KONSELING WULIDA AZMIYYA EL-
RIFQIYA, M.PSI,Psikolog
PENGERTIAN KONSELING
Konseling merupakan salah satu teknik bimbingan proses pemberian
bantuan melalui wawancara dalam serangkaian pertemuan langsung dan
tatap muka agar memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap
dirinya, mampu memecahkan masalah yang di hadapinya dan
mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal, sehingga ia dapat
mencapai kebahagiaan pribadi dan kematangan sosial.
PRINSIP – PRINSIP DALAM
KONSELING
Prinsip sasaran pelayanan
➢ konseling melayani semua individu tanpa memandang umur, jenis
kelamin, suku, agama dan status sosial ekonomi
➢Konseling berurusan dengan pribadi dan tingkah laku individu yang
unik dan dinamis
➢Konseling memperhatikan sepenuhnya tahap-tahap dan berbagai
aspek perkembangan individu
➢Konseling memberikan perhatian yang utama kepeda perbedaan
individual yang menjadi orientasi pokok pelayanannya.
PRINSIP BERKENAAN
PERMASALAHAN INDIVIDU
➢konseling berurusan dengan hal-hal yang menyangkut pengaruh kondisi
mental/fisik individu terhadap Penyesesuaian dirinya di rumah, di sekolah
serta dalam kaitannya dengan kontak sosial dan pekerjaan dan sebaliknya
pengaruh lingkungan terhadap kondisi mental dan fisik individu
➢Kesenjangan sosial, ekonomi, dan kebudayaan merupakan faktor
timbulnya masalah pada individu yang kesemuanya menjadi perhatian
utama pelayanan konseling.
PRINSIP BERKENAAN
PELAKSANAAN PELAYANAN
➢Konseling merupakan bagian intergral dari upaya pendidikan dan
pengembangan
➢Konseling harus fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan individu,
masyarakat dan kondisi keluarga
➢Konseling disusun secara berkelanjutan dari jenjang pendidikan
terendah sampai tertinggi
PRINSIP BERKENAAN TUJUAN
DAN PELAKSANAAN PELAYANAN
➢Konseling harus diarahkan untuk pengembangan individu yang akhirnya mampu
membimbing diri sendiri dalam menghadapi permasalahan
➢Dalam proses konseling keputusan diambil dan dilakukan oleh individu, hendaknya
atas kemauan individu itu sendiri bukan karena kemauan atau desakan dari
konselor/pihak lain
➢Permasalahan individu harus ditangani oleh tenaga ahli dalam bidang yang relevan
dengan permasalahan yang dihadapi
➢Kerjasama dengan pihak lain untuk menentukan hasil pelayanan bimbingan
➢Pengembangan program konseling dapat dilihat dari hasil pengukuran dan penilaian
individu dalam proses pelayanan konseling itu sendiri
HAL YANG WAJIB DALAM
KONSELING
➢Menyatakan kepedulian/keprihatinan dan membentuk kebutuhan akan bantuan
konselor
➢Menyatakan kepedulian/keprihatinan dan membentuk hubungan klien sebagai upaya
menjalin kedekatan.
➢Melalui proses konseling diharapkan klien berkeinginan untuk semangat
menyelesaikan masalahnya
➢Proses konseling akan memberikan gambaran tentang tujuan mengikuti konseling
➢Keseriusan & kejujuran klien akan tampak, disini perlunya penjelasan dan pengertian
agar klien meyadari perlunya bantuan untuk menyelesaikan masalah dan klien mau
mengikuti setiap proses konseling
MEMBENTUK HUBUNGAN
➢Membangun hubungan yang bercirikan kepercayaan, keyakinan, dengan
didasari keterbukaan dan kejujuran atas semua pernyataan klien dan
konselor dalam proses konseling.
➢Pada proses ini diharapkan akan terjadi hubungan ketergantungan pada
konselor, yaitu bagaimana konselor dapat dijadikan sebagai pribadi yang
dijadikan contoh.
➢Ketika kepercayaan klien cukup besar terhadap konselor maka bantuan
akan mudah diberikan
➢Teknik yang bisa digunakan adalah keterampilan mendengarkan dan
memantulkan perasaan/ empati
TAHAPAN KONSELING
Ekplorasi kondisi klien
➢ Usaha konselor mengkondisikan keadaan klien dalam konseling,
atau berusaha mengadakan perubahan pada tingkah laku dan
perasaan klien
Identifikasi masalah klien
➢Mengadakan pendataan masalah dan mencari tahu latar belakang
terjadinya masalah
➢Identifikasi alternatif pemecahan masalah
➢Memberikan beberapa pilihan penyelesaian dan pemecahan
masalah diharapkan klien sendiri yang memilih
Pengujian dan penetapan alternatif pemecahan
➢Meminta klien untuk merealisasikan dari pilihan/keputusan yang
diambil
➢Evaluasi dari alternatif pemecahan masalah
➢Meninjau kembali pengujian alternatif pemecahan masalah yang
telah berhasil
Implementasi alternatif pemecahan
➢ Menganjurkan untuk mengerjakan dari salah satu pemecahan
masalah yang telah berhasil
MENILAI HASIL DAN
MENGAKHIRI KONSELING
➢Dari setiap langkah perlu diperhatikan sejauh mana tujuan konseling
yang telah di dapat.
➢Keputusan untuk mengakhiri konseling adalah usaha bersama antara
klien dan konselor
➢Walaupun konselor sebagai penentu proses konseling tapi bukan berarti
mengakhiri konseling sesuka hati dan mengakhiri konseling tanpa
persetujuan klien
KODE ETIK & TANGGUNG
JAWAB KONSELOR
➢Memelihara kerahasiaan klien
➢Menyadari tentang keterbatasan diri
➢Menghindari pertanyaan-pertanyaan yg tidak relevan
➢Perlakukan klien sebagaimana anda ingin di perlakukan
➢Menyadari adanya perbedaan individual dan kultural
TIPE RENTANG
WAKTU
MASALAH KONSELING YG BISA
DILAKUKAN
KRISIS Segera • Kecemasan akibat obat
• Cinta di tolak
• Dukungan pribadi
• Intervensi langsung
• Dukungan kadar tinggi
• Konseling individual
• Rujuk
FASILITATIF Bervariasi singkat
sampai jangka panjang
• Penempatan kerja
• Masalah akademik
• Penyesesuaian
perkawinan
• Konseling individual :
a. Pemantulan isi perasaan
b. Penginformasian
c. Penginterpretasian
d. Aktifas-aktifitas
pengarahan
PREVENTIF Jangka waktu terbatas • Pendidikan
• Kesadaran diri dan karir
• Kesadaran diri terhadap
rokok
• Pemberian informasi
• Referal keprogram sesuai
• Konseling individu
berdasarkan isi & Proses
program
DEVELOPMENTAL Kontinu (mencakup
seluruh jangka
kehidupan individu)
• Pengembangan citra diri
• Karir
• Menerima saat kematian
• Kamatian anggota
keluarga
• Membantu penegasan nilai2
• Mereviu pembuatan
keputusan
• Konseling individual
• Penyesuaian diri dgn
PROSES KONSELING
Individu yg butuh bantuan krn
ada hambatan dlm pemenuhan
kebutuhan
Sikap :
Konselor sbg helper, tulus, jujur,
menerima, fasilitatif, santun,
terbuka dan fleksibel
Kemampuan :
Pengetahuan luas,
membinahubungan komunikasi
yg baik, tanggap, empati,
menghargai, perhatian,
professional, konsentrasi dan
konfrontasi
PROSES KONSELING
Mengetahui, memahami,
menganalisa mengambil
keputusan
Puas , aman , nyaman, masalah
terpecahkan
Semangat, sehat, kualitas hidup
meningkat

Dasar-dasar Konseling yang dapat diterapkan

  • 1.
    KONSELING WULIDA AZMIYYAEL- RIFQIYA, M.PSI,Psikolog
  • 2.
    PENGERTIAN KONSELING Konseling merupakansalah satu teknik bimbingan proses pemberian bantuan melalui wawancara dalam serangkaian pertemuan langsung dan tatap muka agar memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap dirinya, mampu memecahkan masalah yang di hadapinya dan mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal, sehingga ia dapat mencapai kebahagiaan pribadi dan kematangan sosial.
  • 3.
    PRINSIP – PRINSIPDALAM KONSELING Prinsip sasaran pelayanan ➢ konseling melayani semua individu tanpa memandang umur, jenis kelamin, suku, agama dan status sosial ekonomi ➢Konseling berurusan dengan pribadi dan tingkah laku individu yang unik dan dinamis ➢Konseling memperhatikan sepenuhnya tahap-tahap dan berbagai aspek perkembangan individu ➢Konseling memberikan perhatian yang utama kepeda perbedaan individual yang menjadi orientasi pokok pelayanannya.
  • 4.
    PRINSIP BERKENAAN PERMASALAHAN INDIVIDU ➢konselingberurusan dengan hal-hal yang menyangkut pengaruh kondisi mental/fisik individu terhadap Penyesesuaian dirinya di rumah, di sekolah serta dalam kaitannya dengan kontak sosial dan pekerjaan dan sebaliknya pengaruh lingkungan terhadap kondisi mental dan fisik individu ➢Kesenjangan sosial, ekonomi, dan kebudayaan merupakan faktor timbulnya masalah pada individu yang kesemuanya menjadi perhatian utama pelayanan konseling.
  • 5.
    PRINSIP BERKENAAN PELAKSANAAN PELAYANAN ➢Konselingmerupakan bagian intergral dari upaya pendidikan dan pengembangan ➢Konseling harus fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan individu, masyarakat dan kondisi keluarga ➢Konseling disusun secara berkelanjutan dari jenjang pendidikan terendah sampai tertinggi
  • 6.
    PRINSIP BERKENAAN TUJUAN DANPELAKSANAAN PELAYANAN ➢Konseling harus diarahkan untuk pengembangan individu yang akhirnya mampu membimbing diri sendiri dalam menghadapi permasalahan ➢Dalam proses konseling keputusan diambil dan dilakukan oleh individu, hendaknya atas kemauan individu itu sendiri bukan karena kemauan atau desakan dari konselor/pihak lain ➢Permasalahan individu harus ditangani oleh tenaga ahli dalam bidang yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi ➢Kerjasama dengan pihak lain untuk menentukan hasil pelayanan bimbingan ➢Pengembangan program konseling dapat dilihat dari hasil pengukuran dan penilaian individu dalam proses pelayanan konseling itu sendiri
  • 7.
    HAL YANG WAJIBDALAM KONSELING ➢Menyatakan kepedulian/keprihatinan dan membentuk kebutuhan akan bantuan konselor ➢Menyatakan kepedulian/keprihatinan dan membentuk hubungan klien sebagai upaya menjalin kedekatan. ➢Melalui proses konseling diharapkan klien berkeinginan untuk semangat menyelesaikan masalahnya ➢Proses konseling akan memberikan gambaran tentang tujuan mengikuti konseling ➢Keseriusan & kejujuran klien akan tampak, disini perlunya penjelasan dan pengertian agar klien meyadari perlunya bantuan untuk menyelesaikan masalah dan klien mau mengikuti setiap proses konseling
  • 8.
    MEMBENTUK HUBUNGAN ➢Membangun hubunganyang bercirikan kepercayaan, keyakinan, dengan didasari keterbukaan dan kejujuran atas semua pernyataan klien dan konselor dalam proses konseling. ➢Pada proses ini diharapkan akan terjadi hubungan ketergantungan pada konselor, yaitu bagaimana konselor dapat dijadikan sebagai pribadi yang dijadikan contoh. ➢Ketika kepercayaan klien cukup besar terhadap konselor maka bantuan akan mudah diberikan ➢Teknik yang bisa digunakan adalah keterampilan mendengarkan dan memantulkan perasaan/ empati
  • 9.
    TAHAPAN KONSELING Ekplorasi kondisiklien ➢ Usaha konselor mengkondisikan keadaan klien dalam konseling, atau berusaha mengadakan perubahan pada tingkah laku dan perasaan klien Identifikasi masalah klien ➢Mengadakan pendataan masalah dan mencari tahu latar belakang terjadinya masalah ➢Identifikasi alternatif pemecahan masalah ➢Memberikan beberapa pilihan penyelesaian dan pemecahan masalah diharapkan klien sendiri yang memilih
  • 10.
    Pengujian dan penetapanalternatif pemecahan ➢Meminta klien untuk merealisasikan dari pilihan/keputusan yang diambil ➢Evaluasi dari alternatif pemecahan masalah ➢Meninjau kembali pengujian alternatif pemecahan masalah yang telah berhasil Implementasi alternatif pemecahan ➢ Menganjurkan untuk mengerjakan dari salah satu pemecahan masalah yang telah berhasil
  • 11.
    MENILAI HASIL DAN MENGAKHIRIKONSELING ➢Dari setiap langkah perlu diperhatikan sejauh mana tujuan konseling yang telah di dapat. ➢Keputusan untuk mengakhiri konseling adalah usaha bersama antara klien dan konselor ➢Walaupun konselor sebagai penentu proses konseling tapi bukan berarti mengakhiri konseling sesuka hati dan mengakhiri konseling tanpa persetujuan klien
  • 12.
    KODE ETIK &TANGGUNG JAWAB KONSELOR ➢Memelihara kerahasiaan klien ➢Menyadari tentang keterbatasan diri ➢Menghindari pertanyaan-pertanyaan yg tidak relevan ➢Perlakukan klien sebagaimana anda ingin di perlakukan ➢Menyadari adanya perbedaan individual dan kultural
  • 13.
    TIPE RENTANG WAKTU MASALAH KONSELINGYG BISA DILAKUKAN KRISIS Segera • Kecemasan akibat obat • Cinta di tolak • Dukungan pribadi • Intervensi langsung • Dukungan kadar tinggi • Konseling individual • Rujuk FASILITATIF Bervariasi singkat sampai jangka panjang • Penempatan kerja • Masalah akademik • Penyesesuaian perkawinan • Konseling individual : a. Pemantulan isi perasaan b. Penginformasian c. Penginterpretasian d. Aktifas-aktifitas pengarahan PREVENTIF Jangka waktu terbatas • Pendidikan • Kesadaran diri dan karir • Kesadaran diri terhadap rokok • Pemberian informasi • Referal keprogram sesuai • Konseling individu berdasarkan isi & Proses program DEVELOPMENTAL Kontinu (mencakup seluruh jangka kehidupan individu) • Pengembangan citra diri • Karir • Menerima saat kematian • Kamatian anggota keluarga • Membantu penegasan nilai2 • Mereviu pembuatan keputusan • Konseling individual • Penyesuaian diri dgn
  • 14.
    PROSES KONSELING Individu ygbutuh bantuan krn ada hambatan dlm pemenuhan kebutuhan Sikap : Konselor sbg helper, tulus, jujur, menerima, fasilitatif, santun, terbuka dan fleksibel Kemampuan : Pengetahuan luas, membinahubungan komunikasi yg baik, tanggap, empati, menghargai, perhatian, professional, konsentrasi dan konfrontasi PROSES KONSELING Mengetahui, memahami, menganalisa mengambil keputusan Puas , aman , nyaman, masalah terpecahkan Semangat, sehat, kualitas hidup meningkat