Analisis kemampuan lahan di desa Donowarih bertujuan untuk menilai potensi lahan untuk pertanian yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan kelerengan, jenis tanah, dan intensitas hujan. Hasil analisis menunjukkan bahwa daerah tersebut mayoritas berfungsi sebagai kawasan penyangga dengan lahan tak terbangun yang mendominasi, sementara lahan terbangun hanya 12%. Pembangunan di desa ini perlu memperhatikan kesesuaian lahan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.