Studi Sumarto (2002) menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat mengurangi kemiskinan, tetapi tidak secara permanen, dan mengurangi ketimpangan sangat penting untuk pencapaian ini. Banyak program penanggulangan kemiskinan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kurang melibatkan partisipasi masyarakat. Penyebab kemiskinan termasuk ketidaksamaan dalam kepemilikan sumber daya, kualitas sumber daya manusia, dan akses terhadap modal.