*
•Kriya berasal dari kata “Kr” (bahasa Sanskerta)
yang berarti ‘mengerjakan’, dari akar kata tersebut
kemudian menjadi karya, kriya dan kerja.
•Dalam arti khusus adalah mengerjakan sesuatu
untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai
seni.
•Secara harfiah kriya berarti keranjinan atau dalam
bahasa inggris disebut craft. Seni kriya adalah
cabang seni rupa yang sangat memerlukan keahlian
kekriyaan (craftmanship) yang tinggi.
*Ada tiga kategori fungsi seni, yaitu fungsi
personal, fungsi sosial dan fungsi fisik. Fungsi
personal adalah bekaitan dengan pemenuhan
kepuasan jiwa pribadi dan individu; fungsi
sosial berhubungan dengan tujuan-tujuan
sosial,ekonomi, politik, budaya dan
kepercayaan; sedangkan fungsi fisik berurusan
dengan pemenuhan kebutuhan praktis. Dalam
perwujudannya, ketiga fungsi tersebut saling
bersinergi, sebagai satu kesatuan yang utuh
dan padu.
*
Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya
terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
Utility
yaitu aspek kegunaan
Security
yaitu jaminan tentang keamanan orang yang menggunakan barang-
barang itu.
Comfortable
yaitu enaknya barang digunakan. Barang yang enak digunakan disebut
barang terap. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai
praktis yang tinggi.
*
1.Sebagai benda pakai, adalah seni kriya yang diciptakan
mengutamakan fungsinya, adapun unsur keindahannya hanyalah
sebagai pendukung.
2.Sebagai benda hias, yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda
pajangan atau hiasan. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan
daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya.
3.Sebagai benda mainan, adalah seni kriya yang dibuat untuk
digunakan sebagai alat permainan.
*Kayu
*Logam
*Tekstil
*Keramik
*Kulit
*Anyam
*Seni Kriya kayu adalah salah satu jenis kriya
dalam pekerjaannya membuat benda selalu
menggabungkan antara nilai fungsi dan hias
dengan menggunakan sebuah bahan kayu.
Dalam seni kriya kayu, terdapat suatu
pekerjaan dengan tingkat dasar atau tingkat
permulaan. Kayu sangat banyak dimanfaatkan
dalam suatu pembuatan berbagai benda
kerajinan
*
1. Jati
2. Mahoni
3. Sonokeling
4. Suren
5. Sungkai
6. Bangkirai
7. Keruing
8. Bayur dll
*
*Alat pokok: Pisau, gunting, gergaji, pahat (kuku kekar,
kuku miring, pengupas, miring)
*Alat Pembantu :
1.Alat pengukur (Mistar, meteran)
2. Alat ukur sudut (busur derajat, siku-siku, jangka)
3. Alat penanda ( pensil, penggores, perusut, palu,
kakaktua, obeng)
*
*Teknik Kerja Bangku Dan Kerja Mesin
*Teknik Kerja Bubut
*Teknik Kerja Ukir
*Teknik Kerja Raut
*Teknik Kerja Sekrol
*Teknik Kerja Parquetry Dan Inlay
PRODUK KRIYA KAYU
*Sarung senjata tajam, tongkat, dan keperluan
lain
*Alat musik seperti rebana, gendang, gitar, dll
*Kursi, Almari, rak, dll
*Kereta, gerobak, dll
*Cobek, piring, lesung, dll
*
*Seni kriya logam ialah salah satu
jenis seni kriya yang mengolah suatu
logam menjadi berbagai macam
benda kerajinan.
*Teknik-teknik
Adapun teknik-teknik yang biasa dipakai pada
kriya logam yaitu dengan teknik : Ketok, las, cor, dan
patri.
Hasil karya kriya logam antara lain: perhiasan, pedang,
pisau
*Bahan kriya logam:
1. Aluminium 2. Baja 3. Besi
4. Emas 5. Kuningan/Loyang 6. Monel
7. Perak 8. Perunggu 9. Pewter
10. Platina 11. Seng 12. Stainless
13. Tembaga 14. Timah Putih
*
*Kriya tekstil adalah kerajinan yang dibuat
menggunakan bahan tekstil seperti kain.
*Alat dan bahan kriya tekstil: mesin jahit,
jarum, gunting, penggaris, pensil, kain batik
dan kain tenun.
*Teknik kriya tekstil tenun, batik, jahit
*Hasil kriya batik dapat berupa kain batik, baju,
tirai dan lain-lain.
*
*Seni kerajinan keramik, adalah kerajinan
yang menggunakan bahan baku dari tanah
liat yang melalui proses sedemikian rupa
(dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan
glasir) sehingga menghasilkan barang atau
benda pakai dan benda hias yang indah.
*Teknik dalam pembuatan kria keramik
antara lain dipijit, butsir, pilin,
pembakaran dan glasir
*Contohnya: gerabah, piring dan lain-lain.
*
Alat
*Alat Pembentukan dengan tangan
*Alat Pembentukan dengan Putaran
*Alat Pembentukan dengan cetakan
*Alat Pembakaran Keramik
*Alat Pengglasiran
Bahan
*Bahan
*Tanah liat
*
PENGERTIAN KRIYA KULIT
*Kriya kulit ialahsuatu ilmu yang mempelajari
cara-cara kerja pembuatan benda yang
mempunyai nilai fungsional maupun hias dengan
menggunakan bahan kulit
*Dalam kriya kulit, yang dimaksud dengan kulit
ini adalah kulit hewan, bukan kulit tumbuhan
atau kulit manusia
Bahan Kriya Kulit:
*1. Kulit binatang ternak
*2. Kulit Reptil
*3. Kulit Ikan
*
*Tenda, pakaian, pelana, sarung senjata tajam
dan keperluan lain
*Pakaian, seperti baju, ikat pinggang,
pembungkus kaki, terompoh, perisai, topi,
sarung senjata sampai kelengkapan perang
*Tempat air, tempat anggur, tempat minyak,
tas, kopor, dan peti
*Alat musik seperti rebana, gendang
*jok mobil,
*
*
*Dalam bahasa sehari-hari kata desain sering di
artikan sebagai sebuah perancangan, rencana
atau gagasan.
*Kata “Desain” yang sebenarnya merupakan
kata baru yang
*merupakan peng-Indonesia-an dari kata design
(bahasa Inggris) tetap dipertahankan
*Pengertian desain dapat dilihat dari berbagai
sudut pandang dan konteksnya. Desain dapat
juga diartikan sebagai suatu kreasi seniman
untuk memenuhi kebutuhan tertentu dan cara
tertentu pula. Desain juga dapat merupakan
pemecahan masalah dengan suatu target yang
jelas (Archer, 1965). Sedangkan menurut
Alexander (1963) desain merupakan temuan
unsur fisik yang paling objektif. Atau desain
merupakan tindakan dan inisiatif untuk
merubah karya manusia (Jones, 1970).
*Jika istilah ‘desain’ maknanya adalah ‘rencana’, maka
‘rencana’ adalah bendanya (benda yang dihasilkan dalam
proses perencanaan). Kegiatannya disebut’ merencana’ atau
‘mencananakan’. Pelaksananya disebut ‘perencana’,
sedangkan segala sesuatu yang berkaitan erat dengan proses
pelaksanaan pembuatan suatu rencana, disebut
‘perencanaan’. Jadi kata ‘mendisain’ mempunyai pengertian
yang secara umum setara dengan ‘merencana, merancang,
rancang bangun, atau merekayasa, yang artinya setara
dengan istilah ‘to design’ atau ‘designing’ (Bahasa Inggris).
Istilah mendesain mempunyai makna: ‘melakukan kegiatan/
aktivitas/proses untuk menghasilkan suatu desain (Palgunadi,
2007).
*Berdasarkan definisi tersebut diatas, jelas
bahwa desain tidak semata-mata rancangan
diatas kertas, tetapi juga proses secara
keseluruhan sampai karya tersebut terwujud
dan memilki nilai
*Dengan demikian seorang desainer harus
memiliki kemampauan dan pengetahuan
sekaligus pengalaman ketiga disiplin ilmu
tersebut agar menghasilkan desain yang
berkualitas
*Desain: Rancangan, konsep, gagasan, ide
dengan tujuan memberi nilai estetis yang
disampaikan secara komunikasi, persuasi,
filosofi yang mengharapkan imbal balik
(tertarik, datang, melihat, membeli)
*Produk : Suatu hasil dari sebuah proses
kegiatan atau aktivitas tenaga kerja baik
berupa barang atau jasa, yang biasanya
diperjualbelikan.
*
*Titik
*Garis
*Bentuk
*Bidang
*Warna
*Tekstur
*
Ada dua pendekatan dasar untuk menyeimbangkan.
a. Keseimbangan simetris yang merupakan susunan dari
elemen agar merata ke kiri dan ke kanan dari pusat.
Simetris bisa menjadi kekuatan dan stabilitas
b. Keseimbangan asimetris yang merupakan pengaturan
yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap sisi
halaman. Warna, nilai, ukuran, bentuk, dan tekstur dapat
digunakan sebagai unsur balancing.
Asimetris dapat menyiratkan kontras, berbagai gerakan,
mengejutkan dll.
*
2. PENEKANAN
Penekanan mendapat perhatian pertama, (center of interest),
tata letak objek bagian yang penting dibuat supaya menarik
perhatian orang. Umumnya Objek dibuat, yang salah satu
unsurnya berbeda dari yang lainnya.
3. IRAMA
Rhythm / Irama adalah pola berulang yang dibuat oleh unsur-
unsur yang berbeda-beda.
Pengulangan (mengulangi unsur serupa dalam cara yang
konsisten) dan variasi (perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi
atau elemen) adalah kunci untuk visual ritme.
*
Kesatuan membantu semua elemen seperti milik
mereka bersama.
Menyatukan elemen elemen oleh kelompok yang
saling berdekatan sehingga terlihat seperti milik
mereka. Ulangi warna, bentuk, dan tekstur.
*
*Lingkup desain produk dapat dikatakan hampir tidak
terbatas, melingkupi semua aspek yang
memungkinkan untuk dipecahkan oleh profesi/
kompetensi ini. Namun demikian jika mengacu pada
perkembangan internasional , terdapat wilayah
profesi yang tegas terdiri atas desain produk, desain
grafis, dan desain interior. Wilayah desain yang
disebutkan ini wilayah desain yang diletakkan pada
bidang seni rupa. Berdasarkan pembagian wilayah
desain tersebut, desain produk merupakan salah
satu dari wilayah desain yang ada.
*Desain produk merupakan terjemahan dari Industrial
Design. Sebagian para ahli menerjemahkan Industrial
Design dengan desain produk.
*Dalam perkembangan selanjutnya profesi ini terbagi
atas beberapa kelompok kompetensi (mungkin juga
dapat berkembang sejalan dengan perkembangan
jaman), yaitu:
a. Desain produk peralatan
b. Desain perkakas lingkungan
c. Desain alat transportasi
d. Desain produk kerajinan (Kriya)
*
*Desain dalam proses ini adalah membuat
rencana gambar baik bentuk, hiasan,
konstruksi, bahan yang dibutuhkan, teknik
pembuatan kriya dan penentuan harga jualnya.
Lebih lengkap jika direncanakan pula dengan
bentuk pengepakannya.
*Desain produk kerajinan merupakan salah satu lingkup desain
produk yang mengkhususkan diri dalam pembuatan desain
produk kerajinan. Kata ‘kerajinan’, dalam istilah bahasa
Inggris disebut ‘craft’, sedang dalam istilah Bahasa Indonesia
disebut ‘kria’, atau ‘kriya’ dalam bahasa Jawa, yang berarti:
pekerjaan, hasil pekerjaan, hasil pekerjaan tangan, keahlian,
suatu benda (bisa juga berarti produk) yang dihasilkan dari
ketrampilan pekerjaan tangan dan dilandasi oleh kehalusan
rasa. (Palgunadi, 2007).
*Istilah craft berarti keahlian, keprigelan, kebisaan. Dekat
dengan istilah ini dalam Bahasa Inggris dikenal istilah
‘craftman’, yang artinya: tukang, ahli, juru, orang yang
mempunyai ketrampilan, ahli. Istilah lain yang dekat adalah
‘craftmanship’, yang artinya: keahlian, ketrampilan.
*Desain produk kerajinan merupakan desain yang berbasis kria,
merupakan terjemahan dari istilah ‘craft design’ dan dapat
didefinisikan sebagai suatu karya desain yang dilandasi
(berbasis) prinsip-prinsip kria (craft) dalam proses
realisasinya.
Benda/produk hasil desain produk kerajinan umumnya lebih
menitikberatkan pada nilai-nilai keunikan (uniqueness),
estetika (keindahan), seni (art), khusus, khas, dan kehalusan
rasa sebagai unsur dasar. Sementara dalam pemenuhan
fungsinya lebuh menekankan pada pemenuhan fungsi pakai
yang lebih bersifat fisik (fisiologis), misalnya: benda-benda
pakai, perhiasan, furnitur, sandang, dan sebagainya.
Pemenuhan atas fungsi yang bersifat nonfisik bisa dikatakan
relatif kecil.
*

DESAIN PRODUK kriya.pptx

  • 2.
    * •Kriya berasal darikata “Kr” (bahasa Sanskerta) yang berarti ‘mengerjakan’, dari akar kata tersebut kemudian menjadi karya, kriya dan kerja. •Dalam arti khusus adalah mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai seni. •Secara harfiah kriya berarti keranjinan atau dalam bahasa inggris disebut craft. Seni kriya adalah cabang seni rupa yang sangat memerlukan keahlian kekriyaan (craftmanship) yang tinggi.
  • 3.
    *Ada tiga kategorifungsi seni, yaitu fungsi personal, fungsi sosial dan fungsi fisik. Fungsi personal adalah bekaitan dengan pemenuhan kepuasan jiwa pribadi dan individu; fungsi sosial berhubungan dengan tujuan-tujuan sosial,ekonomi, politik, budaya dan kepercayaan; sedangkan fungsi fisik berurusan dengan pemenuhan kebutuhan praktis. Dalam perwujudannya, ketiga fungsi tersebut saling bersinergi, sebagai satu kesatuan yang utuh dan padu.
  • 4.
    * Seni kriya mengutamakanterapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut: Utility yaitu aspek kegunaan Security yaitu jaminan tentang keamanan orang yang menggunakan barang- barang itu. Comfortable yaitu enaknya barang digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
  • 5.
    * 1.Sebagai benda pakai,adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung. 2.Sebagai benda hias, yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya. 3.Sebagai benda mainan, adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan.
  • 6.
  • 7.
    *Seni Kriya kayuadalah salah satu jenis kriya dalam pekerjaannya membuat benda selalu menggabungkan antara nilai fungsi dan hias dengan menggunakan sebuah bahan kayu. Dalam seni kriya kayu, terdapat suatu pekerjaan dengan tingkat dasar atau tingkat permulaan. Kayu sangat banyak dimanfaatkan dalam suatu pembuatan berbagai benda kerajinan
  • 8.
    * 1. Jati 2. Mahoni 3.Sonokeling 4. Suren 5. Sungkai 6. Bangkirai 7. Keruing 8. Bayur dll
  • 9.
    * *Alat pokok: Pisau,gunting, gergaji, pahat (kuku kekar, kuku miring, pengupas, miring) *Alat Pembantu : 1.Alat pengukur (Mistar, meteran) 2. Alat ukur sudut (busur derajat, siku-siku, jangka) 3. Alat penanda ( pensil, penggores, perusut, palu, kakaktua, obeng)
  • 10.
    * *Teknik Kerja BangkuDan Kerja Mesin *Teknik Kerja Bubut *Teknik Kerja Ukir *Teknik Kerja Raut *Teknik Kerja Sekrol *Teknik Kerja Parquetry Dan Inlay
  • 11.
    PRODUK KRIYA KAYU *Sarungsenjata tajam, tongkat, dan keperluan lain *Alat musik seperti rebana, gendang, gitar, dll *Kursi, Almari, rak, dll *Kereta, gerobak, dll *Cobek, piring, lesung, dll
  • 12.
    * *Seni kriya logamialah salah satu jenis seni kriya yang mengolah suatu logam menjadi berbagai macam benda kerajinan.
  • 13.
    *Teknik-teknik Adapun teknik-teknik yangbiasa dipakai pada kriya logam yaitu dengan teknik : Ketok, las, cor, dan patri. Hasil karya kriya logam antara lain: perhiasan, pedang, pisau *Bahan kriya logam: 1. Aluminium 2. Baja 3. Besi 4. Emas 5. Kuningan/Loyang 6. Monel 7. Perak 8. Perunggu 9. Pewter 10. Platina 11. Seng 12. Stainless 13. Tembaga 14. Timah Putih
  • 14.
    * *Kriya tekstil adalahkerajinan yang dibuat menggunakan bahan tekstil seperti kain. *Alat dan bahan kriya tekstil: mesin jahit, jarum, gunting, penggaris, pensil, kain batik dan kain tenun. *Teknik kriya tekstil tenun, batik, jahit *Hasil kriya batik dapat berupa kain batik, baju, tirai dan lain-lain.
  • 15.
    * *Seni kerajinan keramik,adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. *Teknik dalam pembuatan kria keramik antara lain dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir *Contohnya: gerabah, piring dan lain-lain.
  • 16.
    * Alat *Alat Pembentukan dengantangan *Alat Pembentukan dengan Putaran *Alat Pembentukan dengan cetakan *Alat Pembakaran Keramik *Alat Pengglasiran Bahan *Bahan *Tanah liat
  • 17.
    * PENGERTIAN KRIYA KULIT *Kriyakulit ialahsuatu ilmu yang mempelajari cara-cara kerja pembuatan benda yang mempunyai nilai fungsional maupun hias dengan menggunakan bahan kulit *Dalam kriya kulit, yang dimaksud dengan kulit ini adalah kulit hewan, bukan kulit tumbuhan atau kulit manusia Bahan Kriya Kulit: *1. Kulit binatang ternak *2. Kulit Reptil *3. Kulit Ikan
  • 18.
    * *Tenda, pakaian, pelana,sarung senjata tajam dan keperluan lain *Pakaian, seperti baju, ikat pinggang, pembungkus kaki, terompoh, perisai, topi, sarung senjata sampai kelengkapan perang *Tempat air, tempat anggur, tempat minyak, tas, kopor, dan peti *Alat musik seperti rebana, gendang *jok mobil,
  • 19.
  • 20.
    * *Dalam bahasa sehari-harikata desain sering di artikan sebagai sebuah perancangan, rencana atau gagasan. *Kata “Desain” yang sebenarnya merupakan kata baru yang *merupakan peng-Indonesia-an dari kata design (bahasa Inggris) tetap dipertahankan
  • 21.
    *Pengertian desain dapatdilihat dari berbagai sudut pandang dan konteksnya. Desain dapat juga diartikan sebagai suatu kreasi seniman untuk memenuhi kebutuhan tertentu dan cara tertentu pula. Desain juga dapat merupakan pemecahan masalah dengan suatu target yang jelas (Archer, 1965). Sedangkan menurut Alexander (1963) desain merupakan temuan unsur fisik yang paling objektif. Atau desain merupakan tindakan dan inisiatif untuk merubah karya manusia (Jones, 1970).
  • 22.
    *Jika istilah ‘desain’maknanya adalah ‘rencana’, maka ‘rencana’ adalah bendanya (benda yang dihasilkan dalam proses perencanaan). Kegiatannya disebut’ merencana’ atau ‘mencananakan’. Pelaksananya disebut ‘perencana’, sedangkan segala sesuatu yang berkaitan erat dengan proses pelaksanaan pembuatan suatu rencana, disebut ‘perencanaan’. Jadi kata ‘mendisain’ mempunyai pengertian yang secara umum setara dengan ‘merencana, merancang, rancang bangun, atau merekayasa, yang artinya setara dengan istilah ‘to design’ atau ‘designing’ (Bahasa Inggris). Istilah mendesain mempunyai makna: ‘melakukan kegiatan/ aktivitas/proses untuk menghasilkan suatu desain (Palgunadi, 2007).
  • 23.
    *Berdasarkan definisi tersebutdiatas, jelas bahwa desain tidak semata-mata rancangan diatas kertas, tetapi juga proses secara keseluruhan sampai karya tersebut terwujud dan memilki nilai *Dengan demikian seorang desainer harus memiliki kemampauan dan pengetahuan sekaligus pengalaman ketiga disiplin ilmu tersebut agar menghasilkan desain yang berkualitas
  • 24.
    *Desain: Rancangan, konsep,gagasan, ide dengan tujuan memberi nilai estetis yang disampaikan secara komunikasi, persuasi, filosofi yang mengharapkan imbal balik (tertarik, datang, melihat, membeli) *Produk : Suatu hasil dari sebuah proses kegiatan atau aktivitas tenaga kerja baik berupa barang atau jasa, yang biasanya diperjualbelikan.
  • 25.
  • 26.
  • 27.
    Ada dua pendekatandasar untuk menyeimbangkan. a. Keseimbangan simetris yang merupakan susunan dari elemen agar merata ke kiri dan ke kanan dari pusat. Simetris bisa menjadi kekuatan dan stabilitas b. Keseimbangan asimetris yang merupakan pengaturan yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap sisi halaman. Warna, nilai, ukuran, bentuk, dan tekstur dapat digunakan sebagai unsur balancing. Asimetris dapat menyiratkan kontras, berbagai gerakan, mengejutkan dll. *
  • 28.
    2. PENEKANAN Penekanan mendapatperhatian pertama, (center of interest), tata letak objek bagian yang penting dibuat supaya menarik perhatian orang. Umumnya Objek dibuat, yang salah satu unsurnya berbeda dari yang lainnya. 3. IRAMA Rhythm / Irama adalah pola berulang yang dibuat oleh unsur- unsur yang berbeda-beda. Pengulangan (mengulangi unsur serupa dalam cara yang konsisten) dan variasi (perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi atau elemen) adalah kunci untuk visual ritme.
  • 29.
    * Kesatuan membantu semuaelemen seperti milik mereka bersama. Menyatukan elemen elemen oleh kelompok yang saling berdekatan sehingga terlihat seperti milik mereka. Ulangi warna, bentuk, dan tekstur.
  • 30.
    * *Lingkup desain produkdapat dikatakan hampir tidak terbatas, melingkupi semua aspek yang memungkinkan untuk dipecahkan oleh profesi/ kompetensi ini. Namun demikian jika mengacu pada perkembangan internasional , terdapat wilayah profesi yang tegas terdiri atas desain produk, desain grafis, dan desain interior. Wilayah desain yang disebutkan ini wilayah desain yang diletakkan pada bidang seni rupa. Berdasarkan pembagian wilayah desain tersebut, desain produk merupakan salah satu dari wilayah desain yang ada.
  • 31.
    *Desain produk merupakanterjemahan dari Industrial Design. Sebagian para ahli menerjemahkan Industrial Design dengan desain produk. *Dalam perkembangan selanjutnya profesi ini terbagi atas beberapa kelompok kompetensi (mungkin juga dapat berkembang sejalan dengan perkembangan jaman), yaitu: a. Desain produk peralatan b. Desain perkakas lingkungan c. Desain alat transportasi d. Desain produk kerajinan (Kriya)
  • 32.
    * *Desain dalam prosesini adalah membuat rencana gambar baik bentuk, hiasan, konstruksi, bahan yang dibutuhkan, teknik pembuatan kriya dan penentuan harga jualnya. Lebih lengkap jika direncanakan pula dengan bentuk pengepakannya.
  • 33.
    *Desain produk kerajinanmerupakan salah satu lingkup desain produk yang mengkhususkan diri dalam pembuatan desain produk kerajinan. Kata ‘kerajinan’, dalam istilah bahasa Inggris disebut ‘craft’, sedang dalam istilah Bahasa Indonesia disebut ‘kria’, atau ‘kriya’ dalam bahasa Jawa, yang berarti: pekerjaan, hasil pekerjaan, hasil pekerjaan tangan, keahlian, suatu benda (bisa juga berarti produk) yang dihasilkan dari ketrampilan pekerjaan tangan dan dilandasi oleh kehalusan rasa. (Palgunadi, 2007).
  • 34.
    *Istilah craft berartikeahlian, keprigelan, kebisaan. Dekat dengan istilah ini dalam Bahasa Inggris dikenal istilah ‘craftman’, yang artinya: tukang, ahli, juru, orang yang mempunyai ketrampilan, ahli. Istilah lain yang dekat adalah ‘craftmanship’, yang artinya: keahlian, ketrampilan. *Desain produk kerajinan merupakan desain yang berbasis kria, merupakan terjemahan dari istilah ‘craft design’ dan dapat didefinisikan sebagai suatu karya desain yang dilandasi (berbasis) prinsip-prinsip kria (craft) dalam proses realisasinya.
  • 35.
    Benda/produk hasil desainproduk kerajinan umumnya lebih menitikberatkan pada nilai-nilai keunikan (uniqueness), estetika (keindahan), seni (art), khusus, khas, dan kehalusan rasa sebagai unsur dasar. Sementara dalam pemenuhan fungsinya lebuh menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih bersifat fisik (fisiologis), misalnya: benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, sandang, dan sebagainya. Pemenuhan atas fungsi yang bersifat nonfisik bisa dikatakan relatif kecil.
  • 36.