HABITAT, NISIA
DAN TIPE-TIPE
EKOSISTEM
Tugas Biologi Kelompok 2 kelas
XB
PETA KONSEP
Habitat merupakan tempat tinggal organisme
di alam untuk melakukan segala aktivitas
kehidupannya. Contoh: manusia habitatnya di
daratan, ikan emas habitatnya di air tawar,
belut habitatnya di sawah, dsb.
NISIA
Niche (Nisia/relung) merupakan kekhasan setiap
spesies yang merupakan akibat dari adaptasi
struktural,fisiologi, berinteraksi dan perilaku spesifik
dalam memperoleh makanan sehubungan dengan
tempat tinggal, tingkah laku dalam ekosistemnya.
Prof. Eugene P Odum (University of Georgia), mengemukakan habitat adalah alamat
organisme dan nisia merupakan profesi organisme.
TIPE-TIPE EKOSISTEM
EKOSISTEM DARAT
BIOMA GURUN
BIOMA PADANG RUMPUT
BIOMA HUTAN HUJAN TROPIS
BIOMA HUTAN GUGUR
BIOMA TAIGA
BIOMA TUNDRA
BIOMA GURUN
CIRI-CIRI BIOMA GURUN:
• GERSANG DAN CURAH HUJAN RENDAH (25 CM/TAHUN)
• PERBEDAAN SUHU SIANG DAN MALAM SANGAT BESAR
• PANCARAN SINAR MATAHARI SANGAT PANAS
• KELEMBAPAN UDARA SANGAT RENDAH
• TANAH TANDUS/BERPASIR
• KANDUNGAN AIR SANGAT RENDAH
BIOMA PADANG RUMPUT
CIRI-CIRI BIOMA PADANG RUMPUT:
 CURAH HUJAN ± 25-50 CM/TAHUN
 HUJAN TURUN TIDAK TERATUR
 PERESAPAN AIR TINGGI
 DRAINASE (ALIRAN AIR) CEPAT
BIOMA PADANG RUMPUT
APA ITU SABANA?
APA ITU STEPA?
BIOMA PADANG RUMPUT
Sabana: padang rumput yang dipenuhi semak/perdu
dan diselingi beberapa pohon yang tumbuh
menyebar (wikipedia)
BIOMA PADANG RUMPUT
Stepa: Suatu daratan yang tanpa pohon, ditumbuhi
rumput dan berupa semi-tandus (wikipedia)
BIOMA HUTAN HUJAN TROPIS
CIRI-CIRI BIOMA HUTAN HUJAN TROPIS:
 CURAH HUJAN 200-250 CM/TAHUN
 TERJADI PERUBAHAN IKLIM MIKRO
 DAERAH TUDUNG MENDAPAT SINAR MATAHARI YANG CUKUP
 SUHU DAN KELEMBAPAN BERVARIASI
 SPESIES TUMBUHAN DAN HEWAN RELATIF BANYAK
BIOMA HUTAN GUGUR
CIRI-CIRI BIOMA HUTAN GUGUR:
 CURAH HUJAN TINGGI & MERATA. 75-150 CM/TAHUN
 SUHU RENDAH SAAT MUSIM DINGIN DAN TINGGI SAAT MUSIM PANAS(-
30° HINGGA 30°)
 TERDAPAT DI NEGARA YANG MEMILIKI 4 MUSIM
 JENIS POHON YANG DOMINAN ADALAH MAPLE DAN OAK
 JARAK POHON TIDAK TERLALU RAPAT
BIOMA TAIGA
CIRI-CIRI BIOMA TAIGA:
 DAERAHNYA SANGAT BASAH KARENA PENGUAPANNYA RENDAH
 TANAHNYA BERSIFAT ASAM
 CURAH HUJAN 25-100 CM/TAHUN
 BERIKLIM MUSIM DINGIN YANG PANJANG
 BIASANYA HUTAN TERSUSUN ATAS SATU SPESIES (KONIFER, PINUS,
DAN SEJENISNYA)
PETA BIOMA TAIGA
BIOMA TAIGA TERSEBAR DI AMERIKA BAGIAN UTARA (KANADA), EROPA
BAGIAN BARAT DAN UTARA (SKANDINAVIA, DENMARK), ASIA BAGIAN
UTARA (RUSIA).
BIOMA TUNDRA
CIRI-CIRI BIOMA TUNDRA:
 CURAH HUJAN RENDAH 10 CM/TAHUN
 BERIKLIM KUTUB DENGAN MUSIM DINGIN YANG GELAP DAN PANJANG
 MUSIM PANAS YANG PANJANG DAN TERANG
 TIDAK ADA POHON YANG TINGGI
PETA BIOMA TUNDRA
BIOMA TUNDRA TERDAPAT DI BELAHAN BUMI UTARA, KUTUB SELATAN
BAGIAN UTARA DAN DI PUNCAK-PUNCAK GUNUNG TINGGI
EKOSISTEM PERAIRAN
1. EKOSISTEM AIR TAWAR
2. EKOSISTEM AIR LAUT
Organisme di Ekosistem Perairan
 Plankton: terdiri dari fitoplankton & zooplankton. Gerak pasif. Dan
selalu terbawa arus
 Nekton: organisme bergerak aktif berenang. Contoh: ikan
 Neuston: organisme yang mengapung di permukaan air. Contoh:
serangga air
 Bentos: organisme yang hidup didasar perairan. Contoh: cacing & remis
 Perifiton: organisme yang melekat pada suatu substrat di perairan.
Contoh: keong
EKOSISTEM AIR TAWAR
CIRI-CIRI EKOSISTEM AIR TAWAR:
 KADAR GARAM SANGAT RENDAH <1%
 VARIASI SUHU SANGAT RENDAH
 PENETRASI CAHAYA MATAHARI SANGAT KURANG
 DIPENGARUHI IKLIM DAN CUACA
 TERDAPAT ALIRAN AIR
 KOMUNITAS DIDOMINASI OLEH BERBAGAI JENIS
GANGGANG
Ekosistem Air Tawar Berdasarkan Intensitas
Cahaya Matahari yang Diterimanya
1. Daerah Litoral: daerah dangkal yang menerima cahaya matahari secara
optimal
2. Daerah Limnetik: daerah air bebas jauh dari tepi. Dihuni fitoplankton
dan ganggang
3. Daerah Profundal: daerah yang dalam(afotik)
4. Daerah Bentik: daerah dasar. Terdapat bentos dan sisa-sisa
organisme.
EKOSISTEM AIR TAWAR
1. EKOSISTEM AIR TENANG (LENTIK). CONTOH:
DANAU DAN RAWA-RAWA
2. EKOSISTEM AIR MENGALIR (LOTIK). CONTOH:
SUNGAI
DANAU
Cekungan air yang besar dan luas di daratan dibentuk oleh kawah gunung
berapi yang sudah mati atau gobah yang terbentuk dipinggir laut.
Tumbuh-tumbuhan berakar tidak dapat tumbuh disini sebab adanya
bagian perairan yang dalam (Bentik).
RAWA-RAWA
Daratan yang digenangi air dengan pH sekitar 6. Beberapa daerah
rawa-rawa ditumbuhi rumput, jenis pandan, palem yang menonjol
dan tumbuhan berakar lainnya.
SUNGAI
Aliran air yang mengalir ke satu arah, mengandung sedikit sedimen dan
makanan secara konstan memberikan oksigen pada air. Suhu bervariasi
sesuai dengan ketinggian dan garis lintang.
EKOSISTEM AIR LAUT
Ekosistem air laut luasnya lebih dari 2/3 permukaan bumi (+ 70%)
Ciri-ciri ekosistem air laut:
 Memiliki kadar mineral yang tinggi, ion terbanyak dalam air laut
ialah Cl (55%)
 Kandungan garam bervariasi. Tinggi di daerah tropis dan rendah
didaerah sub-tropis
 Tidak dipengaruhi iklim dan cuaca
 Suhu dan salinitas memengaruhi penyebaran senyawa kimia yang
disebabkan oleh aliran air laut.
Ekosistem Laut berdasarkan Kedalamannya
 Daerah Litoral (daerah pasang surut): daerah yang langsung berbatasan
dengan daratan. Biota yang hidup antara lain kepiting, teripang, bintang laut,
udang, bentos dan cacing laut.
 Daerah Neritik: daerah laut dangkal, kedalamannya mencapai 200 m. biota
yang hidup antara lain plankton, neuston, nekton dan bentos
 Daerah Basial (daerah remang-remang): kedalamannya 200-2000 m. Biota
yang hidup hanya berupa nekton
 Daerah Abisal: daerah laut yang gelap sepanjang masa >2000 m. Tidak ada
biota yang hidup.
Ekosistem Laut berdasarkan Intensitas Cahaya
Daerah Fotik: daerah laut yang masih bisa ditembus cahaya
matahari, kedalamannya 200 m
Daerah Twilight: daerah remang-remang, kedalamannya
200-2000 m
Daerah Afotik: daerah gelap sepanjang masa >2000 m
Ekosistem Laut berdasarkan wilayah permukaan
secara horizontal
a) Epipelagik: daerah permukaan dengan kedalaman air sekitar 200 m
b) Mesopelagik : daerah dengan kedalaman 200-1000 m. Hewan yang hidup
misalnya ikan hiu
c) Basiopelagik : kedalaman mencapai 4000 m. Hewan yang hidup misalnya
gurita
Ekosistem Laut berdasarkan wilayah permukaan
secara horizontal
a) Abisolpelagik : daerah kedalamannya mencapai 4000 m. Cahaya
matahari tidak dapat menembus. Hanya terdapat hewan.
b) Hadal pelagik: daerah dasar laut >6000 m. Produsen di daerah ini
adalah bakteri Kemosintesis. Terdapat ikan Angler Fish.
Ekosistem Laut berdasarkan wilayah permukaan
secara horizontal
Ekosistem Pantai
Suatu unit vegetasi yang terbentuk karena habitatnya
disebut FORMASI
Formasi Ekosistem pantai ada 2 yaitu :
Formasi Pes-Caprae
Formasi Barringtonia
Ekosistem Pantai
Formasi Pes-caprae. Umumnya didominasi oleh tumbuhan Ipomoea
pes-caprae. Contohnya : Scaveola fruetscens
Ekosistem Pantai
Formasi Barrington. Didominasi oleh tumbuhan Barringtonia.
Tumbuhan lain yang terdapat formasi ini adalah Terminale
Catappa.
Ekosistem Estuari
Estuari (muara) merupakan tempat bertemunya aliran sungai
dengan laut. Komunitas tumbuhan biasanya ganggang. Hewannya
kepiting, burung camar muara, kerang dan ikan.
Ekosistem Terumbu karang
Daerah ekosistem ini masih dapat di tembus oleh cahaya matahari.
Terumbu karang adalah kumpulan hewan karang yang bersimbiosis
dengan tumbuhan alga. Bentuknya menyerupai batu ,mempunyai
warna dan beraneka rupa. Disebut polip (menghasilkan zat kapur).
Ekosistem terumbu karang ada karang lunak juga keras.
Sumber
Id.wikipedia.org
Google.co.id
Buku Ajar Biologi untuk SMK/MAK kls x semester 1
Ada pertanyaan?
TERIMA KASIH

Habitat nisia dan tipe tipe ekosistem

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Habitat merupakan tempattinggal organisme di alam untuk melakukan segala aktivitas kehidupannya. Contoh: manusia habitatnya di daratan, ikan emas habitatnya di air tawar, belut habitatnya di sawah, dsb.
  • 4.
    NISIA Niche (Nisia/relung) merupakankekhasan setiap spesies yang merupakan akibat dari adaptasi struktural,fisiologi, berinteraksi dan perilaku spesifik dalam memperoleh makanan sehubungan dengan tempat tinggal, tingkah laku dalam ekosistemnya. Prof. Eugene P Odum (University of Georgia), mengemukakan habitat adalah alamat organisme dan nisia merupakan profesi organisme.
  • 5.
  • 6.
    EKOSISTEM DARAT BIOMA GURUN BIOMAPADANG RUMPUT BIOMA HUTAN HUJAN TROPIS BIOMA HUTAN GUGUR BIOMA TAIGA BIOMA TUNDRA
  • 7.
    BIOMA GURUN CIRI-CIRI BIOMAGURUN: • GERSANG DAN CURAH HUJAN RENDAH (25 CM/TAHUN) • PERBEDAAN SUHU SIANG DAN MALAM SANGAT BESAR • PANCARAN SINAR MATAHARI SANGAT PANAS • KELEMBAPAN UDARA SANGAT RENDAH • TANAH TANDUS/BERPASIR • KANDUNGAN AIR SANGAT RENDAH
  • 8.
    BIOMA PADANG RUMPUT CIRI-CIRIBIOMA PADANG RUMPUT:  CURAH HUJAN ± 25-50 CM/TAHUN  HUJAN TURUN TIDAK TERATUR  PERESAPAN AIR TINGGI  DRAINASE (ALIRAN AIR) CEPAT
  • 9.
    BIOMA PADANG RUMPUT APAITU SABANA? APA ITU STEPA?
  • 10.
    BIOMA PADANG RUMPUT Sabana:padang rumput yang dipenuhi semak/perdu dan diselingi beberapa pohon yang tumbuh menyebar (wikipedia)
  • 11.
    BIOMA PADANG RUMPUT Stepa:Suatu daratan yang tanpa pohon, ditumbuhi rumput dan berupa semi-tandus (wikipedia)
  • 12.
    BIOMA HUTAN HUJANTROPIS CIRI-CIRI BIOMA HUTAN HUJAN TROPIS:  CURAH HUJAN 200-250 CM/TAHUN  TERJADI PERUBAHAN IKLIM MIKRO  DAERAH TUDUNG MENDAPAT SINAR MATAHARI YANG CUKUP  SUHU DAN KELEMBAPAN BERVARIASI  SPESIES TUMBUHAN DAN HEWAN RELATIF BANYAK
  • 13.
    BIOMA HUTAN GUGUR CIRI-CIRIBIOMA HUTAN GUGUR:  CURAH HUJAN TINGGI & MERATA. 75-150 CM/TAHUN  SUHU RENDAH SAAT MUSIM DINGIN DAN TINGGI SAAT MUSIM PANAS(- 30° HINGGA 30°)  TERDAPAT DI NEGARA YANG MEMILIKI 4 MUSIM  JENIS POHON YANG DOMINAN ADALAH MAPLE DAN OAK  JARAK POHON TIDAK TERLALU RAPAT
  • 14.
    BIOMA TAIGA CIRI-CIRI BIOMATAIGA:  DAERAHNYA SANGAT BASAH KARENA PENGUAPANNYA RENDAH  TANAHNYA BERSIFAT ASAM  CURAH HUJAN 25-100 CM/TAHUN  BERIKLIM MUSIM DINGIN YANG PANJANG  BIASANYA HUTAN TERSUSUN ATAS SATU SPESIES (KONIFER, PINUS, DAN SEJENISNYA)
  • 15.
    PETA BIOMA TAIGA BIOMATAIGA TERSEBAR DI AMERIKA BAGIAN UTARA (KANADA), EROPA BAGIAN BARAT DAN UTARA (SKANDINAVIA, DENMARK), ASIA BAGIAN UTARA (RUSIA).
  • 16.
    BIOMA TUNDRA CIRI-CIRI BIOMATUNDRA:  CURAH HUJAN RENDAH 10 CM/TAHUN  BERIKLIM KUTUB DENGAN MUSIM DINGIN YANG GELAP DAN PANJANG  MUSIM PANAS YANG PANJANG DAN TERANG  TIDAK ADA POHON YANG TINGGI
  • 17.
    PETA BIOMA TUNDRA BIOMATUNDRA TERDAPAT DI BELAHAN BUMI UTARA, KUTUB SELATAN BAGIAN UTARA DAN DI PUNCAK-PUNCAK GUNUNG TINGGI
  • 18.
    EKOSISTEM PERAIRAN 1. EKOSISTEMAIR TAWAR 2. EKOSISTEM AIR LAUT
  • 19.
    Organisme di EkosistemPerairan  Plankton: terdiri dari fitoplankton & zooplankton. Gerak pasif. Dan selalu terbawa arus  Nekton: organisme bergerak aktif berenang. Contoh: ikan  Neuston: organisme yang mengapung di permukaan air. Contoh: serangga air  Bentos: organisme yang hidup didasar perairan. Contoh: cacing & remis  Perifiton: organisme yang melekat pada suatu substrat di perairan. Contoh: keong
  • 20.
    EKOSISTEM AIR TAWAR CIRI-CIRIEKOSISTEM AIR TAWAR:  KADAR GARAM SANGAT RENDAH <1%  VARIASI SUHU SANGAT RENDAH  PENETRASI CAHAYA MATAHARI SANGAT KURANG  DIPENGARUHI IKLIM DAN CUACA  TERDAPAT ALIRAN AIR  KOMUNITAS DIDOMINASI OLEH BERBAGAI JENIS GANGGANG
  • 21.
    Ekosistem Air TawarBerdasarkan Intensitas Cahaya Matahari yang Diterimanya 1. Daerah Litoral: daerah dangkal yang menerima cahaya matahari secara optimal 2. Daerah Limnetik: daerah air bebas jauh dari tepi. Dihuni fitoplankton dan ganggang 3. Daerah Profundal: daerah yang dalam(afotik) 4. Daerah Bentik: daerah dasar. Terdapat bentos dan sisa-sisa organisme.
  • 22.
    EKOSISTEM AIR TAWAR 1.EKOSISTEM AIR TENANG (LENTIK). CONTOH: DANAU DAN RAWA-RAWA 2. EKOSISTEM AIR MENGALIR (LOTIK). CONTOH: SUNGAI
  • 23.
    DANAU Cekungan air yangbesar dan luas di daratan dibentuk oleh kawah gunung berapi yang sudah mati atau gobah yang terbentuk dipinggir laut. Tumbuh-tumbuhan berakar tidak dapat tumbuh disini sebab adanya bagian perairan yang dalam (Bentik).
  • 24.
    RAWA-RAWA Daratan yang digenangiair dengan pH sekitar 6. Beberapa daerah rawa-rawa ditumbuhi rumput, jenis pandan, palem yang menonjol dan tumbuhan berakar lainnya.
  • 25.
    SUNGAI Aliran air yangmengalir ke satu arah, mengandung sedikit sedimen dan makanan secara konstan memberikan oksigen pada air. Suhu bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang.
  • 26.
    EKOSISTEM AIR LAUT Ekosistemair laut luasnya lebih dari 2/3 permukaan bumi (+ 70%) Ciri-ciri ekosistem air laut:  Memiliki kadar mineral yang tinggi, ion terbanyak dalam air laut ialah Cl (55%)  Kandungan garam bervariasi. Tinggi di daerah tropis dan rendah didaerah sub-tropis  Tidak dipengaruhi iklim dan cuaca  Suhu dan salinitas memengaruhi penyebaran senyawa kimia yang disebabkan oleh aliran air laut.
  • 27.
    Ekosistem Laut berdasarkanKedalamannya  Daerah Litoral (daerah pasang surut): daerah yang langsung berbatasan dengan daratan. Biota yang hidup antara lain kepiting, teripang, bintang laut, udang, bentos dan cacing laut.  Daerah Neritik: daerah laut dangkal, kedalamannya mencapai 200 m. biota yang hidup antara lain plankton, neuston, nekton dan bentos  Daerah Basial (daerah remang-remang): kedalamannya 200-2000 m. Biota yang hidup hanya berupa nekton  Daerah Abisal: daerah laut yang gelap sepanjang masa >2000 m. Tidak ada biota yang hidup.
  • 28.
    Ekosistem Laut berdasarkanIntensitas Cahaya Daerah Fotik: daerah laut yang masih bisa ditembus cahaya matahari, kedalamannya 200 m Daerah Twilight: daerah remang-remang, kedalamannya 200-2000 m Daerah Afotik: daerah gelap sepanjang masa >2000 m
  • 29.
    Ekosistem Laut berdasarkanwilayah permukaan secara horizontal a) Epipelagik: daerah permukaan dengan kedalaman air sekitar 200 m b) Mesopelagik : daerah dengan kedalaman 200-1000 m. Hewan yang hidup misalnya ikan hiu c) Basiopelagik : kedalaman mencapai 4000 m. Hewan yang hidup misalnya gurita
  • 30.
    Ekosistem Laut berdasarkanwilayah permukaan secara horizontal a) Abisolpelagik : daerah kedalamannya mencapai 4000 m. Cahaya matahari tidak dapat menembus. Hanya terdapat hewan. b) Hadal pelagik: daerah dasar laut >6000 m. Produsen di daerah ini adalah bakteri Kemosintesis. Terdapat ikan Angler Fish.
  • 31.
    Ekosistem Laut berdasarkanwilayah permukaan secara horizontal
  • 32.
    Ekosistem Pantai Suatu unitvegetasi yang terbentuk karena habitatnya disebut FORMASI Formasi Ekosistem pantai ada 2 yaitu : Formasi Pes-Caprae Formasi Barringtonia
  • 33.
    Ekosistem Pantai Formasi Pes-caprae.Umumnya didominasi oleh tumbuhan Ipomoea pes-caprae. Contohnya : Scaveola fruetscens
  • 34.
    Ekosistem Pantai Formasi Barrington.Didominasi oleh tumbuhan Barringtonia. Tumbuhan lain yang terdapat formasi ini adalah Terminale Catappa.
  • 35.
    Ekosistem Estuari Estuari (muara)merupakan tempat bertemunya aliran sungai dengan laut. Komunitas tumbuhan biasanya ganggang. Hewannya kepiting, burung camar muara, kerang dan ikan.
  • 36.
    Ekosistem Terumbu karang Daerahekosistem ini masih dapat di tembus oleh cahaya matahari. Terumbu karang adalah kumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan tumbuhan alga. Bentuknya menyerupai batu ,mempunyai warna dan beraneka rupa. Disebut polip (menghasilkan zat kapur). Ekosistem terumbu karang ada karang lunak juga keras.
  • 37.
  • 38.
  • 39.