DEFINISI BID’AH

AL-IMAM IZZUDDIN ABDUL AZIZ
BIN ABDISSALAM

AL-IMAM MUHYIDDIN ABU
ZAKARIYAH YAHYA BIN SYARAF
AL-NAWAWI

Mengerjakan sesuatu

Mengerjakan sesuatu yang
baru yag belum ada pada
masa rasulullah

yang tidak pernah

dikenal (terjadi) pada
masa rasulullah.
OLEH:
NURRAHMAN, S.Pd.I, M.M.Pd.I

AL-IMAM MUHAMMAD BIN
ISMA’IL AL-SHAN’ANI

BAHASA: sesuatu yang
dikerjakan
tanpa
mengetahui
contoh
sebelumnya”
ISTILAH:
sesuatu
yag
dikerjakan tanpa didahului
pengakua syara’ melalui
Al-Qur’an dan
sunnah.
BID’AH
HASANAH

MADZMUMAH

IMAM SYAFI’I: bid’ah ada dua macam: PERTAMA ‘
Sesuatu yang baru yang menyalahi Al-Qur’an, sunnah,
dan ijma disebut bid’ah dhalalah. KEDUA, sesuatu yang
baru dalam kebaikan yang tidak menyalahi al-qur’an,
sunnah, dan ijma’, disebut bid’ah hasanah
IMAM NAWAWI : bid’ah terbagi dua , hasanah dan
qabihah.
BID’AH HASANAH PADA
MASA RASULULLAH
1. HADIST RIFA’AH BIN RAFI’
RIFA’AH berkata: suatu ketika kami shalat bersama Nabi,
Saw. Ketika beliau bangun dari rukuk, beliau berkata
“sami allahuliman hamidah” lalu seorang laki2 di
belakangnya berkata” rabbana walakalhamdu hamdan
kasiran thayyiban mubarakan fih” setelah selesai shalat,
beliau bertanya “siapa yg membaca kalimat tadi?” laki2
itu menjawab” saya”. Beliau bersabda: aku telah melihat
lebih 30 malaikat berebutan menulis pahalanya.
(HR. BUKARI)
Sahabat di atas mengerjakan perkara baru yg belum
pernah diajarkan nabi, saw. Yaitu menambah bacaan dzikir
dalam i’tidal. Ternyata nabi membenarkan perbuatan
sahabat tersebut.
PENGHIMPUNAN ALQUR’AN

BID’AH HASANAH
SETELAH

SHALAT TARAWIH

RASULULLAH
WAFAT

ADZAN JUM’AT
SHALAT SUNNAH
SEBELUM SHALAT ID
DAN SESUDAHNYA
REDAKSI SHALAWAT
NABI
PEMBERIAN TITIK DALAM
PENULISAN MUSHHAF

PENULISAN KETIKA MENULIS
NAMA NABI

PERKEMBANGAN ILMU HADIST

BID’AH HASANAH IMAM AHMAD
BIN HAMBAL

BID’AH HASANAH SETELAH
RASULULLAH WAFAT

BID'AH-EDUCATION

  • 1.
    DEFINISI BID’AH AL-IMAM IZZUDDINABDUL AZIZ BIN ABDISSALAM AL-IMAM MUHYIDDIN ABU ZAKARIYAH YAHYA BIN SYARAF AL-NAWAWI Mengerjakan sesuatu Mengerjakan sesuatu yang baru yag belum ada pada masa rasulullah yang tidak pernah dikenal (terjadi) pada masa rasulullah. OLEH: NURRAHMAN, S.Pd.I, M.M.Pd.I AL-IMAM MUHAMMAD BIN ISMA’IL AL-SHAN’ANI BAHASA: sesuatu yang dikerjakan tanpa mengetahui contoh sebelumnya” ISTILAH: sesuatu yag dikerjakan tanpa didahului pengakua syara’ melalui Al-Qur’an dan sunnah.
  • 2.
    BID’AH HASANAH MADZMUMAH IMAM SYAFI’I: bid’ahada dua macam: PERTAMA ‘ Sesuatu yang baru yang menyalahi Al-Qur’an, sunnah, dan ijma disebut bid’ah dhalalah. KEDUA, sesuatu yang baru dalam kebaikan yang tidak menyalahi al-qur’an, sunnah, dan ijma’, disebut bid’ah hasanah IMAM NAWAWI : bid’ah terbagi dua , hasanah dan qabihah.
  • 3.
    BID’AH HASANAH PADA MASARASULULLAH 1. HADIST RIFA’AH BIN RAFI’ RIFA’AH berkata: suatu ketika kami shalat bersama Nabi, Saw. Ketika beliau bangun dari rukuk, beliau berkata “sami allahuliman hamidah” lalu seorang laki2 di belakangnya berkata” rabbana walakalhamdu hamdan kasiran thayyiban mubarakan fih” setelah selesai shalat, beliau bertanya “siapa yg membaca kalimat tadi?” laki2 itu menjawab” saya”. Beliau bersabda: aku telah melihat lebih 30 malaikat berebutan menulis pahalanya. (HR. BUKARI) Sahabat di atas mengerjakan perkara baru yg belum pernah diajarkan nabi, saw. Yaitu menambah bacaan dzikir dalam i’tidal. Ternyata nabi membenarkan perbuatan sahabat tersebut.
  • 4.
    PENGHIMPUNAN ALQUR’AN BID’AH HASANAH SETELAH SHALATTARAWIH RASULULLAH WAFAT ADZAN JUM’AT SHALAT SUNNAH SEBELUM SHALAT ID DAN SESUDAHNYA REDAKSI SHALAWAT NABI
  • 5.
    PEMBERIAN TITIK DALAM PENULISANMUSHHAF PENULISAN KETIKA MENULIS NAMA NABI PERKEMBANGAN ILMU HADIST BID’AH HASANAH IMAM AHMAD BIN HAMBAL BID’AH HASANAH SETELAH RASULULLAH WAFAT