Dokumen tersebut membahas tentang etika profesi insinyur, mencakup pengertian etika profesi dan profesionalisme, kode etik profesi, contoh kasus pelanggaran etika, serta prinsip-prinsip dasar etika profesi keinsinyuran.
Pengertian etika.
Pengertian profesidan
profesionalisme
Organisasi profesi dan Kode etik
profesi
Standarteknik
Standar Managemen
Peraturan dan Regulasi
Aspek bisnis dibidang Produksi dan
Desain
Berbagai jenis profesi bidang Teknik
dan sertifikasi
3.
• …..Memiliki pengetahuan,kemampuan, kreativitas dan
keberanian untuk membuat perubahan yang lebih baik
bagi kehidupan dan kesejahteraan umat manusia – baik
skala kecil maupun skala besar.
4.
• Penerapan keahliankhusus
(matematika, fisika dan pengetahuan
ilmiah lainnya yang relevan) untuk
melakukan perencanaan, perancangan
(design), konstruksi, operasi dan
perawatan dari produk, proses, maupun
sistem kerja tertentu secara efektif-efisien
guna kemaslahatanmanusia.
5.
ETIKA ENJINIRING
Enjiniring adalahsebuah profesi, seperti halnya
hukum, kedokteran, farmasi dan lain-lainnya
Profesional biasanya memiliki pendidikan tinggi
Masyarakat pengguna sering kali kurang
pengetahuan tentang apa yang dikerjakan engineer
Engineer memiliki kewajiban dan tanggungjawab
etika, yang merupakan bagian dari etika enjiniring
6.
ENJINIRING
SEBAGAI
PROFESI
Menjunjung tinggi kejujuran,ketekunan dan
kepatuhan
Mengedepankan keadilan dan kebijaksanaan
Mengutamakan kepentingan masyarakat
Dengan sadar mempromosikan pengetahuan,
ide profesional dan pelayanan publik
Memiliki status hukum
Bekerja dengan standar operasional yang jelas
Mentaati kode etik yang berlaku
7.
Profesi Enjiniring
Enjiniring adalah:
“Profesiyang menerapkan ilmu pengetahuan & teknologi
berbasis matematika dan ilmu pengetahuan alam, yang
diperoleh dari pendidikan, pengalaman dan pelatihan/
praktek, untuk memanfaatkan dan mengembangkan
sumber-sumber yang ada demi kesejahteraan manusia”
Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET)
Definisi Teknologi
1. Sekumpulanpengetahuan dan peralatan yang dipergunakan atau dibuat oleh manusia untuk secara
progresifmenguasaialamdan lingkungannya.
2. Teknologiberperan sebagaiFAKTORDOMINANdalamproses perubahansosial(technologychange
society).
3. RevolusiIndustri (pertengahanabad18) sebagaimilesstone
4. tiangtonggakbagiperkembanganteknologi modern.
5. Struktur kehidupanmasyarakatberpola tradisionalagraris bergeserkestruktur masyarakat
moderen-industrial yangserba rasional,formal, menempatkanpadaukuranEFISIENSIdan
EFEKTIVITASserta PRODUKTIVITASsetinggi-tingginya.
10.
Profesionalisme
Summarize the keytechnology, concept, or strategy
on whicJikaingindikatakansebagaiseorangPROFESIONALmaka
harus memahamimaknaPROFESIONALISME.
PROFESIONALISME,suatufahamyangmencitakandilakukannya
kegiatan-kegiatankerjatertentu dalammasyarakat, berbekalkan
keahliantinggidanberdasarkanketerpanggilanserta ikrar untuk
meneri panggilantsbdengansemangatpengabdianselalusiap
menolongsesama(Wignjosoebroto,1999).
PerludibedakanantaraOCCUPATION(kerjabiasa)yangsemata
bertujuan mencarinafkahdan/atau kekayaanmateriduniawi.
Honorariumdipandangsebagai bentuktandakehormatan(honour)
profesiyangdimiliki,berbedanilaidenganupah/gaji bagipekerja biasa.
Bagaimanaimplementasikodeetik dalampraktek
sehari- harinya?
Apakahkodeetikitu cukupoperasionaluntuk dipatuhi?
Apakahpersoalan – persoalan yangmenyangkuttindakan
tidak profesional,melanggarkodeetik, segala
penyimpangansudah bisadiselesaikandenganaturan (kode
etik) yangada?
Seberapajauhorganisasiprofesi (PII)memilikikekuatan
mengontrol danmengambiltindakanterhadap
pelanggaran profesi?
Adakahsupremasihukummampudanbisaditerapkan
untuk menanganitindakanpelanggarankodeetik profesi
ini?
14.
Kasus/ tipikal isuebentukpelanggaran kodeetik:
(a) Konflik Kepentingan; seberapajauhbisadikatakanterjadi penyimpangan
jikaposisi/jabatannya seorangprofesional menerima «hadiah»dari
pemasok/kliennya; seberapabesar nilai«cendera mata»masihdianggap
wajaratau melanggar kodeetik,
(b) Kerahasiaan dan Loyalitas; pemberian informasiyang konfidensialsifatnya
(terbatas danrahasia)kepadakompetitor dantindakantidakloyal.
(c) Kontribusi dana balik, berupa pemotongan sebagian dana yang harus
dikembalikankepadapemilikproyekataupemberi order.
(d) Tiupan peluit (whistleblowing), kesadaran, keberaniandari sesamaprofesi
meniupkan‘peluitnya’ untuk mengingatkan bahwatelah terjadi pelanggaran
kode etik (contoh pelayananjasa profesi tidak bolehditawarkanviaiklandan
dipatokharganya.
15.
Melindungi keselamatan, kesehatan
dankesejahteraan masyarakat
Melaksanakan tugas sesuai
dengan kompetensinya
Berlaku benar, obyektif dan
menjaga rahasia pekerjaan
Bekerja keras, jujur dan
bertanggungjaw ab
T erus belajar meningkatkan
kemampuan/ keahlian
Menjaga pelestarian
lingkungan
Tidak menerima hadiah atau suap
yang akan mempengaruhi
keputusan enjiniring
Kasus Ford Pinto(1978)
•Tangki bensin pecah, meledak dan
terbakar luka dan meninggal
•Pengabaian norma yang cukup parah
•Tuntutan Hukum & Kriminal
•Pengabaian keselamatan penumpang
•Para insinyur & manajer Ford terancam
hukuman penjara
18.
Kasus Ford Pinto(1978)
•Titik berat kasus: FORD telah tahu
adanya cacat pada tangki tersebut
•Di Persidangan terbukti: para insinyur
sudah mengingatkan bahaya
desainnya
•“Manajemen” mengabaikan, karena
ingin segera menjual ke pasaran
dengan harga kompetitif
•Anggota manajemen ada insinyurnya
•Dilema para Insinyur: “Keselamatan &
19.
Kasus Ford Pinto(1978)
FORD ingin menghemat biaya produksi
beberapa dolar, akhirnya harus
mengeluarkan JUTAAN dolar untuk
membayar TUNTUTAN pemakai +
publisitas BURUK + kepercayaan
masyarakat TURUN (Maunya UNTUNG
jadinya BUNTUNG)
FORD dianggap tidak mendesain mobil
yang aman
20.
Kasus LainJumat, 18/02/201116:51 WIB/detikoto
Ini Dia Penyebab Honda Jazz, Freed dan
City Ditarik
Produsen mobil Honda menarik kembali 3
mobil andalannya yakni Jazz, Freed, dan
City, sejumlah 40.000an unit. Penyebab
ketiga mobil populer ini harus masuk
bengkel Honda, karena masalah mesinKomponen Lost Motion Spring, yang
berfungsi menekan rocker arm
(lengan penggerak) pada putaran
mesin rendah, setelah kurun waktu
tertentu dapat melengkung dan
21.
JUM'AT, 25 FEBRUARI2011 | 10:44 WIB | TEMPO
Toyota Motor Corp Kembali Tarik Dua Jutaan
Produknya
Ditengarai, pedal gas produknya
bermasalah karena tersangkut karpet
lantai sehingga menyebabkan mobil bisa
melesat tak terkendali.Mobil yang ditarik terdiri dari 761 ribu
Toyota RAV4 model 2006 – 2010, Toyota
4Runner model 2003 – 2009 sebanyak 603
ribu, Lexus LX570 model 2008 – 2011
sebanyak 17 ribu unit. Selain itu, Toyota
juga menarik 372 ribu unit Toyota
Highlander dan Highlander HV yang terdiri
22.
"Honda Akan AngkatBicara Soal 'Recall' Mobil di
Indonesia Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Selasa,
23/01/2018 20:11 WIB“
Jakarta, CNN Indonesia -- Marketing & After Sales Service
Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy
akhirnya buka suara soal penarikan mobil-mobil Honda di
Indonesia.
Menurut Jonfis, pihaknya tengah meneliti terhadap
produk-produk bermasalah yang diduga terdapat
kerusakan pada master rem. Akan tiba pada waktunya di
mana HPM resmi mengumumkan penarikan.
"Ini belum recall. Kalau nanti recall, biasanya akan
diumumkan. Makanya ada langkah tersebut (meneliti
kerusakan)," kata Jonfis kepada CNNIndonesia, Selasa (23/1).
MASALAH (CALON) ENGINEERS
CUKUPmendapatkan ilmu
yang terkait dengan: dasar
enjiniring, metode penyelesaian
masalah, serta desain dan
perancangan
KURANG mendapatkan
ilmu yang terkait dengan:
praktek bisnis, keselamatan
dan kesehatan kerja, serta
etika profesi
25.
(a) Etika kemanfaatanumum (utilitarianism ethics) Setiap
langkah/tindakan yangmenghasilkanmanfaat
• terbesar baikepentinganumumharusdipilihdandijadikan motivasi
utama.
(b) Etika kewajiban (dutyethics)
• Setiapsisemharusmengakomodasikanhal-halyangwajib berupa
nilaimoralyangharusditaatiseperti jangan berbohong, jangan
mencuri,harusjujur dll.
• Etikasadar lingkungan(environmentalethics)
•Etikayangberkembang padaabad 20 yangmengajak masyarakat
untuk berfikir dan bertindak dengankonsep masyarakatmoderen
yangsensitifdengan kondisi lingkungannya.
Tidak hanyapadanilai moral untuk kemanusiaansajaTAPI
melibatkan «natural resources ; flora, fauna)yangperlu dilindungi,
dijagadandirawat.
ETIKET (Etiquette)
• Penghormatankepada masyarakat pengguna
HUKUM (Law)
• Jelas aturan dan sangsinya
MORAL (Morals)
• Perilaku yang diterima secara umum berdasar
agama/budaya
ETIKA (Ethics)
• Gambaran dari keseluruhan yang ada di atas
Dasar Perilaku Engineers (menghindari
konfik)
31.
Etiket (Etiquette)
• Adabperilaku dan sopan santun saat
berinteraksi dengan sesama, dalam
konteks sosial kemasyarakatan
• Tata cara makan, dress codes, pengaturan
posisi duduk, ladies first, dan lain-
lainnya
• Pelanggaran etiket tidak menyebabkan
masuk penjara, tetapi dapat me”lukai”
profesionalisme
32.
Hukum (Laws)
• Suatusistem aturan dan hukuman yang
terdefinisi dengan jelas untuk memelihara
keamanan dan keteraturan dalam
masyarakat
• Dibuat/disusun oleh penguasa,
masyarakat atau adat
• Pelanggaran akan mendapat hukuman
sampai ke penjara
• Semua manusia sama kedudukannya
dalam hukum dan berhak memperoleh
perlakuan hukum yang sama sebagaimana
diatur dalam konstitusi
33.
Moral (Morals)
• Normaindividu yang terkait dengan
perilaku salah atau benar, serta baik atau
buruk berdasarkan latar belakang
kehidupan, keyakinan agama serta
pengaruh lingkungan
• Budaya atau agama: judi, sabung ayam,
minum alkohol, mabuk, merokok, dan
lain-lain
• Kontraversi terkait isu moral, misalnya:
perawatan kesehatan adalah hak setiap orang, atau aborsi demi
menyelamatkan sang ibu
34.
Etika (Ethics)
• Suatukode atau sistem norma yang
mendefinisikan perilaku moral pada kelompok
masyarakat tertentu
• Etika adalah studi terkait moralitas dalam
segala tindakan atau tingkah laku manusia
• Etika profesi memberi arah bagi dilakukannya
tindakan/kegiatan profesional
• Kebanyakan masyarakat profesi memiliki kode
etik