Dokumen ini membahas hukum meninggalkan shalat dalam Islam, di mana terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai status orang yang tidak melaksanakan shalat. Imam Ahmad berpendapat bahwa meninggalkan shalat mengakibatkan kekafiran, sementara imam lainnya seperti Abu Hanifah, Malik, dan Asy-Syafi'i berpendapat bahwa pelakunya hanya fasik dan tidak kafir, tetapi tetap ada ancaman hukum. Kesimpulannya, dokumen mengajak pembaca untuk merujuk kepada Al-Qur'an dan sunnah dalam menyelesaikan perbedaan pendapat ini.