ETHICAL GUIDANCE FOR
FOOD AND
Dosen Pengampu : Dr. Widya Dwi Rukmi Putri STP,MP
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2013
Oleh : Muhammad Engga H dan
PENDAHULUAN
 Pertumbuhan populasi penduduk
dunia yang sangat pesat
 Angka kelahiran (natalitas) yang
tinggi
 Konsekuensi besar terhadap
upaya-upaya pengadaan dan
peningkatan suplai pangan dunia.
 Setiap negara berlomba-lomba
melakukan inovasi teknologi.
Inovasi dalam bidang
maupun merupakan
alternatif yang dilaksanakan.
tujuan untuk mengatasi
kelaparan, defisiensi nutrisi,
peningkatan produktivitas
tanaman, ketahanan terhadap
cemaran lingkungan yang
ekstrem, dan lain-lain (Amin et
al., 2011).
Lantas bagaimana
Penerapan &
?
PENDAHULUAN
SEKILAS INFO
PEMBAHASAN
KESIMPULAN
1
2
3
4
Sumber: http.openlearn.open.ac.uk
Global GM crops
(2004)
CONTOH GENERASI ORGANISME
Rumput lapangan golf
Tahan herbisida, Tumbuh
lambat, mengurangi
pemangkasan, mengurangi
polusi
Pertanian Golden Rice
Kandungan vitamin A
meningkat,
Gen berasal dari bakteri.
Kekurangan: produksi vitamin
A kurang banyak.
Tanaman Pendeteksi Ranjau
Darat
Dibutuhkan oleh militer,Tanpa
upaya ini,anak-anak dan
penduduk sipil terancam
(dikembangkan oleh Aresa
Biodetection)
•Gen yang peka terhadap logam
dimasukkan ke dalam tanaman
•Menyentuh ranjau darat warna
dari menjadi
Berita tentang Bioteknologi Pertanian
masuk (Kompas, 29 Agustus 2008).
Alasannya karena produktivitas
per hektar tanaman jagung
transgenik lebih tinggi 10-20
persen dibandingkan hibrida
nontransgenik.
Peningkatan produktivitas
karena tanaman tersebut lebih
tahan terhadap serangan
serangga penggerek batang dan
tongkol yang dapat menurunkan
produktivitas
Berita tentang Bioteknologi Pertanian ILYANI S Andang
(Peneliti YLKI): Semua makanan yang berasal dari
tanaman transgenik tidak aman digunakan (Lampung Post, 20
Januari 2008)
"Tanaman utama transgenik adalah
kedelai, jagung, kapas, dan kanola.
Semua makanan yang berasal dari
tanaman transgenik seperti kedelai
dan jagung tidak aman digunakan.
Contoh kasus, pangan transgenik
ini berbahaya antara lain lima ribu
orang dirawat di rumah sakit, 37
meninggal dunia dan 1.500 cacat
tetap akibat mengonsumsi suplemen
makanan L-tryptophantransgenik di
AS," kata Ilyani.
Aspek Pertimbangan
dalam Penggunaanyamerupakan
Teknologi untuk
mendayagunakan organisme
hidup atau bagiannya dalam
menghasilkan ,memodifikasi
produk tertentu, dan untuk
perbaikan / pemuliaan
mikroba, tanaman dan hewan.
(Office of Technology
Assessment, OTA, USA 1988)
Transgenik–suatu organisme
yang mengandung transgen
melalui proses bioteknologi
(bukan proses pemuliaan
tanaman).
ASPEK AGAMA
• MUI belum mengeluarkan fatwa
penggunaan tanaman transgenik,
prinsip kehati-hatian selalu
diutamakan. Status GMO akan
halal sepanjang sumber gen dan
seluruh proses rekayasanya halal
(Republika, 2004 dalam Karmana
2009).
• agama Hindu, tanaman
transgenik dapat menyebabkan
terputusnya rantai ekosistem
karena sifatnya yang “Tri Hita
Karana“ dan Ahimsa.
• Agama Yahudi yang
mensyaratkan pemeluknya untuk
mengkonsumsi makanan yang
kosher (Kosher law) (Karmana,
2009).
Aspek Hukum
 Mengoptimalkan dan pengawasan
pemantauan terhadap penggunaan
tanaman transgenik, maka dibuat
keputusan bersama Menteri Pertanian,
Menteri Kehutanan dan Perkebunan,
Menteri Kesehatan dan Menteri Negara
Pangan dan Hortikultura tentang
Keamanan Hayati dan Keamanan Pangan
Produk Pertanian Hasil Rekayasa Genetika
Tanaman No.998.I/Kpts/OT.210/9/99;
790.a/Kptrs-
IX/1999;1145A/MENKES/SKB/IX/1999;01
5A/NmenegPHOR/09/1999
 SK Menteri Pertanian No.
107/Kpts/KB/430/2/2001, Pemerintah
melegalkan penanaman kapas transgenik
jenis Bt DP 5690B sebagai Varietas Unggul,
dan ditanam di tujuh kabupaten di Sulsel
(Intisari, 2003 dalam Susiyanti, 2003).
ASPEK BIOETIKA
• Memudahkan manusia (mengolah
pertanian, tanaman yang
dihasilkan banyak dan berkualitas
dari segi ukuran, rasa, mutu, serta
tahan hama).
• Penyebabkan penyakit pada
manusia, harus dihentikan,
meskipun berkaitan dengan
penelitian dan kemajuan ilmu
bioteknologi
• Penggunaan dan distribusi besar-
besaran tanaman transgenik
tanpa meneliti resikonya terhadap
alam secara mendetail dan
dampak jangka panjang
menyebabkan manusia menjadi
tidak beretika terhadap alam.
Aspek filsafat
Secara epistemologi, telah
melalui hasil penelitian, studi
kelayakan dan uji lapangan
dan analisa dampak
lingungan.
Secara aksiologi: Tanaman
transgenik memiliki manfaat
kebutuhan pangan
penduduk, tetapi manfaat
tersebut belum teruji, lebih
besar manfaatnya atau
kerugiannya.
secara filsafat masalah ini
perlu dikaji lebih lanjut
Jenis iradiasi pangan yaitu Radiasi
elektromagnetik yaitu radiasi yang
menghasilkan foton berenergi tinggi
sehingga sanggup menyebabkan
terjadinya ionisasi dan eksitasi pada
materi yang dilaluinya. Jenis iradiasi
ini dinamakan radiasi
pengion,contoh :
• Radiasi partikel alfa,
• Radiasi partikel beta,
• Gelombang
• elektromagnetik gamma.
SEKILAS TENTANG IRRADIASI
(Maha,1985)
Iradiasi adalah suatu teknik yang
digunakan untuk pemakaian
energi radiasi secara sengaja
dan terarah
(Winarno ,1980)
iradiasi adalah teknik
penggunaan energi untuk
penyinaran bahan dengan
menggunakan sumber iradiasi
buatan.
Ice Cream Herbal
Rendang & Pepes
Bumbu Giling
MANFAATNYA
a. Menghambat pertunasan pada
beberapa bahan makanan,
misalnya bawang, kentang, jahe.
b. Memperpanjang masa simpan
beberapa hasil pertanian segar,
misal menunda kematangan
buah.
c. Mengurangi bakteri-bakteri
pembusuk daging.
d. Membebaskumankan atau
sterilisasi rempah-rempah.
e. Mengendalikan kuman-kuman
penyebab penyakit dan kuman-
kuman parasit yang ada dalam
makanan.
KEUNTUNGANNYA
SENDIRI ?
1. Sifat bahan makanan tidak
berubah.
2. Dapat meningkatkan
mutu.
3. Tidak menurunkan nilai
gizi.
4. Tidak menimbulkan zat
sisa pengawet.
5. Dapat dilakukan pada
makanan yang dikemas
sederhana.
6. Mengetahui masa
pemupukan yang paling
baik
APA ADA UNDANG-UNDANGNYA ?
1.Peraturan DEPKES-RI :
826/MENKES/PER/XII/1987 dan
152/MENKES/SK/II/1995 yang mengacu
pada : CODEX Alimentarius
Commission untuk makanan iradiasi
dan dokumen IAEA/JECFI/ICGFI
2.UU PANGAN RI nomer 7/1996 dan PP
nomer 28/2004
3.Pelabelan Makanan nomer 69/1999 bab
34
4.Peraturan Menteri Perindustrian dan
Perdagangan RI
5.Peraturan Internasional tentang
Perdagangan Makanan Iradiasi
6.Buku pedoman dan cara iradiasi yang
baik untuk berbagai komoditi bahan
pangan diterbitkan BPOM RI ( terdiri
dari 10 seri - BPOM 2004)
Penerapan
1.Jujur
2.Obyektifitas
3.Intergritas
4.Jelia
5.Keterbukaan
6. Menghargai
Kekayaan Intelektual Mulia
7.Publikasi
8.Tanggung Jawab
9.Kewajiban Peneliti
KONTRA IRADIASI
KESIMPULAN
Secara keseluruhan penerapan Etika dalam
pengembangan IPTEK sangatlah berperan ,inilah
yang mempengaruhi arah perkembangan IPTEK
itu sendiri.Dengan Etika inilah maka
perekembangan dapat mencapai Ranah
afektif,yang dimaksud adalah seperti sikap, nilai,
mental, moral, dan etika yang memerlukan sikap
arif dan bijaksana dalam menyikapinya.
Terutama Penerapa Etika Irradiasi dan
Bioteknologi.Karena terutama perkembangan
bidang Bioteknologi akan sangat banyak
mempengaruhi kehidupan orang banyak.
TERIMAKASIH
• Kompas Edisi Januari 2000 dalam
Karmana 2009 memuat
prakiraan
penggunaan
sebagai berikut:
1. Pada aspek pertanian
(agriculteure), Panen tinggi :
Tanaman hasil rekayasa genetik
dapat membantu memperbaiki
jumlah dan kualitas panen di
lahan marjinal seperti tanah
asam dan tandus.
2. Perbaikan nutrisi : Produk
tanaman, kedelai misalnya, bisa
dimodifikasi mengandung lebih
banyak protein, zat besi, untuk
mengatasi anemia. Baru-baru
ini, ilmuwan Eropa berhasil
memasukkan vitamin A pada
padi.
3. Perbaikan kesehatan : Vaksin
di dalam produk tanaman
akan mempermudah
pencapaian sasaran dan
cakupan.
4. Sedikit bahan kimia :
Tanaman rekayasa genetik
yang sudah dibuat tahan
hama dan gulma misalnya,
tidak memerlukan lagi
pestisida dan herbisida.

Etika profesi Tanaman Transgenik

  • 1.
    ETHICAL GUIDANCE FOR FOODAND Dosen Pengampu : Dr. Widya Dwi Rukmi Putri STP,MP FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2013 Oleh : Muhammad Engga H dan
  • 2.
    PENDAHULUAN  Pertumbuhan populasipenduduk dunia yang sangat pesat  Angka kelahiran (natalitas) yang tinggi  Konsekuensi besar terhadap upaya-upaya pengadaan dan peningkatan suplai pangan dunia.  Setiap negara berlomba-lomba melakukan inovasi teknologi. Inovasi dalam bidang maupun merupakan alternatif yang dilaksanakan. tujuan untuk mengatasi kelaparan, defisiensi nutrisi, peningkatan produktivitas tanaman, ketahanan terhadap cemaran lingkungan yang ekstrem, dan lain-lain (Amin et al., 2011). Lantas bagaimana Penerapan & ?
  • 3.
  • 4.
    Sumber: http.openlearn.open.ac.uk Global GMcrops (2004) CONTOH GENERASI ORGANISME Rumput lapangan golf Tahan herbisida, Tumbuh lambat, mengurangi pemangkasan, mengurangi polusi Pertanian Golden Rice Kandungan vitamin A meningkat, Gen berasal dari bakteri. Kekurangan: produksi vitamin A kurang banyak. Tanaman Pendeteksi Ranjau Darat Dibutuhkan oleh militer,Tanpa upaya ini,anak-anak dan penduduk sipil terancam (dikembangkan oleh Aresa Biodetection) •Gen yang peka terhadap logam dimasukkan ke dalam tanaman •Menyentuh ranjau darat warna dari menjadi Berita tentang Bioteknologi Pertanian masuk (Kompas, 29 Agustus 2008). Alasannya karena produktivitas per hektar tanaman jagung transgenik lebih tinggi 10-20 persen dibandingkan hibrida nontransgenik. Peningkatan produktivitas karena tanaman tersebut lebih tahan terhadap serangan serangga penggerek batang dan tongkol yang dapat menurunkan produktivitas Berita tentang Bioteknologi Pertanian ILYANI S Andang (Peneliti YLKI): Semua makanan yang berasal dari tanaman transgenik tidak aman digunakan (Lampung Post, 20 Januari 2008) "Tanaman utama transgenik adalah kedelai, jagung, kapas, dan kanola. Semua makanan yang berasal dari tanaman transgenik seperti kedelai dan jagung tidak aman digunakan. Contoh kasus, pangan transgenik ini berbahaya antara lain lima ribu orang dirawat di rumah sakit, 37 meninggal dunia dan 1.500 cacat tetap akibat mengonsumsi suplemen makanan L-tryptophantransgenik di AS," kata Ilyani.
  • 5.
    Aspek Pertimbangan dalam Penggunaanyamerupakan Teknologiuntuk mendayagunakan organisme hidup atau bagiannya dalam menghasilkan ,memodifikasi produk tertentu, dan untuk perbaikan / pemuliaan mikroba, tanaman dan hewan. (Office of Technology Assessment, OTA, USA 1988) Transgenik–suatu organisme yang mengandung transgen melalui proses bioteknologi (bukan proses pemuliaan tanaman).
  • 6.
    ASPEK AGAMA • MUIbelum mengeluarkan fatwa penggunaan tanaman transgenik, prinsip kehati-hatian selalu diutamakan. Status GMO akan halal sepanjang sumber gen dan seluruh proses rekayasanya halal (Republika, 2004 dalam Karmana 2009). • agama Hindu, tanaman transgenik dapat menyebabkan terputusnya rantai ekosistem karena sifatnya yang “Tri Hita Karana“ dan Ahimsa. • Agama Yahudi yang mensyaratkan pemeluknya untuk mengkonsumsi makanan yang kosher (Kosher law) (Karmana, 2009). Aspek Hukum  Mengoptimalkan dan pengawasan pemantauan terhadap penggunaan tanaman transgenik, maka dibuat keputusan bersama Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan dan Perkebunan, Menteri Kesehatan dan Menteri Negara Pangan dan Hortikultura tentang Keamanan Hayati dan Keamanan Pangan Produk Pertanian Hasil Rekayasa Genetika Tanaman No.998.I/Kpts/OT.210/9/99; 790.a/Kptrs- IX/1999;1145A/MENKES/SKB/IX/1999;01 5A/NmenegPHOR/09/1999  SK Menteri Pertanian No. 107/Kpts/KB/430/2/2001, Pemerintah melegalkan penanaman kapas transgenik jenis Bt DP 5690B sebagai Varietas Unggul, dan ditanam di tujuh kabupaten di Sulsel (Intisari, 2003 dalam Susiyanti, 2003). ASPEK BIOETIKA • Memudahkan manusia (mengolah pertanian, tanaman yang dihasilkan banyak dan berkualitas dari segi ukuran, rasa, mutu, serta tahan hama). • Penyebabkan penyakit pada manusia, harus dihentikan, meskipun berkaitan dengan penelitian dan kemajuan ilmu bioteknologi • Penggunaan dan distribusi besar- besaran tanaman transgenik tanpa meneliti resikonya terhadap alam secara mendetail dan dampak jangka panjang menyebabkan manusia menjadi tidak beretika terhadap alam. Aspek filsafat Secara epistemologi, telah melalui hasil penelitian, studi kelayakan dan uji lapangan dan analisa dampak lingungan. Secara aksiologi: Tanaman transgenik memiliki manfaat kebutuhan pangan penduduk, tetapi manfaat tersebut belum teruji, lebih besar manfaatnya atau kerugiannya. secara filsafat masalah ini perlu dikaji lebih lanjut
  • 7.
    Jenis iradiasi panganyaitu Radiasi elektromagnetik yaitu radiasi yang menghasilkan foton berenergi tinggi sehingga sanggup menyebabkan terjadinya ionisasi dan eksitasi pada materi yang dilaluinya. Jenis iradiasi ini dinamakan radiasi pengion,contoh : • Radiasi partikel alfa, • Radiasi partikel beta, • Gelombang • elektromagnetik gamma. SEKILAS TENTANG IRRADIASI (Maha,1985) Iradiasi adalah suatu teknik yang digunakan untuk pemakaian energi radiasi secara sengaja dan terarah (Winarno ,1980) iradiasi adalah teknik penggunaan energi untuk penyinaran bahan dengan menggunakan sumber iradiasi buatan. Ice Cream Herbal Rendang & Pepes Bumbu Giling
  • 8.
    MANFAATNYA a. Menghambat pertunasanpada beberapa bahan makanan, misalnya bawang, kentang, jahe. b. Memperpanjang masa simpan beberapa hasil pertanian segar, misal menunda kematangan buah. c. Mengurangi bakteri-bakteri pembusuk daging. d. Membebaskumankan atau sterilisasi rempah-rempah. e. Mengendalikan kuman-kuman penyebab penyakit dan kuman- kuman parasit yang ada dalam makanan. KEUNTUNGANNYA SENDIRI ? 1. Sifat bahan makanan tidak berubah. 2. Dapat meningkatkan mutu. 3. Tidak menurunkan nilai gizi. 4. Tidak menimbulkan zat sisa pengawet. 5. Dapat dilakukan pada makanan yang dikemas sederhana. 6. Mengetahui masa pemupukan yang paling baik
  • 9.
    APA ADA UNDANG-UNDANGNYA? 1.Peraturan DEPKES-RI : 826/MENKES/PER/XII/1987 dan 152/MENKES/SK/II/1995 yang mengacu pada : CODEX Alimentarius Commission untuk makanan iradiasi dan dokumen IAEA/JECFI/ICGFI 2.UU PANGAN RI nomer 7/1996 dan PP nomer 28/2004 3.Pelabelan Makanan nomer 69/1999 bab 34 4.Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI 5.Peraturan Internasional tentang Perdagangan Makanan Iradiasi 6.Buku pedoman dan cara iradiasi yang baik untuk berbagai komoditi bahan pangan diterbitkan BPOM RI ( terdiri dari 10 seri - BPOM 2004)
  • 10.
    Penerapan 1.Jujur 2.Obyektifitas 3.Intergritas 4.Jelia 5.Keterbukaan 6. Menghargai Kekayaan IntelektualMulia 7.Publikasi 8.Tanggung Jawab 9.Kewajiban Peneliti KONTRA IRADIASI
  • 11.
    KESIMPULAN Secara keseluruhan penerapanEtika dalam pengembangan IPTEK sangatlah berperan ,inilah yang mempengaruhi arah perkembangan IPTEK itu sendiri.Dengan Etika inilah maka perekembangan dapat mencapai Ranah afektif,yang dimaksud adalah seperti sikap, nilai, mental, moral, dan etika yang memerlukan sikap arif dan bijaksana dalam menyikapinya. Terutama Penerapa Etika Irradiasi dan Bioteknologi.Karena terutama perkembangan bidang Bioteknologi akan sangat banyak mempengaruhi kehidupan orang banyak.
  • 12.
  • 19.
    • Kompas EdisiJanuari 2000 dalam Karmana 2009 memuat prakiraan penggunaan sebagai berikut: 1. Pada aspek pertanian (agriculteure), Panen tinggi : Tanaman hasil rekayasa genetik dapat membantu memperbaiki jumlah dan kualitas panen di lahan marjinal seperti tanah asam dan tandus. 2. Perbaikan nutrisi : Produk tanaman, kedelai misalnya, bisa dimodifikasi mengandung lebih banyak protein, zat besi, untuk mengatasi anemia. Baru-baru ini, ilmuwan Eropa berhasil memasukkan vitamin A pada padi. 3. Perbaikan kesehatan : Vaksin di dalam produk tanaman akan mempermudah pencapaian sasaran dan cakupan. 4. Sedikit bahan kimia : Tanaman rekayasa genetik yang sudah dibuat tahan hama dan gulma misalnya, tidak memerlukan lagi pestisida dan herbisida.