MEMBAGUN KEILMUAN ISLAM
INTER/MULTIDISIPLINER
DISAMPAIKAN PADA PERKULIAHAN
STUDI ISLAM INTERDISIPLINER
PROGRAM DOKTORAL IAI AN NUR LAMPUNG
2022
1. RM SOPIAN NIM 2127301010061
2. MAD SOBIRIN NIM 2127301010053
3. KHAIRUL SALEH NIM 2127301010050
4. MIFTAHUL ANWAR NIM 2127301010054
5. ANITA PUTRI NIM 2127301010044
Oleh :
PERUBAHAN
Membangun Keilmuan Islam Inter/Multidisipliner menjadi tuntutan yang harus
dilakukan oleh umat islam menghadapi perkembangan zaman
KONDISI AWAL :
- PANDANGAN TERHADAP AGAMA,
KHUSUSNYA ISLAM DIPANDANG
HANYA SEBAGAI SEBUAH
PETUNJUK DOKTRINAL YANG
HARUS DIPATUHI MELALUI
RITUAL-RITUAL BELAKA.
- UMAT ISLAM GAGAL MERESPON
PERUBAHAN ZAMAN DENGAN
BERANGKAT DARI AJARAN
ISLAM YANG SUBTANTIF DAN
PENGALAMAN KEBUDAYAAN
ISLAM SENDIRI.
KONDISI YANG DI HARAPKAN :
- AGAMA MENJADI SEBUAH RUH
ATAU PEDOMAN KEHIDUPAN YANG
AKAN MENGHANTARKAN
PEMULUKNYA MENUJU
KESEJAHTERAAN HIDUP YANG
ABADI.
- KEHADIRAN ISLAM DAPAT
MENJAMIN TERWUJUDNYA
KEHIDUPAN MANUSIA YANG
SEJAHTERA LAHIR DAN BATIN.
- UMAT ISLAM HARUS LEBIH
TERBUKA DALAM MERESPON
PERUBAHAN DENGAN PENDEKATAN
INTER/MULTIDISIPLINER.
LATAR BELAKANG PENTINGNYA MEMBANGUN
KEILMUAN ISLAM INTER/MULTIDISIPLINER
PENDEKATAN
INTERDISIPLINER
PENDEKATAN
MULTIDISIPLINER
Pendekatan dalam pemecahan suatu masalah dengan
menggunakan tinjauan berbagai sudut pandang ilmu
serumpun yang relevan atau tepat guna secara
terpadu, contoh menganalisis kandungan ayat
alquran dengan bantuan ilfu fiqih, ushul fiqih,
nahwu shorof, dan sebagainya.
Pendekatan dalam pemecahan masalah dengan
menggunakan tinjauan berbagai sudut pandang ilmu,
meskipun tidak serumpun, contoh menganalisis ayat
alquran dengan bantuan ilmu psikologi, sosiologi,
dan sebagainya.
PENGERTIAN STUDI INTERDISIPLINER
DAN MULTIDISIPLINER
Pentingnya pendekatan interdisipliner dan multidisipliner semakin
disadari dari keterbatasan hasil-hasil penelitian yang hanya
menggunakan satu pendekatan tertentu. Misalnya dalam mengkaji
teks agama, seperti Al-Qur’an dan sunnah Nabi tidak cukup hanya
mengandalkan pendekatan tekstual, tetapi harus dilengkapi
dengan pendekatan sosiologis dan historis sekaligus, bahkan
masih perlu ditambah dengan pendekatan disiplin ilmu lainnya.
Contohnya dalam memahami ayat Alqur’an surat An-nisa tentang
poligami, walaupun secara tekstual memiliki makna adanya
kebolehan seorang melakukan poligami, tapi kajian budaya lokal,
kajian psikologis seorang istri, norma sosial atau adat dimana kita
tinggal ini perlu mendapatkan sebuah perhatian. Karena jika tidak,
maka bukan mendapatkan kebahagiaan dan keharmonisan dalam
keluarga melainkan persoalan-persoalan baru yang lebih pelik.
URGENSI STUDI INTERDISIPLINER DAN
MULTIDISIPLINER
IDENTIFIKASI MASALAH YANG DIRASA ATAU
DIPANDANG PERLU DISELESAIKAN SECARA
BERSAMA-SAMA.
MENGOBSERVASI ATAU MENGAMATI
MASALAH YANG ADA.
MENGKAITKAN DENGAN KEILMUAN YANG
ADA/TERKAIT.
1
2
3
LANGKAH-LANGKAH MEMBANGUN
KEILMUAN INTERDISIPLINER
LANGKAH-LANGKAH MEMBANGUN KEILMUAN ISLAM
INTERDISIPLINER/MULTIDISIPLINER DI
PERGURUAN TINGGI
1
2
PEMBIDANGAN ILMU
Melalui pembidangan dimaksudkan akan diletakkan
konsepsi dasar tentang ilmu-ilmu yang harus dan akan
dikembangkan oleh institusi pendidikan tinggi Islam dan
akademisinya ke depan
MEMBANGUN TWIN TOWERS: MENYEJAJARKAN
ILMU AGAMA DAN UMUM MELALUI DIALOG
Konsep menara kembar di dalam konsepsi pengembangan
ilmu keislaman multidisipliner yang dimaksudkan adalah
membangun struktur keilmuan yang mana antara Ilmu
keagamaan dan ilmu sosial/humaniora serta ilmu alam
berkembang secara memadai dan wajar. Keduanya
memiliki kewibawaan yang sama, sehingga antara satu
dengan lainnya tidak saling merasa superior atau
inferior.
PEMBIDANGAN ILU
PENGETAHUAN
1
2
PEMBIDANGAN DARI ASPEK FUNGSI
Misalnya apakah ilmu teoretis atau praktis, ilmu murni atau terapan.
PEMBIDANGAN ILMU BERDASARKAN SASARAN KAJIAN (OBYEK
STUDI, SUBJECT MATTER).
Melalui sasaran kajian, maka akan terdapat kejelasan tentang ilmu apa masuk dalam
bidang apa. Sehingga, setiap ilmu yang memiliki obyek materia yang sama akan dapat
dikelompokkan dalam satu bidang yang sama.
3
PEMBIDANGAN MELALUI PENDEKATAN
yaitu upaya untuk memadukan berbagai disiplin keilmuan dengan memposisikan satu
disiplin sebagai pendekatan dan lainnya sebagai sasaran kajian. Melalui
pendekatan, maka ilmu pengetahuan akan berkembang dengan cepat karena
dimungkinkan tumbuhnya disiplin-disiplin baru yang merupakan gabungan antara dua
ilmu pengetahuan.
Inilah yang disebut sebagai inter-disciplinarity (antar bidang) dan cross-
disciplinarity (lintas bidang) atau yang secara umum disebut sebagai multi-
disciplinarity (multi-disiplin).
Perkembangan pembidangan studi islam dan
pendekatannya sejalan dengan perkembangan
ilmu pengetahuan itu sendiri.
Adanya penekanan terhadap bidang dan
pendekatan tertentu dimaksudkan agar mampu
memahami ajaran islam lebih lengkap
(komprehensif) sesuai dengan kebutuhan
tuntutan yag semakin lengkap dan komplek.
Perkembangan tersebut adalah satu hal yang
wajar dan seharusnya memang terjadi, kalau
tidak menjadi pertanda agama semakin tidak
mendapat perhatian.
1
2
3
KESIMPULAN
Kantor: Jl. Kramat Raya No. 132, Jakarta Pusat
Telp/Fax: (021) 3923445 / 3924628
Website: http://litbang.kemendagri.go.id
SEKIAN
TERIMAKASIH

BT Tugas 1 Studi Islam.pptx

  • 1.
    MEMBAGUN KEILMUAN ISLAM INTER/MULTIDISIPLINER DISAMPAIKANPADA PERKULIAHAN STUDI ISLAM INTERDISIPLINER PROGRAM DOKTORAL IAI AN NUR LAMPUNG 2022 1. RM SOPIAN NIM 2127301010061 2. MAD SOBIRIN NIM 2127301010053 3. KHAIRUL SALEH NIM 2127301010050 4. MIFTAHUL ANWAR NIM 2127301010054 5. ANITA PUTRI NIM 2127301010044 Oleh :
  • 2.
    PERUBAHAN Membangun Keilmuan IslamInter/Multidisipliner menjadi tuntutan yang harus dilakukan oleh umat islam menghadapi perkembangan zaman KONDISI AWAL : - PANDANGAN TERHADAP AGAMA, KHUSUSNYA ISLAM DIPANDANG HANYA SEBAGAI SEBUAH PETUNJUK DOKTRINAL YANG HARUS DIPATUHI MELALUI RITUAL-RITUAL BELAKA. - UMAT ISLAM GAGAL MERESPON PERUBAHAN ZAMAN DENGAN BERANGKAT DARI AJARAN ISLAM YANG SUBTANTIF DAN PENGALAMAN KEBUDAYAAN ISLAM SENDIRI. KONDISI YANG DI HARAPKAN : - AGAMA MENJADI SEBUAH RUH ATAU PEDOMAN KEHIDUPAN YANG AKAN MENGHANTARKAN PEMULUKNYA MENUJU KESEJAHTERAAN HIDUP YANG ABADI. - KEHADIRAN ISLAM DAPAT MENJAMIN TERWUJUDNYA KEHIDUPAN MANUSIA YANG SEJAHTERA LAHIR DAN BATIN. - UMAT ISLAM HARUS LEBIH TERBUKA DALAM MERESPON PERUBAHAN DENGAN PENDEKATAN INTER/MULTIDISIPLINER. LATAR BELAKANG PENTINGNYA MEMBANGUN KEILMUAN ISLAM INTER/MULTIDISIPLINER
  • 3.
    PENDEKATAN INTERDISIPLINER PENDEKATAN MULTIDISIPLINER Pendekatan dalam pemecahansuatu masalah dengan menggunakan tinjauan berbagai sudut pandang ilmu serumpun yang relevan atau tepat guna secara terpadu, contoh menganalisis kandungan ayat alquran dengan bantuan ilfu fiqih, ushul fiqih, nahwu shorof, dan sebagainya. Pendekatan dalam pemecahan masalah dengan menggunakan tinjauan berbagai sudut pandang ilmu, meskipun tidak serumpun, contoh menganalisis ayat alquran dengan bantuan ilmu psikologi, sosiologi, dan sebagainya. PENGERTIAN STUDI INTERDISIPLINER DAN MULTIDISIPLINER
  • 4.
    Pentingnya pendekatan interdisiplinerdan multidisipliner semakin disadari dari keterbatasan hasil-hasil penelitian yang hanya menggunakan satu pendekatan tertentu. Misalnya dalam mengkaji teks agama, seperti Al-Qur’an dan sunnah Nabi tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan tekstual, tetapi harus dilengkapi dengan pendekatan sosiologis dan historis sekaligus, bahkan masih perlu ditambah dengan pendekatan disiplin ilmu lainnya. Contohnya dalam memahami ayat Alqur’an surat An-nisa tentang poligami, walaupun secara tekstual memiliki makna adanya kebolehan seorang melakukan poligami, tapi kajian budaya lokal, kajian psikologis seorang istri, norma sosial atau adat dimana kita tinggal ini perlu mendapatkan sebuah perhatian. Karena jika tidak, maka bukan mendapatkan kebahagiaan dan keharmonisan dalam keluarga melainkan persoalan-persoalan baru yang lebih pelik. URGENSI STUDI INTERDISIPLINER DAN MULTIDISIPLINER
  • 5.
    IDENTIFIKASI MASALAH YANGDIRASA ATAU DIPANDANG PERLU DISELESAIKAN SECARA BERSAMA-SAMA. MENGOBSERVASI ATAU MENGAMATI MASALAH YANG ADA. MENGKAITKAN DENGAN KEILMUAN YANG ADA/TERKAIT. 1 2 3 LANGKAH-LANGKAH MEMBANGUN KEILMUAN INTERDISIPLINER
  • 6.
    LANGKAH-LANGKAH MEMBANGUN KEILMUANISLAM INTERDISIPLINER/MULTIDISIPLINER DI PERGURUAN TINGGI 1 2 PEMBIDANGAN ILMU Melalui pembidangan dimaksudkan akan diletakkan konsepsi dasar tentang ilmu-ilmu yang harus dan akan dikembangkan oleh institusi pendidikan tinggi Islam dan akademisinya ke depan MEMBANGUN TWIN TOWERS: MENYEJAJARKAN ILMU AGAMA DAN UMUM MELALUI DIALOG Konsep menara kembar di dalam konsepsi pengembangan ilmu keislaman multidisipliner yang dimaksudkan adalah membangun struktur keilmuan yang mana antara Ilmu keagamaan dan ilmu sosial/humaniora serta ilmu alam berkembang secara memadai dan wajar. Keduanya memiliki kewibawaan yang sama, sehingga antara satu dengan lainnya tidak saling merasa superior atau inferior.
  • 7.
    PEMBIDANGAN ILU PENGETAHUAN 1 2 PEMBIDANGAN DARIASPEK FUNGSI Misalnya apakah ilmu teoretis atau praktis, ilmu murni atau terapan. PEMBIDANGAN ILMU BERDASARKAN SASARAN KAJIAN (OBYEK STUDI, SUBJECT MATTER). Melalui sasaran kajian, maka akan terdapat kejelasan tentang ilmu apa masuk dalam bidang apa. Sehingga, setiap ilmu yang memiliki obyek materia yang sama akan dapat dikelompokkan dalam satu bidang yang sama. 3 PEMBIDANGAN MELALUI PENDEKATAN yaitu upaya untuk memadukan berbagai disiplin keilmuan dengan memposisikan satu disiplin sebagai pendekatan dan lainnya sebagai sasaran kajian. Melalui pendekatan, maka ilmu pengetahuan akan berkembang dengan cepat karena dimungkinkan tumbuhnya disiplin-disiplin baru yang merupakan gabungan antara dua ilmu pengetahuan. Inilah yang disebut sebagai inter-disciplinarity (antar bidang) dan cross- disciplinarity (lintas bidang) atau yang secara umum disebut sebagai multi- disciplinarity (multi-disiplin).
  • 8.
    Perkembangan pembidangan studiislam dan pendekatannya sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan itu sendiri. Adanya penekanan terhadap bidang dan pendekatan tertentu dimaksudkan agar mampu memahami ajaran islam lebih lengkap (komprehensif) sesuai dengan kebutuhan tuntutan yag semakin lengkap dan komplek. Perkembangan tersebut adalah satu hal yang wajar dan seharusnya memang terjadi, kalau tidak menjadi pertanda agama semakin tidak mendapat perhatian. 1 2 3 KESIMPULAN
  • 9.
    Kantor: Jl. KramatRaya No. 132, Jakarta Pusat Telp/Fax: (021) 3923445 / 3924628 Website: http://litbang.kemendagri.go.id SEKIAN TERIMAKASIH