K E L O M P O K 1 :
1 . R I T A B O N T E
2 . S U R Y A D I N A T A
3 . N E N E N G P R A T I W I
Penilaian Pembelajaran
A. Hakikat Penilaian Pendidikan
Evaluation is a systematic process determining the extent to
which instructional objectives are achieved by pupils.
Kalimat tersebut menjelaskan bahwa penilaian adalah
suatu proses dalam mengumpulkan informasi dan
membuat keputusan berdasarkan informasi tersebut.
*) M. Ngalim Purwanto,Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, (Bandung: Remaja Rosdakarya
2010) hal 3.
 Penilaian merupakan suatu proses atau kegiatan
yang sistematis dan berkesinambungan untuk
mengumpulkan informasi tentang proses dan hasil
belajar peserta didik dalam rangka membuat
keputusan-keputusan berdasarkan kriteria dan
pertimbanagan tertentu.
 *) Zaenal Arifin, Evaluasi Pembelajaran,(Bandung: Remaja Rosdakarya 2009) hal 2.
 Proses penilaian mencakup pengumpulan bukti yang
menunjukkan pencapaian belajar peserta didik.
Penilaian merupakan suatu pernyataan berdasarkan
sejumlah fakta untuk menjelaskan karakteristik
seseorang atau sesuatu (Griffin & Nix, 1991).
Dalam dunia pendidikan, Gronlund dan Linn
mendefinisikan tentang sebuah penilaian sebagai suatu
proses yang sistematis dan mencakup kegiatan
mengumpulkan, menganalisis, serta menginterpretasikan
informasi untuk menentukan seberapa jauh seorang siswa
atau sekelompok siswa mencapai tujuan pembelajaran yang
telah ditetapkan, baik aspek pengetahuan, sikap maupun
keterampilan.
*) Norman E. Gronlund, Robert L. Linn. Measurement and evaluation in teaching. (New York : Macmillan
Publishing , 1990).
 Jadi, Berdasarkan beberapa pendapat tersebut,
dapat disimpulkan bahwa penilaian adalah suatu
proses pengumpulan informasi secara menyeluruh
yang dilakukan secara terus menerus untuk
mengetahui kemampuan atau keberhasilan siswa
dalam pembelajaran dengan menilai kinerja siswa
baik kinerja secara individu maupun dalam kegiatan
kelompok.
B. Langkah Pengembangan
Alat Penilaian
 Pengembangan alat penilaian menurut Djaali dan
Mulyono adalah sebagai berikut.
 *) Djaali & Pudji Mulyono. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Gasindo, 2008 .
 Langkah-langkah pengembangan alat penilaian
secara umum yaitu:
 (1) melakukan analisis kebutuhan;
 (2) melakukan kajian terhadap teori dan kurikulum;
 (3) membuat rancangan pengembangan berupa kisi-
kisi;
 (4) melakukan uji keterbacaan teks untuk tes;
 (5) membuat draf awal alat penilaian;
 (6) melakukan uji coba produk (validitas, reliabilitas,
keterbacaan dan kepraktisan, keterterapan, serta
kemenarikan);
 (7) revisi;
 (8) draft akhir;
C. Tujuan dan Fungsi Penilaian
 Sebagai pendidik tentu penilaian dilakukan dengan
tujuan agar kita dapat mengetahui hasil dan proses
pembelajaran.
 Untuk lebih jelasnya berikut ini pendapat Nana
Sudjana mengenai tujuan penilaian.
Tujuan penilaian hasil belajar
menurut Sudjana:
1. Mendeskripsikan kecakapan belajar para siswa
sehigga dapat diketahui kelebihan dan
kekurangannya dalam berbagai bidang studi atau
mata pelajaran yang ditempuh. Dengan diprediksi
kecakapan tersebut dapat diketahui pula posisi
kemampuan siswa dibandingkan dengan siswa
lainnya.
2. Mengetahui keberhasilan proses pendidikan dan
pengajaran di sekolah, yakni seberapa jauh ke efektifannya
dalam mengubah tingkah laku para siswa ke arah tujuan
pendidikan yang diharapkan.
Keberhasilan pendidikan dan pengajaran penting artinya
mengingat peranannya sebagai upaya memanusiakan
manusia atau budaya manusia, dalam hal ini para siswa
agar menjadi manusia yang berkualitas dalam aspek
intelektual, sosial, emosional, moral, dan keterampilan
3. Menentukan tindak lanjut hasil penilaian, yakni
melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam hal
program pendidikan dan pengajaran serta strategi
pelaksanaannya.
4. Memberikan pertanggungjawaban dari pihak sekolah
kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Pihak yang
dimaksud meliputi pemerintah, masyarakat, dan para
orangtua siswa. Dalam mempertanggungjawabkan hasil-
hasil yang telah dicapai sekolah, memberikan laporan
berbagai kekuata dan kelemahan pelaksanaan sistem
pendidikan dan pengajaran serta kendala yang
dihadapinya.
 Jadi, tujuan penilaian diarahkan pada 4 hal berikut:
1) Penelusuran (keeping track);
2) Pengecekan (cheking-up);
3) Pencarian (findingout);
4) Penyimpulan (summing-up).
Fungsi Penilaian
Arifin menjelaskan bahwa fungsi evaluasi hasil belajar
secara menyeluruh adalah sebagai berikut:
 (a) Secara psikologis, dapat membantu peserta didik
untuk menentukan sikap dan tingkah lakunya. Dengan
mengetahui prestasi belajarnya, maka peserta didik akan
mendapatkan kepuasan dan ketenangan.
 (b) Secara sosiologis, untuk mengetahui apakah peserta
didik sudah cukup mampu terjun ke masyarakat.
Implikasinya adalah bahwa kurikulum dan pembelajaran
harus sesuai dengan kebutuhan.
 (c) Secara didaktis-metodis, untuk membantu guru
dalam menempatkan peserta didik pada kelompok
tertentu sesuai dengan kemampuan dan
kecakapannya masing – masing.
 (d) Secara administratif, untuk memberikan laporan
tentang kemajuan peserta didik kepada orang tua,
pemerintah, sekolah, dan peserta didik itu sendiri.
 *) Zaenal Arifin, Evaluasi Pembelajaran,(Bandung: Remaja Rosdakarya 2009) hal 2.
Sumber Referensi
 M. Ngalim Purwanto. 2010. Prinsip-prinsip dan Teknik
Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
 Zaenal Arifin. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
 Norman E. Gronlund, Robert L. Linn. 1990. Measurement
and evaluation in teaching. New York : Macmillan
Publishing.
 Djaali & Pudji Mulyono. 2008. Pengukuran Dalam Bidang
Pendidikan. Jakarta: Gasindo.
 Fawzi, Ary. 2016. Pengembangan Alat Penilaian
Pembelajaran Menyimak Eksposisi Kelas X SMA. Malang:
Jurnal Bahasa dan Seni Tahun 44 Nomor 2.
 Sudjana, Nana. (2016). Penilaian Hasil Proses Belajar
Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ada jendela
Berjumlah lima
Walau tak bersua
Semoga materi bisa diterima.

hakikat penilaian pendidikan kel. 1.pptx

  • 1.
    K E LO M P O K 1 : 1 . R I T A B O N T E 2 . S U R Y A D I N A T A 3 . N E N E N G P R A T I W I Penilaian Pembelajaran
  • 2.
    A. Hakikat PenilaianPendidikan Evaluation is a systematic process determining the extent to which instructional objectives are achieved by pupils. Kalimat tersebut menjelaskan bahwa penilaian adalah suatu proses dalam mengumpulkan informasi dan membuat keputusan berdasarkan informasi tersebut. *) M. Ngalim Purwanto,Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, (Bandung: Remaja Rosdakarya 2010) hal 3.
  • 3.
     Penilaian merupakansuatu proses atau kegiatan yang sistematis dan berkesinambungan untuk mengumpulkan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik dalam rangka membuat keputusan-keputusan berdasarkan kriteria dan pertimbanagan tertentu.  *) Zaenal Arifin, Evaluasi Pembelajaran,(Bandung: Remaja Rosdakarya 2009) hal 2.
  • 4.
     Proses penilaianmencakup pengumpulan bukti yang menunjukkan pencapaian belajar peserta didik. Penilaian merupakan suatu pernyataan berdasarkan sejumlah fakta untuk menjelaskan karakteristik seseorang atau sesuatu (Griffin & Nix, 1991).
  • 5.
    Dalam dunia pendidikan,Gronlund dan Linn mendefinisikan tentang sebuah penilaian sebagai suatu proses yang sistematis dan mencakup kegiatan mengumpulkan, menganalisis, serta menginterpretasikan informasi untuk menentukan seberapa jauh seorang siswa atau sekelompok siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, baik aspek pengetahuan, sikap maupun keterampilan. *) Norman E. Gronlund, Robert L. Linn. Measurement and evaluation in teaching. (New York : Macmillan Publishing , 1990).
  • 6.
     Jadi, Berdasarkanbeberapa pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa penilaian adalah suatu proses pengumpulan informasi secara menyeluruh yang dilakukan secara terus menerus untuk mengetahui kemampuan atau keberhasilan siswa dalam pembelajaran dengan menilai kinerja siswa baik kinerja secara individu maupun dalam kegiatan kelompok.
  • 7.
    B. Langkah Pengembangan AlatPenilaian  Pengembangan alat penilaian menurut Djaali dan Mulyono adalah sebagai berikut.  *) Djaali & Pudji Mulyono. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Gasindo, 2008 .
  • 8.
     Langkah-langkah pengembanganalat penilaian secara umum yaitu:  (1) melakukan analisis kebutuhan;  (2) melakukan kajian terhadap teori dan kurikulum;  (3) membuat rancangan pengembangan berupa kisi- kisi;  (4) melakukan uji keterbacaan teks untuk tes;  (5) membuat draf awal alat penilaian;
  • 9.
     (6) melakukanuji coba produk (validitas, reliabilitas, keterbacaan dan kepraktisan, keterterapan, serta kemenarikan);  (7) revisi;  (8) draft akhir;
  • 10.
    C. Tujuan danFungsi Penilaian  Sebagai pendidik tentu penilaian dilakukan dengan tujuan agar kita dapat mengetahui hasil dan proses pembelajaran.  Untuk lebih jelasnya berikut ini pendapat Nana Sudjana mengenai tujuan penilaian.
  • 11.
    Tujuan penilaian hasilbelajar menurut Sudjana: 1. Mendeskripsikan kecakapan belajar para siswa sehigga dapat diketahui kelebihan dan kekurangannya dalam berbagai bidang studi atau mata pelajaran yang ditempuh. Dengan diprediksi kecakapan tersebut dapat diketahui pula posisi kemampuan siswa dibandingkan dengan siswa lainnya.
  • 12.
    2. Mengetahui keberhasilanproses pendidikan dan pengajaran di sekolah, yakni seberapa jauh ke efektifannya dalam mengubah tingkah laku para siswa ke arah tujuan pendidikan yang diharapkan. Keberhasilan pendidikan dan pengajaran penting artinya mengingat peranannya sebagai upaya memanusiakan manusia atau budaya manusia, dalam hal ini para siswa agar menjadi manusia yang berkualitas dalam aspek intelektual, sosial, emosional, moral, dan keterampilan
  • 13.
    3. Menentukan tindaklanjut hasil penilaian, yakni melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam hal program pendidikan dan pengajaran serta strategi pelaksanaannya. 4. Memberikan pertanggungjawaban dari pihak sekolah kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Pihak yang dimaksud meliputi pemerintah, masyarakat, dan para orangtua siswa. Dalam mempertanggungjawabkan hasil- hasil yang telah dicapai sekolah, memberikan laporan berbagai kekuata dan kelemahan pelaksanaan sistem pendidikan dan pengajaran serta kendala yang dihadapinya.
  • 14.
     Jadi, tujuanpenilaian diarahkan pada 4 hal berikut: 1) Penelusuran (keeping track); 2) Pengecekan (cheking-up); 3) Pencarian (findingout); 4) Penyimpulan (summing-up).
  • 15.
    Fungsi Penilaian Arifin menjelaskanbahwa fungsi evaluasi hasil belajar secara menyeluruh adalah sebagai berikut:  (a) Secara psikologis, dapat membantu peserta didik untuk menentukan sikap dan tingkah lakunya. Dengan mengetahui prestasi belajarnya, maka peserta didik akan mendapatkan kepuasan dan ketenangan.  (b) Secara sosiologis, untuk mengetahui apakah peserta didik sudah cukup mampu terjun ke masyarakat. Implikasinya adalah bahwa kurikulum dan pembelajaran harus sesuai dengan kebutuhan.
  • 16.
     (c) Secaradidaktis-metodis, untuk membantu guru dalam menempatkan peserta didik pada kelompok tertentu sesuai dengan kemampuan dan kecakapannya masing – masing.  (d) Secara administratif, untuk memberikan laporan tentang kemajuan peserta didik kepada orang tua, pemerintah, sekolah, dan peserta didik itu sendiri.  *) Zaenal Arifin, Evaluasi Pembelajaran,(Bandung: Remaja Rosdakarya 2009) hal 2.
  • 17.
    Sumber Referensi  M.Ngalim Purwanto. 2010. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.  Zaenal Arifin. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.  Norman E. Gronlund, Robert L. Linn. 1990. Measurement and evaluation in teaching. New York : Macmillan Publishing.  Djaali & Pudji Mulyono. 2008. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Gasindo.
  • 18.
     Fawzi, Ary.2016. Pengembangan Alat Penilaian Pembelajaran Menyimak Eksposisi Kelas X SMA. Malang: Jurnal Bahasa dan Seni Tahun 44 Nomor 2.  Sudjana, Nana. (2016). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  • 19.
    Ada jendela Berjumlah lima Walautak bersua Semoga materi bisa diterima.