
an perkampunga
n
43
Ber-Pancasila di Era Media Sosial
Menurut data yang dirilis We
Are Social tahun 2019, peng
guna media sosial di Indone
sia mencapai 150 juta atau s
ebesar 56% dari total popul
asi rakyat Indonesia.
Dan setiap tahunnya pengguna
internet terus mengalami penin
gkatan signifikan.
Sejumlah penelitian menyebutk
an bahwa media sosial menjad
i tempat penyebaran hoaks ya
ng sangat masif
Kementerian Komunikasi dan I
nformatika (Kominfo), hingga 5
Mei 2020, mencatat sebanyak
1.401 konten hoaks dan d
isinformasi terkait Covid-19
beredar di masyarakat.
Riset Dailysocial.id melaporkan
bahwa informasi hoaks paling
banyak ditemukan di platform
Facebook (82,25%), WhatsApp
(56,55%), dan Instagram
(29,48%).
Sebagian besar responden (44
,19%) yang ditelitinya tidak yak
in mememiliki kepiawaian dala
m mendeteksi berita hoaks
44
• Selain hoaks, media sosial juga digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian,
pemikiran intoleransi dan radikalisme.
• Sejumlah lembaga penelitian telah menunjukkan betapa masifnya penyebaran
hoaks, ujaran kebencian, intoleransi dan radikalisme yang dilakukan melalui
media sosial.
• Namun di sisi lain, media sosial juga dapat digunakan untuk menyebarkan
sejumlah gagasan dan program yang baik.
• Aktivitas mengumpulkan dana melalui media sosial yang disebut dengan cro
wdfunding untuk misi kebaikan seperti membantu pengobatan orang yang sa
kit, memperbaiki rumah, dan sebagainya, banyak dilakukan.
• Kita dapat menyimpulkan bahwa media sosial bermata dua. Satu sisi ia dapat
menjadi alat untuk menebar kebaikan, tetapi sisi lain ia juga dapat menjadi alat
untuk melakukan pengrusakan sosial
• Kata kuncinya adalah bagaimana agar media sosial dapat digunakan untuk
melakukan kebaikan, membantu sesama, dan menyuarakan keadilan.
TERIMA KASIH

Ideologi Pancasila.pptx

  • 1.
    IDEOLOGI PANCASILA DALAMMENGHADAPITANTANGANGLO BAL DI ERA ABAD21 EKA SUWIRZA, S.Pd
  • 2.
    Ideologi secara etimologis,artinya ilmu tentang ide-ide, atau ajaran tentang pengertian dasar IDEOLOGI Ian Adam • Pembimbing bagi tindakan politik. • Ideologi memberi ideal untuk dinyakini. • Tujuan untuk di usahakan, • Alasan untuk diperjuangkan. Komponen penting ideologi  sistem,  arah,  tujuan,  cara berpikir,  progam dan politik.
  • 3.
    FOUNDING FATHER  PancasilaSebagai Ideologi Bagi Bangsa Indonesia.  Pancasila Disebut Sebagai Philosofusche Grondslag,  Pancasila Dijadikan Fundamen, Filsafat, Pikiran Sedalam-dalamnya, Jiwa Hasrat Yang Sedalam-dalamnya Untuk Berdirinya Nkri NILAI-NILAI PANCASILA  KETUHANAN (TRANSENDENTAL).  KEMANUSIAN (HUMANISME),  PERSATUAN (UNITY MUSYAWARAH (DELIBE RATIF)  KEADILAN (JUSTICE) MENJADI DASAR RUJUKAN DALAM PENYELENGGARAAN BERBANGSA
  • 4.
    KARAKTERISTIK IDEOLOGI PANCASILA • IdeologiTerbuka Dan Bersifat Fleksibel Dalam Menghadapi Perkembangan Zaman. • Dapat Berinteraksi Dengan • Berbagai Kondisi Tanpa Harus Merubah Makna Hakiki Atau • Nilai Yang Terkandung Didalamnya.
  • 5.
    DIMENSI IDEOLOGI PANCASILA DimensiNormatif, Nilai-nilai Yang Terkandung Dalam Pancasila Perlu Dijabarkan Dalam Suatu Sistem Norma  Dimensi Idealis, Yaitu Nilai-nilai Dasar Yang Terkandung Dalam Pancasila Yang Bersifat Sistemastis Dan Rasional Yaitu Hakikat Nilai-nilai Yang Terkandung Dalam Lima Sila Dimensi Realistis, Suatu Ideologi Harus Mampu Mencerminkan Realitas Yang Hidup Dan Berkembang Dalam Masyarakat
  • 6.
    GLOBALISASI DAN REVOLUSIINDUSTRI 4.0 GLOBALISASI Meningkatnya Interdependency Ekonomi Melewati Batas-Batas Negara Di Seluruh Dunia Melalui Peningkatan Volume, Jenis, Dalam Transaksi Barang, Jasa Dan Modal Serta Penyebaran Tehnologi Dalam Waktu Yang Cepat.(Imf) Karakteristik Globalisasi a.Saling Keterkaitan b. Melewati Batas-batas Wilayah c. Perdagangan Bebas d. Perbedaan Budaya e. Mobilitas f. Perubahan Teknologi Informasi
  • 7.
    FENOMENA ABAD 21DI INDONESIA Kini Di Abad 21 Bangsa Indonesia Memasuki Era Globalisasi, Fenomena Menunjukkan: Pancasila Sebagai Filosofi Bangsa Akhir-akhir Ini Cenderung Ditenggelamkan, Dimarjinalkan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara. Berbagai Peristiwa Dalam Masyarakat Misalnya Sifat Beringas Dan Keras Dalam Setiap Penyelesaian Masalah Baik Sosial, Politik, Kebudayaan, Hukum Bahkan Persoalan Keagamaan, Paham-paham Materialisme, Individualisme, Hedonisme Serta Pragmatisme Telah Mewabah Dalam Kehidupan Bermasyarakat. The Fourth Industrial Revolution, Ciri Dari Era Revolusi Industri Keempat Adalah Semakin Ba nyaknya Perkembangan Teknologi Dalam Kehidupan Kita (Hatzakis, 2016). Era Revolusi Industri 4.0 Ini Diwarnai Oleh Kecerdasan Buatan (Articial Intelligence),22 Advanc ed Robotics,23 Internet Of Things (Iot),24 Rekayasa Genetika, Teknologi Nano Serta, Mobil Oto matis Dan Inovasi Lainnya. Perubahan Tersebut Terjadi Dalam Kecepatan Eksponensial Yang A kan Berdampak Terhadap Ekonomi, Industri, Pemerintahan Dan Politik. Revolusi Industri 4.0 Memilki Potensi Untuk Memberdayakan Individu Dan Masyarakat Tetapi Ia Juga Bisa Menyebabkan Pengkerdilan Dan Marjinalisasi Beberapa Kelompok Bahkan Mendisrupsi Ideologi Suatu Bangsa. Disrupsi Terjadi Pada Hamper Semua Sector Seperti Disrupsi Peraturan, Disrupsi Budaya, Disrupsi Pemikiran, Disrupsi Sumber Daya Manusia, Disrupsi Pasar Dan Disrupsi Ideologi.
  • 8.
    TANTANGAN TERHADAP IDEOLOGIPANCASILA 4 Simple PowerPoint Secara Umum Tantangan Yang Dihadapi Ideologi Pancasila Di Era Abad 21 Antara Lain: Ideologi Alternatif Lain Yang Masuk Melalui Media Informasi Seperti Radikalisme, Ekstremise Komunisme. Budaya Global Seperti Tantangan Atheisme, Individualisme, Dan Kapitalisme Perkembangan Sains Dan Teknologi Beserta Paradigma Berpikir Masyarakat Indonesia Eksklusivisme Sosial Mengarah Kepada Menguatnya Kecenderungan Politisasi Identitas, Gejala Polarisasi Dan Fragmentasi Sosial Yang Berbasis Sara Bonus Demografi Kelompok Fundamentalisme Pasar Bebas, Fundamentalisme Agama Yang Radikal, Fundamentalisme Etnis Dan Feudalisme
  • 9.
    Radikalisme Radikalisme adalah suatupandangan, paham dan gerakan yang menolak secara menyeluruh terhadap tatanan, tertib sosial dan paham politik yang ada dengan cara perubahan atau perombakan secara besar-besaran melalui jalan keke rasan.
  • 10.
    ektremisme Peneliti senior CSRSUIN Jakarta, Irfan Abubakar, M.A., mengatakan , ektremisme adalah sesuatu yang tidak dikehendaki oleh manusia. S ecara ideologi, ekstremisme adalah ideologi dengan sistem berpikir u ntuk mencapai sistem politik, sosial dan budaya yang melampaui bat as dengan konsekuensi adanya bahaya dan kerusakan bagi individu atau lingkungan.
  • 11.
    Komunisme Menurut Fadhilah Rachmawatidalam jurnal Kritik terhadap Konsep Ideologi Komuni sme Karl Marx (2020), komunisme adalah paham atau ideologi yang mengacu pada sistem sosial ekonomi, didasarkan pada kepemilikan komunal (bersama) serta prod uksi barang, baik di lingkup pemerintahan atau kehidupan. Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, komunisme merupakan doktrin politik serta e konomi yang bertujuan untuk menggantikan kepemilikan pribadi menjadi kepemilika n publik dengan kontrol komunal, yang setidaknya mencakup alat produksi utama da n penggunaan sumber daya alam.
  • 12.
    LANGKAH YANG DIPERLUKAN Meningkatkan SumberDaya Manusia Indonesia Yang Unggul Memperjelas Makna Yang Sesungguhnya, Dari Ideologi Itu Dari Satu Generasi Ke Generasi Berikutnya, Dari Masa Ke Masa. Upaya Untuk Terus Menerus Mengaktualisasikan Nilai-nilai Pancasila Pada Kehidupan Nasional Pemerintah Indonesia Da pat Membuat Suatu Kebij akan Yang Mencerminkan Nilai Pancasila Dan Konstitusi Untuk Mengatur Persoalan Menyangkut Penemuan Dan Perkembangan Sains Serta Teknologi Di Indonesia Penguatan Pendidikan Pa ncasila Perlu Dilakukan Terhadap Generasi- generasi Milenial Saat ini Melalui Institusi-insitusi Pendidikan Yang Ada Di Indonesia, Dengan Menjadikan Pancasila Sebagai Ilmu, Disamping Sebagai Ideologi.
  • 13.
  • 14.
  • 15.
    41 Peluang • Indonesia dikenaldengan b angsa yang sangat beraga m. Ada banyak suku, ras, b ahasa, dan agama/keperca yaan di Indonesia. Namun, di tengah keragaman terse but, bangsa Indonesia tetap dapat hidup rukun dan dam ai. • Tradisi-tradisi yang menu njukkan persaudaraan, k erukunan dan kedamaian yang dipegang teguh ole h bangsa Indonesia dap at menjadi bahan kampa nye kepada dunia tentan g kerukunandalam kebi nekaan. Penerapan • Hal tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah- dae rah yang berkonflik. • Di Bali, misalnya, ada tradisi Ngejot, memberikan makan kepada tetangga, yang berl angsung dan mengharmoni skan pemeluk Islam dan Hin du. • Di Maluku, ada tradisi Pela Gandong, suatu perjanjian persaudaraan satu daerah dengan daerah lainnya, s ehingga ketika terikat den gan perjanjian persaudar aan, maka ia harus saling tolong menolong, saling membantu, sekalipun di d alamnya berbeda agama Pancasila • Di Papua ada tradisi Bakar Batu yang dilakukan untuk mencari solusi saat terjadi konflik. • Berbagai tradisi dan kearif an lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia itu dapa t disebarluaskan melalui t eknologi informasi. PELUANG PENERAPAN PANCASILA
  • 16.
    42 TANTANGAN PENERAPAN PANCASILA Tantangan •Di balik peluang ter sebut, tersimpan ju ga tantangan yang ti dak mudah. • Karena teknologi inf ormasi, kita dapat te rpengaruh hal-hal b uruk dari luar yang ti dak sesuai dengan Pancasila dan tradisi kita. • Karena teknologi inf ormasi pula, hoaks dan ujaran kebencia n menyebar sangat masif di media sosia l Penerapan • Tak jarang, informasi yang kita terima buk an saja tidak benar t etapi juga seringkali merugikan. • Dengan teknologi i nformasi pula, ideo logi-ideologi yang b ertentangan denga n Pancasila dapat menyebar dengan cepat dan tentu ber pengaruh terhadap kehidupan berbang sa Pancasila • Ide-ide yang menga rah kepada radikalis me dan terorisme b ertebaran di jagat m aya dan dapat me mpengaruhi kita. • Dengan teknologi informasi, narkoba juga dapat menye bar dengan cepat hingga ke desa d an perkampunga n
  • 17.
    43 Ber-Pancasila di EraMedia Sosial Menurut data yang dirilis We Are Social tahun 2019, peng guna media sosial di Indone sia mencapai 150 juta atau s ebesar 56% dari total popul asi rakyat Indonesia. Dan setiap tahunnya pengguna internet terus mengalami penin gkatan signifikan. Sejumlah penelitian menyebutk an bahwa media sosial menjad i tempat penyebaran hoaks ya ng sangat masif Kementerian Komunikasi dan I nformatika (Kominfo), hingga 5 Mei 2020, mencatat sebanyak 1.401 konten hoaks dan d isinformasi terkait Covid-19 beredar di masyarakat. Riset Dailysocial.id melaporkan bahwa informasi hoaks paling banyak ditemukan di platform Facebook (82,25%), WhatsApp (56,55%), dan Instagram (29,48%). Sebagian besar responden (44 ,19%) yang ditelitinya tidak yak in mememiliki kepiawaian dala m mendeteksi berita hoaks
  • 18.
    44 • Selain hoaks,media sosial juga digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian, pemikiran intoleransi dan radikalisme. • Sejumlah lembaga penelitian telah menunjukkan betapa masifnya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi dan radikalisme yang dilakukan melalui media sosial. • Namun di sisi lain, media sosial juga dapat digunakan untuk menyebarkan sejumlah gagasan dan program yang baik. • Aktivitas mengumpulkan dana melalui media sosial yang disebut dengan cro wdfunding untuk misi kebaikan seperti membantu pengobatan orang yang sa kit, memperbaiki rumah, dan sebagainya, banyak dilakukan. • Kita dapat menyimpulkan bahwa media sosial bermata dua. Satu sisi ia dapat menjadi alat untuk menebar kebaikan, tetapi sisi lain ia juga dapat menjadi alat untuk melakukan pengrusakan sosial • Kata kuncinya adalah bagaimana agar media sosial dapat digunakan untuk melakukan kebaikan, membantu sesama, dan menyuarakan keadilan.
  • 19.