Bambang Suharno
SUKSES MENGEMBANGKAN KEWIRAUSAHAAN
DI TEMPAT KERJA
Intrapreneurship
DAFTAR ISI
1. Pengertian intrapreneurship
2. Perbedaan Intrapreneurship dan
Entrepreneurship
3. Contoh sukses intrapreneur
4. Kiat sukses bersaing
TENTANG KERJA KERAS
Barang siapa tidak bekerja keras di waktu
muda, maka dijanjikan akan bekerja keras
di masa tua.
Perusahaan yang berkembang
1. Didirikan dan dimiliki oleh orang yang
memiliki visi yang jelas
2. Dikelola oleh para karyawan yang produktif.
3. Perusahaan memberdayakan karyawan dan
mitra-mitranya
4. Perusahaan yang peduli pada lingkungan
masyarakat
Test Kewirausahaan
Konsep Intrapreneurship
• Pertama muncul 1973 oleh Susbauer dalam tulisan
“Intracoporate Enterpreneurship : Programs in American
Industry”. “Kewirausahaan (entrepreneurship) dalam
perusahaan”
• Norman Macrae (1978) menulis topik intrapreneurship di
harian The economist. “Intrapreneurship adalah
situasi yang membangkitkan kondisi kompetisi antar
individu seperti antar perusahaan yang sehat.”
Konsep Intrapreneurship
• Gifford dan Elizabeth Pinchot tertarik dengan
artikel ini dan melakukan uji coba dengan
membuat sekolah “intrapreneur” di swedia. Hasil
ujicobanya dibukukan dalam bukunya yang
berjudul “Intrapreneuring”
• Princhott (1985) : intrapreneur adalah seorang
yang memfokuskan pada inovasi dan
kreativitas dan yang mentransformasi suatu
mimpi atau gagasan menjadi usaha yang
menguntungkan yang dioperasikannya
dalam lingkup lingkungan perusahaan.
Entrepreneur VS Intrapreneur
Entrepreneur Intrapreneur
Membuat keputusan beresiko,
menggunakan sumber daya
sendiri
Membuat keputusan berisiko
menggunakan sumber daya
perusahaan
Terjadi dalam fokus 1 orang
sebagai pelaku/pemilik usaha
Terjadi di antara karyawan dari
dalam organisasi perusahaan
Kewirausahaan di dalam diri
pemilik usaha
Kewirausahaan dalam diri
organisasi /anggota organisasi
lembaga profit dan non profit
Ciri-ciri Intrapreneur
1. Memiliki ide baru untuk pengembangan
perusahaan/lembaga
2. Menjadi manager dari sebuah bisnis/kegiatan
baru
3. Pemikir/konseptor sekaligus
eksekutor/pelaksana
4. Menetapkan target tinggi dan bekerja total
untuk meraihnya
5. Tidak menuntut gaji tinggi di awal, namun
menuntut keleluasaan berkarya
Faktor pendorong Intrapreneurship
1. Faktor lingkungan yang positif : pertumbuhan
industri, dan permintaan untuk produk baru,
2. Faktor lingkungan internal organisasi :
sistem terbuka, kendali formal pada aktivitas
intrapreneurship, dukungan organisasional, dan
nilai-nilai perusahaan yang sesuai.
Penghambat Tumbuhnya Intrapreneurship
1. Menghukum kesalahan yang disebabkan oleh tindakan risk
taking
2. Banyak diskusi ide baru tanpa tindak lanjut
3. Unhealthy politicking dalam organisasi
4. Komunikasi yang buruk antar karyawan dan juga ke
pelanggan
5. Karyawan tidak didorong berpikir untuk mencari peluang
6. Misi dan sasaran perusahaan tidak jelas
7. Kurang dukungan manajemen
8. Penghasilan atas keputusan beresiko yang tidak diberi
reward
9. Keterbatasan waktu dan sumber daya
Contoh sukses Intrapreneur
 Nitendo
 3M Post it
 Like button pada facebook
 PT KAI, Ignatius Jonan
Inspirasi
 Kisah Seorang Karyawan Yang Bermodal
proposal.
 Mengembangkan usaha
 Ikut membeli saham
 Menetapkan cita-cita bersama: semua
karyawan bisa jalan-jalan keluar negeri,
beasiswa, umroh karyawan dsb
Sikap mental Intrapreneur
1. Mau mengembangkan diri sekaligus
mengembangkan perusahaan.
2. Percaya bahwa rezeki sudah diatur oleh
Sang Maha Pemberi rezeki
3. Mau berkorban terlebih dahulu
4. Berani mengambil risiko
5. Ikhlas menerima hasil
Segitiga Intrapreneur pertama
1. Pola pikir konstruktif : fokus pada hasil,
ikut memecahkan masalah organisasi,
berpikir jangka panjang.
2. Pola sikap positif
3. Pola tindak produktif,
Segitiga Intrapreneur kedua
1. Menjadi lawan bicara
2. Menjadi teman berpikir
3. Menjadi mitra bertindak
Mental 7 K
1. Kapabilitas
2. Kapasitas
3. Kreativitas
4. Karakter
5. Komitmen
6. Kredibilitas
7. Kompatibilitas
KIAT BERSAING
1. Jadilah Pelopor
2. Jika tidak bisa jadi pelopor, jadilah yang
TERBAIK
3. Jika tidak bisa jadi yang terbaik,
jadilah yang BERBEDA
PERBEDAAN
a. Perbedaan content
b. Perbedaan konteks
Pembicara-seminar.com
Email: pembicaraseminarzone@gmail.com
Hp/wa 0813 1069 6307

Intrapreneurship; Sukses Mengembangan Kewirausahaan di Tempat Kerja

  • 1.
    Bambang Suharno SUKSES MENGEMBANGKANKEWIRAUSAHAAN DI TEMPAT KERJA Intrapreneurship
  • 2.
    DAFTAR ISI 1. Pengertianintrapreneurship 2. Perbedaan Intrapreneurship dan Entrepreneurship 3. Contoh sukses intrapreneur 4. Kiat sukses bersaing
  • 3.
    TENTANG KERJA KERAS Barangsiapa tidak bekerja keras di waktu muda, maka dijanjikan akan bekerja keras di masa tua.
  • 4.
    Perusahaan yang berkembang 1.Didirikan dan dimiliki oleh orang yang memiliki visi yang jelas 2. Dikelola oleh para karyawan yang produktif. 3. Perusahaan memberdayakan karyawan dan mitra-mitranya 4. Perusahaan yang peduli pada lingkungan masyarakat
  • 6.
  • 7.
    Konsep Intrapreneurship • Pertamamuncul 1973 oleh Susbauer dalam tulisan “Intracoporate Enterpreneurship : Programs in American Industry”. “Kewirausahaan (entrepreneurship) dalam perusahaan” • Norman Macrae (1978) menulis topik intrapreneurship di harian The economist. “Intrapreneurship adalah situasi yang membangkitkan kondisi kompetisi antar individu seperti antar perusahaan yang sehat.”
  • 8.
    Konsep Intrapreneurship • Gifforddan Elizabeth Pinchot tertarik dengan artikel ini dan melakukan uji coba dengan membuat sekolah “intrapreneur” di swedia. Hasil ujicobanya dibukukan dalam bukunya yang berjudul “Intrapreneuring” • Princhott (1985) : intrapreneur adalah seorang yang memfokuskan pada inovasi dan kreativitas dan yang mentransformasi suatu mimpi atau gagasan menjadi usaha yang menguntungkan yang dioperasikannya dalam lingkup lingkungan perusahaan.
  • 9.
    Entrepreneur VS Intrapreneur EntrepreneurIntrapreneur Membuat keputusan beresiko, menggunakan sumber daya sendiri Membuat keputusan berisiko menggunakan sumber daya perusahaan Terjadi dalam fokus 1 orang sebagai pelaku/pemilik usaha Terjadi di antara karyawan dari dalam organisasi perusahaan Kewirausahaan di dalam diri pemilik usaha Kewirausahaan dalam diri organisasi /anggota organisasi lembaga profit dan non profit
  • 10.
    Ciri-ciri Intrapreneur 1. Memilikiide baru untuk pengembangan perusahaan/lembaga 2. Menjadi manager dari sebuah bisnis/kegiatan baru 3. Pemikir/konseptor sekaligus eksekutor/pelaksana 4. Menetapkan target tinggi dan bekerja total untuk meraihnya 5. Tidak menuntut gaji tinggi di awal, namun menuntut keleluasaan berkarya
  • 11.
    Faktor pendorong Intrapreneurship 1.Faktor lingkungan yang positif : pertumbuhan industri, dan permintaan untuk produk baru, 2. Faktor lingkungan internal organisasi : sistem terbuka, kendali formal pada aktivitas intrapreneurship, dukungan organisasional, dan nilai-nilai perusahaan yang sesuai.
  • 12.
    Penghambat Tumbuhnya Intrapreneurship 1.Menghukum kesalahan yang disebabkan oleh tindakan risk taking 2. Banyak diskusi ide baru tanpa tindak lanjut 3. Unhealthy politicking dalam organisasi 4. Komunikasi yang buruk antar karyawan dan juga ke pelanggan 5. Karyawan tidak didorong berpikir untuk mencari peluang 6. Misi dan sasaran perusahaan tidak jelas 7. Kurang dukungan manajemen 8. Penghasilan atas keputusan beresiko yang tidak diberi reward 9. Keterbatasan waktu dan sumber daya
  • 14.
    Contoh sukses Intrapreneur Nitendo  3M Post it  Like button pada facebook  PT KAI, Ignatius Jonan
  • 15.
    Inspirasi  Kisah SeorangKaryawan Yang Bermodal proposal.  Mengembangkan usaha  Ikut membeli saham  Menetapkan cita-cita bersama: semua karyawan bisa jalan-jalan keluar negeri, beasiswa, umroh karyawan dsb
  • 16.
    Sikap mental Intrapreneur 1.Mau mengembangkan diri sekaligus mengembangkan perusahaan. 2. Percaya bahwa rezeki sudah diatur oleh Sang Maha Pemberi rezeki 3. Mau berkorban terlebih dahulu 4. Berani mengambil risiko 5. Ikhlas menerima hasil
  • 17.
    Segitiga Intrapreneur pertama 1.Pola pikir konstruktif : fokus pada hasil, ikut memecahkan masalah organisasi, berpikir jangka panjang. 2. Pola sikap positif 3. Pola tindak produktif,
  • 18.
    Segitiga Intrapreneur kedua 1.Menjadi lawan bicara 2. Menjadi teman berpikir 3. Menjadi mitra bertindak
  • 19.
    Mental 7 K 1.Kapabilitas 2. Kapasitas 3. Kreativitas 4. Karakter 5. Komitmen 6. Kredibilitas 7. Kompatibilitas
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    2. Jika tidakbisa jadi pelopor, jadilah yang TERBAIK
  • 23.
    3. Jika tidakbisa jadi yang terbaik, jadilah yang BERBEDA
  • 24.
  • 25.