UPAYA MEWUJUDKAN ASN
BERSIH NARKOBA (BERSINAR)
Oleh:
BRIGJEN POL. DRS. MOHAMAD ARIS PURNOMO
KEPALA BNNP JAWA TIMUR
PROVINSI JAWA TIMUR
CURRICULUM VITAE
BRIGJEN POL Drs. MOHAMAD ARIS PURNOMO
TTL : Pemalang, 19 Juli 1966
Riwayat Jabatan :
1.Wakapolda Sulawesi Tengah, 2016 – 2018
2.KA BNNP Maluku, 2018 - 2019
3.KA BNNP Kalimantan Selatan, 2019 - 2020
4.Direktur TPPU Deputi Pemberantasan, 2020 - 2021
5.KA BNNP Jatim April 2021 - sekarang
JIKA NARKOBA SUDAH DIKIRIM
KE INDONESIA
DALAM HITUNGAN TON.
ITU BUKAN LAGI PENYELUNDUPAN
TAPI PENGEBOMAN
PERTANDA PERANG SUDAH DIMULAI.
SADARLAH...
DAN BERSIAP SIAGALAH !
INDONESIA DARURAT NARKOBA
LINGKUNGAN INDIVIDU PADA SETIAP LAPISAN MASYARAKAT
Masyarakat pedesaan &
petani
menanam dan
memasok tanaman
bahan baku narkotika
Pengusaha di bidang farmasi
& kimia menyalahgunakan izin
untuk memproduksi dan
mengedarkan narkotika
Masyarakat
Pesisir &
Perbatasan
melakukan
penyelundupan
Perusahaan dalam
bidang transportasi
& logistik.
Melakukan
pengiriman ilegal
Dokter & Apoteker
menyalahgunakan
wewenang dalam
menulis resep
Masyarakat daerah
kumuh & miskin
mendapatkan manfaat
ekonomi dengan
melindungi pengedar
Masyaraka
t
Perkotaan
Remaja &
Mahasisw
a
Anak
Usia
Sekolah
Pekerja Seni &
Dunia Hiburan
Atlet/
Olahragawan
Produksi
Distribusi
Konsumsi
Setiap lapisan masyarakat
berpotensi menjadi bagian dari rantai nilai
bisnis penyalahgunaan narkotika.
Inf
o
hicle
Survei Penyalahgunaan Narkotika yang dilaksanakan oleh BNN bekerjasama dengan Pusat
Penelitian Masyarakat dan Budaya LIPI di 34 Provinsi Tahun 2019
45 Kasus
50 Tersangka
GANJA :
11.464,95 gram
SABU : 10.107,396 gram
BNNP POLDA
5.965 Kasus
7.349 Tersangka
6.010 Kasus
7.399 Tersangka
TOTAL
Mengapa Orang Pakai Narkoba ?
Untuk Kesenangan
Merasa Lebih Baik
Kebanyakan jenis narkoba mengakibatkan perasaan senang yang sangat intens,
eforia yang dirasakan di awal kemudian akan diikuti dengan dampak lain
tergantung jenis yang digunakan.
Orang yang mengalami stres, depresi, ataupun gejala kegelisahan lainnya,
mengkonsumsi narkoba utk mengurangi perasaan tersebut.
Memperoleh Stamina
Sebagian merasa perlu untuk meningkatkan performa fisik / kognitif
Rasa ingin Tahu
Umum terjadi dikalangan remaja, adanya peer presure, dsbnya
PROSES SESEORANG
KETERGANTUNGAN NARKOBA
7
MENINGGAL DUNIA
Terjadi kematian karena timbulnya
berbagai penyakit atau over dosis
1
KOMPROMI
Menentang narkoba tidak tegas
Mau bergaul dengan pemakai narkoba
2
COBA – COBA
Segan menolak tawaran
Ikut – ikutan memakai narkoba
Untuk mencoba
3
TOLERANSI
Setelah memakai beberapa kali
tubuh menjadi toleran, perlu menambah
dosis yang lebih besar, agar mendapatkan
efek yang dikehendaki
4
KEBIASAAN
Penggunaan narkoba sudah
Menjadi kebiasaan yang mengikat
dan mulai berpengaruh pada
kehidupan sosial si pengguna
5
KETERGANTUNGAN
Keterikatan pada narkoba sudah mendalam
Kalau berhenti atau dosis kurang, timbul
gejala putus obat
6
INTOKSIFIKASI
Keracunan karena penyalahguna narkoba
mengalami kerusakan pada organ tubuh
dan otak
Perubahan Perilaku dan Sikap :
- S angat emosi onal /mudah ter si ng gung
- Br utal
- Menjauh dari Keluar ga
- T i dak patuh terhada p nasehat
- A pati s
- Par anoi d
- S eri ng Berbohong/Banyak al asan
Per ubahan Fi si k :
- M ata mer ah
- Bicar a pelo
- S empoyongan
- M engantuk
- T i dak mer awat Di ri
Di temukan al at yg di gunakan
untuk meng gunakan nar koba :
- al at sunti k
- Bong/al at hi sa p
- ker tas pa pi r
Per ubahan Teman /di cari /di t el pon
or ang ti dak di kenal
Kebutuhan Uang Meningkat/mer ong r ong
kel uar ga
Ciri-ciri penyalahguna narkoba
BAGAIMANA JIKA
SUDAH
TERLANJUR
MENJADI
KORBAN
PENYALAHGUNA
NARKOBA ?
MODUS PENYELUNDUPAN
NARKOTIKA
MODUS OPERANDI PEREDARAN GELAP NARKOBA
PENGUNGKAPAN NARKOTIKA
DENGAN HOME INDUSTRY BAHAN BAKU NARKOTIKA
PENGUNGKAPAN KASUS NARKOTIKA DENGAN MODUS DISEMBUNYIKAN
SPEAKER ACTIVE DAN DISAMARKAN DALAM PUPUK ORGANIK
FOTO TERSANGKA
FOTO BARANG BUKTI
FOTO PENANGKAPAN
PENGUNGKAPAN KASUS NARKOTIKA DENGAN MODUS
MELALUI EKSPEDISI
UU NO 35 TH 2009
tentang NARKOTIKA
INPRES NO 2 TH 2020
tentang RAN P4GN TH 2020-
2024
SE KEMENPANRB NO.50 TH2017
tentang PELAKSANAAN P4GN DI
LINGKUNGAN INSTANSI
PEMERINTAH
REGULASI TINGKAT PROVINSI
KEPGUB
NO.188/110/KPTS/013/2020
TENTANG TIMDU P4GN
PERDA PROVINSI JATIM
NO. 13 TH 2016
TENTANG FASILITASI P4GN
PERGUB NO.29 TH 2020
TENTANG
PELAKSANAAN PERDA P4GN
CAPAIAN PELAKSANAAN
INPRES NO.2 TAHUN 2020 TENTANG
RENCANA AKSI NASIONAL P4GN
PERIODE TAHUN 2021
NO OPD
Penyebaran
Informasi P4GN
(Media
elektronik &
Non,
Sosialisasi)
Pembentukan
Regulasi P4GN
Tes urine ASN
Tes urine
Taruna/Taruni
Kedinasan
Pembentukan
Satgas &
Relawan Anti
Narkoba
Pengembangan
Topik Anti
Narkoba di
Lemdik ASN &
Kedinasan
B06 B12
B06 B12
B06 B12 B06 B12
B06 B12
B06 B12
1. Bakesbangpol Jatim 50 % 100 % 100 % - - 100 % - - - - - -
2. DPMD Jatim 100 % - - - - - - - - - - -
3. Dispora Jatim 50 % - - - - - - - 100 % - - -
4. Dishub Jatim 50 % 50 % - - - - - - 100 % - - -
5. DP3AK Jatim 50 % - - - - - - - - - - -
6. Dinkop Jatim 50 % - - - - - - - - - - -
7. Satpol PP Jatim 50 % - - - - - - - - - - -
8. Disbudpar Jatim 50 % - - - - - - - - - - -
9. Diskominfo Jatim 50 % - - - - - - - - - - -
10. Disnakertrans Jatim - 100 % - - - - - - - - - -
❑ TIDAK ADANYA REGULASI
❑ TIDAK ADANYA KEGIATAN EDUKASI
DAN SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA
❑ TIDAK ADANYA PELATIHAN SDM
❑ TIDAK ADANYA KERJASAMA DENGAN
BNN ATAUPUN POLRI
❑ KURANG PAHAMNYA TERHADAP
STATUS HUKUM
(PENYALAHGUNAAN NARKOBA
DI LINGKUNGAN KERJA)
➢ REGULASI
➢PROGRAM P4GN (PENCEGAHAN)
➢PEMBENTUKAN SATGAS/RELAWAN
ANTI NARKOBA
➢JAMINAN PERLINDUNGAN
➢FASILITAS KONSULTASI
➢MEMBANGUN SINERGI DAN
KEMITRAAN
 Bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman
dan sehat bagi komunitas pegawai.
 Melindungi dan mempromosikan pola hidup sehat dan aman,
sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan memperkuat
kinerja organisasi secara berkelanjutan.
 Melindungi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan
pegawai dengan menawarkan dukungan bagi pegawai yang
bermasalah.
PENERAPAN KEBIJAKAN
LINGKUNGAN KERJA BERSIH NARKOBA
OLEH PIMPINAN TEMPAT KERJA
 Meningkatkan kesadaran dan pemahaman pegawai
tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi diri sendiri,
keluarga, dan orang lain, serta konsekuensi terhadap karir
pegawai yang melakukan penyalahgunaan narkoba,
terlibat dalam kasus-kasus narkoba di lingkungan kerja.
 Meningkatkan disiplin, moral dan motivasi pegawai.
 Meningkatkan kinerja dan produktivitas pegawai.
 Mengurangi resiko kecelakaan kerja.
 Mendorong para pegawai yang menjadi
penyalahguna narkoba (pecandu murni), dan
keluarganya untuk secara sukarela melaporkan diri
kepada BNN/Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL)
guna memperoleh perawatan, rehabilitasi, sehingga
dapat pulih dan tidak kambuh kembali.
 Pimpinan Kementerian/Lembaga/Kepala OPD /Perusahaan berkonsultasi
dengan pegawai untuk menerapkan kebijakan lingkungan kerja bersih narkoba
→ diberlakukan kepada seluruh pegawai (termasuk Pimpinan/Direksi).
 Menetapkan perilaku apa saja yang dilarang.
 Adanya keharusan bagi pegawai untuk melaporkan kepada atasan apabila ada
rekan kerja terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba, terlibat dalam
peredaran gelap narkoba, atau terkait kasus narkoba.
 Adanya perlindungan terhadap identitas pelapor dan terlapor.
 Kerahasiaan data terlapor dijaga, hanya dibuka untuk tujuan profesional dan
keperluan proses hukum.
PROSES PENERAPAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH NARKOBA
 Adanya rekomendasi bersih narkoba dari dokter bagi pegawai yang akan
mengalami kenaikan pangkat atau promosi jabatan.
 Apa konsekuensi bila ada pegawai yang melanggar kebijakan yang telah
ditetapkan → penerapan sanksi secara tegas kepada pegawai yang
bersangkutan.
 Membuat program agar pegawai yang menjadi penyalahguna narkoba
memperoleh kesempatan untuk direhabilitasi.
 Menguatkan ketentuan, peraturan yang terkait dengan keselamatan kerja,
dan menghimbau kepada pegawai untuk melaksanakan pola hidup sehat
dalam kehidupan sehari-hari.
MILIKI KETAHANAN DIRI
ANTI NARKOBA DENGAN
CARA
Tingkatkan
iman
Tegas menolak
Narkoba (Jangan
pernah
Mencoba)
Bergaul
secara
sehat Hadapi
masalah
dengan tenang
Jadikan
keluarga
sebagai
tempatmu
bercerita
Terlibat dalam
kegiatan positif
“Kepribadian yang tangguh dan bertanggung jawab
kepada diri sendiri dan orang lain adalah aspek
penting yang bisa membantu seseorang siap
menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan
termasuk menolak penyalahgunaan narkoba”
Inspirated by : ahrs83/ops
JADIKAN JATIM
BERSINAR
(BERSIH NARKOBA)
TERIMA KASIH
ALAMAT BNNPJAWA TIMUR
Jl. Raya Sukomanunggal No.55-56, RT 04/RW
01 Kel/Kec. Sukomanunggal,
Kota Surabaya
031 99143279
0811 3197272
Informasi Layanan BNNP Jawa Timur dapat
diakses melalui :
Instagram:
UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT
SILAHKAN HUBUNGI BNNP JAWA TIMUR
TELEPON
SMS CENTER
simpelbnnpjatim.com
@infobnnp_jatim

2022 2001 sosialisasi p4 gn

  • 1.
    UPAYA MEWUJUDKAN ASN BERSIHNARKOBA (BERSINAR) Oleh: BRIGJEN POL. DRS. MOHAMAD ARIS PURNOMO KEPALA BNNP JAWA TIMUR PROVINSI JAWA TIMUR
  • 2.
    CURRICULUM VITAE BRIGJEN POLDrs. MOHAMAD ARIS PURNOMO TTL : Pemalang, 19 Juli 1966 Riwayat Jabatan : 1.Wakapolda Sulawesi Tengah, 2016 – 2018 2.KA BNNP Maluku, 2018 - 2019 3.KA BNNP Kalimantan Selatan, 2019 - 2020 4.Direktur TPPU Deputi Pemberantasan, 2020 - 2021 5.KA BNNP Jatim April 2021 - sekarang
  • 3.
    JIKA NARKOBA SUDAHDIKIRIM KE INDONESIA DALAM HITUNGAN TON. ITU BUKAN LAGI PENYELUNDUPAN TAPI PENGEBOMAN PERTANDA PERANG SUDAH DIMULAI. SADARLAH... DAN BERSIAP SIAGALAH ! INDONESIA DARURAT NARKOBA
  • 5.
    LINGKUNGAN INDIVIDU PADASETIAP LAPISAN MASYARAKAT Masyarakat pedesaan & petani menanam dan memasok tanaman bahan baku narkotika Pengusaha di bidang farmasi & kimia menyalahgunakan izin untuk memproduksi dan mengedarkan narkotika Masyarakat Pesisir & Perbatasan melakukan penyelundupan Perusahaan dalam bidang transportasi & logistik. Melakukan pengiriman ilegal Dokter & Apoteker menyalahgunakan wewenang dalam menulis resep Masyarakat daerah kumuh & miskin mendapatkan manfaat ekonomi dengan melindungi pengedar Masyaraka t Perkotaan Remaja & Mahasisw a Anak Usia Sekolah Pekerja Seni & Dunia Hiburan Atlet/ Olahragawan Produksi Distribusi Konsumsi Setiap lapisan masyarakat berpotensi menjadi bagian dari rantai nilai bisnis penyalahgunaan narkotika.
  • 9.
    Inf o hicle Survei Penyalahgunaan Narkotikayang dilaksanakan oleh BNN bekerjasama dengan Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya LIPI di 34 Provinsi Tahun 2019
  • 12.
    45 Kasus 50 Tersangka GANJA: 11.464,95 gram SABU : 10.107,396 gram BNNP POLDA 5.965 Kasus 7.349 Tersangka 6.010 Kasus 7.399 Tersangka TOTAL
  • 14.
    Mengapa Orang PakaiNarkoba ? Untuk Kesenangan Merasa Lebih Baik Kebanyakan jenis narkoba mengakibatkan perasaan senang yang sangat intens, eforia yang dirasakan di awal kemudian akan diikuti dengan dampak lain tergantung jenis yang digunakan. Orang yang mengalami stres, depresi, ataupun gejala kegelisahan lainnya, mengkonsumsi narkoba utk mengurangi perasaan tersebut. Memperoleh Stamina Sebagian merasa perlu untuk meningkatkan performa fisik / kognitif Rasa ingin Tahu Umum terjadi dikalangan remaja, adanya peer presure, dsbnya
  • 15.
    PROSES SESEORANG KETERGANTUNGAN NARKOBA 7 MENINGGALDUNIA Terjadi kematian karena timbulnya berbagai penyakit atau over dosis 1 KOMPROMI Menentang narkoba tidak tegas Mau bergaul dengan pemakai narkoba 2 COBA – COBA Segan menolak tawaran Ikut – ikutan memakai narkoba Untuk mencoba 3 TOLERANSI Setelah memakai beberapa kali tubuh menjadi toleran, perlu menambah dosis yang lebih besar, agar mendapatkan efek yang dikehendaki 4 KEBIASAAN Penggunaan narkoba sudah Menjadi kebiasaan yang mengikat dan mulai berpengaruh pada kehidupan sosial si pengguna 5 KETERGANTUNGAN Keterikatan pada narkoba sudah mendalam Kalau berhenti atau dosis kurang, timbul gejala putus obat 6 INTOKSIFIKASI Keracunan karena penyalahguna narkoba mengalami kerusakan pada organ tubuh dan otak
  • 17.
    Perubahan Perilaku danSikap : - S angat emosi onal /mudah ter si ng gung - Br utal - Menjauh dari Keluar ga - T i dak patuh terhada p nasehat - A pati s - Par anoi d - S eri ng Berbohong/Banyak al asan Per ubahan Fi si k : - M ata mer ah - Bicar a pelo - S empoyongan - M engantuk - T i dak mer awat Di ri Di temukan al at yg di gunakan untuk meng gunakan nar koba : - al at sunti k - Bong/al at hi sa p - ker tas pa pi r Per ubahan Teman /di cari /di t el pon or ang ti dak di kenal Kebutuhan Uang Meningkat/mer ong r ong kel uar ga Ciri-ciri penyalahguna narkoba
  • 18.
  • 23.
  • 24.
    MODUS OPERANDI PEREDARANGELAP NARKOBA PENGUNGKAPAN NARKOTIKA DENGAN HOME INDUSTRY BAHAN BAKU NARKOTIKA
  • 25.
    PENGUNGKAPAN KASUS NARKOTIKADENGAN MODUS DISEMBUNYIKAN SPEAKER ACTIVE DAN DISAMARKAN DALAM PUPUK ORGANIK
  • 26.
    FOTO TERSANGKA FOTO BARANGBUKTI FOTO PENANGKAPAN PENGUNGKAPAN KASUS NARKOTIKA DENGAN MODUS MELALUI EKSPEDISI
  • 28.
    UU NO 35TH 2009 tentang NARKOTIKA INPRES NO 2 TH 2020 tentang RAN P4GN TH 2020- 2024 SE KEMENPANRB NO.50 TH2017 tentang PELAKSANAAN P4GN DI LINGKUNGAN INSTANSI PEMERINTAH
  • 29.
    REGULASI TINGKAT PROVINSI KEPGUB NO.188/110/KPTS/013/2020 TENTANGTIMDU P4GN PERDA PROVINSI JATIM NO. 13 TH 2016 TENTANG FASILITASI P4GN PERGUB NO.29 TH 2020 TENTANG PELAKSANAAN PERDA P4GN
  • 30.
    CAPAIAN PELAKSANAAN INPRES NO.2TAHUN 2020 TENTANG RENCANA AKSI NASIONAL P4GN PERIODE TAHUN 2021
  • 32.
    NO OPD Penyebaran Informasi P4GN (Media elektronik& Non, Sosialisasi) Pembentukan Regulasi P4GN Tes urine ASN Tes urine Taruna/Taruni Kedinasan Pembentukan Satgas & Relawan Anti Narkoba Pengembangan Topik Anti Narkoba di Lemdik ASN & Kedinasan B06 B12 B06 B12 B06 B12 B06 B12 B06 B12 B06 B12 1. Bakesbangpol Jatim 50 % 100 % 100 % - - 100 % - - - - - - 2. DPMD Jatim 100 % - - - - - - - - - - - 3. Dispora Jatim 50 % - - - - - - - 100 % - - - 4. Dishub Jatim 50 % 50 % - - - - - - 100 % - - - 5. DP3AK Jatim 50 % - - - - - - - - - - - 6. Dinkop Jatim 50 % - - - - - - - - - - - 7. Satpol PP Jatim 50 % - - - - - - - - - - - 8. Disbudpar Jatim 50 % - - - - - - - - - - - 9. Diskominfo Jatim 50 % - - - - - - - - - - - 10. Disnakertrans Jatim - 100 % - - - - - - - - - -
  • 33.
    ❑ TIDAK ADANYAREGULASI ❑ TIDAK ADANYA KEGIATAN EDUKASI DAN SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA ❑ TIDAK ADANYA PELATIHAN SDM ❑ TIDAK ADANYA KERJASAMA DENGAN BNN ATAUPUN POLRI ❑ KURANG PAHAMNYA TERHADAP STATUS HUKUM (PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI LINGKUNGAN KERJA)
  • 34.
    ➢ REGULASI ➢PROGRAM P4GN(PENCEGAHAN) ➢PEMBENTUKAN SATGAS/RELAWAN ANTI NARKOBA ➢JAMINAN PERLINDUNGAN ➢FASILITAS KONSULTASI ➢MEMBANGUN SINERGI DAN KEMITRAAN
  • 35.
     Bertujuan untukmenciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi komunitas pegawai.  Melindungi dan mempromosikan pola hidup sehat dan aman, sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan memperkuat kinerja organisasi secara berkelanjutan.  Melindungi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan pegawai dengan menawarkan dukungan bagi pegawai yang bermasalah. PENERAPAN KEBIJAKAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH NARKOBA OLEH PIMPINAN TEMPAT KERJA
  • 36.
     Meningkatkan kesadarandan pemahaman pegawai tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain, serta konsekuensi terhadap karir pegawai yang melakukan penyalahgunaan narkoba, terlibat dalam kasus-kasus narkoba di lingkungan kerja.  Meningkatkan disiplin, moral dan motivasi pegawai.  Meningkatkan kinerja dan produktivitas pegawai.  Mengurangi resiko kecelakaan kerja.
  • 37.
     Mendorong parapegawai yang menjadi penyalahguna narkoba (pecandu murni), dan keluarganya untuk secara sukarela melaporkan diri kepada BNN/Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) guna memperoleh perawatan, rehabilitasi, sehingga dapat pulih dan tidak kambuh kembali.
  • 38.
     Pimpinan Kementerian/Lembaga/KepalaOPD /Perusahaan berkonsultasi dengan pegawai untuk menerapkan kebijakan lingkungan kerja bersih narkoba → diberlakukan kepada seluruh pegawai (termasuk Pimpinan/Direksi).  Menetapkan perilaku apa saja yang dilarang.  Adanya keharusan bagi pegawai untuk melaporkan kepada atasan apabila ada rekan kerja terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba, terlibat dalam peredaran gelap narkoba, atau terkait kasus narkoba.  Adanya perlindungan terhadap identitas pelapor dan terlapor.  Kerahasiaan data terlapor dijaga, hanya dibuka untuk tujuan profesional dan keperluan proses hukum. PROSES PENERAPAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH NARKOBA
  • 39.
     Adanya rekomendasibersih narkoba dari dokter bagi pegawai yang akan mengalami kenaikan pangkat atau promosi jabatan.  Apa konsekuensi bila ada pegawai yang melanggar kebijakan yang telah ditetapkan → penerapan sanksi secara tegas kepada pegawai yang bersangkutan.  Membuat program agar pegawai yang menjadi penyalahguna narkoba memperoleh kesempatan untuk direhabilitasi.  Menguatkan ketentuan, peraturan yang terkait dengan keselamatan kerja, dan menghimbau kepada pegawai untuk melaksanakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
  • 40.
    MILIKI KETAHANAN DIRI ANTINARKOBA DENGAN CARA Tingkatkan iman Tegas menolak Narkoba (Jangan pernah Mencoba) Bergaul secara sehat Hadapi masalah dengan tenang Jadikan keluarga sebagai tempatmu bercerita Terlibat dalam kegiatan positif
  • 41.
    “Kepribadian yang tangguhdan bertanggung jawab kepada diri sendiri dan orang lain adalah aspek penting yang bisa membantu seseorang siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan termasuk menolak penyalahgunaan narkoba” Inspirated by : ahrs83/ops
  • 43.
  • 44.
    ALAMAT BNNPJAWA TIMUR Jl.Raya Sukomanunggal No.55-56, RT 04/RW 01 Kel/Kec. Sukomanunggal, Kota Surabaya 031 99143279 0811 3197272 Informasi Layanan BNNP Jawa Timur dapat diakses melalui : Instagram: UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT SILAHKAN HUBUNGI BNNP JAWA TIMUR TELEPON SMS CENTER simpelbnnpjatim.com @infobnnp_jatim