Sel

4,676 views

Published on

Sel

  1. 1. SEL Oleh : Ardi Affandi Dude Bahrul Hayat Gemilang Permana Guruh Hendri Ansori Syamsul Anwar
  2. 2. SEL  Satuan kehidupan terkecil yang menyusun tubuh mahluk hidup  Tempat terselenggaranya fungsi kehidupan
  3. 3. Sejarah Sel  Antoni van Leewenhoek (1665) membuat dan menggunakan mikroskop, menyebut sel sebagai satuan kehidupan. Antoni van Leewenhoek adalah orang yang pertama kali yang melihat sel tunggal dan mengamati darah, cairan mani, feses, dan email gigi
  4. 4. Sejarah Sel  Robert Hooke (1666) melihat rongga kosong pada sayatan jaringan gabus tumbuhan kemudian dinamakan cellula Mikroskop rancangan Hooke yang digunakan untuk mengamati sel tumbuhan
  5. 5. Sejarah Sel  Schleiden & Schwann (1838 & 1839) Teori sel: semua mh terdiri dari sel-sel, sel = unit struktural dan fungsional terkecil dari semua mh.  Johannes Evangelista Purkinje (1839) mengenalkan istilah protoplasma (zat yg pertama kali dibentuk, tersusun dari nukleus dan sitoplasma (lebih cair)  Rudolf Virchow (1858) setiap sel yg ada berasal dari sel yg sebelumnya
  6. 6. Molekul-molekul penyusun Sel KAPALAN Karbohidrat Protein Air Lipid Asam Nukleat
  7. 7. Macam Sel  Prokariot  Tanpa membran inti sel  Contoh: Bakteri  Eukariot  Memiliki membran inti sel  Contoh: Tumbuhan, Hewan, Jamur
  8. 8. Bagian-Bagian Sel Membran Plasma Sitoplasma Nukleus Organel
  9. 9. Membran Plasma  Pelindung bagi sel agar isi sel tidak keluar  Pengatur pertukaran zat yang keluar masuk ke dalam sel  Melakukan seleksi terhadap zat yang boleh keluar dan masuk dari dalam atau luar sel (selektif permeable)  Tersusun atas Karbohidrat, protein, dan lemak
  10. 10. Gambar Membran Plasma Kepala (Fosfat)  Hidrofilik Ekor (Lipid)  Hidrofobik Glikoprotein (mengikat molekul sel tetangga) Protein integral (protein yang terbenam) Protein periferal (protein menempel)
  11. 11. Sitoplasma  Merupakan cairan sel dalam sel  Disebut juga dengan sitosol karena mirip dengan jelly (koloid)  Berfungsi sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel.  Di dalamnya terdapat berbagai organel sel
  12. 12. Inti Sel (Nukleus)  Mengendalikan metabolisme sel  Menyimpan informasi genetika berupa DNA  Tempat penggandaan DNA
  13. 13. Organel Sel 1. Sitoskeleton 2. Ribosom 3. Retikulum Endoplasma 4. Badan Golgi 5. Lisosom 6. Peroksisom 7. Mitokondria
  14. 14. 1. Sitoskeleton  Sebagai pemberi bentuk sel  Pengatur gerakan sel  Berupa jaringan protein filamen dan tubulus
  15. 15. 2. Ribosom  Butiran kecil nukleoprotein yang tersebar di sitoplasma  Ada yang melekat di Retikulum Endoplasma (sehingga menjadikan RE tersebut dinamakan RE Kasar)  Melakukan sintesis protein
  16. 16. 3. Retikulum Endoplasma (RE)  Terbagi menjadi 2:  RE Kasar  Ditempeli ribosom  Untuk sintesis protein  RE Halus  tidak punya ribosom  Untuk sintesis lemak
  17. 17. 4. Badan Golgi  Berbentuk kantong pipih yang berkelok-kelok  Memodifikasi protein dengan menambahkan oligosakarida (Glikosilasi)  Membentuk lisosom
  18. 18. 5. Lisosom  Mencerna makromolekul secara intraseluler  Menghidrolisis lemak, protein, asam nukleat, polisakarida
  19. 19. 6. Peroksisom  Menghasilkan enzim oksidatif untuk membentuk H2O2 untuk merombak lemak  Menghasilkan enzim katalase untuk mengubah H2O2 menjadi H2O dan O2 7. Mitokondria  Tempat terjadinya respirasi sel menghasilkan energi
  20. 20. Organel
  21. 21. Siklus sel
  22. 22.  Tujuan : Pada hewan bersel satu, untuk memperbanyak diri(reproduksi).Pada hewan bersel banyak untuk memperbanyak sel dan pertumbuhan  Terjadi pada seluruh jaringan tubuh, baik jaringan somatik (vegetatif) maupun jaringan germinatif (generatif).  Tahap pembelahan : PROMAT (profase, metafase, anafase, dan telofase).  Hasil : dua sel anakan yang memiliki jumlah kromosom seperti induknya(diploid) MITOSIS
  23. 23. MITOSIS
  24. 24. PROFASE Benang-benang kromatin makin menjadi pendek sehingga menjadi tebal. Terbentuklah kromosom-kromosom. Tiap kromosom lalu membelah dan memanjang dan anakan kromosom ini dinamakan kromatid. Membran inti mulai menghilang. Sentriol (bentuk seperti bintang dalam sitoplasma) juga membelah
  25. 25. METAFASE. Kromosom-kromosom menempatkan diri di bidang ecuatorial (tengah) dari sel
  26. 26. ANAFASE. Kedua buah kromatid memisahkan diri dan ditarik benang gelendong yang dibentuk ditiap kutub sel yang berlawanan. Tiap kromatid itu mamiliki sifat keturunan yang sama. Mulai saat ini kromatid-kromatid berlaku sebagai kromosom baru.
  27. 27. Di setiap kutub sel terbentuk sel kromosom yang serupa. Benang-benang gelendong lenyap dan membran inti terbentuk lagi. Kemudian plasma sel terbagi menjadi dua bagian. Proses ini dinamakan sitokinesis. Pada sel hewan sitokinesis ditandai dengan melekuknya sel kedalam, sedang pada tumbuhan karena selnya berdinding, maka sitokinesis ditandai dengan terbentuknya dinding pemisah ditengah- tengah sel TELOFASE
  28. 28.  Pada hewan bersel banyak, untuk membentuk sel kelamin(gamet). Meiosis berfungsi mengurangi jumlah kromosom agar keturunannya memiliki jumlah kromosom yang sama.  Pada tumbuhan terjadi di benangsari dan putik. Pada hewan terjadi pada alat kelamin MEIOSIS
  29. 29.  Terjadi lewat dua rangkaian tahap yaitu meiosis I (PRO(lezipadidia)MAT I) dan meiosis II (PROMAT II).  Hasil : empat sel anakan yang memiliki setengah jumlah kromosom sel induknya (haploid) MEIOSIS
  30. 30. MEIOSIS
  31. 31.  Meiosis I, yang dibedakan atas beberapa fase : (a),(b) Profase I, dibagi menjadi 5 tahap: leptoten, zigoten, pakiten, diploten, dan diakinesis (c) Metafase 1. bivalen-bivalen menempatkan diri dibidang tengah dari sel secara acak (random). (d) Anafase 1. Kini kromosom-kromosom homolog (masing-masing terdiri dari 2 kromatid) saling memisahkan diri dan ditarik oleh benang-benang gelendong kekutub sel yang berlawanan. Berarti jumlah kromosom telah diparuh, dari keadaan diploid (2n) menjadi haploid (n) (e) Telofase 1. Sekarang berlanjut sitokinesis sehingga sel induk yang mula- mula diploid telah menjadi dua sel anakan masing-masing haploid.
  32. 32.  Meiosis II, yang dibedakan atas beberapa fase : (f) Profase II, benang-benang gelendong terbentuk lagi (g) Metafase II. Kromosom-kromosom menempatkan diri ditengah sel (h) Anafase II. Tiap kromosom membelah, kromatid- kromatid memisahkan diri dan ditarik kekutub kearah yang berlawanan dan merupakan kromosom. (i), (j) Telofase II. Berlangsunglah sitokinesis lagi, diikuti dengan pembentukan membran inti.
  33. 33. Pada hewan dikenal adanya peristiwa meiosis dalam pembentukan gamet, yaitu Oogenesis dan Spermatogenesis. Sedangkan pada tumbuhan dikenal Makrosporogenesis (Megasporogenesis) dan Mikrosporogenesis. Aspek yang Dibedakan Mitosis Meiosis Tujuan untuk pertumbuhan Sifat mempertahankan diploid Hasil pembelahan 2 sel anak 4 sel anak Sifat sel anak Diploid (2n) Haploid (n) Tempat terjadinya Sel somatis Sel gonad PERBEDAAN MITOSIS DAN MEIOSIS

×