VLSM
ISHAC KURNIA SANDY ( 17)
M. IRGI IRDIANSYAH ( 24 )
VLSM (Variable Length Subnet Mask)
teknik pembagian network yang mana setiap subnet memiliki ukuran subnetmask yang berbeda ,
tergantung jumlah host yang ada di network tersebut.
Contoh :
HRD : 1O HOST
MNJ : 50 HOST
/29
/26
BAGIAN IP
IP ( Internet Protokol ) mempunyai 3 bagian :
a. Network Address
b. Host Address
c. Broadcast Address
Analogi : Osis memberikan Pesan Kepada Para Siswa XII TKJ 1 tentang tenggat
pembayaran uang nestfest
Cocokologi : a. Osis : Broadcast
b. Para Siswa TKJ : Host
c. XII TKJ 1: Network
Penyelesaian Task
TASK
Di ketahui sebuah perusahaan Bernama PT. Nesta Group Mempunyai
2 cabang kantor dimana Kantor dimana kantor tersebut berada di
semarang dan makassar , rencana nya kantor tersebut akan di bangun
jaringan dan saling terkoneksi kebutuhan jaringan nya
INGREDIENTS
Makassar
3 Network Untuk 3 Bagian :
ď‚§HRD ( 4 PC )
ď‚§Manajemen ( 10 PC )
ď‚§Keuangan ( 2 PC )
Semarang
2 Network Untuk 2 Bagian :
ď‚§IT ( 2 PC )
ď‚§Produksi ( 4 PC )
ď‚§Menggunakan VLSM untuk pengalamatan
ď‚§Static Route untuk komunikasi antar daerah
Step 1: Pengklasifikasian
Urutkan Data dimulai dari host yang terbesar
Semarang
ď‚§Manajemen ( 10 PC )
ď‚§HRD ( 4 PC )
ď‚§Keuangan ( 2 PC )
ď‚§Produksi ( 4 PC )
ď‚§IT ( 2 PC )
Makassar
Step 2: Subnetting
Tentukan Host dan subnet mask yang dibutuhkan tiap tiap user
Semarang
ď‚§Manajemen ( 10 PC )
ď‚§HRD ( 4 PC )
ď‚§Keuangan ( 2 PC )
ď‚§Produksi ( 4 PC )
ď‚§IT ( 2 PC )
Makassar
/28
/29
/30
/29
/30
TABEL SUBNETTING
TABEL SUBNETTING
Step 3: Identifikasi IP
Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network
Address , Host Address , Broadcast Address
Semarang :
ď‚§IP Saya : 192.168.10.X
ď‚§Manajemen ( 10 PC ) : Network
Host
= 192.168.10.0
= 192.168.10.1/28 – 192.168.10.14/28
Broadcast = 192.168.10.15
Step 3: Identifikasi IP
Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network
Address , Host Address , Broadcast Address
Semarang :
ď‚§IP Saya : 192.168.10.X
ď‚§HRD ( 4 PC ) : Network
Host
= 192.168.10.16
= 192.168.10.17/29 – 192.168.10.22/29
Broadcast = 192.168.10.23
Step 3: Identifikasi IP
Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network
Address , Host Address , Broadcast Address
Semarang :
ď‚§IP Saya : 192.168.10.X
ď‚§Keuangan ( 2 PC ) : Network
Host
= 192.168.10.24
= 192.168.10.25 /30 -192.168.10.26/30
Broadcast = 192.168.10.27
Step 3: Identifikasi IP
Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network
Address , Host Address , Broadcast Address
Makassar :
ď‚§IP Saya : 192.168.20.X
ď‚§Produksi ( 4 PC ) : Network
Host
= 192.168.20.0
= 192.168.20.1/29 – 192.168.20.6/29
Broadcast = 192.168.20.7
Step 3: Identifikasi IP
Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network
Address , Host Address , Broadcast Address
Makassar :
ď‚§IP Saya : 192.168.20.X
ď‚§IT ( 2 PC ) : Network
Host
= 192.168.20.8
= 192.168.20.9/30 – 192.168.20.10/30
Broadcast = 192.168.20.11
Step 4: Konfigurasi
Konfigurasi hasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan
sederhana
Langkah 1 :
ď‚§Buat 2 Topologi sederhana dan jangan lupa penamaan tiap tiap device
Langkah 2 :
ď‚§Pemasangan komponen tambahan pada router ( Jangan lupa matikan
router sebelum memasang komponen )
Step 4: Konfigurasi
Konfigurasi hasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah
topologi jaringan sederhana
Langkah 3 :
ď‚§Lakukan Pemasangan Kabel (untuk router ke switch & end devices menggunakan kabel Straight ,)
(Untuk router ke router menggunakan kabel cross)
Langkah 4 :
ď‚§Buat IP address untuk router ke router
IP address saya : 200.100.10.1 ( Semarang ) & 200.100.10.2 ( Makassar )
Step 4: Konfigurasi
Konfigurasi hasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan
sederhana
Langkah 5 :
ď‚§Masukan Ip address dengan host dan subnet mask
yang sesuai dengan data identifikasi
Langkah 6 :
ď‚§Masukan Gateway pada end devices ( Ip gateway = Ip address dengan host pertama )
Step 4: Konfigurasi
Konfigurasi hasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan
sederhana
Langkah 7 :
ď‚§Lakukan Routing dengan menggunakan routing static agar kedua jaringan dapat terhubung
Langkah 8 :
ď‚§Skip time dengan menekan logo >>
Step 4: Konfigurasi
Konfigurasi hasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan
sederhana
Langkah 9 :
ď‚§Lakukan pengetesan Test Ping untuk mengetahui apakah kedua jaringan tersebut
sudah saling terhubung dan bisa untuk mengirim pesan
Selesai-!
TERIMAKASIH ATAS PERHATIAN NYA-!

VLSM (1).pptx

  • 1.
    VLSM ISHAC KURNIA SANDY( 17) M. IRGI IRDIANSYAH ( 24 )
  • 2.
    VLSM (Variable LengthSubnet Mask) teknik pembagian network yang mana setiap subnet memiliki ukuran subnetmask yang berbeda , tergantung jumlah host yang ada di network tersebut. Contoh : HRD : 1O HOST MNJ : 50 HOST /29 /26
  • 3.
    BAGIAN IP IP (Internet Protokol ) mempunyai 3 bagian : a. Network Address b. Host Address c. Broadcast Address Analogi : Osis memberikan Pesan Kepada Para Siswa XII TKJ 1 tentang tenggat pembayaran uang nestfest Cocokologi : a. Osis : Broadcast b. Para Siswa TKJ : Host c. XII TKJ 1: Network
  • 4.
  • 5.
    TASK Di ketahui sebuahperusahaan Bernama PT. Nesta Group Mempunyai 2 cabang kantor dimana Kantor dimana kantor tersebut berada di semarang dan makassar , rencana nya kantor tersebut akan di bangun jaringan dan saling terkoneksi kebutuhan jaringan nya
  • 6.
    INGREDIENTS Makassar 3 Network Untuk3 Bagian : ď‚§HRD ( 4 PC ) ď‚§Manajemen ( 10 PC ) ď‚§Keuangan ( 2 PC ) Semarang 2 Network Untuk 2 Bagian : ď‚§IT ( 2 PC ) ď‚§Produksi ( 4 PC ) ď‚§Menggunakan VLSM untuk pengalamatan ď‚§Static Route untuk komunikasi antar daerah
  • 7.
    Step 1: Pengklasifikasian UrutkanData dimulai dari host yang terbesar Semarang ď‚§Manajemen ( 10 PC ) ď‚§HRD ( 4 PC ) ď‚§Keuangan ( 2 PC ) ď‚§Produksi ( 4 PC ) ď‚§IT ( 2 PC ) Makassar
  • 8.
    Step 2: Subnetting TentukanHost dan subnet mask yang dibutuhkan tiap tiap user Semarang ď‚§Manajemen ( 10 PC ) ď‚§HRD ( 4 PC ) ď‚§Keuangan ( 2 PC ) ď‚§Produksi ( 4 PC ) ď‚§IT ( 2 PC ) Makassar /28 /29 /30 /29 /30
  • 9.
  • 10.
  • 11.
    Step 3: IdentifikasiIP Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network Address , Host Address , Broadcast Address Semarang : IP Saya : 192.168.10.X Manajemen ( 10 PC ) : Network Host = 192.168.10.0 = 192.168.10.1/28 – 192.168.10.14/28 Broadcast = 192.168.10.15
  • 12.
    Step 3: IdentifikasiIP Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network Address , Host Address , Broadcast Address Semarang : IP Saya : 192.168.10.X HRD ( 4 PC ) : Network Host = 192.168.10.16 = 192.168.10.17/29 – 192.168.10.22/29 Broadcast = 192.168.10.23
  • 13.
    Step 3: IdentifikasiIP Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network Address , Host Address , Broadcast Address Semarang : ď‚§IP Saya : 192.168.10.X ď‚§Keuangan ( 2 PC ) : Network Host = 192.168.10.24 = 192.168.10.25 /30 -192.168.10.26/30 Broadcast = 192.168.10.27
  • 14.
    Step 3: IdentifikasiIP Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network Address , Host Address , Broadcast Address Makassar : IP Saya : 192.168.20.X Produksi ( 4 PC ) : Network Host = 192.168.20.0 = 192.168.20.1/29 – 192.168.20.6/29 Broadcast = 192.168.20.7
  • 15.
    Step 3: IdentifikasiIP Tentukan IP yang akan diberikan kepada host dan tentukan Network Address , Host Address , Broadcast Address Makassar : IP Saya : 192.168.20.X IT ( 2 PC ) : Network Host = 192.168.20.8 = 192.168.20.9/30 – 192.168.20.10/30 Broadcast = 192.168.20.11
  • 16.
    Step 4: Konfigurasi Konfigurasihasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan sederhana Langkah 1 : ď‚§Buat 2 Topologi sederhana dan jangan lupa penamaan tiap tiap device Langkah 2 : ď‚§Pemasangan komponen tambahan pada router ( Jangan lupa matikan router sebelum memasang komponen )
  • 17.
    Step 4: Konfigurasi Konfigurasihasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan sederhana Langkah 3 : ď‚§Lakukan Pemasangan Kabel (untuk router ke switch & end devices menggunakan kabel Straight ,) (Untuk router ke router menggunakan kabel cross) Langkah 4 : ď‚§Buat IP address untuk router ke router IP address saya : 200.100.10.1 ( Semarang ) & 200.100.10.2 ( Makassar )
  • 18.
    Step 4: Konfigurasi Konfigurasihasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan sederhana Langkah 5 : ď‚§Masukan Ip address dengan host dan subnet mask yang sesuai dengan data identifikasi Langkah 6 : ď‚§Masukan Gateway pada end devices ( Ip gateway = Ip address dengan host pertama )
  • 19.
    Step 4: Konfigurasi Konfigurasihasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan sederhana Langkah 7 : ď‚§Lakukan Routing dengan menggunakan routing static agar kedua jaringan dapat terhubung Langkah 8 : ď‚§Skip time dengan menekan logo >>
  • 20.
    Step 4: Konfigurasi Konfigurasihasil Identifikasi Tersebut ke dalam sebuah topologi jaringan sederhana Langkah 9 : ď‚§Lakukan pengetesan Test Ping untuk mengetahui apakah kedua jaringan tersebut sudah saling terhubung dan bisa untuk mengirim pesan
  • 21.