TEORI ATOM 
RUTHERFORD 
Penjabaran Teori Atom Rutherford 
DI SUSUN OLEH : 
Naufal Muntaaza Waliy Hibatullah 
Ghifari Nur Qalam 
Audra 
Hizkia 
SMAN 1 Sumedang
MODEL ATOM RUTHERFORD 
• Pada tahun 1909 Hans Geiger dan Ernest Marsden dengan petunjuk dari 
Enest Rutherford melakukan eksperimen di Laboratorium Fisika Universitas 
Manchester untuk membuktikan kebenaran dari teori atom yang 
dikemukakan oleh J.J Thomson. 
• Eksperimen ini melibatkan penembakan partikel alfa (Inti atom helium atau 
ion helium dengan muatan positif) yang diemisikan oleh unsur Radium pada 
lempengan logam emas tipis dan kemudian mendeteksi partikel alfa yang 
telah melewati lempengan logam emas tersebut dengan menggunakan 
layar yang dilapisi seng sulfida (ZnS) sebagai detektor.
MODEL ATOM RUTHERFORD 
• Rutherford berpendapat bahwa apabila struktur atom yang dikemukakan 
oleh J.J Thomson adalah benar maka sebagian besar berkas partikel alfa 
akan melewati lempengan logam emas dan sebagian kecil sekali yang 
akan didefleksi. 
• Akan tetapi hasil eksperimen Rutherford sangat mengejutkan, walaupun 
sebagian besar berkas partikel alfa melewati lempengan logam emas, 
terdapat banyak berkas partikel alfa yang didefleksi dengan sudut yang 
besar (lebih dari 900), bahkan terdapat berkas partikel alfa yang didefleksi 
kembali kearah sumber tanpa pernah layer detector (Perhatikan Gambar).
MODEL ATOM RUTHERFORD 
• Setelah merunut pola-pola partikel alfa yang ditembakkan ke lempeng 
logam emas, maka Rutherford mengambil kesimpulan bahwa sebagian 
besar ruang dalam atom adalah “ruang kosong”, dan terdapat massa yang 
terkonsentrasi pada pusat atom yang bermuatan positif dimana ukurannya 
20.000 kali lebih kecil dibanding ukuran keseluruhan bagian atom, dan 
elektron mengelilingi inti atom tersebut seperti planet-planet kita mengelilingi 
matahari. 
• Rutherford menyimpulkan struktur atom tersebut berlandaskan eksperimen 
sebagai berikut: 
1. Sebagian besar berkas partikel alfa yang dapat melewati lempengan logam 
emas menunjukkan bahwa partikel alfa ini melewati ruang kosong yang ada 
di dalam atom sehingga dengan mudah partikel alfa ini melewati ruang 
kosong tersebut tanpa hambatan yang berarti.
MODEL ATOM RUTHERFORD 
2. Berkas partikel alfa yang didefleksi menunjukan bahwa partikel alfa tersebut 
berada pada posisi yang dekat dengan inti atom yang yang bermuatan 
positif. Muatan positif dengan muatan positif akan saling tolak menolak, hal 
inilah yang menyebabkan partikel alfa dibelokkan dengan sudut yang besar. 
3. Berkas partikel alfa yang di refleksi kembali (dipantulkan kembali) menunjukan 
bahwa partikel alfa tersebut bertumbukkan dengan inti atom yang 
bermuatan positif. Inti atom emas mempunyai massa dan muatan positif yang 
lebih besar dibanding dengan massa dan muatan partikel alfa di pantulkan 
kembali. 
• Berdasarkan hal tersebut diatas maka Rutherford mengajukan model atom 
sebagai berikut:
FAKTA-FAKTA YANG DITEMUKAN 
• Setelah berkali-kali melakukan percobaan akhirnya Rutherford berhasil 
mengungkapkan fakta-fakta berikut : 
1. Sebagian besar partikel alfa menembus lempeng emas. Berarti, sebagian 
besar atom adalah ruang kosong. 
2. Sedikit dari partikel alfa (yang bermuatan positif) dibelokkan keluar oleh 
sesuatu, hal ini menunjukkan adanya sesuatu yang bermuatan positif yang 
dapat membelokkan partikel alfa. 
3. Lebih sedikit lagi dari partikel alfa itu (hanya 1 dari 200.000) terpantul dari 
selaput tipis emas. Dengan kenyataan ini, Rutherford sempat tercengang dan 
berkomentar, “sungguh luar biasa, seolah anda menembak selembar kertas 
tisu dengan peluru setebal 40cm dan peluru itu kembali menghantam anda 
sendiri”. Hal ini menunjukkan adanya sesuatu yang sangat kecil (belakangan 
disebut sebagai inti), namun massa terpusat di sana sehingga partikel alfa 
yang menumbuk pusat massa itu akan terpantulkan.
KELEMAHAN TEORI ATOM 
RUTHERFORD 
• Menurut ahli fisika klasik, dalam pergerakannya mengintari inti, elektron akan 
senantiasa memancarkan radiasi elektromagnet. Jika demikian, maka 
lintasannya akan berbentuk spiral dan akhirnya akan jatuh ke inti. 
• Model atom Rutherford ini belum mampu menjelaskan dimana letak 
elektron dan cara rotasinya terhadap inti atom. 
• Tidak dapat menjelaskan spektrum garis pada atom hidrogen (H).
KELEBIHAN TEORI ATOM 
RUTHERFORD 
• Dapat menerangkan fenomena penghamburan partikel alfa oleh lempeng 
tipis emas. 
• Jari-jari inti atom dan jari-jari atom sudah dapat ditemukan. 
• Sudah dapat menerangkan . Menentukan bentuk lintasan elektron yang 
mengelilingi inti atom. 
• Dapat menggambarkan gerak elektron disekitar inti.
“ 
” 
SEKIAN DAN TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA, 
MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN. 
SEMOGA BERMANFAAT

Teori atom rutherford

  • 1.
    TEORI ATOM RUTHERFORD Penjabaran Teori Atom Rutherford DI SUSUN OLEH : Naufal Muntaaza Waliy Hibatullah Ghifari Nur Qalam Audra Hizkia SMAN 1 Sumedang
  • 2.
    MODEL ATOM RUTHERFORD • Pada tahun 1909 Hans Geiger dan Ernest Marsden dengan petunjuk dari Enest Rutherford melakukan eksperimen di Laboratorium Fisika Universitas Manchester untuk membuktikan kebenaran dari teori atom yang dikemukakan oleh J.J Thomson. • Eksperimen ini melibatkan penembakan partikel alfa (Inti atom helium atau ion helium dengan muatan positif) yang diemisikan oleh unsur Radium pada lempengan logam emas tipis dan kemudian mendeteksi partikel alfa yang telah melewati lempengan logam emas tersebut dengan menggunakan layar yang dilapisi seng sulfida (ZnS) sebagai detektor.
  • 3.
    MODEL ATOM RUTHERFORD • Rutherford berpendapat bahwa apabila struktur atom yang dikemukakan oleh J.J Thomson adalah benar maka sebagian besar berkas partikel alfa akan melewati lempengan logam emas dan sebagian kecil sekali yang akan didefleksi. • Akan tetapi hasil eksperimen Rutherford sangat mengejutkan, walaupun sebagian besar berkas partikel alfa melewati lempengan logam emas, terdapat banyak berkas partikel alfa yang didefleksi dengan sudut yang besar (lebih dari 900), bahkan terdapat berkas partikel alfa yang didefleksi kembali kearah sumber tanpa pernah layer detector (Perhatikan Gambar).
  • 4.
    MODEL ATOM RUTHERFORD • Setelah merunut pola-pola partikel alfa yang ditembakkan ke lempeng logam emas, maka Rutherford mengambil kesimpulan bahwa sebagian besar ruang dalam atom adalah “ruang kosong”, dan terdapat massa yang terkonsentrasi pada pusat atom yang bermuatan positif dimana ukurannya 20.000 kali lebih kecil dibanding ukuran keseluruhan bagian atom, dan elektron mengelilingi inti atom tersebut seperti planet-planet kita mengelilingi matahari. • Rutherford menyimpulkan struktur atom tersebut berlandaskan eksperimen sebagai berikut: 1. Sebagian besar berkas partikel alfa yang dapat melewati lempengan logam emas menunjukkan bahwa partikel alfa ini melewati ruang kosong yang ada di dalam atom sehingga dengan mudah partikel alfa ini melewati ruang kosong tersebut tanpa hambatan yang berarti.
  • 5.
    MODEL ATOM RUTHERFORD 2. Berkas partikel alfa yang didefleksi menunjukan bahwa partikel alfa tersebut berada pada posisi yang dekat dengan inti atom yang yang bermuatan positif. Muatan positif dengan muatan positif akan saling tolak menolak, hal inilah yang menyebabkan partikel alfa dibelokkan dengan sudut yang besar. 3. Berkas partikel alfa yang di refleksi kembali (dipantulkan kembali) menunjukan bahwa partikel alfa tersebut bertumbukkan dengan inti atom yang bermuatan positif. Inti atom emas mempunyai massa dan muatan positif yang lebih besar dibanding dengan massa dan muatan partikel alfa di pantulkan kembali. • Berdasarkan hal tersebut diatas maka Rutherford mengajukan model atom sebagai berikut:
  • 6.
    FAKTA-FAKTA YANG DITEMUKAN • Setelah berkali-kali melakukan percobaan akhirnya Rutherford berhasil mengungkapkan fakta-fakta berikut : 1. Sebagian besar partikel alfa menembus lempeng emas. Berarti, sebagian besar atom adalah ruang kosong. 2. Sedikit dari partikel alfa (yang bermuatan positif) dibelokkan keluar oleh sesuatu, hal ini menunjukkan adanya sesuatu yang bermuatan positif yang dapat membelokkan partikel alfa. 3. Lebih sedikit lagi dari partikel alfa itu (hanya 1 dari 200.000) terpantul dari selaput tipis emas. Dengan kenyataan ini, Rutherford sempat tercengang dan berkomentar, “sungguh luar biasa, seolah anda menembak selembar kertas tisu dengan peluru setebal 40cm dan peluru itu kembali menghantam anda sendiri”. Hal ini menunjukkan adanya sesuatu yang sangat kecil (belakangan disebut sebagai inti), namun massa terpusat di sana sehingga partikel alfa yang menumbuk pusat massa itu akan terpantulkan.
  • 7.
    KELEMAHAN TEORI ATOM RUTHERFORD • Menurut ahli fisika klasik, dalam pergerakannya mengintari inti, elektron akan senantiasa memancarkan radiasi elektromagnet. Jika demikian, maka lintasannya akan berbentuk spiral dan akhirnya akan jatuh ke inti. • Model atom Rutherford ini belum mampu menjelaskan dimana letak elektron dan cara rotasinya terhadap inti atom. • Tidak dapat menjelaskan spektrum garis pada atom hidrogen (H).
  • 8.
    KELEBIHAN TEORI ATOM RUTHERFORD • Dapat menerangkan fenomena penghamburan partikel alfa oleh lempeng tipis emas. • Jari-jari inti atom dan jari-jari atom sudah dapat ditemukan. • Sudah dapat menerangkan . Menentukan bentuk lintasan elektron yang mengelilingi inti atom. • Dapat menggambarkan gerak elektron disekitar inti.
  • 9.
    “ ” SEKIANDAN TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA, MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN. SEMOGA BERMANFAAT