SuhudanKalor(Panas)
➢SKALA TEMPERATUR
➢PEMUAIAN TERMAL
➢KALOR DAN ENERGI
INTERNAL
➢KALOR JENIS
➢TRANSFER KALOR
Hukum Ke Nol Termodinamika
Jika benda A dan B secara terpisah
berada dalam kesetimbangan termal
dengan benda ketiga C, maka A dan B
dalam kesetimbangan termal satu
sama lain
Termometer dan Skala Suhu
► Termometer dapat di kalibrasi dengan
menempatkannya dalam kontak termal dengan
suhu lingkungan yang dijaga konstan.
Lingkungan bisa berupa :
• campuran es dan air dalam kesetimbangan
termal
• Campuran air dan uap dalam kesetimbangan
termal
Skala Celsius
► Suhu dari campuran es dan air ditetapkan pada 0º C
▪ Nilai ini adalah titik beku air
► Suhu campuran air dan uap ditetapkan pada 100º C
▪ Nilai ini adalah titik didih air
► Selang antara titik-titik ini dibagi menjadi 100 bagian
Skala Kelvin
► Ketika tekanan gas menuju nol, suhunya adalah –273.15º
C
► Suhu ini disebut nol mutlak
► Titik ini merupakan titik nol dari skala Kelvin
▪ –273.15º C = 0 K
► Untuk mengubah: TC = TK – 273.15
Termometer Gas dan
Skala Kelvin
► Beberapa mewakili suhu Kelvin
► Catatan, skala ini logaritmik
► Nol mutlak tidak pernah
tercapai
Skala Fahrenheit
► Skala yang banyak digunakan dalam
USA
► Suhu titik beku adalah 32º
► Suhu titk didih adalah 212º
► Titiknya dibagi menjadi 180 bagian
9
5
9
5
TC  TK  273.15
TC 32
TF 
TF  TC
Pemuaian Termal
• Pemuaian termal sebuah benda adalah konsekuensi
dari perubahan jarak rata-rata antara atom atau
molekul.
• Pada suhu kamar, molekul bervibrasi dengan
amplitudo yang kecil
• Dengan pertambahan suhu, amplitudo pun bertambah
▪ Hal ini menyebabkan seluruh bagian benda memuai
Pemuaian Linier (Luas, Volume)
• Untuk perubahan suhu yang kecil
• L  Lo T
• Koefisien pemuaian linier, , bergantung pada
bahan
• Dalam dua dimensi (luas pemuaian)
• A   Ao T,  2
• dan dalam tiga dimensi (volume pemuaian)
• V   Vo T untuk zat padat,   3
AnomaliAir
 Pada saat suhu air meningkat dari 0ºC sampai 4 oC,
air menyusut dan kerapatannya bertambah
 Diatas 4 oC, air menunjukan pemuaian yang sesuai
dengan peningkatan suhu
 Kerapatan maksimum dari air adalah 1000 kg/m3
pada 4 oC
Example 17.2 Length change due to temperature
change
A surveyor uses a steel measuring tape that is exactly 50.000 m
long at a temperature of 20°C. The markings on the tape are
calibrated for this temperature.
(a) What is the length of the tape when the temperature is 35°C?
(b) When it is 35°C, the surveyor uses the tape to measure a
distance. The value that she reads off the tape is 35.794 m.
What is the actual distance?
Solution.
(a) The temperature change is T = T - T0 = 15 °C;
L =  L0 T = (1.2 * 10-5 K-1 (50 m) (15 K)
= 9.0 * 10-3 m = 9.0 mm
L = L0 + L = 50.000 m + 0.009 m = 50.009 m.
(b) L = L0 + L at 35 °C any true distance will be greater than the
reading by the factor 50.009 50.000 = 1 + T = 1 + 1.8 * 10 -4.
The true distance is therefore
(1 + 1.8 * 10 -4) (35.794 m) = 35.800 m
Sample Problem 18.02 Thermal expansion of a volume
On a hot day in Las Vegas, an oil trucker loaded 37 000 L of
diesel fuel. He encountered cold weather on the way to
Payson, Utah, where the temperature was 23.0 K lower than
in Las Vegas, and where he delivered his entire load. How
many liters did he deliver? The coefficient of volume
expansion for diesel fuel is 9.50 x 10-4/ 0C, and the
coefficient of linear expansion for his steel truck tank is
11 x10-6/ 0C.
Solution
V = V T.
Calculations: We find
V = (37 000 L)(9.50 x10-4/ 0C)(-23.0 K)= - 808 L.
Thus, the amount delivered was
Vdel = V + V = 37 000 L - 808 L
= 36 190 L.
Contoh 17.3 Perubahan Volume akibat perubahan suhu
Penyelesaian
Raksa tumpah karena  raksa lebih besar dari kaca
Koefisien ekspansi volume raksa adalah 18 x 10-5 K-1
 gelas = 3  gelas = 3(0.40 x 10-5 K-1)
= 1.2 x 10-5 K-1
Kenaikan volum gelas kaca
∆𝑉𝑘𝑎𝑐𝑎 = 𝛽𝑘𝑎𝑐𝑎 𝑉0 ∆𝑇
= 1.2 𝑥 10−5
𝑥 𝐾−1
) 200 𝑐𝑚−3
1000
𝐶 − 200
𝐶
= 0.19 𝑐𝑚−3
Kenaikan volume raksa adalah :
∆𝑉𝑟𝑎𝑘𝑠𝑎= 𝛽𝑟𝑎𝑘𝑠𝑎 𝑉0 ∆𝑇
= 18 𝑥 10−5 𝐾−1 200 𝑐𝑚−3 1000𝐶 − 200𝐶
= 2.9 𝑐𝑚−3
Volume raksa yang tumpah : ∆𝑉𝑟𝑎𝑘𝑠𝑎 - ∆𝑉𝑘𝑎𝑐𝑎 = = 2.9 𝑐𝑚−3
Sebuah gelas kaca dengan volume 200 m3 diisi penuh dengan
raksa pada 20oC. Berapa banyak raksa yang tumpah pada saat
suhu sistem naik menjadi 100oC? Koefisien linier kaca adalah
0.40 x 10-5 K-1
Satuan dari Kalor
► Kalor adalah energi yang ditransfer antara sistem dan
lingkungan karena perbedaan suhu antara keduanya
▪ Simbol kalor adalah Q
► Kalori
• Sebuah satuan historis, sebelum hubungan antara
termodinamika dan mekanika dikenal
• Satu kalori adalah jumlah energi yang diperlukan
untuk menaikkan suhu 1 gram air dari 14.5° C
menjadi 15.5° C
• Satu Kalori (kalori makanan) adalah 1000 kal
► Joule (1 kal = 4,184 J Kalor Ekivalen Mekanik
► BTU singkatan dari British Thermal Unit
• Satu BTU adalah energi yang diperlukan untuk
menaikkan suhu 1 pon (lb) air dari 63° F menjadi 64°
F
• 1 BTU = 252 kal = 1,054 kJ
Satuan dari Kalor
► Kalor adalah energi yang ditransfer antara sistem dan lingkungan
karena perbedaan suhu antara keduanya
▪ Simbol kalor adalah Q
► Kalori
• Sebuah satuan historis, sebelum hubungan antara
termodinamika dan mekanika dikenal
• Satu kalori adalah jumlah energi yang diperlukan untuk
menaikkan suhu 1 gram air dari 14.5° C menjadi 15.5° C
• Satu Kalori (kalori makanan) adalah 1000 kal
► Joule
▪ 1 kal = 4,184 J
Kalor Ekivalen Mekanik
► BTU (US Customary Unit)
BTU singkatan dari British Thermal Unit
• Satu BTU adalah energi yang diperlukan untuk menaikkan suhu
1 pon (lb) air dari 63° F menjadi 64° F
• 1 BTU = 252 kal = 1,054 kJ
KalorJenis
► Setiap zat memerlukan sejumlah energi per satuan
massa yang berbeda untuk mengubah suhunya
sebesar 1° C.
• Berbanding lurus dengan massa (jadi, per
satuan massa)
► Kalor Jenis, c, dari suatu zat adalah ukuran dari
jumlah ini (beda dengan kapasitas kalor jenis C)
Satuan
SI Joule/kg °C (J/kg °C)
CGS Kalori/g °C (kal/g °C )
C =
Q
m . ∆T
Catatan:KalordanKalor Jenis
►Q = m c ∆T
▪ ∆T adalah suhu akhir dikurangi suhu awal
▪ Ketika suhu naik, ∆T dan ∆Q adalah positif
maka energi masuk ke sistem
▪ Ketika suhu turun, ∆T dan ∆Q adalah
negatif maka energi keluar sistem
Konsekuensi dari Perbedaan Kalor
Jenis
Apa yang terjadi pada malam
hari?
Bagaimana menentukan kalor
jenis?
►Air memiliki kalor jenis
yang lebih tinggi
dibandingkan pasir
►Pada hari yang panas,
udara di atas daratan
panas lebih cepat
►Udara panas mengalir ke
atas dan udara yang dingin
bergerak menuju pantai
Kalorimeter
►Cara untuk menentukan kalor jenis suatu zat
dinamakan Kalorimetri
►Kalorimeter adalah sebuah wadah yang terbuat
dari bahan isolator yang baik yang
memungkinkan kesetimbangan termal terjadi
antara zat tanpa adanya energi yang hilang ke
lingkungan
Kalorimetri
► Analisis yang dilakukan dengan menggunakan
kalorimeter
► Kekekalan energi diaplikasikan pada sistem tertutup
► Energi yang keluar dari zat yang lebih panas sama
dengan energi yang diserap oleh air
𝑄𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 = − 𝑄𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛
Transisi Fasa
ES AIR UAP
Tambah
panas
Tambah
panas
Tiga jenis keadaan materi (plasma adalah jenis yang
lain)
Perubahan Fasa
► Perubahan fasa terjadi ketika sifat fisis dari zat
berubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang
lain
► Perubahan fasa diantaranya:
▪ Padat ke cair – mencair
▪ Cair ke gas – menguap
► Perubahan fasa termasuk perubahan energi
internal, tapi suhu tidak berubah
KalorLaten
► Selama perubahan fasa, jumlah kalor yang
dilepaskan adalah
▪ Q = m L
► L adalah kalor laten dari zat, Laten artinya
tersembunyi.
► Pilih tanda positif jika menambahkan energi pada
sistem dan tanda negatif jika energi dipindahkan
dari sistem
► Kalor laten peleburan digunakan untuk pencairan
atau pembekuan
► Kalor laten penguapan digunakan untuk
penguapan atau pengembunan
Grafik Perubahan dari Es menjadi Uap
A camper pours 0.300 kg of coffee, initially in a pot at 70.0°C,
into a 0.120-kg aluminum cup initially at 20.0°C. What is the
equilibrium temperature? Assume that coffee has the same
specific heat as water and that no heat is exchanged with the
surroundings.
EXECUTE:
Example 17-7
A temperature change with no phase change
Example 17.8
Changes in both temperature and phase
A glass contains 0.25 kg of Omni-Cola (mostly water)
initially at 25°C. How much ice, initially at -20°C must you
add to obtain a final temperature of with all the ice melted?
Neglect the heat capacity of the glass.
Metode Transfer Kalor/Perpindahan
Panas
► Diperlukan untuk mengetahui laju energi
yang ditransfer
► Diperlukan untuk mengetahui mekanisme
yang bertanggungjawab pada proses transfer
► Metodenya meliputi
▪ Konduksi
▪ Konveksi
▪ Radiasi
1.Konduksi
►Proses transfer dapat ditinjau pada skala atom
▪ Pertukaran energi antara partikel-partikel
mikroskopik akibat tumbukan
▪ Partikel yang energinya lebih rendah
memperoleh tambahan energi selama proses
tumbukan dari partikel yang energinya lebih
besar
►Laju konduksi bergantung pada sifat zat
Contoh konduksi
► Vibrasi molekul
disekitar posisi
kesetimbangan
► Partikel yang lebih dekat
dengan api bervibrasi
dengan amplitudo yang
lebih besar
► Menumbuk partikel
tetangga dan mentransfer
energi
► Akhirnya, energi menjalar
ke seluruh batang
Konduksi dapat terjadi
hanya jika terdapat
perbedaan suhu antara dua
bagian dari medium
pengkonduksi
Konduksi (lanjutan)
► Pada lempengan
memungkinkan energi
mengalir dari daerah bersuhu
tinggi ke daerah yang bersuhu
lebih rendah.
𝑃 =
𝑄
𝑡
= 𝑘𝐴
𝑇ℎ − 𝑇𝑐
𝐿
Dimana :
P = Aliran kalor, Watt
k = k adalah konduktivitas
termal dari material
A = luas penampang
L = ∆x adalah ketebalan
lempeng atau panjang
batang
Q = kalor Joule
Example 17.11
Conduction into a picnic cooler
A Styrofoam cooler (Fig. 17.24a) has total wall area (including the
lid) of 0.80 m2 and wall thickness 2.0 cm. It is filled with ice, water,
and cans of Omni-Cola, all at 0°C What is the rate of heat flow into
the cooler if the temperature of the outside wall is How much ice
melts in 3 hours?
SOLUTION
Heat of fusion of ice is Lf = 3.34 x 105 J/kg so from
Eq. (17.20) the mass of ice that melts is
2. Konveksi
►Transfer energi akibat pergerakan
dari zat
▪ Ketika pergerakan dihasilkan
dari perbedaan kerapatan,
disebut konduksi alami.
▪ Ketika pergerakan
didorong/dipaksa oleh “gaya”,
disebut konveksi terpaksa.
Contoh Konveksi
► Udara di atas api dipanaskan
dan mengembang Kerapatan
udara menurun, massa dari
udara memanasi tangan
► Aplikasi: Radiator Mesin
pendingin mobil
3. Radiasi
► Radiasi tidak memerlukan kontak fisik
► Semua benda meradiasikan energi secara kontinu
dalam bentuk gelombang elektromagnetik akibat dari
vibrasi termal molekul
► Laju radiasi diberikan oleh Hukum Stefan
Contoh Radiasi
► Gelombang elektromagnetik membawa energi dari api
ke tangan. Tidak ada kontak fisik yang diperlukan
PersamaanRadiasi
►P = σAeT4
▪ P laju aliran energi, dalam Watt
▪ σ = 5.6696 x 10-8 W/m2 K4
▪ A adalah luas permukaan benda
▪ e adalah konstanta yang disebut emisivitas
e bervariasi dari 0 ke 1
▪ T adalah suhu dalam Kelvin
Absorpsi dan Emisi Energi oleh Radiasi
► Laju radiasi dimana benda bersuhu T dan
lingkungannya bersuhu To adalah
▪ Pnet = σAe(T4 – T4
o)
▪ Ketika benda berada dalam kesetimbangan
dengan lingkungannya, benda meradiasi dan
mengabsorpsi energi dengan laju yang sama.
Temperatur benda tidak akan berubah
Absorper dan Reflektor Ideal
► Absorper ideal didefinisikan sebagai sebuah benda
yang mengabsorpsi (menyerap) seluruh energi
yang mengenainya
▪ e = 1
► Jenis beda seperti ini dinamakan benda hitam
▪ Absorper ideal juga merupakan radiator energi
ideal
► Reflektor ideal tidak mengabsorpsi energi yang
mengenainya
▪ e = 0
Aplikasidari Radiasi
► Pakaian
▪ Kain hitam merupakan absorper yang baik
▪ Kain putih merupakan reflektor yang baik
► Termograpi
▪ Jumlah energi yang diradiasikan oleh benda
dapat diukur menggunakan termograp
► Suhu Badan
▪ Termometer radiasi mengukur intensitas dari
radiasi infra merah dari gendang telinga
Penghambat Transfer Energi
► Termos.
► Didisain untuk meminimalisasi
transfer energi
► Ruang antara dinding-dinding
di kosongkan untuk
mengurangi konduksi dan
konveksi
► Permukaan perak untuk
mengurangi radiasi
► Ukuran leher termos di reduksi
Pemanasan Global
► Contoh Greenhouse
▪ Cahaya tampak diabsorpsi dan diemisikan
kembali sebagai radiasi infra merah
▪ Arus konveksi dicegah oleh kaca
► Atmosfer bumi juga merupakan transmiter yang
baik bagi cahaya tampak dan absorper yang baik
bagi radiasi infra merah

02._temperatur__kalor.pptx

  • 1.
    SuhudanKalor(Panas) ➢SKALA TEMPERATUR ➢PEMUAIAN TERMAL ➢KALORDAN ENERGI INTERNAL ➢KALOR JENIS ➢TRANSFER KALOR
  • 2.
    Hukum Ke NolTermodinamika Jika benda A dan B secara terpisah berada dalam kesetimbangan termal dengan benda ketiga C, maka A dan B dalam kesetimbangan termal satu sama lain
  • 3.
    Termometer dan SkalaSuhu ► Termometer dapat di kalibrasi dengan menempatkannya dalam kontak termal dengan suhu lingkungan yang dijaga konstan. Lingkungan bisa berupa : • campuran es dan air dalam kesetimbangan termal • Campuran air dan uap dalam kesetimbangan termal
  • 4.
    Skala Celsius ► Suhudari campuran es dan air ditetapkan pada 0º C ▪ Nilai ini adalah titik beku air ► Suhu campuran air dan uap ditetapkan pada 100º C ▪ Nilai ini adalah titik didih air ► Selang antara titik-titik ini dibagi menjadi 100 bagian Skala Kelvin ► Ketika tekanan gas menuju nol, suhunya adalah –273.15º C ► Suhu ini disebut nol mutlak ► Titik ini merupakan titik nol dari skala Kelvin ▪ –273.15º C = 0 K ► Untuk mengubah: TC = TK – 273.15
  • 5.
    Termometer Gas dan SkalaKelvin ► Beberapa mewakili suhu Kelvin ► Catatan, skala ini logaritmik ► Nol mutlak tidak pernah tercapai
  • 6.
    Skala Fahrenheit ► Skalayang banyak digunakan dalam USA ► Suhu titik beku adalah 32º ► Suhu titk didih adalah 212º ► Titiknya dibagi menjadi 180 bagian 9 5 9 5 TC  TK  273.15 TC 32 TF  TF  TC
  • 7.
    Pemuaian Termal • Pemuaiantermal sebuah benda adalah konsekuensi dari perubahan jarak rata-rata antara atom atau molekul. • Pada suhu kamar, molekul bervibrasi dengan amplitudo yang kecil • Dengan pertambahan suhu, amplitudo pun bertambah ▪ Hal ini menyebabkan seluruh bagian benda memuai
  • 8.
    Pemuaian Linier (Luas,Volume) • Untuk perubahan suhu yang kecil • L  Lo T • Koefisien pemuaian linier, , bergantung pada bahan • Dalam dua dimensi (luas pemuaian) • A   Ao T,  2 • dan dalam tiga dimensi (volume pemuaian) • V   Vo T untuk zat padat,   3
  • 10.
    AnomaliAir  Pada saatsuhu air meningkat dari 0ºC sampai 4 oC, air menyusut dan kerapatannya bertambah  Diatas 4 oC, air menunjukan pemuaian yang sesuai dengan peningkatan suhu  Kerapatan maksimum dari air adalah 1000 kg/m3 pada 4 oC
  • 11.
    Example 17.2 Lengthchange due to temperature change A surveyor uses a steel measuring tape that is exactly 50.000 m long at a temperature of 20°C. The markings on the tape are calibrated for this temperature. (a) What is the length of the tape when the temperature is 35°C? (b) When it is 35°C, the surveyor uses the tape to measure a distance. The value that she reads off the tape is 35.794 m. What is the actual distance? Solution. (a) The temperature change is T = T - T0 = 15 °C; L =  L0 T = (1.2 * 10-5 K-1 (50 m) (15 K) = 9.0 * 10-3 m = 9.0 mm L = L0 + L = 50.000 m + 0.009 m = 50.009 m. (b) L = L0 + L at 35 °C any true distance will be greater than the reading by the factor 50.009 50.000 = 1 + T = 1 + 1.8 * 10 -4. The true distance is therefore (1 + 1.8 * 10 -4) (35.794 m) = 35.800 m
  • 12.
    Sample Problem 18.02Thermal expansion of a volume On a hot day in Las Vegas, an oil trucker loaded 37 000 L of diesel fuel. He encountered cold weather on the way to Payson, Utah, where the temperature was 23.0 K lower than in Las Vegas, and where he delivered his entire load. How many liters did he deliver? The coefficient of volume expansion for diesel fuel is 9.50 x 10-4/ 0C, and the coefficient of linear expansion for his steel truck tank is 11 x10-6/ 0C. Solution V = V T. Calculations: We find V = (37 000 L)(9.50 x10-4/ 0C)(-23.0 K)= - 808 L. Thus, the amount delivered was Vdel = V + V = 37 000 L - 808 L = 36 190 L.
  • 13.
    Contoh 17.3 PerubahanVolume akibat perubahan suhu Penyelesaian Raksa tumpah karena  raksa lebih besar dari kaca Koefisien ekspansi volume raksa adalah 18 x 10-5 K-1  gelas = 3  gelas = 3(0.40 x 10-5 K-1) = 1.2 x 10-5 K-1 Kenaikan volum gelas kaca ∆𝑉𝑘𝑎𝑐𝑎 = 𝛽𝑘𝑎𝑐𝑎 𝑉0 ∆𝑇 = 1.2 𝑥 10−5 𝑥 𝐾−1 ) 200 𝑐𝑚−3 1000 𝐶 − 200 𝐶 = 0.19 𝑐𝑚−3 Kenaikan volume raksa adalah : ∆𝑉𝑟𝑎𝑘𝑠𝑎= 𝛽𝑟𝑎𝑘𝑠𝑎 𝑉0 ∆𝑇 = 18 𝑥 10−5 𝐾−1 200 𝑐𝑚−3 1000𝐶 − 200𝐶 = 2.9 𝑐𝑚−3 Volume raksa yang tumpah : ∆𝑉𝑟𝑎𝑘𝑠𝑎 - ∆𝑉𝑘𝑎𝑐𝑎 = = 2.9 𝑐𝑚−3 Sebuah gelas kaca dengan volume 200 m3 diisi penuh dengan raksa pada 20oC. Berapa banyak raksa yang tumpah pada saat suhu sistem naik menjadi 100oC? Koefisien linier kaca adalah 0.40 x 10-5 K-1
  • 14.
    Satuan dari Kalor ►Kalor adalah energi yang ditransfer antara sistem dan lingkungan karena perbedaan suhu antara keduanya ▪ Simbol kalor adalah Q ► Kalori • Sebuah satuan historis, sebelum hubungan antara termodinamika dan mekanika dikenal • Satu kalori adalah jumlah energi yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 gram air dari 14.5° C menjadi 15.5° C • Satu Kalori (kalori makanan) adalah 1000 kal ► Joule (1 kal = 4,184 J Kalor Ekivalen Mekanik ► BTU singkatan dari British Thermal Unit • Satu BTU adalah energi yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 pon (lb) air dari 63° F menjadi 64° F • 1 BTU = 252 kal = 1,054 kJ
  • 15.
    Satuan dari Kalor ►Kalor adalah energi yang ditransfer antara sistem dan lingkungan karena perbedaan suhu antara keduanya ▪ Simbol kalor adalah Q ► Kalori • Sebuah satuan historis, sebelum hubungan antara termodinamika dan mekanika dikenal • Satu kalori adalah jumlah energi yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 gram air dari 14.5° C menjadi 15.5° C • Satu Kalori (kalori makanan) adalah 1000 kal ► Joule ▪ 1 kal = 4,184 J Kalor Ekivalen Mekanik ► BTU (US Customary Unit) BTU singkatan dari British Thermal Unit • Satu BTU adalah energi yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 pon (lb) air dari 63° F menjadi 64° F • 1 BTU = 252 kal = 1,054 kJ
  • 16.
    KalorJenis ► Setiap zatmemerlukan sejumlah energi per satuan massa yang berbeda untuk mengubah suhunya sebesar 1° C. • Berbanding lurus dengan massa (jadi, per satuan massa) ► Kalor Jenis, c, dari suatu zat adalah ukuran dari jumlah ini (beda dengan kapasitas kalor jenis C) Satuan SI Joule/kg °C (J/kg °C) CGS Kalori/g °C (kal/g °C ) C = Q m . ∆T
  • 17.
    Catatan:KalordanKalor Jenis ►Q =m c ∆T ▪ ∆T adalah suhu akhir dikurangi suhu awal ▪ Ketika suhu naik, ∆T dan ∆Q adalah positif maka energi masuk ke sistem ▪ Ketika suhu turun, ∆T dan ∆Q adalah negatif maka energi keluar sistem
  • 18.
    Konsekuensi dari PerbedaanKalor Jenis Apa yang terjadi pada malam hari? Bagaimana menentukan kalor jenis? ►Air memiliki kalor jenis yang lebih tinggi dibandingkan pasir ►Pada hari yang panas, udara di atas daratan panas lebih cepat ►Udara panas mengalir ke atas dan udara yang dingin bergerak menuju pantai
  • 19.
    Kalorimeter ►Cara untuk menentukankalor jenis suatu zat dinamakan Kalorimetri ►Kalorimeter adalah sebuah wadah yang terbuat dari bahan isolator yang baik yang memungkinkan kesetimbangan termal terjadi antara zat tanpa adanya energi yang hilang ke lingkungan
  • 20.
    Kalorimetri ► Analisis yangdilakukan dengan menggunakan kalorimeter ► Kekekalan energi diaplikasikan pada sistem tertutup ► Energi yang keluar dari zat yang lebih panas sama dengan energi yang diserap oleh air 𝑄𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 = − 𝑄𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛
  • 21.
    Transisi Fasa ES AIRUAP Tambah panas Tambah panas Tiga jenis keadaan materi (plasma adalah jenis yang lain)
  • 22.
    Perubahan Fasa ► Perubahanfasa terjadi ketika sifat fisis dari zat berubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain ► Perubahan fasa diantaranya: ▪ Padat ke cair – mencair ▪ Cair ke gas – menguap ► Perubahan fasa termasuk perubahan energi internal, tapi suhu tidak berubah
  • 23.
    KalorLaten ► Selama perubahanfasa, jumlah kalor yang dilepaskan adalah ▪ Q = m L ► L adalah kalor laten dari zat, Laten artinya tersembunyi. ► Pilih tanda positif jika menambahkan energi pada sistem dan tanda negatif jika energi dipindahkan dari sistem ► Kalor laten peleburan digunakan untuk pencairan atau pembekuan ► Kalor laten penguapan digunakan untuk penguapan atau pengembunan
  • 24.
    Grafik Perubahan dariEs menjadi Uap
  • 25.
    A camper pours0.300 kg of coffee, initially in a pot at 70.0°C, into a 0.120-kg aluminum cup initially at 20.0°C. What is the equilibrium temperature? Assume that coffee has the same specific heat as water and that no heat is exchanged with the surroundings. EXECUTE: Example 17-7 A temperature change with no phase change
  • 26.
    Example 17.8 Changes inboth temperature and phase A glass contains 0.25 kg of Omni-Cola (mostly water) initially at 25°C. How much ice, initially at -20°C must you add to obtain a final temperature of with all the ice melted? Neglect the heat capacity of the glass.
  • 27.
    Metode Transfer Kalor/Perpindahan Panas ►Diperlukan untuk mengetahui laju energi yang ditransfer ► Diperlukan untuk mengetahui mekanisme yang bertanggungjawab pada proses transfer ► Metodenya meliputi ▪ Konduksi ▪ Konveksi ▪ Radiasi
  • 28.
    1.Konduksi ►Proses transfer dapatditinjau pada skala atom ▪ Pertukaran energi antara partikel-partikel mikroskopik akibat tumbukan ▪ Partikel yang energinya lebih rendah memperoleh tambahan energi selama proses tumbukan dari partikel yang energinya lebih besar ►Laju konduksi bergantung pada sifat zat
  • 29.
    Contoh konduksi ► Vibrasimolekul disekitar posisi kesetimbangan ► Partikel yang lebih dekat dengan api bervibrasi dengan amplitudo yang lebih besar ► Menumbuk partikel tetangga dan mentransfer energi ► Akhirnya, energi menjalar ke seluruh batang Konduksi dapat terjadi hanya jika terdapat perbedaan suhu antara dua bagian dari medium pengkonduksi
  • 30.
    Konduksi (lanjutan) ► Padalempengan memungkinkan energi mengalir dari daerah bersuhu tinggi ke daerah yang bersuhu lebih rendah. 𝑃 = 𝑄 𝑡 = 𝑘𝐴 𝑇ℎ − 𝑇𝑐 𝐿 Dimana : P = Aliran kalor, Watt k = k adalah konduktivitas termal dari material A = luas penampang L = ∆x adalah ketebalan lempeng atau panjang batang Q = kalor Joule
  • 31.
    Example 17.11 Conduction intoa picnic cooler A Styrofoam cooler (Fig. 17.24a) has total wall area (including the lid) of 0.80 m2 and wall thickness 2.0 cm. It is filled with ice, water, and cans of Omni-Cola, all at 0°C What is the rate of heat flow into the cooler if the temperature of the outside wall is How much ice melts in 3 hours? SOLUTION Heat of fusion of ice is Lf = 3.34 x 105 J/kg so from Eq. (17.20) the mass of ice that melts is
  • 32.
    2. Konveksi ►Transfer energiakibat pergerakan dari zat ▪ Ketika pergerakan dihasilkan dari perbedaan kerapatan, disebut konduksi alami. ▪ Ketika pergerakan didorong/dipaksa oleh “gaya”, disebut konveksi terpaksa. Contoh Konveksi ► Udara di atas api dipanaskan dan mengembang Kerapatan udara menurun, massa dari udara memanasi tangan ► Aplikasi: Radiator Mesin pendingin mobil
  • 33.
    3. Radiasi ► Radiasitidak memerlukan kontak fisik ► Semua benda meradiasikan energi secara kontinu dalam bentuk gelombang elektromagnetik akibat dari vibrasi termal molekul ► Laju radiasi diberikan oleh Hukum Stefan Contoh Radiasi ► Gelombang elektromagnetik membawa energi dari api ke tangan. Tidak ada kontak fisik yang diperlukan
  • 34.
    PersamaanRadiasi ►P = σAeT4 ▪P laju aliran energi, dalam Watt ▪ σ = 5.6696 x 10-8 W/m2 K4 ▪ A adalah luas permukaan benda ▪ e adalah konstanta yang disebut emisivitas e bervariasi dari 0 ke 1 ▪ T adalah suhu dalam Kelvin
  • 35.
    Absorpsi dan EmisiEnergi oleh Radiasi ► Laju radiasi dimana benda bersuhu T dan lingkungannya bersuhu To adalah ▪ Pnet = σAe(T4 – T4 o) ▪ Ketika benda berada dalam kesetimbangan dengan lingkungannya, benda meradiasi dan mengabsorpsi energi dengan laju yang sama. Temperatur benda tidak akan berubah
  • 36.
    Absorper dan ReflektorIdeal ► Absorper ideal didefinisikan sebagai sebuah benda yang mengabsorpsi (menyerap) seluruh energi yang mengenainya ▪ e = 1 ► Jenis beda seperti ini dinamakan benda hitam ▪ Absorper ideal juga merupakan radiator energi ideal ► Reflektor ideal tidak mengabsorpsi energi yang mengenainya ▪ e = 0
  • 37.
    Aplikasidari Radiasi ► Pakaian ▪Kain hitam merupakan absorper yang baik ▪ Kain putih merupakan reflektor yang baik ► Termograpi ▪ Jumlah energi yang diradiasikan oleh benda dapat diukur menggunakan termograp ► Suhu Badan ▪ Termometer radiasi mengukur intensitas dari radiasi infra merah dari gendang telinga
  • 38.
    Penghambat Transfer Energi ►Termos. ► Didisain untuk meminimalisasi transfer energi ► Ruang antara dinding-dinding di kosongkan untuk mengurangi konduksi dan konveksi ► Permukaan perak untuk mengurangi radiasi ► Ukuran leher termos di reduksi
  • 39.
    Pemanasan Global ► ContohGreenhouse ▪ Cahaya tampak diabsorpsi dan diemisikan kembali sebagai radiasi infra merah ▪ Arus konveksi dicegah oleh kaca ► Atmosfer bumi juga merupakan transmiter yang baik bagi cahaya tampak dan absorper yang baik bagi radiasi infra merah