Sumber daya alam & asas asas pengetahuan lingkungan

2,054 views
1,986 views

Published on

1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,054
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
45
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sumber daya alam & asas asas pengetahuan lingkungan

  1. 2. <ul><li>Sumber daya alam (biasa disingkat SDA ) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik , seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah. </li></ul><ul><li>Sumber daya alam (SDA) adalah mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia , Brazil , Kongo , Sierra Leone , Maroko , dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah. </li></ul>
  2. 3. <ul><li>Sumber daya alam di Indonesia tidak terbatas pada kekayaan hayatinya saja. Berbagai daerah di Indonesia juga dikenal sebagai penghasil berbagai jenis bahan tambang, seperti petroleum, timah, gas alam, nikel, tembaga, bauksit, timah, batu bara, emas, dan perak. Di samping itu, Indonesia juga memiliki tanah yang subur dan baik digunakan untuk berbagai jenis tanaman. Wilayah perairan yang mencapai 7,9 juta km 2 juga menyediakan potensi alam yang sangat besar. </li></ul>
  3. 4. <ul><li>Pemanfaatan sumber daya alam </li></ul><ul><li>Sumber daya alam memiliki peranan dalam pemenuhan kebutuhan manusia. Untuk memudahkan pengkajiannya, pemanfaatan SDA dibagi berdasarkan sifatnya, yaitu SDA hayati dan nonhayati. </li></ul><ul><li>Sumber daya alam hayati : </li></ul><ul><li>Tumbuhan </li></ul><ul><li>Pertanian dan perkebunan </li></ul><ul><li>Hewan, peternakan, dan perikanan </li></ul><ul><li>Sumber daya alam nonhayati : </li></ul><ul><li>Ialah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya : air, angin, sinar matahari, dan hasil tambang.  </li></ul>
  4. 5. <ul><li>Asas-Asas Pengetahuan Lingkungan </li></ul><ul><li>ASAS 1 </li></ul><ul><li>Semua energi yang memasuki sebuah organisme, populasi, atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain,tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan, atau diciptakan. </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>ASAS 2 Tidak ada sistem perubahan energi yang betul-betul efisien. </li></ul><ul><li>Hukum Termodinamika Kedua Semua sistem biologi kurang efisien (hanya sebagian energi dipindahkan & digunakan oleh organisme,populasi,ekosistem lain) Kecenderungan umum, energi berdegradasi ke dalam bentuk panas yg tidak balik+berradiasi ke angkasa  </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>ASAS 3 Materi,energi,ruang,waktu,dan keanekaragaman,semuanya termasuk kategori sumber daya alam. </li></ul>
  5. 6. <ul><li>ASAS 4 </li></ul><ul><li>Jika pengadaan semua kategori sumber daya alam sudah mencapai optimum, pengaruh kenaikan berikutnya justru akan menurunkan pertumbuhan suatu populasi organisme. Kenaikan yang melampaui batas maksimum, bahkan akan menimbulkan kesan merusak atau meracuni </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>ASAS 5 Ada dua jenis sumber alam,yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan seterusnya, dan yang tidak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih lanjut. </li></ul><ul><li>ASAS 6 Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan daripada saingannya,cenderung berhasil mengalahkan saingannya itu. </li></ul>
  6. 7. <ul><li>ASAS 7 Kemantapan keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang “mudah diramal”. </li></ul><ul><li>ASAS 8 Sebuah habitat dapat jenuh atau tidak boleh keanekaragaman takson,bergantung kepada bagaimana nicia dalam lingkungan hidup itu dapat memisahkan takson tersebut. </li></ul><ul><li>ASAS 9 Keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitasnya. </li></ul>
  7. 8. <ul><li>ASAS 10 Pada lingkungan yang stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas (B/P) dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot. </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>ASAS 11 Sistem yang sudah mantap(dewasa) mengeksploitasi sistem yang belum mantap(belum dewasa). </li></ul><ul><li>ASAS 12 Kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat bergantung kepada kepentingan relatifnya di dalam keadaan suatu lingkungan. </li></ul>
  8. 9. <ul><li>ASAS 13 Lingkungan yang secara fisik mantap memungkinkan terjadinya penimbunan keanekaragaman biologi dalam ekosistem yg mantap (dewasa), yang kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi. </li></ul><ul><li>ASAS 14 Derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi bergantung kepada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nanti akan mempengaruhi populasi itu. </li></ul>
  9. 10. <ul><li>Referensi : </li></ul><ul><li>http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam </li></ul><ul><li>http://konstitusidanpenegakanhukum.blogspot.com/2011/03/asas-asas-pengetahuan-lingkungan.html </li></ul>
  10. 11. <ul><li>TERIMA KASIH </li></ul>

×