PROSES PERUMUSAN
DAN USULAN DASAR
NEGARA REPUBLIK
INDONESIA
LESSON 1
Restu Sanubari,
S.Pd
Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu:
• Mengidentifikasi perumusan Pancasila sebagai
Dasar Negara dalam Sidang BPUPKI
• Mengidentifikasi tokoh perumus dan usulan Dasar
Negara
• Mengidentifikasi keanggotaan dan tugas panitia
sembilan
Kenapa gedung ini bisa kokoh?
Karena ada pondasi yang kuat
Bagaimana jika tidak ada pondasi?
Ini yang akan terjadi……
Begitu juga untuk membangun
suatu negara, diperlukan
dasar negara yang kokoh
untuk menjadi pondasi
dalam menyelenggarakan
kehidupan bernegara
Lantas apa dasar negara
Indonesia?
Pancasila
Peta Konsep
Perumusan dan
Penetapan
Pancasila
Perumusan
Pancasila
Penetapan
Pancasila
Semangat pendiri
negara dan
menetapkan dan
merumuskan pancasila
Hari ini kita akan belajar:
Pembentukan
BPUPKI
Proses
Perumusan
Dasar Negara
Peran Pendiri
Negara dalam
perumusan
Gedung Apakah Ini?
Gedung tempat berlangsungnya proses
PERUMUSAN dasar negara / Gedung Chuo
Sangi In
Jalan Pejambon No. 6 Jakarta Pusat
A. Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara
1. Pembentukan BPUPKI
Belanda kalah oleh Jepang dalam
PERANG PASIFIK
- Dimana Jepang menyerang wilayah
Indonesia (India Belanda)
- Satu persatu wilayah Indonesia jatuh
ketangan Belanda
Jepang berusaha untuk
menguasai wilayah Indonesia
karena
Untuk mengusai
sumber-sumber alam
terutama minyak bumi
untuk mendukung
perang Jepang dan
Industrinya
Tujuan
Belanda akhirnya menyerahkan secara resmi
Indonesia kepada Jepang pada 8 Maret 1942
melalui Perjanjian Kalijati di Subang. Pada saat
itu Jepang secara resmi mulai menjajah Indonesia
Penderitaan Akibat Penjajahan Jepang
Kerja Paksa Pengambilan Paksa
Kemenangan Jepang di Asia Tidak Bertahan Lama
(1942-1945)
Satu persatu daerah yang dikuasai Jepang Kembali ke tangan sekutu
khususnya diwilayah Asia Tenggara
Siapa aja sekutu?
Amerika, Inggris dan Belanda
Bagaimana dengan Indonesia?
Ditengah penjajahan Jepang kapada Indonesia ternyata
kondisi Jepang pada saat itu baru menghadapi
kekalahan dalam perang Asia Timur Raya yang membuat
kondisi Jepang semakin terdesak. Akhirnya pemerintah
Jepang memutuskan memberikan janji kemerdekaan untuk
Indonesia. Untuk mentepati janji tersebut pemerintah
Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha
Persiapan Kemerdekaan Indonesia)/ dalam bahasa Jepang
di sebut Dokuritsu Junbi Cosakai.
BPUPKI
1 Maret
1945
Ketua BPUPKI: KRT Radjiman wedyodiningrat
Wakil BPUPKI: Ichibangangese Yosio dan Pandji
Soeroso
dibentuk
Apa fungsi BPUPKI?
Fungsi BPUPKI adalah untuk menyelidiki
hal-hal penting menyangkut kemerdekaan
Indonesia dan mempersiapkan pembentukan
Negara Indonesia
Dalam mempersiapkan kemerdekaan BPUPKI
memulai sidang pembahasan BPUPKI:
Sidang
Pertama
(29 Mei-1
Juni 1945)
Sidang Kedua
(10 Juli-17
Juli 1945)
Sidang Pertama BPUPKI
(29 Mei – 1 Juni 1945)
•Membahas dasar negara
•Membahas bentuk negara
Pembahasan Dasar Negara
Mohammad Yamin mengemukakan 5 asas dasar negara Indonesia,
yaitu:
1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Peri Kesejahteraan Rakyat
Pembahasan Dasar Negara
Soepomo mengemukakan 5 asas dasar negara Indonesia, yaitu:
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat
Pembahasan Dasar Negara
Ir Soekarno mengemukakan 5 dasar negara Indonesia, yaitu:
1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. Mufakat dan demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan yang maha esa (Berkebudayaan)
PANCASILA
Setelah perundingan dan pemberian usulan-usulan
dasar negara tadi, muncul nama untuk dasar negara
Indonesia dari Bung Karno yaitu:
Tetapi hingga 1 Juni 1945 belum ada kesepakatan dari
hasil sidang yang memutuskan Pancasila sebagai dasar
negara. Maka diputuskan untuk membentuk panitia
khusus (Panitia Sembilan) yang membahas perumusan
usulan dasar negara
Bertanggung jawab atas
perumusan dan
pembentukan Dasar
negara
• Ir. Soekarno
• Drs. Moh. Hatta
• KH. Wachid Hasyim
• Abdoel Kahar
• A.A Maramis
• Abikoeno Tjokrosoeyoso
• H. Agus Salim
• Mr. Achmad Soebardjo
• Mr. Muhammad Yamin
Anggota Panitia
Sembilan
Piagam Jakarta
Piagam Jakarta merupakan hasil dari dibentuknya Panitia
Sembilan. Pada tanggal 22 Juni 1945 panitia sembilan mengadakan
pertemuan yang menghasilkan rumusan dasar negara yang tertuang
dalam Piagam Jakarta. Dimana isi Piagam Jakarta antara lain :
1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi
pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Tetapi isi dari Piagam Jakarta tersebut masih
menuai perdebatan khususnya pada poin kesatu yaitu
“Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat
Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Dimana perdebatan
disebabkan karena negara Indonesia adalah negara
yang memiliki agama yang beragam sehingga
masyarakat non-islam kurang sependapat dengan poin
tersebut. Maka untuk menyelesaikan perbedatan
tersebut diadakan Sidang kedua BPUPKI.
Sidang Kedua BPUPKI
(10 Juli-17 Juli 1945
Setelah perundingan antara Mohammad Hatta dan J. Latuharhary,
disepakati untuk mengganti pernyataan pertama menjadi Ketuhanan
Yang Maha Esa. Perubahan terhadap pernyataan pertama tersebut
menunjukkan nilai toleransi dan semangat persatuan dan kesatuan
bangsa Indonesia. Selain itu didalam sidang ini juga membahas
mengenai rancangan undang-undang
Sebelumnya angkatan laut Jepang melancarkan serangan dadakan
terhadap armada pasifik angkatan laut Amerika Serikat yang tengah
berlabuh di Pangkalan AL Pearl Harbor, Hawaii, pada hari Minggu
pagi, 7 Desember 1941 sehingga membuat Amerika Serikat
mengalami kekalahan besar
Sekutu
(Inggris, Amerika Serikat, Belanda)
Sehingga Sekutu memberikan
Serangan Balasan Kepada jepang
Pada tanggal 6 Agustus 1945 tepatnya pukul 09.15 pagi waktu Tokyo, pesawat pembom
B-29 Enola Gay, yang dikemudikan oleh Paul W. Tibbets,
membuat hancur dengan menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima
Menghindari kerusuhan/pemberontakan karena melihat jepang yang
sedang mengalami kerugian, akhirnya bangsa Indonesia dibuai lagi oleh
jepang dengan harapan akan segera memerdekakan bangsa Indonesia
dengan membubarkan BPUPKI dan diganti dengan dibentuknya PPKI
pada 7 Agustus 1945
Kota Hiroshima
PPKI
BPUPKI
Kota Nagasaki
Pada tanggal 7 Agustus 1945 Jepang
mengumumkan pembentukan Panitia
Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
atau Dokuritsu Zyunbi Iinkai.
Selang beberapa hari setelah dibentuknya PPKI
Jepang mengalami kerugian berat setelah
Dijatuhkannya bom atom kedua di kota Nagasaki pada
9 Agustus 1945
Pada tanggal 15 Agustus salah satu
seorang pemuda Indonesia di Bandung
yang bernama Sutan Syahrir mendengar
lewat siaran radio luar negri BBC
(British Broadcasting Corporation)
tentang Berita kekalahan Jepang
Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok
dengan diculiknya tokoh nasional
Ir. Soekarno & Moh Hatta,
dikarenakan adanya perbedaan
pendapat antara golongan muda dan
tua tentang masalah proklamasi
kemerdekaan Indonesia. Tepatnya
pada 16 Agustus 1945
Setelah mendapatkan kerugian yang
besar akhirnya pada tanggal 14
Agustus 1945 jepang secara resmi
menyerah kepada sekutu
Laksamana Muda Maeda Tadashi
adalah seorang perwira tinggi
angkatan laut kekaisaran Jepang
yang kemudian berjasa dalam
mewujudkan kemerdekaan
Bangsa Indonesia
Proses Perumusan Teks Proklamasi
16 Agustus 1945
Ir. Soekarno, Muh. Hatta dan Achmad Soebardjo merumuskan teks
proklamasi di ruang makan Maeda dengan disaksikan oleh Miyoshi,
Sudiro, Sukarni maupun B. M. Diah.
17 Agustus 1945
Pembacaan teks proklamasi oleh Ir. Soekarno
Proses Pembacaan Teks Proklamasi
16 Agustus 1945
Jumat, 17 Agustus 1945 Proklamasi kemerdekaan
Indonesia dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur
No. 56 Jakarta (Kediaman Ir Soekarno) Bendera
Merah Putih dijahit oleh Ibu Fatmawati serta
dikibarkan olah seorang prajurit PETA, Latief
Hendraningrat yang dibantu oleh Soehoed.
PPKI
18 Agustus 1945
Sidang PPKI 1
• Mengesahkan UUD
• Mengangkat Soekarno Dan M. Hatta
sebagai presiden & wakil presiden
• Dibentuk Komite Nasional
19 Agustus 1945
Sidang PPKI 2
• Pembagian Wilayah kedalam 8
Provinsi
• Komite Nasional (Daerah)
• Menetapkan 12 Departemen dalam 4
Kementerian
22 Agustus 1945
Sidang PPKI 3
• Bahasan mengenai komite Nasional
• Partai Nasional Indonesia
• Pembentukan BKR
Setelah Pembacaan proklamasi,
PPKI kemudian menjalankan tugasnya
dengan melakukan beberapa kali sidang
untuk memaksimalkan Indonesia
sebagai negara yang merdeka
PPKI
Nilai-nilai Pancasila itu
sudah ada semenjak
bangsa Indonesia ada,
melekat pada sikap dan
tingkah laku manusianya
Catatan Penting !
1 Juni 1945 = Lahirnya Pancasila
18 Agustus 1945 = Disahkannya Pancasila
Rancangan dasar negara yang sudah
disempurnakan dengan mempertimbangkan
masukan dan mengutamakan persatuan dan
kesatuan bangsa
1. Ketuhanan yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Pengesahan Ideologi Pancasila
Cukang Taneuh – Jawa Barat
Selesai

Materi Ajar Pertemuan 1 dan 2.ppsx

  • 1.
    PROSES PERUMUSAN DAN USULANDASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA LESSON 1 Restu Sanubari, S.Pd
  • 2.
    Tujuan Pembelajaran Siswa mampu: •Mengidentifikasi perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara dalam Sidang BPUPKI • Mengidentifikasi tokoh perumus dan usulan Dasar Negara • Mengidentifikasi keanggotaan dan tugas panitia sembilan
  • 3.
    Kenapa gedung inibisa kokoh?
  • 4.
    Karena ada pondasiyang kuat Bagaimana jika tidak ada pondasi?
  • 5.
    Ini yang akanterjadi……
  • 6.
    Begitu juga untukmembangun suatu negara, diperlukan dasar negara yang kokoh untuk menjadi pondasi dalam menyelenggarakan kehidupan bernegara Lantas apa dasar negara Indonesia?
  • 7.
  • 8.
  • 9.
    Hari ini kitaakan belajar: Pembentukan BPUPKI Proses Perumusan Dasar Negara Peran Pendiri Negara dalam perumusan
  • 10.
    Gedung Apakah Ini? Gedungtempat berlangsungnya proses PERUMUSAN dasar negara / Gedung Chuo Sangi In Jalan Pejambon No. 6 Jakarta Pusat
  • 11.
    A. Perumusan PancasilaSebagai Dasar Negara 1. Pembentukan BPUPKI Belanda kalah oleh Jepang dalam PERANG PASIFIK - Dimana Jepang menyerang wilayah Indonesia (India Belanda) - Satu persatu wilayah Indonesia jatuh ketangan Belanda Jepang berusaha untuk menguasai wilayah Indonesia karena Untuk mengusai sumber-sumber alam terutama minyak bumi untuk mendukung perang Jepang dan Industrinya Tujuan
  • 12.
    Belanda akhirnya menyerahkansecara resmi Indonesia kepada Jepang pada 8 Maret 1942 melalui Perjanjian Kalijati di Subang. Pada saat itu Jepang secara resmi mulai menjajah Indonesia
  • 13.
    Penderitaan Akibat PenjajahanJepang Kerja Paksa Pengambilan Paksa
  • 14.
    Kemenangan Jepang diAsia Tidak Bertahan Lama (1942-1945) Satu persatu daerah yang dikuasai Jepang Kembali ke tangan sekutu khususnya diwilayah Asia Tenggara Siapa aja sekutu? Amerika, Inggris dan Belanda
  • 15.
    Bagaimana dengan Indonesia? Ditengahpenjajahan Jepang kapada Indonesia ternyata kondisi Jepang pada saat itu baru menghadapi kekalahan dalam perang Asia Timur Raya yang membuat kondisi Jepang semakin terdesak. Akhirnya pemerintah Jepang memutuskan memberikan janji kemerdekaan untuk Indonesia. Untuk mentepati janji tersebut pemerintah Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia)/ dalam bahasa Jepang di sebut Dokuritsu Junbi Cosakai.
  • 16.
    BPUPKI 1 Maret 1945 Ketua BPUPKI:KRT Radjiman wedyodiningrat Wakil BPUPKI: Ichibangangese Yosio dan Pandji Soeroso dibentuk
  • 17.
    Apa fungsi BPUPKI? FungsiBPUPKI adalah untuk menyelidiki hal-hal penting menyangkut kemerdekaan Indonesia dan mempersiapkan pembentukan Negara Indonesia
  • 18.
    Dalam mempersiapkan kemerdekaanBPUPKI memulai sidang pembahasan BPUPKI: Sidang Pertama (29 Mei-1 Juni 1945) Sidang Kedua (10 Juli-17 Juli 1945)
  • 19.
    Sidang Pertama BPUPKI (29Mei – 1 Juni 1945) •Membahas dasar negara •Membahas bentuk negara
  • 20.
    Pembahasan Dasar Negara MohammadYamin mengemukakan 5 asas dasar negara Indonesia, yaitu: 1. Peri Kebangsaan 2. Peri Kemanusiaan 3. Peri Ketuhanan 4. Peri Kerakyatan 5. Peri Kesejahteraan Rakyat
  • 21.
    Pembahasan Dasar Negara Soepomomengemukakan 5 asas dasar negara Indonesia, yaitu: 1. Persatuan 2. Kekeluargaan 3. Keseimbangan 4. Musyawarah 5. Keadilan rakyat
  • 22.
    Pembahasan Dasar Negara IrSoekarno mengemukakan 5 dasar negara Indonesia, yaitu: 1. Kebangsaan Indonesia 2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan 3. Mufakat dan demokrasi 4. Kesejahteraan sosial 5. Ketuhanan yang maha esa (Berkebudayaan)
  • 23.
    PANCASILA Setelah perundingan danpemberian usulan-usulan dasar negara tadi, muncul nama untuk dasar negara Indonesia dari Bung Karno yaitu: Tetapi hingga 1 Juni 1945 belum ada kesepakatan dari hasil sidang yang memutuskan Pancasila sebagai dasar negara. Maka diputuskan untuk membentuk panitia khusus (Panitia Sembilan) yang membahas perumusan usulan dasar negara
  • 24.
    Bertanggung jawab atas perumusandan pembentukan Dasar negara • Ir. Soekarno • Drs. Moh. Hatta • KH. Wachid Hasyim • Abdoel Kahar • A.A Maramis • Abikoeno Tjokrosoeyoso • H. Agus Salim • Mr. Achmad Soebardjo • Mr. Muhammad Yamin Anggota Panitia Sembilan
  • 25.
    Piagam Jakarta Piagam Jakartamerupakan hasil dari dibentuknya Panitia Sembilan. Pada tanggal 22 Juni 1945 panitia sembilan mengadakan pertemuan yang menghasilkan rumusan dasar negara yang tertuang dalam Piagam Jakarta. Dimana isi Piagam Jakarta antara lain : 1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
  • 26.
    Tetapi isi dariPiagam Jakarta tersebut masih menuai perdebatan khususnya pada poin kesatu yaitu “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Dimana perdebatan disebabkan karena negara Indonesia adalah negara yang memiliki agama yang beragam sehingga masyarakat non-islam kurang sependapat dengan poin tersebut. Maka untuk menyelesaikan perbedatan tersebut diadakan Sidang kedua BPUPKI.
  • 27.
    Sidang Kedua BPUPKI (10Juli-17 Juli 1945 Setelah perundingan antara Mohammad Hatta dan J. Latuharhary, disepakati untuk mengganti pernyataan pertama menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Perubahan terhadap pernyataan pertama tersebut menunjukkan nilai toleransi dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Selain itu didalam sidang ini juga membahas mengenai rancangan undang-undang
  • 28.
    Sebelumnya angkatan lautJepang melancarkan serangan dadakan terhadap armada pasifik angkatan laut Amerika Serikat yang tengah berlabuh di Pangkalan AL Pearl Harbor, Hawaii, pada hari Minggu pagi, 7 Desember 1941 sehingga membuat Amerika Serikat mengalami kekalahan besar Sekutu (Inggris, Amerika Serikat, Belanda) Sehingga Sekutu memberikan Serangan Balasan Kepada jepang Pada tanggal 6 Agustus 1945 tepatnya pukul 09.15 pagi waktu Tokyo, pesawat pembom B-29 Enola Gay, yang dikemudikan oleh Paul W. Tibbets, membuat hancur dengan menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima Menghindari kerusuhan/pemberontakan karena melihat jepang yang sedang mengalami kerugian, akhirnya bangsa Indonesia dibuai lagi oleh jepang dengan harapan akan segera memerdekakan bangsa Indonesia dengan membubarkan BPUPKI dan diganti dengan dibentuknya PPKI pada 7 Agustus 1945 Kota Hiroshima
  • 29.
    PPKI BPUPKI Kota Nagasaki Pada tanggal7 Agustus 1945 Jepang mengumumkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Iinkai. Selang beberapa hari setelah dibentuknya PPKI Jepang mengalami kerugian berat setelah Dijatuhkannya bom atom kedua di kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945
  • 30.
    Pada tanggal 15Agustus salah satu seorang pemuda Indonesia di Bandung yang bernama Sutan Syahrir mendengar lewat siaran radio luar negri BBC (British Broadcasting Corporation) tentang Berita kekalahan Jepang Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok dengan diculiknya tokoh nasional Ir. Soekarno & Moh Hatta, dikarenakan adanya perbedaan pendapat antara golongan muda dan tua tentang masalah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Tepatnya pada 16 Agustus 1945 Setelah mendapatkan kerugian yang besar akhirnya pada tanggal 14 Agustus 1945 jepang secara resmi menyerah kepada sekutu
  • 31.
    Laksamana Muda MaedaTadashi adalah seorang perwira tinggi angkatan laut kekaisaran Jepang yang kemudian berjasa dalam mewujudkan kemerdekaan Bangsa Indonesia Proses Perumusan Teks Proklamasi 16 Agustus 1945 Ir. Soekarno, Muh. Hatta dan Achmad Soebardjo merumuskan teks proklamasi di ruang makan Maeda dengan disaksikan oleh Miyoshi, Sudiro, Sukarni maupun B. M. Diah. 17 Agustus 1945 Pembacaan teks proklamasi oleh Ir. Soekarno
  • 32.
    Proses Pembacaan TeksProklamasi 16 Agustus 1945 Jumat, 17 Agustus 1945 Proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta (Kediaman Ir Soekarno) Bendera Merah Putih dijahit oleh Ibu Fatmawati serta dikibarkan olah seorang prajurit PETA, Latief Hendraningrat yang dibantu oleh Soehoed.
  • 33.
    PPKI 18 Agustus 1945 SidangPPKI 1 • Mengesahkan UUD • Mengangkat Soekarno Dan M. Hatta sebagai presiden & wakil presiden • Dibentuk Komite Nasional 19 Agustus 1945 Sidang PPKI 2 • Pembagian Wilayah kedalam 8 Provinsi • Komite Nasional (Daerah) • Menetapkan 12 Departemen dalam 4 Kementerian 22 Agustus 1945 Sidang PPKI 3 • Bahasan mengenai komite Nasional • Partai Nasional Indonesia • Pembentukan BKR Setelah Pembacaan proklamasi, PPKI kemudian menjalankan tugasnya dengan melakukan beberapa kali sidang untuk memaksimalkan Indonesia sebagai negara yang merdeka
  • 34.
    PPKI Nilai-nilai Pancasila itu sudahada semenjak bangsa Indonesia ada, melekat pada sikap dan tingkah laku manusianya Catatan Penting ! 1 Juni 1945 = Lahirnya Pancasila 18 Agustus 1945 = Disahkannya Pancasila Rancangan dasar negara yang sudah disempurnakan dengan mempertimbangkan masukan dan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa 1. Ketuhanan yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Pengesahan Ideologi Pancasila
  • 35.
    Cukang Taneuh –Jawa Barat Selesai