TABEL KEBENARAN
Minggu -3
Logika Informatika
Formula
• Formula (atau kalimat) logika proposisi dibentuk dari:
1. konstanta proposisi: T (benar) dan F (salah)
2. 2 variabel proposisi atom:
p; p1; p2; : : : ;
q; q1; q2; : : : ;
r ; r1; r2; : : :
menggunakan operator –operator logika dengan mengikuti
aturan-aturan berikut:
1. setiap proposisi (atom) merupakan formula logika proposisi,
2. apabila F dan G adalah dua formula logika proposisi, maka :
¬ F, F ∧ G, F ∨ G, F ⊕ G, F → G, F ↔ G, masing-masing juga
merupakan formula logika proposisi.
SubFormula
Definisi :
1. Sebuah formula F adalah subformula dari F itu sendiri.
2. Jika F dan G adalah dua formula logika proposisi yang
dipakai untuk membangun formula H yang lebih kompleks,
maka F dan G dikatakan subformula sejati dari H.
3. Subformula bersifat transitif: jika F1 subformula dari F2 dan
F2 subformula dari F3, maka F1 subformula dari F3.
Nilai kebenaran sebuah formula dapat ditentukan dari nilai
kebenaran subformula-subformulanya.
SubFormula(2)
• Contoh :
Subformula dari proposisi (p → q) ∨ (q → p) :
• p → q
• q → p
• p
• q
Tentukan subformula dari proposisi berikut :
(¬ p ∧ q) → (p ∧ (q ∨ ¬ r )).
Tabel Kebenaran pada
Proposisi Majemuk
• Jika proposisi yang digunakan adalah proposisi atom maka
tabel kebenaran hanya memiliki 2 kemungkinan yaitu T dan F
• Jika proposisi yang digunakan adalah proposisi majemuk maka
jumlah baris kemungkinan pada tabel kebenaran tergantung
pada jumlah variabel yang digunakan.
Kemungkinan p
1 T
2 F
Kemungkinan p q
1 T T
2 T F
3 F T
4 F F
Tabel Kebenaran pada
Proposisi Majemuk (2)
• Jumlah kemungkinan pada tabel kebenaran adalah sebanyak
2n
Kemungkinan p q r
1 T T T
2 T T F
3 T F T
4 T F F
5 F T T
6 F T F
7 F F T
8 F F F
Cara Alternatif Selain Tabel
Kebenaran
• Jika sudah ditentukan nilai kebenaran dan masing-masing
proposisi atom, bisa menggunakan cara alternatif selain tabel
kebenaran
• Contoh : jika p bernilai T dan q bernilai F maka tentukan nilai
kebenaran dari pernyataan (p∧q) → ¬p
Langkah ( p ∧ q ) → ¬ p
1 T F T
2 F F
3 T
Latihan Soal
1. Berapa baris yang digunakan untuk proposisi berikut :
a) p →¬p
b) (p ∨¬r) ∧ (q ∨¬s)
c) q ∨ p ∨¬s ∨¬r ∨¬t ∨ u
d) (p ∧ r ∧ t) ↔(q ∧ t)
2. Buatlah tabel kebenaran untuk proposisi berikut
a) (p ∧ q) → r
b) p ↔ (q ∧ r)
Latihan Soal (2)
• Diketahui p bernilai F, q bernilai T dan r bernilai F, tentukan
nilai kebenaran untuk pernyataan berikut
a) p ∨ ¬r
b) q ↔ ¬p
c) p → (¬r ∨ q)
d) (p → q) ∨ r
e) r ↔ (p → ¬q)
Implikasi
• Sifat Operator Logika Implikasi :
Implikasi p → q
Konvers q → p
Invers ¬p → ¬q
Kontraposisi ¬q → ¬p
Implikasi (2)
• Contoh :
Jika Amir mempunyai mobil maka ia orang kaya
Konvers :
Jika Amir orang kaya maka ia mempunyai mobil
Invers :
Jika Amir tidak mempunyai mobil maka ia bukan orang kaya
Kontraposisi :
Jika Amir bukan orang kaya maka ia tidak mempunyai mobil
Implikasi (3)
• Buatlah tabel kebenaran untuk ketiga sifat implikasi tersebut
p q p → q q → p ¬p → ¬q ¬q → ¬p
T T
T F
F T
F F
Latihan Soal
• Tentukan Konvers, Invers dan Kontraposisi untuk proposisi
berikut :
a) Jika anda memiliki password yang benar maka anda bisa
login ke facebook
b) Jika saya bosan belajar maka saya akan mendengarkan
musik jazz
Tautologi, Kontradiksi,
Kontingensi
• Tautologi : Proposisi selalu bernilai benar
• Kontrakdiksi : Proposisi selalu bernilai salah
• Kontingensi : Proposisi bisa bernilai salah atau bernilai benar
p ¬p p ∨ ¬p
T F T
F T T
p ¬p p ∧ ¬p
T F F
F T F
Tautologi – Latihan Soal
• Cek apakah proposisi berikut merupakan tautologi, kontradiksi
atau kontingensi menggunakan tabel kebenaran:
1. (p ∧ q) → [ r ∨ (¬q → ¬r)]
2. (¬p → ¬q) → (q → p)
3. [ p ∧ (p → q) ] → q
4. ¬[ p ∨ (q ∧ r)] ↔ [(p ∨ q) ∧ (p ∨ r)]
End

3-LogikaInformatika-Tabel Kebenaran-3.pptx

  • 1.
  • 2.
    Formula • Formula (ataukalimat) logika proposisi dibentuk dari: 1. konstanta proposisi: T (benar) dan F (salah) 2. 2 variabel proposisi atom: p; p1; p2; : : : ; q; q1; q2; : : : ; r ; r1; r2; : : : menggunakan operator –operator logika dengan mengikuti aturan-aturan berikut: 1. setiap proposisi (atom) merupakan formula logika proposisi, 2. apabila F dan G adalah dua formula logika proposisi, maka : ¬ F, F ∧ G, F ∨ G, F ⊕ G, F → G, F ↔ G, masing-masing juga merupakan formula logika proposisi.
  • 3.
    SubFormula Definisi : 1. Sebuahformula F adalah subformula dari F itu sendiri. 2. Jika F dan G adalah dua formula logika proposisi yang dipakai untuk membangun formula H yang lebih kompleks, maka F dan G dikatakan subformula sejati dari H. 3. Subformula bersifat transitif: jika F1 subformula dari F2 dan F2 subformula dari F3, maka F1 subformula dari F3. Nilai kebenaran sebuah formula dapat ditentukan dari nilai kebenaran subformula-subformulanya.
  • 4.
    SubFormula(2) • Contoh : Subformuladari proposisi (p → q) ∨ (q → p) : • p → q • q → p • p • q Tentukan subformula dari proposisi berikut : (¬ p ∧ q) → (p ∧ (q ∨ ¬ r )).
  • 5.
    Tabel Kebenaran pada ProposisiMajemuk • Jika proposisi yang digunakan adalah proposisi atom maka tabel kebenaran hanya memiliki 2 kemungkinan yaitu T dan F • Jika proposisi yang digunakan adalah proposisi majemuk maka jumlah baris kemungkinan pada tabel kebenaran tergantung pada jumlah variabel yang digunakan. Kemungkinan p 1 T 2 F Kemungkinan p q 1 T T 2 T F 3 F T 4 F F
  • 6.
    Tabel Kebenaran pada ProposisiMajemuk (2) • Jumlah kemungkinan pada tabel kebenaran adalah sebanyak 2n Kemungkinan p q r 1 T T T 2 T T F 3 T F T 4 T F F 5 F T T 6 F T F 7 F F T 8 F F F
  • 7.
    Cara Alternatif SelainTabel Kebenaran • Jika sudah ditentukan nilai kebenaran dan masing-masing proposisi atom, bisa menggunakan cara alternatif selain tabel kebenaran • Contoh : jika p bernilai T dan q bernilai F maka tentukan nilai kebenaran dari pernyataan (p∧q) → ¬p Langkah ( p ∧ q ) → ¬ p 1 T F T 2 F F 3 T
  • 8.
    Latihan Soal 1. Berapabaris yang digunakan untuk proposisi berikut : a) p →¬p b) (p ∨¬r) ∧ (q ∨¬s) c) q ∨ p ∨¬s ∨¬r ∨¬t ∨ u d) (p ∧ r ∧ t) ↔(q ∧ t) 2. Buatlah tabel kebenaran untuk proposisi berikut a) (p ∧ q) → r b) p ↔ (q ∧ r)
  • 9.
    Latihan Soal (2) •Diketahui p bernilai F, q bernilai T dan r bernilai F, tentukan nilai kebenaran untuk pernyataan berikut a) p ∨ ¬r b) q ↔ ¬p c) p → (¬r ∨ q) d) (p → q) ∨ r e) r ↔ (p → ¬q)
  • 10.
    Implikasi • Sifat OperatorLogika Implikasi : Implikasi p → q Konvers q → p Invers ¬p → ¬q Kontraposisi ¬q → ¬p
  • 11.
    Implikasi (2) • Contoh: Jika Amir mempunyai mobil maka ia orang kaya Konvers : Jika Amir orang kaya maka ia mempunyai mobil Invers : Jika Amir tidak mempunyai mobil maka ia bukan orang kaya Kontraposisi : Jika Amir bukan orang kaya maka ia tidak mempunyai mobil
  • 12.
    Implikasi (3) • Buatlahtabel kebenaran untuk ketiga sifat implikasi tersebut p q p → q q → p ¬p → ¬q ¬q → ¬p T T T F F T F F
  • 13.
    Latihan Soal • TentukanKonvers, Invers dan Kontraposisi untuk proposisi berikut : a) Jika anda memiliki password yang benar maka anda bisa login ke facebook b) Jika saya bosan belajar maka saya akan mendengarkan musik jazz
  • 14.
    Tautologi, Kontradiksi, Kontingensi • Tautologi: Proposisi selalu bernilai benar • Kontrakdiksi : Proposisi selalu bernilai salah • Kontingensi : Proposisi bisa bernilai salah atau bernilai benar p ¬p p ∨ ¬p T F T F T T p ¬p p ∧ ¬p T F F F T F
  • 15.
    Tautologi – LatihanSoal • Cek apakah proposisi berikut merupakan tautologi, kontradiksi atau kontingensi menggunakan tabel kebenaran: 1. (p ∧ q) → [ r ∨ (¬q → ¬r)] 2. (¬p → ¬q) → (q → p) 3. [ p ∧ (p → q) ] → q 4. ¬[ p ∨ (q ∧ r)] ↔ [(p ∨ q) ∧ (p ∨ r)]
  • 16.