Dokumen ini membahas tentang upaya Britania Raya untuk menguasai negeri-negeri Melayu Utara sebagai benteng keamanan, termasuk menandatangani perjanjian dengan Siam dan menekan para sultan agar menerima penasihat Britania. Johor berhasil memperlambat campur tangan Britania melalui modernisasi di bawah pimpinan Sultan Abu Bakar, meskipun akhirnya Britania mulai mengambil alih urusan luar Johor.