Penghambat dan Pendorong       Kreatifitas
Penghambat #3             Stress yang berlebihan• Secara psikologis, orang yang terlalu stress akan semakin  sulit untuk m...
Pendorong #3       Kemampuan menyalurkan stress• Nilailah diri anda & isi kertas kerja anda• Nilai antara 50 dan 63 : seju...
RELAKSASI               MENDALAM• Kreativitas bukanlah sekadar permainan mental. Keterpaduan  antara berpikir dan merasaka...
RELAKSASI (1)1. Bersikaplah nyaman; kendurkan pakaian yang ketat.2. Tarik napas yang dalam, stabil, perlahan, dan teratur....
RELAKSASI (2)5. Bebaskan pikiran Anda. Bayangkan pikiran Anda bagaikan langit   biru yang luas. Bila ada pikiran yang masu...
STUDI KASUS:TETAPI, KITA SELALU MENGGUNAKAN CARA INIBuku peraturan tata-tertib Departemen Pemadam KebakaranNew York menyeb...
Saat itu salah seorang inspektur Departemen Pemadam Kebakaran berada dilokasi tersebut. Tugasnya mengamati apakah segala s...
Bagaimana perusahaan asuransi ini mengetahui brigade mana yang datangpertama kali? Yang pertama kali datang akan menyandar...
Tips : Ada satu pertanyaan kunci untukmenentukan keabsahan suatu aturan dan tatatertib: Kita mungkin "selalu melakukannya ...
Penghambat #4                 Taat pada AturanAda sejumlah aturan yang jelas-jelas diperlukan(misalnya, kita semua merasa ...
Pendorong #4            Melanggar Aturan• Melanggar aturan tidak selalu merupakan hal  buruk—terutama jika berkaitan denga...
Penghambat #5                    Membuat AsumsiAda sebuah kisah tentang manajer Riset dan Pengembangan dari suatuperusahaa...
Manajer tersebut telah berbuat kesalahan dengan berasumsi bahwaketidakjujuran pekerjalah yang menyebabkan hilangnya barang...
Pendorong #5                    Memeriksa AsumsiUntuk menghindari kekeliruan pemecahan masalah, dan sekaligusmembuka pikir...
MEMBUAT ASUMSI-TEKA-TEKI          SEMBILAN TITIKBagaimana Anda memeriksa ketepatan asumsi yangdibuat?Sangat bermanfaat unt...
MEMBUAT ASUMSI—PEMECAHANUntuk memecahkan teka-teki ini dengan empatbuah garis lurus, Anda harus menantang asumsiAnda terka...
Untuk memecahkan teka-teki dengan tiga garislurus, Anda tidak perlu melalui pusat dari masing-masing titikl (Bukankah atur...
03 penghambat dan pendorong kreatifitas
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

03 penghambat dan pendorong kreatifitas

1,417

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,417
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
59
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

03 penghambat dan pendorong kreatifitas

  1. 1. Penghambat dan Pendorong Kreatifitas
  2. 2. Penghambat #3 Stress yang berlebihan• Secara psikologis, orang yang terlalu stress akan semakin sulit untuk menjaga objektifitas dan melihat alternatif yang ada, hal ini sering kali dibarengi tekanan besar : – munculnya perasaan seolah olah waktu yang ada tidak pernah cukup, – terlalu banyak yang harus ditentukan, – atau masih terjebak. Akibat emosi yang merugikan ini biasanya adalah menurunnya pikiran kreatif dan kemampuan membuat keputusan.
  3. 3. Pendorong #3 Kemampuan menyalurkan stress• Nilailah diri anda & isi kertas kerja anda• Nilai antara 50 dan 63 : sejumlah hal perlu anda kembangkan agar dapat meringankan stress. Mungkin merupakan ide yang baik untuk mendiskusikan sejumlah pernyataan dengan seorang counselor atau sahabat.• Nilai antara 21 dan 51 : Anda telah mengemukakan berbagai cara untuk menangani stress secara efektif. Catatlah sejumlah pernyataan yang ada dengan ―perlu perbaikan‖ dan buatlah strategi untuk membuatnya menjadi rata-rata.• Nilai 20 atau lebih rendah : selamat, anda telah menemukan sejumlah cara yang sanagt bagus dalam menangani frustasi dan kerumitan hidup.
  4. 4. RELAKSASI MENDALAM• Kreativitas bukanlah sekadar permainan mental. Keterpaduan antara berpikir dan merasakan, pikiran dan raga sangat penting untuk mewujudkan kreativitas. Ketegangan akan menghalangi aliran ide ke pikiran akibat terhalangnya aliran darah pada otot-otot tubuh Anda. Melakukan relaksasi fisik akan melepaskan ketegangan otot tubuh dan membebaskan pikiran untuk menerima ide-ide baru.• Berikut ini adalah teknik untuk dapat relaks. Iringan alunan musik yang lembut akan semakin membantu menciptakan suasana relaks itu.
  5. 5. RELAKSASI (1)1. Bersikaplah nyaman; kendurkan pakaian yang ketat.2. Tarik napas yang dalam, stabil, perlahan, dan teratur.3. Pejamkan mata dan bayangkan diri Anda berada di suatu tempat yang tenang dan menyenangkan—di samping kolam atau berada di padang rumput yang indah dipenuhi dengan bunga. Bayangkanlah suasana tersebut. Bayangkanlah bagaimana rasanya di tempat itu. Pandanglah, ciumlah aromanya, rasakanlah, nikmatilah, dan dengarkanlah.4. Sadarilah setiap bagian dari tubuh Anda, dimulai dengan dahi, kemudian dagu, leher, tulang belakang, tangan, dan kaki. Bayangkanlah diri Anda bagaikan sebuah balon dengan udarayang perlahan-lahan menghembus keluar sehingga balon menjadi kempis dan lemas.
  6. 6. RELAKSASI (2)5. Bebaskan pikiran Anda. Bayangkan pikiran Anda bagaikan langit biru yang luas. Bila ada pikiran yang masuk, bayangkanlah sebagai burungyang muncul dari kejauhan, terbang di atas kepala, dan menghilang lagj di kejauhan.6. Dengan perlahan dan tenang hitunglah mundur dari sepuluh ke satu dan biarkan diri Anda relaks semakin mendalam dengan berlalunya tiap angka.7. Tetaplah berada dalam keadaan tersebut minimal 10 menit. Saat Anda mulai memfokuskan pikiran kembali, Anda akan merasakan ketenangan, kemampuan yang semakin tajam untuk memusatkan perhatian, dan mungkin juga penghargaan yang lebih mendalam terhadap kekuatan kreatif yang ada dalam diri sendiri.
  7. 7. STUDI KASUS:TETAPI, KITA SELALU MENGGUNAKAN CARA INIBuku peraturan tata-tertib Departemen Pemadam KebakaranNew York menyebutkan bahwa anggota pemadam harusmeletakkan tangga menyandar di bagian depan gedung yang terbakarsebelum melakukan hal-hal lainnya.Pada suatu hari terjadi kebakaran. Brigade pemadam kebakaran pun datang.Komandan lapangan brigade mengamati bahwa api mengamuk di bagianbelakang gedung sehingga apabila meletakkan tangga menyandar di bagiandepan gedung (sesuai prosedur), akan membuang-buang waktu. Oleh karenaitu, ia memerintahkan anak buahnya untuk mengitari gedung menuju kebelakang dan memadamkan api di sana. Api padam dengan cepat. Tindakantersebut memperkecil bahaya dan berpeluang lebih banyak menyelamatkanjiwa.
  8. 8. Saat itu salah seorang inspektur Departemen Pemadam Kebakaran berada dilokasi tersebut. Tugasnya mengamati apakah segala sesuatunya berjalansesuai aturan. la melihat tidak ada tangga yang disandarkan di bagian depangedung. la pun memberikan teguran. Bahkan, kasus itu berkepanjangan dandiajukan ke pengadilan.Di pengadilan, pengacara sang komandan lapangan menanyakan mengapaada peraturan semacam itu dalam buku tata-tertib. Tak seorang pun termasukkepala brigade yang mengetahui jawabannya. Kemudian pengacara itumengundang seorang ahli sejarah yang memberi kesaksian bahwa hampirseratus tahun yang lalu di kota New York tidak ada yang membayar anggotapemadam kebakaran. Tidak ada petugas pemadam kebakaran bekerjasecara purna waktu. Semuanya bekerja secara sukarela dan perusahaanasuransi hanya akan membayar kepada satu brigade—yang datang palingawal di lokasi kebakaran.
  9. 9. Bagaimana perusahaan asuransi ini mengetahui brigade mana yang datangpertama kali? Yang pertama kali datang akan menyandarkan tangganya dibagian depan gedung! Selama bertahun-tahun sejak berakhirnya masasukarela brigade pemadam kebakaran, tak seorang pun mempertanyakankebijakan itu. Tidak seorang pun pernah bertanya: Mengapa kita mengikutiaturan ini!
  10. 10. Tips : Ada satu pertanyaan kunci untukmenentukan keabsahan suatu aturan dan tatatertib: Kita mungkin "selalu melakukannya sesuaidengan aturan―. Namun, jika kita tidak pernahmelakukannya, apakah kita juga harusmelakukannya sekarang?
  11. 11. Penghambat #4 Taat pada AturanAda sejumlah aturan yang jelas-jelas diperlukan(misalnya, kita semua merasa senang karena adakonsensus harus berhenti pada saat lampu merah), namunada aturan lain yang menghambat terjadinya prosespenemuan yang inovatif karena kita terkukung olehkondisi yang status quo.Banyak penemuan dan inovasi dalam industri tertentujustru dilakukan oleh orang-orang di luar industri tersebut.Mengapa? Karena orang yang membuat terobosankreatif tidak dihalangi oleh pengetahuan tentang semuaaturan dan pembatasan ini.
  12. 12. Pendorong #4 Melanggar Aturan• Melanggar aturan tidak selalu merupakan hal buruk—terutama jika berkaitan dengan rutinitas sehari-hari. Berilah tanda (√) pada tindakan "melanggar aturan" yang ingin Anda coba dan tulislah tanggal kapan akan melakukannya.• Isi kertas kerja anda
  13. 13. Penghambat #5 Membuat AsumsiAda sebuah kisah tentang manajer Riset dan Pengembangan dari suatuperusahaan teknologi canggih yang mengetahui adanya barang-barang persediaan dan peralatan tes di laboratorium yang hilang. lapun memerintahkan pemasangan sistem keamanan. Akhirnya, beberapabulan pun berlalu tanpa ada kehilangan lagi.Ketika mempersiapkan laporan rutin bagi direktur utama perusahaan,manajer tersebut mengamati bahwa kemajuan proyek "pembuatankunci" tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Karena prihatin denganmasalah itu, ia melakukan pemeriksaan. la menemukan bahwabeberapa insinyur riset teknik tidak lagi mengerjakan proyek tersebutdi rumah selama akhir minggu. Hal ini disebabkan mereka tidak bisalagi memperoleh persediaan dan peralatan tes.
  14. 14. Manajer tersebut telah berbuat kesalahan dengan berasumsi bahwaketidakjujuran pekerjalah yang menyebabkan hilangnya barang-barang persediaan. Dengan demikian, ia tidak "memecahkan" masalahyang sebenarnya. Membuat asumsi yang kaku kadangkalamenghalangi berpikir kreatif bahwa ada kemungkinan lain di luar yangtelah dipikirkan.
  15. 15. Pendorong #5 Memeriksa AsumsiUntuk menghindari kekeliruan pemecahan masalah, dan sekaligusmembuka pikiran kreatif terhadap kemungkinan pemecahan yang ada,adalah bijaksana untuk memeriksa asumsi Anda. Mulailah denganmembuat pertanyaan berikut pada diri sendiri, seperti: – "Kemungkinan apakah yang paling terbuka?" – "Apa saya akan menerima begitu saja apa adanya?" – "Apakah ada penjelasan lain yang memungkinkan?"Misalnya, Anda sedang berada dalam perpustakaan dan melihatseorang perempuan menaruh dua buah buku ke dalam tasnya,kemudian pergi. Asumsi apa saja yang mungkin muncul? – Ia mencuri buku. – Ia pegawai perpustakaan. – Buku itu adalah miliknya. – Kemungkinan lain? … Isi kertas kerja Anda
  16. 16. MEMBUAT ASUMSI-TEKA-TEKI SEMBILAN TITIKBagaimana Anda memeriksa ketepatan asumsi yangdibuat?Sangat bermanfaat untuk memeriksa asumsi yang dibuat!InstruksiTariklah empat buah garis lurus melalui kesembilan kotak initanpa mengangkat pulpen atau pensil dari kertas. Jika Andakesulitan melakukannya maka periksalah asumsi Andatentang aturan ini. Dapatkah Anda menemukanpemecahannya? Bahkan, jika Anda memang kreatif, teka-teki ini dapat dipecahkan dengan tiga garis lurus. Selamatmencoba!
  17. 17. MEMBUAT ASUMSI—PEMECAHANUntuk memecahkan teka-teki ini dengan empatbuah garis lurus, Anda harus menantang asumsiAnda terkait "aturan" bahwa Anda harus berada didalam kotak-kotak ini.
  18. 18. Untuk memecahkan teka-teki dengan tiga garislurus, Anda tidak perlu melalui pusat dari masing-masing titikl (Bukankah aturannya tidakmenyebutkan hal itu?).
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×