Nama: Syahrotul Hifdiyah
Nim: 11150083
Kelas: 7i MSDM
Framework pengertian fungsi evaluasi kinerja sdm
Evaluasi kinerja adalah
suatu metode dan proses
penilaian pelaksanaan tugas
(performance) seseorang
atau sekelompok orang atau
unit-unit kerja dalam satu
perusahaan atau organisasi
sesuai dengan standar
kinerja atau tujuan yang
ditetapkan lebih dahulu
Pengertian
Evaluasi Kinerja
Sumber: Prof. Dr. Payaman Simanjuntak
Fungsi
Evaluasi
Kinerja
Kemampuan sebagai
dasar-dasar untuk
mengembangkan
diri untuk lebih
lanjut
Sikap tertarik pada
pekerjaan dan etos
kerja tinggi
Keyakinan untuk
berhasil
Sumber: Jurnalmanajemen.com
EVALUASI KINERJA DAN
KOMPENSASI
HR SCORECARD
(PENGUKURAN KINERJA SDM)
Pengertian HR Scorecard
Human Resources Scorecard adalah suatu sistem
pengukuran sumber daya manusia yang mengaitkan
orang - strategi - kinerja untuk menghasilkan
perusahaan yang unggul. Human Resources
Scorecard menjabarkan misi, visi, strategi menjadi
aksi human resources yang dapat diukur
kontribusinya.
 Menurut Brian E. Becker, Mark A Huselid &
Dave Ulrich (2009,pxii) human resource
scorecard adalah kapasitas untuk merancang dan
menerapkan sistem pengukuran SDM yang
strategis dengan merepresentasikan “alat
pengungkit yang penting” yang digunakan
perusahaan untuk merancang dan mengerahkan
strategi SDM yang lebih efektif secara cermat.
 Sumber:
http://tugasakhiramik.blogspot.com/2015/12/penge
rtian-human-resource-scorecard.html
Manfaat Human Resource
Scorecard
Becker et.al (2001) mengungkapkan beberapa manfaat HR Scorecard bagi
perusahaan sebagai berikut :
1.Memperjelas perbedaan antara HR Doables dengan HRD Deliverable
2.Menyeimbangkan proses penciptaan nilai (HR Value proposition)
3.Menggunakan leading indikator
4. Menilai kontribusi SDM terhadap implementasi strategi.
5. Mengarahkan profesional SDM secara aktif mengelola tanggung jawab
terhadap implementasi strategi perusahaan.
6. Mendukung perubahan dan fleksibilitas.
sumber:
http://mgt-sdm.blogspot.com/2010/11/human-resource-scorecard-
dalam.html
MOTIVASI DAN
KEPUASAN KERJA
Nama: Syahrotul Hifdiyah
NIM : 11150083
Kelas : 7i-MSDM
MOTIVASI
Menurut Luthan (1992) Motivasi berasal
dari kata latin movere, artinya “bergerak”.
Motivasi merupakan suatu proses yang
dimulai dengan adanya kekurangan
psikologis atau kebutuhan yang
menimbulkan suatu dorongan dengan
maksud mencapai suatu tujuan atau insentif.
KEPUASAN KERJA
Dikemukan oleh Robbin (2001) bahwa
kepuasan kerja adalah sikap yang
umum terhadap suatu pekerjaan
seseorang, selisih antara banyaknya
ganjaran yang diterima seorang pekerja
dan banyaknya yang mereka yakini
seharusnya mereka terima.
Sumber: http://12042ma.blogspot.com/2013/07/motivasi-dan-
kepuasan-
kerja.htmlhttp://12042ma.blogspot.com/2013/07/motivasi-dan-
kepuasan-
Evaluasi kinerja dan
kompensasi
NAMA : SYAHROTUL HIFDIYAH
NIM : 11150083
JURUSAN : MANAJEMEN SDM
KELAS : 7i
MENGELOLA POTENSI KECERDASAN
DAN EMOSIONAL SDM
Kecerdasan Emosional
Kecerdasan emosional atau hati (Emotional Quotient, EQ) : Kemampuan untuk mengenal diri sendiri, kesadaran diri, kepekaan
sosial, empati dan kemampauan untuk berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Termasuk kepekaan mengenai waktu
yang tepat, kepatutan secara sosial, keberanian mengakui kelemahan, serta menyatakan dan menghormati perbedaan.
Kecerdasan Spiritual
Spiritual adalah keyakinan yang berhubungan dengan Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta, contohnya seseorang yang
percaya kepada Allah sebagai pencipta atau Penguasa (Achir Yani S.Hamid 1999).
Spiritual adalah keyakinan atau hubungan dengan suatu kekuatan yang paling tinggi, kekuatan kreatif, makhluk yang
berketuhanan, atau sumber keterbatasan enegi (Ozier, Erb, Blais & Wilkinson, 1995).
Ada beberapa konsep inteligensi atau kecerdasan yang sudah berkembang
(1). Kecerdasan intelektual (intellectual intelligence / IQ),
(2). Kecerdasan emosional (emotional intelligence / EQ),
(3). Kecerdasan spiritual (spiritual intelligence / SQ),
(4). Kecerdasan emosional spiritual (emotional spiritual intelligence /ESQ),
(5). Kecerdasan adversity (adversity intelligence / AQ), dan
(6). Kecerdasan kenabian (prophetic intelligence).
https://widiastutidyah.wordpress.com/2011/01/20/makalah-efektivitas-kecerdasan-terhadap-kinerja/
MEMBANGUN KAPAILITAS
DAN KOMPETENSI SDM
NAMA : SYAHROTUL HIFDIYAH
NIM : 11150443
KELAS : 7-I MSDM
MEMBANGUN KAPABILITAS DAN KOMPETENSI SDM
Barney (1991) mengemukakan empat kondisi
yang harus dipenuhi sebelum suatu sumber daya
dapat disebut sebagai sumber keunggulan
kompetitif berkelanjutan sebagai berikut:
(1) merupakan sumber daya organisasional yang
sangat berharga (valuable),
(2) relative sulit untuk dikembangkan, sehingga
menjadi langka di lingkungan kompetitif.
(3) sangat sulit untuk ditiru atau diimitasi.
(4)tidak dapat dengan muddah digantikan
substitute yang secara strategis signifikan.
Menurut Covey, Roger dan Rebecca Merrill (1994), kompetensi
tersebut mencakup:
a. Kompetensi teknis : pengetahuan dan keahlian untuk
mencapai hasil- hasil yang telah disepakati, kemampuan untuk
memikirkan persoalan dan mencari alternatif- alternatif baru
b. Kompetensi Konseptual: kemampuan untuk melihat gambar
besar, untuk menguji berbagai pengandaian dan pengubah
prespektif
c. Kompetensi untuk hidup : dan saling ketergantungan
kemampuan secara efektif dengan orang lain, termasuk
kemampuan untuk mendengar, berkomunikasi, mendapat
alternatif ketiga.
SUMBER :
https://sindyputrilusitasari.wordpress.com/2014/12/16/
membangun-sdm-kapabilitas-dan-kompetensi/
MEMBANGUN SDM KAPABILITAS KOMPETENSI SDM
FRAME WORK MATERI 9
NAMA : SYAHROTUL HIFDIYAH
KELAS : 7I-MSDM
PENILAIAN PRESTASI KERJA
Pengertian Prestasi Kerja
Membahas mengenai motivasi kerja, tidak dapat terlepas dari
pembahasan mengenai prestasi kerja. Karena motivasi
kerja merupakan bagian yang terpenting dari tingkah laku kerja
tersebut. Prestasi kerja dapat diartikan sebagai hasil yang
dicapai seseorang menurut ukuran yang berlaku untuk
pekerjaan yang bersangkutan.
PENILAIAN PRESTASI
KERJA
NAMA : SYAHROTUL HIFDIYAH
KELAS :7I-MSDM
PENILAIAN PRESTASI KERJA
(Performance Evaluation)
Penilaian prestasi kerja adalah proses melalui mana
organisasi-organisasi mengevaluasi atau menilai
prestasi kerja karyawan
Manfaat:
Memperbaiki keputusan-keputusan personalia
Umpan balik kepada karyawan
(Hani Handoko, 1985: 99).
15
Frame work
Nama : Syahrotul Hifdiyah
Nim : 11150083
Kelas : 7i MSDM
UNIVERSITAS BINA BANGSA
Konsep Dasar Kompensasi
 Kompensasi
ialah seluruh imbalan yang di terima
karyawan atas hasil hasil kerja
karyawan tersebut terhadap
organisasi/perusahaan.
 Jenis-jenis kompensasi
 Kompensasi langsung
 Kompensasi tidak langsung
 Kompensasi non finansial
 Bentuk-bentuk kompensasi
 Upah atau gaji
 Insentif
 Tunjangan
 Fasilitas
 Tujuan kompensasi
 Penghargaan terhadap prestasi
 Menjamin keadilan gaji bagi karyawan
 Memperoleh karyawan yang bermutu
 Pengendalian biaya-biaya
 Memenuhi peraturan-peraturan
Frame Work Materi ke 11
Nama : Syahrotul Hifdiyah
Nim : 11150083
Kelas : 7i MSDM
UNIVERSITAS BINA BANGSA
Langkah-langkah Merumuskan Kebijakan
dan Membuat Sistem Kompensasi
 Menganalisis jabatan
 Kegiatan untuk mencari
informasi mengenai tugas
tugas yang dilakukan dan
persyaratan yang diperlukan
dalam melaksanakan tugas
tersebut supaya dapat di
pakai untuk mengembangkan
uraian tugas,spesifikasi
tugas,dan standar untuk
kerja.
 Mengevaluasi jabatan
 Metode pemeringkatan
 Metode pengelompokan
 Metode perbandingan factor-factor
 Metode penentuan poin (poin
system)
 Melakukan survey gaji dan
upah
 Menentukan tingkat gaji dan
upah
Frame Work materi ke 12
Nama : Syahrotul Hfdiyah
Nim : 11150083
Kelas : 7i MSDM
UNIVERSITAS BINA BANGSA
SURVEY BENCHMARKING KOMPENSASI
Benchmarking
Hasil Benchmarkig dapat memperoleh
gambaran dalam (insight) mengenai kondisi
kinerja organisasi sehingga dapat
mengadopsi best practice untuk meraih
sasaran yang diinginkan
 Metode yang terkenal dan banyak
diadopsi oleh organisasi adalah mrtode
12 yang diperkenalkan oleh Robert
Camp dalam bukunya The search for
industry best practices that lead to
superior performance.Producitivity
Press.1989
Suatu proses yang biasa digunakan dalam
manajemen atau umumnya manajemen
strategus,dimana suatu unit
/bagian/organisasi lain yang sejenis baik
secara internal maupun eksternal
Frame Work Materi Ke 13
Nama : Syahrotul Hifdiyah
Nim : 11150083
Kelas : 7I MSDM
UNIVERSITAS BINA BANGSA
KOMPENSASI FINANSIAL LANGSUNG
 Pengertian  Kompensasi ini berupa
 Bayaran pokok (gaji dan upah)
 Bayaran prestasi
 Bayaran insentif
(bonus,komisi,pembagian
laba/keuntungan,dan opsi
saham)
 Bayaran tertangguh (program
tabungan dan anuitas
pembelian saham)
Penghargaan yang diterima oleh
karyawan dalam bentuk uang
Frame Work Materi Ke14
Nama : Syahrotul Hifdiyah
Nim : 11150083
Kelas : 7I MSDM
UNIVERSITAS BINA BANGSA
Tunjangan non finansial
 Meliputi seluruh imbalan finansial
yang tidak termasuk dalam
kompensasi finansial langsung
 Merupakan wujud tanggungjawab
organisasi terhadap para
karyawannya
Non finansial
 Tunjangan wajib
 Jaminan social
 Tunjangan pengangguran
 Ganti rugi karyawan
 Cuti keluarga dan pengobatan
 Tunjangan tidak wajib
 Bayaran untuk waktu tidak bekerja
 Perawatan kesehatan
 Asuransi jiwa
 Rancangan pensiun
 Rancangan opsi saham karyawan
 Tunjangan pengangguran tambahan
 Layanan karyawan
Fw iip(1)

Fw iip(1)

  • 1.
    Nama: Syahrotul Hifdiyah Nim:11150083 Kelas: 7i MSDM
  • 2.
    Framework pengertian fungsievaluasi kinerja sdm Evaluasi kinerja adalah suatu metode dan proses penilaian pelaksanaan tugas (performance) seseorang atau sekelompok orang atau unit-unit kerja dalam satu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja atau tujuan yang ditetapkan lebih dahulu Pengertian Evaluasi Kinerja Sumber: Prof. Dr. Payaman Simanjuntak
  • 3.
    Fungsi Evaluasi Kinerja Kemampuan sebagai dasar-dasar untuk mengembangkan diriuntuk lebih lanjut Sikap tertarik pada pekerjaan dan etos kerja tinggi Keyakinan untuk berhasil Sumber: Jurnalmanajemen.com
  • 4.
  • 5.
    HR SCORECARD (PENGUKURAN KINERJASDM) Pengertian HR Scorecard Human Resources Scorecard adalah suatu sistem pengukuran sumber daya manusia yang mengaitkan orang - strategi - kinerja untuk menghasilkan perusahaan yang unggul. Human Resources Scorecard menjabarkan misi, visi, strategi menjadi aksi human resources yang dapat diukur kontribusinya.  Menurut Brian E. Becker, Mark A Huselid & Dave Ulrich (2009,pxii) human resource scorecard adalah kapasitas untuk merancang dan menerapkan sistem pengukuran SDM yang strategis dengan merepresentasikan “alat pengungkit yang penting” yang digunakan perusahaan untuk merancang dan mengerahkan strategi SDM yang lebih efektif secara cermat.  Sumber: http://tugasakhiramik.blogspot.com/2015/12/penge rtian-human-resource-scorecard.html Manfaat Human Resource Scorecard Becker et.al (2001) mengungkapkan beberapa manfaat HR Scorecard bagi perusahaan sebagai berikut : 1.Memperjelas perbedaan antara HR Doables dengan HRD Deliverable 2.Menyeimbangkan proses penciptaan nilai (HR Value proposition) 3.Menggunakan leading indikator 4. Menilai kontribusi SDM terhadap implementasi strategi. 5. Mengarahkan profesional SDM secara aktif mengelola tanggung jawab terhadap implementasi strategi perusahaan. 6. Mendukung perubahan dan fleksibilitas. sumber: http://mgt-sdm.blogspot.com/2010/11/human-resource-scorecard- dalam.html
  • 6.
    MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA Nama:Syahrotul Hifdiyah NIM : 11150083 Kelas : 7i-MSDM
  • 7.
    MOTIVASI Menurut Luthan (1992)Motivasi berasal dari kata latin movere, artinya “bergerak”. Motivasi merupakan suatu proses yang dimulai dengan adanya kekurangan psikologis atau kebutuhan yang menimbulkan suatu dorongan dengan maksud mencapai suatu tujuan atau insentif. KEPUASAN KERJA Dikemukan oleh Robbin (2001) bahwa kepuasan kerja adalah sikap yang umum terhadap suatu pekerjaan seseorang, selisih antara banyaknya ganjaran yang diterima seorang pekerja dan banyaknya yang mereka yakini seharusnya mereka terima. Sumber: http://12042ma.blogspot.com/2013/07/motivasi-dan- kepuasan- kerja.htmlhttp://12042ma.blogspot.com/2013/07/motivasi-dan- kepuasan-
  • 8.
    Evaluasi kinerja dan kompensasi NAMA: SYAHROTUL HIFDIYAH NIM : 11150083 JURUSAN : MANAJEMEN SDM KELAS : 7i
  • 9.
    MENGELOLA POTENSI KECERDASAN DANEMOSIONAL SDM Kecerdasan Emosional Kecerdasan emosional atau hati (Emotional Quotient, EQ) : Kemampuan untuk mengenal diri sendiri, kesadaran diri, kepekaan sosial, empati dan kemampauan untuk berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Termasuk kepekaan mengenai waktu yang tepat, kepatutan secara sosial, keberanian mengakui kelemahan, serta menyatakan dan menghormati perbedaan. Kecerdasan Spiritual Spiritual adalah keyakinan yang berhubungan dengan Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta, contohnya seseorang yang percaya kepada Allah sebagai pencipta atau Penguasa (Achir Yani S.Hamid 1999). Spiritual adalah keyakinan atau hubungan dengan suatu kekuatan yang paling tinggi, kekuatan kreatif, makhluk yang berketuhanan, atau sumber keterbatasan enegi (Ozier, Erb, Blais & Wilkinson, 1995). Ada beberapa konsep inteligensi atau kecerdasan yang sudah berkembang (1). Kecerdasan intelektual (intellectual intelligence / IQ), (2). Kecerdasan emosional (emotional intelligence / EQ), (3). Kecerdasan spiritual (spiritual intelligence / SQ), (4). Kecerdasan emosional spiritual (emotional spiritual intelligence /ESQ), (5). Kecerdasan adversity (adversity intelligence / AQ), dan (6). Kecerdasan kenabian (prophetic intelligence). https://widiastutidyah.wordpress.com/2011/01/20/makalah-efektivitas-kecerdasan-terhadap-kinerja/
  • 10.
    MEMBANGUN KAPAILITAS DAN KOMPETENSISDM NAMA : SYAHROTUL HIFDIYAH NIM : 11150443 KELAS : 7-I MSDM
  • 11.
    MEMBANGUN KAPABILITAS DANKOMPETENSI SDM Barney (1991) mengemukakan empat kondisi yang harus dipenuhi sebelum suatu sumber daya dapat disebut sebagai sumber keunggulan kompetitif berkelanjutan sebagai berikut: (1) merupakan sumber daya organisasional yang sangat berharga (valuable), (2) relative sulit untuk dikembangkan, sehingga menjadi langka di lingkungan kompetitif. (3) sangat sulit untuk ditiru atau diimitasi. (4)tidak dapat dengan muddah digantikan substitute yang secara strategis signifikan. Menurut Covey, Roger dan Rebecca Merrill (1994), kompetensi tersebut mencakup: a. Kompetensi teknis : pengetahuan dan keahlian untuk mencapai hasil- hasil yang telah disepakati, kemampuan untuk memikirkan persoalan dan mencari alternatif- alternatif baru b. Kompetensi Konseptual: kemampuan untuk melihat gambar besar, untuk menguji berbagai pengandaian dan pengubah prespektif c. Kompetensi untuk hidup : dan saling ketergantungan kemampuan secara efektif dengan orang lain, termasuk kemampuan untuk mendengar, berkomunikasi, mendapat alternatif ketiga. SUMBER : https://sindyputrilusitasari.wordpress.com/2014/12/16/ membangun-sdm-kapabilitas-dan-kompetensi/ MEMBANGUN SDM KAPABILITAS KOMPETENSI SDM
  • 12.
    FRAME WORK MATERI9 NAMA : SYAHROTUL HIFDIYAH KELAS : 7I-MSDM
  • 13.
    PENILAIAN PRESTASI KERJA PengertianPrestasi Kerja Membahas mengenai motivasi kerja, tidak dapat terlepas dari pembahasan mengenai prestasi kerja. Karena motivasi kerja merupakan bagian yang terpenting dari tingkah laku kerja tersebut. Prestasi kerja dapat diartikan sebagai hasil yang dicapai seseorang menurut ukuran yang berlaku untuk pekerjaan yang bersangkutan.
  • 14.
    PENILAIAN PRESTASI KERJA NAMA :SYAHROTUL HIFDIYAH KELAS :7I-MSDM
  • 15.
    PENILAIAN PRESTASI KERJA (PerformanceEvaluation) Penilaian prestasi kerja adalah proses melalui mana organisasi-organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan Manfaat: Memperbaiki keputusan-keputusan personalia Umpan balik kepada karyawan (Hani Handoko, 1985: 99). 15
  • 16.
    Frame work Nama :Syahrotul Hifdiyah Nim : 11150083 Kelas : 7i MSDM UNIVERSITAS BINA BANGSA
  • 17.
    Konsep Dasar Kompensasi Kompensasi ialah seluruh imbalan yang di terima karyawan atas hasil hasil kerja karyawan tersebut terhadap organisasi/perusahaan.  Jenis-jenis kompensasi  Kompensasi langsung  Kompensasi tidak langsung  Kompensasi non finansial  Bentuk-bentuk kompensasi  Upah atau gaji  Insentif  Tunjangan  Fasilitas  Tujuan kompensasi  Penghargaan terhadap prestasi  Menjamin keadilan gaji bagi karyawan  Memperoleh karyawan yang bermutu  Pengendalian biaya-biaya  Memenuhi peraturan-peraturan
  • 18.
    Frame Work Materike 11 Nama : Syahrotul Hifdiyah Nim : 11150083 Kelas : 7i MSDM UNIVERSITAS BINA BANGSA
  • 19.
    Langkah-langkah Merumuskan Kebijakan danMembuat Sistem Kompensasi  Menganalisis jabatan  Kegiatan untuk mencari informasi mengenai tugas tugas yang dilakukan dan persyaratan yang diperlukan dalam melaksanakan tugas tersebut supaya dapat di pakai untuk mengembangkan uraian tugas,spesifikasi tugas,dan standar untuk kerja.  Mengevaluasi jabatan  Metode pemeringkatan  Metode pengelompokan  Metode perbandingan factor-factor  Metode penentuan poin (poin system)  Melakukan survey gaji dan upah  Menentukan tingkat gaji dan upah
  • 20.
    Frame Work materike 12 Nama : Syahrotul Hfdiyah Nim : 11150083 Kelas : 7i MSDM UNIVERSITAS BINA BANGSA
  • 21.
    SURVEY BENCHMARKING KOMPENSASI Benchmarking HasilBenchmarkig dapat memperoleh gambaran dalam (insight) mengenai kondisi kinerja organisasi sehingga dapat mengadopsi best practice untuk meraih sasaran yang diinginkan  Metode yang terkenal dan banyak diadopsi oleh organisasi adalah mrtode 12 yang diperkenalkan oleh Robert Camp dalam bukunya The search for industry best practices that lead to superior performance.Producitivity Press.1989 Suatu proses yang biasa digunakan dalam manajemen atau umumnya manajemen strategus,dimana suatu unit /bagian/organisasi lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal
  • 22.
    Frame Work MateriKe 13 Nama : Syahrotul Hifdiyah Nim : 11150083 Kelas : 7I MSDM UNIVERSITAS BINA BANGSA
  • 23.
    KOMPENSASI FINANSIAL LANGSUNG Pengertian  Kompensasi ini berupa  Bayaran pokok (gaji dan upah)  Bayaran prestasi  Bayaran insentif (bonus,komisi,pembagian laba/keuntungan,dan opsi saham)  Bayaran tertangguh (program tabungan dan anuitas pembelian saham) Penghargaan yang diterima oleh karyawan dalam bentuk uang
  • 24.
    Frame Work MateriKe14 Nama : Syahrotul Hifdiyah Nim : 11150083 Kelas : 7I MSDM UNIVERSITAS BINA BANGSA
  • 25.
    Tunjangan non finansial Meliputi seluruh imbalan finansial yang tidak termasuk dalam kompensasi finansial langsung  Merupakan wujud tanggungjawab organisasi terhadap para karyawannya Non finansial  Tunjangan wajib  Jaminan social  Tunjangan pengangguran  Ganti rugi karyawan  Cuti keluarga dan pengobatan
  • 26.
     Tunjangan tidakwajib  Bayaran untuk waktu tidak bekerja  Perawatan kesehatan  Asuransi jiwa  Rancangan pensiun  Rancangan opsi saham karyawan  Tunjangan pengangguran tambahan  Layanan karyawan