HAKIKAT MANUSIA DAN
IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN
TUJUAN PEMBELAJARAN
• - Menjelaskan pengertian hakikat manusia
• - Mengidentifikasi dimensi hakikat manusia
• - Menganalisis peran hakikat manusia dalam pendidikan
• - Menyimpulkan implikasi terhadap teori dan praktik
pendidikan
PENDAHULUAN
• - Manusia adalah subjek dan objek pendidikan
• - Pendidikan harus berangkat dari pemahaman tentang
hakikat manusia
• - Hakikat = sifat dasar, potensi, dan kedudukan manusia
DIMENSI HAKIKAT MANUSIA (1)
• **Manusia sebagai Individu**
• - Unik, berbeda satu sama lain
• - Memiliki kebebasan, kehendak, dan tanggung jawab
• **Manusia sebagai Makhluk Sosial**
• - Tidak bisa hidup sendiri
• - Interaksi membentuk kepribadian
DIMENSI HAKIKAT MANUSIA (2)
• **Manusia sebagai Makhluk Berbudaya**
• - Mampu mencipta dan mewariskan budaya
• **Manusia sebagai Makhluk Bermoral & Beragama**
• - Memiliki kesadaran etis, moral, spiritual
• **Manusia sebagai Makhluk yang Berkembang**
• - Potensi berkembang: fisik, intelektual, sosial, emosional, spiritual
IMPLIKASI DALAM PENDIDIKAN (1)
• - Pendidikan harus humanis
• - Menghargai perbedaan individu
• - Mengembangkan potensi peserta didik
IMPLIKASI DALAM PENDIDIKAN (2)
• - Proses sosialisasi & enkulturasi
• - Mengembangkan nilai moral dan spiritual
• - Mempersiapkan manusia hidup harmonis di masyarakat
CONTOH APLIKASI
• - Di kelas: memperhatikan gaya belajar siswa
• - Dalam kurikulum: tidak hanya akademik, tetapi juga
karakter & keterampilan
• - Dalam masyarakat: menanamkan toleransi, gotong royong
KESIMPULAN
• - Hakikat manusia mencakup: individu, sosial, budaya, moral,
spiritual, dan berkembang
• - Pendidikan harus membantu manusia menjadi pribadi
utuh:
• • Berpengetahuan
• • Berkarakter
• • Mampu hidup harmonis
DISKUSI / TUGAS
• Menurut Anda, apakah manusia lebih cenderung sebagai
makhluk individu atau makhluk sosial? Jelaskan dengan
contoh nyata.
• Jika setiap manusia unik, bagaimana seharusnya guru
menyikapi perbedaan individu di kelas?
• Apa peran pendidikan dalam membantu Anda berkembang
sebagai individu, sosial, dan spiritual?

Hakikat_Manusia_dan_Implikasinya_dalam_Pendidikan.pptx

  • 1.
  • 2.
    TUJUAN PEMBELAJARAN • -Menjelaskan pengertian hakikat manusia • - Mengidentifikasi dimensi hakikat manusia • - Menganalisis peran hakikat manusia dalam pendidikan • - Menyimpulkan implikasi terhadap teori dan praktik pendidikan
  • 3.
    PENDAHULUAN • - Manusiaadalah subjek dan objek pendidikan • - Pendidikan harus berangkat dari pemahaman tentang hakikat manusia • - Hakikat = sifat dasar, potensi, dan kedudukan manusia
  • 4.
    DIMENSI HAKIKAT MANUSIA(1) • **Manusia sebagai Individu** • - Unik, berbeda satu sama lain • - Memiliki kebebasan, kehendak, dan tanggung jawab • **Manusia sebagai Makhluk Sosial** • - Tidak bisa hidup sendiri • - Interaksi membentuk kepribadian
  • 5.
    DIMENSI HAKIKAT MANUSIA(2) • **Manusia sebagai Makhluk Berbudaya** • - Mampu mencipta dan mewariskan budaya • **Manusia sebagai Makhluk Bermoral & Beragama** • - Memiliki kesadaran etis, moral, spiritual • **Manusia sebagai Makhluk yang Berkembang** • - Potensi berkembang: fisik, intelektual, sosial, emosional, spiritual
  • 6.
    IMPLIKASI DALAM PENDIDIKAN(1) • - Pendidikan harus humanis • - Menghargai perbedaan individu • - Mengembangkan potensi peserta didik
  • 7.
    IMPLIKASI DALAM PENDIDIKAN(2) • - Proses sosialisasi & enkulturasi • - Mengembangkan nilai moral dan spiritual • - Mempersiapkan manusia hidup harmonis di masyarakat
  • 8.
    CONTOH APLIKASI • -Di kelas: memperhatikan gaya belajar siswa • - Dalam kurikulum: tidak hanya akademik, tetapi juga karakter & keterampilan • - Dalam masyarakat: menanamkan toleransi, gotong royong
  • 9.
    KESIMPULAN • - Hakikatmanusia mencakup: individu, sosial, budaya, moral, spiritual, dan berkembang • - Pendidikan harus membantu manusia menjadi pribadi utuh: • • Berpengetahuan • • Berkarakter • • Mampu hidup harmonis
  • 10.
    DISKUSI / TUGAS •Menurut Anda, apakah manusia lebih cenderung sebagai makhluk individu atau makhluk sosial? Jelaskan dengan contoh nyata. • Jika setiap manusia unik, bagaimana seharusnya guru menyikapi perbedaan individu di kelas? • Apa peran pendidikan dalam membantu Anda berkembang sebagai individu, sosial, dan spiritual?

Editor's Notes

  • #3 Pendidikan tidak dapat dilepaskan dari manusia, sebab manusia adalah subjek sekaligus objek pendidikan. Untuk memahami pendidikan secara mendalam, perlu dipahami terlebih dahulu hakikat manusia, yaitu sifat dasar, potensi, dan kedudukan manusia dalam kehidupannya. Pemahaman ini akan menentukan bagaimana pendidikan dirancang, dilaksanakan, dan dikembangkan.
  • #4 Manusia sebagai Makhluk Individu Memiliki kebutuhan, minat, dan potensi yang unik. Memiliki kebebasan, kehendak, dan tanggung jawab pribadi. b. Manusia sebagai Makhluk Sosial Tidak dapat hidup sendiri, membutuhkan orang lain. Interaksi sosial membentuk kepribadian dan identitas. Pendidikan harus mempersiapkan manusia agar mampu hidup bersama secara harmonis.
  • #5 c. Manusia sebagai Makhluk Berbudaya Mampu mencipta, mengembangkan, dan mewariskan budaya. Pendidikan menjadi sarana pewarisan nilai, norma, dan ilmu pengetahuan. d. Manusia sebagai Makhluk Bermoral dan Beragama Memiliki kesadaran etis, moral, dan spiritual. Pendidikan perlu menanamkan nilai-nilai moral dan religius. e. Manusia sebagai Makhluk yang Berkembang Memiliki potensi untuk berkembang secara fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual. Pendidikan berfungsi untuk mengoptimalkan potensi tersebut.
  • #6 4. Implikasi Hakikat Manusia dalam Pendidikan Pendidikan harus bersifat humanis Menghargai kebebasan, martabat, dan potensi individu. Pendidikan harus memperhatikan perbedaan individual Kurikulum, metode, dan evaluasi perlu menyesuaikan keragaman peserta didik. Pendidikan sebagai proses pengembangan potensi Mendorong peserta didik mencapai perkembangan optimal sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.
  • #7 Pendidikan sebagai proses sosialisasi dan enkulturasi Membantu peserta didik agar mampu berperan aktif dalam masyarakat dan melestarikan budaya. Pendidikan harus mengembangkan moral dan spiritual Menumbuhkan nilai kejujuran, tanggung jawab, empati, dan pengabdian kepada Tuhan.
  • #8 Di kelas: Guru memberikan perhatian pada gaya belajar berbeda setiap siswa. Dalam kurikulum: Materi pembelajaran tidak hanya akademik, tetapi juga nilai, keterampilan, dan sikap. Dalam kehidupan sosial: Pendidikan menanamkan toleransi, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.