Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Yolo atau carpe diem - YOLO or Carpe Diem

152 views

Published on

cerita bilingual, komik, video dan halaman mewarnai untuk anak-anak - www.freekidstories.org

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Yolo atau carpe diem - YOLO or Carpe Diem

  1. 1. Most people have heard the acronym “YOLO” thrown around for the past couple of years. It stands for “you only live once.” Pop stars and celebrities have made it a catchphrase to promote doing crazy things or taking risks because, hey, “You only live once!” It’s an attractive thought. Why worry about the future? Why subscribe to having to answer for decisions we make when we can pretend it all doesn’t matter anyway? Why can’t we only be concerned about what makes us happy right now? Yolo or Carpe Diem? YOLO atau Carpe Diem? Kebanyakan orang pernah mendengar akronim dalam bahasa Inggris “YOLO” yang dipakai selama beberapa tahun terakhir. Kepanjangannya adalah “you only live once (Hidup Hanya Se-X).” Bintang pop dan selebriti telah membuat slogan untuk mempromosikan melakukan hal-hal yang gila atau berisiko karena, hei, "Hidup Hanya Se-X!" Ini adalah pemikiran yang menarik. Mengapa kuatir tentang masa depan? Mengapa berlangganan yang mengharuskan kita menjawab keputusan yang kita buat sementara kita bisa berpura-pura bahwa semuanya itu bukan persoalan? Mengapa kita tidak bisa hanya mempedulikan apa yang membuat kita bahagia sekarang?
  2. 2. Well, when you get older, you realize that life doesn’t work like that, and you start having to pay for the decisions you made earlier. In most cases, those who live life with that motto begin wishing they had thought about the long term a bit sooner. Nah, ketika usia Anda bertambah, Anda sadar bahwa kehidupan tidak seperti itu, dan Anda mulai menanggung akibat dari keputusan yang Anda buat sebelumnya. Pada kebanyakan kasus, mereka yang menjalankan hidup dengan semboyan seperti di atas berpikir seandainya saja mereka berpikir dengan jangka panjang sedikit lebih awal.
  3. 3. Since we only have one life, what do we want to do with it? What do we want to be remembered for? What would be a life that we can look back at and be proud of? The well-known saying “Carpe Diem” (Latin for “seize the day”) has a positive feel to it. It’s the same rationale that you only live once, but rather than taking it as a reason to do crazy things, ignore consequences, and live for the now, it means to go further, to do more, and to not waste time. Karena hidup kita hanya sekali, apa yang ingin kita lakukan dengan hidup itu? Kita ingin diingat oleh karena apa? Kehidupan seperti apa yang akan membuat kita dapat menoleh ke belakang dan menjadi bangga? Ungkapan terkenal “Carpe Diem” (bahasa Latin yang artinya “sergaplah hari”) mengandung nilai positif. Alasannya sama yaitu bahwa kita hidup hanya sekali, tetapi sebalik daripada memakainya sebagai alasan untuk melakukan hal-hal yang gila, mengabaikan konsekuensi, dan menjalankan hidup untuk sekarang, itu berarti untuk melangkah lebih jauh, untuk berbuat lebih banyak, dan tidak membuang-buang waktu.
  4. 4. Life is made up of lots of days. Some will be fun and chilled, while others will be hard work. Think of Olympic gold medalists. The day that they compete and win will go down in history, and I bet it will remain as one of the best days of their lives. But to get there, it takes years of training, hard work, and focus. Think of your favorite musician playing to a massive audience. Again, they only got there through countless days of faithful practice, rehearsals, and playing for anyone who would listen until they got their big break. ada pula yang berarti kerja keras. Bayangkanlah peraih medali emas di Olimpiade. Hari di mana mereka bertanding dan menang akan tercatat dalam sejarah, dan saya yakin itu akan tetap menjadi salah satu hari terbaik dalam hidup mereka. Tetapi untuk sampai pada posisi itu, dibutuhkan latihan bertahun-tahun, kerja keras, dan fokus. Bayangkanlah musisi favorit Anda yang bermain untuk pemirsa yang besar. Sekali lagi, mereka bisa tiba di taraf itu melalui hari yang tak terhitung jumlahnya berlatih, mengulang, dan bermain bagi siapa saja yang mau mendengarkan sampai mereka mendapatkan terobosan besar mereka. Kehidupan terdiri dari berhari-hari. Ada yang penuh dengan kesenangan dan mengasyikkan, sementara
  5. 5. The prodigal son believed you only live once. He didn’t want to wait for his inheritance. He wanted to party and have fun now. He pestered his father for his share of his inheritance and then immediately “set off for a distant country and there squandered his wealth in wild living.” I’m sure he had a fabulous time … until the money ran out, and with it, all his so-called “friends.” They left him in rags, begging for food, when he had nothing left. Anak yang hilang itu percaya bahwa kita hanya akan hidup sekali. Dia tidak mau menunggu warisannya. Dia ingin berpesta dan bersenang-senang saat itujuga. Dia merongrong ayahnya agar memberikan bagian dari warisannya lalu dengan serta merta “lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.” Saya yakin dia bersenang-senang … hingga uangnya, dan juga yang katanya “teman”, habis. Mereka membiarkan dia compang camping, meminta makanan, ketika tidak ada lagi yang tersisa.
  6. 6. All of the choices we make have consequences—from little things like eating vegetables, to studying and working hard toward a goal, to living a godly life. Understanding that now can help you make wise decisions and have something wonderful to show for it at the end of your days. Don’t let life pass you by. Make the most of it so that you can look back and be encouraged by what you’ve accomplished. Semua pilihan yang kita ambil mengandung konsekuensi—dari hal-hal yang kecil seperti makan sayur, hingga belajar dan bekerja menuju targetnya, untuk menjalankan hidup yang saleh. Memahami hal itu sekarang dapat membantu Anda untuk membuat keputusan yang bijak dan ketika hari sudah usai ada yang dapat Anda sajikan. Jangan biarkan hidup berlalu begitu saja. Manfaatkanlah semaksimal mungkin sehingga Anda dapat melihatnya lagi dan bersemangat atas apa yang telah dicapai.
  7. 7. www.freekidstories.org Text courtesy of Activated! magazine. Used by permission. Art © TFI.

×