Glb

1,386 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,386
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
107
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Glb

  1. 1. Mahendra Hayyu Triadji 19
  2. 2. Apa Posisi, Jarak, dan Perpindahan itu?? • Posisi merupakan besaran vektor yang menyatakan kedudukan suatu benda terhadap titik acuan. Kedudukan tersebut dinyatakan dalam besar dan arah. • Pada gambar di atas. Jika titik A sebagai acuan maka Posisi C = - 6 meter dari A Jika titik A sebagai acuan maka Posisi B = 4 meter dari A
  3. 3. Jarak Jika kita tinjau benda yang bergerak, maka lintasan yang ditempuh bisa berupa garis lurus, berupa kurva atau garis lurus dengan variasi arah. Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda yang bergerak. Perpindahan Yang dimaksud dengan perpindahan adalah besaran vektor yang menyatakan perubahan posisi. Perpindahan hanya bergantung pada posisi akhir dan posisi awal, tidak memperdulikan proses gerak benda. Dari gambar disamping ini bola bergerak ke kanan sejauh 5 meter kemudian ke bawah sejauh 5 meter dan terakhir bergerak ke kanan lagi sejauh 7 meter, kita dapat menghitung bahwa : Jarak yang ditempuh bola sebesar 17 meter Besar Perpindahan yang dialami sebesar 13 meter arah 337derajat terhadap sumbu x positif Perpindahan yang dialami adalah r = (12i - 5j) meter
  4. 4. Apa beda jarak dan perpindahan?? Jarak didefinisikan sebagai panjang lintasan yang ditempuh oleh suatu benda dalam selang waktu tertentu. Perpindahan didefinisikan sebagai perubahan posisi suatu benda dalam selang waktu tertentu.
  5. 5. Kecepatan Rata-Rata dan Kecepatan Sesaat • Dalam pembahasan gerak dikenal istilah kecepatan dan kelajuan. Kecepatan diartikan sebagai perpindahan yang ditempuh tiap satuan waktu, sedangkan kelajuan diartikan sebagai jarak yang ditempuh tiap satuan waktu. Kecepatan termasuk besaran vektor, sedangkan kelajuan merupakan besaran skalar.
  6. 6. Kecepatan Rata-rata • Kecepatan rata-rata didefinisikan sebagai perbandingan perpindahan benda dengan selang waktu yang diperlukan , sedangkan kelajuan rata-rata merupakan jarak yang ditempuh seluruhnya dibagi dengan selang waktu tempuh. Kecepatan rata-rata dan kelajuan rata-rata dapat dirumuskan sebagai berikut.
  7. 7. Kecepatan Sesaat Kecepatan sesaat secara umum dapat berarti kecepatan pada suatu waktu tertentu. Disini terletak kesulitan yang sangat mendasar. Yaitu, bagaimana kita dapat mendefinisikan kecepatan sesuatu jika waktunya mendekati nol, disini kita harus memperhatikan posisi benda lebih dari satu kali. Selanjutnya, memberi batasan pada rentang dua posisi tersebut dengan menggunakan proses limit dimana waktu perpindahannya mendekati nol. Kecepatan sesaat adalah limit rasio Δx/Δt, jika Δt mendekati nol. Dimana Δx adalah besarnya perpindahan dan Δt adalah besarnya waktu. lim┬(∆t→0) 〖∆x/∆t〗 Limit ini dinamakan turunan x terhadap t. Dalam notasi kalkulus biasa ditulis dx/dt : lim┬(∆t→0) 〖∆x/∆t〗= dx/dt Besarnya kecepatan sesaat dinamakan kelajuan sesaat.
  8. 8. Percepatan Benda yang bergerak dengan kecepatan yang tidak konstan akan mengalami perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu. Benda tersebut dikatakan mengalami percepatan. Besarnya percepatan atau perlambatan (akselerasi) dapat ditentukan dengan membagi perubahan kecepatan dengan selang waktu yang ditempuh.
  9. 9. Gerak Lurus Gerak suatu benda dalam lintasan lurus dinamakan gerak lurus. Sebuah mobil melaju di jalan raya yang lurus merupakan contoh gerak lurus. Seorang siswa berlari mengelilingi lapangan sepakbola juga merupakan contoh dari gerak lurus dengan empat segmen lintasan lurus yang berbeda pada saat menempuh sisi-sisi lapangan yang berbeda. Berdasarkan kelajuan yang ditempuhnya gerak lurus dapat dibedakan menjadi dua yaitu Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB).
  10. 10. Gerak Lurus Beraturan Dalam gerak lurus beraturan, benda menempuh jarak yang sama dalam selang waktu yang sama. Sebagai contoh, mobil yang melaju menempuh jarak 2 meter dalam waktu 1 detik, maka 1 detik berikutnya menempuh jarak 2 meter lagi, begitu seterusnya. Dengan kata lain perbandingan jarak dengan selang waktu selalu konstan, atau kecepatannya konstan. Dalam GLB kelajuan dan kecepatan hampir sulit dibedakan karena lintasannya yang lurus menyebabkan jarak dan perpindahan yang ditempuh besarnya sama. Rumus: V=s/t Gradien kemiringan grafik atau tan θ menunjukkan kecepatan gerak. Jadi v = tan θ
  11. 11. Gerak Lurus Berubah Beraturan Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak benda dalam lintasan garis lurus dengan percepatan tetap. Jadi, ciri utama GLBB adalah bahwa dari waktu ke waktu kecepatan benda berubah, semakin lama semakin cepat/lambat...sehingga gerakan benda dari waktu ke waktu mengalami percepatan/perlambatan vo = kecepatan awal (m/s) vt = kecepatan akhir (m/s) a = percepatan t = selang waktu (s)
  12. 12. Gerak Vertikal Gerak vertikal adalah gerak yang disebabkan oleh gaya tarik bumi. Gerak ini memiliki percepatan sebesar g, yang dikenal dengan percepatan gravitasi bumi. Gerak vertikal terdiri dari : 1. Vertikal ke atas 2. Vertikal ke bawah 3. Jatuh bebas
  13. 13. Gerak Vertikal ke Atas • Gerak Benda dilempar vertikal keatas (GVA) merupakan GLBB yang mengalami perlambatan dimana gesekan udara diabaikan dan percepatan benda a = - g, g = percepatan gravitasi bumi., Selama bola bergerak vertikal ke atas, gerakan bola melawan gaya gravitasi yang menariknya ke bumi. Akhirnya bola bergerak diperlambat. Akhirnya setelah mencapai ketinggian tertentu yang disebut tinggi maksimum (h max), bola tak dapat naik lagi. Pada saat ini kecepatan bola nol (Vt = 0). Oleh karena tarikan gaya gravitasi bumi tak pernah berhenti bekerja pada bola, menyebabkan bola bergerak turun. Pada saat ini bola mengalami jatuh bebas.... Jadi bola mengalami dua fase gerakan. Saat bergerak ke atas bola bergerak GLBB diperlambat (a = - g) dengan kecepatan awal tertentu lalu setelah mencapai tinggi maksimum bola jatuh bebas yang merupakan GLBB dipercepat dengan kecepatan awal nol.
  14. 14. Gerak Vertikal ke Bawah Berbeda dengan jatuh bebas, gerak vertikal ke bawah yang dimaksudkan adalah gerak benda-benda yang dilemparkan vertikal ke bawah dengan kecepatan awal tertentu. Jadi seperti gerak vertikal ke atas hanya saja arahnya ke bawah. Sehingga persamaan-persamaannya sama dengan persamaan-persamaan pada gerak vertikal ke atas, kecuali tanda negatif pada persamaan-persamaan gerak vertikal ke atas diganti dengan tanda positif.
  15. 15. Gerak Jatuh Bebas Gerak jatuh bebas adalah gerak benda dari kelajuan nol karena gaya gravitasi. Kelapa ini jatuh karena pengaruh tarikan gravitasi bumi. Sebelum jatuh kelajuan kelapa adalah nol (kelapa diam), v0 = 0 m/s Kemudian dipercepat dengan percepatan g yaitu percepatan gravitasi. a = g

×