MAKALAH MENGENAI CLOUD COMPUTING
Tugas
Disusun guna melengkapi tugas Mata Kuliah Teknologi Komunikasi dan
Informasi

Oleh
...
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Zaman sekarang tuntutan perkembangan IT sangat memaksa,
sehingga mau tidak mau kita s...
 Apa kelebihan dan kekurangan dari cloud computing?
 Sebutkan manfaat dari cloud computing !
 Sebutkan contoh penerapan...
BAB II
ISI

A. DEFINISI CLOUD COMPUTING

Menurut Wikipedia mengartikan bahwa Cloud Computing (
Komputasi awan) merupakan g...
Ada beberapa ahli berpendapat tentang Cloud Computing antara
lain:


Forester mendefinisikannya sebagai “standar kemampua...
dan dimaintenance oleh pihak ketiga (vendor). Dahulu Model dianggap
paling tepat untuk solusi perusahaan yang tidak mempun...
Saat ini telah banyak digunakan sebagai solusi integrasi sistem
dengan lebih efisien, efisien disisi biaya dan maintenance...
3. Dengan Model ini kita dapat mengeliminasi kebutuhan akan
infrasturktur IT yang mahal dan rumit.
 Era Cloud Computing
P...
platform dan aplikasi bisnis yang dibuat untuk pelanggan didalam
cloud tersebut.
Ada

beberapa

keuntungan

yang

dapat

d...
Model Cloud Computing
Terdapat tiga komponen platform = computer desktop, mobile
devices dan cloud, dengan memperhatikan m...
1. On-Demand Self-Services
Sebuah layanan cloud computing harus dapat dimanfaatkan
oleh pengguna melalui

mekanisme swalay...
user untuk aplikasi CRM tersebut dengan mudah. Begitu juga jika
pegawai berkurang. Atau, apabila kita menempatkan sebuah
w...
 IaaS (Infrastructure a Service)
Layanan yang menyewakan perangkat untuk menjalankan aplikasi
meliputi media penyimpanan,...
3. Fleksibilitas dalam Menambah Kapasitas
Dengan cloud kita tidak perlu melakukan proses pengadaan
komputer yang memakan b...
 Kekurangan dari cloud computing
Merujuk kepada (Robbins, 2009), resiko yang harus dihadapi user
dalam penggunaan Cloud C...
 Ketidakpastian kemampuan untuk mengaudit operator
 Ketidakpastian keberlanjutan keberadaan provider
 Ketidakpastian ke...
depan. Dengan cloud computing, kita cukup membayar sesuai yang
kita butuhkan.
7. Mengubah CAPEX menjadi OPEX
Sama seperti ...
berkelanjutan. Misalnya, sebuah layanan pelaporan pajak, yang hanya
digunakan di waktu-waktu tertentu setiap tahun.

Tanpa...
Dengan menggunakan Cloud Computing, kita dapat fokus pada bisnis
utama perusahaan, dan bukan berkecimpung di dalam pengelo...
Jika dulu untuk membuat dokumen kita harus menggunakan
software word processing seperti Microsoft Office yang harganya
lum...
memungkinkan penggunanya untuk bekerjasama dalam mengolah
dokumen, e -mail, konferensi via web, dan berbagi jadwal acara d...
merupakan kumpulan berbagai aplikasi Google yang secara
terintegrasi dapat digunakan oleh sebuah komunitas (umum, bisnis,
...
bukan lagi http://www.gmail.com atau mail.google.com tapi
format url-nya dapat seperti ini: mail.smpn10-bdl.sch.id.
2. Goo...
untuk menggunakan video sebagai media efektif untuk
komunikasi dan kolaborasi online yang bersifat internal.
 Dalam Dunia...
menemukan bahwa 41% professional senior di bidang IT tidak tahu
apa itu cloud computing dan dua pertiga dari profesional k...
Gambar Framework diatas merupakan bagaimana korelasi
antara

beberapa

entitas

yang

menggunakan

teknologi

Cloud

Compu...
 Dalam Bidang Pemerintahan
Untuk menentukan cloud computing layak diterapkan dalam
instansi pemerintah tentu tidak mudah....
punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari
kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika ser...
Gambar arsitektur cloud computing dalam pemerintahan

29
BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
 Cloud Computing juga suatu paradigma di mana informasi secara
permanen tersimpan di server d...
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.2013. Pengertian CloudComputing.http://sedekahmateri.blogspot.com.
29 November 2013
Moenandar,

Hari...
http://irme.raharja.info/artefact/file/download.php?file=1090&view=25
http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/04/d...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Cloud computing

644

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
644
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Cloud computing

  1. 1. MAKALAH MENGENAI CLOUD COMPUTING Tugas Disusun guna melengkapi tugas Mata Kuliah Teknologi Komunikasi dan Informasi Oleh Utia Fauziah Yahya (1102412021) Rombel : 01 TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2013-2014 1
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Zaman sekarang tuntutan perkembangan IT sangat memaksa, sehingga mau tidak mau kita sebagai generasi muda untuk ikut tahu mengenai perkembangannya baik hardware, software, dan brainware-nya. Termasuk dalam aspek pendidikan, sosial, dan juga bisnis. Salah satu model yang digunakan dalam dunia bisnis adalah Cloud computing. Cloud Computing atau yang sering kita sebut dengan komputasi awan merupakan suatu model komputasi dimana sumber daya seperti daya komputasi, media penyimpanan (storage), jaringan (network) dan software dijalankan sebagai layanan melalui media jaringan, bahkan dapat diakses di tempat manapun selama terkoneksi dengan internet. Makalah ini disusun untuk membagikan pengetahuan seputar cloud computing kepada pembaca dan juga untuk melengkapi tugas kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). B. RUMUSAN MASALAH Permasalahan yang akan kami bahas dalam makalah ini yaitu:  Apa itu pengertian dari cloud computing?  Bagaimana sejarah perkembangan cloud computing?  Apa saja karakteristik dari cloud computing!  Apa saja yang termasuk dalam jenis-jenis jasa cloud computing? 2
  3. 3.  Apa kelebihan dan kekurangan dari cloud computing?  Sebutkan manfaat dari cloud computing !  Sebutkan contoh penerapan dari cloud computing?  Sebutkan implementasi dari cloud computing! 3
  4. 4. BAB II ISI A. DEFINISI CLOUD COMPUTING Menurut Wikipedia mengartikan bahwa Cloud Computing ( Komputasi awan) merupakan gabungan antara pemanfaatan teknologi computer (komputasi) dan pengembangan berbasis Internet (awan). Cloud itu sendiri merupakan metafora dari internet,dimana cloud (awan) yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Selain itu Cloud Computing juga suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain. 4
  5. 5. Ada beberapa ahli berpendapat tentang Cloud Computing antara lain:  Forester mendefinisikannya sebagai “standar kemampuan TI, seperti perangkat lunak, platform aplikasi, atau infrastruktur, yang disediakan menggunakan teknologi Internet dengan cara swalayan dan bayar-per-pemakaian.”  Menurut Gartner mendefinisikannya sebagai “sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis TI yang mudah dikembangkan dan lentur disediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan menggunakan teknologi Internet.” Jadi secara sederhana, Cloud Computing dapat kita bayangkan seperti sebuah jaringan listrik. Dimana kita selalu membutuhkan listrik, apakah kita harus punya pembangkit listrik sendiri? Tentu tidak. Kita tinggal menghubungi penyedia layanan (dalam hal ini, PLN), menyambungkan rumah kita dengan jaringan listrik, dan kita tinggal menikmati layanan tersebut. Pembayaran kita lakukan bulanan sesuai pemakaian. B. SEJARAH PERKEMBANGAN CLOUD COMPUTING  Era Paradigma Baru Karena tuntutan kebutuhan akan informasi yang semakin cepat, tata kelola ICT dalam manajemen di suatu perusahaan akan semakin kompleks baik dari sisi teknis atau non teknis lainnya. Tuntutan ini memunculkan ”lahan bisnis” baru bagi para provider, munculnya solusi outsourching yang mempercayakan sistem ICT perusahaan dihandle 5
  6. 6. dan dimaintenance oleh pihak ketiga (vendor). Dahulu Model dianggap paling tepat untuk solusi perusahaan yang tidak mempunyai dana lebih dalam implementasi IT dan tidak mempunyai divisi khusus IT /EDP. Namun dalam perkembangan dilapangan provider ini mulai bergeser ke services content atau pemain layanan data & Internet (ISP) mulai melirik pangsa pasar ini. Era akhir tahun 90an dan awal tahun 2000an, terdapat solusi yang ditawarkan pada vendor perangkat lunak, Konsep ini dahulu dikenal dengan ASP (Application Service Provider), menurut Kamus Komputer ASP ini merupakan suatu usaha yang menawarkan akses berupa penggunaan aplikasi perangkat lunak kepada pengguna individu maupun perkantoran melalui sarana Internet. Pada dasarnya ASP adalah suatu Independent Software Vendor (ISV) atau ISP yang memanfaatkan Internet sebagai sarana penyampaian sehingga program aplikasinya bisa berfungsi. Berikut ini model ASP: 6
  7. 7. Saat ini telah banyak digunakan sebagai solusi integrasi sistem dengan lebih efisien, efisien disisi biaya dan maintenancenya. Di indonesia sendiri sudah banyak yang memanfaatkan ASP Kantor pajak Wajib Pajak dapat menyampaikan SPT secara elektronik (e-Filling), Cargo Garuda Indonesia dan sebagainya. Ada banyak keuntungan dengan menggunakan ASP, diantaranya ; 1. Sangat membantu bagi perusahaan SOHO dan yang baru startup, sangat terasa keuntungannya dengan rendahnya biaya instalasi, dan waktu yang pendek dalam implementasi. 2. Membayar sesuai dengan yang kita gunakan, hal ini akan membuat lebih murah dalam layanan yang diinginkan user 7
  8. 8. 3. Dengan Model ini kita dapat mengeliminasi kebutuhan akan infrasturktur IT yang mahal dan rumit.  Era Cloud Computing Perkembangan IT saat ini menuju dengan konsep-kosenp social networkingnya, openess, share, colaborations, mobile, easy maintenance, one click, terdistribusi / tersebar, scalability, Concurency dan Transparan, Saat ini terdapat trend teknologi yang masih terus digali dalam penelitian-penelitian para pakar IT di dunia, yaitu Cloud Computing. Akses data dari mana saja dan menggunakan perangkat fixed atau mobile device menggunakan internet cloud sebagai tempat menyimpan data, applications dan lainnya yang dapat dengan mudah mengambil data, download applikasi dan berpindah ke cloud lainnya, hal ini memungkinkan kita dapat memberikan layanan aplikasi secara mobile di masa depan. Trend ini akan memberikan banyak keuntungan baik dari sisi pemberi layanan (provider) atau dari sisi user. Trend saat ini adalah dapat memberikan berbagai macam layanan secara teristribusi dan pararel secara remote dan dapat berjalan di berbagai device, dan teknologinya dapat dilihat dari berbagai macam teknologi yang digunakan dari proses informasi yang dilakukan secara otsourching sampai dengan penggunaan eksternal data center [3]. Cloud Computing merupakan model yang memungkinkan dapat mendukung layanan yang disebut ”Everything-as-a-service” (XaaS) [6]. Dengan demikian dapat mengintegrasikan virtualized physical sources, virtualized infrastructure, seperti juga sebaik virtualized middleware 8
  9. 9. platform dan aplikasi bisnis yang dibuat untuk pelanggan didalam cloud tersebut. Ada beberapa keuntungan yang dapat dilihat dari perkembangan Cloud Computing ini, seperti: 1. Lebih efisien karena menggunakan anggaran yang rendah untuk sumber daya. 2. Membuat lebih eglity, dengan mudah dapat berorientasi pada profit dan perkembangan yang cepat. 3. Membuat operasional dan manajemen lebih mudah, dimungkinkan karena sistem pribadi atau perusahaan yang terkoneksi dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah. 4. Menjadikan koloborasi yang terpecaya dan lebih ramping. 5. Membantu dalam menekan biaya operasi biaya modal pada saat kita meningkatkan reliability dan kritikal sistem informasi yang kita bangun. 9
  10. 10. Model Cloud Computing Terdapat tiga komponen platform = computer desktop, mobile devices dan cloud, dengan memperhatikan masalah kemudahan dan keamanan, dimungkinkan dapat dengan mudah para user untuk pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dimana saja. Software as a services (SaaS): perkembangan dari web 2.0, perpaduan dengan online application SAAS, Dapat memungkinkan kolaborasi dan integrasi manajemen tools semua devices. C. KARAKTERISTIK CLOUD COMPUTING Berikut ini beberapa karakteristik yang dimiliki cloud computing: 10
  11. 11. 1. On-Demand Self-Services Sebuah layanan cloud computing harus dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui mekanisme swalayan dan langsung tersedia pada saat dibutuhkan. Campur tangan penyedia layanan adalah sangat minim. Jadi, apabila kita saat ini membutuhkan layanan aplikasi CRM (sesuai contoh di awal), maka kita harus dapat mendaftar secara swalayan dan layanan tersebut langsung tersedia saat itu juga. 2. Broad Network Access Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Dalam contoh layanan aplikasi CRM di atas, selama kita terhubung ke jaringan Internet, saya harus dapat mengakses layanan tersebut, baik itu melalui laptop, desktop, warnet, handphone, tablet, dan perangkat lain. 3. Resource Pooling Sebuah layanan cloud computing harus tersedia secara terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien. Karena cloud computing digunakan bersama-sama oleh berbagai pelanggan, penyedia layanan harus dapat membagi beban secara efisien, sehingga sistem dapat dimanfaatkan secara maksimal. 4. Rapid Elasticity Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan (atau menurunkan) kapasitas sesuai kebutuhan. Misalnya, apabila pegawai di kantor bertambah, maka kita harus dapat menambah 11
  12. 12. user untuk aplikasi CRM tersebut dengan mudah. Begitu juga jika pegawai berkurang. Atau, apabila kita menempatkan sebuah website berita dalam jaringan cloud computing, maka apabila terjadi peningkatkan traffic karena ada berita penting, maka kapasitas harus dapat dinaikkan dengan cepat. 5. Measured Service Sebuah layanan cloud computing harus disediakan secara terukur, karena nantinya akan digunakan pembayaran. Harap diingat bahwa layanan dalam proses cloud computing dibayar sesuai penggunaan, sehingga harus terukur dengan baik. D. JENIS-JENIS CLOUD COMPUTING Jenis jasa cloud computing dibagi menjadi 3, yaitu:  SaaS (Software as a Service) Layanan aplikasi tertentu yang dapat dimanfaatkan user dengan berlangganan seperti software sales di salesforce.com, Yahoo Premium di Yahoo, LotusLive! dan Microsoft Office 365.  PaaS (Platform as a Service) Layanan penyedia modul siap pakai yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi, berjalan di atas platform tersebut seperti pengembangan game di Facebook, Google Android, dan Apple iTunes. 12
  13. 13.  IaaS (Infrastructure a Service) Layanan yang menyewakan perangkat untuk menjalankan aplikasi meliputi media penyimpanan, processing power, memory, sistem operasi, dan kapasitas. E. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI CLOUD COMPUTING  Kelebihan dari ccloud computing 1. Kemudahan Akses Untuk mengerjakan tugas, kita tidak harus berada dalam satu komputer yang sama. Kita bisa membuatnya dengan aplikasi lain. Namun kita harus terhubung dengan internet dan mengerjakannya secara online. 2. Efisiensi Biaya Dengan memaksimalkan penggunaan utilisasi sisa yang tidak terpakai, kita dapat menciptakan beberapa virtual server lain. Dengan proses ini kita bisa mendapatkan kapasitas fisik komputer yang berlipat karena mengurangi infrastruktur komputer sehingga biaya sewa pelanggan menjadi lebih rendah. Selain itu dengan adanya komputasi awan, kita juga tidak dibebankan dengan besarnya biaya untuk membayar lisensi atas software-software yang kita install dan kita gunakan, karena semua software sudah bisa digunakan melalui komputasi awan. Efisiensi biaya juga timbul dari biaya operasional, seperti SDM maintenance, biaya listrik, biaya overhead, dan lain-lain. Pelanggan hanya membayar sesuai pemakaian (on demand). 13
  14. 14. 3. Fleksibilitas dalam Menambah Kapasitas Dengan cloud kita tidak perlu melakukan proses pengadaan komputer yang memakan banyak waktu. Cukup dengan melakukan penyimpanan data pada suatu media penyimpanan dan mengkoneksikannya dengan internet. Maka kita dapat mengakses dan menggunakannya kembali. 4. Kemudahan untuk Monitoring & Server Management Proses monitoring dan manajemen server akan jauh lebih mudah karena semua terkoneksi dengan web portal pelanggan. Kita hanya tinggal melihat dashboard saja untuk mengetahui status global server-server kita. Untuk membuat, meng-upgrade dan me-manage server serta menginstalasi software sangat mudah, karena sudah disediakan automation-tools untuk melakukan hal tersebut. 5. Orang IT akan lebih banyak memikirkan pengembangan Fungsi TI bagi perusahaan adalah mendukung pengembangan bisnis perusahaan. Banyak perusahaan sukses akibat penerapan TI yang tepat dan memberikan keunggulan kompetitif. Dengan adanya cloud service, maka sebagian kegiatan operasi dan server maintenance sudah dialihkan, sehingga terdapat waktu lebih bagi departemen TI untuk melakukan kegiatan lain. 6. Akses secara remote Cloud computing membuat bisnis Anda tidak terbatas pada satu lokasi saja. Anda dapat mengakses dari mana saja di seluruh dunia dan kapan saja. Yang Anda perlukan hanya koneksi Internet, user ID dan password. 14
  15. 15.  Kekurangan dari cloud computing Merujuk kepada (Robbins, 2009), resiko yang harus dihadapi user dalam penggunaan Cloud Computing ini antara lain: 1. service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery. 2. privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama. 3. compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user. 4. data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud. 5. data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing. Beberapa pertimbangan lain yang menjadi resiko Cloud Computing adalah:  Ketidakpastian kemampuan penegakan kebijakan keamanan pada provider  Kurang memadainya pelatihan dan audit TI  Patut dipertanyakan kendali akses istimewa pada situs provider  Ketidakpastian kemampuan untuk memulihkan data  Kedekatan data pelanggan lain sehingga kemungkinan tertukar 15
  16. 16.  Ketidakpastian kemampuan untuk mengaudit operator  Ketidakpastian keberlanjutan keberadaan provider  Ketidakpastian kepatuhan provider terhadap peraturan. F. MANFAAT CLOUD COMPUTING Terdapat sembilan manfaat menggunakan Cloud Computing diantaranya: 1. Tidak perlu sibuk untuk maintenance. Tidak perlu khawatir kalau hardware rusak, terkena virus, dll. itu semua adalah tanggung jawab vendor. user hanya memakainya saja. 2. Tidak perlu sibuk membeli komputer, memikirkan depresiasinya, serta menjualnya kembali. 3. Pengembangan jaringan tidak hanya di area local agar implementasinya bisa lebih luas. 4. Pemanfaatannya tidak hanya untuk proses virtualisasi karena masih banyak hal lain yang bisa dilakukan menggunakan teknologi ini. 5. Teknologi cloud computing ini memiliki banyak keuntungan, yaitu hemat listrik, hemat peralatan, piranti lunak yang lengkap dan sistem operasional yang tersedia juga secara online. 6. Tanpa Investasi Awal Dengan cloud computing, kita dapat menggunakan sebuah layanan tanpa investasi yang signifikan di awal.Ini sangat penting bagi bisnis, terutama bisnis pemula (startup). Mungkin di awal bisnis, kita hanya perlu layanan CRM untuk 2 pengguna. Kemudian meningkat menjadi 10 pengguna. Tanpa model cloud computing, maka sejak awal kita sudah harus membeli hardware yang cukup untuk sekian tahun ke 16
  17. 17. depan. Dengan cloud computing, kita cukup membayar sesuai yang kita butuhkan. 7. Mengubah CAPEX menjadi OPEX Sama seperti kelebihan yang pertama, kelebihan yang kedua masih seputar keuangan. Tanpa cloud computing, investasi hardware dan software harus dilakukan diawal, sehingga kita harus melakukan pengeluaran modal (Capital Expenditure, atau CAPEX). Sedangkan dengan cloud computing, kita dapat melakukan pengeluaran operasional (Operational Expenditure, atau OPEX). Jadi, sama persis dengan biaya utilitas lainnya seperti listrik atau telepon ketika kita cukup membayar bulanan sesuai pemakaian. Hal ini akan sangat membantu perusahaansecara keuangan. 8. Lentur dan Mudah Dikembangkan Dengan memanfaatkan Cloud Computing, bisnis kita dapat memanfaatkan TI sesuai kebutuhan. Perhatikan Gambar 2 di bawah untuk melihat beberapa skenario kebutuhan bisnis. Penggunaan TI secara bisnis biasanya tidak datar-datar saja. Dalam skenario “Predictable Bursting”, ada periode di mana penggunaan TI meningkat tajam. Contoh mudah adalah aplikasi Human Resource (HR) yang pada akhir bulan selalu meningkat penggunaannya karena mengelola gaji karyawan.Untuk scenario “Growing Fast”, bisnis meningkat dengan pesat sehingga kapasitas TI juga harus mengikuti. Contoh skenario “Unpredictable Bursting” adalah ketika sebuah website berita mendapat pengunjung yang melonjak karena ada berita menarik.Skenario “On and Off” adalah penggunaan TI yang tidak 17
  18. 18. berkelanjutan. Misalnya, sebuah layanan pelaporan pajak, yang hanya digunakan di waktu-waktu tertentu setiap tahun. Tanpa layanan cloud computing, ke empat skenario ini akan membutuhkan perencanaan TI yang sangat tidak efisien, karena investasi TI harus dilakukan sesuai kapasitas tertinggi, walaupun mungkin hanya terjadi di saat-saat tertentu. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadi kegagalan layanan pada saat “peak time” tersebut. Dengan cloud computing, karena sifatnya yang lentur dan mudah dikembangkan (elastic and scalable), maka kapasitas dapat ditingkatkan pada saat dibutuhkan, dengan biaya penggunaan sesuai pemakaian. 9. Fokus pada Bisnis, bukan TI 18
  19. 19. Dengan menggunakan Cloud Computing, kita dapat fokus pada bisnis utama perusahaan, dan bukan berkecimpung di dalam pengelolaan TI. Hal ini dapat dilakukan karena pengelolaan TI dilakukan oleh penyedia layanan, dan bukan oleh kita sendiri. Misalnya, melakukan patching, security update, upgrade hardware, upgrade software, maintenance, dan lain-lain. G. CONTOH PENERAPAN CLOUD COMPUTING Berikut ini adalah beberapa contoh aplikasi atau layanan yang menggunakan sistem cloud computing, yaitu: 1. Gmail dan Yahoo mail Sebenarnya kita sudah lama menggunakan teknologi cloud computing, hanya saja kita tidak sadar tentang teknologi tersebut. salah satu contohnya adalah layanan email seperti Gmail dan Yahoo Mail yang sering kita gunakan. Dengan menggunakan layanan email kita tidak perlu lagi menginstall software email seperti outlook. kita dapat mengakses email dimana pun kita berada. 2. Google Docs dan Office 365 19
  20. 20. Jika dulu untuk membuat dokumen kita harus menggunakan software word processing seperti Microsoft Office yang harganya lumayan mahal, kini kita dapat membuat dokumen dengan mudah dan gratis, yaitu dengan menggunakan Google Docs. Google Docs merupakan layanan cloud computing milik google yang berfungsi untuk membuat berbagai jenis dokumen. kita dapat menyimpan dokumen-dokumen kita pada server dan mengaksesnya dimana pun kita berada. Contoh lain dari layanan seperti ini adalah Office 365 milik Microsoft. aplikasi ini merupakan aplikasi berbayar dengan fiturfitur yang sangat membantu bagi para pengusaha. fitur yang tersedia diantaranya adalah SharePoint Online, Exchange Online, Lync Online dan Office Professional Plus. Office 365 ini 20
  21. 21. memungkinkan penggunanya untuk bekerjasama dalam mengolah dokumen, e -mail, konferensi via web, dan berbagi jadwal acara di kalender. 3. Dropbox dan Ubuntu One Layanan lain yang menerapkan cloud computing adalah dropbox dan ubuntu one. kedua layanan ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan file-file yang berada di komputer mereka ke storage dropbox atau ubuntu one dengan cara sinkronisasi. H. IMPLEMENTASI CLOUD COMPUTING  Dalam Dunia Pendidikan Salah satu contoh penerapan cloud computing yaitu Google Apps, suatu layanan yang disediakan oleh Google. Google Apps 21
  22. 22. merupakan kumpulan berbagai aplikasi Google yang secara terintegrasi dapat digunakan oleh sebuah komunitas (umum, bisnis, pendidikan dan lembaga non profit). Google apps terdiri dari 3 macam, yakni Google Apps Gratis, Google Apps untuk bisnis (berbayar tetapi dengan fitur yang lebih), Google Apps untuk Pendidikan (gratis bagi lembaga pendidikan dan lembaga non profit dengan fitur yang menyerupai Google Apps Bisnis). Google Apps untuk Pendidikan (Google Apps for Education) saat ini menawarkan kepada lembaga-lembaga pendidikan sebuah solusi “hosting gratis” untuk mengelola email, Chat, kalender, berbagi dokumen, dll. Google sendiri menyebut layanan ini sebagai sebuah solusi komunikasi dan kolaborasi yang terintegrasi (an integrated communication and collaboration solution). Fitur-fitur utama Google Apps untuk Pendidikan adalah sebagai berikut: 1. Gmail Ini bukan Gmail yang biasa kita pakai dimana akun email kita beralamat dengan format: contoh@gmail.com. Gmail dalam Google Apps adalah sebuah layanan webmail komunitas (baca: lembaga pendidikan) yang dikelola oleh Administrator Google Apps lembaga yang bersangkutan. Dengan demikian akun-akun email yang ada di dalamnya dibuat oleh Administrator dengan format alamat khusus, misalnya: kepsek@smpn10-bdl.sch.id. Alamat (URL)nya 22
  23. 23. bukan lagi http://www.gmail.com atau mail.google.com tapi format url-nya dapat seperti ini: mail.smpn10-bdl.sch.id. 2. Google Calendar Administrator, Guru, dan siswa dapat mengatur jadwa mereka (schedules) dan berbagi jadwal kegiatan dan kalender di antara mereka. Google Calendar bisa juga digunakan untuk membuat jadwal akademik atau kalender pendidikan dan menampilkannya dalam satu laman web yang bisa diakses oleh siapapun yang diinginkan 3. Google Talk Administrator, Guru, dan siswa dapat berbincang (online) dan mengirim pesan instan ke rekan mereka di seluruh dunia, kapanpun dan dimanapun 4. Google Docs Berbagi dokumen, spreadsheet, and presentasi. Kolaborasi secara waktu nyata (real-time) dengan tim Anda atau dengan juga seluruh civitas sekolah. Anda dapat mempublikasikan dokumen akhir ke seluruh dunia. 5. Google Sites Bekerja bersama untuk memelihara dokumen, isi web, dan informasi lainnya dalam satu tempat, semacam sebuah website. 6. Google Video for education Sebuah solusi dalam penempatan (hosting) dan berbagi video yang memungkinkan sekolah dan organisasi lainnya 23
  24. 24. untuk menggunakan video sebagai media efektif untuk komunikasi dan kolaborasi online yang bersifat internal.  Dalam Dunia Bisnis Pemanfaatan teknologi cloud computing di beberapa perusahaan bisnis besar dalam penggunaanya sebagai disaster recovery planning menjadi salah satu hal yang sangat krusial dalam kelangsungan bisnis yang dilakukan oleh perusahaan tersebut, terlebih apabila perusahaan tersebut menggunakan platform web dimana tingkat privasi dan securiti dari data perusahaan menjadi pertimbangan yang utama. Cloud computing membantu konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith. Contoh cloud computing adalah Yahoo email atau Gmail. Anda tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Semua konsumen hanya perlu koneksi internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan serba semuanya ada di cloud (internet) dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo, Google, dan lain-lain. Cloud computing dipecah ke dalam 3 segmen : aplikasi, platform, dan infrastruktur. Setiap segmen memberikan tujuan dan penawaran produk yang berbeda untuk pebisnis dan individual di seluruh dunia. Pada bulan Juni 2009, penelitian dilakukan oleh VersionOne yg 24
  25. 25. menemukan bahwa 41% professional senior di bidang IT tidak tahu apa itu cloud computing dan dua pertiga dari profesional keuangan bingung dengan konsep tersebut. Pada bulan September 2009, penelitian Aberdeen Group menemukan bahwa perusahaan yang disiplin mencapai rata-rata 18% pengurangan biaya IT mereka dari cloud computing dan 16% pengurangan dalam data center power costs. Berikut merupakan ini merupakan cara kerja penyimpanan data dan replikasi data pada pemanfaatan teknologi cloud computing dalam disaster recovery palnning. Selanjutnya dibawah ini merupakan gambaran dari framework model bisnis dan value chain dari pemanfaatan teknologi cloud. 25
  26. 26. Gambar Framework diatas merupakan bagaimana korelasi antara beberapa entitas yang menggunakan teknologi Cloud Computing. Dalam bidang e-business, terdapat komponen penting yang mendukung terselenggaranya proses bisnis suatu perusahaan menggunakan teknologi cloud computing yaitu people, process, dan technology. Melalui penggabungan teknologi cloud computing sebagai solusi disaster recovery planning di bidang e-business, maka didapatkan keuntungan-keuntungan yang nantinya dirasakan oleh beberapa pihak. 26
  27. 27.  Dalam Bidang Pemerintahan Untuk menentukan cloud computing layak diterapkan dalam instansi pemerintah tentu tidak mudah. Instansi pemerintah perlu melakukan analisis terlebih dahulu agar anggaran yang akan digunakan dalam kegiatan di tahun berjalan tidak melebihi anggaran yang telah ditentukan. Oleh karen itu, instansi pemerintah perlu melakukan analisis terhadap kinerja, ekonomi, pengendalian, efisiensi, dan pelayanan atau juga sering disebut dengan analisis pieces. Beberapa keuntungan yang didapat bila menerapkan model cloud computing dalam pemerintahan yaitu: a. Biaya yang relatif terjangkau b. Layanan publik yang lebih baik dengan cara penyediaan informasi yang lebih cepat kepada masyarakat. c. Mendapatkan informasi lebih terkait dengan masyarakat umumnya. Hal ini diperoleh lewat analisis mendalam terhadap database yang ada. Kekurangan Cloud Computing dalam Pemerintahan yaitu: Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban. Dan juga pemerintah yang menyewa layanan dari cloud computing tidak 27
  28. 28. punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka pemerintah akan mengalami kerugian besar. Pemerintah Negara Indonesia telah menggunakan cloud computing. Salah satu contoh pertamanya yaitu sebagai penyediaan sumber informasi. Beberapa elemen masyarakat menilai bahwa sumber informasi sangat penting untuk diketahui. Mereka dapat mengetahui bagaimana komoditas sebuah daerah dengan adanya informasi dari E-Goverment. Selain itu kita dapat melihat berbagai informasi seputar universitas negeri di Indonesia melalui E-Goverment. Penyediaan mekanisme akses juga termasuk dalam implementasi Cloud Computing dalam bidang pemerintahan. Dengan mekanisme akses kita dapat melakukan pendaftaran terhadap dokumen penting yang melibatkan pemerintahan seperti paspor, kartu tenaga kerja luar negeri (KTKLN) dan berbagai dokumen lainnya. Pada akhirnya E-Goverment mendapat banyak manfaat. Selain mempermudah tenaga IT dalam melakukan pekerjaannya di bidang pemerintahan, masyarakat pun juga mudah untuk memperoleh informasi di bidang pemerintahan. 28
  29. 29. Gambar arsitektur cloud computing dalam pemerintahan 29
  30. 30. BAB III PENUTUP KESIMPULAN  Cloud Computing juga suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.  Jenis jasa cloud computing dibagi menjadi 3, yaitu: SaaS (Software as a Service), PaaS (Platform as a Service), danIaaS (Infrastructure a Service).  Iinovasi Cloud Computing sangat bermanfaat bagi pengembangan industri-industri kreatif ini, setiap proses bisnis yang dilakukan dalam industri kreatif tidak bisa lepas dari penggunaan IT yang tentu saja melalui cloud computing ini tidak akan menjadi kendala/hambatan dalam hal biaya, dimana mereka berbagi dalam memanfaatkan jaringan, server, penyimpanan data, aplikasi dan layananlayanan yang saling terhubung secara luas. 30
  31. 31. DAFTAR PUSTAKA Anonim.2013. Pengertian CloudComputing.http://sedekahmateri.blogspot.com. 29 November 2013 Moenandar, Haris. 2013. Pengertian Cloud Computing. http://sedekahmateri.blogspot.com. 29 November 2013 Anonim. 2013. Cloud Computing . http://penjelajahelektronika.blogspot.com. 29 November 2013 Anonim. 2013. Teknologi dan aplikasi cloud computing dropbox. http://www.hermantolle.com. 29 November 2013 Anonim. 2012. Contoh penerapan komputasi. http://taufan-e.blogspot.com. 29 November 2013 Karistiawan, Benny. 2013. Implementasi cloud computing pada bidang pendidikan. http://bennykaristiawan.wordpress.com. 29 November 2013 Roana Agusti, Shinta.2013. Kelebihan dan kekaurangan http://sraportofolio.blogspot.com. 29 November 2013 Kartinah, Dewi. 2013. Kelebihan dan kekurangan cloud computing. http://sayadwikartinah.blogspot.com. 29 November 2013 http://www.cloudindonesia.or.id/wp-content/uploads/2012/07/E-Book-CloudComputing-dan-Strategi-TI-Modern1.pdf 31
  32. 32. http://irme.raharja.info/artefact/file/download.php?file=1090&view=25 http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/04/danicloudcomputing1.pdf http://tif.bakrie.ac.id/pub/proc/eii2011/LCC/LCC-15.pdf 32

×