Nama : EDI WARDANA
NPM : 1904290096
KELAS : AGROTEKNOLOGI-3(C1)
BUDIDAYA DAN PENANGANAN PASCA
PANEN PADA TANAMAN JENGKOL
(Archidendron pauciflorum)
•LATAR BELAKANG TANAMAN JENGKOL
•Jengkol merupakan tanaman dari kelas fabaceae
atau polong-polongan yang sudah lama ditanam di
kebun ataupun pekarangan rumah masyarakat
Indonesia.
•Tanaman jengkol memiliki sejumlah kandungan gizi dan nutrisi yang
baik untuk tubuh. Buah jengkol mengandung karbohidrat, protein,
vitamin A, vitamin B, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid,
glikosida, tannin, dan saponin.
•Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit
membentuk spiral, berwarna lembayung tua.
KLASIFIKASI DAN
MORFOLOGI
Kingdom :Plantae
Divisi :Magnoliophyta
Kelas :Magnoliopsida
Ordo :Fabales
Famili :Fabaceae
Genus :Archidendron
Spesies :Archidendron pauciflorum
Akar
Berakar tunggang berfungsi untuk menopang tubuh
tanaman serta menyerap unsur hara dan air di dalam tanah.
Batang
Tinggi yaitu 20 m, tegak, bulat, berkayu, licin, percabangan
simpodial, cokelat kotor.
Daun
Majemuk, lonjong, berhadapan, panjang 10-20 cm, lebar 5-15
cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan
menyirip, tangkai panjang 0,1-1 cm, warna hijau tua.
Bunga
Struktur majemuk, berbentuk seperti tandan, diujung batang
dan ketiak daun, tangkai bulat, panjang ± 3 cm, berwarna ungu
kulitnya, benang sari kuning, putik silindris berwarna kuning,
mahkota lonjong berwarna putih kekuningan.
Buah
Bulat pipih berwarna coklat kehitaman.
Biji
Berkeping dua, berwarna putih hingga merah atau
coklat ketika tua, berbentuk bulat pipih.
TEKNIK BUDIDAYA
1. Pemilihan Lahan
Pohon jengkol adalah salah satu tanaman asli daerah
tropis, tapi tanaman jengkol bisa tumbuh di mana saja asal
dekat dengan sumber air.
2. Pemilihan Masa Tanam Jengkol
Tanaman jengkol memang bisa di tanam di mana saja dan
kapan saja. Tapi sebaiknya, perhatikan kapan anda menanam,
karena berefek pada masa berbuah dan juga masa panen.
3. Pembibitan dan Penanaman
Penanaman jengkol bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu
secara generatif atau menggunakan biji dan vegetatif atau
dengan cara okulasi.
Cara pembibitan tanaman jengkol dengan
menggunakan biji :
•Siapkan biji yang bagus yang berasal dari
indukan yang memiliki kualitas yang baik.
•Siapkan kantong plastik atau polybag yang
telah berisi demam tanah.
•Tanam biji pada kantong plastik tersebut.
•Siram secara teratur hingga tumbuh kecambah
yaitu sekitar 2 – 3 Minggu.
•Bibit jengkol siap di pindah ke lahan.
Cara pembibitan tanaman jengkol dengan cara
okulasi atau cangkok atau vegetatif :
•Siapkan batang bawah tanaman jengkol hasil dari penyemaian
biji atau biji jengkol yang tumbuh secara liar.
•Siapkan polybag yang telah di isi oleh tanah.
•Masukkan atau tanam bibit pada polybag.
•Siapkan tunas dari pohon jengkol yang sudah memiliki buah.
•Sayat kulit batang pada pohon semaian dengan ukuran
tertentu.
•Sayat kulit tunas dari pohon yang sudah berbuah tadi dengan
ukuran yang sama.
•Tempelkan sayatan tunas dari pohon berbuah ke pohon jengkol
hasil semaian.
•Ikat menggunakan tali agar kedua batang bisa menyatu.
4. Membuat Lubang Tanam
•Buat lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm x
40 cm
•Buat jarak antar lubang sekitar 5 – 6 meter
Isi lubang tanam dengan pupuk kandang hingga
2/3 bagian
•Biarkan lubang tanam selama 1 bulan agar
pupuk kandang benar – benar meresap dan juga
menambah unsur hara dalam tanah
5. Menanam Bibit Jengkol
Setelah bibit sudah muncul tunas, maka saatnya bibit –
bibit tersebut di pindahkan ke lahan secara permanen :
•Buka polybag secara perlahan.
•Masukkan bibit pada lubang tanam yang sudah di siapkan.
•Tutup lubang tanah tersebut dengan sisa tanah dan
padatkan.
•Siram tanaman jengkol tersebut (tidak usah di siram ketika
penanaman pada musim penghujan.
6. Perawatan Tanaman Jengkol
Tanaman jengkol tidak memerlukan perawatan
khusus, hanya saja lebih baik bersihkan lingkungan
sekitar pohon jengkol dari gulma agar tidak
mengganggu si pohon jengkol untuk tumbuh. Lakukan
pemupukan pada umur 6 bulan setelah penanaman.
7. Pemanenan Jengkol
Buah jengkol dapat di panen pada usia 4 tahun
hingga 5 tahun jika penanaman menggunakan cara
okulasi . waktu pemanenan ini lebih pendek atau
singkat dibandingkan penanaman menggunakan
cara generatif.
Penanganan Pasca Panen Tanaman Jengkol
1. Panen Jengkol
Proses ini di lakukan ketika buah jengkol siap di panen , di
petik dengan menggunakan kayu panjang dan memiliki mata
pisau tajam. Sekali memetik terdapat beberapa buah , karena
buah posisinya bergerombol atau mengelompok.
2. Pengumpulan Jengkol
Setelah panen selesai, maka lakukanlah pengumpulan
dengan cara meletakkannya atau menempatkan pada wadah
– wadah seperti keranjang atau karung yang bersih.
3. Sortasi Jengkol
Ketika sortasi, pisahkan antara buah jengkol dengan
kotoran – kotoran yang menempel, pisahkan dari tanaman
atau benda lain yang mengganggu terutama yang di
khawatirkan akan menurunkan kualitas si buah jengkol.
4. Grading
Tahap selanjutnya adalah grading, yang mana proses
ini memisahkan antara buah satu dengan buah yang
satunya berdasarkan ukuran, jenis, berat, bentuknya juga.
Bisa juga di sesuaikan dengan permintaan pasar, misal
minta yang ukuran berapa hingga berapa.
5. Pengepakan Jengkol
Setelah selesai di pisahkan, maka tahap selanjutnya
adalah buah jengkol tersebut di packing menggunakan
wadah yang steril, misalnya peti, keranjang, plastik kedap
udara.
6. Penyimpanan Jengkol
Setelah selesai pengepakan, dan tidak sempat kirim, maka
di simpan terlebih dahulu. Penyimpanan bisa saja di sebuah
gudang dengan kondisi ruangan yang suhunya standar (tidak
menyebabkan buah jengkol rusak), jauh dari bahan – bahan
yang berbahaya atau dapat merusak kualitas buah.
7. Pengiriman Jengkol
Ketika akan melakukan pengiriman, pastikan penempatan
produk dalam kendaraan sudah sesuai, karena di
khawatirkan akan rusak dalam perjalanan.
Untuk jengkol yang tidak lulus sortir, misalkan karena cacat,
atau tergores, bisa di kupas dan di jual dalam kondisi tinggal
pakai, caranya :
•Siapkan buah jengkol yang tidak lulus sortir
•Kupas menggunakan pisau tajam.
•Masukkan dalam wadah yang bersih, steril, misalkan pakai
plastik pastikan kedap udara.
•Buah jengkol siap di distribusikan ke pasar.
Produk yang dihasilkan dari jengkol
Semur jengkol adalah makanan yang sangat popular di
kawasan kota Jakarta sehingga telah menyebar ke
berbagai wilayah Indonesia. Dalam sistem pembuatan
semur jengkol, hal yang perlu diperhatikan adalah
ketepatan bumbu untuk menghasilkan rasa semur jengkol
yang pas dan menyatu dengan bahan-bahan bumbu
Kesimpulan :
•Dari beberapa penjelasan di atas bahwasannya
tanaman jengkol dapat tumbuh dengan baik di
indonesia.
•Komoditi tanaman jengkol sangat baik di
budidayakan di Indonesia dengan berbagai macam
teknik budidayanya
•Tanaman jengkol dapat terbilang mudah baik
dalam perawatan maupun pemasaran Sehingga
dapat menjadikan Salah satu modal Usaha.
Saran :
Saran dari penulis agar dapat
menerapkan dan mengaplikasikan teknik
budidaya tanaman jengkol ini dirumah serta
melirik sektor pertaniannya supaya dapat
dijadikan sebagai peluang bisnis.

Budidaya Jengkol

  • 1.
    Nama : EDIWARDANA NPM : 1904290096 KELAS : AGROTEKNOLOGI-3(C1) BUDIDAYA DAN PENANGANAN PASCA PANEN PADA TANAMAN JENGKOL (Archidendron pauciflorum)
  • 2.
    •LATAR BELAKANG TANAMANJENGKOL •Jengkol merupakan tanaman dari kelas fabaceae atau polong-polongan yang sudah lama ditanam di kebun ataupun pekarangan rumah masyarakat Indonesia. •Tanaman jengkol memiliki sejumlah kandungan gizi dan nutrisi yang baik untuk tubuh. Buah jengkol mengandung karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tannin, dan saponin. •Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua.
  • 3.
    KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI Kingdom :Plantae Divisi:Magnoliophyta Kelas :Magnoliopsida Ordo :Fabales Famili :Fabaceae Genus :Archidendron Spesies :Archidendron pauciflorum
  • 4.
    Akar Berakar tunggang berfungsiuntuk menopang tubuh tanaman serta menyerap unsur hara dan air di dalam tanah. Batang Tinggi yaitu 20 m, tegak, bulat, berkayu, licin, percabangan simpodial, cokelat kotor.
  • 5.
    Daun Majemuk, lonjong, berhadapan,panjang 10-20 cm, lebar 5-15 cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip, tangkai panjang 0,1-1 cm, warna hijau tua. Bunga Struktur majemuk, berbentuk seperti tandan, diujung batang dan ketiak daun, tangkai bulat, panjang ± 3 cm, berwarna ungu kulitnya, benang sari kuning, putik silindris berwarna kuning, mahkota lonjong berwarna putih kekuningan.
  • 6.
    Buah Bulat pipih berwarnacoklat kehitaman. Biji Berkeping dua, berwarna putih hingga merah atau coklat ketika tua, berbentuk bulat pipih.
  • 7.
    TEKNIK BUDIDAYA 1. PemilihanLahan Pohon jengkol adalah salah satu tanaman asli daerah tropis, tapi tanaman jengkol bisa tumbuh di mana saja asal dekat dengan sumber air. 2. Pemilihan Masa Tanam Jengkol Tanaman jengkol memang bisa di tanam di mana saja dan kapan saja. Tapi sebaiknya, perhatikan kapan anda menanam, karena berefek pada masa berbuah dan juga masa panen. 3. Pembibitan dan Penanaman Penanaman jengkol bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara generatif atau menggunakan biji dan vegetatif atau dengan cara okulasi.
  • 8.
    Cara pembibitan tanamanjengkol dengan menggunakan biji : •Siapkan biji yang bagus yang berasal dari indukan yang memiliki kualitas yang baik. •Siapkan kantong plastik atau polybag yang telah berisi demam tanah. •Tanam biji pada kantong plastik tersebut. •Siram secara teratur hingga tumbuh kecambah yaitu sekitar 2 – 3 Minggu. •Bibit jengkol siap di pindah ke lahan.
  • 9.
    Cara pembibitan tanamanjengkol dengan cara okulasi atau cangkok atau vegetatif : •Siapkan batang bawah tanaman jengkol hasil dari penyemaian biji atau biji jengkol yang tumbuh secara liar. •Siapkan polybag yang telah di isi oleh tanah. •Masukkan atau tanam bibit pada polybag. •Siapkan tunas dari pohon jengkol yang sudah memiliki buah. •Sayat kulit batang pada pohon semaian dengan ukuran tertentu. •Sayat kulit tunas dari pohon yang sudah berbuah tadi dengan ukuran yang sama. •Tempelkan sayatan tunas dari pohon berbuah ke pohon jengkol hasil semaian. •Ikat menggunakan tali agar kedua batang bisa menyatu.
  • 10.
    4. Membuat LubangTanam •Buat lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm •Buat jarak antar lubang sekitar 5 – 6 meter Isi lubang tanam dengan pupuk kandang hingga 2/3 bagian •Biarkan lubang tanam selama 1 bulan agar pupuk kandang benar – benar meresap dan juga menambah unsur hara dalam tanah
  • 11.
    5. Menanam BibitJengkol Setelah bibit sudah muncul tunas, maka saatnya bibit – bibit tersebut di pindahkan ke lahan secara permanen : •Buka polybag secara perlahan. •Masukkan bibit pada lubang tanam yang sudah di siapkan. •Tutup lubang tanah tersebut dengan sisa tanah dan padatkan. •Siram tanaman jengkol tersebut (tidak usah di siram ketika penanaman pada musim penghujan.
  • 12.
    6. Perawatan TanamanJengkol Tanaman jengkol tidak memerlukan perawatan khusus, hanya saja lebih baik bersihkan lingkungan sekitar pohon jengkol dari gulma agar tidak mengganggu si pohon jengkol untuk tumbuh. Lakukan pemupukan pada umur 6 bulan setelah penanaman.
  • 13.
    7. Pemanenan Jengkol Buahjengkol dapat di panen pada usia 4 tahun hingga 5 tahun jika penanaman menggunakan cara okulasi . waktu pemanenan ini lebih pendek atau singkat dibandingkan penanaman menggunakan cara generatif.
  • 14.
    Penanganan Pasca PanenTanaman Jengkol 1. Panen Jengkol Proses ini di lakukan ketika buah jengkol siap di panen , di petik dengan menggunakan kayu panjang dan memiliki mata pisau tajam. Sekali memetik terdapat beberapa buah , karena buah posisinya bergerombol atau mengelompok. 2. Pengumpulan Jengkol Setelah panen selesai, maka lakukanlah pengumpulan dengan cara meletakkannya atau menempatkan pada wadah – wadah seperti keranjang atau karung yang bersih.
  • 15.
    3. Sortasi Jengkol Ketikasortasi, pisahkan antara buah jengkol dengan kotoran – kotoran yang menempel, pisahkan dari tanaman atau benda lain yang mengganggu terutama yang di khawatirkan akan menurunkan kualitas si buah jengkol. 4. Grading Tahap selanjutnya adalah grading, yang mana proses ini memisahkan antara buah satu dengan buah yang satunya berdasarkan ukuran, jenis, berat, bentuknya juga. Bisa juga di sesuaikan dengan permintaan pasar, misal minta yang ukuran berapa hingga berapa.
  • 16.
    5. Pengepakan Jengkol Setelahselesai di pisahkan, maka tahap selanjutnya adalah buah jengkol tersebut di packing menggunakan wadah yang steril, misalnya peti, keranjang, plastik kedap udara. 6. Penyimpanan Jengkol Setelah selesai pengepakan, dan tidak sempat kirim, maka di simpan terlebih dahulu. Penyimpanan bisa saja di sebuah gudang dengan kondisi ruangan yang suhunya standar (tidak menyebabkan buah jengkol rusak), jauh dari bahan – bahan yang berbahaya atau dapat merusak kualitas buah.
  • 17.
    7. Pengiriman Jengkol Ketikaakan melakukan pengiriman, pastikan penempatan produk dalam kendaraan sudah sesuai, karena di khawatirkan akan rusak dalam perjalanan. Untuk jengkol yang tidak lulus sortir, misalkan karena cacat, atau tergores, bisa di kupas dan di jual dalam kondisi tinggal pakai, caranya : •Siapkan buah jengkol yang tidak lulus sortir •Kupas menggunakan pisau tajam. •Masukkan dalam wadah yang bersih, steril, misalkan pakai plastik pastikan kedap udara. •Buah jengkol siap di distribusikan ke pasar.
  • 18.
    Produk yang dihasilkandari jengkol Semur jengkol adalah makanan yang sangat popular di kawasan kota Jakarta sehingga telah menyebar ke berbagai wilayah Indonesia. Dalam sistem pembuatan semur jengkol, hal yang perlu diperhatikan adalah ketepatan bumbu untuk menghasilkan rasa semur jengkol yang pas dan menyatu dengan bahan-bahan bumbu
  • 19.
    Kesimpulan : •Dari beberapapenjelasan di atas bahwasannya tanaman jengkol dapat tumbuh dengan baik di indonesia. •Komoditi tanaman jengkol sangat baik di budidayakan di Indonesia dengan berbagai macam teknik budidayanya •Tanaman jengkol dapat terbilang mudah baik dalam perawatan maupun pemasaran Sehingga dapat menjadikan Salah satu modal Usaha.
  • 20.
    Saran : Saran daripenulis agar dapat menerapkan dan mengaplikasikan teknik budidaya tanaman jengkol ini dirumah serta melirik sektor pertaniannya supaya dapat dijadikan sebagai peluang bisnis.