CAHAYA DAN ALAT OPTIK
Cahaya adalah suatu energi yang berupa
gelombang elektromagnetik. Cahaya tidak
memiliki wujud dan tidak bisa disentuh,
namun cahaya bisa kita lihat. Cahaya
yang dapat dilihat oleh mata manusia
disebut dengan cahaya tampak.
SIFAT-SIFAT CAHAYA
Merambat lurus
1
Mengalami pemantulan
(Refleksi)
2 Pemantulan teratur
(Specular Reflection)
Pemantulan tidak
teratur/baur (Diffuse
Reflection)
Cahaya datang pada
permukaan rata
Cahaya memantul
pada permukaan rata
Cahaya memantul
pada permukaan tidak
rata
Hukum Snellius I pada Pemantulan Cahaya
Sinar datang
(Incident Ray)
Sinar pantul
(Reflection Ray)
Garis Normal
Sinar Datang, Sinar Pantul dan Garis Normal
(Khayal) terletak pada satu bidang datar.
Hukum Snellius II pada Pemantulan Cahaya
Sinar datang
(Incident Ray)
Sinar pantul
(Reflection Ray)
Garis Normal
Sudut datang (i) = Sudut pantul (r)
i r
Sudut datang (i):
Sudut yang
terbentuk antara
sinar datang
dengan garis normal
Sudut pantul (r):
Sudut yang
terbentuk antara
sinar pantul dengan
garis normal
Contoh soal Hukum Snellius II
60° 100°
Mengalami
pembiasan(Refraksi)
3
Pembiasan adalah
peristiwa perubahan
arah cahaya
(pembelokan) karena
adanya perbedaan
medium.
Kenapa perbedaan
medium dapat
menyebabkan
pembiasan?
Hukum Snellius pada Pembiasan Cahaya
Udara: kerapatan
rendah
Air: kerapatan tinggi
Sinar datang
Sinar bias
Sudut datang
i
r
Sudut bias
Sinar bias dibelokkan
mendekati garis normal
Hukum Snellius pada Pembiasan Cahaya
Udara: kerapatan
rendah
Air: kerapatan tinggi
S
i
n
a
r
d
a
t
a
n
g
Sinar bias
Sudut datang
i
r
Sudut bias
Sinar bias dibelokkan
menjauhi garis normal
Indeks Bias
Indeks bias adalah nilai yang
menunjukkan kerapatan optik
suatu medium dimana cahaya
itu merambat
RUMUS
𝒏=
𝒄
𝒗
Keterangan:
n = indeks bias
c = kecepatan cahaya di udara m/s
v = kecepatan cahaya pada medium (m/s)
Contoh soal
Sebuah robot menembakkan cahaya dari
matanya ke kaca tebal. Jika cepat rambat
cahaya di dalam kaca , berapa indeks
bias kaca?
Jawab:
𝒏=
𝒄
𝒗
Cahaya merupakan gelombang
elektromagnetik
4
Gelombang elektromagnetik adalah
gelombang yang tidak memerlukan medium
untuk merambat. Jadi, cahaya tidak
memerlukan medium dalam perambatannya.
Salahsatu fenomena yang dapat
membuktikan cahaya tidak memrlukan
medium dalam perambatannya adalah
matahari yang memancarkan gelombang
cahayanya melalui ruang angkasa (tanpa
medium). Gelombang cahaya matahari
memancar ke segala arah sampai ke bumi
meskipun melalui ruang hampa udara.
Berdasarkan frekuensinya, gelombang
elektromagnetik ada bermacam-macam. Berikut
klasifikasi gelombang elektromagnetik yang dikenal
dengan spektrum elektromagnetik.
Cahaya merupakan gelombang
elektromagnetik
4 Berdasarkan frekuensinya, gelombang
elektromagnetik ada bermacam-macam. Berikut
klasifikasi gelombang elektromagnetik yang dikenal
dengan spektrum elektromagnetik.
2. Cermin Lengkung
Unsur-unsur cermin lengkung
a) Pusat kelengkungan cermin (M)
Merupakan titik di pusat bola yang diiris menjadi cermin.
b) Vertex (O)
Merupakan titik di permukaan cermin dimana sumbu utama bertemu
dengan cermin.
c) Titik api/fokus (F)
Titik api/fokus adalah titik bertemunya sinar-sinar pantul yang
datangnya sejajar dengan sumbu utama.
d) Jari-jari kelengkungan cermin (R)
Jari-jari kelengkungan cermin adalah jarak dari vertex (O) ke pusat
kelengkungan cermin (M).
e) Jarak fokus (f)
Jarak fokus cermin adalah jarak dari vertex(O) ke titik api (F).
a. Cermin Cekung
1) Sinar istimewa cermin cekung
Agar dapat mengetahui pembentukan bayangan pada
cermin cekung, kita dapat menggunakan diagram sinar dan
tiga sinar istimewa berikut ini.
Untuk melukis bayangan pada cermin cekung diperlukan
minimal dua buah sinar istimewa. Akan tetapi, hasil akan lebih
baik dan meyakinkan jika dilukis dengan tiga sinar istimewa
sekaligus dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a) Pilih sebuah titik pada bagian ujung atas benda dan lukis
dua sinar datang melalui titik tersebut menuju cermin.
b) Setelah sinar-sinar datang tersebut mengenai cermin,
pantulkan kedua sinar tersebut sesuai kaidah sinar
istimewa cermin cekung.
c) Tandai titik potong sinar pantul sebagai tempat bayangan
benda.
d) Lukis perpotongan sianr-sinar pantul tersebut.
Lensa Cembung
Sinar-sinar istimewa
pada pembiasan cermin
cembung
Sinar-sinar istimewa pada
pembiasan lensa cekung
1) Pembentukan bayangan lensa cekung
(lensa negative)
2) Sifat bayangan lensa
cekung
Lensa cembung bersifat divergen (berkas sinar menyebar)
Pembentukan bayangan pada lensa cekung membutuhkan dua sinar istimewa. Berikut
pembentukan bayangan lensa cekung.
Sifat bayangan:
- Maya (didepan lensa)
- Tegak
- Diperkecil
 Semakin besar daya lensa maka makin dekat juga posisi bayangan ke lensa yang berasal dari benda
yang sangat jauh.
 Besar daya lensa berbanding terbalik dengan panjang fokusnya.
Secara matematis dituliskan:
panjang fokus lensa (m) dan
daya lensa (dioptri, disingkat ).
𝑷 =
𝟏
𝒇
 DAYA LENSA
PEMBIASAN CAHAYA (REFRAKSI)
c. Persamaan pada lensa
𝑀=
h′
h
=|𝑠 ′
𝑠 |
Keterangan:
f = jarak fokus ( cm )
s = jarak benda ke lensa ( cm )
s’ = jarak bayangan ke lensa ( cm )
Rumus perbesaran
1
𝑓
=
1
𝑠
+
1
𝑠 ′ Keterangan:
M = perbesaran
h = tinggi benda ( cm )
h’ = tinggi bayangan ( cm )
s = jarak benda ke lensa ( cm )
s’ = jarak bayangan ke lensa ( cm )
Pada lensa cembung, titik fokus bernilai
positif (sama seperti cermin cekung),
sedangkan pada lensa cekung, titik fokus
bernilai negatif (sama seperti cermin
cembung)
SOAL LATIHAN
1. Sebuah lensa cembung memiliki titik fokus 10 cm. Jika benda diletakkan
pada jarak 20 cm, dimanakah letak bayangan benda dan bagaimana
sifat bayangan yang terbentuk?
2. Sebuah lensa cekung memiliki titik fokus 10 cm. Jika benda diletakkan
pada jarak 30 cm, dimanakah letak bayangan benda dan bagaimana
sifat bayangan yang terbentuk.
LATIHAN SOAL
4. Sebuah cermin cembung memiliki jari-jari
kelengkungan 30 cm. Jika benda diletakkan pada
jarak 10 cm di depan cermin cembung, tentukan sifat
bayangannya.
3. Sebuah benda diletakkan 3 cm di depan cermin
cekung. Jika jarak fokus cermin tersebut 6 cm, sifat-sifat
bayangannya.
LATIHAN SOAL
6. Agar terbentuk bayangan maya dengan jarak 15
cm oleh lensa positif yang berjarak focus 25 cm,
tentukanlah jarak benda yang harus ditempatkan!
5. Sebuah lensa cembung mempunyai focus 20 cm.
Pada jarak berapakah sebuah benda harus diletakkan
agar mengalami perbesaran 2 kali dari ukuran
sebenarnya!
LATIHAN SOAL
6. Agar terbentuk bayangan maya dengan jarak 15
cm oleh lensa positif yang berjarak focus 25 cm,
tentukanlah jarak benda yang harus ditempatkan!
7. Sebuah lensa cekung mempunyai fokus 10 cm. Pada
jarak berapakah sebuah benda harus diletakkan agar
mengalami perbesaran 5 kali dari ukuran sebenarnya!
TUJUAN PEMBELAJARAN
Bagian-bagian mata
1. kornea mata
2. otot bersilia
3. iris atau selaput pelangi
4. pupil
5. lensa mata
6. retina
MATA
MATA NORMAL
 Daya akomodasi adalah kemampuan mata untuk mencembung atau memipihkan lensa sesuai jarak
benda.
 Mampu memandang atau melihat benda dengan jelas mulai jarak 25 cm – tak hingga.
 Titik dekat mata normal adalah 25 cm.
 Titik jauh mata normal adalah tak berhingga.
KELAINAN PADA MATA
Kelainan pada mata terjadi jika bayangan yang dibentuk oleh lensa mata jatuh tidak tepat pada retina.
Hal ini disebabkan karena titik dekat dan titik jauh mata berubah. Ada tiga jenis kelainan mata yaitu:
rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), dan mata tua (presbiopi).
MATA
 HIPERMETROPIA (RABUN DEKAT)
 Penderita tidak bisa melihat benda dekat dengan jelas.
 Titik dekat mata 25 cm.
 Lensa mata tidak dapat menebal dengan sempurna  bayangan jatuh di belakang retina.
 Dibantu dengan kacamata berlensa positif (cembung).
Diagram pembentukan bayangan pada penderita hipermetropia
(a) sebelum (b) sesudah menggunakan kacamata berlensa cembung
CACAT MATA
 Tidak dapat melihat benda jauh dengan jelas.
 Lensa mata tidak dapat menipis dengan sempurna, akibatnya benda yang sangat jauh, bayangannya
jatuh di depan retina.
 Titik jauh penderita < tak berhingga.
 Dibantu dengan kacamata berlensa cekung.
Diagram pembentukan bayangan pada penderita miopia (a) sebelum (b) sesudah
menggunakan kacamata berlensa cekung
 MIOPIA (RABUN JAUH)
CACAT MATA
 Penderita tidak bisa melihat benda dekat dan benda jauh dengan jelas (gabungan miopi dan
hipermetropi).
 Titik dekat 25 cm dan titik jauhnya tak berhingga.
 Lensa mata tidak dapat menipis dan menebal dengan sempurna.
 Dibantu dengan kacamata berlensa rangkap (cekung dan cembung).
Penderita presbiopia (a) titik dekat mata telah bergeser menjauh dan (b) titik jauh mata
bergeser mendekat
 PRESBIOPIA (MATA TUA)
CACAT MATA
Burung-burung tertentu, seperti elang memiliki
penglihatan yang sangat tajam dan fokus dengan
bidang pandang lebih luas dibandingkan manusia
dan hewan lainnya.
Bidang pandang mata burung lebih luas
Diagram pembentukan bayangan pada
mata elang
MATA BURUNG
 KAMERA
Mata Kamera Fungsi
Lensa mata Lensa kamera Mengatur pembiasan cahaya
Pupil Aperture + diafragma Mengatur intensitas cahaya yang masuk
Retina Film Tempat terbentuknya bayangan
Kamera dan bagian-bagiannya
Sumber: dokumen penerbit
ALAT OPTIK
Lup digunakan untuk mengamati benda-benda
berukuran kecil sehingga tampak lebih besar. Lup
terbuat dari lensa cembung dengan jarak fokus
tertentu.
Sumber : pixabay.com/Coyot
Pengamatan benda menggunakan lup saaat
mata tidak berakomodasi
Pengamatan benda menggunakan lup saat
mata berakomodasi maksimum
 LUP (KACA PEMBESAR)
ALAT OPTIK
 Digunakan untuk membentuk bayangan yang besar
dari benda-benda renik yang tidak dapat dilihat
oleh mata.
 Terdiri atas 2 buah lensa cembung yaitu lensa
objektif (dekat dengan objek) dan lensa okuler
(dekat dengan mata).
Sumber : pixabay.com/PublicDomainPictures
Pembentukan bayangan pada
mikroskop
 MIKROSKOP
ALAT OPTIK
 Digunakan untuk mengamati benda yang
jaraknya sangat jauh sehingga tampak lebih
dekat dan lebih jelas, misalkan: planet, bintang,
dll.
 Terdiri atas dua buah lensa cembung sebagai
lensa objektif dan lensa okuler.
Panjang lensa objektif < panjang fokus
lensa okuler.
Sumber : pixabay.com/Pexels
 TELESKOP
ALAT OPTIK
Periskop digunakan untuk mengamati benda-benda di permukaan laut,
misal digunakan oleh kapal selam.
 ALAT OPTIK LAINNYA
 Episkop memperoyeksikan gambar tidak tembus cahaya
 Diaskop memproyeksikan gambar diapositif
 Overhead projector memperoyeksikan gambar tembus cahaya atau transparan
 Proyektor film bioskop
 PERISKOP
ALAT OPTIK
Cahaya dan alat optik.pptx........................
Cahaya dan alat optik.pptx........................

Cahaya dan alat optik.pptx........................

  • 1.
  • 2.
    Cahaya adalah suatuenergi yang berupa gelombang elektromagnetik. Cahaya tidak memiliki wujud dan tidak bisa disentuh, namun cahaya bisa kita lihat. Cahaya yang dapat dilihat oleh mata manusia disebut dengan cahaya tampak.
  • 3.
  • 4.
    Mengalami pemantulan (Refleksi) 2 Pemantulanteratur (Specular Reflection) Pemantulan tidak teratur/baur (Diffuse Reflection) Cahaya datang pada permukaan rata Cahaya memantul pada permukaan rata Cahaya memantul pada permukaan tidak rata
  • 5.
    Hukum Snellius Ipada Pemantulan Cahaya Sinar datang (Incident Ray) Sinar pantul (Reflection Ray) Garis Normal Sinar Datang, Sinar Pantul dan Garis Normal (Khayal) terletak pada satu bidang datar.
  • 6.
    Hukum Snellius IIpada Pemantulan Cahaya Sinar datang (Incident Ray) Sinar pantul (Reflection Ray) Garis Normal Sudut datang (i) = Sudut pantul (r) i r Sudut datang (i): Sudut yang terbentuk antara sinar datang dengan garis normal Sudut pantul (r): Sudut yang terbentuk antara sinar pantul dengan garis normal
  • 7.
    Contoh soal HukumSnellius II 60° 100°
  • 8.
    Mengalami pembiasan(Refraksi) 3 Pembiasan adalah peristiwa perubahan arahcahaya (pembelokan) karena adanya perbedaan medium. Kenapa perbedaan medium dapat menyebabkan pembiasan?
  • 9.
    Hukum Snellius padaPembiasan Cahaya Udara: kerapatan rendah Air: kerapatan tinggi Sinar datang Sinar bias Sudut datang i r Sudut bias Sinar bias dibelokkan mendekati garis normal
  • 10.
    Hukum Snellius padaPembiasan Cahaya Udara: kerapatan rendah Air: kerapatan tinggi S i n a r d a t a n g Sinar bias Sudut datang i r Sudut bias Sinar bias dibelokkan menjauhi garis normal
  • 11.
    Indeks Bias Indeks biasadalah nilai yang menunjukkan kerapatan optik suatu medium dimana cahaya itu merambat RUMUS 𝒏= 𝒄 𝒗 Keterangan: n = indeks bias c = kecepatan cahaya di udara m/s v = kecepatan cahaya pada medium (m/s)
  • 12.
    Contoh soal Sebuah robotmenembakkan cahaya dari matanya ke kaca tebal. Jika cepat rambat cahaya di dalam kaca , berapa indeks bias kaca? Jawab: 𝒏= 𝒄 𝒗
  • 13.
    Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik 4 Gelombangelektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat. Jadi, cahaya tidak memerlukan medium dalam perambatannya. Salahsatu fenomena yang dapat membuktikan cahaya tidak memrlukan medium dalam perambatannya adalah matahari yang memancarkan gelombang cahayanya melalui ruang angkasa (tanpa medium). Gelombang cahaya matahari memancar ke segala arah sampai ke bumi meskipun melalui ruang hampa udara. Berdasarkan frekuensinya, gelombang elektromagnetik ada bermacam-macam. Berikut klasifikasi gelombang elektromagnetik yang dikenal dengan spektrum elektromagnetik.
  • 14.
    Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik 4Berdasarkan frekuensinya, gelombang elektromagnetik ada bermacam-macam. Berikut klasifikasi gelombang elektromagnetik yang dikenal dengan spektrum elektromagnetik.
  • 15.
    2. Cermin Lengkung Unsur-unsurcermin lengkung a) Pusat kelengkungan cermin (M) Merupakan titik di pusat bola yang diiris menjadi cermin. b) Vertex (O) Merupakan titik di permukaan cermin dimana sumbu utama bertemu dengan cermin. c) Titik api/fokus (F) Titik api/fokus adalah titik bertemunya sinar-sinar pantul yang datangnya sejajar dengan sumbu utama. d) Jari-jari kelengkungan cermin (R) Jari-jari kelengkungan cermin adalah jarak dari vertex (O) ke pusat kelengkungan cermin (M). e) Jarak fokus (f) Jarak fokus cermin adalah jarak dari vertex(O) ke titik api (F).
  • 16.
    a. Cermin Cekung 1)Sinar istimewa cermin cekung Agar dapat mengetahui pembentukan bayangan pada cermin cekung, kita dapat menggunakan diagram sinar dan tiga sinar istimewa berikut ini. Untuk melukis bayangan pada cermin cekung diperlukan minimal dua buah sinar istimewa. Akan tetapi, hasil akan lebih baik dan meyakinkan jika dilukis dengan tiga sinar istimewa sekaligus dengan langkah-langkah sebagai berikut: a) Pilih sebuah titik pada bagian ujung atas benda dan lukis dua sinar datang melalui titik tersebut menuju cermin. b) Setelah sinar-sinar datang tersebut mengenai cermin, pantulkan kedua sinar tersebut sesuai kaidah sinar istimewa cermin cekung. c) Tandai titik potong sinar pantul sebagai tempat bayangan benda. d) Lukis perpotongan sianr-sinar pantul tersebut.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
    1) Pembentukan bayanganlensa cekung (lensa negative) 2) Sifat bayangan lensa cekung Lensa cembung bersifat divergen (berkas sinar menyebar) Pembentukan bayangan pada lensa cekung membutuhkan dua sinar istimewa. Berikut pembentukan bayangan lensa cekung. Sifat bayangan: - Maya (didepan lensa) - Tegak - Diperkecil
  • 20.
     Semakin besardaya lensa maka makin dekat juga posisi bayangan ke lensa yang berasal dari benda yang sangat jauh.  Besar daya lensa berbanding terbalik dengan panjang fokusnya. Secara matematis dituliskan: panjang fokus lensa (m) dan daya lensa (dioptri, disingkat ). 𝑷 = 𝟏 𝒇  DAYA LENSA PEMBIASAN CAHAYA (REFRAKSI)
  • 21.
    c. Persamaan padalensa 𝑀= h′ h =|𝑠 ′ 𝑠 | Keterangan: f = jarak fokus ( cm ) s = jarak benda ke lensa ( cm ) s’ = jarak bayangan ke lensa ( cm ) Rumus perbesaran 1 𝑓 = 1 𝑠 + 1 𝑠 ′ Keterangan: M = perbesaran h = tinggi benda ( cm ) h’ = tinggi bayangan ( cm ) s = jarak benda ke lensa ( cm ) s’ = jarak bayangan ke lensa ( cm ) Pada lensa cembung, titik fokus bernilai positif (sama seperti cermin cekung), sedangkan pada lensa cekung, titik fokus bernilai negatif (sama seperti cermin cembung)
  • 22.
    SOAL LATIHAN 1. Sebuahlensa cembung memiliki titik fokus 10 cm. Jika benda diletakkan pada jarak 20 cm, dimanakah letak bayangan benda dan bagaimana sifat bayangan yang terbentuk? 2. Sebuah lensa cekung memiliki titik fokus 10 cm. Jika benda diletakkan pada jarak 30 cm, dimanakah letak bayangan benda dan bagaimana sifat bayangan yang terbentuk.
  • 23.
    LATIHAN SOAL 4. Sebuahcermin cembung memiliki jari-jari kelengkungan 30 cm. Jika benda diletakkan pada jarak 10 cm di depan cermin cembung, tentukan sifat bayangannya. 3. Sebuah benda diletakkan 3 cm di depan cermin cekung. Jika jarak fokus cermin tersebut 6 cm, sifat-sifat bayangannya.
  • 24.
    LATIHAN SOAL 6. Agarterbentuk bayangan maya dengan jarak 15 cm oleh lensa positif yang berjarak focus 25 cm, tentukanlah jarak benda yang harus ditempatkan! 5. Sebuah lensa cembung mempunyai focus 20 cm. Pada jarak berapakah sebuah benda harus diletakkan agar mengalami perbesaran 2 kali dari ukuran sebenarnya!
  • 25.
    LATIHAN SOAL 6. Agarterbentuk bayangan maya dengan jarak 15 cm oleh lensa positif yang berjarak focus 25 cm, tentukanlah jarak benda yang harus ditempatkan! 7. Sebuah lensa cekung mempunyai fokus 10 cm. Pada jarak berapakah sebuah benda harus diletakkan agar mengalami perbesaran 5 kali dari ukuran sebenarnya!
  • 26.
  • 27.
    Bagian-bagian mata 1. korneamata 2. otot bersilia 3. iris atau selaput pelangi 4. pupil 5. lensa mata 6. retina MATA
  • 28.
    MATA NORMAL  Dayaakomodasi adalah kemampuan mata untuk mencembung atau memipihkan lensa sesuai jarak benda.  Mampu memandang atau melihat benda dengan jelas mulai jarak 25 cm – tak hingga.  Titik dekat mata normal adalah 25 cm.  Titik jauh mata normal adalah tak berhingga. KELAINAN PADA MATA Kelainan pada mata terjadi jika bayangan yang dibentuk oleh lensa mata jatuh tidak tepat pada retina. Hal ini disebabkan karena titik dekat dan titik jauh mata berubah. Ada tiga jenis kelainan mata yaitu: rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), dan mata tua (presbiopi). MATA
  • 29.
     HIPERMETROPIA (RABUNDEKAT)  Penderita tidak bisa melihat benda dekat dengan jelas.  Titik dekat mata 25 cm.  Lensa mata tidak dapat menebal dengan sempurna  bayangan jatuh di belakang retina.  Dibantu dengan kacamata berlensa positif (cembung). Diagram pembentukan bayangan pada penderita hipermetropia (a) sebelum (b) sesudah menggunakan kacamata berlensa cembung CACAT MATA
  • 30.
     Tidak dapatmelihat benda jauh dengan jelas.  Lensa mata tidak dapat menipis dengan sempurna, akibatnya benda yang sangat jauh, bayangannya jatuh di depan retina.  Titik jauh penderita < tak berhingga.  Dibantu dengan kacamata berlensa cekung. Diagram pembentukan bayangan pada penderita miopia (a) sebelum (b) sesudah menggunakan kacamata berlensa cekung  MIOPIA (RABUN JAUH) CACAT MATA
  • 31.
     Penderita tidakbisa melihat benda dekat dan benda jauh dengan jelas (gabungan miopi dan hipermetropi).  Titik dekat 25 cm dan titik jauhnya tak berhingga.  Lensa mata tidak dapat menipis dan menebal dengan sempurna.  Dibantu dengan kacamata berlensa rangkap (cekung dan cembung). Penderita presbiopia (a) titik dekat mata telah bergeser menjauh dan (b) titik jauh mata bergeser mendekat  PRESBIOPIA (MATA TUA) CACAT MATA
  • 32.
    Burung-burung tertentu, sepertielang memiliki penglihatan yang sangat tajam dan fokus dengan bidang pandang lebih luas dibandingkan manusia dan hewan lainnya. Bidang pandang mata burung lebih luas Diagram pembentukan bayangan pada mata elang MATA BURUNG
  • 33.
     KAMERA Mata KameraFungsi Lensa mata Lensa kamera Mengatur pembiasan cahaya Pupil Aperture + diafragma Mengatur intensitas cahaya yang masuk Retina Film Tempat terbentuknya bayangan Kamera dan bagian-bagiannya Sumber: dokumen penerbit ALAT OPTIK
  • 34.
    Lup digunakan untukmengamati benda-benda berukuran kecil sehingga tampak lebih besar. Lup terbuat dari lensa cembung dengan jarak fokus tertentu. Sumber : pixabay.com/Coyot Pengamatan benda menggunakan lup saaat mata tidak berakomodasi Pengamatan benda menggunakan lup saat mata berakomodasi maksimum  LUP (KACA PEMBESAR) ALAT OPTIK
  • 35.
     Digunakan untukmembentuk bayangan yang besar dari benda-benda renik yang tidak dapat dilihat oleh mata.  Terdiri atas 2 buah lensa cembung yaitu lensa objektif (dekat dengan objek) dan lensa okuler (dekat dengan mata). Sumber : pixabay.com/PublicDomainPictures Pembentukan bayangan pada mikroskop  MIKROSKOP ALAT OPTIK
  • 36.
     Digunakan untukmengamati benda yang jaraknya sangat jauh sehingga tampak lebih dekat dan lebih jelas, misalkan: planet, bintang, dll.  Terdiri atas dua buah lensa cembung sebagai lensa objektif dan lensa okuler. Panjang lensa objektif < panjang fokus lensa okuler. Sumber : pixabay.com/Pexels  TELESKOP ALAT OPTIK
  • 37.
    Periskop digunakan untukmengamati benda-benda di permukaan laut, misal digunakan oleh kapal selam.  ALAT OPTIK LAINNYA  Episkop memperoyeksikan gambar tidak tembus cahaya  Diaskop memproyeksikan gambar diapositif  Overhead projector memperoyeksikan gambar tembus cahaya atau transparan  Proyektor film bioskop  PERISKOP ALAT OPTIK

Editor's Notes

  • #38 Lensa cekung disebut juga lensa negatif karena titik fokus utamanya bernilai negatif (terletak dibelakang lensa). Lensa cekung memiliki sifat divergen atau memancarkan sinar.
  • #45 Benda maya diletakkan dibelakang lensa Benda nyata diletakkan didepan lensa