http://www.free-powerpoint-templates-design.com
Pengelolaan dan Pengembangan
Keuangan dalam Anggaran Sektor Publik
&
Akuntansi Keuangan Sektor Publik
Oleh : Idham Arafah
Pengelolaan dan Pengembangan Keuangan
dalam Anggaran Sektor Publik
Sektor Publik
P E N G A N G G A R A N S E K T O R P U B L I K
Anggaran publik adalah rencana kegiatan dalam bentuk perolehan pendapatandan belanja
dalam satuan moneter. Secara singkat dapat dinyatakan bahwa anggaran publik merupakan
suatu rencana finansial yang menyatakan :
1. Berapa biaya atas rencana-rencana yang dibuat (pengeluaran/belanja);
2. Berapa banyak dan bagaimana caranya memperoleh uang untuk mendanai rencana
tersebut (pendapatan).
Anggaran sektor publik dibuat untuk membantu menentukan tingkat kebutuhanmasyarakat,
seperti listrik, air bersih, kualitas kesehatan, pendidikan, dan sebagainyaagar terjamin secara
layak. Anggaran merupakan blue print keberadaan sebuah negaradan merupakan arahan di
masa yang akan datang.
Anggaran sektor publik penting karena beberapa alasan, yaitu:
1. Anggaran merupakan alat bagi pemerintah untuk mengarahkan pembangunansosial-ekonomi, menjamin kesinambungan,
dan meningkatkan kualititas hidupmasyarakat.
2. Anggaran diperlukan karena adanya kebutuhan dan keinginan masyarakat yangtak terbatas dan terus berkembang,
sedangkan sumber daya yang ada terbatas.Anggaran diperlukan karena adanya masalah keterbatasan sumber daya
( Scarcity of resources), pilihan (choice), dantrade offs.
3. Anggaran diperlukan untuk meyakinkan bahwa pemerintah telah bertanggung jawab terhadap rakyat. Dalam hal ini
anggaran publik merupakan instrument pelaksanaan akuntabilitas publik oleh lembaga-lembaga publik yang ada.
FUNGSI & JENIS ANGGARAN SEKTOR PUBLIK
Anggaran sektor publik mempunyai beberapa fungsi utama, yaitu:
(1) Sebagai alat perencanaan,
(2) alat pengendalian,
(3) alat kebijakan fiskal,
(4) alat politik,
(5) alat koordinasi dan komunikasi,
(6) alat penilaian kinerja,
(7) alat motivasi,
(8) alat menciptakan ruang publik.
Anggaran sektor publik dibagi menjadi dua, yaitu :
(1) Anggaran operasional
(2) Anggaran modal
PRINSIP-PRINSIP ANGGARAN SEKTOR PUBLIK
Prinsip-prinsip anggaran sektor publik meliputi:
1. Otorisasi oleh legislatif Anggaran publik harus mendapat otorisasi dari legislatif terlebih dulu sebelumeksekutif dapat
membelanjakan anggaran tersebut.
2. Komprehensif Anggaran harus menunjukkan semua penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Oleh karena itu, adanya dana
non-budgetair pada dasarnya adalah menyalahi prinsip anggaran yang bersifat komprehensif.c.
3. Keutuhan anggaran Semua penerimaan dan belanja pemerintah harus terhimpun dalam dana umum (general fund)
4. Nondicretionary Apropriation. Jumlah yang disetujui oleh dewan legislatif harus termanfaatkan secara ekonomis,efisien, dan
efektif.
5. Periodik Anggaran merupakan suatu proses yang periodik, dapat bersifat tahunan maupun multi-tahunan
6. Akurat Estimasi anggaran hendaknya tidak memasukkan cadangan yang tersembunyi (hidden reserve) yang dapat dijadikan
sebagai pemborosan dan inefisiensi anggaran sertadapat mengakibatkan munculnya underestimate pendapatan dan
overestimate pengeluaran.
7. Jelasanggaran hendaknya sederhana, dapat dipahami masyarakat, dan tidak membingungkan
8. Diketahui publik anggaran harus diinformasikan kepada masyarakat luas.
Tahap persiapan anggaran
Preparation
01
Tahap ratifikasi
Approval / Ratification
02
Tahap implementasi
Implementation
03
Tahap pelaporan dan evaluasi
Reporting and Evaluation
04
SIKLUS
ANGGARAN
Akuntansi Keuangan Sektor Publik
• Standar adalah acuan yang telah disepakati dan
ditetapkan oleh organisasi yang berkompetensi serta
berwewenang dalam bidang terkait.
• Standar akuntasi sector public sendiri memberi
kerangka dalam menjalankan fungsi siklus akuntansi
sector public seperti :
 Perencanaan
 Realisasi Anggaran
 Pengadaan Barang dan Jasa
 Pelaporan
 Audit
 Pertanggungjawaban public
Definisi Standar Akuntansi Sektor Publik
Lingkup Standar Akuntansi
Sektor Publik
• Menyediakan organisasi sector public
suatu pedoman akuntansi yang diharapkan
dapat diterapkan bagi pencatatan transaksi
keuangan organisasi sector public yang
berlaku dewasa ini
• Menyediakan organisasi sector public
suatu pedoman akuntansi yang
dilengkapidengan klasifikasi rekening dan
prosedur pencatatan sertajurnal standar
yang telah disesuaikan dengan siklus
kegiatan organisasi sector public, yang
mencangkup penganggaran,
perbendaharaan, dan pelaporannya
Ragam dan Hubungan
Antarstandar Akuntansi Sektor
Publik
 Standar Akuntansi Sektor Publik
 Standar Nomenklatur
 Standar Pemeriksaan Keuangan Negara
 Standar Akuntansi Biaya
Manfaat Standar Akuntansi Keuangan
Sektor Publik (SAKSP) adalah:
Meningkatkan kualitas dan realibilitas laporan akuntansi dan
keuanganorganisasi sector publik, khususnya dalam hal ini
organisasi pemerintahan
Meningkatkan kinerja keuangan dan perekonomian
Mengusahakan harmonisasi antar yurisdiksi dengan menggunakan dasar akuntansi yang sama
Mengusahakan harmonisasi antara persyaratan atas laporan ekonomis dan keuangan
Standar Akuntansi Keuangan
Sektor Publik
PSAK No. 45 tentang Standar Akuntansi
Untuk Entitas Nirlaba
 Unsur-unsur Laporan Keuangan
 Standar Akuntansi Pemerintahan
 Laporan Keuangan yang Dihasilkan
Terimakasih

Akuntansi Sektor Publik.pptx

  • 1.
    http://www.free-powerpoint-templates-design.com Pengelolaan dan Pengembangan Keuangandalam Anggaran Sektor Publik & Akuntansi Keuangan Sektor Publik Oleh : Idham Arafah
  • 2.
    Pengelolaan dan PengembanganKeuangan dalam Anggaran Sektor Publik Sektor Publik
  • 3.
    P E NG A N G G A R A N S E K T O R P U B L I K Anggaran publik adalah rencana kegiatan dalam bentuk perolehan pendapatandan belanja dalam satuan moneter. Secara singkat dapat dinyatakan bahwa anggaran publik merupakan suatu rencana finansial yang menyatakan : 1. Berapa biaya atas rencana-rencana yang dibuat (pengeluaran/belanja); 2. Berapa banyak dan bagaimana caranya memperoleh uang untuk mendanai rencana tersebut (pendapatan). Anggaran sektor publik dibuat untuk membantu menentukan tingkat kebutuhanmasyarakat, seperti listrik, air bersih, kualitas kesehatan, pendidikan, dan sebagainyaagar terjamin secara layak. Anggaran merupakan blue print keberadaan sebuah negaradan merupakan arahan di masa yang akan datang. Anggaran sektor publik penting karena beberapa alasan, yaitu: 1. Anggaran merupakan alat bagi pemerintah untuk mengarahkan pembangunansosial-ekonomi, menjamin kesinambungan, dan meningkatkan kualititas hidupmasyarakat. 2. Anggaran diperlukan karena adanya kebutuhan dan keinginan masyarakat yangtak terbatas dan terus berkembang, sedangkan sumber daya yang ada terbatas.Anggaran diperlukan karena adanya masalah keterbatasan sumber daya ( Scarcity of resources), pilihan (choice), dantrade offs. 3. Anggaran diperlukan untuk meyakinkan bahwa pemerintah telah bertanggung jawab terhadap rakyat. Dalam hal ini anggaran publik merupakan instrument pelaksanaan akuntabilitas publik oleh lembaga-lembaga publik yang ada.
  • 4.
    FUNGSI & JENISANGGARAN SEKTOR PUBLIK Anggaran sektor publik mempunyai beberapa fungsi utama, yaitu: (1) Sebagai alat perencanaan, (2) alat pengendalian, (3) alat kebijakan fiskal, (4) alat politik, (5) alat koordinasi dan komunikasi, (6) alat penilaian kinerja, (7) alat motivasi, (8) alat menciptakan ruang publik. Anggaran sektor publik dibagi menjadi dua, yaitu : (1) Anggaran operasional (2) Anggaran modal
  • 5.
    PRINSIP-PRINSIP ANGGARAN SEKTORPUBLIK Prinsip-prinsip anggaran sektor publik meliputi: 1. Otorisasi oleh legislatif Anggaran publik harus mendapat otorisasi dari legislatif terlebih dulu sebelumeksekutif dapat membelanjakan anggaran tersebut. 2. Komprehensif Anggaran harus menunjukkan semua penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Oleh karena itu, adanya dana non-budgetair pada dasarnya adalah menyalahi prinsip anggaran yang bersifat komprehensif.c. 3. Keutuhan anggaran Semua penerimaan dan belanja pemerintah harus terhimpun dalam dana umum (general fund) 4. Nondicretionary Apropriation. Jumlah yang disetujui oleh dewan legislatif harus termanfaatkan secara ekonomis,efisien, dan efektif. 5. Periodik Anggaran merupakan suatu proses yang periodik, dapat bersifat tahunan maupun multi-tahunan 6. Akurat Estimasi anggaran hendaknya tidak memasukkan cadangan yang tersembunyi (hidden reserve) yang dapat dijadikan sebagai pemborosan dan inefisiensi anggaran sertadapat mengakibatkan munculnya underestimate pendapatan dan overestimate pengeluaran. 7. Jelasanggaran hendaknya sederhana, dapat dipahami masyarakat, dan tidak membingungkan 8. Diketahui publik anggaran harus diinformasikan kepada masyarakat luas.
  • 6.
    Tahap persiapan anggaran Preparation 01 Tahapratifikasi Approval / Ratification 02 Tahap implementasi Implementation 03 Tahap pelaporan dan evaluasi Reporting and Evaluation 04 SIKLUS ANGGARAN
  • 7.
  • 8.
    • Standar adalahacuan yang telah disepakati dan ditetapkan oleh organisasi yang berkompetensi serta berwewenang dalam bidang terkait. • Standar akuntasi sector public sendiri memberi kerangka dalam menjalankan fungsi siklus akuntansi sector public seperti :  Perencanaan  Realisasi Anggaran  Pengadaan Barang dan Jasa  Pelaporan  Audit  Pertanggungjawaban public Definisi Standar Akuntansi Sektor Publik
  • 9.
    Lingkup Standar Akuntansi SektorPublik • Menyediakan organisasi sector public suatu pedoman akuntansi yang diharapkan dapat diterapkan bagi pencatatan transaksi keuangan organisasi sector public yang berlaku dewasa ini • Menyediakan organisasi sector public suatu pedoman akuntansi yang dilengkapidengan klasifikasi rekening dan prosedur pencatatan sertajurnal standar yang telah disesuaikan dengan siklus kegiatan organisasi sector public, yang mencangkup penganggaran, perbendaharaan, dan pelaporannya
  • 10.
    Ragam dan Hubungan AntarstandarAkuntansi Sektor Publik  Standar Akuntansi Sektor Publik  Standar Nomenklatur  Standar Pemeriksaan Keuangan Negara  Standar Akuntansi Biaya
  • 11.
    Manfaat Standar AkuntansiKeuangan Sektor Publik (SAKSP) adalah: Meningkatkan kualitas dan realibilitas laporan akuntansi dan keuanganorganisasi sector publik, khususnya dalam hal ini organisasi pemerintahan Meningkatkan kinerja keuangan dan perekonomian Mengusahakan harmonisasi antar yurisdiksi dengan menggunakan dasar akuntansi yang sama Mengusahakan harmonisasi antara persyaratan atas laporan ekonomis dan keuangan
  • 12.
    Standar Akuntansi Keuangan SektorPublik PSAK No. 45 tentang Standar Akuntansi Untuk Entitas Nirlaba  Unsur-unsur Laporan Keuangan  Standar Akuntansi Pemerintahan  Laporan Keuangan yang Dihasilkan
  • 13.