Alur dan Jenisnya
 Oleh : Hafara Firdausi (11/7.6)
Alur
• Alur atau Plot adalah rangkaian peristiwa dari awal sampai
  klimaks serta penyelesaian yang dijalin berdasarkan
  hubungan urutan waktu atau hubungan sebab akibat
  sehingga membentuk keutuhan cerita
• Macam – macam alur cerita berdasarkan susunannya ialah :
  1. Alur maju                    5. Alur campuran
  2. Alur mundur                  6. Alur gabungan
  3. Alur flashback/ sorot balik 7. Alur klimaks
  4. Alur anti klimaks            8. Alur kronologis
Tahapan – tahapan alur cerita :
• Paparan (exposition) : tahapan pengenalan awal cerita
• Rangsangan (inciting moment) : tahapan munculnya peristiwa
  yang mengawali timbulnya gawatan
• Gawatan (rising action): tahapan munculnya tanda – tanda
  konflik
• Pertikaian (conflict): tahapan ketika konflik mulai memuncak
• Klimaks (climax): tahapan ketika konflik mencapai puncaknya
• Peleraian (falling action): tahapan pemecahan masalah dari
  konflik yang terjadi
• Penyelesaian (denouecument) : tahapan akhir suatu cerita yang
  merupakan penyelasaian masalah
Macam – macam alur
1.     Alur Maju (Progesi)
• Alur maju (Progesi) adalah sebuah alur yang memiliki
  klimaks di akhir cerita dan merupakan jalinan/ rangkaian
  peristiwa dari masa kini ke masa lalu yang berjalan teratur
  dan berurutan sesuai dengan urutan waktu kejadian dari
  awal sampai akhir cerita
• Disebut juga alur Krognitif
• Tahapannya :
   a. Awal
   b. Peruwitan
   c. Klimaks
   d. Antiklimaks
   e. Akhir
• Contoh cerpen :
       Gadis kecil bernama Marsha yang tinggal dengan
  ibunya ingin pergi ke hutan untuk mencari jamur. Marsha
  mulai masuk ke dalam hutan. Tak lama kemudian Marsha
  tersesat dan menemukan sebuah rumah kecil, yakni rumah
  seekor beruang. Marsha tak diperbolehkan oleh si beruang
  untuk pulang ke rumah dan harus terus melayaninya.
       Marsha berusaha memikirkan cara pulang. Dia
  membakar kacang polong dan berpura – pura meminta
  bantuan beruang untuk mengantar kacang polong ke
  ibunya. Dia memindah kacang polong dan masuk ke
  keranjang, dan si beruang membawanya ke Desa. Akhirnya
  Marsha dapat bertemu ibunya kembali.
                             .........
Dari cerpen di atas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur
maju karena :
 a. Awal : Gadis kecil bernama Marsha yang tinggal
    dengan ibunya.
 b. Peruwitan : Tak lama kemudian Marsha tersesat dan
    menemukan sebuah rumah kecil, yakni rumah seekor
    beruang.
 c. Klimaks : Marsha tak diperbolehkan oleh si beruang
    untuk pulang ke rumah dan harus terus melayaninya.
 d. Antiklimaks : Marsha masuk ke keranjang, dan si
    beruang membawanya ke Desa.
 e. Akhir : Akhirnya Marsha dapat bertemu ibunya
    kembali.
2. Alur Mundur (Regresi)
• Alur mundur (Regresi) adalah sebuah alur yang
  menceritakan tentang masa lampau yang memiliki klimaks
  di awal cerita dan merupakan jalinan/ rangkaian peristiwa
  dari masa lalu ke masa kini yang disusun tidak sesuai
  dengan urutan waktu kejadian dari awal sampai akhir cerita
• Disebut juga alur tak Krognitif
• Tahapannya :
   a. Akhir
   b. Antiklimaks
   c. Klimaks
   d. Peruwitan
   e. Awal
• Contoh cerpen :
       Lia bercerita kepada Ani tentang pengalamannya di
  pasar. “Aku mengejar seorang pencuri yang mencuri
  dompet Bu Laksmi di pasar tadi pagi. Untungnya aku
  berhasil menangkap si pencuri dan mengembalikan dompet
  Bu Laksmi. Aku dapat menolong Bu Laksmi dengan cepat
  karena aku berada di samping Bu Laksmi ketika dompetnya
  dicuri. Bu Laksmi juga berkata bahwa tadi si pencuri berada
  di belakang Bu Laksmi ketika ia berangkat ke pasar”, kata
  Lia.
                             ......
Dari cerpen di atas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur
mundur karena :
 a. Akhir : Lia bercerita kepada Ani tentang pengalamannya di
    pasar
 b. Antiklimaks : Aku mengejar seorang pencuri yang mencuri
    dompet Bu Laksmi di pasar tadi pagi
 c. Klimaks : Untungnya aku berhasil menangkap si pencuri
    dan mengembalikan dompet Bu Laksmi
 d. Peruwitan : Aku dapat menolong Bu Laksmi dengan cepat
    karena aku berada di samping Bu Laksmi ketika
    dompetnya dicuri.
 e. Awal : Si pencuri berada di belakang Bu Laksmi ketika ia
    berangkat ke pasar
3. Alur Sorot balik (Flashback)
• Alur Sorot balik (Flashback) adalah alur yang terjadi karena
  pengarang mendahulukan akhir cerita dan setelah itu
  kembali ke awal cerita.
• Pengarang bisa memulai cerita dari klimaks kemudian
  kembali ke awal cerita menuju akhir.
• Tahapannya :
   a. Klimaks
   b. Antiklimaks
   c. Akhir
   d. Peruwitan
   e. Awal
• Contoh cerpen :
       Malam itu, Rina berteriak – teriak kepada ibunya
  karena ia ingin muntah – muntah. Ibunya bingung bukan
  kepalang karena kemudian Rina terlihat sangat pucat
  sementara ayahnya belum pulang. Ibunya meminta tolong
  Pak Basuki untuk mengantar dirinya dan Rina ke puskesmas
  terdekat. Kata dokter, Rina sebenarnya tidak apa – apa
  hanya saja ada gangguan pencernaan di perutnya. Ibunya
  berterima kasih kepada dokter dan pak Basuki.
      “Ibu, perutku kok sakit ya?” keluh Rina. “Tidak apa –
  apa Ran. Kamu hanya masuk angin” kata Ibunya. Kenang
  Ibu Rina. “Memang waktu itu Rina mengatakan bahwa di
  sekolah ia memakan rujak terlalu banyak”.
                              .........
Dari cerpen di atas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur
Flashback/ Sorot balik karena :
 a. Klimaks : Malam itu, Rina berteriak – teriak kepada
    ibunya karena ia ingin muntah – muntah.
 b. Antiklimaks : Ibunya meminta pak Basuki untuk
    mengantar dirinya dan Rina ke puskesmas terdekat.
 c. Akhir : Kata dokter Rina sebenarnya tidak apa – apa
    hanya saja ada gangguan pencernaan di perutnya.
 d. Peruwitan : “Rina mengeluh kalau perutnya sakit”
 e. Awal : Memang waktu itu Rina mengatakan bahwa di
    sekolah ia memakan rujak terlalu banyak.
4. Alur Campuran (maju-mundur)
• Alur Campuran adalah alur yang diawali klimaks, kemudian
  melihat lagi masa lampau dan dilanjutkan sampai pada
  penyelesaian yang menceritakan banyak tokoh utama
  sehingga cerita yang satu belum selesai kembali ke awal
  untuk menceritakan tokoh yang lain.
• Disebut juga alur Maju - Mundur
• Tahapannya :
    a. Klimaks
    b. Peruwitan
    c. Awal
    d. Antiklimaks
    e. Penyelesaian
• Contoh cerpen :
       Suara klakson bersahut-sahutan. Kulirik arloji, hampir jam
  setengah enam petang. Pantas. Para pengklakson ini pasti
  perindu rumah. Din...din...Aku maju sedikit. Bukannya tak mau
  berisik. Aku cuma tak mau pulang cepat. Aku bukanlah seorang
  perindu rumah. Tes tes... . Gerimis menderas. Sudah dua puluh
  menit aku dalam perjalanan ini. Aku menepi di bawah pohon
  tua, hendak memakai jas.
       “Siapa yang salah? Aku? Iya?” “Ya jelas!” “Jelas apa???”
  “Kan anak kita ada empat, Mas!” “Empat??Anak kita cuma
  tiga!” “Jadi, Mas menyalahkan Rina?” “Ya!!!” “Tapi Rina kan
  sekarang anakmu juga, Mas” “Rina tidak akan pernah jadi
  anakku!! “ “Mas jahat!!” teriak ibu sambil berlari.
       Aku masih dibawah pohon tua ini. Mengapa aku harus
  pulang ke rumah?? Ahh, Dewi Petir, sambarlah aku sekarang,
  agar aku bisa mati saat ini juga!!
                               .........
Dari cerpen di atas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur
Campuran karena :
 a. Klimaks : Suara klakson bersahut-sahutan. Kulirik
    arloji, hampir jam setengah enam petang.
 b. Peruwitan : Aku cuma tak mau pulang cepat. Aku
    bukanlah seorang perindu rumah.
 c. Awal : “Ayah dan ibu Rina bertengkar di rumah”
 d. Antiklimaks : Aku masih dibawah pohon tua ini.
    Mengapa aku harus pulang ke rumah??
 e. Penyelesaian : Ahh, Dewi Petir, sambarlah aku
    sekarang, agar aku bisa mati saat ini juga !!
4. Alur Gabungan
• Alur Gabungan adalah alur yang merupakan gabungan dari
  alur maju dan alur mundur.
• Contoh Cerpen :
       Di suatu tempat ada sebuah surau tua yang nyaris
  ambruk. Surau itu di perbaiki oleh Garin. Dia bekerja sebagai
  pengasah pisau dan dapat mengais rejeki. Kehidupannya
  monoton. Suatu ketika datanglah Ajo Sidi dan berbincang –
  bincang dengan Garin. Sepulangnya Ajo Sidi, Garin merasa
  di sindir bahwa dia akan masuk ke Neraka. Penjaga surau itu
  begitu memikirkan hal itu. Akhirnya, menggorok lehernya
  dengan pisau cukur. Kematiannya sungguh mengejutkan.
  Semua orang berusaha menguburnya, kecuali satu orang saja
  dialah Ajo Sidi.
                              ......
5. Alur Klimaks
• Alur Klimaks adalah alur yang susunan peristiwa menanjak
  dari peristiwa biasa meningkat menjadi penting yakni lebih
  menegangkan
• Contoh cerpen :
       Suatu hari, seorang pemuda yang bernama Adi
  melakukan perjalanan jauh. Semula ia bisa melewati
  berbagai tantangan. Tetapi tak lama kemudian ia dihadang
  oleh 5 orang penjahat. Adi menghadapi mereka dengan
  segala ilmu yang ia bisa. Ia meloncat, menerjang dan
  melawan mereka sampai satu per satu dari mereka
  berjatuhan dan sebagian lari ke hutan.
                               ........
Dari cerpen di atas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur
Klimaks karena:
 a. Peristiwa biasa : Suatu hari, seorang pemuda yang
    bernama Adi melakukan perjalanan jauh. Semula ia
    bisa melewati berbagai tantangan.
 b. Peristiwa menegangkan : Tetapi tak lama kemudian ia
    dihadang oleh 5 orang penjahat. Adi menghadapi
    mereka dengan segala ilmu yang ia bisa.
6. Alur Antiklimaks
• Alur Antiklimaks adalah alur yang susunan peristiwanya
  makin menurun dari peristiwa menegangkan kemudian
  menjadi kendor dan berakhir dengan peristiwa biasa
• Contoh cerpen :
     Try out matematika yang sedang berlangsung pagi itu,
  diikuti oleh 2000 orang. Oleh karena itu, Dina terlalu gugup
  untuk menghadapinya padahal biasanya ia yang paling
  percaya diri. Dina masuk ke ruang kelas dan ia berusaha
  meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia pasti bisa mendapat
  nilai yang bagus.
     Setelah keluar gedung try out, ia diajak mamanya pergi
  ke kebun binatang Surabaya untuk refreshing.
                              ........
Dari cerpen di atas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur
Antiklimaks karena:
 a. Peristiwa menegangkan : Try out matematika yang
    sedang berlangsung pagi itu, diikuti oleh 2000 orang.
    Oleh karena itu, Dina terlalu gugup untuk
    menghadapinya.
 b. Peristiwa biasa : Setelah keluar gedung try out, ia
    diajak mamanya pergi ke kebun binatang Surabaya
    untuk refreshing.
7. Alur Kronologis
• Alur Kronologis adalah alur yang susunan peristiwanya
  berjalan sesuai dengan urutan waktu. Dalam alur ini
  terdapat hitungan jam, menit, detik, hari dsb.
• Contoh cerpen :
       Suatu hari, Rizal menanam tanaman kacang hijau
  dalam sebuah gelas plastik berdasar kapas yang diberi
  Rencananya, tanaman itu akan diberikan ke bu guru jika
  tumbuh subur. Ia mulai menanam pada hari minggu pagi.
       Setiap harinya tinggi kecambah tersebut bertambah.
  Pada hari pertama, tingginya 0,4 cm. Hingga hari ke tujuh,
  tinggi tanaman kacang hijau milik Rizal mencapai 7,6 cm.
  Rizal sangat senang sekali karena tanamannya sangat subur
  sehingga ia bisa memberikannya kepada ibu guru.
                             .........
Bhs. Indonesia - Macam-macam alur

Bhs. Indonesia - Macam-macam alur

  • 1.
    Alur dan Jenisnya Oleh : Hafara Firdausi (11/7.6)
  • 2.
    Alur • Alur atauPlot adalah rangkaian peristiwa dari awal sampai klimaks serta penyelesaian yang dijalin berdasarkan hubungan urutan waktu atau hubungan sebab akibat sehingga membentuk keutuhan cerita • Macam – macam alur cerita berdasarkan susunannya ialah : 1. Alur maju 5. Alur campuran 2. Alur mundur 6. Alur gabungan 3. Alur flashback/ sorot balik 7. Alur klimaks 4. Alur anti klimaks 8. Alur kronologis
  • 3.
    Tahapan – tahapanalur cerita : • Paparan (exposition) : tahapan pengenalan awal cerita • Rangsangan (inciting moment) : tahapan munculnya peristiwa yang mengawali timbulnya gawatan • Gawatan (rising action): tahapan munculnya tanda – tanda konflik • Pertikaian (conflict): tahapan ketika konflik mulai memuncak • Klimaks (climax): tahapan ketika konflik mencapai puncaknya • Peleraian (falling action): tahapan pemecahan masalah dari konflik yang terjadi • Penyelesaian (denouecument) : tahapan akhir suatu cerita yang merupakan penyelasaian masalah
  • 4.
  • 5.
    1. Alur Maju (Progesi) • Alur maju (Progesi) adalah sebuah alur yang memiliki klimaks di akhir cerita dan merupakan jalinan/ rangkaian peristiwa dari masa kini ke masa lalu yang berjalan teratur dan berurutan sesuai dengan urutan waktu kejadian dari awal sampai akhir cerita • Disebut juga alur Krognitif • Tahapannya : a. Awal b. Peruwitan c. Klimaks d. Antiklimaks e. Akhir
  • 6.
    • Contoh cerpen: Gadis kecil bernama Marsha yang tinggal dengan ibunya ingin pergi ke hutan untuk mencari jamur. Marsha mulai masuk ke dalam hutan. Tak lama kemudian Marsha tersesat dan menemukan sebuah rumah kecil, yakni rumah seekor beruang. Marsha tak diperbolehkan oleh si beruang untuk pulang ke rumah dan harus terus melayaninya. Marsha berusaha memikirkan cara pulang. Dia membakar kacang polong dan berpura – pura meminta bantuan beruang untuk mengantar kacang polong ke ibunya. Dia memindah kacang polong dan masuk ke keranjang, dan si beruang membawanya ke Desa. Akhirnya Marsha dapat bertemu ibunya kembali. .........
  • 7.
    Dari cerpen diatas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur maju karena : a. Awal : Gadis kecil bernama Marsha yang tinggal dengan ibunya. b. Peruwitan : Tak lama kemudian Marsha tersesat dan menemukan sebuah rumah kecil, yakni rumah seekor beruang. c. Klimaks : Marsha tak diperbolehkan oleh si beruang untuk pulang ke rumah dan harus terus melayaninya. d. Antiklimaks : Marsha masuk ke keranjang, dan si beruang membawanya ke Desa. e. Akhir : Akhirnya Marsha dapat bertemu ibunya kembali.
  • 8.
    2. Alur Mundur(Regresi) • Alur mundur (Regresi) adalah sebuah alur yang menceritakan tentang masa lampau yang memiliki klimaks di awal cerita dan merupakan jalinan/ rangkaian peristiwa dari masa lalu ke masa kini yang disusun tidak sesuai dengan urutan waktu kejadian dari awal sampai akhir cerita • Disebut juga alur tak Krognitif • Tahapannya : a. Akhir b. Antiklimaks c. Klimaks d. Peruwitan e. Awal
  • 9.
    • Contoh cerpen: Lia bercerita kepada Ani tentang pengalamannya di pasar. “Aku mengejar seorang pencuri yang mencuri dompet Bu Laksmi di pasar tadi pagi. Untungnya aku berhasil menangkap si pencuri dan mengembalikan dompet Bu Laksmi. Aku dapat menolong Bu Laksmi dengan cepat karena aku berada di samping Bu Laksmi ketika dompetnya dicuri. Bu Laksmi juga berkata bahwa tadi si pencuri berada di belakang Bu Laksmi ketika ia berangkat ke pasar”, kata Lia. ......
  • 10.
    Dari cerpen diatas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur mundur karena : a. Akhir : Lia bercerita kepada Ani tentang pengalamannya di pasar b. Antiklimaks : Aku mengejar seorang pencuri yang mencuri dompet Bu Laksmi di pasar tadi pagi c. Klimaks : Untungnya aku berhasil menangkap si pencuri dan mengembalikan dompet Bu Laksmi d. Peruwitan : Aku dapat menolong Bu Laksmi dengan cepat karena aku berada di samping Bu Laksmi ketika dompetnya dicuri. e. Awal : Si pencuri berada di belakang Bu Laksmi ketika ia berangkat ke pasar
  • 11.
    3. Alur Sorotbalik (Flashback) • Alur Sorot balik (Flashback) adalah alur yang terjadi karena pengarang mendahulukan akhir cerita dan setelah itu kembali ke awal cerita. • Pengarang bisa memulai cerita dari klimaks kemudian kembali ke awal cerita menuju akhir. • Tahapannya : a. Klimaks b. Antiklimaks c. Akhir d. Peruwitan e. Awal
  • 12.
    • Contoh cerpen: Malam itu, Rina berteriak – teriak kepada ibunya karena ia ingin muntah – muntah. Ibunya bingung bukan kepalang karena kemudian Rina terlihat sangat pucat sementara ayahnya belum pulang. Ibunya meminta tolong Pak Basuki untuk mengantar dirinya dan Rina ke puskesmas terdekat. Kata dokter, Rina sebenarnya tidak apa – apa hanya saja ada gangguan pencernaan di perutnya. Ibunya berterima kasih kepada dokter dan pak Basuki. “Ibu, perutku kok sakit ya?” keluh Rina. “Tidak apa – apa Ran. Kamu hanya masuk angin” kata Ibunya. Kenang Ibu Rina. “Memang waktu itu Rina mengatakan bahwa di sekolah ia memakan rujak terlalu banyak”. .........
  • 13.
    Dari cerpen diatas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur Flashback/ Sorot balik karena : a. Klimaks : Malam itu, Rina berteriak – teriak kepada ibunya karena ia ingin muntah – muntah. b. Antiklimaks : Ibunya meminta pak Basuki untuk mengantar dirinya dan Rina ke puskesmas terdekat. c. Akhir : Kata dokter Rina sebenarnya tidak apa – apa hanya saja ada gangguan pencernaan di perutnya. d. Peruwitan : “Rina mengeluh kalau perutnya sakit” e. Awal : Memang waktu itu Rina mengatakan bahwa di sekolah ia memakan rujak terlalu banyak.
  • 14.
    4. Alur Campuran(maju-mundur) • Alur Campuran adalah alur yang diawali klimaks, kemudian melihat lagi masa lampau dan dilanjutkan sampai pada penyelesaian yang menceritakan banyak tokoh utama sehingga cerita yang satu belum selesai kembali ke awal untuk menceritakan tokoh yang lain. • Disebut juga alur Maju - Mundur • Tahapannya : a. Klimaks b. Peruwitan c. Awal d. Antiklimaks e. Penyelesaian
  • 15.
    • Contoh cerpen: Suara klakson bersahut-sahutan. Kulirik arloji, hampir jam setengah enam petang. Pantas. Para pengklakson ini pasti perindu rumah. Din...din...Aku maju sedikit. Bukannya tak mau berisik. Aku cuma tak mau pulang cepat. Aku bukanlah seorang perindu rumah. Tes tes... . Gerimis menderas. Sudah dua puluh menit aku dalam perjalanan ini. Aku menepi di bawah pohon tua, hendak memakai jas. “Siapa yang salah? Aku? Iya?” “Ya jelas!” “Jelas apa???” “Kan anak kita ada empat, Mas!” “Empat??Anak kita cuma tiga!” “Jadi, Mas menyalahkan Rina?” “Ya!!!” “Tapi Rina kan sekarang anakmu juga, Mas” “Rina tidak akan pernah jadi anakku!! “ “Mas jahat!!” teriak ibu sambil berlari. Aku masih dibawah pohon tua ini. Mengapa aku harus pulang ke rumah?? Ahh, Dewi Petir, sambarlah aku sekarang, agar aku bisa mati saat ini juga!! .........
  • 16.
    Dari cerpen diatas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur Campuran karena : a. Klimaks : Suara klakson bersahut-sahutan. Kulirik arloji, hampir jam setengah enam petang. b. Peruwitan : Aku cuma tak mau pulang cepat. Aku bukanlah seorang perindu rumah. c. Awal : “Ayah dan ibu Rina bertengkar di rumah” d. Antiklimaks : Aku masih dibawah pohon tua ini. Mengapa aku harus pulang ke rumah?? e. Penyelesaian : Ahh, Dewi Petir, sambarlah aku sekarang, agar aku bisa mati saat ini juga !!
  • 17.
    4. Alur Gabungan •Alur Gabungan adalah alur yang merupakan gabungan dari alur maju dan alur mundur. • Contoh Cerpen : Di suatu tempat ada sebuah surau tua yang nyaris ambruk. Surau itu di perbaiki oleh Garin. Dia bekerja sebagai pengasah pisau dan dapat mengais rejeki. Kehidupannya monoton. Suatu ketika datanglah Ajo Sidi dan berbincang – bincang dengan Garin. Sepulangnya Ajo Sidi, Garin merasa di sindir bahwa dia akan masuk ke Neraka. Penjaga surau itu begitu memikirkan hal itu. Akhirnya, menggorok lehernya dengan pisau cukur. Kematiannya sungguh mengejutkan. Semua orang berusaha menguburnya, kecuali satu orang saja dialah Ajo Sidi. ......
  • 18.
    5. Alur Klimaks •Alur Klimaks adalah alur yang susunan peristiwa menanjak dari peristiwa biasa meningkat menjadi penting yakni lebih menegangkan • Contoh cerpen : Suatu hari, seorang pemuda yang bernama Adi melakukan perjalanan jauh. Semula ia bisa melewati berbagai tantangan. Tetapi tak lama kemudian ia dihadang oleh 5 orang penjahat. Adi menghadapi mereka dengan segala ilmu yang ia bisa. Ia meloncat, menerjang dan melawan mereka sampai satu per satu dari mereka berjatuhan dan sebagian lari ke hutan. ........
  • 19.
    Dari cerpen diatas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur Klimaks karena: a. Peristiwa biasa : Suatu hari, seorang pemuda yang bernama Adi melakukan perjalanan jauh. Semula ia bisa melewati berbagai tantangan. b. Peristiwa menegangkan : Tetapi tak lama kemudian ia dihadang oleh 5 orang penjahat. Adi menghadapi mereka dengan segala ilmu yang ia bisa.
  • 20.
    6. Alur Antiklimaks •Alur Antiklimaks adalah alur yang susunan peristiwanya makin menurun dari peristiwa menegangkan kemudian menjadi kendor dan berakhir dengan peristiwa biasa • Contoh cerpen : Try out matematika yang sedang berlangsung pagi itu, diikuti oleh 2000 orang. Oleh karena itu, Dina terlalu gugup untuk menghadapinya padahal biasanya ia yang paling percaya diri. Dina masuk ke ruang kelas dan ia berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia pasti bisa mendapat nilai yang bagus. Setelah keluar gedung try out, ia diajak mamanya pergi ke kebun binatang Surabaya untuk refreshing. ........
  • 21.
    Dari cerpen diatas dapat kita tentukan bahwa memiliki alur Antiklimaks karena: a. Peristiwa menegangkan : Try out matematika yang sedang berlangsung pagi itu, diikuti oleh 2000 orang. Oleh karena itu, Dina terlalu gugup untuk menghadapinya. b. Peristiwa biasa : Setelah keluar gedung try out, ia diajak mamanya pergi ke kebun binatang Surabaya untuk refreshing.
  • 22.
    7. Alur Kronologis •Alur Kronologis adalah alur yang susunan peristiwanya berjalan sesuai dengan urutan waktu. Dalam alur ini terdapat hitungan jam, menit, detik, hari dsb. • Contoh cerpen : Suatu hari, Rizal menanam tanaman kacang hijau dalam sebuah gelas plastik berdasar kapas yang diberi Rencananya, tanaman itu akan diberikan ke bu guru jika tumbuh subur. Ia mulai menanam pada hari minggu pagi. Setiap harinya tinggi kecambah tersebut bertambah. Pada hari pertama, tingginya 0,4 cm. Hingga hari ke tujuh, tinggi tanaman kacang hijau milik Rizal mencapai 7,6 cm. Rizal sangat senang sekali karena tanamannya sangat subur sehingga ia bisa memberikannya kepada ibu guru. .........

Editor's Notes