Your SlideShare is downloading. ×
Presentation pengantar pendidikan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Presentation pengantar pendidikan

873
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
873
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Tujuan inovasi  Adapun tujuan dari inovasi pendidikan yaitu:  Menyeimbangkan pendidikan dengan kemajuan dari teknologi  Mengusahakan terselenggaranya pendidikan formal dan informal bagi seluruh bangsa. Salah satunya dengan meningkatkan daya tampung usia sekolah SD,SMP,SMA maupun Perguruan Tinggi. Dan diharapkan peningkatan mutu pendidikan dengan tujuan menjadikan peserta didik lebih aktif, kreaktif dan terampil.
  • 2. A. Program dan Pengelolaan Pendidikan  Pembaharuan program dan pengelolaan pendidikan dicantumkan dalam UU NO.20 th 2003. Menimbang :  a. bahwa pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial;
  • 3.  b. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang;  c. bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan;
  • 4. B. Guru dan tenaga kependidikan pembaharuan tenaga kependidikan terlihat antara lain pada peningkatan kualifikasinya.  TENAGA GURU Guru adaalah orang yang bertugas mendidik moral dan tingkah laku peserta didik dan mengembangkan potensi yang ada pada diri peserta didik. macam-macam tenaga kependidikan guru: 1. Guru SD Syarat untuk menjadi guru SD minimal harus memilikin kualifikasi D II PGSD 2.Guru SMP Syarat untuk menjadi guru SMP yaitu minimal DIII dan maksimal S1. 3.Guru SMA Syarat untuk menjadi guru SMA yaitu harus S1. 4.Dosen Syarat untuk menjadi seorang dosen yaitu harus tamatan S2.
  • 5.  Tenaga kependidikan non guru contohnya: 1. guru pembimbing. 2. Pustakawan 3. Paramedis sekolah 4. Ahli media pendidikan
  • 6.  C. Dana pendidikan Kebutuhan dan penyelenggaraan pendidikan kelihatan semakin meningkat karena biaya pendidikan semakin mahal. keadaan ini dipengaruhi oleh perubahan-perubahan yang dilakukan membutuhkan dana baru. Hal ini berkaitan dengan tingkat implasi yang semakin tinggi.
  • 7.  D. pendidikan non formal adalah pendidikan yang didirikan dan dikelola oleh msarakat sebagai lembaga pendidikan. Pendidikan Informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan. contohnya: kursus komputer, bimble, dan inernet.
  • 8.  E. kurikulum macam-macam kurikulum : 1. kurikulum 1968. 2. kurikulum 1975. 3. kurikulum 1984. 4. kurikulum 1994. 5. kurikulum suplemen. 6. kurikulum berbasis kompetensi.
  • 9.  Kurikulum 1968 Kurikulum ini adalah kurikum pertama dinegara RI yang dikenal dengan kurikulum terurai (separeted subjeck mater curriculum),karena mata pelajarannya banyak tetapi satu sama lain terpisah- pisah.
  • 10.  Kurikulum 1975  Ciri – ciri 1. menganut pendekatan yang berientasi pada tujuan 2. menganut pendekatan yang integratif 3. kurikulum menekankan pada efesiensi dan efektivitas pengunaan dana ,daya, dan waktu 4. mengenal proses pembelajaran belajar mengajar.
  • 11.  Prinsip – prinsip Prinsip fleksibilitas program penyelenggaraan pendidikan harus mengingat faktor- faktor ekosistem dan kemampuan pemerintah,masyarakat dan orang tua.
  • 12. b. Prinsip efesiensi dan efektivitas yaitu berhubungan dengan efesien waktu, tenaga, dan dana. Serta efektivitas yaitu tepat pada sasaran atau yang dinginkan dalam proses belajar mengajar. c. Prinsip berorientasi pada tujuan 1. tujuan umum ialah tujuan pendidikan nasional. 2. tujuan institusional ialah tujuan untuk setiap lembaga tingkat pendidikan. 3. tujuan kurikuler ialah tujuan untuk setiap bidang studi. 4. tujuan instruktional ialah tujuan setiap pokok pembahasan. d. Prinsip kontinuitas Adalah proses yang berlangsung seumur hidup.
  • 13. Kurikulum 1984 Karakteristik a. Landasan pengembangan 1. nilai dasar pancasila dan UUD 1945. 2. fakta empiris dapat di cari dari GBHN. 3. segi teoritis berarti mengembangkan kurikulum mempertimbangkan teori ilmu pengetahuan dan teknoli b. Prinsip pengembangan 1. prinsip relevansi mengacu penyesusaian kurikulum dengan kebutuhan anak dan lingkungan baik fisik maupun sosial. 2. pendekatan pengembangan mengharuskan adanya penilaian kurikulum secara terus menerus 3. pengembangan masarakat ilmu pengetahuan dan teknologi, berjalan dan berubah.
  • 14. Kegiatan kurikulum 1. Adanya 3 kegiatan kurikuler yaitu intrakurikuler, kokurekuler, dan extrakorikuler. 2. Intrakurikuler dilaksanakan sesuai sruktur program. 3. Kokurikuler di luar sruktur program. 4. Extrakurikuler untuk pembinaan bakat dan prestasi siswa. Sistem penilaian tidak menitikberatkan pada hasil belajar tapi juga penilaian dalam proses belajar. Sistem kredit ukuran tau satuan belajar siswa yang di tentukan jumlah belajar tatap muka dan tugas. Fungsi 1. Mengukur beban siswa. 2. Pencerminan dari pemerolehan pengetahuan dalam waktu tertentu. 3. Pengakuan atas penyelesaian suatu program studi tingkat semester.
  • 15. Kurikulum 1994 Ciri-cirinya 1. Adanya 3 kemampuan dasar yaitu membaca, menulis, da menghitung. 2. Adanya kurikulum muatan lokal yaitu suatu program pendidikan yang isi dan media penyampaiannya di kaitkan dengan alam, lingkungan sosial, budaya, dan pola kehidupan. Kurikulum suplement Kurikulum penyempurna dari kurikulum 1945. Kurikulum ini meningkatkan kebutuhan dan kesadaran masarakat. Tujuan 1. Meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran. 2. Meningkatkan hasil belajar siswa.
  • 16. Kurikulum Berbasis Kompetensi Kurikulum merupakan serangkaian pemberian pengalaman belajar secara autentik kepada setiap siswa sepanjang hayatnya, baik yang diberikan dari sekolah maupun luar sekolah. pendekatan kurikulum in disebut “KBK”.kompetensi adalah kemampuan yang harus dicapai oleh peserta didik dalam proses belajar mengajar. Kurikulum ini meningkatkan potensi, kemampuan, kecepatan belajar dan minat.
  • 17.  F. perluasan pelayanan pendidikan formal. macam-macam sistem persekolahan 1. SD pamong 2. SD kecil 3. SMP terbuka 4. proyek perintis sekolah pembangunan {PPSP}. 5. Universitas terbuka. 6. sekolah unggul 7. pendidikan pesantren
  • 18. Sistem persekolahan SD pamong Pamong singkatan dari pendidikan anak, masyarakat, orang tua dan guru. Tujuan SD pamong 1. Membantu anak yang tidak sepenuhnya dapat mengikuti pendidikan sekolah. 2. Membantu anak yang tidak mau terikat oleh tempat dan waktu dalam belajar. 3. Mengurangi penggunaan tenaga guru. 4. Meningkatan pemerataan kesempatan belajar.
  • 19. SMP terbuka Adalah sekolah menengah umum tingkat 1 yang kegiatan belajarnya sebagian besar diselenggarakan di luar gedung sekolah dan cara penyampain pelajaran melalui berbagai media, dan integrasi yang terbatas antara guru dan murid. Latar belakang 1. Kurangnya fasilitas pendidikan dan tempat belajar 2. Tenaga pendidik yang tidak cukup 3. Memperluas kesempatan belajar. 4. Mengurangi anak terlantar yang tidak di terima di SMP negeri. Ciri-ciri 1. Terbuka bagi siswa tanpa pembatasan umum dan sarat akademic. 2. Terbuka dalam memilih program belajar. 3. Terbuka dalam keluar masuk kelas. 4. Terbuka dalam pengelolaan sekolah.
  • 20. Proyek perintis sekolah pembangunan [ppsp] PPSP adalah salah satu proyek dalam rangka program pendidikzn yang di tugaskan untuk mengembangkan satu sistem pendidikan dasar dan menengah. Hakikat sekolah pembangunan. 1. Adanya integrasi antara sekolah, masarakat serta pembangunan. 2. Menghasilkan tenaga pendidik yang produktif. 3. Menghasilkan manusia terdidik. 4. Menyediakan pendidikan yang menyenangkan. 5. Mencipatkan keseimbangan fisik, emosional intelectual, kultural dan spiritual.
  • 21. Universitas terbuka Adalah lembaga pendidikan tinggi yang menerapkan sistem belajar jarak jauh. Tujuan utama Meningkatkan partisipasi perguruan tinggi dari 5% menjadi 8,2%. Tujuan dan sasaran Bertujuan melaksanakan tridharma perguruan tinggi dengan cara yang lebih terbuka yaitu melalui sistem belajar jarak jauh.
  • 22. Sekolah unggul Pengertian sekolah yang di kembangkan untuk mencapai keunggulan untuk mencapai keunggulan dalam keluaran pendidikannya. Karakteristik 1. layanan khusus akan diberikaan dengan intensif dan ektensif kepada 5% anak-anak yang “gifted” karena anak tersebut mengalami underechievement. 2. anak –anak gifted tersebut merupakan aset bangsa yang mampu merespon tantangan persaingan global.
  • 23. Pendidikan pesantren. Pengertian lembaga pendidkan tradisional islam untuk mempelajari memahami, mendalami, menghayati dan mengamalkan ajaran islam. Tujuan menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim yang beriman bertaqwa berakhlak mulia dan bermamfaat bagi masarakat. Fungsi 1. sebagai lembaga sosial dan penyiaran agama. 2. menyelenggarakan pendidikan formal dan nonformal secara kusus. 3. mempelajari kitab-kitab
  • 24.  G. Inovasi dalam pendekatan dalam belajar mengajar. 1. Belajar tuntas pengertian suatu cara dalam proses belajar yang menuntut siswa menguasai materi pelajaran secara tuntas dengan hasil yang memuaskan. tujuan agar siswa mendapat kesempatan untuk mencapai angka tertinggi dengan menguasai bahan pembelajaran secara tuntas. karacteristik 1. siswa belajar secara individual 2. siswa belajar dengan kecepatan masing-masing. 3. setiap pokok bahasan di akhiri dengan tes. 4. hasil tes langsung diketahui oleh siswa. 5. tidak mengenal adanya tinggal kelas. 1. Cara belajar siswa aktif 2. Keterampilan proses
  • 25. penerapan 1. siswa mempelajari kegiatan belajar. 2. siswa mengerjakan lembaran kerja dan mencocokannya dengan kunci jawaban yang tersedia. 3. siswa mengerjakan tes.
  • 26.  Peranan guru dan siswa 1. peranan guru a. Memberikan pengarahan mengenai teknik belajar dengan sistem modul. b. Memberikan penjelasan apabila siswa menemui kesulitan. 2. Peranan siswa a. Mengerjakan tugasnya masing-masing. b. Melaksanakan tes setiap akhir kegiatan.
  • 27. 2. cara belajar siswa aktif pengertian suatu cara untuk mempertinggi atau mengoptimalisasikan kegiatan siswa dalam proses belajar. tujuan agar siswa aktif dalam proses belajar sehingga mampu mengubah prilaku secara lebih efektif dan efisien. karakteristik 1. situasi kelas menantang siswa melakukan kegiatan belajar secara bebas tapi terkendali. 2. guru tidak mendominasi pembicaraan tetapi lebih banyak memberikan ransangan pemikiran. 3. guru menyediakan dan mengusahakan sumber belajar bagi siswa. 4. kegiatan belajar siswa bervariasi dan kegiatan yang dilakukan secara kelompok dalam bentuk diskusi dan individual.
  • 28. Penerapan 1. Guru merumuskan tujuan pengajaran. 2. Keaktifan siswa dalam proses belajar hendaknya mendapatkan nilai yang memadai. 3. Siswa melakukan tanya jawab diskusi dramatisasi dan sebagainya. 4. Situasi dan kondisi kelas tidak kaku. 5. Belajar tidak hanya di lihat dan di ukur dari segi hasil yang di capai siswa, tapi juga dilihat dan di ukur dari proses belajar. 6. Adanya keberanian siswa mengajukan pendapatnya, melalui pertanyaan, baik yang di ajukan guru atau siswa lainnya. 7. Guru senantiasa menghargai pendapat siswa terlepas dari benar tau salah.
  • 29. 1. Peranan guru dan siswa peranan guru 1. mendorong, membina gairah belajar dan partisipasi secara aktif. 2. tidak medominasi kegiatan proses belajar siswa. 3. memberi kesempatan siswa belajar menurut cara dan keadaannya masing- masing. 4. menggunakan berbagai metode dan teknik mengajar. peranan siswa 1. kegiatan dan keberanian serta kesempatan untuk berpartisispsi dalam kegiatan persiapan, proses dan kelanjutan belajar. 2. menampilkan berbagai kekreatifitas sampai mencapai keberhasilan. 3. keluasan melakukan sesuatu hal tanpa adanya tekanan [kemandirian belajar]
  • 30. Keterampilan proses Pengertian Suatu pendekatan yang mengacu pada bagaimana siswa belajar dan apa yang dia pelajari. Tujuan untuk memberikan keterampilan practis yang akan di hadapi orang dalam kehidupan sekaligus untuk mengembangkan pemahaman nya tentang konsep yang di pelajarinya. Karakterisik 1. mengajak para guru serta pembina pendidikan untuk turut aktif mengembangkan CBSA. 2. mendorog siswa untuk melihat dan memecahkan masalah- masalah yang dirasakan bersama dalam rangka pengembangan CBSA. 3. menyiapakan situasi siswa untuk bertanya, mengamati, berexperimen serta menemukan fakta dan konsep sendiri.
  • 31. Penerapan 1. Siswa aktif melakukan observasi untuk meneliti suatu permasalan. 2. Siswa merencanakan penelitian guna memperoleh fakta yang valid. 3. Siswa berusaha mencari hubungan sebab akibat pada hasil penelitiannya. Peranan guru dan siswa Peranan guru 1. menyusun tujuan pengajaran, khususnya merencanakan dan merumuskan tujuan instruksional khusus. 2. memberi pengaturan waktu yang di butuhkan 3. pengaturan ruang belajar 4. pengaturan siswa dalam belajar. Peranan siswa 1. saling memberikan informasi. 2. berperan aktif dalam berbagai diskusi. 3. berpikir kritis .
  • 32. Contoh inovasi dalam penggunaan teknologi Komputer Menurut buku komputer annual [ Robert H. Blissmer] Komputer adalah suatu alat elekronik yang mampu melalukan berbagai tugas 1. Menerima input. 2. Memproses input sesuai dengan programnya. 3. Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan. 4. Menyediakan output dalam bentuk informasi. Jadi kesimpulannya komputer adalah 1. Alat elektronik. 2. Dapat menerima input data. 3. Dapat mengolah data. 4. Dapat memberikan informasi. 5. Menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer. 6. Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan. 7. Bekerja secara otomatis.
  • 33. THANK’S FOR YOUR ATTENTION