Penelitian ini menganalisis vegetasi gulma pada pertanaman jagung di lahan kering dan sawah di Kabupaten Pasaman, yang menemukan total 45 spesies gulma. Gulma dominan di lahan kering adalah Borreria alata, sedangkan di lahan sawah adalah Cuphea carthagenensis, dengan indeks kesamaan gulma antara kedua lahan sebesar 20%. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam komposisi dan struktur gulma di kedua jenis lahan tersebut.