PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Kantor Pusat
Gedung Utama Semen Gresik
Jalan Veteran, Gresik 61122 – Indonesia
Telepon : 031 398 1732 | Faksimili : 031 398 3209
Email : ptsi@semenindonesia.com
http://www.semengresik.com Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2013
Kami Tumbuh Tanpa Henti
We Rise, Always!
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report 2013
Kami Tumbuh Tanpa Henti
We Rise, Always!
Melalui transformasi yang kini terus berlangsung, kami, sebagai satu
kesatuan PT Semen Indonesia (Persero), Tbk akan terus bertumbuh.
Pertumbuhan ini membuat kami berubah menjadi lebih baik untuk melak-
sanakan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Through the current continuing transformation, we, as one of PT Semen Indonesia (Per-
sero) Tbk will continue to grow. This growth makes us change for the better implement-
ing of the sustainability principles.
Daftar isi Contents
Ikhtisar Utama Keberlanjutan
Sustainability Program Highlights
Sertifikasi dan Penghargaan
Certifications and Awards
Sambutan Direksi
Board of Directors Message
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi dan Tata Nilai Unggulan
Vision, Mission and Core Values
Profil Laporan ini
About this report
SI Cerdas : Menjadi Perusahaan
Semen Unggul dengan SDM Andal
SI Cerdas : Becoming Excellent
Cement Company with Best People
SI Prima: Menjadi Perusahaan
Semen Global
SI Prima: Becoming Global Cement
Company
06
08
10
18
104
30
36
54
68
92
106
116
122
SI Lestari : Menjadi Perusahaan
Semen Ramah Lingkungan
SI Lestari : Becoming Green Cement
Company
SI Peduli : Menjadi Perusahaan
Semen Peduli Masyarakat
SI Peduli : Becoming Cement
Company that Cares for Community
Tata Kelola, Komitmen dan
Keterikatan
Governance, Commitment and
Engagement
Indeks GRI & Suplemen Tambang
dan Metal
GRI Index & Mining and Metal
Supplement
Daftar Istilah
Glossary
Ikhtisar Utama Keberlanjutan
Sustainability Program Highlight
Laporan Keberlanjutan 2013 6
SI CERDAS SI PRIMA
Pembentukan Semen Indonesia Center
of The CHAMP (SICC).
Sebagai pusat keunggulan dalam
menyiapkan SDM unggul dan kinerja
unggul.
Establishment of Semen Indonesia Center of The
CHAMP (SICC).
As a center of excellence in preparing outstanding
human resources and performance.
5.63
Rata-rata Jam Pelatihan Per Pegawai
Average Training Hours Per Employee
4.6%
Tingkat perputaran pegawai
Employee turnover rate
Nihil | Zero
Kecelakaan Kerja Fatal
Fatal Work Accident
Pendirian Sekolah Tinggi Manajemen
Semen Indonesia (STiMSI)
Establishment of Semen Indonesia School of
Management (STiMSI)
30
Juta Ton Kapasitas Produksi
Million Tonnes Production Capacity
27,81
Juta Ton Produksi Semen
Million Tonnes Cement Production
24,5
Triliun Pendapatan Perseroan
Trillion IDR Corporate Revenues
43,9%
Pangsa Pasar Semen Nasional
National Cement Market Share
5,4
Triliun Laba Bersih Perseroan
Trillion IDR Corporate Net Profit
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report7
SI LESTARI SI PEDULI
MEMPERTAHANKAN PROPER EMAS
Di tahun 2013, Semen Indonesia kembali
mempertahankan Proper Emas. Sementara PT
Semen Tonasa memperoleh Proper Hijau dan
Semen Padang mendapatkan Proper Biru.
Perseroan berhasil menekan konsumsi energi
per satuan produksi (MJ/Ton Semen) sebesar
13 persen dalam kurun waktu 2009 – 2013 dan
menjadi perusahaan semen pengonsumsi energi
terendah di Asia. [G4-EN6]
Penurunan emisi CO2
per satuan produksi
(KgCO2
/Ton Semen) sekitar 7 persen selama
kurun waktu 2009 – 2013. [G4-EN19]
Tingkat efisiensi penggunaan air per satuan
produksi (Liter/Ton Semen) sekitar 27-33 persen
dalam kurun waktu 2007 – 2013. [G4-EN10]
RETAINING GOLD PROPER
In 2013, Semen Indonesia retained its Gold Proper
award. Meanwhile, PT Semen Tonasa received Green
Proper and Semen Padang received Blue Proper.
The company successfully reduced energy
consumption per unit of production (MJ/Ton Cement)
by 13 percent in the period from 2009 to 2013 and
became the lowest energy consuming cement
company in Asia. [G4-EN6]
The decrease in CO2 emissions per unit of
production (KgCO2/Ton Cement) was about 7
percent over the period 2009 to 2013. [G4-EN19]
The efficiency rate of water use per unit of
production (Liters/Tons of Cement) was around 27 to
33 per cent in the period 2007 to 2013. [G4-EN10]
2,134
Mitra Binaan Baru
New Partners
15,775
Total Mitra Binaan
Total Partners
72,6
MiliarTotal Mitra
Binaan
Billion IDR Disbursed
Funds
489
MiliarTotal DanaTersalur
Billion IDR Total Disbursed
Funds [G4-EC7]
559
Juta Realisasi Penyaluran Dana Bina
Lingkungan
Million IDR Realization of Community Development
Fund Disbursement
14,5
Miliar Total Penyaluran Dana Biaya
Lingkungan
Million IDR Total Community Development Fund
Disbursement [G4-EN31]
Sertifikasi dan Penghargaan
Certifications and Awards
Laporan Keberlanjutan 2013 8
SERTIFIKASI [G4-15]
CERTIFICATION
No Nama Sertifikat
Certificate Name
Uraian
Description
1 Indeks SRI KEHATI Diterbitkan oleh:
Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Bursa Efek Indonesia
Issued by:
Biodiversity Foundation (Kehati) and Indonesia Stock Exchange
2 SMK3 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety Management System
3 OHSAS 18001:2007 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety Management System
4 ISO 9001:2008 Sistem Manajemen Mutu
Quality Management System
5 ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan
Environmental Management System
6 ISO/IEC 17025:2005 Sertifikasi Akreditasi Laboratorium Pengujian Bahan (LP-151-DN)
Certificate of Material Testing Laboratory Acreditation (LP-151-DN)
7 API Spesification 10A Sertifikat American Petroleum
Institute Certification from American Petroleum Institute
8 ISO/IEC 17025:2005 Sertifikasi Akreditasi Laboratorium Pengujian Bahan (LP-151-DN)
Certificate of Material Testing Laboratory Accreditation
9 ISPS Code Kode Internasional Sistem Pengamanan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan
International Ship and Port Facility System Code
10 IMS Sistem Manajemen Terintegrasi
Integrated Management System
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report9
PENGHARGAAN
AWARDS
Bulan
Month
Tanggal
Date
Penghargaan
Awards
May
2 Awards in the categories of the First Winner in Basic Material and Chemicals Industry and The Best 20 of
Most Admired Companies in Indonesia.
Awarded by Fortune Magazine.
13 Award as CEO of Choice 2013.
Awarded by SWA Magazine.
June
27 BUMN Innovative Award 2013 in the category of The Best Corporate Innovative Culture & Management.
27 •	 The Best Innovative of Green Product
•	 The Best Product Innovation of Energy & Mining Sector
•	 The Best Technology Innovative Energy & Minning Sector
Awarded by SOE Ministry
27 •	 Award in the category of Indonesia Best Public Companies 2013 category.
•	 ASEAN Best Public Companies 2013.
•	 The 1st Rank of Indonesia Best Public Companies 2013.
Awarded by SWA Magazine
July
2 •	 Award in the categroy of the Best Issuer of Basic Industry and Chemicals Sector
•	 President Director of Semen Indonesia as CEO of The Year 2013.
Awarded by Bisnis Indonesia newspaper
4 •	 Asia’s Best Companies kategori Best Corporate Governance.
•	 Best Corporate Social Responsibility.
•	 Most Committed to a Strong Dividend Policy.
Awarded by Finance Asia Magazine.
August
21 Social Business Innovation Award & Best Green CEO Award 2013 in the category of The winer of Social
Business Innovation and The Best Green CEO.
Awarded by Warta Ekonomi magazine.
October
30 Award in the category of The Best SOE in Cement Industry
Awarded by Infobank Magazine
30 Anual IICD Corporate Governance Award in the category of Best Non-Finance Sector Awarded by Investor
magazine.
November
29 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk and President Director Dwi Soetjipto received SPS awards in
Corporate category.
Awarded by the Indonesian News Publisher’s Association (SPS)
December
10 Gold Proper award.
Awarded by Ministry of Environment
17 Indonesia Sustanibility Reporting Award 2013 as the Best CSR Report in the Infrastructure category.
Awarded by National Center for Sustainability Reporting.
Sambutan Direksi
Board of Directors Message
Laporan Keberlanjutan 2013 10
[G4-1] [G4-2]
Transformasi tentu
membawakonsekuensi
bagi perusahaan,
namun di tengah
tantangan, Perseroan
berhasil tumbuh
dan memperoleh
pencapaian dalam
keberlanjutan.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report11
Kami Tumbuh Tanpa Henti
Tahun 2014 ini tepat satu tahun PT
Semen Indonesia (Persero) Tbk.,
menjadi perusahaan induk atau
holding company dari kelompok
usaha: Semen Indonesia Grup (SIMG).
Pergantian nama merupakan bagian
dari proses transformasi Perseroan
untuk menjadi pelaku industri semen
global dengan tata kelola berstandar
dunia. [G4-13]
Transformasi yang kini terus
berlangsung, tentu saja membawa
konsekuensi bagi Perseroan dan
entitas anak usaha. Terutama pada
upaya bersama untuk melaksanakan
prinsip-prinsip keberlanjutan, demi
kesinambungan bisnis di masa
mendatang.
Patut disyukuri bahwa transformasi
ini telah memberikan pengaruh positif
pada kinerja keberlanjutan Perseroan,
baik pada aspek ekonomi, lingkungan
maupun sosial. Perubahan ini menjadi
titik awal bagi kami untuk mulai
bertumbuh bersama. Oleh karena itu,
Laporan Keberlanjutan kali ini akan
menjadi dasar: ‘Kami Tumbuh Tanpa
Henti’.
Kinerja Ekonomi
Pada aspek ekonomi, transformasi
menjadi SMIG telah meningkatkan
kapasitas produksi menjadi 30 juta
ton per tahun. Volume seluruh produk
semen yang terjual pada tahun 2013
mencapai 27,81 juta ton, atau 43,9
persen dari seluruh penjualan semen
di dalam negeri. Meningkatnya volume
penjualan menjadikan pendapatan
Perseroan pada tahun buku 2013 juga
mengalami kenaikan, menjadi Rp24,5
triliun dengan laba bersih sebesar
Rp5,4 triliun.
We Rise, Always!
The year 2014 is the first anniversary
of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.,
the holding company of a business
group: Semen Indonesia Grup (SIMG).
The name change is part of the
Company’s transformation process to
be the global cement industry with
world standard governance. [G4-13]
Transformation that is now continuing
brings consequences for the Company
and its subsidiaries. Especially on
collective efforts to implement the
principles of sustainability for business
continuity in the future.
We should be grateful that
this transformation has given
positive impact on the Company’s
sustainability performancen both in
the economic, environmental and
social performance. This change
becomes a starting point for us to
start growing together. Therefore, this
Sustainability Report will become a
foundation: ‘This Moment We Rise’.
Economic Performance
In the economic aspect, the
transformation into SMIG has
increased production capacity to
30 million tons per year. The entire
volume of cement products sold in
2013 reached 27.81 million tons, or
43.9 percent of total cement sales in
the country. Increased sales volume
also raised the Company’s revenues in
the fiscal year 2013 to Rp24.5 billion
with a net profit of Rp5.4 trillion.
43.9%
Memenuhi kebutuhan
semen pasar nasional
Share of national cement
market covered
Sambutan Direksi
Board of Directors Message
Laporan Keberlanjutan 2013 12
Langkah strategis 2013
Strategic actions 2013
Dua pabrik pengemasan
dalam pembangunan
Two packing plants are near
completion
Pelabuhan khusus semen
dalam pembangunan
Another cement port is
under development
Pembangunan gudang
Build warehouses
Kami memahami, sangat tidak
mudah mempertahankan dan bahkan
meningkatkan pencapaian tersebut
di masa-masa mendatang. Tantangan
dan risiko yang dihadapi akan lebih
komplek, mengingat persaingan
industri semen di Indonesia semakin
ketat. Tidak hanya karena industri
semen yang ada sekarang ini terus
meningkatkan kapasitas produksi
dan penjualannya, tetapi juga karena
hadirnya pelaku baru dalam industri
semen dengan latar belakang sebagai
perusahaan semen global.
Namun demikian Perseroan tetap
menangkap peluang untuk bisa
meningkatkan kinerja keberlanjutan
di masa mendatang. Pertumbuhan
ekonomi Indonesia yang senantiasa
positif dan berada di kisaran
6%, meningkatnya jumlah kelas
menengah, serta masih rendahnya
penggunaan semen yang berkisar
225 kilogram/kapita, menjadi faktor
yang akan mendorong pertambahan
permintaan dan penyerapan pasar
semen di Indonesia sehingga pasar
semen tetaplah menjanjikan.
Menghadapi hal ini, Perseroan telah
dan akan melakukan langkah strategis,
berupa:
1.	Memperbanyak pabrik pengemasan
(packing plants) yang saat ini
berjumlah 21 buah. Tahun ini ada
dua pabrik pengemasan yakni di
Banjarmasin, Kalimantan Selatan
dan di Mamuju, Sulawesi Selatan
yang mendekati penyelesaian.
2.	Menambah pelabuhan khusus
semen yang kini ada 11 buah.
3.	Membangun gudang (warehouse)
yang sekarang berjumlah 30 buah.
We understand that it is not easy
to maintain and even accomplish
higher achievements in the future.
Challenges and risks will be more
complex, given the competition in
the Indonesian cement industry is
getting tighter. Not only because
of the existing cement industries
continue to increase their production
capacity and sales, but also because
of the presence of new players in the
cement industry with a background as
global cement companies.
However, the Company can still
seize the opportunities to improve
sustainability performance in the
future. Indonesia’s economic growth
has always been positive and within
the range of 6 %, the increasing
number of middle class, as well as
the use of cement that is still low at
approximately 225 kg/capita, become
the factors that will drive demand and
increase the absorption of cement
market in Indonesia which makes
cement market remain promising.
To deal with this, the Company has
taken and will perform strategic
actions, such as:
1.	Increasing the number of packing
plants, currently there are 21
plants. This year two packing plants
located in Banjarmasin, South
Kalimantan and in Mamuju, South
Sulawesi are near completion.
2.	Adding the number of cement
special ports, currently there are 11
ports.
3.	Building warehouses, currently
there are 30 warehouses.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report13
Selain itu, melalui entitas anak usaha:
PT Semen Gresik dan PT Semen
Padang, SIMG pada tahun 2014
melanjutkan pembangunan dua pabrik
semen baru. Masing-masing berlokasi
di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah
dan di Indarung, Kota Padang.
Pembangunan pabrik baru dan
upgrading kapasitas pabrik semen
yang sudah ada, secara langsung akan
meningkatkan kapasitas produksi
semen Perseroan. Diperkirakan pada
tahun 2017 mendatang, kapasitas
produksi seluruh pabrik semen di
lingkungan Perseroan akan mencapai
40,8 juta ton per tahun.
Kinerja Lingkungan
Pada aspek lingkungan, penerapan
prinsip-prinsip keberlanjutan telah
menjadikan Semen Indonesia berhasil
mempertahankan peringkat Proper
Emas. Sementara entitas anak usaha:
PT Semen Padang memperoleh
peringkat Proper Hijau dan PT Semen
Tonasa mendapat peringkat Proper
Biru.
Selama tahun 2013, kami juga
melanjutkan berbagai program dan
inovasi yang ditujukan untuk menekan
tingkat konsumsi bahan bakar, dan
menurunkan emisi gas rumah kaca
(GRK). Adapun hasil yang didapat
adalah:
1.	Penurunan konsumsi energi per
satuan produksi (MJ/Ton Semen)
sebesar 13% dalam kurun waktu
tahun 2009-2013, sehingga
menjadikan perusahaan semen
pengonsumsi energi terendah.
2.	Penurunan emisi CO2
per satuan
produksi (KgCO2
/Ton Semen)
sekitar 7% selama kkurun waktu
tahun 2009 – 2013.
In addition, through its subsidiaries,
PT Semen Gresik and PT Semen
Padang, SIMG in 2014 to continue
the construction of two new cement
plants. The plants are located in
Rembang Regency, Central Java and
in Indarung, Padang City.
Construction of new plants and
upgrading the capacity of existing
cement plants will directly increase
the Company’s cement production
capacity. In 2017, the entire production
capacity of cement plants within the
Company is estimated to reach 40.8
million tons per year.
Environmental Performance
In the environmental aspect, with the
application of sustainability principles
Semen Indonesia has managed to
retain Gold Proper rating. Meanwhile,
subsidiary PT Semen Padang received
Green Proper rating and PT Semen
Tonasa received Blue Proper rating.
During 2013, we also continued
various programs and innovations
aimed at controlling fuel consumption
and reducing greenhouse gas (GHG)
emissions. The results are:
1.	The decrease in energy
consumption per unit of production
(MJ/Ton Cement) by 13% in the
period 2009 to 2013, making the
company as the cement company
with lowest energy consumption.
2.	Reduction of CO2
emissions per
unit of production (KgCO2
/Ton
Cement) by approximately 7% over
the period 2009 to 2013.
40.8
Ton kapasitas produksi
semen per tahun di
tahun 2017
Tonnes of cement
production capacity per year
by 2017
Sambutan Direksi
Board of Directors Message
Laporan Keberlanjutan 2013 14
Di masa mendatang, Perseroan tetap
melanjutkan berbagai kebijakan, upaya
dan juga inovasi di bidang pelestarian
lingkungan, guna mendukung
pencapaian kami untuk menjadi
industri semen ramah lingkungan. Ada
dua hal yang menjadi penekanan pada
kurun waktu mendatang.
Pertama, pengelolaan dan
pemanfaatan energi, mengingat
kebutuhan energi sangat
mempengaruhi biaya produksi.
Perseroan terus meningkatkan
pemakaian berbagai sumber alternatif
energi. Di antaranya pemanfaatan
biomassa yang saat ini mencapai 5-8
persen dari total kebutuhan energi,
dan pembangunan pembangkit listrik
berbasis pemanfaatan waste heat
recovery power generator (WHRPG)
di pabrik Tuban dengan kapasitas 26,8
MegaWatt.
Kedua, menjadikan pembangunan
pabrik baru di Kabupaten Rembang
dan Indarung, sebagai contoh dari
industri semen ramah lingkungan.
Untuk itu pelaksanaan proyek
dilakukan mengedepankan
pendekatan dialog dengan segenap
pemangku kepentingan, terutama
masyarakat lokal. Perseroan juga
menghindari pemanfaatan lahan yang
memiliki nilai keanekaragaman hayati
sebagai lokasi tapak pabrik maupun
lahan tambang, serta pemanfaatan
teknologi terbaru proses produksi
semen yang meminimalkan potensi
pencemaran lingkungan.
In the future, the Company will
continue the policies, efforts and
innovations in the environmental
preservation, to support our
achievement to be an environmentally
friendly cement industry. We are
focusing on two issues for the
upcoming period.
First, management and uses of
energy, considering the energy
requirements significantly affect the
cost of production. The Company
continues to increase the use of
alternative energy sources. This
includes biomass utilization, which
currently account for 5-8 percent
of the total energy need, and
construction of waste heat recovery
based power generator (WHRPG) at
Tuban plant with a capacity of 26.8
megawatts.
Second, making the construction
of new plants in Rembang and
Indarung regencies, as an example
of green cement industry. Therefore
the projects are implemented
by prioritizing dialogue approach
with all stakeholders, especially
local communities. The Company
also avoids utilization of land with
biodiversity value as the site of plants
and mines, as well as the application
of the latest technology for cement
production process that minimizes
environmental pollution potential.
13%
Penurunan konsumsi
energi per ton produksi
Reduction on energy
requirement per ton
production
7%
Penurunan emisi CO2
per ton produksi
Reduction on CO2
emission
per ton production
Pencapaian Inovasi
2013
Inovative Achievement
2013
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report15
Kinerja Sosial
Pada aspek sosial, prinsip-prinsip
keberlanjutan dilaksanakan dengan
konsep pemberdayaan masyarakat
di sekitar pabrik beroperasi maupun
di sekitar lokasi penambangan
bahan baku. Program pemberdayaan
diwujudkan melalui Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan,
serta pemenuhan tanggung jawab
sosial perusahaan (corporate social
responsibility atau CSR).
Kami terus meningkatkan jumlah
pelaku usaha mikro, kecil dan
menengah yang menjadi mitra
binaan dalam Program Kemitraan,
serta membuat usaha mereka kian
berkembang. Dengan demikian
kehadiran mereka akan dapat
menyerap tenaga kerja sehingga
masyarakat dapat merasakan
manfaat tidak langsung dari kehadiran
Perseroan bersama entitas anak.
Sama halnya dalam program Bina
Lingkungan. Perseroan terus
membantu pembangunan sarana/
prasarana yang dapat meningkatkan
kualitas lingkungan tempat tinggal,
serta kesejahteraan hidup dari
masyarakat yang menerima bantuan.
Secara berkesinambungan, Perseroan
bersama entitas anak usaha
juga memberikan bantuan sosial
kemasyarakatan.
Khusus bantuan sosial
kemasyarakatan, Semen Indonesia
mengalokasikan 40% dana CSR untuk
peningkatan kualitas pendidikan. Baik
melalui pemberian beasiswa, bantuan
pengadaan fasilitas belajar-mengajar,
maupun bantuan pelatihan praktis.
Social Performance
In social aspect, sustainability
principles are implemented with the
empowerment of community around
the plant operations or in the vicinity
of the mining of raw materials. The
empowerment program is realized
through Partnership Program and
Community Development, as well
as the fulfillment of corporate social
responsibility (CSR).
We continue to increase the
number of micro, small and medium
enterprises, who are becoming
partners in the Partnership Program,
as well as develop their businesses.
Thus their presence will be able
to absorb manpower so that the
community may benefit indirectly
from the presence of the Company
and its subsidiaries.
Similar with Community Development
program. The Company continues to
support the development of facilities
and infrastructure that can improve
the quality of the living environment,
as well as the welfare of the
beneficiaries. The Company and its
subsidiaries also continuously provide
social assistance.
For social assistance, Semen
Indonesia especially allocates 40%
of CSR funds for quality of education
improvement. It is provided through
scholarships, teaching aids and
learning facilities, as well as practical
training support.
Sekolah Tinggi
Manajemen Semen
Indonesia (STiMSI)
didirikan sebagai pusat
keunggulan dalam
menyiapkan SDM
unggul dan kinerja
unggul
Semen Indonesia School
of Management (STIMSI)
established as a center of
excellence in preparing
best people and excellent
performance.
Sambutan Direksi
Board of Directors Message
Laporan Keberlanjutan 2013 16
Pada tahun 2013 pula, Semen
Indonesia telah mendirikan Sekolah
Tinggi Manajemen Semen Indonesia
(STiMSI). Keberadaan STiMSI menjadi
bagian dari strategi pembentukan
Semen Indonesia Center of The
CHAMP (SICC), sebagai pusat
keunggulan dalam menyiapkan SDM
unggul dan kinerja unggul.
Tata kelola keberlanjutan
Untuk mengoptimalkan pelaksanaan
tanggung jawab sosial perusahaan,
pada tahun 2013 Semen Indonesia
telah membentuk Departemen
CSR yang akan membantu Direksi
dalam merencanakan, menerapkan,
maupun evaluasi terkait pelaksanaan
tanggung jawab sosial. Selain itu telah
disusun pula Cetak Biru CSR, yang
menjadi pedoman dalam mewujudkan
komitmen keberlanjutan oleh seluruh
perusahaan di dalam Perseroan.
Cetak Biru CSR mencerminkan
suatu konsep yang menempatkan
pelaksanaan tanggung jawab sosial
dan lingkungan sebagai upaya efektif
bagi peningkatan reputasi sekaligus
menjamin keberlanjutan Perseroan
sebagai perusahaan induk maupun
entitas anak. Kami menyadari
sepenuhnya, bahwa agenda untuk
mencapai keberlanjutan penting untuk
dipahami oleh semua unsur sebagai
sebuah tanggung jawab dan aktivitas
lintas departemen yang melibatkan
seluruh unsur perusahaan dalam grup.
In 2013, Semen Indonesia has set
up the Semen Indonesia School of
Management (STIMSI). STIMSI is part
of the strategy for the establishment
of the Semen Indonesia Center of
The CHAMP (SICC), as a center of
excellence in preparing best people
and excellent performance.
Sustainability governance
To optimize the implementation of
corporate social responsibility, in
2013 Semen Indonesia established
CSR Department that will assist
the Board of Directors in planning,
implementing, and evaluation
related to the implementation of
social responsibility. In addition,
CSR Blueprint has been prepared
to be used as guidelines in realizing
sustainability commitments by all
companies within the Company.
CSR Blueprint reflects a concept that
puts the implementation of social and
environmental responsibility as an
effective means to improve reputation
whilst ensuring the sustainability of
the Company as a holding company
and subsidiaries. We are fully
aware that the agenda to achieve
sustainability needs to be understood
by all elements as inter-departmental
responsibility and activities that
involve all elements of the company
within the group.
Pembentukan
Departemen CSR
dibawah Direksi
Establishment of CSR
Department under Directors
Cetak Biru CSR
disusun sebagai
pedoman oleh seluruh
perusahaan di dalam
Perseroan.
CSR Blueprint prepared as
guideline for all firms within
the Company.
Peningkatan tata
kelola keberlanjutan
GCG Improvement for
sustainability
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report17
Gresik,
Maret | March 2014
Dwi Soetjipto
Direktur Utama
President Director
Demikianlah uraian singkat tentang
berbagai pencapaian, tantangan
sekaligus strategi Perseroan dalam
melaksanakan prinsip-prinsip
keberlanjutan serta kepatuhan
pada pelaksanaan tanggung jawab
sosial dan lingkungan, sesuai yang
diamanatkan aturan perundang-
undangan.
Secara rinci, segala uraian yang telah
disampaikan di atas, dapat Anda
simak dan cermati di dalam Laporan
Keberlanjutan 2013 ini. Akhir kata,
perkenankan kami mengucapkan
selamat membaca laporan ini.
We have briefly described about
the Company’s achievements,
challenges and strategy in
implementing sustainability principles
and compliance with the social
and environmental responsibility
implementation, as mandated by the
laws and regulations.
More details of the above descriptions
can be viewed in this Sustainability
Report 2013. We wish you happy
reading.
Profil Perusahaan
Company Profile
Laporan Keberlanjutan 2013 18
Transformasi Bentuk
Strategic Holding
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report19
Strategic holding lebih memantapkan
diri untuk menciptakan pertumbuhan
berkelanjutan, dan menjadi pijakan
untuk menjadi industri semen nasional
dengan jangkauan regional bahkan
global.
Strategic holding has established
itself to create sustainable growth as
the foundation to become a national
cement industry with regional and
even global coverage.
TAHAPAN TRANSFORMASI
BENTUK HOLDING
Transformation Stages of
Holding Structure
NAMA PERUSAHAAN CORPORATE NAME [G4-3]
PT Semen Indonesia (Persero)Tbk.
(Disebut juga sebagai Semen Indonesia, SIMG dan/atau Perseroan dalam laporan ini).
(Also referred to as Semen Indonesia, SIMG and/or Company in this report)
KANTOR PUSAT HEAD OFFICE [G4-5]
Jalan Veteran, Gresik 61122, Jawa Timur - Indonesia
Telepon: +6231 398 1730-32 | Faksimili: +6231 398 3209, 397 2264
Email: ptsi@semenindonesia.com | Website: www.semenindonesia.com
2013
Semen
Gresik
Semen
Padang
SEMEN
INDONESIA
Semen
Tonasa
Semen
Tanlong
Laporan Keberlanjutan 2013 20
Profil Perusahaan
Company Profile
Setelah penetapan strategic holding
di tahun 2012, Perseroan membentuk
PT Semen Gresik di tahun 2013.
Selanjutnya PT Semen Gresik akan
menjadi perusahaan pengelola
(operating corporate) pabrik semen di
Kabupaten Tuban, Jawa Timur. [G4-13]
Di tahun 2013, Perseroan menyusun
strategi peningkatan kapasitas
distribusi maupun produksi.
Peningkatan kapasitas ini di antaranya
pembangunan pabrik pengemasan
(packing plant), penambahan
pelabuhan khusus serta gudang
(warehouse), dan pembangunan dua
pabrik semen baru.
Strategic holding akan memisahkan
fungsi operasional dan fungsi holding
tanpa harus mengabaikan pengelolaan
ekuitas merek (brand equity). Semen
Indonesia hanya akan jadi perusahaan
induk, sedangkan merek-merek di
pasar tetaplah Semen Gresik, Semen
Padang, dan Semen Tonasa, serta
Thang Long Cement. Merek-merek
tersebut sudah mempunyai kekuatan
pasar dengan karakteristiknya masing-
masing. [G4-4]
After the establishment of strategic
holding in 2012, the Company
founded PT Semen Gresik in 2013.
Furthermore, PT Semen Gresik will
be the operating corporate of cement
plant in Tuban Regency, East Java.
[G4-13]
In 2013, the Company formulated
strategy to upgrade distribution and
production capacity. This included
construction of packing plants, more
special ports and warehouses, as
well as the construction of two new
cement plants.
Strategic holding will separate
operational function from holding
function without compromising
brand equity management. Semen
Indonesia will only serve as holding
company, while the brands in the
market will still be Semen Gresik,
Semen Padang, Semen Tonasa, and
Thang Long Cement. These brands
already have market power with their
respective characteristics. [G4-4]
UNIT PRODUKSI
PRODUCTION UNIT
NAMA MEREK
BRAND
PRODUK
PRODUCTS
PT Semen Gresik
PT Semen Padang
PT Semen Tonasa
Thang Long Cement JSC
Semen Gresik
Semen Padang
Semen Tonasa
Thanglong Cement
•	 Ordinary Portland Cement Tipe I
•	 Portland Cement Tipe II
•	 Ordinary Portland Cement Tipe III
•	 Ordinary Portland Cement Tipe V
•	 Portland Pozzoland Cement (PPC)
•	 Portland Composite Cement (PCC)
•	 Super Masonary Cement (SMC)
•	 Oil Well Cement, Class G-HSR (High Sulfate Resistance)
•	 Special Blended Cement (SBC)
•	 Portland Cement Blender (PCB40)
•	 Portland Cement (PC50)
MEREK DAN PRODUK [G4.4]
Brand and Product
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report21
43.9%
Pangsa Pasar Nasional
National Market Share
PT Semen Gresik
PT Semen Padang
PT Semen Tonasa
Thang Long Cement SJC
LAYANAN PASAR [G4-8]
Market Served
VOLUME PENJUALAN
SALE VOLUME
27.81
TOTAL
13.647.27
6.33
2.29
KEPEMILIKAN SAHAM [G4-7]
Share Ownership
Pemerintah Indonesia
Government of
Indonesia
Public
Publik
51,01%
48.99%
WILAYAH OPERASIONAL [G4-6]
Operational Area
Laporan Keberlanjutan 2013 22
Profil Perusahaan
Company Profile
PERUBAHAN OPERASIONAL
SIGNIFIKAN
Selama kurun waktu periode
pelaporan ada beberapa hal signifikan
yang patut disampaikan terkait dengan
operasional Perseroan: [G4-13]
1.	Terhitung sejak 7 Januari 2013
Perseroan resmi menjadi holding
company dan menggunakan nama
baru: PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk.
SIGNIFICANT OPERATIONAL
CHANGES
During the reporting period there
were several significant changes that
should be presented related to the
Company’s operations : [G4-13]
1.	As of January 7, 2013 the Company
officially became a holding
company and use a new name: PT
Semen Indonesia (Persero) Tbk.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report23
SKALA ORGANISASI [G4-9]
SCALE OF ORGANIZATION
JUMLAH KARYAWANTETAP
NUMBER OF EMPLOYEE
2013
2012
2011
6,223
6,439
6,113
TOTAL PENDAPATAN
TOTAL REVENUE
2013
2012
2011
24,501,240
19,598,248
16,378,794
Ekuitas
Equity
Utang
Debt
TOTAL KAPITALISASI
TOTAL CAPITALIZATION
30,792,884
TOTAL ASSETS
8,988,908
21,803,975
2. Pada tanggal 22 Desember 2013,
Perseroan telah mengajukan
permohonan kepada Kementerian
Hukum dan HAM perihal pendirian
entitas anak usaha: PT Semen
Gresik dan telah mendapatkan
persetujuan pada 10 Januari 2014.
Selanjutnya PT Semen Gresik
bertindak sebagai perusahaan
pengelola (operator company)
pabrik semen milik Perseroan
di Kabupaten Tuban, melalui
mekanisme kerjasama operasi
(KSO) yang dilaksanakan bertahap
3. Pada bulan November 2013 telah
selesai dibangun dan beroperasi
secara komersial unit grinding plant
dengan teknologi vertical cement
mill di Pabrik Tuban. Keberadaan
unit baru menjadikan total kapasitas
produksi semen di Pabrik Tuban
bertambah menjadi 14,5 juta ton
semen per tahun.
4. Pada tanggal 20 Desember 2013
– PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.,
dan PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., menandatangani perjanjian
pembentukan perusahaan patungan
(Joint Venture Company) yang
bergerak di bidang produksi slag
powder yang akan mengolah
granulated blast furnace slag
(GBFS) menjadi ground granulated
blast furnace slag (GGBFS)
dengan nama PT Krakatau Semen
Indonesia. Slag powder yang
dihasilkan akan digunakan Semen
Indonesia untuk memproduksi
semen portland komposit (portland
composite cement).
2. On December 22, 2013, the
Company has submitted an
application to the Ministry of
Justice and Human Rights
regarding the establishment of a
subsidiary entity: PT Semen Gresik
and has been approved on January
10, 2014. Furthermore, PT Semen
Gresik is to act as the operator
company for the cement plant
belonging to the Company in Tuban
Regency, through the mechanism
of joint operation (KSO) that is
implemented gradually.
3. In November 2013, grinding plant
unit with vertical cement mill
technology has been completed
and commercially operating in
Tuban Plant. The new unit has
increased total cement production
capacity of Tuban Plant to 14.5
million tons of cement per year.
4. On December 20, 2013 - PT
Krakatau Steel (Persero) Tbk., and
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.,
signed an agreement to establish
forming a Joint Venture Company
engaged in the production of
slag powder, which will process
the granulated blast furnace slag
(GBFS) into ground granulated
blast furnace slag (GGBFS), with
the name of PT Krakatau Semen
Indonesia. The slag powder will
be used by PT Semen Indonesia
to produce portland composite
cement.
Laporan Keberlanjutan 2013 24
Profil Perusahaan
Company Profile
KOMPOSISI PEKERJA
Komposisi pekerja dalam tabulasi
data berikut ini, untuk tahun 2013
menampilkan hanya jumlah pegawai
PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., dan tidak menyertakan jumlah
pegawai entitas anak usaha: PT
Semen Gresik sebagai perusahaan
pengelola (operating corporate) pabrik
di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Seluruh pekerja di lingkungan
Perseroan dan anak usaha dijamin
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang
telah disahkan Kementerian Tenaga
Kerja dan Transmigrasi RI, kecuali
Thang Long Cement Company
(TLCC) Vietnam yang merujuk pada
regulasi dan otoritas berwenang di
Vietnam. PKB yang berlaku menjadi
acuan bersama dalam menyelesaikan
setiap bentuk perselisihan
EMPLOYEE COMPOSITION
The composition of employees
in the following data tabulation,
for the year 2013 shows only the
number of employees of PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk., and does
not include the number of employees
of subsidiary, PT Semen Gresik as a
the operating corporate of the plant in
Tuban Regency, East Java.
All employees in the Company and
its subsidiaries are guaranteed by
the Collective Labor Agreement
(CLA), which has been passed by
the Ministry of Manpower and
Transmigration, except Thang Long
Cement Company (TLCC), which
adheres to Vietnamese regulations
and authorities. The CLA in force is
used as common reference to resolve
any form of industrial disputes, taking
JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN STATUS KEPEGAWAIAN [G4-10]
TOTAL EMPLOYEES BASED ON EMPLOYMENT STATUS
Usia | Age 2013
< 31 Tahun | Year 1,539
31-40 Tahun | Year 1,865
41-50 Tahun | Year 1,625
> 50 Tahun | Year 1,194
Total Pekerja | Total Employees 6,223
JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN JENDER [G4-10]
TOTAL EMPLOYEES BASED ON GENDER
Pendidikan | Education 2013
Pascasarjana | Graduate & Postgraduate 141
Sarjana | Bachelor’s Degree 1,382
D3 | Associate’s Degree 663
SLTA dan lain lain | Highschool and others 4,037
Total Pekerja | Total Employees 6,223
JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN PENEMPATAN KERJA [G4-10]
TOTAL EMPLOYEES BASED ON WORKING PLACEMENT
Jenjang Manajemen | Managerial Rank 2013
Kepala Departemen dan Sederajat
Department Head and equivalent
123
Kepala Biro & Sederajat | Bureau Head & Equivalent 377
Kepala Seksi & Sederajat | Section Head & Equivalent 677
Kepala Regu & Sederajat | Team Head & Equivalent 1,852
Pelaksana | Operator 3,244
Total Pekerja | Total Employees 6,223
* Merupakan jumlah pegawai PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., dan tidak termasuk pegawai entitas anak usaha.
* Total employees of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., excluding employees of subsidiaries
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report25
Sebagai bagian dari pelaksanaan reorganisasi sesuai dengan
pengembangan Perseroan dan rencana ekspansi di masa mendatang,
Perusahaan melakukan penyesuaian jumlah karyawan seiring dengan
perkembangan usaha.
As a part of the implementation of the reorganization in accordance
with Company’s development and future expansion plans, the Company
made adjustments of the number of employees in line with the
business growth
hubungan industrial, dengan tetap
mempertimbangkan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku.
PKB menjamin setiap pekerja baik
anggota serikat pekerja maupun bukan
anggota serikat pekerja. [G4-11]
Keberadaan PKB sekaligus menjamin
terpenuhinya hak-hak normatif para
pekerja. Sepanjang tahun 2013, baik
Perseroan maupun entitas anak
usaha tidak pernah dihadapkan
pada peristiwa pemogokan kerja
yang berlangsung lama hingga
mengganggu operasional. [MM4]
Sesuai perubahan nama menjadi
PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., keberadaan serikat pekerja di
lingkungan Perseroan juga mengalami
pergantian nama. Serikat pekerja yang
sebelumnya ada yakni Serikat Pekerja
Semen Gresik (SPSG), selanjutnya
menjadi Serikat Karyawan Semen
Indonesia (SKSI).
into account the provisions of the
applicable laws and regulations. CLA
guarantees every employee both
members and non-members of the
union. [G4-11]
The CLA also ensures the fulfillment
of employee basic rights. Throughout
2013, both the Company and its
subsidiaries never faced any strike
that lasted long and might disrupt
operations. [MM4]
With the change of name into PT
Semen Indonesia ( Persero ) Tbk., the
workers union within the Company
also changed its name. The name
of union that was previously Semen
Gresik Workers Union (Serikat Pekerja
Semen Gresik or SPSG) to become
Semen Indonesia Workers Union
(Serikat Karyawan Semen Indonesia
or SKSI).
Laporan Keberlanjutan 2013 26
Profil Perusahaan
Company Profile
KEPATUHAN PADA INISIATIF
EKSTERNAL
Perseroan dan entitas anak usaha
senantiasa melakukan upaya
pencegahan kerusakan lingkungan
melalui kepatuhan pada ketentuan
pengelolaan lingkungan hidup,
yakni Undang-Undang No.32 Tahun
2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup dan
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
No.13 Tahun 2010. Kami secara
berkesinambungan menyusun dan
melaporkan Rencana Pengelolaan
Lingkungan (RPL) dan Rencana
Pemantauan Lingkungan (RKL), yang
menjadi bagian dari dokumen Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan
(Amdal). [G4-14]
COMPLIANCE WITH EXTERNAL
INITIATIVES
The Company and its subsidiaries
continue to make the efforts
in preventing damage to the
environment through compliance
with the regulation of environmental
management, Law No. 32 of 2009
on Environmental Conservation and
Management, as well as Minister
of Environment Regulation No.13
of 2010. We continuously prepare
and report the Environmental
Management Plan (RKL) and
Environmental Monitoring Plan
(RPL), which are part of the Analysis
on Environmental Impact (Amdal)
document. [G4-14]
1.	Asosiasi Semen
Indonesia (ASI)
2.	Kamar Dagang dan
Industri Indonesia
(KADIN).
1.	 Indonesian Cement
Association (ASI).
2.	 Indonesian Chamber of
Commerce and Industry
(Kadin).
Keanggotaan asosiasi
Association Membership
[G4-16]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report27
TRANSFORMASI SEPANJANG
2013 DALAM MENDUKUNG
KEBERLANJUTAN
Sebagai kelanjutan atas perubahan
PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., menjadi corporate holding,
maka pada tahun 2013 Perseroan
juga telah melakukan transformasi
satuan kerja yang menjadi pelaksana
dari pemenuhan tanggung jawab
sosial perusahaan (corporate social
responsibility atau CSR) sebagai
bagian dari pelaksanaan prinsip-prinsip
keberlanjutan.
Transformasi yang telah terlaksana
pada kurun waktu periode pelaporan,
adalah:
•	 Pengembangan organisasi CSR
dengan pembentukan Departemen
CSR.
•	 Penetapan kebijakan dan Cetak Biru
CSR Semen Indonesia.
•	 Penyelarasan Program CSR melalui
4 pilar CSR SI: SI Cerdas, SI Prima,
SI Lestari, dan SI Peduli.
TRANSFORMATION
THROUGHOUT 2013 TO SUPPORT
SUSTAINABILITY
As a continuation of changes in PT
Semen Indonesia (Persero) Tbk.,
in becoming a holding company,
the Company in 2013 has also
transformed the working units
that handle the implementation of
corporate social responsibility (CSR)
fulfillment as part of implementation
of the sustainability principles.
The transformation that has been
conducted during the reporting period
including:
•	 CSR organizational development by
establishing CSR Department.
•	 Establishment of Semen Indonesia
CSR policy and Blueprint.
•	 Synchronization of CSR Program
through 4 CSR pillars: SI Cerdas, SI
Prima, SI Lestari, and SI Peduli.
Laporan Keberlanjutan 2013 28
Profil Perusahaan
Company Profile
VISI CSR SI [G4-56]
Menjadi perusahaan persemenan
terkemuka di Indonesia dan Asia
Tenggara.
MISI CSR SI [G4-56]
1.	Memproduksi, memperdagangkan
semen dan produk terkait lainnya
yang berorientasikan kepuasan
konsumen dengan menggunakan
teknologi ramah lingkungan.
2.	Mewujudkan manajemen
berstandar internasional dengan
menjunjung tinggi etika bisnis
dan semangat kebersamaan dan
inovatif.
3.	Meningkatkan keunggulan bersaing
di domestik dan internasional.
4.	Memberdayakan dan
mensinergikan sumber daya yang
dimiliki untuk meningkatkan nilai
tambah secara berkesinambungan.
5.	Memberikan kontribusi dalam
peningkatan kesejahteraan
para pemangku kepentingan
(stakeholders).
SI CSR VISION [G4-56]
To become the foremost cement
company in Indonesia and Southeast
Asia.
SI CSR MISSION [G4-56]
1.	Producing, trading of cement
and other related products
oriented consumer satisfaction
by using environmentally friendly
technology.
2.	Realize management by upholding
international standards of
business ethics and the spirit of
togetherness and innovative.
3.	Increasing competitive advantage
in domestic and international
markets.
4.	Empower and synergize its
resources to increase the value
added on an ongoing basis.
5.	Contribute to the improvement of
stakeholders.
SI CERDAS SI PRIMA SI LESTARI SI PEDULI
PENDIDIKAN PRODUK & LAYANAN LINGKUNGAN SOSIAL EKONOMI
TEMA DAN PILAR STRATEGI CSR SI SI CSR THEME AND STRATEGIC PILLARS
BERSINERGI | SYNERGY
Untuk Keberlanjutan Dengan Meningkatkan SDM dan Menjaga SDA
For Sustainability By Improving Human Resources and Preserving Natural Resources
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report29
PEMASOK DAN RANTAI PASOKAN
Dalam menjalankan kegiatan
usahanya, Perseroan dan setiap
perusahaan unit produksi senantiasa
melibatkan perusahaan lain sebagai
penyedia barang/jasa dalam rantai
pasokan pengadaan kebutuhan
barang/jasa. Perusahaan yang
dilibatkan dalam rantai pasokan adalah
perusahaan-perusahaan di tingkatan
lokal, nasional maupun internasional.
[G4-12]
Kami mendefinisikan perusahaan
lokal adalah perusahaan yang
berkedudukan di provinsi yang sama
dengan perusahaan unit produksi,
sedangkan perusahaan nasional
adalah perusahaan yang wilayah
operasionalnya berada di Indonesia.
SUPPLIERS AND SUPPLY CHAIN
In running its business, the Company
and each production unit company
always involve other companies
as suppliers of goods/services in
the supply chain of goods/services
procurement. The companies involved
in the supply chain are local, national
and international companies. [G4-12]
We define a local company as a
company based in the same province
as the unit production companies.
Meanwhile, a national company is a
company whose operational area is
located in Indonesia.
JUMLAH PEMASOK DAN NILAI KONTRAK PEKERJAAN TAHUN 2013 [G4-12]
NUMBER OF SUPPLIER AND WORKING CONTRACT VALUE, YEAR OF 2013
Unit Bisnis
Business Unit
Pengadaan Barang | Goods Procurement Pengadaan Jasa | Services Procurement
Jumlah Pemasok
Number Of Suppliers
Nilai Kontrak Pekerjaan
Working Contract Values
Jumlah Pemasok
Number Of Suppliers
Nilai Kontrak Pekerjaan
Working Contract Values
PT SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk.
Perusahaan Lokal | Local Company 43 1.987.886.509.591 7 8.440.868.547
Perusahaan Nasional | National Company 231 1.317.578.336.524 113 181.354.248.757
Perusahaan Internasional | International Company 336 7.120.775.986.717 171 1.561.143.043.381
JUMLAH 610 10.426.240.832.832 291 1.750.938.160.685
Keterangan | Notes : Nilai Kontrak Pekerjaan dalam Rupiah | Working Contract Values in IDR
Profil Laporan ini
About this report
Laporan Keberlanjutan 2013 30
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report31
Laporan Keberlanjutan 2013 PT
Semen Indonesia (Persero) Tbk., berisi
pelaksanaan pemenuhan tanggung
jawab sosial yang dilaksanakan
Perseroan dalam kurun waktu 1
Januari hingga 31 Desember 2013.
[G4-28]
Perseroan menerbitkan Laporan
Keberlanjutan setiap tahun. Laporan
ini merupakan kesinambungan
dari pelaporan sebelumnya,
yang diterbitkan bersamaan
penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
tahun buku 2013, pada 25 Maret 2014.
[G4-29] [G4-30]
BATASAN PELAPORAN
Material dalam laporan ini mencakup
segala bentuk pelaksanaan tanggung
jawab sosial yang dilaksanakan
Perseroan. Pada beberapa bahasan
tertentu, juga disampaikan materi
pelaporan dari entitas anak usaha: PT
Semen Gresik, PT Semen Padang,
PT Semen Tonasa dan Thang Long
Cement Company (TLCC) Vietnam.
Khusus untuk laporan keuangan
disajikan sebagai laporan konsolidasi
dan uraian lengkapnya disampaikan
dalam Laporan Tahunan Perseroan.
[G4-17]
Secara umum material pelaporan
mencakup data kualitatif maupun
kuantitatif, yang diperoleh dari Kantor
Pusat Perseroan dan entitas anak
usaha. Khusus pembahasan pada
bagian SI Lestari yang menjelaskan
kinerja lingkungan, informasi diperoleh
dari PT Semen Gresik. Hal ini
dikarenakan sistem konsolidasi data
masih dalam proses pengembangan
karena adanya perubahan struktural
Perseroan sebagai holding corporate.
Sustainability Report 2013 of PT
Semen Indonesia ( Persero ) Tbk.,
contains the implementation of social
responsibility fulfillment conducted
by the Company in the period from
January 1 to December 31, 2013.
[G4-28]
The Company publishes Sustainability
Report annually. This report is a
continuation of the previous reporting,
which was published in conjunction
with the Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) for financial
year 2013, on March 25, 2014. [G4-29]
[G4-30]
REPORTING BOUNDARIES
Materials in this report encompass
all forms of social responsibility
implementation by the Company. At
some particular subjects, there are
reporting material from subsidiaries
PT Semen Gresik, PT Semen Padang,
PT Semen Tonasa and Thang Long
Cement Company (TLCC) Vietnam.
Meanwhile, financial statements are
presented as consolidated report with
a complete description presented in
the Company’s Annual Report. [G4-17]
In general, the reporting materials
consist of qualitative and quantitative
data, collected from the Head Office
of the Company and its subsidiaries.
Information for discussion on SI
Lestari that describes environmental
performance was collected from PT
Semen Gresik. This is because the
system data consolidation is still in the
development process due to structural
changes in the Company as the
holding corporate. Thus, this report
Informasi material
memperhatikan pilar
strategi CSR dan aspek
panduan GRI G4.0.
Material informations
determined based on CSR
strategic pillars and aspect
on GRI 4.0 guidelines.
Profil Laporan ini
About this report
Laporan Keberlanjutan 2013 32
Dengan demikian, laporan ini juga
belum menyertakan pembahasan
aspek-aspek bersifat material dari
entitas anak usaha: TLCC Vietnam.
[G4-20] [G4-21]
Penentuan aspek-aspek dalam
pelaporan yang dinilai bersifat
material, ditentukan berdasarkan
opini internal dan eksternal. Opini
internal mengacu pada Enam Isu
Strategis Perseroan, meliputi: menjaga
kapasitas pertumbuhan, pengelolaan
keamanan energi, pengembangan
citra perusahaan, pendekatan pada
pelanggan, pertumbuhan perusahaan
dan pengelolaan risiko utama. Adapun
untuk opini eksternal didasarkan
pada hal-hal yang kerap menjadi
pemberitaan media massa. [G4-18]
has yet to include a discussion on
material aspects of subsidiary TLCC
Vietnam. [G4-20] [G4-21]
Aspects considered material in this
reporting are determined by internal
and external opinion. Internal opinion
are covering about Six Corporate
Strategic Issues, namely maintaining
capacity growth, energy security
management, corporate image
building, approaches to customers,
corporate growth and top risk
management. Meanwhile, external
opinion is based on issues that often
published by mass media. [G4-18]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report33
High Important
PihakEksternal|ExternalParty
Pihak Internal | Internal Party
Low
Low High
Less Important
More Important
1 2
3 4
Oleh karenanya, dalam pelaporan ini,
kami menyampaikan aspek-aspek
bersifat material dengan merujuk
pada enam isu strategis, dikaitkan
dengan pilar strategi CSR dan aspek
pengungkapan sesuai dengan
panduan GRI G4.0. Informasi ini
adalah sebagai berikut: [G4-19] [G4-23]
Therefore, in this report, we present
material aspects with the reference
to the six strategic issues, associated
with the pillar of CSR strategy
and aspects of the disclosure in
accordance with the GRI G4.0
guideline. This information is as
follows: [G4-19] [G4-23]
SI CERDAS
1.	SI Cerdas : Menjadi Perusahaan Semen Unggul
dengan SDM Andal
•	 Ketenagakerjaan.
•	 K3.
•	 Pelatihan.
2.	SI Prima : Menjadi Perusahaan Semen Global
•	 Kinerja Ekonomi.
•	 Labelisasi produk.
•	 Komunikasi pemasaran.
3.	SI Lestari : Menjadi Perusahaan Semen Ramah
Lingkungan
•	 Material.
•	 Energi.
•	 Air
•	 Emisi.
•	 Efluen dan Limbah.
•	 Keanekaragaman hayati.
•	 Biaya Lingkungan.
4.	SI Peduli : Menjadi Perusahaan Semen Peduli
Masyarakat
•	 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan.
•	 Pelibatan komunitas lokal.
1.	SI Cerdas: Becoming Excellent Cement
Company with Best People
•	 Employment.
•	 K3.
•	 Training.
2.	SI Prima: Becoming Global Cement Company
•	 Economic Performance.
•	 Product labeling.
•	 Marketing communications.
3.	SI Lestari: Becoming Green Cement
Company
•	 Materials.
•	 Energy.
•	 Water
•	 Emissions.
•	 Effluent and Waste.
•	 Biodiversity.
•	 Environmental Cost.
4.	SI Peduli: Becoming Cement Company that
Cares for Community
•	 Significant indirect economic impact.
•	 Local community engagement.
SI PRIMA
SI LESTARI
SI PEDULI
Laporan Keberlanjutan 2013 34
Profil Laporan ini
About this report
PERNYATAAN ULANG DAN
PERUBAHAN LAPORAN
Laporan ini disusun berdasar
Sustainability Reporting Guidelines
(SRG) versi G4.0, yang diterbitkan
Global Reporting Initiatives.
Dengan demikian kami melakukan
penyesuaian terkait material yang
telah dilaporkan sebelumnya
disertai pernyataan ulang pada
beberapa aspek dan indikator,
mengingat laporan terdahulu disusun
menggunakan SRG versi 3.1. [G4-22]
[G4-23]
PENJAMINAN DAN INDEKS ISI
GRI
Mengingat keterbatasan waktu
dalam penyusunan laporan,
Perseroan memutuskan belum
melakukan penjaminan atas Laporan
Keberlanjutan 2013. Namun Semen
Indonesia menjamin kebenaran dan
keabsahan, atas setiap informasi yang
disampaikan dalam laporan ini. [G4-33]
RESTATEMENT AND REPORT
CHANGE
This report was prepared based on the
Sustainability Reporting Guidelines
(SRG) version G4.0, issued by Global
Reporting Initiatives. Therefore we
made adjustments regarding the
materials that have been reported
previously with restatements in some
aspects and indicators, given the
previous report was prepared with
reference to SRG version 3.1. [G4-22]
[G4-23]
ASSURANCE AND GRI CONTENT
INDEX
Given the limited time in preparing
this report, the Company decided
not to perform assurance yet
on Sustainability Report 2013.
However, Semen Indonesia ensures
the accuracy and validity of every
information presented in this report.
[G4-33]
Kami menyatakan Laporan Keberlanjutan 2013
telah memenuhi persyaratan “Core” sesuai
dengan panduan GRI G4.0. Sebagai penguat
pernyataan ini, di bagian akhir pelaporan
disertakan tabulasi Indeks Isi GRI. [G4-32]
We declare the Sustainability Report 2013 has
met the requirements of “Core”. As corroboration
of this statement, we included GRI Content Index
tabulation at the end of the report. [G4-32]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report35
KONTAK TENTANG LAPORAN
Kami mempersilakan para pengguna
laporan ini untuk menyampaikan
berbagai hal dengan menghubungi
alamat di bawah ini: [G4-31]
CONTACT ABOUT THIS REPORT
We invite users of this report to
submit matters by contacting the
address below: [G4-31]
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Contact person : Agung Wiharto
Kantor Pusat | Head Office
Gedung Utama Semen Gresik
Jalan Veteran, Gresik 61122 - Indonesia
Telepon: +6231 398 1732 | Faksimili: +6231 398 3209
Email: ptsi@semenindonesia.com
Website: www.semenindonesia.com & www.csrsemengresik.com
SI CERDAS
Laporan Keberlanjutan 2013 36
SI CERDAS
Menjadi Perusahaan
Semen Unggul
Dengan SDM Andal
Becoming Excellent Cement
Company With Best People
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report37
Laporan Keberlanjutan 2013 38
SI CERDAS
Keberhasilan PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk., menjadi perusahaan
semen terkemuka di tingkat regional
bahkan global, tak bisa dilepaskan
dari dukungan sumber daya manusia
(SDM). Pekerja adalah aset berharga
bagi Perseroan dan juga entitas anak
usaha.
Menyadari pentingnya peranan
pekerja, Perseroan sejak tahun
2009 telah menerapkan Human
Capital Master Plan (HCMP). Sesuai
rencana induk yang telah disusun,
maka penerapan HCMP tahun
2013 memasuki tahapan excellent
performance dan telah mencapai
kondisi yang optimal, serta berada
pada derajat alligment tinggi untuk
menunjukkan high performance
system and culture.
Langkah strategis lain adalah
membentuk Semen Indonesia Center
of The CHAMP (SICC) sebagai pusat
keunggulan dalam menyiapkan
SDM unggul dan kinerja unggul
melalui pengetahuan dan praktik.
Untuk menyiapkan SDM unggul,
SICC melaksanakannya pada 3
bidang: Center of Dynamic Learning;
Center of Knowledge Management;
dan School of Engineering &
Management. Sementara peningkatan
kinerja unggul diwujudkan melalui
bidang pengelolaan: Center of
Technology Research serta Training
and Consulting Services. [G4-DMA]
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
has managed to become the leading
regional or even global cement
company thanks to the support of its
human resources (HR). Employees are
a valuable asset to the Company and
its subsidiaries.
Recognizing the important role of the
employees, since 2009 the Company
has been implementing the Human
Capital Master Plan (HCMP). As
per the established master plan,
HCMP application in 2013 entered
the stage of excellent performance
and has achieved optimal condition,
and is at a high degree of aligment
to demonstrate high performance
system and culture.
Another strategic step is to form
Semen Indonesia Center of The
CHAMP (SICC) as a center of
excellence to prepare best people and
performance through knowledge and
practice. SICC prepares best people
at 3 institutions: Center of Dynamic
Learning; Center of Knowledge
Management; and the School
of Engineering & Management.
Meanwhile excellent performance
improvement is realized through
management institutions: Center of
Technology Research and Training and
Consulting Services. [G4-DMA]
Semen Indonesia
Center of the CHAMP
dibentuk untuk
menyiapkan SDM
unggul
Semen Indonesia Center
of The CHAMP (SICC)
established for preparing
outstanding human
resources
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report39
•	 Center of Dynamic Learning (CDL)
Merupakan institusi “strategic business growth
enabler” melalui pemberdayaan human capital yang
mengintegrasikan seluruh aktivitas dan sumber daya
pembelajaran (organization learning). Basis pembentukan
dan pengembangan CDL adalah memadukan konsep
corporate university dengan pendekatan manajemen
strategis.
•	 Center of Research and Engineering (CRE)
Mengembangkan rancang bangun & rekayasa
teknologi yang mampu menciptakan nilai inovasi, guna
mengantisipasi tantangan menjadi perusahaan rekayasa
kelas dunia.
•	 Center of Knowledge Management (CKM)
Menjadikan Semen Indonesia sebagai sumber
daya pembelajaran yang senantiasa adaptif dengan
mengoptimalisasikan penciptaan dan pengelolaan
pengetahuan.
•	 Universitas Semen Indonesia (USI)
Institusi pendidikan tinggi formal untuk memenuhi
kebutuhan SDM, dengan pondasi akademik yang kuat
dan kompetensi yang tinggi di bidang industri semen
maupun industri-industri terkait. Sebagai langkah awal
mewujudkan USI, saat ini telah berdiri Sekolah Tinggi
Manajemen Semen Indonesia (STiMSI)
•	 SITraining & Consulting Services (SITCS)
Pusat pelatihan & jasa konsultansi di bidang engineering:
untuk memperkuat cluster industri semen di Indonesia.
•	 Center of Dynamic Learning (CDL)
An institution of “strategic business growth enabler”
through human capital empowerment that integrates all
activities and learning resources (learning organization).
The basis of establishment and development of CDL is
to integrate the concept of corporate university with a
strategic management approach
•	 Center of Research and Engineering (CRE)
Develops design and engineering technology that can
create innovation value, to anticipate the challenges of
becoming a world-class engineering company.
•	 Center of Knowledge Management (CKM)
Making Semen Indonesia as a learning resource that is
always adaptive to optimize creation and management
of knowledge.
•	 Universitas Semen Indonesia (USI)
A formal higher education institution to meet the human
resources needs, with a solid academic foundation
and high competencies in the cement industry as well
as related industries. As a first step to realize the USI,
the School of Management of the Indonesian Cement
(STiMSI) has now established.
•	 SITraining & Consulting Services (SITCS)
Training center & consultancy services in the
engineering field: to strengthen the cement industry
cluster in Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2013 40
SI CERDAS
PENDIDIKAN & PENGEMBANGAN
KOMPETENSI
Secara berkesinambungan,
Semen Indonesia juga melakukan
pengembangan human capital (HC)
melalui pelaksanaan program pelatihan
dan pengembangan kompetensi.
Progam yang dilaksanakan, di
antaranya:
•	 Program Pengembangan
Kepemimpinan (Leadership
Development Program), yang
ditujukan bagi para pemimpin di
setiap lini dan tingkatan.
•	 Program Talent Management,
yang ditujukan untuk menyediakan
personel pegawai terbaik. Progam
ini merupakan bentuk pemetaan
karyawan per tingkat jabatan,
berdasarkan parameter kinerja dari
hasil penilaian KPI individu dan
parameter potensi dari penilaian
kompetensi karyawan.
EDUCATION & COMPETENCY
DEVELOPMENT
Semen Indonesia also continuously
develops human capital (HC)
through the implementation of
training programs and competency
development. The implemented
programs including:
•	 Leadership Development Program,
which is intended for leaders at all
lines and levels.
•	 Talent Management Program,
which is intended to provide the
best employee. This program is
a form of employee mapping of
per level of positions, based on
performance parameters from
individual KPIs assessment
results and potential parameters
from employee competency
assessment.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report41
Program pelatihan dan
pengembangan karyawan, terdiri
atas:
1.	Kompetensi Inti, merupakan
kompetensi utama yang harus
dikuasai semua karyawan
sebagai asal terbentuknya
budaya korporasi.
2.	Kompetensi Kepemimpinan.
3.	Kompetensi Teknis terdiri atas
teknis manufaktur dan teknis
nonmanufaktur
Kompetensi tersebut di atas
dikembangkan melalui pelaksanaan
program pelatihan kepakaran
(specialist program) di lingkungan
Perseroan. Dengan demikian
nantinya akan dihasilkan ahli-ahli di
bidang persemenan yang mampu
menjadi keunggulan Perseroan dalam
persaingan dengan pelaku industri
semen lainnya.
Selama tahun 2013, Semen Indonesia
telah menyelenggarakan berbagai
program pelatihan dan pengembangan
kompetensi, yang didasarkan pada
kebutuhan organisasi dan potensi
karyawan yang dirumuskan dalam
training need analysis (TNA).
Program pelatihan diikuti total 37,494
peserta dari jumlah 6.439 pegawai
di lingkungan Semen Indonesia,
sehingga seorang pegawai bisa
mengikuti lebih dari satu jenis
pelatihan.
Adapun total jam pelatihan yang
diselenggarakan tahun 2013 adalah
210.922 jam pelatihan. Dengan
demikian rerata jam pelatihan adalah
5,63 per pegawai per tahun. [G4-LA9]
Employee training and development
program, consisting of:
1.	Core Competency, the main
competencies that must be
mastered by all employees as
the origin of the corporate culture
creation.
2.	Leadership Competencies.
3.	Technical competence consists
of manufacturing and non-
manufacturing techniques.
The above competencies
are developed through the
implementation of specialist programs
in the Company. This program will
produce specialists cement industry
who are capable to contribute for
the Company’s excellence amid
competition with other cement
industry players.
During 2013, Semen Indonesian has
organized various training programs
and competency development,
which were based on the needs
of the organization and employee
potentials formulated in training
need analysis (TNA). The training
programs were attended by a total
of 37,494 participants from 6,439
of total employees within Semen
Indonesia, which means an employee
participated in more than one type of
training.
The total hours of training conducted
in 2013 was 210.922 training hours.
Thus the average training hours was
5,63 per employee per year. [G4-LA9]
Laporan Keberlanjutan 2013 42
SI CERDAS
JUMLAH PESERTA DAN JAM PELATIHAN TAHUN 2013 BERDASARKAN
JENIS PELATIHAN DAN GOLONGAN JABATAN [G4-LA9]
NUMBER OF PARTICIPANTS AND TRAINING HOUR IN 2013 BASED ON
TRAINING TYPE AND JOB RANK
Jenis Pelatihan
Type of Training
Jumlah Peserta
Number of Participant
Jam Pelatihan
Hours Training
Teknis Fungsional
Technical Functionality
9,086 73,307
Manajemen
Management
1,748 34,096
Umum
General
26,166 90,483
Sertifikat
Sertification
494 13,036
Jumlah
Total
37,494 210,922
PENDIRIAN STiMSI
Semen Indonesia memahami
pentingnya menyiapkan SDM
andal, dan senantiasa berupaya
mendapatkan individu-individu
terbaik, dalam proses seleksi dan
rekrutmen yang dijalankan. Untuk
memastikan keberadaan individu-
individu terbaik maka Perseroan
melalui Semen Gresik Foundation
pada tahun 2013 mendirikan Sekolah
Tinggi Management Semen Indonesia
(STiMSI).
Keberadaan STiMSI didukung metode
khusus dalam proses pendidikannya.
Seluruh aset yang dimiliki Semen
Indonesia, akan menjadi laboratorium
bagi STiMSI dalam proses kegiatan
belajar mahasiswa.
STiMSI juga didukung tenaga pengajar
yang merupakan praktisi dari dunia
industri, termasuk dari Semen
Indonesia. STiMSI juga bekerjsama
dengan salah satu lembaga di Jepang
yang membantu praktek kerja
mahasiswa ke luar negeri.
STiMSI ESTABLISHMENT
Semen Indonesia understands the
importance of preparing reliable
human resources, and strives
to get the best individuals in the
implementation of selection and
recruitment process. To ensure the
availability of best individuals, the
Company through Semen Gresik
Foundation in 2013 established Semen
Indonesia School of Management
(STiMSI).
STiMSI is supported with specific
methods in its educational process. All
assets owned by Semen Indonesia,
will be a laboratory for STiMSI in the
learning process of students.
STiMSI is also supported by faculty
members composed of practitioners
in the industry, including from Semen
Indonesia. STiMSI also cooperate with
one of the institutions in Japan that
helps students’ internship abroad.
5.63
Rata-rata jam pelatihan per pekerja
Average Training hour per employees
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report43
Operasional STiMSI ditandai kuliah
perdana untuk angkatan pertama di
tahun akademik 2013 – 2014, pada 11
September 2013 oleh Direktur Utama
Semen Indonesia, Dwi Soetjipto yang
juga Ketua STiMSI. Angkatan pertama
terdiri dari 178 orang mahasiswa untuk
dua program studi, yakni management
dan management rekayasa. Mereka
sebagian besar adalah lulusan SLTA
yang berasal dari Gresik dan Tuban,
Jawa Timur.
PENGEMBANGAN KARIR
PEGAWAI
Perseroan dan entitas anak usaha
memberikan kesempatan yang
sama dan setara kepada setiap
pegawai untuk mengembangkan karir
mereka. Penentuan karir seorang
pegawai didasarkan pada hasil dari
proses evaluasi yang dilaksanakan
manajemen. Proses evaluasi meliputi
penilaian rutin kinerja, data kesehatan
pegawai, manning table unit kerja,
persyaratan dan uraian jabatan,
kompetensi dan kualifikasi pekerja,
serta kebutuhan pencapaian unit kerja.
STiMSI operations marked the
inaugural lecture for the first batch
in the academic year 2013 - 2014,
on September 11, 2013 by Semen
Indonesia President Director, Dwi
Soetjipto, who is also Chairman of
STiMSI. The first batch consisted
of 178 students for two courses,
namely management and engineering
management. They are mostly
graduates from high schools in Gresik
and Tuban, East Java.
EMPLOYEE CAREER
DEVELOPMENT
The Company and its subsidiaris
provide the same and equal
opportunity to all employees to
develop their careers. Determination
of an employee’s career is based on
the results of evaluation carried out
by the management. The evaluation
process includes regular performance
assessment, employee health data,
unit manning table, job requirements
and descriptions, employee
competencies and qualifications,
as well as the need for work unit
achievement.
Laporan Keberlanjutan 2013 44
SI CERDAS
Penilaian kinerja pegawai dijalankan
dengan menggunakan penilaian
kinerja unit kerja dan individu berbasis
Balanced Scorecard. Dengan
menggunakan modul Employee
Performance Management System
(ePMS), maka data penilaian kinerja
dan kompetensi karyawan dikelola
secara terintegrasi.
Berdasarkan hasil evaluasi, Perseroan
selanjutnya melakukan pemetaan
karyawan per tingkat jabatan,
sehingga pegawai dengan kinerja
tinggi dan potensi terbaik akan
mendapatkan promosi jabatan.
Di akhir proses penilaian pada
tahun 2013, ada 608 pegawai yang
mendapatkan promosi jabatan,
sementara pegawai yang dimutasi ada
1.588 orang. Tingginya angka mutasi
pegawai karena pada kurun waktu
periode pelaporan Perseroan telah
membentuk entitas anak usaha baru:
PT Semen Gresik, yang selanjutnya
bertindak sebagai perusahaan
pengelola (operating corporate) pabrik
semen di Tuban, Jawa Timur, dengan
pola kerjasama operasi (KSO). [G4-
LA11]
Employee performance evaluation
is performed by using the Balanced
Scorecard based performance
assessment of work unit and
individual. The Employee Performance
Management System (ePMS)
module integrates the management
of employee performance and
competency assessment data.
Based on the evaluation results, the
Company then conducts employee
mapping per level of position, so that
employees with high performance and
best potential will receive promotion.
At the end of the assessment
process in 2013, as many as 608
employees were promoted, while
1,588 employees were transferred.
The high transfer rate because
during the reporting period the
Company established a new business
subsidiary: PT Semen Gresik, which
later acts as an operating company
for cement plant in Tuban, East Java,
under the scheme of Joint Operation
(KSO). [G4-LA11]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report45
PENERIMAAN PEGAWAI BARU
Semen Indonesia secara
berkesinambungan melakukan
evaluasi terhadap perencanaan SDM
melalui analisis kebutuhan kerja
(workload analysis). Melalui upaya
tersebut akan dirumuskan jumlah
optimal SDM pendukung operasional,
terkait keberlangsungan maupun
pengembangan bisnis Perseroan.
Termasuk pelaksanaan program
rekrutmen sesuai bidang yang
dibutuhkan dan kompetensi yang
dipersyaratkan.
Pada tahun 2013, ada 88 orang yang
diterima bekerja sebagai pegawai baru
di lingkungan Semen Indonesia, terdiri
dari 84 pegawai pria dan 4 pegawai
perempuan. Adapun pegawai yang
meninggalkan Perseroan berjumlah
132 orang atau 7,7% dari total jumlah
pegawai tetap, dengan rincian: [G4-
LA1]
•	 Pensiun 125 orang.
•	 Mengundurkan diri 6 orang.
•	 Meninggal dunia 1 orang.
NEW EMPLOYEE RECRUITMENT
Semen Indonesia continuously
performs evaluation on HR planning
through workload analysis. The results
of this evaluation will be used to
formulate optimum number of HR
operational support, related to the
sustainability and development of
the Company’s business. It includes
the implementation of recruitment
program according to required fields
and and required competencies.
In 2013, as many as 88 people were
hired as new employees at Semen
Indonesia, consisting of 84 male
employees and 4 female employees.
As for the employees who left the
Company were 132 people or 7.7%
of total permanent employees,
consisting of : [G4-LA1]
•	 Retirement: 125 people.
•	 Resignation: 6 people.
•	 Passed away: 1 people.
Laporan Keberlanjutan 2013 46
SI CERDAS
IMBAL JASA PEKERJAAN
Besaran imbal jasa pekerjaan
yang ditentukan Perseroan, tidak
membedakan pegawai laki-laki
maupun pegawai perempuan,
dan pembedaan lain yang dapat
mengindikasikan terjadinya praktik-
praktik diskriminasi dalam bekerja.
Pembedaan hanya didasarkan pada
status kepegawaian, sebagai pegawai
tetap dan pegawai tidak tetap.
Ada beberapa tunjangan yang bersifat
tetap dan diberikan kepada setiap
pekerja baik pegawai tetap maupun
pegawai tidak tetap. Tunjangan
dimaksud adalah tunjangan kesehatan,
tunjangan kelahiran termasuk fasilitas
cuti kelahiran, tunjangan pensiun, dan
tunjangan hari raya (THR). [G4-LA2]
Khusus pelaksanaan cuti kelahiran
bagi pekerja perempuan, diberikan
untuk jangka waktu 90 hari kalender.
Selama tahun 2013 ada 6 pekerja
perempuan yang menjalani cuti
kelahiran. Perseroan dan entitas
anak usaha memberikan jaminan
kepada pekerja perempuan yang telah
selesai menjalani cuti kelahiran, untuk
diterima bekerja kembali pada posisi
semula. [G4-LA3]
Hal sama juga berlaku bagi
pekerja yang cuti karena keperluan
menjalankan ibadah haji. Lama
pelaksanaan cuti disesuaikan dengan
penetapan waktu pelaksanaan ibadah
haji yang ditentukan Pemerintah.
Total ada 15 pekerja di lingkungan
Semen Indonesia, yang cuti karena
keperluan ibadah haji pada tahun 2013.
Selanjutnya mereka telah diterima
bekerja kembali pada posisi semula
selesai melaksanakan cuti ibadah haji.
COMPENSATION
The amount of compensation
determined by the Company does not
differentiate male employees from
female employees, or other different
treatment that may indicate the
occurrence of discriminatory practices
at workplace. The difference may take
place based solely on employment
status as permanent employees and
non-permanent employees.
There are several benefits that are
permanent and provided to every
employee both permanent employees
and non-permanent employees. The
allowances are health allowance,
maternity allowance including
maternity leave, retirement benefits
and religious holiday allowance (THR).
[G4-LA2]
Maternity leave for female workers
is provided for a period of 90
calendar days. During 2013, there
were 6 female employees who took
maternity leave. The Company and
its subsidiaries provide assurance
to female employees who have
completed their maternity leave, to be
reemployed to their original position.
[G4-LA3]
The same also applies to employees
who take leave for hajj pilgrimage.
The duration of leave is adapted to
the time specified for Hajj pilgrimage
by the Government. There were 15
employees of Semen Indonesia, who
took leave to perform pilgrimage in
2013. They have resumed their work at
their original position after completing
the Hajj leave.
15
Pegawai menjalani cuti
ibadah haji
Employees took leave to
perform hajj pilgrimage
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report47
KESEHATAN DAN KESELAMATAN
KERJA (K3)
Sejalan dengan visi untuk menjadi
perusahaan semen terkemuka di
tingkat regional bahkan global, Semen
Indonesia bersama entitas anak usaha
senantiasa menerapkan praktik-praktik
terbaik keselamatan dan kesehatan
kerja (K3).
Hingga akhir periode pelaporan,
kami terus berupaya melakukan
inovasi guna meningkatkan kualitas
penerapan K3. Beberapa bentuk
inovasi yang telah dilaksanakan, di
antaranya:
OCCUPATIONAL HEALTH AND
SAFETY (K3)
In line with its vision to be the leading
regional or even global cement
company, Semen Indonesia together
with its subsidiaries continue to apply
the best practices of occupational
safety and health (K3).
By the end of the reporting period,
we continue to make innovation in
order to improve the quality of K3
implementation. Some forms of
innovation that have been conducted,
including:
Laporan Keberlanjutan 2013 48
SI CERDAS
Penerapan SMS Gateway K3 di PT
Semen Padang.
Short Message Service (SMS)
Gateway merupakan sistem informasi
untuk mempersingkat pelaporan
informasi seperti kecelakaan,
kebakaran dan hal lain terkait K3.
Langkah operasional dari sistem SMS
Gateway dimulai dari kejadian awal
kecelakaan, kebakaran, potensi bahaya
yang dapat menimbulkan kondisi
darurat.
Personel terdaftar yang berada di
dekat area kejadian memastikan
kondisi kebakaran atau kecelakaan.
Kemudian personel tersebut segera
mengirim SMS kepada server SMS
Gateway, dan selanjutnya server
aplikasi akan meneruskan pesan
tersebut ke seluruh grup yang
ditentukan.
Personel penerima SMS notifikasi
harus melakukan koordinasi dan
melakukan tindakan, atau sesegera
mungkin melakukan tindakan
pencegahan dan penanganan kejadian
kecelakaan, kebakaran atau potensi
bahaya di lapangan.
KOMITE BERSAMA K3
Komitmen pada penyelenggaraan
praktik-praktik terbaik K3, juga
diwujudkan dengan membentuk
komite bersama K3. Komite
dimaksud adalah Panitia Pembinaan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(P2K3), yang ada di lingkungan pabrik
yang dikelola entitas anak usaha.
Khusus untuk Persero, tidak dibentuk
P2K3 karena sifatnya sebagai strategic
holding company. Adapun Thang
Long Cement Vietnam, pembentukan
komite bersama K3 diatur tersendiri,
sesuai dengan undang-undang
setempat yang mengatur ketentuan
mengenai ketenagakerjaan di Vietnam.
SMS Gateway application of K3 at
PT Semen Padang.
Short Message Service (SMS)
Gateway is an information system
to streamline reporting information
such as accidents, fires and other K3-
related matters. Operational steps of
the SMS Gateway system starts from
the initial occurrence of accidents,
fires, hazard potentials that could
cause an emergency condition.
Registered personnel who are near
the incident area to ascertain the
condition of fire or accident. The
personnel then immediately send an
SMS to the SMS Gateway server,
and then the application server will
forward the message to all designated
group.
SMS notification recipients must
coordinate and take action, or as soon
as possible take precautions and
handling the accidents, fires or hazard
potentials in the field.
K3 JOINT COMMITTEE
Commitment to the implementation
of OSH best practices is also realized
by forming an K3 joint committee.
The committee is referred to as
Occupational Safety and Health
Development Committee (P2K3),
which is established at the plants
managed by subsidiaries.
However, P2K3 is not established
within the Company due to its role
as a strategic holding company.
Meanwhile, the formation of K3 joint
committee at Thang Long Cement
Vietnam is regulated separately,
in accordance with local laws that
govern employment matters in
Vietnam.
86%
Penurunan jumlah
kecelakaan kerja
Reduction on work accident
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report49
Sebagai komite bersama K3,
anggota P2K3 terdiri dari perwakilan
perusahaan dan perwakilan pekerja.
Selanjutnya mereka secara bersama-
sama melakukan pemantauan
kepatuhan pelaksanaan K3.
PERISTIWA KECELAKAAN KERJA
Selama tahun 2013 tidak ada peristiwa
kecelakaan kerja bersifat fatal, yang
terjadi di Perseroan maupun entitas
anak usaha. Hanya ada dua peristiwa
kecelakaan kerja ringan di lingkungan
pabrik Semen Indonesia di Tuban.
[G4-LA6]
As the K3 joint committee, P2K3
members consist of representatives
of the company and employees.
Furthermore, they jointly conduct
monitoring on the compliance of K3
implementation.
WORK ACCIDENTS
During 2013, there was no fatal work
accident occurred at the Company and
subsidiaries. There were two minor
work accidents took place in 2013
at Semen Indonesia’s plant in Tuban.
[G4-LA6]
JUMLAH PEGAWAI DALAM KEPENGURUSAN K3 [G4-LA5]
NUMBER OF EMPLOYEES IN K3 MANAGEMENT
Unit Kerja
Working Unit
2011 2012 2013
Keselamatan Kerja | Occupational Safety 22 22 22
Kesehatan Kerja | Occupational Health 5 5 5
Jumlah |Total 27 27 27
JUMLAH PERISTIWA KECELAKAAN KERJA [G4-LA6]
NUMBER OF WORK ACCIDENTS
Tingkat Kecelakaan Kerja
Occupation Accident Level
2011 2012 2013
Ringan | Minor 3 1 2
Sedang | Major 10 14 0
Fatal | Fatal 0 0 0
Jumlah |Total 13 15 2
TINGKAT INJURY RATE (IR) DAN FREQUENCY RATE (FR) [G4-LA6]
LEVEL OF INJURY RATE AND FREQUENCY RATE
Unit Kerja
Working Unit
2011 2012 2013
Tingkat Keparahan (SR) | Severity Rate 71.96 5.71 2.05
Tingkat Kekerapan (FR) | Frequency Rate 7.57 1.01 0.51
Laporan Keberlanjutan 2013 50
SI CERDAS
PEMBAHASAN K3 DALAM PKB
[G4-LA8]
Masing-masing PKB yang berlaku di
Perseroan dan entitas anak usaha
telah mencantumkan pembahasan
mengenai K3. Hal ini menegaskan,
kepatuhan dan pelaksanaan K3
bersifat mutlak dipenuhi, baik oleh
perusahaan maupun para pekerja.
Dalam PKB diatur kewajiban
masing-masing perusahaan untuk
menciptakan kondisi kerja yang
menjamin keselamatan kerja dan
kesehatan kerja para pekerja,
termasuk menyediakan peralatan
keselamatan kerja dan fasilitas
kesehatan kerja, terutama untuk para
pekerja pabrik yang menggunakan
alat berat atau mesin berisiko tinggi.
[G4-LA7]
K3 DISCUSSION IN CLA [G4-LA8]
Each CLA in force in the Company
and its subsidiaries has included
discussion of K3. This confirms that
compliance and implementation of K3
are mandatory to be fulfilled, both by
the company and the employees.
The CLA stipulates obligations of each
company to create working conditions
that ensure the occupational safety
and health of employees, including
the provision of occupational
safety equipment and occupational
health facilities, especially for plant
employees who operate heavy
equipment or high risk machineries.
[G4-LA7]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report51
Sementara para pekerja dituntut
memenuhi segala ketentuan terkait
tata laksana keselamatan maupun
kesehatan selama bekerja. Mereka
juga dapat menolak bekerja bila
kondisinya dinilai membahayakan
keselamatan kerja.
Komitmen kami pada praktik-praktik
terbaik K3 juga diwujudkan melalui
ketersediaan fasilitas kesehatan dan
biaya pengobatan. Secara berkala
dilakukan pemeriksaan kesehatan
menyeluruh (medical check-up)
kepada pegawai serta pemeriksaan
melalui Identifikasi dan Penilaian
Dampak Kegiatan (IPDK) yang bersifat
pencegahan terhadap penyakit-
penyakit serius maupun penyakit-
penyakit akibat kerja.
PELATIHAN UNTUK PEGAWAI
PENSIUN
Sesuai Peraturan Perusahaan dan PKB,
Perseroan dan masing-masing entitas
anak usaha telah menetapkan usia
pensiun normal bagi pegawai adalah
55 tahun. Selanjutnya Perseroan
dan masing-masing entitas anak
usaha memberikan pembekalan
atau pra-kondisi sebagai persiapan
bagi pegawai, yang dilaksanakan
sejak tiga tahun sebelum memasuki
usia pensiun. Pembekalan meliputi
persiapan psikologi, pengetahuan
pengelolaan keuangan, sosialisasi
hak pensiun, dan pelatihan wirausaha
dengan harapan memicu semangat
usaha mandiri setelah pensiun. [G4-
LA10]
Meanwhile, the employees are
expected to abide by all the
terms related to safety and health
governance during work. They can
also refuse to work if conditions
are considered dangerous for their
occupational safety.
Our commitment to K3 best practices
is also realized through the availability
of health facilities and medical costs
coverage. Periodically, medical check-
ups are performed on employees
as well as examination through the
identification and Assessment of
Activity Impact (IPDK), which is the
prevention of serious and occupational
diseases.
TRAINING FOR RETIREES
As per Company Rules and CLA,
the Company and its subsidiaries
have established normal retirement
age for employees at 55 years old.
Furthermore, the Company and each
subsidiary provide an orientation or
pre-conditions as a preparation for the
employees, which is held three years
prior to the retirement. The orientation
program includes psychological
preparation, knowledge of financial
management, dissemination of
pension rights, and entrepreneurship
training that is expected to stimulate
independent business spirit after
retirement. [G4-LA10]
BIAYA KESEHATAN PEGAWAI
MEDICAL COST OF EMPLOYEE
Uraian | Description Satuan | Unit 2011 2012 2013
Biaya Pengobatan | Curative Cost
Rp Miliar
Billion IDR
26.41 26.98 26.91
Biaya Pencegahan | Preventive Cost 0.89 0.92 0.71
Jumlah |Total 27.3 27.9 27.62
Laporan Keberlanjutan 2013 52
SI CERDAS
PROGRAM MANFAAT PENSIUN
[G4-EC3]
Perseroan mendistribusikan perolehan
nilai ekonomi antara lain dalam bentuk
pembayaran imbal jasa pekerjaan
dan manfaat lain kepada pekerja.
Salah satu bentuk manfaat lain adalah
penyelenggaraan program jaminan
masa depan bagi para pekerja.
Sesuai peraturan yang berlaku di
PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., dan entitas anak, usia pensiun
pegawai adalah 55 tahun. Untuk
menjamin masa depan para pegawai,
Perseroan menyertakan mereka pada
penyelenggaraan program pensiun
dan tunjangan hari tua, serta program
pembekalan ketika pegawai memasuki
masa persiapan pensiun.
Penyelenggaraan dan pengelolaan
program manfaat pensiun di
lingkungan PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk., dan PT Semen Gresik,
dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pihak ketiga. Masing-
masing adalah PT Jamsostek, yang
kini menjadi Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial (BPJS) Tenaga Kerja
serta Dana Pensiun Semen Gresik.
Khusus untuk dana pensiun yang
dikelola oleh Dana Pensiun Semen
Gresik, hingga akhir periode pelaporan
mencapai jumlah Rp723,426 miliar.
Para pegawai telah didaftarkan
sebagai peserta program pensiun
manfaat pasti, tabungan kesejahteraan
hari tua (TKHT), asuransi manfaat
pasti, sekaligus jaminan hari tua
(JHT), Jaminan Sosial Tenaga Kerja
(Jamsostek) dan beberapa program
lainnya. Khusus untuk Jamsostek, ada
tiga bentuk program yang dijalankan,
yakni:
PENSION BENEFIT PROGRAM
[G4-EC3]
The Company distributes the
economic value in the form of
compensation payment and other
benefits to employees. One of the
other benefits is the implementation
of old age security programs for
employees.
In accordance with applicable rules
at PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., and its subsidiaries, employee
retirement age is 55 years old.
To guarantee the future of the
employees, the Company enrolls
them in the pension plan and old-age
benefit, as well as orientation program
for preparation when an employee
entered a pre-retirement period.
The pension plan at PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk., and PT
Semen Gresik is implemented and
managed in collaboration with third
parties. They are PT Jamsostek,
which is now the Social Security
Organizing Body (BPJS) of Manpower,
and Semen Gresik Pension Fund. The
pension funds managed by Semen
Gresik Pension Fund, until the end
of the reporting period reached
Rp723.426 billion.
The employees who have been
enrolled in the defined benefit pension
plan, old age welfare savings (TKHT),
defined benefit insurance as well
as old age insurance (JHT), Workers
Social Security (Jamsostek) and
several other programs. Especially for
Jamsostek, there are three programs
implemented, namely :
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report53
•	 JHT dengan ketentuan besaran
premi 3,7% dari pendapatan
pokok dibayarkan karyawan dan
2% lainnya dibayarkan Perseroan.
•	 Jaminan kecelakaan kerja dengan
ketentuan besaran premi 0,89%
dari pendapatan pokok ditanggung
Perseroan.
•	 Jaminan kematian dengan
ketentuan besaran premi 0,3%
dari pendapatan pokok menjadi
tanggungan Perseroan.
•	 JHT with premium 3.7% of basic
salary paid by the employee
and another 2% is paid by the
Company.
•	 Work-related accident benefit
with premium of 0.89% of basic
salary is paid by the Company.
•	 Death benefit with premium of
0.3% of basic salary is paid by the
Company.
SI PRIMA
Laporan Keberlanjutan 2013 54
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report55
SI PRIMA
Menjadi Perusahaan Semen
Regional dan Global
Becoming Regional And Global Cement
Company
Laporan Keberlanjutan 2013 56
SI PRIMA
Tahun 2013 menjadi langkah awal
bagi PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., untuk menjadi perusahaan
semen regional terkemuka di Asia
Tenggara. Kami melaksanakan dua
langkah strategis, yakni mengakuisisi
Thang Long Cement Company (TLCC)
Vietnam dan menjadi strategic holding
company. [DMA]
Perubahan sebagai strategic
holding company, akan membawa
Semen Indonesia bersama entitas
anak usaha menjadi kelompok
usaha semen terkemuka di tingkat
regional dan juga global. Strategi ini
terbukti membuahkan hasil dengan
pencapaian kinerja ekonomi yang
menggembirakan selama tahun 2013,
yang seluruhnya diperoleh dari upaya
Perseroan tanpa adanya bantuan
finansial dari Pemerintah. [G4-EC4]
Volume penjualan pada tahun 2013
secara keseluruhan mencapai 27,81
juta ton, meningkat dibandingkan
tahun 2012 sebanyak 22 juta ton dan
meliputi 43,9 persen pangsa pasar
semen nasional. Sementara total
pendapatan Perseroan mencapai
Rp24,5 triliun, dengan perolehan laba
bersih Rp5,4 triliun.
Peningkatan volume penjualan dan
pendapatan, membuat Perseroan
dan entitas usaha anak bisa
memberikan kontribusi lebih besar
kepada pemegang saham termasuk
pemerintah, dan masyarakat serta
pemangku kepentingan yang lain.
2013 is the initial step for PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk., to become
a leading regional cement company
in Southeast Asia. We conducted two
strategic moves, which are acquiring
Thang Long Cement Company (TLCC)
Vietnam and became a strategic
holding company. [DMA]
The transformation into a strategic
holding company will bring Semen
Indonesia and its subsidiaries to
be a leading regional and global
cement business group. This strategy
proved to fruition by encouraging
achievement of economic
performance during 2013, which was
entirely derived from the Company’s
efforts without financial assistance
from the Government. [G4-EC4]
Total sales volume in 2013 was 27.81
million tons, an increase compared
to the 22 million tons in 2012 and
accounted for 43.9 percent share
of national cement market. The
Company’s total revenue reached
Rp24.5 billion, with a net profit of Rp
5.4 trillion.
The increase in sales volume and
revenues, enable the Company
and subsidiaries to make greater
contributions to the shareholders,
including the government and
communitity as well as other
stakeholders.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report57
Salah satu faktor yang mempengaruhi
pencapaian kinerja ekonomi Perseroan
pada tahun 2013 adalah kemampuan
melakukan efisiensi biaya sebesar
Rp300 miliar. Efisiensi biaya antara
lain didapat sebagai hasil konservasi
energi serta penurunan emisi CO2
yang termasuk gas rumah kaca
penyebab perubahan iklim, dengan
memanfaatkan biomassa dan limbah
B3 sebagai bahan bakar alternatif.
[G4-EC2]
Pemanfaatan biomassa sebagai bahan
bakar alternatif memberikan nilai
tambah lain bagi Perseroan, dengan
penyertaan pada program mekanisme
pembangunan bersih atau clean
development mechanism (CDM).
Program ini telah disetujui Dewan
Nasional Perubahan Iklim (DNPI) dan
United Nations Framework Convention
on Climate Change (UNFCCC).
One of the factors that contributed to
the Company’s economic performance
achievement in 2013 was the ability
to reduce costs by Rp300 billion. The
cost efficiency was a result of energy
conservation and reduction of CO2
emissions, including greenhouse
gases that cause climate change, by
utilizing biomass and hazardous and
toxic waste as alternative fuels. [G4-
EC2]
The utilization of biomass as an
alternative fuel provided added value
to the Company, with the participation
in the clean development mechanism
(CDM) program. This program has
been ratified by the National Council
on Climate Change (DNPI) and the
United Nations Framework Convention
on Climate Change (UNFCCC).
43.9%
Memenuhi kebutuhan
semen pangsa pasar
nasional
Share of national cement
market covered
Laporan Keberlanjutan 2013 58
SI PRIMA
INFORMASI PRODUK
Keberhasilan Perseroan bersama
entitas anak usaha menjadi pemimpin
pasar semen nasional pada tahun
2013, menandakan keunggulan
produk-produk yang dihasilkan
selama ini. Di masa mendatang
kami terus melakukan inovasi dan
pengembangan produk, agar tetap
dapat menghasilkan produk-produk
semen terunggul.
Kami melengkapi setiap produk
yang dihasilkan dan dijual kepada
pelanggan, dengan informasi
mengenai kualitas maupun spesifikasi
lainnya. Informasi tersebut tercantum
di bagian luar kemasan dan memuat
tentang: [G4-PR3]
•	 Lambang/logo dari perusahaan
yang memproduksi.
•	 Nama produk.
•	 Nomor Standar Nasional Industri
(SNI).
•	 Berat dalam kemasan.
•	 Jenis semen.
•	 Petunjuk penggunaan.
•	 Nomor layanan konsumen bila ada
keluhan/pengaduan.
Pencantuman informasi menandakan
kepatuhan pada peraturan perundang-
undangan sekaligus menjamin
pelanggan mendapatkan penjelasan,
seperti diatur dalam Undang-Undang
No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen. Selama tahun 2013 kami
tidak pernah mendapatkan hukuman
denda finansial maupun sanksi hukum
lain dari pihak-pihak berwenang,
terkait dugaan pelanggaran terhadap
pencantuman informasi produk. [G4-
PR4]
PRODUCT INFORMATION
The success of the Company and
its subsidiaries to become national
market leader in 2013, signifying the
excellence of products over the years.
In the future we continue to make
innovation and product development,
to keep producing foremost cement
products.
We include information on the quality
and other specifications of every
product manufactured and sold to
customers. The information on the
outer side of the packaging contains:
[G4-PR3]
•	 The symbol/logo of the production
company
•	 Name of product
•	 Number of National Industry
Standards (SNI)
•	 Weight of content in packaging
•	 Type of cement
•	 Instructions for use
•	 Contact number of customer
service for complaint/grievance.
Inclusion of information indicates our
compliance with laws and regulations
while ensuring customers to get
adequate information, as stipulated
in Law No. 8 of 1999 on Consumer
Protection. During 2013, we did not
receive fines or or other penalties
from authorities over alleged violation
of the inclusion of product information
regulation. [G4-PR4]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report59
Dalam upaya memberikan pelayanan
terbaik kepada para pelanggan,
secara berkala dilakukan survei
untuk mengetahui indeks kepuasan
pelanggan atau customer satisfaction
index (CSI). Adapun hasil survei
kepuasan pelanggan pada tahun 2013,
adalah: [G4-PR5]
1.	CSI Saluran Distribusi 90,7.
2.	CSI Pelanggan 90,5.
Perseroan dan entitas anak industri
semen memiliki mekanisme
untuk menangani keluhan dari
pelanggan, baik distributor maupun
pengguna akhir. Setiap keluhan yang
disampaikan diproses oleh pusat
layanan dan kemudian ditindaklanjuti
melalui observasi atas keluhan,
klarifikasi serta penyelesaian. Pada
tahun 2013 terdapat 6 keluhan
pelanggan yang masuk ke pusat
layanan dan semuanya telah
ditindaklanjuti.
In an effort to provide the best service
to customers, we periodically conduct
surveys to determine customer
satisfaction index (CSI). The results of
the customer satisfaction survey in
2013 are: [G4-PR5]
1.	CSI of Distribution Channel 90.7.
2.	CSI of Customers 90.5.
The Company and its cement industry
subsidiaries have a mechanism to
handle complaints from customers,
both distributors and end users.
Any incoming complaints are
processed by the customer care
center and then followed up through
complaints observation, clarification
and settlement. In 2013 there were
6 incoming customer complaints to
the customer care center and have all
been followed up.
Laporan Keberlanjutan 2013 60
SI PRIMA
KOMUNIKASI PEMASARAN
Kami terus berinovasi untuk
menghasilkan produk-produk baru
yang berkualitas. Sebelum dipasarkan
kepada pelanggan, setiap produk
yang dihasilkan telah melalui proses
uji kualitas. Tidak ada produk semen
yang dilarang beredar atau ditarik dari
peredaran selama tahun 2013. [G4-
PR6]
Selama tahun 2013 ada produk baru
yang dihasilkan entitas anak usaha:
Thang Long Cement Vietnam, yakni
PC50 yang diperuntukkan bagi
MARKETING COMMUNICATIONS
We keep making innovation to
produce high quality new products.
Before being sold to customers,
each product has been through a
process of quality testing. There
were no cement products banned
or withdrawn from circulation during
2013. [G4-PR6]
During 2013 there has been a new
product, PC50, produced by subsidiary
Thang Long Cement Vietnam, which
is intended for buildings with high
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report61
bangunan berspesifikasi tinggi atau
beton khusus yang digunakan untuk
proyek-proyek besar. Kualitas PC50
telah sesuai dengan standar yang
berlaku di negara pengimpor di Asia,
Eropa dan Amerika. [G4-13]
Secara terpisah baik Perseroan
maupun entitas anak usaha juga
melakukan berbagai bentuk
komunikasi pemasaran untuk
memperkuat posisi produk maupun
merek dan mempertahankan loyalitas
pelanggan. Adapun bentuk komunikasi
pemasaran yang dilaksanakan selama
tahun 2013, meliputi:
specification or special concrete used
for major projects. The quality of PC50
complies with the standards in force
in the importing countries in Asia,
Europe and America. [G4-13]
Separately, both the Company and
its subsidiaries also carry out various
forms of marketing communication to
strengthen the position of product or
brand and retain customer loyalty. The
form of marketing communications
undertaken during 2013, include :
Laporan Keberlanjutan 2013 62
SI PRIMA
1.	Above the line, dalam bentuk iklan/
promosi di televisi, radio, majalah,
koran, media internet, dan media
luar ruang.
2.	Below the line, dalam bentuk
gathering atau pertemuan
berkala dengan distributor, event,
kerjasama sponsor, point of sales
materials, dan pembentukan
komunitas pengguna semen
termasuk para tukang terampil di
berbagai daerah.
•	 PT Semen Padang melakukan
kerjasama sponsor dengan
Semen Padang FC, klub
sepakbola yang berlaga dalam
kompetisi Indonesia Super
League di tingkat nasional.
•	 PT Semen Tonasa menjadi
sponsor utama PS Semen
Tonasa, yang berlaga dalam
kompetisi sepakbola di Sulawesi
Selatan.
Praktik-praktik komunikasi
pemasaran diselenggarakan dengan
memperhatikan aturan hukum
yang berlaku. Selama kurun waktu
periode pelaporan, kami tidak pernah
mendapatkan sanksi hukum terkait
sangkaan pelaksanaan komunikasi
pemasaran yang melanggar peraturan
perundang-undangan. [G4-PR7]
1.	Above the line, in the form of
advertisement/promotion on
television, radio, magazines,
newspapers, the internet, and
outdoor media.
2.	Below the line, in the form of
gathering or periodic meetings with
distributors, event, sponsorship,
point of sales materials,
establishment of a cement users
community including skilled
construction workers in various
regions.
•	 PT Semen Padang conducted
sponsorship with Semen Padang
FC, a soccer club that competed
in the Indonesia Super League
national competition.
•	 PT Semen Tonasa became
the main sponsor of PS
Semen Tonasa soccer club,
who competed in the soccer
competition in South Sulawesi.
The marketing communication
practices are implemented with regard
to the applicable laws. During the
reporting period, we never received
legal sanctions over implementation
of marketing communications that
allegedly violate laws and regulations.
[G4-PR7]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report63
MEMPERSIAPKAN
PEMBANGUNAN PABRIK BARU
[G4-13]
Semen Indonesia bersama entitas
anak usaha: PT Semen Gresik dan
PT Semen Padang terus melakukan
persiapan untuk pembangunan dua
pabrik baru seiring keinginan untuk
meningkatkan kapasitas produksi.
Kedua pabrik baru tersebut adalah
pabrik semen di Kabupaten Rembang,
Jawa Tengah dan pabrik semen
Indarung VI di Padang, Sumatra Barat.
Persiapan tidak hanya meliputi
persoalan teknis tetapi juga sosial
kemasyarakatan, demi meminimalkan
potensi dampak terhadap masyarakat
sekitar maupun konflik dengan
mereka. Termasuk mencegah
perselisihan dengan penduduk asli,
dan menyelesaikan segera setiap
perselisihan yang timbul terutama
dalam hal kepemilikan lahan.
Perseroan juga berupaya meniadakan
pemindahan penduduk asli, dengan
memilih lahan untuk tapak pabrik
maupun lokasi penambangan
bahan baku pada lokasi-lokasi tidak
berpenghuni. [MM6] [MM7] [MM9]
Perseroan juga memastikan, tidak
ada wilayah penambangan baru yang
berlokasi pada area penambangan
rakyat. [MM8]
PREPARING DEVELOPMENT OF
NEW PLANTS[G4-13]
Semen Indonesia together with its
subsidiaries, PT Semen Gresik and
PT Semen Padang, continue to make
preparations for the construction of
two new plants to increase production
capacity. The new plants are a
cement plant in Rembang, Central
Java and Indarung VI cement plant in
Padang, West Sumatra.
The preparation not only about
technical but also social issues, in
order to minimize potential impacts
on surrounding communities and the
conflict with them. This also includes
prevention of disputes with local
residents, and immediate resolution
if any disputes arising, particularly
in cases of land ownership. The
Company also strives to rule out
relocation of indigenous people, by
selecting the land for the plant site
and mining site of raw materials in
uninhabited locations. [MM6] [MM7]
[MM9]
The company also ensures there is no
new mining area located on artisanal
mining area. [MM8]
Laporan Keberlanjutan 2013 64
SI PRIMA
ANTI KORUPSI [G4-57]
Sejalan dengan upaya menjadi
perusahaan semen terkemuka di
tingkatan regional maupun global,
Semen Indonesia dan entitas anak
usaha terus mewujudkan komitmen
melakukan pencegahan dan
pemberantasan korupsi.
Pada tahun 2013 Semen Indonesia
dan Komisi Pemberantansan Korupsi
(KPK) telah menandatangani Nota
Kesepahaman tentang Penerapan
Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk..
Nota kesepahaman tandatangani
Direktur Utama Dwi Soetjipto dan
Wakil Ketua KPK Zulkarnain, dan
dilaksanakan di Jakarta.
ANTI CORRUPTION [G4-57]
In line with efforts to become a
leading regional and global cement
company, Semen Indonesia and its
subsidiaries uphold the commitment
for the prevention and eradication of
corruption.
In 2013 Semen Indonesia and
Corruption Eradication Commission
(KPK) have signed a Memorandum
of Understanding on the Application
of Gratification Control within PT
Semen Indonesia (Persero) Tbk.. The
memorandum of understanding was
signed by President Director Dwi
Soetjipto and KPK deputy chairman
Zulkarnain, in Jakarta.
Nota Kesepahaman PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., dengan KPK
1.	PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., tidak akan
menawarkan atau memberikan suap, gratifikasi atau
uang pelicin dalam bentuk apapun kepada lembaga
pemerintah, perseorangan atau kelembagaan,
perusahaan domestik atau asing untuk
mendapatkan berbagai bentuk manfaat/kemudahan
sebagaimana dilarang oleh perundang-undangan
yang berlaku.
2.	PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., tidak akan
menawarkan atau memberikan suap, gratifikasi atau
uang pelicin dalam bentuk apapun kepada lembaga
pemerintah, perseorangan atau kelembagaan,
perusahaan domestik atau asing terkait tugas pokok
dan fungsi sebagaimana dilarang oleh perundang-
undangan yang berlaku.
3.	PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., bertanggung
jawab mencegah dan mengupayakan pencegahan
korupsi di lingkungannya dengan meningkatkan
integritas, pengawasan, dan perbaikan sistem
sesuai tugas dan fungsinya.
Memorandum of Understanding between
PT Semen Indonesia (Persero)Tbk., and KPK
1.	PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., shall not
offer or give bribes, gratification or kickbacks of
any kind to a government agency, individual or
institutional, domestic or foreign company to obtain
various forms of benefits/facilities as prohibited by
applicable laws.
2.	PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., shall not offer
or give bribes, gratification or kickbacks of any kind
to a government agency, individual or institutional,
domestic or foreign company related to primary
duties and functions as prohibited by applicable
laws.
3.	PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., is responsible
for preventing and seeking to prevent corruption
in its environment by improving the integrity,
monitoring, and system improvement according to
their duties and functions.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report65
Pelibatan KPK didasarkan pada
pertimbangan bahwa pemberian
gratifikasi, adalah hal rawan yang
dapat mengundang terjadinya praktik
korupsi yang dapat berlangsung pada
berbagai tahapan kegiatan usaha
maupun operasional Perseroan.
Bentuk gratifikasi yang sering muncul
dan dapat digolongkan sebagai suap,
di antaranya adalah pemberian uang
terima kasih setelah lelang, fasilitas
wisata dari rekan ke istri pejabat,
dan “uang rokok” dalam pemberian
layanan.
Sebagai tindak lanjut dari
penandatanganan nota kesepahaman,
Perseroan menyiapkan anggaran
yang diperlukan dalam penerapan
pengendalian gratifikasi di lingkungan
Perseroan, yang meliputi antara lain
kegiatan penyusunan aturan, Training
of Trainer (ToT), sosialisasi/diseminasi,
pemrosesan pelaporan penenerimaan
hadiah/fasilitas, serta monitoring dan
evaluasi.
Semen Indonesia bersama KPK juga
telah melakukan sosialisasi mengenai
gratifikasi. Sosialisasi diberikan kepada
segenap karyawan Perseroan, dan
dihadiri jajaran Direksi. Kegiatan
sosialisasi dilaksanakan sebagai
bagian dalam rangka pencegahan
tindak pidana korupsi di lingkungan
perusahaan melalui gratifikasi.
The involvement of KPK is based on
the consideration that the gratification
is prone to lead to corruption practice
that can take place at different stages
of business activities and operations
of the Company. The form of
gratification that often takes place and
can be classified as bribes, including
reward money as a thank you gift
after the auction, traveling facilities
from vendor/partner to the wife of
an official, and tipping or “cigarette
money” in service delivery.
As a follow up to the memorandum
of understanding signing, the
Company prepared a budget that is
required to apply gratification control
in the Company, including regulation
drafting, Training of Trainers (ToT),
dissemination, processing of report
on receiving gift/facilities, as well as
monitoring and evaluations.
Semen Indonesia along with KPK
also have conducted dissemination
about gratification. The dissemination
was given to all employees of the
Company, and attended by the Board
of Directors. The dissemination
activities carried out as part of the
framework of corruption prevention
in the corporate environment through
gratification.
Laporan Keberlanjutan 2013 66
SI PRIMA
PT Semen Padang mencanangkan
program anti-kecurangan (anti-fraud),
yang diselenggarakan bersama
Badan Pengawas Keuangan dan
Pembangunan (BPKP) Provinsi
Sumatra Barat. Program anti-fraud
dilaksanakan melalui Fraud Control
Plan (FCP), yang dirancang secara
spesifik untuk mencegah, menangkal,
dan memudahkan pengungkapan
kejadian yang berindikasi praktik
kecurangan.
FCP memungkinkan manajemen fokus
terhadap praktik kecurangan melalui
beberapa langkah. Di antaranya adalah
penciptaan lingkungan kondusif
untuk mencegah dan mendeteksi
fraud, penilaian risiko yang secara
khusus ditujukan untuk mencegah
dan mendeteksi fraud, dan informasi
dan komunikasi internal dan eksternal
untuk membangun kepedulian untuk
mencegah fraud.
Perseroan memiliki mekanisme
penyampaian informasi jika ada
dugaan terjadinya korupsi pada
masing-masing perusahaan (whistle
blower policy atau WBP), dengan
menyediakan kotak saran SG-5000
yang menampung segala keluhan,
pengaduan dan laporan dari pihak
internal maupun eksternal. Unit kerja
yang bertanggung jawab mengelola
kotak saran tersebut secara periodik
mencatat dan memilah pengaduan.
[G4-58]
PT Semen Padang launched anti-
fraud program, which was jointly
held with Finance and Development
Supervisory Agency (BPKP) of West
Sumatra Province. The anti-fraud
program was implemented through
the Fraud Control Plan (FCP), which is
designed specifically to prevent, deter,
and facilitate disclosure of events that
indicate fraudulent practices.
FCP allows management to focus
on the fraudulent practice through
several steps. Among these is the
creation of a conducive environment
to prevent and detect fraud, risk
assessment specifically aimed at
preventing and detecting fraud, and
internal and external information and
communication to raise awareness to
prevent fraud.
The Company has the information
delivery mechanism if there is
suspicion of corruption in each
company (whistle blower policy or
WBP), by providing a suggestion
box SG-5000 that accommodates all
grievances, complaints and reports
from internal and external parties. The
work unit responsible for managing
the suggestion box periodically record
and sort out the complaints. [G4-58]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report67
Penerapan WBP tahun 2013 di
lingkungan Semen Indonesia:
Jumlah pelaporan diterima ada enam
dan semuanya sudah ditindaklanjuti,
dengan hasil:
1.	Satu pelaporan telah diputus oleh
Komite Audit, dengan sanksi
pihak terlapor telah dimutasi dari
jabatan semula.
2.	Satu pelaporan masih dalam
proses pemeriksaan oleh pihak
ketiga yang independen, yang
ditunjuk oleh Komite Audit.
3.	Empat laporan tidak dapat
ditindaklanjuti.
Application of WBP in 2013 at Semen
Indonesia as follows:
There were six reports received and
all have been followed up, with the
following results:
1.	One report has been settled by
the Audit Committee, with the
sanction the offender has been
transferred from the original
position.
2.	One report was still in the process
of investigation by an independent
third party, appointed by the Audit
Committee.
3.	Four reports were not actionable.
SI LESTARI
Laporan Keberlanjutan 2013 68
SI LESTARI
Menjadi Perusahaan
Semen Ramah Lingkungan
Becoming Green Cement Company
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report69
Laporan Keberlanjutan 2013 70
SI LESTARI
Proses produksi dalam industri
semen, memanfaatkan kekayaan
sumber daya alam sebagai material
maupun sumber energi yang
digunakan. Kondisi ini menuntut PT
Semen Indonesia (Persero) Tbk., harus
benar-benar mengelola sumber daya
alam sehingga senantiasa terjaga
kelestariannya.
Selama tahun 2013 Perseroan dan
entitas anak usaha terus melakukan
berbagai inovasi yang ditujukan
untuk efisiensi pemanfaatan material
maupun energi yang bersumber
dari alam. Secara bertahap dan
berkesinambungan, kami terus
berupaya untuk menjadi perusahaan
semen yang ramah lingkungan,
misalnya dengan menggunakan
teknologi ramah lingkungan. [DMA]
Berbagai upaya yang dilakukan,
telah memperlihatkan hasil
menggembirakan, dan menegaskan
kesungguhan Perseroan
melaksanakan komitmen melestarikan
lingkungan:
•	 Perseroan berhasil menekan
konsumsi energi per satuan
produksi (MJ/Ton Semen)
sebesar 13 persen dalam kurun
waktu 2009 – 2013 dan menjadi
perusahaan semen pengonsumsi
energi terendah di Asia. [G4-EN6]
•	 Penurunan emisi CO2
per satuan
produksi (KgCO2
/Ton Semen)
sekitar 7 persen selama kurun
waktu 2009 – 2013. [G4-EN19]
•	 Tingkat efisiensi penggunaan
air per satuan produksi (Liter/
Ton Semen) sekitar 27-33 persen
dalam kurun waktu 2007 – 2013.
Production process in the cement
industry utilizes natural resources
as sources of material and energy.
This condition requires PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk., to manage
natural resources thoroughly to
maintain its sustainability.
During 2013, the Company and its
subsidiaries continued to make
innovations aimed at efficient
utilization of material and energy that
comes from nature. Gradually and
continuously, we strive to be a green
cement company, including by using
environmentally friendly technologies.
[DMA]
Various efforts that have been
made showed encouraging results
and underlining the Company’s
commitment to preserve the
environment, as follows:
•	 The Company managed to reduce
energy consumption per unit of
production (MJ/Ton Cement) by
13 percent in the period from
2009 to 2013 and became the
lowest energy consuming cement
company in Asia. [G4-EN6]
•	 Reduction of CO2
emissions per
unit of production (Kg CO2
/Ton
Cement) about 7 percent over the
period 2009 to 2013. [G4-EN19]
•	 The efficiency rate of water use
per unit of production (Liters/Ton
Cement) around 27 to 33 percent
in the period 2007 to 2013.
5.34%
Pemanfaatan material
daur ulang
Usage of recycled material
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report71
KEBUTUHAN MATERIAL
Seiring peningkatan kapasitas dan
volume produksi semen, pemakaian
material selama tahun 2013
juga menunjukkan peningkatan
dibandingkan periode sebelumnya.
Secara umum, material yang
digunakan untuk proses produksi
semen terdiri atas: [G4-EN1] [G4-EN2]
•	 Bahan baku dan bahan
pendukung yang bersifat tak bisa
diperbaharui.
•	 Bahan pendukung yang berasal
dari proses daur ulang, termasuk
daur ulang limbah mengandung
bahan berbahaya dan beracun
(limbah B3).
MATERIAL NEEDS
As the capacity and volume of cement
production increased, material usage
during 2013 also showed an increase
compared to the previous period.
In general, the materials used for
cement production process consist of:
[G4-EN1] [G4-EN2]
•	 Raw materials and indirect
materials that are non-renewable.
•	 The indirect materials derived
from the process of recycling,
including recycling of waste
containing hazardous and toxic
material (B3).
Volume Pemakaian Material Tahun 2013 [G4-EN1] [G4-EN2]
Volume of Material Usage, Year of 2013
Total Material Terpakai
Total Material Usage
Total Material Daur Ulang
Total Recycled Material
Persentase
Percentage
17,621,733 940,790 5.34
Keterangan | Notes : Satuan dalam ton | Unit in ton
Laporan Keberlanjutan 2013 72
SI LESTARI
Material yang didaur ulang di
antaranya limbah industri yang masuk
dalam kategori limbah berbahaya
dan beracun (B3), seperti spent
earth, filter aid, dust EAF, resin,
dust aluminium, paper sludge,dan
steel slag. Pemanfaatan dilakukan
melalui metode co-processing
dengan cara pembakaran pada suhu
tinggi (1.400 oC), sehingga logam
berat yang terkandung dalam limbah
tersebut terdekomposisi menjadi
senyawa oksida yang tidak berbahaya
bagi lingkungan namun dapat
meningkatkan kualitas semen yang
dihasilkan.
Beberapa material hasil daur ulang
diperoleh dengan cara didatangkan
dari pihak lain melalui proses
pengangkutan melibatkan pihak ketiga
yang memiliki izin pengumpulan
dan pengangkutan dari Kementerian
Lingkungan Hidup, dan dilakukan
dengan pengawasan ketat, sehingga
selama tahun 2013 tidak pernah
dilaporkan terjadinya kebocoran yang
berpotensi mencemari lingkungan.
Recycled material including industrial
wastes that fall into the category of
hazardous and toxic waste (B3), such
as the spent earth, filter aid, EAF
dust, resin, aluminum dust, paper
sludge, and steel slag. The waste is
reused through co-processing method
by means of combustion at high
temperature (1,400° C), so that the
heavy metals contained in the waste
decomposes into oxide compounds
that does not harm the environment
but can improve the quality of the
cement produced.
Some of the recycled materials
obtained by importing them from
other parties through the transport
process involving a third party who
has permission for collection and
transportation from the Ministry of
Environment, and carried out with
tight supervision, so that during 2013
there were no report of leaks that
could potentially contaminate the
environment.
2%
Penurunan kebutuhan
bahan baku per ton
produksi
Reduction on material
requirement for tonnes
production
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report73
MATERIAL DIGUNAKAN DAN MATERIAL HASIL DAUR ULANG [G4-EN1] [G4-EN2] [MM3]
MATERIAL USED AND RECYCLED MATERIAL
Material
Material
Uraian
Description
2013
Batuan kapur | Limestone Bahan baku, tak bisa diperbaharui
Raw material, non-renewable
12,395,870
Tanah liat | Clay Bahan baku, tak bisa diperbaharui
Raw material, non-renewable
2,829,604
Pasir silika | Silica sand Bahan pembantu, tak bisa diperbarui
Associated process material, non-renewable
42,473
Copper slag & steel slag Bahan pembantu, hasil daur ulang
Associated process material, recycled material
202,466
Pasir besi | Iron sand Bahan pembantu, tak bisa diperbarui
Associated process material, non-renewable
27,071
Batukapur filler | Limestones Filler Bahan baku, tak bisa diperbaharui
Raw material, non-renewable
196,832
Gipsum | Gypsum Bahan pembantu, hasil daur ulang
Associated process material, recycled material
351,014
Trass | Trash Bahan pembantu, tak bisa diperbarui
Associated process material, non-renewable
1,198,092
Fly ash Bahan pembantu, hasil daur ulang
Associated process material, recycled material
170,652
Limbah B3
(bottom ash, spent earth, vdust EAF, dll)
Bahan pembantu, hasil daur ulang
Associated process material, recycled material
79,512
Return dust Bahan pembantu, hasil daur ulang
Associated process material, recycled material
128,146
Jumlah |Total 17,621,733
Keterangan | Notes : Satuan dalam ton | Unit in ton
INTENSITAS PEMAKAIAN BAHAN BAKU PER TON PRODUKSI SEMEN
RAW MATERIAL CONSUMPTION INTENSITY
Uraian
Description
Satuan
Unit
2011 2012 2013
Produksi Semen | Cement Production Ton 8,985,449 10,754,924 11,985,276
Intensitas | Intensity Ton / Ton Semen 1.49 1.5 1.47
Laporan Keberlanjutan 2013 74
SI LESTARI
KEBUTUHAN ENERGI
Energi memegang peran penting
dalam proses produksi semen.
Kebutuhan energi dalam bentuk
pemanfaatan bahan bakar, mencapai
15-20 persen dari total biaya produksi.
Semen Indonesia menyikapi hal ini
dengan mengupayakan efisiensi
pemakaian bahan bakar dan
pengembangan pemakaian bahan
bakar alternatif.
Saat ini, porsi penggunaan energi
alternatif sudah mencapai 5-8 persen
dari total kebutuhan energi yang
menyedot dua juta ton batubara
per tahun. Ke depan diharapkan
pemanfaatan bahan bakar alternatif
bisa menggantikan minimal 10%
pemakaian batubara.
Energi yang digunakan Perseroan
selama tahun 2013 berasal dari
pemanfaatan bahan bakar minyak,
batubara, bahan bakar alternatif berupa
biomassa serta listrik. Seluruh sumber
energi tersebut diperoleh dengan
cara membeli dari luar dan digunakan
untuk kegiatan penambangan dan
transportasi material, serta proses
produksi di pabrik. [G4-EN3]
Selain itu juga ada pemanfaatan
energi, yang digunakan untuk
mendukung kegiatan di luar
Perseroan dan perusahaaan unit
produksi. Namun hal tersebut belum
disampaikan dalam pelaporan ini. [G4-
EN4]
ENERGY NEEDS
Energy plays an important role in
the cement production process.
Energy needs in the form of fuel
use reaching 15-20 percent of total
production costs. Semen Indonesia
addresses this by making efforts of
fuel efficiency and alternative fuel
development.
Currently, the portion of alternative
energy use has reached 5-8 percent
of the total energy requirement that
consumed 2 million tons of coal per
year. In the future, alternative fuels are
expected to substitute at least 10% of
coal consumption.
The energy used by the Company
during 2013 originated from oil fuel,
coal, alternative fuels such as biomass
and electricity. All sources of energy
were obtained by purchasing from
external parties and used for mining
and transportation of materials, as
well as production processes at the
plants. [G4-EN3]
There was also the use of energy
to support activities outside the
Company and production unit
companies. However, this information
is not presented in this reporting.
[G4-EN4]
INTENSITAS PEMAKAIAN BAHAN BAKAR [G4-EN5]
FUEL CONSUMPTION INTENSITY
Uraian
Description
Satuan
Unit
2011 2012 2013
Produksi Semen | Cement Production Ton 11,985,276 10,754,924 8,985,449
Intensitas | Intensity Ton / Ton Semen 0.189 0.188 0.172
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report75
Perseroan terus mematangkan
rencana pemanfaatan sampah kota,
terutama dari Gresik dan Tuban yang
menjadi lokasi pabrik semen berada.
Volume sampah di Gresik tercatat
sebanyak 650 meter kubik atau sekitar
217 ton per hari, dan volume sampah
di Tuban sebesar 250 meter kubik atau
83 ton per hari. Nantinya, sampah
kota tersebut akan diolah menjadi
refuse derived fuel (RFD) untuk
menggantikan bahan bakar batubara
yang selama ini dipakai.
Semen Indonesia juga
mengembangkan pemanfaatan gas
buang (panas) dari pembakaran
pada proses produksi semen untuk
sumber pembangkitan tenaga
listrik. Pengembangan proyek ini
dilaksanakan dengan menggandeng
JFE Engineering Jepang. Bentuknya
adalah pembangunan pembangkit
listrik tenaga uap (PLTU) berbasis
waste heat recovery power generator
(WHRPG) di pabrik Tuban dengan
kapasitas terpasang 26,8 MVA.
Nantinya keberadaan pembangkit
listrik ini, diharapkan akan mengurangi
konsumsi listrik yang bersumber dari
PT PLN (Persero) maupun pembangkit
listrik konvensional berbahan bakar
minyak diesel. [G4-EN6]
The Company continues to finalize
the plans of municipal solid waste
utilization, especially from Gresik
and Tuban where cement plant sites
are located. The volume of waste
in Gresik was 650 cubic meters or
approximately 217 tons per day, and
the volume of waste in Tuban was
250 cubic meters or 83 tons per day.
This municipal solid waste is planned
to be processed into refuse derived
fuel (RFD) to replace coal fuel that has
been used.
Semen Indonesia also developed
the use of exhaust gas (heat) from
combustion in cement production
process for power generation
source. This project is developed
in cooperation with Japan JFE
Engineering. The project is in the form
of construction waste heat recovery
based power generator (WHRPG) at
Tuban plant with an installed capacity
of 26.8 MVA. This power plant is
later expected to reduce electricity
consumption originated from PT PLN
(Persero) as well as conventional
diesel oil-fueled power plants. [G4-
EN6]
PEMAKAIAN ENERGI DI DALAM PERSEROAN [G4-EN3]
ENERGY CONSUMPTION WITHIN ORGANIZATION
Sumer Energi Primer
Primary Energy Sources
Satuan
Satuan
2011 2012 2013
Volume GJ Volume GJ Volume GJ
Solar | Diesel Oil Kiloliter 1,334 50,56 1,488* 56,39 1,446 60,53
Batubara | Coal Ton 1,545,029 30,003,034 2,025,996* 35,836,054 2,263,428 39,045,710
IDO
Kiloliter 6,613 246.79 11,329* 422.78 2,729 101.86
Listrik | Electricity KWH 830,127,661 2,988,459 985,629,283 3,548,265 1,091,356,686 3,928,884
Keterangan | Notes: GJ (GigaJoule)
* Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV | The amount increase include new Tuban IV plant.
Laporan Keberlanjutan 2013 76
SI LESTARI
PEMAKAIAN AIR
Seluruh pabrik semen Perseroan
yang dioperasikan entitas anak usaha
telah menggunakan proses kering,
sehingga membutuhkan air sehingga
tidak membutuhkan air dalam proses
produksi semen. Meski demikian
secara terbatas air tetap digunakan
untuk pendinginan mesin produksi,
dan air yang digunakan berasal dari
sumber air permukaan. Untuk pabrik
yang ada di Kabupaten Tuban, Jawa
Timur, air yang digunakan berasal dari
telaga di sekitar pabrik. [G4-EN8]
Kami menetapkan prosedur ketat
dalam pemanfaatan air untuk
pendinginan mesin produksi, dan
mendaur ulangnya kembali melalui
mekanisme sirkulasi tertutup. Air
bertemperatur tinggi dari proses
pendinginan mesin produksi, dialirkan
ke kolam penampungan untuk
menurunkan temperatur. Selanjutnya,
air dari kolam penampungan
WATER USE
All of the Company’s cement plants
operated by subsidiaries have applied
dry process, which does not need
water in the cement production
process. Nevertheless water is still
used limited to production machinery
cooling with water originated from
surface water sources. The plant in
Tuban, East Java, uses water from the
lake around the plant. [G4-EN8]
We appiy strict procedure in the
water use for production machinery
cooling, and recycle it through a
closed circulation system. High
temperature water from cooling
process of production machinery is
channeled into the settling pond to
lower the temperature. Then water
from settling pond is reused to cool
production machinery. Through the
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report77
digunakan kembali untuk proses
pendinginan mesin produksi. Melalui
mekanisme sirkulasi tertutup, maka
hanya dibutuhkan sedikit air baru
untuk proses pendinginan mesin
produksi, sehingga mencegah
penggunaan air permukaan secara
berlebihan. [G4-EN10]
Selama periode pelaporan, Perseroan
tidak pernah mendapatkan pengaduan
terkait terganggunya sumber air,
akibat kegiatan pengambilan dan
pemanfaatan air oleh masing-masing
pabrik. [G4-EN9]
Demikian pula dengan pemanfaatan
air tanah untuk keperluan domestik,
dilakukan dengan pengawasan
ketat. Seluruh air bekas pakai dari
kegiatan domestik dialirkan ke kolam
pengolahan dan air hasil olahan
ditempatkan di kolam penampungan
yang ada di sekitar lokasi pabrik.
closed circulation system, only small
amount of fresh water needed for
production machinery cooling, which
prevents excessive use of surface
water. [G4-EN10]
During the reporting period, the
Company never received complaints
related to the disturbance of water
source, due to extraction and use of
water by each plant. [G4-EN9]
Similarly, the use of ground water
for domestic purposes is done with
strict supervision. All used water from
domestic activities is flowed into the
treatment pond and treated water is
contained in the settling ponds in the
vicinity of the plant.
JUMLAH PEMAKAIAN AIR BERDASAR SUMBERNYA [G4-EN8]
VOLUME OF WATER USAGE BASED ON SOURCE
Sumber Air
Water Sources
2011 2012 2013
Air permukaan | Surface water 797,987 896,290 940,05
Air tanah | Ground water 635,607 618,395 568,36
Jumlah |Total 1,433,594 1,514,685* 1,508,410
Keterangan | Notes : Volume dalam meter kubik | Volume in m3
* Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV | Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV
Laporan Keberlanjutan 2013 78
SI LESTARI
MENJAGA KEANEKARAGAMAN
HAYATI [MM2]
Salah satu faktor penting dalam
memelihara kelangsungan bisnis
dan operasi Perseroan, adalah
ketersediaan bahan baku. Untuk itulah
pada tahun 2013, Semen Indonesia
terus berusaha mendapatkan wilayah
baru penambangan batuan kapur
seluas 12,69 hektar dan tanah liat
seluas 21,43, yang berlokasi di
Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kami memastikan tidak ada wilayah
penambangan baru yang berlokasi
di dalam dan/atau berdekatan
dengan area dilindungi maupun area
konservasi. Dengan demikian tidak
PRESERVING BIODIVERSITY
[MM2]
One important factor in maintaining
the continuity of the Company’s
business and operations, is the
availability of raw materials. Therefore
in 2013, Semen Indonesia continues
to acquire new mining site for
limestone of 12.69 hectares and clay
of 21.43 hectares, which is located in
Tuban Regency, East Java.
We make sure there are no new
mining areas located within and/
or adjacent to protected and
conservation areas. Thus there is
no specific information that must
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report79
ada informasi khusus yang harus
disampaikan terkait uraian dampak
signifikan kegiatan penambangan di
lokasi penambangan baru, terhadap
area dilindungi maupun area
konservasi. [G4-EN11] [G4-EN12]
Secara terbatas, Perseroan dan
juga masing-masing entitas anak
usaha, telah melakukan identifikasi
atas spesies fauna maupun flora di
wilayah penambangan maupun area
sekitarnya. Pemantauan dilakukan
dengan memperhatikan status setiap
spesies berdasarkan Undang-Undang
No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi
Sumberdaya Alam Hayati dan
Ekosistemnya, IUCN Red List maupun
CITES. [G4-EN14]
be disclosed regarding significant
impact of mining activities in the new
mining sites, on the protected and
conservation areas. [G4-EN11] [G4-
EN12]
On limited scale, the Company
and each of its subsidiaries, has
made identification of fauna and
flora species in the mines and their
surrounding areas. The monitoring is
done by observing the status of each
species under Law NO. 5 of 1990 on
Conservation of Natural Resources
and Ecosystems, IUCN Red List and
CITES. [G4-EN14]
Laporan Keberlanjutan 2013 80
SI LESTARI
Sebagai bentuk komitmen pada
pelestarian lingkungan, secara
berkesinambungan Perseroan dan
entitas anak usaha melakukan
upaya pemulihan habitat pada lahan
pascatambang. Adapun upaya yang
telah dilakukan Semen Indonesia
hingga akhir tahun 2013 adalah: [G4-
EN13] [MM1]
1.	Revegetasi atau penanaman
kembali 111.684 pohon pada luas
area 184,97 Ha.
Adapaun jenis pohon yang ditanam
utamanya adalah mahoni (Swietenia
macrophylla), mangga (Mangifea
sp) dan sukun (Arthocarpus altilis).
Seluruh tanaman dalam keadaan
tumbuh baik dan pemeliharaan
dilakukan dengan melibatkan
penduduk setempat.
2.	Pembuatan waduk penampung air
untuk pemeliharaan ikan (karamba),
pertanian dan pendinginan
mesin seluas 86,88 Ha pada area
termasuk dalam wilayah Izin Usaha
Pertambangan (IUP) dan 68,4 Ha di
luar wilayah IUP.
As a form of commitment to
environmental preservation, the
Company and its subsidiaries continue
to conduct habitat restoration efforts
in the post-mining land. The efforts
made by Semen Indonesia in 2013 are
as follows: [G4-EN13] [MM1]
1.	Revegetation of 111,684 trees on
the area of 184.97 Ha.
The species of planted trees
including mahogany (Swietenia
macrophylla), mango (Mangifea
sp) and breadfruit (Arthocarpus
altilis). All of the plants have been
growing well and are maintained by
involving local residents.
2.	Construction of water reservoir
dam for pisciculture (keramba),
agriculture and machinery cooling
on the area of 86.88 hectares
including in areas under the Mining
Business License (IUP) and 68.4
hectares outside the IUP areas.
JENIS-JENIS FAUNA YANG TERDAPAT PADA KAWASAN PENAMBANGAN
JENIS-JENIS FAUNA YANG TERDAPAT PADA KAWASAN PENAMBANGAN
NO NAMA SPESIES SPECIES NAME NAMA DAERAH LOCAL NAME STATUS KONSERVASI CONSERVATION
STATUS
1 Sturnus contra Burung jalak suren Risiko rendah | Least concern
2 Streptopelia chinensis Burung tekukur Risiko rendah | Least concern
3 Eurystomus sp Burung tengek Mendekati terancam | Near threanted
4 Dendrocygna sp Burung belibis Risiko rendah | Least concern
5 Varanus salvator Nyambik Risiko rendah | Least concern
6 Crocothemis servilia Capung merah Risiko rendah | Least concern
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report81
Semen Indonesia juga meneruskan
pelaksanaan pembangunan pabrik
baru di Kabupaten Rembang, Jawa
Tengah dengan tahapan aktifitas
pada tahun 2013 meliputi persiapan,
meliputi:
1.	Penyiapan lahan tapak pabrik seluas
57 hektar yang diperoleh dari
Perum Perhutani, menggunakan
pola Tukar Menukar Kawasan Hutan
(TMKH) dengan lahan pengganti
seluas 120 hektar disiapkan di
Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
2.	Pengadaan lahan bahan baku batu
kapur yang mencapai 192 hektar
dari rencana 230 hektar.
3.	Pengadaan lahan tanah liat dan
akses menuju tambang, seluas 131
hektar melalui mekanisme Pinjam
Pakai Kawasan Hutan (PPKH)
milik Perum Perhutani dan lahan
pengganti seluas 262 hektar di
Kabupaten Kendal.
Seluruh lahan yang akan digunakan
sebagai tapak pabrik maupun bahan
baku untuk pabrik di Kabupaten
Rembang, berada di kawasan hutan
industri dan area penggunaan lain.
Tidak ada yang termasuk dalam
kawasan dilindungi.
Semen Indonesia also continued
the construction of a new plant in
Rembang Regency, Central Java
which in 2013 was in preparation
stage as follows:
1.	Preparation of plant site land of
57 hectares acquired from Perum
Perhutani, under the scheme of
Forest Area Exchange (TMKH) with
120 hectares of replacement land
prepared in Kendal, Central Java.
2.	Land procurement for raw material
limestone reached 192 hectares of
planned 230 hectares.
3.	Land procurement for clay and
mine access, covering an area
of 131 hectares through the
mechanism of Forest Land for
Temporary Utilization (PPKH)
belonging to Perum Perhutani
and replacement land area of 262
hectares in Kendal Regency.
The entire land to be used as the plant
site or raw material mine in Rembang
Regency are located in the industrial
forest and other uses areas. None of
them are categorized as protected
area.
LUAS LAHAN PASCATAMBANG YANG DIREKLAMASI [G4-EN13] [MM1]
LAND SIZE OF POST MINING AREA RECLAMATION
Uraian
Description
Satuan
Unit
2011 2012 2013
Luas Lahan | Land Size Ha 43.55 17.71 184.97
Jumlah Pohon | Number of Trees Batang | Trees 71,855 37,904 111,684
Laporan Keberlanjutan 2013 82
SI LESTARI
PENGENDALIAN EMISI GRK
Perseroan bersama entitas anak
usaha secara berkesinambungan
terus melakukan berbagai langkah
untuk mengendalikan emisi, terutama
emisi yang termasuk sebagai gas
rumah kaca (GRK). Pengendalian emisi
GRK dilakukan dengan pemantauan
dan pengukuran pada sumber-
sumber tertentu yang berpotensi
menghasilkan emisi GRK, yakni
CO2
yang bersumber dari proses
pembakaran batubara dan pemakaian
bahan baku yaitu batu kapur.
Semen Indonesia belum melakukan
pengukuran emisi CO2
dari sumber-
sumber lain. [G4-EN16] [G4-EN17]
GHG EMISSION CONTROL
The Company together with its
subsidiaries continuously carrying
out various measures to control
emissions, especially those
categorized as greenhouse gas
(GHG). GHG emission control is done
through monitoring and measurement
on certain sources that potentially
generate GHG emission, including
CO2
resulting from the combustion
of coal and usage of raw material
limestone. Semen Indonesia has not
yet measured CO2
emissions from
other sources. [G4-EN16] [G4-EN17]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report83
HASIL PENGUKURAN EMISI GRK [G4-EN15]
GHG EMISSION MEASUREMENT
Uraian
Description
2011 2012 2013
CO2
(Absolute nett CO2
emission) 6,320,736 9,140,243* 10,268,118
Keterangan | Notes : Satuan dalam Ton (Gross absolute CO2
emission)
* Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV | Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV
Hasil perhitungan dengan
menggunakan metode WBCSD.CSI
Version3 menunjukkan bahwa emisi
gas CO2
(kgCO2
/ton cementitious)
dari tahun ke tahun mengalami
penurunan signifikan. Perseroan telah
berhasil menurunkan emisi gas CO2
hingga 7% dari tahun 2009 sampai
2013. Hal ini berarti melampaui
target Pemerintah yang mewajibkan
seluruh industri semen menurunkan
emisi gas CO2
sebesar 5% sampai
tahun 2020 (sesuai dengan Peraturan
Menteri Perindustrian No. 12/M-IND/
PER/1/2012 tentang Peta Panduan
Pengurangan Emisi CO2
Industri
Semen di Indonesia). [G4-EN15] [G4-
EN18]
PENGURANGAN EMISI GRK
Semen Indonesia terus berupaya
untuk mengurangi emisi GRK,
terutama emisi CO2
. Langkah yang
dilakukan hingga akhir tahun 2013
adalah: [G4-EN19]
1.	Perseroan telah memanfaatkan
biomassa sebagai bahan bakar
alternatif di pabrik Tuban, untuk
mengurangi penggunaan batubara.
Volume pemanfaatan biomassa
telah mampu menggantikan 5
persen batubara.
2.	Program adalah penurunan clinker
factor dengan menambahkan
pemakaian material ke-3 sebagai
filler semen.
Results of calculation using the
method of WBCSD.CSI Version
3 showed that CO2
emissions
(kgCO2
/ton cementitious) declined
significantly over the years. The
Company has successfully reduced
CO2
emissions to 7% from 2009 to
2013. This exceeded the Government’s
target of requiremet for cement
industries to reduce CO2
emissions to
5% until 2020 (according to Minister
of Industry Regulation No . 12/M-IND/
PER/1/2012 on CO2
Emission
Reduction Roadmap for Cement
Industry in Indonesia). [G4-EN15] [G4-
EN18]
GHG EMISSION REDUCTION
Semen Indonesia continues its efforts
to reduce GHG emissions, particularly
CO2
emissions. The measures
conducted until the end of 2013 are as
folows: [G4-EN19]
1.	The Company has been using
biomass as an alternative fuel at
Tuban plant, to reduce the use
of coal. The volume of biomass
use has been able to substitute 5
percent of coal.
2.	The program of clinker factor
reduction by adding 3rd material to
use as cement filler.
Laporan Keberlanjutan 2013 84
SI LESTARI
PENGENDALIAN EMISI LAIN
Secara berkesinambungan, Perseroan
dan masing-masing entitas anak
usaha melakukan pemantauan dan
pengukuran emisi lainnya, di antaranya
emisi penipis lapisan ozon (ozone
depleting substances atau ODS)
dan juga NOx, SOx, serta partikulat
lainnya. Kami memastikan kualitas
emisi dimaksud telah memenuhi nilai
ambang batas, yang telah ditetapkan
pemerintah. [G4-EN20] [G4-EN21]
OTHER EMISSIONS CONTROL
PENGENDALIAN EMISI LAIN
The Company and each of its
subsidiary continuously perform
monitoring and measuring other
emissions, including emissions of
ozone depleting substances (ODS)
as well as NOx, SOx, and other
particulates. We ensure the quality
of these emissions has met the
threshold level set by the government.
[G4-EN20] [G4-EN21]
HASIL PENGUKURAN KUALITAS RATA-RATA TERTINGGI EMISI 2013
RESULT OF HIGHEST AVERAGE EMISSION MEASUREMENT 2013
Titik Pengukuran
Measurement Location
Nitrogen Dioksida
NO2
(µg/m3)
Sulfur Dioksida
SO2
(µg/m3)
Partikulat
Particulate
(µg/m3)
Hasil Result Baku Mutu
Quality Standard
Hasil Result Baku Mutu
Quality Standard
Hasil Result Baku Mutu
Quality Standard
Cerobong,
Pendingin Klinker,
Pengolahan
Batubara,
Pengolahan Semen
Raw Mill, Clinker
Cooler, Coal Mill,
Finish Mill
120.87 1,000 4,82 800 24.47 60,53
Keterangan | Notes :
Baku mutu menurut Kep.Men LH No.13 Tahun 1995 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak
Based on Environment Minister Decree No. 13/1995 on Quality Standard of Emission from Immobile Source
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report85
PENGELOLAAN LIMBAH
Semen Indonesia dan entitas anak
usaha juga melakukan pengelolaan
limbah yang berorientasi pada nihil
limbah (zero waste). Sepanjang tahun
2013, kami telah dapat meminimalkan
limbah cair yang dihasilkan maupun
yang dialirkan ke badan air, sehingga
tidak ada keanekaragaman hayati di
badan air yang terganggu. Adapun
upaya yang dilakukan: [G4-EN22] [G4-
EN26]
1.	Produksi semen dilakukan melalui
proses kering, sehingga tidak ada
limbah cair yang dihasilkan.
2.	Air yang digunakan untuk proses
pendinginan mesin, disirkulasikan
kembali secara tertutup untuk
selanjutnya digunakan kembali dan
tidak ada yang dialirkan ke badan
air.
3.	Air bekas pakai untuk keperluan
domestik diolah terlebih dahulu
di dalam bak penampungan
dan dipantau kualitasnya untuk
memastikan kualitasnya sesuai
baku mutu yang ditetapkan
pemerintah.
WASTE MANAGEMENT
Semen Indonesia and its subsidiaries
also implement zero waste
management. Throughout 2013, we
have been able to minimize liquid
waste generation and discharge
to water bodies, so there is no
disturbance to biodiversity in water
bodies. The implemented efforts
include: [G4-EN22] [G4-EN26]
1.	Cement production through dry
process that cause no liquid waste
is generated.
2.	Water used for machinery
cooling is recirculated in a closed
circulation system for later reuse
and none is discharged into water
bodies.
3.	The used water for domestic
purposes is treated first in the
settling pond and being monitored
for quality to ensure its quality
meets the standards set by the
government.
HASIL PENGUKURAN MUTU PENGOLAHAN AIR LIMBAH [G4-EN22]
RESULTS OF WASTE WATER TREATMENT QUALITY MEASUREMENT
Parameter
Parameter
Satuan
Unit
Baku Mutu
Quality Standard
Terendah
Lowest
Tertinggi
Highest
Suhu | Temperature oC 25 - 31 29.00 30.00
BOD 5 µg/m3 100 12.19 18.07
pH 6.0 – 9.0 7.00 7.50
TSS mg/m3 100 1.00 15.00
Lemak | Fat mg/m3 10 < 10 2.90
Keterangan | Notes :
Berdasarkan Peraturan Menteri LH No.112/Men LH/VII/2003
Based on Minister of Environment Regulation No.112/Men LH/VII/2003
Laporan Keberlanjutan 2013 86
SI LESTARI
Perseroan melalui entitas anak terus
melakukan inovasi untuk mengelola
limbah padatan. Kami menyertakan
material hasil daur ulang limbah
bahan berbahaya dan beracun (B3),
sebagai bahan pendukung proses
produksi. Semen Indonesia juga telah
memanfaatkan limbah pertanian
maupun sampah kota di Gresik dan
Tuban, sebagai biomassa untuk bahan
bakar alternatif untuk menggantikan
pemakaian batubara. [G4-EN23]
The Company through its subsidiaries
continue to innovate in managing solid
waste. We include recycled materials
from hazardous and toxic waste (B3),
as indirect materials in production
process. Semen Indonesia has also
been utilizing agricultural waste and
municipal waste in Gresik and Tuban
as biomass for alternative fuels to
substitute coal. [G4-EN23]
JENIS DAN VOLUME LIMBAH B3 YANG DIHASILKAN SENDIRI [G4-EN23]
TYPE AND VOLUME OF HAZARDOUS AND TOXIC WASTE PRODUCED
Unit Produksi Dan Jenis Limbah B3
Production Unit And Type Of Hazardous
And Toxic Waste
Satuan
Unit
Volume Dihasilkan Waste
Volume Produced
Volume Dimanfaatkan
Waste Volume Used
Dikelola Pihak Ketiga
Managed By Third Party
Oli bekas
Used lubricants
Ton
216.50 216.50 _
Majun terkontaminasi
Contaminated majun
Ton
1,125 1,125 _
Aki bekas
Used battery
Buah
0.871 _ 0.871
Lampu TL bekas
Used TL lamp
Buah
Piece (s)
0.279 _ 0.220
Filter bekas
Used toner
Buah
Piece (s)
1,459 1,459 _
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report87
Kami juga mendatangkan limbah B3
dari pihak eksternal perseroan yang
semuanya dimanfaatkan kembali
(100%). Prosedur pengangkutan
dan pengamanan limbah B3
dimaksud dilakukan oleh pihak
ketiga, dengan pengawasan ketat
oleh masing-masing entitas anak
usaha. Pengawasan ketat dilakukan
untuk memastikan tidak adanya
kebocoran yang terjadi selama proses
pengemasan, pengangkutan, bongkar
muat dan penyimpanan di gudang
dengan standar pengamanan tinggi.
[G4-EN25]
We also imported hazardous and toxic
waste from external party, which is
reused entirely (100%). Transportation
and security procedures of the
hazardous and toxic waste are
conducted by a third party, with
stringent supervision by the each
subsidiary. The stringent supervision
is carried out to ensure no leaks
occur during the process of packing,
transporting, unloading and storage
at the warehouse with high security
standards. [G4-EN25]
JENIS DAN VOLUME LIMBAH B3 YANG DIDATANGKAN [G4-EN25]
TYPE AND VOLUME OF HAZARDOUS AND TOXIC WASTE IMPORTED
Unit Produksi dan Jenis Limbah B3
Production Unit and Type Of Hazardous
and Toxic Waste
Satuan
Unit
Volume Didatangkan
Waste Volume Imported
Asal
Imported From
Terak tembaga | Cooper slag Ton 202,466 PT Smelting Gresik
Debu terbang | Fly ash Ton 170,652 PLTU Paiton, Probolinggo
Debu dasar | Bottom ash Ton 55,658 PLTU Tanjung Jati Jepara, TLI, Triata, Amako, dll
Debu baja | Dust EAF Ton 3,976 PT Ispatindo, Surabaya
Lumpur kertas | Paper sludge Ton 7,951 Jawa Pos, Gresik
Spent Earth Ton 10,337 PT Megasurya Mas, TLI, Triata, dll
Filter Aid Ton 2,385 PT Sorini Agro Asia, Pasuruan
Laporan Keberlanjutan 2013 88
SI LESTARI
BIAYA LINGKUNGAN
Komitmen Semen Indonesia untuk
menjaga kelestarian lingkungan, juga
diwujudkan dalam bentuk investasi
lingkungan. Selama tahun 2013
Perseroan telah melakukan pembelian
peralatan khusus untuk mendukung
kegiatan penambangan yang ramah
lingkungan.
Perseroan mendatangkan peralatan
baru pertambangan berupa satu unit
Wirtgen dan satu unit Vermeer. Alat
tersebut digunakan sebagai penunjang
dalam proses penambangan batu
kapur tanpa menimbulkan kebisingan
seperti cara sebelumnya melalui
metode peledakan. [G4-EN31]
ENVIRONMENTAL COSTS
Semen Indonesia’s commitment
to preserving the environment,
is also manifested in the form of
environmental investment. During
2013 the Company has purchased
specialized equipment to support
green mining activities.
The Company purchased new mining
equipment, one unit of Wirtgen and
one unit of Vermeer. The equipment
are used to support limestone mining
process without causing noise as
the blasting method that was used
previously. [G4-EN31]
BIAYA LINGKUNGAN DAN PERUNTUKANNYA [G4-EN31]
ENVIRONMENTAL COSTS AND PURPOSE
Komponen | Component Besar Biaya | Cost Value
Pengelolaan Limbah | Waste Management 21,600,000
Pengelolaan Emisi | Emissions Management 473,025,000
Penggunaan Jasa Pihak External | External Services for Environmental Management 745,720,000
Jumlah |Total 1,240,345,000
Keterangan | Notes :Dalam Rupiah | In IDR
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report89
Alat tambang baru satu unit Wirtgen dan satu unit
Vermeer digunakan di lokasi tambang milik Semen
Indonesia di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Penggunaan
alat ini diperuntukkan pada lahan tambang yang
berdekatan dengan pemukiman penduduk.
Material tambang yang berada di dekat permukiman
nantinya diambil dengan menggunakan alat Wirtgen
dan Vermeer. Dengan demikian keberadaan alat baru ini
akan bisa menekan kebisingan sehingga warga sekitar
tidak terganggu.
Alat tambang baru ini juga meningkatkan efisiensi sejak
dari hulu tambang. Pasalnya, material tambang yang
dihasilkan peralatan Wirtgen maupun Vermeer sudah
berukuran kecil untuk kemudian dimasukkan crusher.
Karena sudah berukuran kecil, sistem kerja crusher
akan lebih cepat dan minim kerusakan, sehingga
sekaligus bisa menekan biaya pemeliharaan.
Kapasitas masing-masing peralatan baru tersebut
maksimal 300 ton material tambang per jam. Namun,
biasanya hanya akan digunakan di kapasitas 200 ton per
jam. Target volume material bahan baku yang dihasilkan
masing-masing dari peralatan baru tersebut sebesar
100.000 ton per bulan.
The new mining equipment, one unit of Wirtgen unit
and one unit of Vermeer, are used at the mine site
owned by Semen Indonesia in Tuban, East Java. Use
of this equipment is designated for mine site located
adjacent to residential areas.
The mine materials near residential area are extracted
by Wirtgen and Vermeer. Thus these new equipment
will be able to control the noise so as not to disturb the
residents.
The new mining equipment will increase the efficiency
since the upstream of the mining. This was due to
the size of mine materials produced by Wirtgen and
Vermeer equipment are already small to be put in the
crusher. Due to the small size materials, the crusher
system will work faster with minimal damage, which
can also control maintenance costs.
The capacity of each of the new equipment is up to 300
tons of mine material per hour. However, they normally
only be used in a capacity of 200 tons per hour. The
target volume of raw materials produced each of the
new equipment in is at100,000 tons per month.
SI PEDULI
Laporan Keberlanjutan 2013 90
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report91
SI PEDULI
Menjadi Perusahaan Semen Global
Yang Peduli Masyarakat Lokal
Menjadi Perusahaan Semen Global Yang Peduli
Masyarakat Lokal
Laporan Keberlanjutan 2013 92
SI PEDULI
Visi PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., bersama entitas anak usaha
untuk menjadi perusahaan semen
regional bahkan global, tak serta merta
melupakan peran strategis sebagai
badan usaha milik negara (BUMN).
Perseroan dan seluruh entitas anak
usaha memiliki tanggung jawab
membantu pemerintah meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Kami mewujudkan hal tersebut
melalui pelaksanaan program dan
kegiatan tanggung jawab sosial
perusahaan atau corporate social
responsibility (CSR). Dengan
kemandirian operasional dan
pengelolaan, baik Perseroan
maupun entitas anak usaha memiliki
mekanisme pelaksanaan tanggung
jawab sosial yang melibatkan
masyarakat di sekitar lokasi setiap
perusahaan berkegiatan. [DMA]
Secara berkesinambungan, kami
terus melakukan evaluasi pelaksanaan
program dan kegiatan CSR. Langkah
signifikan dilakukan entitas anak
usaha: PT Semen Tonasa pada
tahun 2013 dengan melakukan studi
persepsi (social mapping), untuk
meningkatkan pelaksanaan program
dan kegiatan CSR yang dilakukan.
Hasil studi persepsi memperlihatkan
enam dari tujuh instrumen penilaian
publik atas PT Semen Tonasa, sudah
menunjukkan perubahan ke arah
positif dan signifikan. [G4-SO1]
The vision of PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk., and its subsidiaries
to become regional or even
global cement company, does not
necessarily disregard its strategic
role as a state-owned enterprise
(SOE). The Company and all of its
subsidiaries have the responsibility to
support the government in improving
people’s welfare.
We realize this goal through the
implementation and activities of
corporate social responsibility (CSR)
programs. With independence of
operational and management of both
the Company and its subsidiaries have
a mechanism for social responsibility
implementation that involves the
community in the vicinity of each
company’s operations. [DMA]
We continuously evaluate the
implementation of CSR programs
and activities. The significant step
has been taken by subsidiary PT
Semen Tonasa in 2013 by conducting
perception studies (social mapping), to
enhance the implementation of CSR
programs and activities. The results of
the perception study indicated six of
seven public assessment instruments
at PT Semen Tonasa already showed
a change into positive trend and
significant. [G4-SO1]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report93
Guna mengoptimalkan pelaksanaan
program dan kegiatan CSR, Semen
Indonesia membentuk satuan kerja
yang bertugas merencanakan,
menjalankan dan mengevaluasi
setiap kegiatan yang dilaksanakan
pada setiap perusahaan. Satuan kerja
dimaksud adalah Bagian Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan
(PKBL), yang berada di bawah kendali
Direktorat Divisi Komunikasi dan
diawasi langsung Direktur Utama.
In order to optimize the
implementation of CSR programs
and activities, Semen Indonesia
formed working unit in charge of
planning, running and evaluating each
activity carried out in each company.
The working unit is Partnership and
Community Development Program
(PKBL) Department, which is under
the control of the Directorate of
Communications Division and directly
supervised by President Director.
Laporan Keberlanjutan 2013 94
SI PEDULI
PENGELOLAAN DAMPAK
NEGATIF [G4-SO2]
Dari evaluasi yang dilakukan selama
ini, potensi dampak sosial yang
dihadapi Perseroan dan entitas
anak usaha adalah kesenjangan
kesejahteraan pada masyarakat di
sekitar lokasi perusahaan berkegiatan.
Kami menindaklanjuti kondisi ini
dengan penyelenggaraan program
kemitraan dan bina lingkungan (PKBL).
Program Kemitraan adalah program
pemberian bantuan pinjaman modal
usaha. Penyelenggaraan program ini
ditujukan untuk pemberdayaan pelaku
usaha mikro, kecil, menengah dan
koperasi (UMKM).
Sementara Bina Lingkungan, adalah
progam bantuan peningkatan
kualitas hidup masyarakat melalui
pembangunan sarana/prasarana publik
dan infrastruktur lainnya di sekitar
tempat tinggal mereka. Selain itu
juga dilakukan pemberian bantuan
sosial kepada korban bencana alam
dan bantuan sosial kemasyarakatan
lainnya.
Uraian rinci mengenai pelaksanaan
program dan kegiatan PKBL,
disampaikan terpisah dalam Laporan
Tahunan 2013 PKBL yang diterbitkan
PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk., dan juga laporan serupa yang
diterbitkan entitas anak usaha: PT
Semen Padang serta PT Semen
Tonasa.
NEGATIVE IMPACT
MANAGEMENT [G4-SO2]
Evaluations that have been conducted
so far showed that the potential social
impact faced by the Company and
its subsidiaries is welfare gap in the
community around the Company’s
operating areas. We follow this
through with the implementation of
partnership program and community
development (PKBL).
Partnership Program is a program
in distributing business loans. This
program is implementated with
the aim to empower micro, small,
medium enterprises (MSMEs) and
cooperatives.
Meanwhile Community Development
is an assistance program in
improving quality of life through
the development of public facilities
and other infrastructure their
neighborhood. The program also
distributes social assistance to victims
of natural disasters and other social
assistance.
A detailed description of the
implementation of PKBL programs
and activities is presented separately
in the PKBL Annual Report 2013
issued by PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk., and a similar report
published by subsidiaries PT Semen
Padang and PT Semen Tonasa.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report95
PROGRAM KEMITRAAN [G4-EC8]
Program Kemitraan adalah program
pemberian bantuan pinjaman
modal usaha, yang ditujukan
untuk pemberdayaan pelaku
UMKM yang menjadi mitra binaan.
Semen Indonesia dan entitas anak
usaha secara berkesinambungan
memberikan bantuan modal usaha
dan pendampingan kepada para mitra
binaan, guna memperkuat kapasitas
dan kemampuan daya saing mereka.
Pendampingan yang dilakukan juga
meliputi kesempatan kepada pelaku
UMKM untuk memperkenalkan
produk-produk unggulan mereka,
melalui Gelaran Semen Indonesia
Expo 2013 yang dibuka langsung
Direktur Utama PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk.. Kami juga terus
memperkuat kapasitas dan daya saing
pelaku UMKM sehingga keberadaan
mereka dapat memberikan kontribusi
penting dalam perekonomian
nasional, melalui penyelenggaraan
Semen Indonesia UKM Award yang
dilaksanakan bekerja sama dengan
Laboratorium Pengembangan
Manajemen dan Bisnis Fakultas
Ekonomi Universitas Airlangga (LPMB
FE-UNAIR).
Selama tahun 2013, Perseroan telah
merealisasikan penyaluran bantuan
dana Program Kemitraan kepada
2.134 mitra binaan. Dengan demikian
secara akumulatif jumlah mitra binaan
yang telah menerima bantuan dana
Program Kemitraan untuk 15.775 mitra
binaan.
PARTNERSHIP PROGRAM [G4-EC8]
Partnership Program is a program in
distributing business loans, aimed at
empowering MSMEs who become
partners. Semen Indonesia and its
subsidiaries continually provide capital
assistance and facilitation to the
partners, to strengthen their capacity
and competitiveness.
The facilitation also includes an
opportunity for MSMEs to introduce
their flagship products, through
Semen Indonesia Expo 2013 that
was opened by President Director
of PT Semen Indonesia (Persero)
Tbk.. We also continue to strengthen
the capacity and competitiveness
of MSMEs so that they can make
an important contribution to the
national economy, by organizing the
Semen Indonesian SME Award, held
in collaboration with the Business
and Management Development
Laboratory of Faculty of Economics,
Airlangga University of (LPMB FE-
UNAIR).
During 2013, the Company has
realized the Partnership Program
assistance fund disbursement to
2,134 partners. Thus the accumulated
number of partners who have
received the Partnership Program
funds was 15,775 partners.
JUMLAH MITRA BINAAN
NUMBER OF PARTNERSHIP
Realisasi Sampai
Tahun 2012
Realisasi Sampai
Tahun 2012
Realisasi Tahun
2013
Realisasi Tahun
2013
Realisasi Sampai
Tahun 2013
Realisasi Sampai
Tahun 2013
13,641 2,134 15,775
REALISASIPENYALURANDANAPROGRAMKEMITRAAN(Rpjuta)
REALIZATIONOFPARTNERSHIPPROGRAMFUNDDISBURSEMENT (Rpmillion)
Realisasi Sampai
Tahun 2012
Realisasi Sampai
Tahun 2012
Realisasi Tahun
2013
Realisasi Tahun
2013
Realisasi Sampai Tahun
2013
Realisasi Sampai Tahun
2013
407,634.75 72,659 480,293.68
Laporan Keberlanjutan 2013 96
SI PEDULI
Semen Indonesia juga terus
melanjutkan pelaksanaan program
Wirausaha Muda Kokoh (WMK).
Program ini dimulai tahun 2011,
dengan sasaran generasi muda di
sekitar pabrik semen di Tuban dan juga
Gresik.
Melalui program ini Perseroan
berkeinginan untuk melahirkan
pemuda yang berdaya saing
tinggi dalam berwirausaha
(entrepreneurship). Kami juga
berusaha mengubah paradigma
generasi muda untuk tidak menjadi
pegawai/karyawan akan tetapi menjadi
wirausaha yang dapat menciptakan
lapangan kerja.
Semen Indonesia also continue to
carry out Solid Young Entrepreneur
(WMK) program for. The program
began in 2011, with the target of
young generation around the cement
plants in Tuban and Gresik.
Through this program, the Company
intends to create highly competitive
youth in entrepreneurship. We also
attempted to change the paradigm
of the young generation not to be an
employee but to be entrepreneurs
who can create jobs.
PELAKSANAAN PROGRAM WIRAUSAHA MUDA KOKOH
PELAKSANAAN PROGRAM WIRAUSAHA MUDA KOKOH
Tahun
Year
Jumlah Peserta
Number of Participants
Total Penjualan
Total Sales
(Rp) | (IDR)
Jumlah Pekerja
Number of Workers
2011 40 5,010,000,000 137
2012 40 7,430,000,000 184
2013 40 12,740,000,000 120
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report97
BINA LINGKUNGAN
Sejalan aturan Peraturan Menteri
BUMN No PER-05/MBU/2007 tanggal
27 April 2007 yang terakhir telah
direvisi dengan Peraturan Menteri
BUMN No. PER-08/MBU/2013
tanggal 10 September 2013 yang
menjadi landasan pelaksanaan
PKBL, penyaluran Program Bina
Lingkungan Semen Indonesia
terbagi ke dalam 7 jenis kegiatan
sesuai obyek bantuan, yakni bantuan
bencana alam, pendidikan dan/atau
pelatihan, peningkatan kesehatan,
pengembangan prasarana dan/atau
sarana umum, bantuan sarana ibadah,
bantuan pelestarian alam, dan BUMN
Peduli.
1.	 Bantuan Bencana Alam
Selama tahun 2013, Semen
Indonesia memberikan bantuan
yang ditujukan kepada korban
bencana alam, antara lain:
•	 Korban erupsi Gunung Kelud
di Kabupaten Kediri, Blitar, dan
Malang, termasuk pendirian
Posko Semen Indonesia Peduli
di Wates (Kediri), Ngeglok (Blitar)
dan Pujon (Malang), untuk
membantu para pengungsi.
•	 Korban banjir di sepanjang aliran
Sungai Bengawan Solo yang
berada di wilayah Kabupaten
Tuban, Bojonegoro, dan
Lamongan.
•	 Melalui entitas anak usaha: PT
Semen Padang, telah disalurkan
bantuan kepada korban bencana
erupsi Gunung Sinabung, di
Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
COMMUNITY DEVELOPMENT
In accordance with the SOE Minister
Regulation No. PER-05/MBU/2007
dated April 27, 2007, which recently
revised with SOE Minister Regulation
No. PER-08/MBU/2013 dated
September 10, 2013 that becomes the
foundation of PKBL implementation,
the distribution of Semen Indonesia
Community Development Program
distribution is divided into 7 types
of activities according to objects
of assistace, namely disaster
relief, education and/or training,
health promotion, infrastructure
development and/or public facilities,
religious facilities assistance, nature
preservation assistance, and BUMN
Peduli (SOEs Care).
1.	 Disaster Relief
During 2013, Semen Indonesia
distributed relief for victims of
natural disasters, among others:
•	 Victims of Mount Kelud eruption
in Kediri, Blitar and Malang,
including the establishment
of Semen Indonesia Peduli
Coordination Post in Wates
(Kediri), Ngeglok (Blitar) and
Pujon (Malang), to help the
evacuees.
•	 Flood victims along Bengawan
Solo River basin located in
Tuban, Bojonegoro, and
Lamongan regencies.
•	 Through subsidiary PT Semen
Padang, relief has been
distributed to victims of Mount
Sinabung eruption in Karo, North
Sumatra.
Laporan Keberlanjutan 2013 98
SI PEDULI
2.	 Bantuan Pendidikan/Pelatihan
Semen Indonesia bersama entitas
anak usaha memberikan perhatian
khusus pada bidang pendidikan,
dengan menempatkan alokasi 40%
dana program CSR sebagai bantuan
di bidang pendidikan, termasuk
pemberian bimbingan belajar dan
beasiswa dan bantuan sarana
pendidikan. Program pendidikan
lainnya bagi tenaga kependidikan
adalah pendidikan karakter guru,
pelatihan pengawas sekolah
dan peningkatan mutu guru.
Sementara itu siswa mendapat
pelatihan tekonologi informasi dan
komunikasi.
Tidak hanya pendidikan formal
tetapi juga informal, termasuk
pelatihan ketrampilan bagi warga
setempat di antaranya:
•	 Pelatihan dan pendidikan
manajemen ternak unggas.
•	 Pelatihan pemanfaatan pelepah
pisang.
•	 Pelatihan wirausaha bagi santri
dan alumni pondok pesantren.
•	 Pelatihan dan pendampingan
budidaya jagung dan ketela
pohon.
•	 Pembuatan roti dan bakery.
•	 Pelatihan dan pendampingan
budidaya hortikultura (cabe dan
tomat).
•	 Pelatihan dan pendampingan
teknologi pembuatan pupuk
organik cair (mikroorganisme
lokal) serta aplikasinya pada
tanaman hortikultura.
•	 Pelatihan dan pendampingan
peningkatan ketrampilan
menjahit.
2.	 Education/Training Assistance
Semen Indonesia together with
its subsidiaries paid special
attention to education with 40%
of CSR programs funds allocated
for assistance in education,
including the provision of tutoring,
scholarships and educational
facilities. Other educational
programs were character
education for teachers, school
inspector training and teacher
quality enhancement. Meanwhile
the students received training
on information technology and
communications.
Not only formal but also informal
education is provided, including
skills training for local residents
including:
•	 Training and education on
poultry management.
•	 Training on banana midrib
utilization.
•	 Entrepreneurial training for
students and alumni of Islamic
boarding schools.
•	 Training and faciitation on corn
and cassava cultivation.
•	 Production of bread and bakery .
•	 Training and facilitation on
horticultural cultivation (peppers
and tomatoes).
•	 Training and facilitation
on liquid organic fertilizer
production technology (local
microorganisms) as well as its
application in horticultural crops.
•	 Training and facilitation on
sewing skills improvement.
40%
Dana program CSR
dialokasikan pada
bidang pendidikan
CSR funds allocated for
education improvement
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report99
3.	 Bantuan Peningkatan Kesehatan
•	 Pengobatan masal.
•	 Posyandu.
•	 Operasi katarak.
•	 Pembangunan rumah layak huni.
3.	 Health Improvement Assistance
•	 Mass medical treatment
•	 IHC
•	 Cataract surgery
•	 Development of habitable
housing
•	 Pelatihan ketrampilan usaha
makanan ringan ceriping jagung.
•	 Pelatihan sulam pita dan sulam
bayangan.
•	 Pelatihan ketrampilan membatik
tulis.
•	 Pelatihan operator forklift untuk
pemuda dan warga sekitar
pabrik.
•	 Training on corn chips (ceriping)
business skills.
•	 Training on ribbon embroidery
and shadow embroidery.
•	 Training on batik drawing skills.
•	 Forklift operator training for
youth and residents around the
plant.
Laporan Keberlanjutan 2013 100
SI PEDULI
4.	 Bantuan Pengembangan Sarana/
Prasarana Umum
Beberapa bantuan pengembangan
sarana/prasarana umum yang
dilaksanakan tahun 2013, adalah:
•	 Pengurukan dan pemadatan
lapangan sisi utara Desa
Temandang, Kecamatan
Merakurak.
•	 Pengurukan dan pemadatan
lapangan sisi Selatan Desa
Temandang.
•	 Plengsengan lapangan, jalan
lapangan dan pengurukan jalan
lapangan.
•	 Pembangunan Masjid Nurul
Huda.
•	 Lanjutan perbaikan jalan Desa
Tobo.
•	 Pembangunan gedung MI
Salafiyah Desa Mliwang,
Kecamatan Kerek.
•	 Pembuatan turap penahan
dinding sungai di Desa
Sembungrejo, Kecamatan
Merakurak.
•	 Normalisasi saluran air antara
Kecamatan Merakurak – Kec.
Jenu.
•	 Pembangunan kios Desa
Temandang.
•	 Perbaikan jembatan
penyeberangan Desa Tlogowaru
Kecamatan Merakurak.
•	 Grille Penutup Saluran Air untuk
menyaring lumpur di Jalan Raya
Sumberarum, Kecamatan Kerek.
4.	 Public Facility/Infrastructure
Development Assistance
Some assistance for public
facilities/ infrastructure
development implemented in 2013,
are:
•	 Dredging and and compaction
of field at northern side of
Temandang Village, Merakurak
District.
•	 Dredging and compaction
of field at southern side of
Temandang Village.
•	 Building retaining wall of field,
field roads and backfilling of field
roads.
•	 Construction of Nurul Huda
Mosque.
•	 Continuation of Tobo Village road
repairs.
•	 The construction of MI Salafiyah
Islamic elementary school in
Mliwang Village, Kerek District.
•	 Making plaster of river retaining
wall in Sembungrejo Village,
Merakurak District.
•	 Water channel normalization
between Merakurak District and
Jenu District.
•	 Construction of kiosks in
Temandang Village.
•	 Crossing bridge repair in
Tlogowaru Village, Merakurak
District.
•	 Grille Cover of Waterways to
filter mud on Sumberarum
street, Kerek District.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report101
•	 Pembuatan pagar dan pas
loket lapangan sepakbola Desa
Socorejo, Kecamatan Jenu.
•	 Pembangunan ruang kelas
baru RA. Al -Hikmah Desa
Margomulyo Kecamatan Kerek.
•	 Pembuatan pagar balai Desa
Kapu, Kecamatan Merakurak.
•	 Perbaikan gorong-gorong
Desa Temandang, Kecamatan
Merakurak.
•	 Pembuatan gapura batik di
Kecamatan Kerek.
•	 Pembangunan gapura desa
Karanglo, Mliwang dan
Sumberarum, Kecamatan
Kerek dan di Desa Tlogowaru,
Kecamatan Merakurak.
•	 Pembuatan saluran air dan
plengsengan lapangan sepak
bola Dusun Koro dan Desa
Pongpongan, Kecamatan
Merakurak.
•	 Pembangunan balai desa
Temandang Kecamatan
Merakurak.
•	 Pemasangan paving block jalan
Mangrove Centre Tuban.
•	 Pembangunan tempat wudhu
Masjid Jami’ Al-Hikmah, Desa
Wolutengah Kecamatan Kerek.
5.	 Bantuan Sarana Ibadah
Bantuan acara-acara peringatan
hari besar keagamaan dan kegiatan
keagamaan; bantuan semen untuk
pembangunan fasilitas ibadah, dan;
bantuan pembangunan tempat
ibadah.
•	 Buiding fences and ticket
counter for soccer field in
Socorejo Village, Jenu District.
•	 Construction of new classroom
of RA. AL-Hikmah in Margomulyo
Village, Kerek District.
•	 Building fences of Kapu Village
hall, Merakurak District.
•	 Culverts Repair in Temandang
Village, Merakurak District.
•	 Building batik gate in Kerek
District.
•	 Building village gates in
Karanglo, Mliwang and
Sumberarum villages, Kerek
District and Tlogowaru Village in
Merakurak District.
•	 Building drainage and retaining
wall of soccer field in Koro
Hamlet and Pongpongan Village,
Merakurak District.
•	 Construction of Temandang
Village hall, Merakurak District.
•	 Paving block laying on the paths
of Tuban Mangrove Centre.
•	 Building ablution room at
Jami ‘ Al – Hikmah Mosque,
Wolutengah Village, Kerek
District.
5.	 Religious Facilities Assistance
Assistance for commemoration
events of religious holidays and
activities; cement assistance for
construction of religious facilities;
and assistance for construction of
houses of worship.
Laporan Keberlanjutan 2013 102
SI PEDULI
6.	 Bantuan Pelestarian Alam
•	 Penghijauan turus Jalan
Merakurak – Montong,
Kabupaten Tuban, tahap 1, 2
dan 3.
•	 Penghijauan turus jalan raya
Kantor Kecamatan Kerek, Desa
Jarorejo Kecamatan Kerek –
Kantor Polsek Montong, Ds
Montongsekar, Kecamatan
Montong.
•	 Penghijauan turus jalan raya
Desa Jetak - Desa Tileng,
Kecamatan Montong.
•	 Perawatan tanaman turus jalan
raya Kecamatan Merakurak –
Kecamatan Montong.
•	 Perawatan tanaman turus jalan
raya Ds. Jarorejo, Kecamatan
Kerek – Desa. Jetak, Kecamatan
Montong.
•	 Penanaman pohon siwalan di
Kabupaten Tuban Tahap 1, 2 dan
3.
•	 Penanaman cemara laut di
berbagai wilayah perairan, yaitu
perairan wilayah Kecamatan
Jenu, area Pelsus Desa
Socorejo, pantai Desa Temaji;
Perairan Wilayah Kecamatan
Jenu, area pantai Desa
Temaji – Pantai Desa Pereng
Kabupaten Tuban; perairan
wilayah Kecamatan Jenu, area
pantai Desa Pereng – Tanjung
Awar-Awar; perairan wilayah
Kecamatan Jenu, area pantai
Desa Pereng – Tanjung Awar-
Awar sepanjang 1,4 kilometer.
6.	 Nature Preservation Assistance
•	 Tree planting at street garden
along Merakurak – Montong
road, Tuban Regency, phase 1,
2 and 3.
•	 Tree planting at street garden
along the road of Kerek District
Office, Jarorejo Village, Kerek
District – Montong Sector Police
Station, Montongsekar Village,
Montong District.
•	 Tree planting at street garden
of Jetak Village – Tileng Village
road, Montong District.
•	 Maintenance of street garden
plants of Merakurak District –
Montong District road.
•	 Maintenance of street garden
plants of Jarorejo Village road,
Montong District.
•	 Siwalan tree planting in Tuban
Regency, Phase 1, 2 and 3.
•	 Casuarina tree planting in
various areas of waters, Jenu
District waters, Pelsus area of
Socorejo Village, coast of Temaji
Village; Jenu District waters,
coastal areas of Temaji Village –
Coast of Pereng Village, Tuban
Regency; Jenu District waters,
coastal area of Pereng Village
- Tanjung Awar - Awar; Jenu
District waters, coastal area of
Pereng Village - Tanjung Awar -
Awar along 1.4 kilometers.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report103
•	 Perawatan cemara laut wilayah
Kecamatan Jenu Area, Desa
Socorejo – Temaji; perairan
wilayah Kecamatan Jenu, area
pantai Desa Temaji – Pereng.
•	 Keramba jala apung.
•	 Pembuatan sangkar burung di
Mangrove Centre Tuban.
•	 Maintenance of casuarina in
Jenu District Area, Socorejo
Village - Temaji; the Jenu District
waters, coastal area of Temaji
Village - Pereng.
•	 Floating net cages.
•	 Making bird cages at Tuban
Mangrove Centre.
REALISASI PENYALURAN DANA KEGIATAN BINA LINGKUNGAN TAHUN 2013
2013 REALIZATION OF FUND DISTRIBUTION FOR COMMUNITY STEWARDSHIP ACITIVITES
Sektor Kegiatan
Activities
Realisasi Sampai Tahun 2012
Realisasi Sampai Tahun 2012
Realisasi Tahun 2013
Realisasi Tahun 2013
Realisasi Sampai Tahun 2013
Realisasi Sampai Tahun 2013
Bantuan bencana alam
Donation for natural disarter
4,236.724996
542 4,778.32
Bantuan pendidikan, pelatihan dan beasiswa
Donation for education and scholarship
57,383.74941
- 57,383.75
Bantuan peningkatan kesehatan
Donation for health
5,605.496367
- 5,605.50
Bantuan pengembangan sarana/prasarana umum
Donation for public facility and infrastructure
12,732.7165
12 12,774.87
Bantuan sarana ibadah
Donation for religious facility
31,336.12355
5 31,341.05
Pelestarian alam
Nature preservation
7,631.11716
- 7,631.12
BUMN Pedul
BUMN Care
14,534.4089
- 14,534.41
JUMLAH | TOTAL 133,460.34 559 132,019.01
Keterangan | Notes : Dalam juta rupiah | in Million IDR
Laporan Keberlanjutan 2013 104
Visi dan Misi [G4-56]
Vision and Mission
Visi dan Misi Perseroan ditetapkan oleh Direksi pada 12 Maret 2012 dan disetujui
Dewan Komisaris pada 4 April 2012.
Sosialisasi pemahaman dan pelaksanaan Visi dan Misi dijalankan Perseroan melalui:
1. Pembekalan pada setiap pegawai baru.
2. Penyegaran dan pembekalan kepada pegawai, baik melalui kegiatan tatap muka,
pelatihan maupun materi komunikasi internal lain termasuk intranet.
Corporate Vision and Mission was established by Board of Directors on March 12, 2012 and was
approved by Board of Commissioners on April 4, 2012.
Dissemination of understanding and implementation of the Company’s Vision and Mission is
conducted through:
1. New employee orientation.
2. Refresher and debriefing to employees, both through face-to-face activities, training and
other internal communication materials including intranet.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report105
Menjadi perusahaan persemenan terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara.
Being a leading cement company in Indonesia and Southeast Asia.
Visi Vision
Compete With a Clear & Synergized Vision
Have a High Spirit for Continuous Learning
Act with High Accountability
Meet Customer Expectation
Perform ethically with high Integrity
Strengthening Teamwork
Budaya Korporasi Corporate Culture
1. Memproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait lainnya yang
berorientasikan kepuasan konsumen dengan menggunakan teknologi ramah
lingkungan.
2. Mewujudkan manajemen berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika
bisnis dan semangat kebersamaan dan inovatif.
3. Meningkatkan keunggulan bersaing di domestik dan internasional.
4. Memberdayakan dan mensinergikan sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan
nilai tambah secara berkesinambungan.
5. Memberikan kontribusi dalam peningkatan para pemangku kepentingan
(stakeholders).
1. Producing, trading of cement and other related products oriented consumer satisfaction by
using environmentally friendly technology.
2. Realize management by upholding international standards of business ethics and the spirit of
togetherness and innovative.
3. Increasing competitive advantage in domestic and international markets.
4. Empower and synergize its resources to increase the value added on an ongoing basis.
5. Contribute to the improvement of stakeholders.
Misi Mission
Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan
Governance, Commitment and Engagement
Laporan Keberlanjutan 2013 106
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report107
Sebagai induk perusahaan strategis
(strategic holding company), pada
tahun 2014 PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk., mulai melaksanakan
tata kelola perusahaan bersamaan
dengan pengelolaan risiko dan
kepatuhan pada regulasi. Perseroan
merumuskan hal tersebut dalam
mekanisme GRC atau Governance,
Risk and Compliance.
Sepanjang tahun 2013, Semen
Indonesia senantiasa menjalankan
praktik-praktik tata kelola perusahaan
yang baik (good corporate governance
atau GCG), dengan mengedepankan
prinsip-prinsip keterbukaan informasi
(transparansi), akuntabilitas,
pertanggungjawaban, kemandirian,
dan kewajaran. Secara bertahap,
pada tahun 2014 Perseroan akan
meningkatkan pelaksanaan tata
kelola perusahaan dengan mengacu
pada ASEAN Corporate Governance-
Score Card untuk memastikan tingkat
kepatuhan.
Penjelasan mengenai pelaksanaan
GCG pada bagian ini, sepenuhnya
disampaikan terpisah di dalam
Laporan Tahunan 2013. Ini sesuai
dengan penggunaan Sustainability
Reporting Guidelines (SRG) versi G4.0
yang menjadi pedoman penulisan.
Kami hanya akan menyampaikan
pembahasan informasi mengenai tata
kelola perusahaan, yang berkaitan
dengan pemenuhan tanggung jawab
sosial perusahaan.
As a strategic holding company,
in 2014 PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk., began implementing
corporate governance along with
risk management and regulatory
compliance. The Company formulates
the matters in the GRC mechanism or
Governance, Risk and Compliance.
Throughout 2013, Semen Indonesia
always conducted good corporate
governance (GCG) practices,
by promoting the principles of
transparency, accountability,
responsibility, independence,
and fairness. Gradually, in 2014
the Company will improve the
implementation of corporate
governance with reference to the
ASEAN Corporate Governance-
ScoreCard to ensure level of
compliance.
Explanation of GCG implementation
n this section is fully presented
separately in the Annual Report
2013. This is in line with the use of
Sustainability Reporting Guidelines
(SRG) version G4.0 as the reporting
guidelines. We will only disclose
discussion of corporate governance
information related to the fulfillment
of corporate social responsibility.
Penerapan tata kelola
mengacu pada ASEA
Corporate Governance
Score Card
Corporate governance
implemented based
on ASEAN Corporate
Governance Score Card
Laporan Keberlanjutan 2013 108
Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan
Governance, Commitment and Engagement
BADAN TATA KELOLA
Sesuai Undang-Undang (UU) No.40
Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas, struktur badan tata kelola
Perseroan terdiri atas: [G4-34]
1.	Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS), yang merupakan organ
tertinggi Perusahaan.
2.	Dewan Komisaris, bertindak
sebagai organ pengawas
Perusahaan dan pemberi nasihat
kepada Direksi.
3.	Direksi, adalah organ yang
bertanggung jawab atas
kepengurusan Perusahaan.
Uraian dan penjelasan rinci tentang
masing-masing badan tata kelola,
beserta pelaksanaan tanggung jawab
masing-masing dapat dilihat dalam
Laporan Tahunan 2013, yang disusun
dan diterbitkan terpisah.
PEMENUHAN TANGGUNG JAWAB
SOSIAL
Seiring perubahan yang menjadikan
Semen Indonesia sebagai induk
perusahaan, maka Perseroan
telah membentuk Departemen
CSR yang akan membantu Direksi
dalam merencanakan, menerapkan,
maupun evaluasi terkait pelaksanaan
tanggung jawab sosial. Departemen
CSR dipimpin oleh seorang Kepala
Departemen yang bertanggung jawab
kepada Direktur Utama. [G4-35] [G4-
36]
GOVERNANCE BODIES
In accordance with Law No. 40 of
2007 on Limited Liability Company,
the structure of the Corporate
governance bodies consists of: [G4-
34]
1.	General Meeting of Shareholders
(GMS), which is the highest organ
of the Company.
2.	Board of Commissioners, acting
as the Company’s supervisory and
advisory organ for the Board of
Directors.
3.	Board of Directors, is the organ
responsible for the management of
the Company.
Detailed description and explanation
of each governance body, along with
the implementation of their respective
responsibilities can be found in the
Annual Report 2013, which is prepared
and published separately.
SOCIAL RESPONSIBILITY
FULFILLMENT
In line with the changes that
transformed Semen Indonesia intoa
holding company, the Company has
established the CSR Department
that will assist the Board of Directors
in planning, implementing, and
evaluation on social responsibility
implementation. The CSR department
is led by a Head of Department who is
responsible to the President Director.
[G4-35] [G4-36]
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report109
Secara berkesinambungan Perseroan
melalui Departemen CSR melakukan
pertemuan dengan para pemangku
kepentingan, yakni mereka yang
terlibat dalam pelaksanaan program/
kegiatan tanggung jawab sosial.
Pertemuan dimaksudkan guna
memantau pelaksanaan program/
kegiatan tanggung jawab sosial, serta
untuk mengetahui ada tidaknya hal
mendesak yang harus ditindaklanjuti
segera. [G4-37]
KEABSAHAN DAN EVALUASI
PELAPORAN
Penyusunan dan penerbitan Laporan
Keberlanjutan 2013 dilaksanakan
melalui tim internal di bawah
koordinasi Departemen CSR.
Pengesahan atas material pelaporan
dalam Laporan Keberlanjutan 2013,
menjadi tanggung jawab Direktur
Utama. Proses pengesahan dijalankan
melalui panel diskusi terbatas yang
melibatkan Direksi dan konsultan
independen. [G4-48]
The Company continuously holds
meetingas with stakeholders through
CSR Department, which is involved
in the implementation of programs/
activities of. The meeting is intended
to monitor the implementation
of social responsibility programs/
activities, as well as to determine
whether there is an urgent matter
that must be acted upon immediately.
[G4-37]
REPORTING VALIDITY AND
EVALUATION
The preparation and publication of the
Sustainability Report 2013 conducted
by an internal team under the
coordination of the CSR Department.
The approval of the reporting materials
in the Sustainability Report 2013, is
the President Director’s responsibility.
The approval process was conducted
through a limited panel discussion
involving Board of Directors and an
independent consultant. [G4-48]
Laporan Keberlanjutan 2013 110
Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan
Governance, Commitment and Engagement
PELIBATAN PEMANGKU
KEPENTINGAN
Berubahnya Perseroan menjadi induk
perusahaan, tak serta merta membuat
para pemangku kepentingan Semen
Indonesia mengalami perubahan. Hal
ini dikarenakan peralihan pengelolaan
pabrik semen di Kabupaten Tuban,
Jawa Timur kepada entitas anak
usaha: PT Semen Gresik melalui
mekanisme kerjasama operasi (KSO)
dilakukan secara bertahap.
STAKEHOLDERS INVOLVEMENT
The change of the Company becoming
a holding company, does not
necessarily change the stakeholders
of Semen Indonesia unchanged.
This is because the transfer of the
management of a cement plant
in Tuban Regency, East Java, to
subsidiary PT Semen Gresik through
the mechanism of joint operation
(KSO) is conducted in stages.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report111
Dengan demikian Perseroan
masih akan terlibat dalam kegiatan
pengelolaan pabrik semen beserta
kegiatan-kegiatan lainnya yang
menyertai, sampai peralihan kepada
PT Semen Gresik benar-benar
terlaksana penuh. Adapun para
pemangku kepentingan dimaksud
adalah: [G4-24]
1.	Pemegang saham.
2.	Pemerintah.
3.	Pelanggan.
4.	Lembaga keuangan.
5.	Sektor swasta.
6.	Auditor.
7.	Masyarakat.
Identifikasi para pemangku
kepentingan dilakukan secara internal,
berdasar relasi yang terbangun
selama ini dengan berbagai pihak,
dan hubungan saling mempengaruhi
yang tercipta. Perseroan belum secara
khusus melakukan pemetaan dan
identifikasi pemangku kepentingan,
yang melibatkan pihak independen.
[G4-25]
Perseroan melakukan pendekatan
kepada masing-masing pemangku
kepentingan, untuk mengetahui
dan memenuhi kebutuhan
mereka. Pendekatan dilaksanakan
dengan mempertimbangkan sifat
relasi masing-masing pemangku
kepentingan terhadap Perseroan.
Pendekatan yang dilakukan dalam
kondisi tertentu juga menghadirkan
Dewan Komisaris maupun Direksi, di
antaranya melalui kehadiran dalam
RUPS, kegiatan kunjungan ke lokasi
proyek maupun pertemuan langsung
dengan pemangku kepentingan. [G4-
26]
Thus the Company will still be
involved in the management of
the cement plant along with other
activities, until transition to PT
Semen Gresik is fully completed. The
stakeholders are: [G4-24]
1.	Shareholders.
2.	Government.
3.	Customers.
4.	Financial institutions.
5.	Private sector.
6.	Auditor.
7.	Community.
Stakeholders identification is
conducted internally, based on the
relationship that has been established
with various parties, and the interplay
created. The Company specifically
has yet to conduct mapping and
identification of stakeholders,
involving independent parties. [G4-25]
The Company approaches each
stakeholder to identify and meet
their needs. The approaches are
implemented by considering the
nature of the relationship of each of
the Company’s stakeholders. The
approach that is made under certain
circumstances also presented the
Board of Commissioners and Board
of Directors, including through
attendance at the GMS, the activities
of the project site visits and directly
meetingwith stakeholders. [G4-26]
Laporan Keberlanjutan 2013 112
Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan
Governance, Commitment and Engagement
PEMANGKU KEPENTINGAN DAN METODE PENDEKATAN [G4-27]
Pemangku
Kepentingan
Stakeholders
Kebutuhan
Needs
Topik Utama
Key Topics
Pemegang saham Laporan kinerja. •	 Penyampaian laporan kinerja berkala.
•	 Penyampaian pemberitahuan lain oleh fungsi Investor Relation
dan Corporate Secretary.
•	 Penyelenggaraan RUPS beserta penyampaian laporan kinerja
Dewan Komisaris dan Direksi dalam Laporan Tahunan, Laporan
Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), serta
Laporan Keberlanjutan.
•	 Pembayaran deviden sesuai keputusan RUPS.
Pemerintah Kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan dan
produk hukum lain.
•	 Korespondensi dan komunikasi.
•	 Pemenuhan segala persyaratan terkait kegiatan usaha dan
operasional.
•	 Penyampaian informasi yang dibutuhkan dan relevan dengan
kegiatan Perseroan.
•	 Pembayaran deviden.
•	 Pembayaran pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP)
•	 Pembayaran pajak daerah dan retribusi.
Pelanggan Jaminan kualitas dan
pengiriman.
•	 Pencantuman Standar Nasional Indonesia.
•	 Informasi produk.
•	 Penerapan sistem informasi pelanggan (Simpel).
Lembaga
Keuangan
Keterbukaan informasi dan
kepatuhan pada perjanjian
kerjasama.
•	 Korespondensi dan penyampaian informasi yang diperlukan secara
benar, akurat dan tepat waktu.
•	 Melaksanakan kewajiban Perseroan tepat waktu.
•	 Pemenuhan hak-hak pihak-pihak yang terlibat dalam setiap
perjanjian yang telah disepakati.
Sektor swasta Keterbukaan informasi dan
kepatuhan pada perjanjian
kerjasama.
•	 Korespondensi dan penyampaian informasi yang diperlukan secara
benar, akurat dan tepat waktu.
•	 Melaksanakan kewajiban Perseroan tepat waktu.
•	 Pemenuhan hak-hak pihak-pihak yang terlibat dalam setiap
perjanjian yang telah disepakati.
Auditor Keterbukaan informasi. •	 Korespondensi dan koordinasi.
•	 Penyampaian laporan kinerja keuangan dengan sebenar-benarnya.
Masyarakat Peningkatan taraf hidup dan
kesejahteraan.
•	 Bantuan pinjaman permodalan melalui Program Kemitraan untuk
memberdayakan usaha kecil, menengah dan koperasi yang
dikelola masyarakat.
•	 Bantuan kemasyarakatan dan pembangunan infrastruktur melalui
program Bina Lingkungan.
•	 Kegiatan sosial kemasyarakatan lain.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report113
GROUP OF STAKEHOLDERS AND METHOD APPROACH [G4-27]
Pemangku
Kepentingan
Stakeholders
Kebutuhan
Needs
Topik Utama
Key Topics
Shareholders Performance report •	 Delivery of periodic performance report
•	 Delivery of other notification by the function of Investor Relations
and Corporate Secretary.
•	 Implementation of the GMS and delivery of performance report
of the Board of Commissioners and Board of Directors in the
Annual Report, the Annual Report of the Partnership Program and
Community Development (PKBL) and Sustainability Report.
•	 Payment of dividends as approved in the GMs.
Government Compliance with laws and
regulations and other legal
product.
•	 Correspondence and and communication.
•	 Fulfillment of all the requirements regarding business activities
and operations.
•	 Delivery of essential and relevant information with the activities of
the Company.
•	 Payment of dividends.
•	 Payment of tax and non-tax state revenues (PNBP)
•	 Payment of regional taxes and levies.
Customer Quality assurance and
delivery
•	 Inclusion of Indonesian National Standard certification.
•	 Product information.
•	 Implementation of a customer information system (Simple).
Financial Institution Information disclosure and
compliance with cooperation
agreement.
•	 Correspondence and delivery of essential information properly,
accurately and timely.
•	 Implement of the Company’s obligations on time.
•	 Fulfillment of the rights of the parties involved in any agreement
that has been agreed upon.
Private sector Information disclosure and
compliance with cooperation
agreement.
•	 Correspondence and delivery of essential information properly,
accurately and timely.
•	 Implement of the Company’s obligations on time.
•	 Fulfillment of the rights of the parties involved in any agreement
that has been agreed upon.
Auditor Information disclosure. •	 Correspondence and coordination.
•	 Delivery of accurate financial performance reports.
Community Standard of living and welfare
Improvement.
•	 Capital loan assistance through Partnership Program to empower
small and medium enterprises and cooperatives run by the
community.
•	 Social and infrastructure development assistance through the
Community Development program.
•	 Other social activities.
Laporan Keberlanjutan 2013 114
Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan
Governance, Commitment and Engagement
CETAK BIRU CSR
Selain membentuk Departemen
CSR, Semen Indonesia selaku induk
perusahaan juga telah melakukan
penyusunan Cetak Biru CSR, yang
menjadi pedoman dalam mewujudkan
komitmen keberlanjutan oleh
Perseroan.
Cetak Biru CSR mencerminkan
suatu konsep yang menempatkan
pelaksanaan tanggung jawab sosial
dan lingkungan sebagai upaya efektif
bagi peningkatan reputasi sekaligus
menjamin keberlanjutan Perseroan
sebagai perusahaan induk maupun
entitas anak usaha. Kami menyadari
sepenuhnya, bahwa agenda untuk
mencapai keberlanjutan penting untuk
dipahami oleh semua unsur sebagai
sebuah tanggung jawab dan aktivitas
lintas departemen yang melibatkan
seluruh unsur perusahaan dalam grup.
Cetak Biru CSR dibuat dengan
pedoman umum sebagai berikut:
a.	 Aspek Perencanaan
Perseroan sebagai induk
perusahaan akan menyusun
kebijakan dan pedoman CSR untuk
seluruh grup. Sementara entitas
anak usaha mendesain program
CSR lokal untuk komunitas
lokal berdasarkan pedoman dan
kebijakan induk perusahaan.
b.	Aspek Implementasi
Perseroan sebagai induk
perusahaan melaksanakan program
CSR di tingkat induk perusahaan,
memfasilitasi cross sharing best
practices pelaksanaan CSR dari
entitas anak usaha serta mengelola
pelaksanaan program CSR di
seluruh grup.
CSR BLUEPRINT
In addition to forming the CSR
Department, Semen Indonesia as the
holding company also has prepared
he CSR Blueprint, which serves as
guidelines in realizing the Company’s
sustainability commitments.
CSR Blueprint reflects a concept that
puts the implementation of social
and environmental responsibility as
an effective means for improving
the Company’s reputation as well
as ensuring the sustainability of the
holding company and its subsidiaries.
We are fully aware that the agenda to
achieve sustainability is important to
be understood by all of the elements
as a responsibility and cross-
departmental activities that involve all
elements of the company within the
group.
CSR Blueprint is established with the
following general guidelines:
a.	 Planning Aspect
The Company as the holding
company will develop CSR policies
and guidelines for the whole
group. Meanwhile subsidiaries
are to design local CSR programs
for local communities based on
the guidelines and policies of the
holding company.
b.	 Implementation Aspect
The Company as the holding
company implements CSR
programs at the holding company
level, facilitates cross-sharing
of CSR best practices from
subsidiaries and to manage the
implementation of CSR programs
in the entire group.
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report115
c.	 Aspek Monitoring dan Evaluasi.
Perseroan sebagai induk
perusahaan melaksanakan evaluasi
efektifitas program CSR di tingkat
grup, sedangkan entitas anak usaha
melaksanakan evaluasi efektifitas
program CSR di masing-masing
perusahaan dan memberikan
masukan ke induk perusahaan
sebagai bahan untuk evaluasi dan
perbaikan CSR Grup.
c.	 Monitoring and Evaluation
Aspects.
The Company as the holding
company performs evaluation of
CSR programs effectiveness at
group level, while subsidiaries
perform evaluation of CSR
programs effectiveness at each
company and provide input to the
holding company to be used as
material for the evaluation and
improvement of the CSR Group.
Referensi | Reference :
Laporan Tahunan 2013 PT Semen Indonesia (Persero), Tbk | Annual Report of PT Semen Indonesia (Persero), Tbk
Situs CSR | CSR website: www.csr-semenindonesia.com
Situs Perseroan | Corporate website: www.semenindonesia.com
Indeks GRI & Suplemen Tambang dan Metal
GRI Index & Mining and Metal Supplement
Laporan Keberlanjutan 2013 116
PENJELASAN HAL UMUM | GENERAL STANDARD DISCLOSURES
INDIKATOR
INDICATORS
URAIAN
DESCRIPTION
HALAMAN
PAGE (S)
STRATEGI DAN ANALISIS | STRATEGI AND ANAYSIS
G4-1 Pernyataan dari Direksi | Statement from BOD 10
G4-2 Uraian dampak, risiko dan peluang | Description of key impacts, risks, and opportunities 10
PROFIL ORGANISASI | ORGANIZATIONAL PROFILE
G4-3 Nama organisasi | Name of the organization 19
G4-4 Merek, produk, dan layanan jasa | Primary brands, products and services 20
G4-5 Lokasi kantor pusat | Location of headquarter 19
G4-6 Jumlah negara tempat beroperasi | Number of countries operation 21
G4-7 Kepemilikan saham dan bentuk hukum | Ownership and legal form 21
Lihat Laporan
Tahunan
See Annual Report
G4-8 Pasar terlayani | Markets served 21
G4-9 Skala pelaporan | Organizational scale 23
G4-10 Jumlah dan komposisi pegawai | Number and composition of employees 24
Lihat Laporan
Tahunan
See Annual Report
G4-11 Pekerja terlindungi perjanjian kerja bersama (PKB) | Employees covered by collective bargaining
agreements
25
G4-12 Rantai pasokan organisasi | Organization’s supply chain 29
G4-13 Perubahan signifikan organisasi | Significant changes of organization 11, 20, 22, 61, 63
G4-14 Pendekatan prinsip pencegahan | Precautionary principles approach 26
G4-15 Kepatuhan pada prinsip-prinsip dan inisiatif eksternal | Externally charters, principles, or other
initiatives
8
G4-16 Keanggotaan dalam asosiasi | Memberships in associations 26
ASPEK MATERIAL DAN PEMBATASAN | MATERIAL ASPECTS AND BOUNDARIES
G4-17 Daftar entitas termasuk pernyataan laporan keuangan konsolidasi organisasi | List of entities
included in the organization’s consolidated financial statements
31
Lihat Laporan
Tahunan
See Annual Report
G4-18 Proses menentukan isi laporan dan pembatasan | Process for defining the report content and
boundaries
32
G4-19 Daftar aspek material | List of material aspects 33
G4-20 Batasan aspek material di dalam organisasi | Aspect boundaries within organization 32
G4-21 Batasan aspek material di luar organisasi | Aspect boundaries outside organization 32
G4-22 Pernyataan kembali | Restatement 34
G4-23 Perubahan pelaporan bersifat signifikan | Significant changes from previous reports 33, 34
PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN | STAKEHOLDERS ENGAGEMENT
G4-24 Daftar pemangku kepentingan | Stakeholders list 111
G4-25 Dasar identifikasi dan seleksi pemangku kepentingan | Basis for identification and selection of
stakeholders
111
INDEKS GRI & SUPLEMEN SEKTOR TAMBANG & LOGAM [G4-32]
GRI INDEX AND MINING & METALS SECTOR SUPPLEMENT
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report117
INDIKATOR
INDICATORS
URAIAN
DESCRIPTION
HALAMAN
PAGE (S)
G4-26 Proses pendekatan pada pemangku kepentingan | Approach to stakeholders engagement 111
G4-27 Topik kunci dan respon organisasi | Key topics and organization response 112, 113
PROFIL PELAPORAN | REPORT PROFILE
G4-28 Periode pelaporan | Reporting period 31
G4-29 Tanggal penerbitan laporan terdahulu | Date of most recent previous report 31
G4-30 Siklus pelaporan | Reporting cycle 31
G4-31 Kontak | Contact point 35
G4-32 Indeks Isi GRI | GRI Content Index 34
G4-33 Penjaminan | Assurance 34
TATA KELOLA | GOVERNANCE
G4-34 Struktur tata kelola | Governance structure 108
Lihat Laporan
Tahunan
See Annual Report
G4-35 Pendelegasian kewenangan | Delegating authority 108
G4-36 Penunjukan pejabat pelaksana CSR | Appointment an executive for CSR implementation 108
G4-37 Konsultasi dengan pemangku kepentingan | Consultation between stakeholders 109
G4-48 Pengesahan pelaporan | Report approval 109
ETIKA DAN INTEGRITAS | ETHICS AND INTEGRITY
G4-56 Nilai-nilai, prinsip, dan norma organisasi | Organizational values, principles and norms 28, 104
G4-57 Pemberian saran dan perilaku patuh hukum | Seeking advice on ethical and lawful behavior 64
G4-58 Pelaporan perilaku tak beretika/tak patuh hukum | Reporting about unethical/unlawful behavior 66
PENJELASAN HAL KHUSUS | SPECIFIC STANDRAD DISCLUSURES
ASPEK MATERIAL
MATERIAL
ASPECTS
DMA* DAN
INDIKATOR
DMA* AND
INDICATOR
URAIAN
DESCRIPTION
HALAMAN
PAGE (S)
PENGECUALIAN
OMMISSIONS
SI CERDAS: Menjadi Perusahaan Semen Unggul dengan SDM Andal
SI CERDAS DMA* Menjadi Perusahaan Semen Unggul dengan SDM
Andal
36-53 Dilaporkan | Reported
KETENAGAKERJAAN | LABOR
Ketenagakerjaan
Employment
G4-LA1 Jumlah pekerja baru dan tingkat turn-over |
Number of new employee and turn-over
45
Dilaporkan | ReportedG4-LA2 Manfaat untuk pegawai | Benefit for employee 46
G4-LA3 Kembali kerja setelah cuti melahirkan | Return to
work after parental leave
46
Laporan Keberlanjutan 2013 118
Indeks GRI & Suplemen Tambang dan Metal
GRI Index & Mining and Metal Supplement
ASPEK MATERIAL
MATERIAL
ASPECTS
DMA* DAN
INDIKATOR
DMA* AND
INDICATOR
URAIAN
DESCRIPTION
HALAMAN
PAGE (S)
PENGECUALIAN
OMMISSIONS
Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
(K3)
Occupational
Health and Safety
(OHS)
G4-LA5 Keterwakilan pekerja dalam komite K3 | Workforce
representation in OHS committees
49
Dilaporkan | Reported
G4-LA6 Peristiwa kecelakaan kerja | Rates of work accident 49
G4-LA7 Pekerja dengan risiko tinggi kesehatan kerja |
Workers with high risk of working diseases
50
G4-LA8 Topik K3 dalam perjanjian kerja bersama | OHS
topics in formal agreement with trade union
50
Pendidikan dan
Pelatihan
Training and
Education
G4-LA9 Rata-rata jam pelatihan karyawan | AAverage hours
of training for employee
41, 42
Dilaporkan | Reported
G4-LA10 Program keahlian untuk mengelola akhir karir |
Skills management program for managing career
endings
51
G4-LA11 Persentase pegawai penerima hasil akhir penilaian
| Percentage of employees receiving final
performance evaluation
44
SI PRIMA : Menjadi Perusahaan Semen Global
SI PRIMA DMA* Menjadi Perusahaan Semen Global 54-67 Dilaporkan | Reported
EKONOMI | ECONOMIC
Kinerja ekonomi
Economic
performance
G4-EC1 Nilai ekonomi langsung dihasilkan & didistribusikan
| Direct economic value generated and distributed
Lihat Laporan
Tahunan
See Annual Report
Dilaporkan | Reported
G4-EC2 Implikasi akibat perubahan iklim | Implications due
to climate change
57 Dilaporkan | Reported
G4-EC3 Kewajiban organisasi terhadap dana pensiun |
Organization’s defined benefit plan obligations
52 Belum menyertakan
besaran dana pensiun
terhutang, karena dikelola
pihak ketiga. Akan
disampaikan dalam 2
tahun mendatang | Have
not been included the total
of pension payable, as it is
managed by a third party.
Will be disclosed in the
next 2 years.
G4-EC4 Bantuan signifikan dari pemerintah | Financial
assistance received from government
56 Dilaporkan | Reported
TANGGUNG JAWAB PRODUK | PRODUCT RESPONSIBILITY
Labelisasi Produk
Product Labeling
G4-PR3 Tipe informasi produk | Type of product information 58
Dilaporkan | Reported
G4-PR4 Insiden ketidakpatuhan ketentuan labelisasi produk
| Incidents of non-compliance with reugation about
product labeling
58
G4-PR5 Survei kepuasan pelanggan | Customer
satisfaction survei
59
Komunikasi
Pemasaran
Marketing
Communication
G4-PR6 Penjualan produk dilarang | Sale of banned
products
60
Dilaporkan | ReportedG4-PR7 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi
pemasaran | Incidents of non-compliance related
marketing communications
62
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report119
ASPEK MATERIAL
MATERIAL
ASPECTS
DMA* DAN
INDIKATOR
DMA* AND
INDICATOR
URAIAN
DESCRIPTION
HALAMAN
PAGE (S)
PENGECUALIAN
OMMISSIONS
SI LESTARI : Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan
SI LESTARI DMA* Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan 68-89
LINGKUNGAN | ENVIRONMENTAL
Material
Materials
G4-EN1 Material terpakai | Materials used 71, 73
Dilaporkan | Reported
G4-EN2 Persentase material daur ulang | Percentage of
recycled materials
71, 73
Energi
Energy
G4-EN3 Konsumsi energi di dalam organisasi | Energy
consumption within the organization
74, 75, 81
G4-EN4 Konsumsi energi di luar organisasi | Energy
consumption outside of the organization
74 Belum ada metode,
standar, maupun asumsi
yang digunakan dalam
perhitungan konsumsi
energi, dan akan
disampaikan dalam 5
tahun mendatang
There is no explanation
of methods, standards,
and assumptions used in
the calculation of energy
consumption, and will be
disclosed within the next
5 years.
G4-EN5 Intensitas energy | Energy intensity 74
G4-EN6 Pengurangan konsumsi energy | Reduction of
energy consumption
7, 75
G4-EN7 Pengurangan energi untuk produk | Reduction on
energy of products
N/A** Akan dilaporkan dalam 5
tahun mendatang
Will be reported within 5
years
Air
Water
G4-EN8 Jumlah air terpakai berdasarkan sumber | Total
water withdrawal by source
76, 77 Belum ada metode,
standar, maupun asumsi
yang digunakan dalam
perhitungan konsumsi
air, dan akan disampaikan
dalam 5 tahun mendatang.
There is no explanation
of methods, standards,
and assumptions used in
the calculation of water
consumption, and will be
disclosed within the next
5 years.
G4-EN9 Pengaruh terhadap sumber air | Water sources
affected by withdrawal of water
77
G4-EN10 Volume air didaur ulang atau digunakan kembali |
Volume ofwater recycled or reused
7, 77
Laporan Keberlanjutan 2013 120
Indeks GRI & Suplemen Tambang dan Metal
GRI Index & Mining and Metal Supplement
ASPEK MATERIAL
MATERIAL
ASPECTS
DMA* DAN
INDIKATOR
DMA* AND
INDICATOR
URAIAN
DESCRIPTION
HALAMAN
PAGE (S)
PENGECUALIAN
OMMISSIONS
Keanekaragaman
Hayati
Biodiversity
G4-EN11 Lokasi dan luas lahan dilindungi | Protected
location and size of land
79
Dilaporkan | Reported
G4-EN12 Dampak terhadap keanekaragaman hayati |
Significant impacts on biodiversity
79
G4-EN13 Habitat dilindungi atau direstorasi | Habitats
protected or restored
80 Belum ada metode,
standar, dan asumsi
dalam menyatakan suatu
daerah merupakan habitat
dilindungi. Pernyataan
mengacu pada ketentuan
perundang-undangan
Republik Indonesia
There is no explanation
of methods, standards,
and assumptions in an
area declared a protected
habitat. The statement
refers to the laws and
regulations of the Republic
of Indonesia.
G4-EN14 Spesies dilindungi berdasarkan daftar merah IUCN
| Number of IUCN Red List species
79 Dilaporkan | Reported
Emisi
Emissions
G4-EN15 Emisi gas rumah kaca langsung (GRK) (Scope 1) |
Direct greenhouse gas (GHG) emissions (Scope 1)
83
Dilaporkan | Reported
G4-EN16 Emisi GRK energi tak langsung (Scope 2) | Energy
indirect GHG emissions (Scope 2)
82
G4-EN17 Emisi GRK tak langsung lainnya (Scope 3) | Other
indirect GHG emissions
82
G4-EN18 Intensitas GRK | GHG Intensity 83
G4-EN19 Pengurangan emisi GRK | Reduction of GHG
emissions
7, 83
G4-EN20 Emisi substansi penipis ozon | Emissions of ozone-
depleting substances
84 Belum ada penjelasan
metode, standar, asumsi
maupun tahun perhitungan
dasar yang dipakai, dan
akan disampaikan dalam 5
tahun mendatang
There is no explanation
of methods, standards,
assumptions and basis
used in the calculation,
and will be disclosed
within the next 5 years.
G4-EN21 Emisi NOx, SOx dan emisi lainnya | NOx, SOx, and
other significant air emissions
84
Efluen dan Limbah
Effluent and Waste
G4-EN22 Jumlah air buangan | Total water discharge 85
Dilaporkan | Reported
G4-EN23 Metode pengolahan limbah | Disposal method 86
G4-EN24 Jumlah dan volume tumpahan | Total number and
volume of spills
N/A** Akan dilaporkan dalam 3
tahun mendatang
Will be reported within 3
years
G4-EN25 Berat limbah B3 yang diangkut atau dikelola |
Weight of transported or treated hazardous waste
87
Dilaporkan | Reported
G4-EN26 Keanekaragaman hayati di badan air | Water body
biodiversity
85
Umum
General
G4-EN31 Biaya pelestarian lingkungan | Environmental
protection expenditures
7, 81, 88 Dilaporkan | Reported
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report121
ASPEK MATERIAL
MATERIAL
ASPECTS
DMA* DAN
INDIKATOR
DMA* AND
INDICATOR
URAIAN
DESCRIPTION
HALAMAN
PAGE (S)
PENGECUALIAN
OMMISSIONS
SI PEDULI : Menjadi Perusahaan Semen Peduli Masyarakat
SI PEDULI DMA* Menjadi Perusahaan Semen Peduli Masyarakat 92-103
EKONOMI | ECONOMIC
Dampak ekonomi
tidak langsung
Indirect economic
impacts
G4-EC7 Pembangunan infrastuktur dan dampaknya |
Development and impact of infrastructure
7 Dilaporkan | Reported
G4-EC8 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan |
Significant indirect economic impacts
95 Belum ada analisa
dampak signifikan
atas perbandingan
dengan eksternal dan
prioritas bagi pemangku
kepentingan. Kami belum
mempunyai rencana untuk
melakukannya.
There is no explanation
about significant impact
analysis above comparison
with external and priorities
for stakeholders. We have
not have plans yet to do
so.
EKONOMI | ECONOMIC
Komunitas Lokal
Local Community
G4-SO1 Operasi dengan pelibatan komunitas local |
Operations with local community engagement
92 Belum ada uraian
tentang penilaian atas
dampak sosial dan akan
disampaikan dalam
pelaporan mendatang.
There is no description
of the social impact
assessment and will be
disclosed in the next
reporting.
G4-SO2 Operasi dengan dampak social | Operation with
social impacts
94 Dilaporkan | Reported
Keterangan | Note:
* DMA = Pengungkapan oleh Manajemen | Disclosure on Management Approach
** N/A= Tidak tersedia | Not available
INDIKATOR
INDICATORS
URAIAN
DESCRIPTION
HALAMAN
PAGE (S)
MM1 Pengelolaan lahan pascatambang | Management of post-mining land 80, 81
MM2 Pengelolaan keanekaragaman hayati | Management of biodiversity 78
MM3 Pengelolaan material | Material management 73
MM4 Pemogokan karyawan | Employee strike 25
MM6 Perselisihan dengan penduduk asli | Dispute with indigenous people 63
MM7
Penyelesaian perselisihan lahan dengan penduduk asli | Resolution of land dispute with
indigenous people
63
MM8 Pengelolaan tambang skala rakyat | Management of society-scale mine 63
MM9 Pemindahan pemukiman penduduk asli | Relocation of indigenous people’s residences 63
INDIKATOR SUPLEMEN TAMBANG DAN MINERAL
MINING METAL SUPPLEMENT (MMS) INDICATORS
Daftar Istilah
Glossary
Laporan Keberlanjutan 2013 122
A
AMDAL
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan |
Analysis on Environmental Impact
ASI
Asosiasi Semen Indonesia | Indonesian Cement
Association
B
B3
Bahan Berbahaya dan Beracun | Hazardous and
Toxic Material
BPJS
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial | Social
Security Organizing Body
C
CDL Center of Dynamic Learning
CDM Clean Development Mechanism
CKM Center of Knowledge Management
CRE Center of Research and Engineering
E
ePMS Employee Performance Management System
F
FCP Fraud Control Plan
G
GGBFS Ground Granulated Blast Furnace Slag
GRK Gas Rumah Kaca | Greenhouse Gas
H
HCMP Human Capital Master Plan 
I
IPDK
Identifikasi dan Penilaian Dampak Kegiatan |
Identification and Assessment of Activity Impact
J
Jamsostek
Jaminan Sosial Tenaga Kerja | Workers Social
Security
JHT Jaminan Hari Tua | Old Age Insurance
K
K3
Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational
Safety and Health
KADIN
Kamar Dagang dan Industri Indonesia |
Indonesian Chamber of Commerce and Industry
KSO Kerjasama Operasi | Joint Operation
O
ODS
Ozone Depleting Substances; emisi penipis
lapisan ozon
P
P2K3
Panitia Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan
Kerja | Occupational Safety and Health
Development Committee
PC50 Portland Cement
PCB40 Portland Cement Blender
PCC Portland Composite Cement
PKB
Perjanjian Kerja Bersama | Collective Labor
Agreement
PKBL
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan
| Partnership Program and Community
Development
PPC Portland Pozzoland Cement
PPKH
Pinjam Pakai Kawasan Hutan | Forest Land for
Temporary Utilization
R
RFD Refuse Derived Fuel
RKL
Rencana Pemantauan Lingkungan |
Environmental Monitoring Plan
RPL
Rencana Pengelolaan Lingkungan |
Environmental Management Plan
RUPST
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan |
Annual General Meeting of Shareholders
S
SI Cerdas
Menjadi Perusahaan Semen Unggul dengan
SDM Andal | Becoming Excellent Cement
Company with Best People
SI Lestari
Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan |
Becoming Green Cement Company
SI Peduli
Menjadi Perusahaan Semen Peduli Masyarakat
| Becoming Cement Company that Cares for
Community
SI Prima
Menjadi Perusahaan Semen Global | Becoming
Global Cement Company
SICC Semen Indonesia Center of The CHAMP
SITCS SI Training & Consulting Services
SKSI
Serikat Karyawan Semen Indonesia | Semen
Indonesia Workers Union
SMC Super Masonary Cement
SPSG
Serikat Pekerja Semen Gresik | Semen Gresik
Workers Union
SRG Sustainability Reporting Guidelines
STiMSI
Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia |
Semen Indonesia School of Management
T
TKHT
Tabungan Kesejahteraan Hari Tua | old age
welfare savings
TLCC Thang Long Cement Company
U
UMKM
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah | Micro, Small
and Medium Enterprises
UNFCCC
United Nations Framework Convention on
Climate Change
USI
Universitas Semen Indonesia | Semen Indonesia
University
W
WHRPG Waste Heat Recovery Power Generator
WMK
Wirausaha Muda Kokoh | Solid Young
Entrepreneur
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report123
Lembar Umpan Balik
Feedback Sheet
Kami mohon kesediaan para pemangku kepentingan untuk
memberikanumpanbaliksetelahmembacaLaporanKeberlanjutan
ini dengan mengirim email atau formulir ini melalui fax/pos.
1.	 Laporan ini bermanfaat bagi Anda
This report is useful to you
2.	 Laporan ini menggambarkan kinerja Perusahaan dalam pembangunan keberlanjutan
This report describes the Company’s performance in sustainability development
3.	 Laporan ini mudah dimengerti
This report is easy to understand
4.	 Laporan ini menarik
This report is interesting
5.	 Laporan ini meningkatkan kepercayaan Anda pada keberlanjutan Perusahaan
This report increases your trust in the Company’s sustainability
We would like to ask all stakeholders to kindly provide feedback
after reading this sustainability report by sending email or this
form by fax/mail.
Profil Anda Your Profile
Nama (bila berkenan) | Name (if you please)
Institusi/Perusahaan | Institution/Company
Surel | Email
Telp/Hp | Phone/Mobile
Golongan Pemangku Kepentingan Stakeholders Group
Mohon pilih jawaban yang paling sesuai Please choose the most appropriate answer
: ..........................................................................................................................................................................
: ..........................................................................................................................................................................
: ..........................................................................................................................................................................
: ..........................................................................................................................................................................
Pemerintah | Government
Sangat Tidak Setuju
Strongly disagree
Tidak Setuju
Disagree
Netral
Neutral
Setuju
Agree
Sangat Setuju
Strongly Agree
Sangat Tidak Setuju
Strongly disagree
Tidak Setuju
Disagree
Netral
Neutral
Setuju
Agree
Sangat Setuju
Strongly Agree
Sangat Tidak Setuju
Strongly disagree
Tidak Setuju
Disagree
Netral
Neutral
Setuju
Agree
Sangat Setuju
Strongly Agree
Sangat Tidak Setuju
Strongly disagree
Tidak Setuju
Disagree
Netral
Neutral
Setuju
Agree
Sangat Setuju
Strongly Agree
Sangat Tidak Setuju
Strongly disagree
Tidak Setuju
Disagree
Netral
Neutral
Setuju
Agree
Sangat Setuju
Strongly Agree
Masyarakat | Community
Lain-lain, mohon sebutkan | Others, please state ................................................................................................................
LSM | NGO
Media
Perusahaan | Corporate
Akademik | Akademic
Laporan Keberlanjutan 2013 124
...............................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................................................
Mohon berikan saran/usul/komentar Anda atas laporan ini:
Please give us your advice/suggestions/comments on this report:statements
TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA.
Mohon agar formulir ini dikirimkan kembali kepada:
THANK YOU FOR YOUR PARTICIPATION.
Kindly send this form to:
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Contact person: Agung Wiharto
Gedung Utama Semen Gresik
Jalan Veteran, Gresik 61122 - Indonesia
Telepon: +6231 398 1732
Faksimili: +6231 398 3209
Email: ptsi@semenindonesia.com
PT Semen Indonesia (PERSERO) Tbk
2013 Sustainability Report125

Sustainability Report 2013

  • 1.
    PT Semen Indonesia(Persero) Tbk. Kantor Pusat Gedung Utama Semen Gresik Jalan Veteran, Gresik 61122 – Indonesia Telepon : 031 398 1732 | Faksimili : 031 398 3209 Email : ptsi@semenindonesia.com http://www.semengresik.com Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2013
  • 2.
    Kami Tumbuh TanpaHenti We Rise, Always! Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2013
  • 3.
    Kami Tumbuh TanpaHenti We Rise, Always! Melalui transformasi yang kini terus berlangsung, kami, sebagai satu kesatuan PT Semen Indonesia (Persero), Tbk akan terus bertumbuh. Pertumbuhan ini membuat kami berubah menjadi lebih baik untuk melak- sanakan prinsip-prinsip keberlanjutan. Through the current continuing transformation, we, as one of PT Semen Indonesia (Per- sero) Tbk will continue to grow. This growth makes us change for the better implement- ing of the sustainability principles.
  • 4.
    Daftar isi Contents IkhtisarUtama Keberlanjutan Sustainability Program Highlights Sertifikasi dan Penghargaan Certifications and Awards Sambutan Direksi Board of Directors Message Profil Perusahaan Company Profile Visi, Misi dan Tata Nilai Unggulan Vision, Mission and Core Values Profil Laporan ini About this report SI Cerdas : Menjadi Perusahaan Semen Unggul dengan SDM Andal SI Cerdas : Becoming Excellent Cement Company with Best People SI Prima: Menjadi Perusahaan Semen Global SI Prima: Becoming Global Cement Company 06 08 10 18 104 30 36 54 68 92 106 116 122 SI Lestari : Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan SI Lestari : Becoming Green Cement Company SI Peduli : Menjadi Perusahaan Semen Peduli Masyarakat SI Peduli : Becoming Cement Company that Cares for Community Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan Governance, Commitment and Engagement Indeks GRI & Suplemen Tambang dan Metal GRI Index & Mining and Metal Supplement Daftar Istilah Glossary
  • 5.
    Ikhtisar Utama Keberlanjutan SustainabilityProgram Highlight Laporan Keberlanjutan 2013 6 SI CERDAS SI PRIMA Pembentukan Semen Indonesia Center of The CHAMP (SICC). Sebagai pusat keunggulan dalam menyiapkan SDM unggul dan kinerja unggul. Establishment of Semen Indonesia Center of The CHAMP (SICC). As a center of excellence in preparing outstanding human resources and performance. 5.63 Rata-rata Jam Pelatihan Per Pegawai Average Training Hours Per Employee 4.6% Tingkat perputaran pegawai Employee turnover rate Nihil | Zero Kecelakaan Kerja Fatal Fatal Work Accident Pendirian Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia (STiMSI) Establishment of Semen Indonesia School of Management (STiMSI) 30 Juta Ton Kapasitas Produksi Million Tonnes Production Capacity 27,81 Juta Ton Produksi Semen Million Tonnes Cement Production 24,5 Triliun Pendapatan Perseroan Trillion IDR Corporate Revenues 43,9% Pangsa Pasar Semen Nasional National Cement Market Share 5,4 Triliun Laba Bersih Perseroan Trillion IDR Corporate Net Profit
  • 6.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report7 SI LESTARI SI PEDULI MEMPERTAHANKAN PROPER EMAS Di tahun 2013, Semen Indonesia kembali mempertahankan Proper Emas. Sementara PT Semen Tonasa memperoleh Proper Hijau dan Semen Padang mendapatkan Proper Biru. Perseroan berhasil menekan konsumsi energi per satuan produksi (MJ/Ton Semen) sebesar 13 persen dalam kurun waktu 2009 – 2013 dan menjadi perusahaan semen pengonsumsi energi terendah di Asia. [G4-EN6] Penurunan emisi CO2 per satuan produksi (KgCO2 /Ton Semen) sekitar 7 persen selama kurun waktu 2009 – 2013. [G4-EN19] Tingkat efisiensi penggunaan air per satuan produksi (Liter/Ton Semen) sekitar 27-33 persen dalam kurun waktu 2007 – 2013. [G4-EN10] RETAINING GOLD PROPER In 2013, Semen Indonesia retained its Gold Proper award. Meanwhile, PT Semen Tonasa received Green Proper and Semen Padang received Blue Proper. The company successfully reduced energy consumption per unit of production (MJ/Ton Cement) by 13 percent in the period from 2009 to 2013 and became the lowest energy consuming cement company in Asia. [G4-EN6] The decrease in CO2 emissions per unit of production (KgCO2/Ton Cement) was about 7 percent over the period 2009 to 2013. [G4-EN19] The efficiency rate of water use per unit of production (Liters/Tons of Cement) was around 27 to 33 per cent in the period 2007 to 2013. [G4-EN10] 2,134 Mitra Binaan Baru New Partners 15,775 Total Mitra Binaan Total Partners 72,6 MiliarTotal Mitra Binaan Billion IDR Disbursed Funds 489 MiliarTotal DanaTersalur Billion IDR Total Disbursed Funds [G4-EC7] 559 Juta Realisasi Penyaluran Dana Bina Lingkungan Million IDR Realization of Community Development Fund Disbursement 14,5 Miliar Total Penyaluran Dana Biaya Lingkungan Million IDR Total Community Development Fund Disbursement [G4-EN31]
  • 7.
    Sertifikasi dan Penghargaan Certificationsand Awards Laporan Keberlanjutan 2013 8 SERTIFIKASI [G4-15] CERTIFICATION No Nama Sertifikat Certificate Name Uraian Description 1 Indeks SRI KEHATI Diterbitkan oleh: Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Bursa Efek Indonesia Issued by: Biodiversity Foundation (Kehati) and Indonesia Stock Exchange 2 SMK3 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety Management System 3 OHSAS 18001:2007 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety Management System 4 ISO 9001:2008 Sistem Manajemen Mutu Quality Management System 5 ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan Environmental Management System 6 ISO/IEC 17025:2005 Sertifikasi Akreditasi Laboratorium Pengujian Bahan (LP-151-DN) Certificate of Material Testing Laboratory Acreditation (LP-151-DN) 7 API Spesification 10A Sertifikat American Petroleum Institute Certification from American Petroleum Institute 8 ISO/IEC 17025:2005 Sertifikasi Akreditasi Laboratorium Pengujian Bahan (LP-151-DN) Certificate of Material Testing Laboratory Accreditation 9 ISPS Code Kode Internasional Sistem Pengamanan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan International Ship and Port Facility System Code 10 IMS Sistem Manajemen Terintegrasi Integrated Management System
  • 8.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report9 PENGHARGAAN AWARDS Bulan Month Tanggal Date Penghargaan Awards May 2 Awards in the categories of the First Winner in Basic Material and Chemicals Industry and The Best 20 of Most Admired Companies in Indonesia. Awarded by Fortune Magazine. 13 Award as CEO of Choice 2013. Awarded by SWA Magazine. June 27 BUMN Innovative Award 2013 in the category of The Best Corporate Innovative Culture & Management. 27 • The Best Innovative of Green Product • The Best Product Innovation of Energy & Mining Sector • The Best Technology Innovative Energy & Minning Sector Awarded by SOE Ministry 27 • Award in the category of Indonesia Best Public Companies 2013 category. • ASEAN Best Public Companies 2013. • The 1st Rank of Indonesia Best Public Companies 2013. Awarded by SWA Magazine July 2 • Award in the categroy of the Best Issuer of Basic Industry and Chemicals Sector • President Director of Semen Indonesia as CEO of The Year 2013. Awarded by Bisnis Indonesia newspaper 4 • Asia’s Best Companies kategori Best Corporate Governance. • Best Corporate Social Responsibility. • Most Committed to a Strong Dividend Policy. Awarded by Finance Asia Magazine. August 21 Social Business Innovation Award & Best Green CEO Award 2013 in the category of The winer of Social Business Innovation and The Best Green CEO. Awarded by Warta Ekonomi magazine. October 30 Award in the category of The Best SOE in Cement Industry Awarded by Infobank Magazine 30 Anual IICD Corporate Governance Award in the category of Best Non-Finance Sector Awarded by Investor magazine. November 29 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk and President Director Dwi Soetjipto received SPS awards in Corporate category. Awarded by the Indonesian News Publisher’s Association (SPS) December 10 Gold Proper award. Awarded by Ministry of Environment 17 Indonesia Sustanibility Reporting Award 2013 as the Best CSR Report in the Infrastructure category. Awarded by National Center for Sustainability Reporting.
  • 9.
    Sambutan Direksi Board ofDirectors Message Laporan Keberlanjutan 2013 10 [G4-1] [G4-2] Transformasi tentu membawakonsekuensi bagi perusahaan, namun di tengah tantangan, Perseroan berhasil tumbuh dan memperoleh pencapaian dalam keberlanjutan.
  • 10.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report11 Kami Tumbuh Tanpa Henti Tahun 2014 ini tepat satu tahun PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., menjadi perusahaan induk atau holding company dari kelompok usaha: Semen Indonesia Grup (SIMG). Pergantian nama merupakan bagian dari proses transformasi Perseroan untuk menjadi pelaku industri semen global dengan tata kelola berstandar dunia. [G4-13] Transformasi yang kini terus berlangsung, tentu saja membawa konsekuensi bagi Perseroan dan entitas anak usaha. Terutama pada upaya bersama untuk melaksanakan prinsip-prinsip keberlanjutan, demi kesinambungan bisnis di masa mendatang. Patut disyukuri bahwa transformasi ini telah memberikan pengaruh positif pada kinerja keberlanjutan Perseroan, baik pada aspek ekonomi, lingkungan maupun sosial. Perubahan ini menjadi titik awal bagi kami untuk mulai bertumbuh bersama. Oleh karena itu, Laporan Keberlanjutan kali ini akan menjadi dasar: ‘Kami Tumbuh Tanpa Henti’. Kinerja Ekonomi Pada aspek ekonomi, transformasi menjadi SMIG telah meningkatkan kapasitas produksi menjadi 30 juta ton per tahun. Volume seluruh produk semen yang terjual pada tahun 2013 mencapai 27,81 juta ton, atau 43,9 persen dari seluruh penjualan semen di dalam negeri. Meningkatnya volume penjualan menjadikan pendapatan Perseroan pada tahun buku 2013 juga mengalami kenaikan, menjadi Rp24,5 triliun dengan laba bersih sebesar Rp5,4 triliun. We Rise, Always! The year 2014 is the first anniversary of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., the holding company of a business group: Semen Indonesia Grup (SIMG). The name change is part of the Company’s transformation process to be the global cement industry with world standard governance. [G4-13] Transformation that is now continuing brings consequences for the Company and its subsidiaries. Especially on collective efforts to implement the principles of sustainability for business continuity in the future. We should be grateful that this transformation has given positive impact on the Company’s sustainability performancen both in the economic, environmental and social performance. This change becomes a starting point for us to start growing together. Therefore, this Sustainability Report will become a foundation: ‘This Moment We Rise’. Economic Performance In the economic aspect, the transformation into SMIG has increased production capacity to 30 million tons per year. The entire volume of cement products sold in 2013 reached 27.81 million tons, or 43.9 percent of total cement sales in the country. Increased sales volume also raised the Company’s revenues in the fiscal year 2013 to Rp24.5 billion with a net profit of Rp5.4 trillion. 43.9% Memenuhi kebutuhan semen pasar nasional Share of national cement market covered
  • 11.
    Sambutan Direksi Board ofDirectors Message Laporan Keberlanjutan 2013 12 Langkah strategis 2013 Strategic actions 2013 Dua pabrik pengemasan dalam pembangunan Two packing plants are near completion Pelabuhan khusus semen dalam pembangunan Another cement port is under development Pembangunan gudang Build warehouses Kami memahami, sangat tidak mudah mempertahankan dan bahkan meningkatkan pencapaian tersebut di masa-masa mendatang. Tantangan dan risiko yang dihadapi akan lebih komplek, mengingat persaingan industri semen di Indonesia semakin ketat. Tidak hanya karena industri semen yang ada sekarang ini terus meningkatkan kapasitas produksi dan penjualannya, tetapi juga karena hadirnya pelaku baru dalam industri semen dengan latar belakang sebagai perusahaan semen global. Namun demikian Perseroan tetap menangkap peluang untuk bisa meningkatkan kinerja keberlanjutan di masa mendatang. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang senantiasa positif dan berada di kisaran 6%, meningkatnya jumlah kelas menengah, serta masih rendahnya penggunaan semen yang berkisar 225 kilogram/kapita, menjadi faktor yang akan mendorong pertambahan permintaan dan penyerapan pasar semen di Indonesia sehingga pasar semen tetaplah menjanjikan. Menghadapi hal ini, Perseroan telah dan akan melakukan langkah strategis, berupa: 1. Memperbanyak pabrik pengemasan (packing plants) yang saat ini berjumlah 21 buah. Tahun ini ada dua pabrik pengemasan yakni di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan di Mamuju, Sulawesi Selatan yang mendekati penyelesaian. 2. Menambah pelabuhan khusus semen yang kini ada 11 buah. 3. Membangun gudang (warehouse) yang sekarang berjumlah 30 buah. We understand that it is not easy to maintain and even accomplish higher achievements in the future. Challenges and risks will be more complex, given the competition in the Indonesian cement industry is getting tighter. Not only because of the existing cement industries continue to increase their production capacity and sales, but also because of the presence of new players in the cement industry with a background as global cement companies. However, the Company can still seize the opportunities to improve sustainability performance in the future. Indonesia’s economic growth has always been positive and within the range of 6 %, the increasing number of middle class, as well as the use of cement that is still low at approximately 225 kg/capita, become the factors that will drive demand and increase the absorption of cement market in Indonesia which makes cement market remain promising. To deal with this, the Company has taken and will perform strategic actions, such as: 1. Increasing the number of packing plants, currently there are 21 plants. This year two packing plants located in Banjarmasin, South Kalimantan and in Mamuju, South Sulawesi are near completion. 2. Adding the number of cement special ports, currently there are 11 ports. 3. Building warehouses, currently there are 30 warehouses.
  • 12.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report13 Selain itu, melalui entitas anak usaha: PT Semen Gresik dan PT Semen Padang, SIMG pada tahun 2014 melanjutkan pembangunan dua pabrik semen baru. Masing-masing berlokasi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dan di Indarung, Kota Padang. Pembangunan pabrik baru dan upgrading kapasitas pabrik semen yang sudah ada, secara langsung akan meningkatkan kapasitas produksi semen Perseroan. Diperkirakan pada tahun 2017 mendatang, kapasitas produksi seluruh pabrik semen di lingkungan Perseroan akan mencapai 40,8 juta ton per tahun. Kinerja Lingkungan Pada aspek lingkungan, penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan telah menjadikan Semen Indonesia berhasil mempertahankan peringkat Proper Emas. Sementara entitas anak usaha: PT Semen Padang memperoleh peringkat Proper Hijau dan PT Semen Tonasa mendapat peringkat Proper Biru. Selama tahun 2013, kami juga melanjutkan berbagai program dan inovasi yang ditujukan untuk menekan tingkat konsumsi bahan bakar, dan menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK). Adapun hasil yang didapat adalah: 1. Penurunan konsumsi energi per satuan produksi (MJ/Ton Semen) sebesar 13% dalam kurun waktu tahun 2009-2013, sehingga menjadikan perusahaan semen pengonsumsi energi terendah. 2. Penurunan emisi CO2 per satuan produksi (KgCO2 /Ton Semen) sekitar 7% selama kkurun waktu tahun 2009 – 2013. In addition, through its subsidiaries, PT Semen Gresik and PT Semen Padang, SIMG in 2014 to continue the construction of two new cement plants. The plants are located in Rembang Regency, Central Java and in Indarung, Padang City. Construction of new plants and upgrading the capacity of existing cement plants will directly increase the Company’s cement production capacity. In 2017, the entire production capacity of cement plants within the Company is estimated to reach 40.8 million tons per year. Environmental Performance In the environmental aspect, with the application of sustainability principles Semen Indonesia has managed to retain Gold Proper rating. Meanwhile, subsidiary PT Semen Padang received Green Proper rating and PT Semen Tonasa received Blue Proper rating. During 2013, we also continued various programs and innovations aimed at controlling fuel consumption and reducing greenhouse gas (GHG) emissions. The results are: 1. The decrease in energy consumption per unit of production (MJ/Ton Cement) by 13% in the period 2009 to 2013, making the company as the cement company with lowest energy consumption. 2. Reduction of CO2 emissions per unit of production (KgCO2 /Ton Cement) by approximately 7% over the period 2009 to 2013. 40.8 Ton kapasitas produksi semen per tahun di tahun 2017 Tonnes of cement production capacity per year by 2017
  • 13.
    Sambutan Direksi Board ofDirectors Message Laporan Keberlanjutan 2013 14 Di masa mendatang, Perseroan tetap melanjutkan berbagai kebijakan, upaya dan juga inovasi di bidang pelestarian lingkungan, guna mendukung pencapaian kami untuk menjadi industri semen ramah lingkungan. Ada dua hal yang menjadi penekanan pada kurun waktu mendatang. Pertama, pengelolaan dan pemanfaatan energi, mengingat kebutuhan energi sangat mempengaruhi biaya produksi. Perseroan terus meningkatkan pemakaian berbagai sumber alternatif energi. Di antaranya pemanfaatan biomassa yang saat ini mencapai 5-8 persen dari total kebutuhan energi, dan pembangunan pembangkit listrik berbasis pemanfaatan waste heat recovery power generator (WHRPG) di pabrik Tuban dengan kapasitas 26,8 MegaWatt. Kedua, menjadikan pembangunan pabrik baru di Kabupaten Rembang dan Indarung, sebagai contoh dari industri semen ramah lingkungan. Untuk itu pelaksanaan proyek dilakukan mengedepankan pendekatan dialog dengan segenap pemangku kepentingan, terutama masyarakat lokal. Perseroan juga menghindari pemanfaatan lahan yang memiliki nilai keanekaragaman hayati sebagai lokasi tapak pabrik maupun lahan tambang, serta pemanfaatan teknologi terbaru proses produksi semen yang meminimalkan potensi pencemaran lingkungan. In the future, the Company will continue the policies, efforts and innovations in the environmental preservation, to support our achievement to be an environmentally friendly cement industry. We are focusing on two issues for the upcoming period. First, management and uses of energy, considering the energy requirements significantly affect the cost of production. The Company continues to increase the use of alternative energy sources. This includes biomass utilization, which currently account for 5-8 percent of the total energy need, and construction of waste heat recovery based power generator (WHRPG) at Tuban plant with a capacity of 26.8 megawatts. Second, making the construction of new plants in Rembang and Indarung regencies, as an example of green cement industry. Therefore the projects are implemented by prioritizing dialogue approach with all stakeholders, especially local communities. The Company also avoids utilization of land with biodiversity value as the site of plants and mines, as well as the application of the latest technology for cement production process that minimizes environmental pollution potential. 13% Penurunan konsumsi energi per ton produksi Reduction on energy requirement per ton production 7% Penurunan emisi CO2 per ton produksi Reduction on CO2 emission per ton production Pencapaian Inovasi 2013 Inovative Achievement 2013
  • 14.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report15 Kinerja Sosial Pada aspek sosial, prinsip-prinsip keberlanjutan dilaksanakan dengan konsep pemberdayaan masyarakat di sekitar pabrik beroperasi maupun di sekitar lokasi penambangan bahan baku. Program pemberdayaan diwujudkan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, serta pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility atau CSR). Kami terus meningkatkan jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang menjadi mitra binaan dalam Program Kemitraan, serta membuat usaha mereka kian berkembang. Dengan demikian kehadiran mereka akan dapat menyerap tenaga kerja sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat tidak langsung dari kehadiran Perseroan bersama entitas anak. Sama halnya dalam program Bina Lingkungan. Perseroan terus membantu pembangunan sarana/ prasarana yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal, serta kesejahteraan hidup dari masyarakat yang menerima bantuan. Secara berkesinambungan, Perseroan bersama entitas anak usaha juga memberikan bantuan sosial kemasyarakatan. Khusus bantuan sosial kemasyarakatan, Semen Indonesia mengalokasikan 40% dana CSR untuk peningkatan kualitas pendidikan. Baik melalui pemberian beasiswa, bantuan pengadaan fasilitas belajar-mengajar, maupun bantuan pelatihan praktis. Social Performance In social aspect, sustainability principles are implemented with the empowerment of community around the plant operations or in the vicinity of the mining of raw materials. The empowerment program is realized through Partnership Program and Community Development, as well as the fulfillment of corporate social responsibility (CSR). We continue to increase the number of micro, small and medium enterprises, who are becoming partners in the Partnership Program, as well as develop their businesses. Thus their presence will be able to absorb manpower so that the community may benefit indirectly from the presence of the Company and its subsidiaries. Similar with Community Development program. The Company continues to support the development of facilities and infrastructure that can improve the quality of the living environment, as well as the welfare of the beneficiaries. The Company and its subsidiaries also continuously provide social assistance. For social assistance, Semen Indonesia especially allocates 40% of CSR funds for quality of education improvement. It is provided through scholarships, teaching aids and learning facilities, as well as practical training support. Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia (STiMSI) didirikan sebagai pusat keunggulan dalam menyiapkan SDM unggul dan kinerja unggul Semen Indonesia School of Management (STIMSI) established as a center of excellence in preparing best people and excellent performance.
  • 15.
    Sambutan Direksi Board ofDirectors Message Laporan Keberlanjutan 2013 16 Pada tahun 2013 pula, Semen Indonesia telah mendirikan Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia (STiMSI). Keberadaan STiMSI menjadi bagian dari strategi pembentukan Semen Indonesia Center of The CHAMP (SICC), sebagai pusat keunggulan dalam menyiapkan SDM unggul dan kinerja unggul. Tata kelola keberlanjutan Untuk mengoptimalkan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan, pada tahun 2013 Semen Indonesia telah membentuk Departemen CSR yang akan membantu Direksi dalam merencanakan, menerapkan, maupun evaluasi terkait pelaksanaan tanggung jawab sosial. Selain itu telah disusun pula Cetak Biru CSR, yang menjadi pedoman dalam mewujudkan komitmen keberlanjutan oleh seluruh perusahaan di dalam Perseroan. Cetak Biru CSR mencerminkan suatu konsep yang menempatkan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai upaya efektif bagi peningkatan reputasi sekaligus menjamin keberlanjutan Perseroan sebagai perusahaan induk maupun entitas anak. Kami menyadari sepenuhnya, bahwa agenda untuk mencapai keberlanjutan penting untuk dipahami oleh semua unsur sebagai sebuah tanggung jawab dan aktivitas lintas departemen yang melibatkan seluruh unsur perusahaan dalam grup. In 2013, Semen Indonesia has set up the Semen Indonesia School of Management (STIMSI). STIMSI is part of the strategy for the establishment of the Semen Indonesia Center of The CHAMP (SICC), as a center of excellence in preparing best people and excellent performance. Sustainability governance To optimize the implementation of corporate social responsibility, in 2013 Semen Indonesia established CSR Department that will assist the Board of Directors in planning, implementing, and evaluation related to the implementation of social responsibility. In addition, CSR Blueprint has been prepared to be used as guidelines in realizing sustainability commitments by all companies within the Company. CSR Blueprint reflects a concept that puts the implementation of social and environmental responsibility as an effective means to improve reputation whilst ensuring the sustainability of the Company as a holding company and subsidiaries. We are fully aware that the agenda to achieve sustainability needs to be understood by all elements as inter-departmental responsibility and activities that involve all elements of the company within the group. Pembentukan Departemen CSR dibawah Direksi Establishment of CSR Department under Directors Cetak Biru CSR disusun sebagai pedoman oleh seluruh perusahaan di dalam Perseroan. CSR Blueprint prepared as guideline for all firms within the Company. Peningkatan tata kelola keberlanjutan GCG Improvement for sustainability
  • 16.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report17 Gresik, Maret | March 2014 Dwi Soetjipto Direktur Utama President Director Demikianlah uraian singkat tentang berbagai pencapaian, tantangan sekaligus strategi Perseroan dalam melaksanakan prinsip-prinsip keberlanjutan serta kepatuhan pada pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan, sesuai yang diamanatkan aturan perundang- undangan. Secara rinci, segala uraian yang telah disampaikan di atas, dapat Anda simak dan cermati di dalam Laporan Keberlanjutan 2013 ini. Akhir kata, perkenankan kami mengucapkan selamat membaca laporan ini. We have briefly described about the Company’s achievements, challenges and strategy in implementing sustainability principles and compliance with the social and environmental responsibility implementation, as mandated by the laws and regulations. More details of the above descriptions can be viewed in this Sustainability Report 2013. We wish you happy reading.
  • 17.
    Profil Perusahaan Company Profile LaporanKeberlanjutan 2013 18 Transformasi Bentuk Strategic Holding
  • 18.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report19 Strategic holding lebih memantapkan diri untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, dan menjadi pijakan untuk menjadi industri semen nasional dengan jangkauan regional bahkan global. Strategic holding has established itself to create sustainable growth as the foundation to become a national cement industry with regional and even global coverage. TAHAPAN TRANSFORMASI BENTUK HOLDING Transformation Stages of Holding Structure NAMA PERUSAHAAN CORPORATE NAME [G4-3] PT Semen Indonesia (Persero)Tbk. (Disebut juga sebagai Semen Indonesia, SIMG dan/atau Perseroan dalam laporan ini). (Also referred to as Semen Indonesia, SIMG and/or Company in this report) KANTOR PUSAT HEAD OFFICE [G4-5] Jalan Veteran, Gresik 61122, Jawa Timur - Indonesia Telepon: +6231 398 1730-32 | Faksimili: +6231 398 3209, 397 2264 Email: ptsi@semenindonesia.com | Website: www.semenindonesia.com 2013 Semen Gresik Semen Padang SEMEN INDONESIA Semen Tonasa Semen Tanlong
  • 19.
    Laporan Keberlanjutan 201320 Profil Perusahaan Company Profile Setelah penetapan strategic holding di tahun 2012, Perseroan membentuk PT Semen Gresik di tahun 2013. Selanjutnya PT Semen Gresik akan menjadi perusahaan pengelola (operating corporate) pabrik semen di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. [G4-13] Di tahun 2013, Perseroan menyusun strategi peningkatan kapasitas distribusi maupun produksi. Peningkatan kapasitas ini di antaranya pembangunan pabrik pengemasan (packing plant), penambahan pelabuhan khusus serta gudang (warehouse), dan pembangunan dua pabrik semen baru. Strategic holding akan memisahkan fungsi operasional dan fungsi holding tanpa harus mengabaikan pengelolaan ekuitas merek (brand equity). Semen Indonesia hanya akan jadi perusahaan induk, sedangkan merek-merek di pasar tetaplah Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa, serta Thang Long Cement. Merek-merek tersebut sudah mempunyai kekuatan pasar dengan karakteristiknya masing- masing. [G4-4] After the establishment of strategic holding in 2012, the Company founded PT Semen Gresik in 2013. Furthermore, PT Semen Gresik will be the operating corporate of cement plant in Tuban Regency, East Java. [G4-13] In 2013, the Company formulated strategy to upgrade distribution and production capacity. This included construction of packing plants, more special ports and warehouses, as well as the construction of two new cement plants. Strategic holding will separate operational function from holding function without compromising brand equity management. Semen Indonesia will only serve as holding company, while the brands in the market will still be Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, and Thang Long Cement. These brands already have market power with their respective characteristics. [G4-4] UNIT PRODUKSI PRODUCTION UNIT NAMA MEREK BRAND PRODUK PRODUCTS PT Semen Gresik PT Semen Padang PT Semen Tonasa Thang Long Cement JSC Semen Gresik Semen Padang Semen Tonasa Thanglong Cement • Ordinary Portland Cement Tipe I • Portland Cement Tipe II • Ordinary Portland Cement Tipe III • Ordinary Portland Cement Tipe V • Portland Pozzoland Cement (PPC) • Portland Composite Cement (PCC) • Super Masonary Cement (SMC) • Oil Well Cement, Class G-HSR (High Sulfate Resistance) • Special Blended Cement (SBC) • Portland Cement Blender (PCB40) • Portland Cement (PC50) MEREK DAN PRODUK [G4.4] Brand and Product
  • 20.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report21 43.9% Pangsa Pasar Nasional National Market Share PT Semen Gresik PT Semen Padang PT Semen Tonasa Thang Long Cement SJC LAYANAN PASAR [G4-8] Market Served VOLUME PENJUALAN SALE VOLUME 27.81 TOTAL 13.647.27 6.33 2.29 KEPEMILIKAN SAHAM [G4-7] Share Ownership Pemerintah Indonesia Government of Indonesia Public Publik 51,01% 48.99% WILAYAH OPERASIONAL [G4-6] Operational Area
  • 21.
    Laporan Keberlanjutan 201322 Profil Perusahaan Company Profile PERUBAHAN OPERASIONAL SIGNIFIKAN Selama kurun waktu periode pelaporan ada beberapa hal signifikan yang patut disampaikan terkait dengan operasional Perseroan: [G4-13] 1. Terhitung sejak 7 Januari 2013 Perseroan resmi menjadi holding company dan menggunakan nama baru: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. SIGNIFICANT OPERATIONAL CHANGES During the reporting period there were several significant changes that should be presented related to the Company’s operations : [G4-13] 1. As of January 7, 2013 the Company officially became a holding company and use a new name: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
  • 22.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report23 SKALA ORGANISASI [G4-9] SCALE OF ORGANIZATION JUMLAH KARYAWANTETAP NUMBER OF EMPLOYEE 2013 2012 2011 6,223 6,439 6,113 TOTAL PENDAPATAN TOTAL REVENUE 2013 2012 2011 24,501,240 19,598,248 16,378,794 Ekuitas Equity Utang Debt TOTAL KAPITALISASI TOTAL CAPITALIZATION 30,792,884 TOTAL ASSETS 8,988,908 21,803,975 2. Pada tanggal 22 Desember 2013, Perseroan telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Hukum dan HAM perihal pendirian entitas anak usaha: PT Semen Gresik dan telah mendapatkan persetujuan pada 10 Januari 2014. Selanjutnya PT Semen Gresik bertindak sebagai perusahaan pengelola (operator company) pabrik semen milik Perseroan di Kabupaten Tuban, melalui mekanisme kerjasama operasi (KSO) yang dilaksanakan bertahap 3. Pada bulan November 2013 telah selesai dibangun dan beroperasi secara komersial unit grinding plant dengan teknologi vertical cement mill di Pabrik Tuban. Keberadaan unit baru menjadikan total kapasitas produksi semen di Pabrik Tuban bertambah menjadi 14,5 juta ton semen per tahun. 4. Pada tanggal 20 Desember 2013 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan (Joint Venture Company) yang bergerak di bidang produksi slag powder yang akan mengolah granulated blast furnace slag (GBFS) menjadi ground granulated blast furnace slag (GGBFS) dengan nama PT Krakatau Semen Indonesia. Slag powder yang dihasilkan akan digunakan Semen Indonesia untuk memproduksi semen portland komposit (portland composite cement). 2. On December 22, 2013, the Company has submitted an application to the Ministry of Justice and Human Rights regarding the establishment of a subsidiary entity: PT Semen Gresik and has been approved on January 10, 2014. Furthermore, PT Semen Gresik is to act as the operator company for the cement plant belonging to the Company in Tuban Regency, through the mechanism of joint operation (KSO) that is implemented gradually. 3. In November 2013, grinding plant unit with vertical cement mill technology has been completed and commercially operating in Tuban Plant. The new unit has increased total cement production capacity of Tuban Plant to 14.5 million tons of cement per year. 4. On December 20, 2013 - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., and PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., signed an agreement to establish forming a Joint Venture Company engaged in the production of slag powder, which will process the granulated blast furnace slag (GBFS) into ground granulated blast furnace slag (GGBFS), with the name of PT Krakatau Semen Indonesia. The slag powder will be used by PT Semen Indonesia to produce portland composite cement.
  • 23.
    Laporan Keberlanjutan 201324 Profil Perusahaan Company Profile KOMPOSISI PEKERJA Komposisi pekerja dalam tabulasi data berikut ini, untuk tahun 2013 menampilkan hanya jumlah pegawai PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., dan tidak menyertakan jumlah pegawai entitas anak usaha: PT Semen Gresik sebagai perusahaan pengelola (operating corporate) pabrik di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Seluruh pekerja di lingkungan Perseroan dan anak usaha dijamin Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang telah disahkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, kecuali Thang Long Cement Company (TLCC) Vietnam yang merujuk pada regulasi dan otoritas berwenang di Vietnam. PKB yang berlaku menjadi acuan bersama dalam menyelesaikan setiap bentuk perselisihan EMPLOYEE COMPOSITION The composition of employees in the following data tabulation, for the year 2013 shows only the number of employees of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., and does not include the number of employees of subsidiary, PT Semen Gresik as a the operating corporate of the plant in Tuban Regency, East Java. All employees in the Company and its subsidiaries are guaranteed by the Collective Labor Agreement (CLA), which has been passed by the Ministry of Manpower and Transmigration, except Thang Long Cement Company (TLCC), which adheres to Vietnamese regulations and authorities. The CLA in force is used as common reference to resolve any form of industrial disputes, taking JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN STATUS KEPEGAWAIAN [G4-10] TOTAL EMPLOYEES BASED ON EMPLOYMENT STATUS Usia | Age 2013 < 31 Tahun | Year 1,539 31-40 Tahun | Year 1,865 41-50 Tahun | Year 1,625 > 50 Tahun | Year 1,194 Total Pekerja | Total Employees 6,223 JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN JENDER [G4-10] TOTAL EMPLOYEES BASED ON GENDER Pendidikan | Education 2013 Pascasarjana | Graduate & Postgraduate 141 Sarjana | Bachelor’s Degree 1,382 D3 | Associate’s Degree 663 SLTA dan lain lain | Highschool and others 4,037 Total Pekerja | Total Employees 6,223 JUMLAH PEKERJA BERDASARKAN PENEMPATAN KERJA [G4-10] TOTAL EMPLOYEES BASED ON WORKING PLACEMENT Jenjang Manajemen | Managerial Rank 2013 Kepala Departemen dan Sederajat Department Head and equivalent 123 Kepala Biro & Sederajat | Bureau Head & Equivalent 377 Kepala Seksi & Sederajat | Section Head & Equivalent 677 Kepala Regu & Sederajat | Team Head & Equivalent 1,852 Pelaksana | Operator 3,244 Total Pekerja | Total Employees 6,223 * Merupakan jumlah pegawai PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., dan tidak termasuk pegawai entitas anak usaha. * Total employees of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., excluding employees of subsidiaries
  • 24.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report25 Sebagai bagian dari pelaksanaan reorganisasi sesuai dengan pengembangan Perseroan dan rencana ekspansi di masa mendatang, Perusahaan melakukan penyesuaian jumlah karyawan seiring dengan perkembangan usaha. As a part of the implementation of the reorganization in accordance with Company’s development and future expansion plans, the Company made adjustments of the number of employees in line with the business growth hubungan industrial, dengan tetap mempertimbangkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. PKB menjamin setiap pekerja baik anggota serikat pekerja maupun bukan anggota serikat pekerja. [G4-11] Keberadaan PKB sekaligus menjamin terpenuhinya hak-hak normatif para pekerja. Sepanjang tahun 2013, baik Perseroan maupun entitas anak usaha tidak pernah dihadapkan pada peristiwa pemogokan kerja yang berlangsung lama hingga mengganggu operasional. [MM4] Sesuai perubahan nama menjadi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., keberadaan serikat pekerja di lingkungan Perseroan juga mengalami pergantian nama. Serikat pekerja yang sebelumnya ada yakni Serikat Pekerja Semen Gresik (SPSG), selanjutnya menjadi Serikat Karyawan Semen Indonesia (SKSI). into account the provisions of the applicable laws and regulations. CLA guarantees every employee both members and non-members of the union. [G4-11] The CLA also ensures the fulfillment of employee basic rights. Throughout 2013, both the Company and its subsidiaries never faced any strike that lasted long and might disrupt operations. [MM4] With the change of name into PT Semen Indonesia ( Persero ) Tbk., the workers union within the Company also changed its name. The name of union that was previously Semen Gresik Workers Union (Serikat Pekerja Semen Gresik or SPSG) to become Semen Indonesia Workers Union (Serikat Karyawan Semen Indonesia or SKSI).
  • 25.
    Laporan Keberlanjutan 201326 Profil Perusahaan Company Profile KEPATUHAN PADA INISIATIF EKSTERNAL Perseroan dan entitas anak usaha senantiasa melakukan upaya pencegahan kerusakan lingkungan melalui kepatuhan pada ketentuan pengelolaan lingkungan hidup, yakni Undang-Undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.13 Tahun 2010. Kami secara berkesinambungan menyusun dan melaporkan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RPL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL), yang menjadi bagian dari dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). [G4-14] COMPLIANCE WITH EXTERNAL INITIATIVES The Company and its subsidiaries continue to make the efforts in preventing damage to the environment through compliance with the regulation of environmental management, Law No. 32 of 2009 on Environmental Conservation and Management, as well as Minister of Environment Regulation No.13 of 2010. We continuously prepare and report the Environmental Management Plan (RKL) and Environmental Monitoring Plan (RPL), which are part of the Analysis on Environmental Impact (Amdal) document. [G4-14] 1. Asosiasi Semen Indonesia (ASI) 2. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). 1. Indonesian Cement Association (ASI). 2. Indonesian Chamber of Commerce and Industry (Kadin). Keanggotaan asosiasi Association Membership [G4-16]
  • 26.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report27 TRANSFORMASI SEPANJANG 2013 DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN Sebagai kelanjutan atas perubahan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., menjadi corporate holding, maka pada tahun 2013 Perseroan juga telah melakukan transformasi satuan kerja yang menjadi pelaksana dari pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility atau CSR) sebagai bagian dari pelaksanaan prinsip-prinsip keberlanjutan. Transformasi yang telah terlaksana pada kurun waktu periode pelaporan, adalah: • Pengembangan organisasi CSR dengan pembentukan Departemen CSR. • Penetapan kebijakan dan Cetak Biru CSR Semen Indonesia. • Penyelarasan Program CSR melalui 4 pilar CSR SI: SI Cerdas, SI Prima, SI Lestari, dan SI Peduli. TRANSFORMATION THROUGHOUT 2013 TO SUPPORT SUSTAINABILITY As a continuation of changes in PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., in becoming a holding company, the Company in 2013 has also transformed the working units that handle the implementation of corporate social responsibility (CSR) fulfillment as part of implementation of the sustainability principles. The transformation that has been conducted during the reporting period including: • CSR organizational development by establishing CSR Department. • Establishment of Semen Indonesia CSR policy and Blueprint. • Synchronization of CSR Program through 4 CSR pillars: SI Cerdas, SI Prima, SI Lestari, and SI Peduli.
  • 27.
    Laporan Keberlanjutan 201328 Profil Perusahaan Company Profile VISI CSR SI [G4-56] Menjadi perusahaan persemenan terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara. MISI CSR SI [G4-56] 1. Memproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait lainnya yang berorientasikan kepuasan konsumen dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan. 2. Mewujudkan manajemen berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis dan semangat kebersamaan dan inovatif. 3. Meningkatkan keunggulan bersaing di domestik dan internasional. 4. Memberdayakan dan mensinergikan sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungan. 5. Memberikan kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan para pemangku kepentingan (stakeholders). SI CSR VISION [G4-56] To become the foremost cement company in Indonesia and Southeast Asia. SI CSR MISSION [G4-56] 1. Producing, trading of cement and other related products oriented consumer satisfaction by using environmentally friendly technology. 2. Realize management by upholding international standards of business ethics and the spirit of togetherness and innovative. 3. Increasing competitive advantage in domestic and international markets. 4. Empower and synergize its resources to increase the value added on an ongoing basis. 5. Contribute to the improvement of stakeholders. SI CERDAS SI PRIMA SI LESTARI SI PEDULI PENDIDIKAN PRODUK & LAYANAN LINGKUNGAN SOSIAL EKONOMI TEMA DAN PILAR STRATEGI CSR SI SI CSR THEME AND STRATEGIC PILLARS BERSINERGI | SYNERGY Untuk Keberlanjutan Dengan Meningkatkan SDM dan Menjaga SDA For Sustainability By Improving Human Resources and Preserving Natural Resources
  • 28.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report29 PEMASOK DAN RANTAI PASOKAN Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan dan setiap perusahaan unit produksi senantiasa melibatkan perusahaan lain sebagai penyedia barang/jasa dalam rantai pasokan pengadaan kebutuhan barang/jasa. Perusahaan yang dilibatkan dalam rantai pasokan adalah perusahaan-perusahaan di tingkatan lokal, nasional maupun internasional. [G4-12] Kami mendefinisikan perusahaan lokal adalah perusahaan yang berkedudukan di provinsi yang sama dengan perusahaan unit produksi, sedangkan perusahaan nasional adalah perusahaan yang wilayah operasionalnya berada di Indonesia. SUPPLIERS AND SUPPLY CHAIN In running its business, the Company and each production unit company always involve other companies as suppliers of goods/services in the supply chain of goods/services procurement. The companies involved in the supply chain are local, national and international companies. [G4-12] We define a local company as a company based in the same province as the unit production companies. Meanwhile, a national company is a company whose operational area is located in Indonesia. JUMLAH PEMASOK DAN NILAI KONTRAK PEKERJAAN TAHUN 2013 [G4-12] NUMBER OF SUPPLIER AND WORKING CONTRACT VALUE, YEAR OF 2013 Unit Bisnis Business Unit Pengadaan Barang | Goods Procurement Pengadaan Jasa | Services Procurement Jumlah Pemasok Number Of Suppliers Nilai Kontrak Pekerjaan Working Contract Values Jumlah Pemasok Number Of Suppliers Nilai Kontrak Pekerjaan Working Contract Values PT SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk. Perusahaan Lokal | Local Company 43 1.987.886.509.591 7 8.440.868.547 Perusahaan Nasional | National Company 231 1.317.578.336.524 113 181.354.248.757 Perusahaan Internasional | International Company 336 7.120.775.986.717 171 1.561.143.043.381 JUMLAH 610 10.426.240.832.832 291 1.750.938.160.685 Keterangan | Notes : Nilai Kontrak Pekerjaan dalam Rupiah | Working Contract Values in IDR
  • 29.
    Profil Laporan ini Aboutthis report Laporan Keberlanjutan 2013 30
  • 30.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report31 Laporan Keberlanjutan 2013 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., berisi pelaksanaan pemenuhan tanggung jawab sosial yang dilaksanakan Perseroan dalam kurun waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2013. [G4-28] Perseroan menerbitkan Laporan Keberlanjutan setiap tahun. Laporan ini merupakan kesinambungan dari pelaporan sebelumnya, yang diterbitkan bersamaan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2013, pada 25 Maret 2014. [G4-29] [G4-30] BATASAN PELAPORAN Material dalam laporan ini mencakup segala bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial yang dilaksanakan Perseroan. Pada beberapa bahasan tertentu, juga disampaikan materi pelaporan dari entitas anak usaha: PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa dan Thang Long Cement Company (TLCC) Vietnam. Khusus untuk laporan keuangan disajikan sebagai laporan konsolidasi dan uraian lengkapnya disampaikan dalam Laporan Tahunan Perseroan. [G4-17] Secara umum material pelaporan mencakup data kualitatif maupun kuantitatif, yang diperoleh dari Kantor Pusat Perseroan dan entitas anak usaha. Khusus pembahasan pada bagian SI Lestari yang menjelaskan kinerja lingkungan, informasi diperoleh dari PT Semen Gresik. Hal ini dikarenakan sistem konsolidasi data masih dalam proses pengembangan karena adanya perubahan struktural Perseroan sebagai holding corporate. Sustainability Report 2013 of PT Semen Indonesia ( Persero ) Tbk., contains the implementation of social responsibility fulfillment conducted by the Company in the period from January 1 to December 31, 2013. [G4-28] The Company publishes Sustainability Report annually. This report is a continuation of the previous reporting, which was published in conjunction with the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) for financial year 2013, on March 25, 2014. [G4-29] [G4-30] REPORTING BOUNDARIES Materials in this report encompass all forms of social responsibility implementation by the Company. At some particular subjects, there are reporting material from subsidiaries PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa and Thang Long Cement Company (TLCC) Vietnam. Meanwhile, financial statements are presented as consolidated report with a complete description presented in the Company’s Annual Report. [G4-17] In general, the reporting materials consist of qualitative and quantitative data, collected from the Head Office of the Company and its subsidiaries. Information for discussion on SI Lestari that describes environmental performance was collected from PT Semen Gresik. This is because the system data consolidation is still in the development process due to structural changes in the Company as the holding corporate. Thus, this report Informasi material memperhatikan pilar strategi CSR dan aspek panduan GRI G4.0. Material informations determined based on CSR strategic pillars and aspect on GRI 4.0 guidelines.
  • 31.
    Profil Laporan ini Aboutthis report Laporan Keberlanjutan 2013 32 Dengan demikian, laporan ini juga belum menyertakan pembahasan aspek-aspek bersifat material dari entitas anak usaha: TLCC Vietnam. [G4-20] [G4-21] Penentuan aspek-aspek dalam pelaporan yang dinilai bersifat material, ditentukan berdasarkan opini internal dan eksternal. Opini internal mengacu pada Enam Isu Strategis Perseroan, meliputi: menjaga kapasitas pertumbuhan, pengelolaan keamanan energi, pengembangan citra perusahaan, pendekatan pada pelanggan, pertumbuhan perusahaan dan pengelolaan risiko utama. Adapun untuk opini eksternal didasarkan pada hal-hal yang kerap menjadi pemberitaan media massa. [G4-18] has yet to include a discussion on material aspects of subsidiary TLCC Vietnam. [G4-20] [G4-21] Aspects considered material in this reporting are determined by internal and external opinion. Internal opinion are covering about Six Corporate Strategic Issues, namely maintaining capacity growth, energy security management, corporate image building, approaches to customers, corporate growth and top risk management. Meanwhile, external opinion is based on issues that often published by mass media. [G4-18]
  • 32.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report33 High Important PihakEksternal|ExternalParty Pihak Internal | Internal Party Low Low High Less Important More Important 1 2 3 4 Oleh karenanya, dalam pelaporan ini, kami menyampaikan aspek-aspek bersifat material dengan merujuk pada enam isu strategis, dikaitkan dengan pilar strategi CSR dan aspek pengungkapan sesuai dengan panduan GRI G4.0. Informasi ini adalah sebagai berikut: [G4-19] [G4-23] Therefore, in this report, we present material aspects with the reference to the six strategic issues, associated with the pillar of CSR strategy and aspects of the disclosure in accordance with the GRI G4.0 guideline. This information is as follows: [G4-19] [G4-23] SI CERDAS 1. SI Cerdas : Menjadi Perusahaan Semen Unggul dengan SDM Andal • Ketenagakerjaan. • K3. • Pelatihan. 2. SI Prima : Menjadi Perusahaan Semen Global • Kinerja Ekonomi. • Labelisasi produk. • Komunikasi pemasaran. 3. SI Lestari : Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan • Material. • Energi. • Air • Emisi. • Efluen dan Limbah. • Keanekaragaman hayati. • Biaya Lingkungan. 4. SI Peduli : Menjadi Perusahaan Semen Peduli Masyarakat • Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan. • Pelibatan komunitas lokal. 1. SI Cerdas: Becoming Excellent Cement Company with Best People • Employment. • K3. • Training. 2. SI Prima: Becoming Global Cement Company • Economic Performance. • Product labeling. • Marketing communications. 3. SI Lestari: Becoming Green Cement Company • Materials. • Energy. • Water • Emissions. • Effluent and Waste. • Biodiversity. • Environmental Cost. 4. SI Peduli: Becoming Cement Company that Cares for Community • Significant indirect economic impact. • Local community engagement. SI PRIMA SI LESTARI SI PEDULI
  • 33.
    Laporan Keberlanjutan 201334 Profil Laporan ini About this report PERNYATAAN ULANG DAN PERUBAHAN LAPORAN Laporan ini disusun berdasar Sustainability Reporting Guidelines (SRG) versi G4.0, yang diterbitkan Global Reporting Initiatives. Dengan demikian kami melakukan penyesuaian terkait material yang telah dilaporkan sebelumnya disertai pernyataan ulang pada beberapa aspek dan indikator, mengingat laporan terdahulu disusun menggunakan SRG versi 3.1. [G4-22] [G4-23] PENJAMINAN DAN INDEKS ISI GRI Mengingat keterbatasan waktu dalam penyusunan laporan, Perseroan memutuskan belum melakukan penjaminan atas Laporan Keberlanjutan 2013. Namun Semen Indonesia menjamin kebenaran dan keabsahan, atas setiap informasi yang disampaikan dalam laporan ini. [G4-33] RESTATEMENT AND REPORT CHANGE This report was prepared based on the Sustainability Reporting Guidelines (SRG) version G4.0, issued by Global Reporting Initiatives. Therefore we made adjustments regarding the materials that have been reported previously with restatements in some aspects and indicators, given the previous report was prepared with reference to SRG version 3.1. [G4-22] [G4-23] ASSURANCE AND GRI CONTENT INDEX Given the limited time in preparing this report, the Company decided not to perform assurance yet on Sustainability Report 2013. However, Semen Indonesia ensures the accuracy and validity of every information presented in this report. [G4-33] Kami menyatakan Laporan Keberlanjutan 2013 telah memenuhi persyaratan “Core” sesuai dengan panduan GRI G4.0. Sebagai penguat pernyataan ini, di bagian akhir pelaporan disertakan tabulasi Indeks Isi GRI. [G4-32] We declare the Sustainability Report 2013 has met the requirements of “Core”. As corroboration of this statement, we included GRI Content Index tabulation at the end of the report. [G4-32]
  • 34.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report35 KONTAK TENTANG LAPORAN Kami mempersilakan para pengguna laporan ini untuk menyampaikan berbagai hal dengan menghubungi alamat di bawah ini: [G4-31] CONTACT ABOUT THIS REPORT We invite users of this report to submit matters by contacting the address below: [G4-31] PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Contact person : Agung Wiharto Kantor Pusat | Head Office Gedung Utama Semen Gresik Jalan Veteran, Gresik 61122 - Indonesia Telepon: +6231 398 1732 | Faksimili: +6231 398 3209 Email: ptsi@semenindonesia.com Website: www.semenindonesia.com & www.csrsemengresik.com
  • 35.
    SI CERDAS Laporan Keberlanjutan2013 36 SI CERDAS Menjadi Perusahaan Semen Unggul Dengan SDM Andal Becoming Excellent Cement Company With Best People
  • 36.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report37
  • 37.
    Laporan Keberlanjutan 201338 SI CERDAS Keberhasilan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., menjadi perusahaan semen terkemuka di tingkat regional bahkan global, tak bisa dilepaskan dari dukungan sumber daya manusia (SDM). Pekerja adalah aset berharga bagi Perseroan dan juga entitas anak usaha. Menyadari pentingnya peranan pekerja, Perseroan sejak tahun 2009 telah menerapkan Human Capital Master Plan (HCMP). Sesuai rencana induk yang telah disusun, maka penerapan HCMP tahun 2013 memasuki tahapan excellent performance dan telah mencapai kondisi yang optimal, serta berada pada derajat alligment tinggi untuk menunjukkan high performance system and culture. Langkah strategis lain adalah membentuk Semen Indonesia Center of The CHAMP (SICC) sebagai pusat keunggulan dalam menyiapkan SDM unggul dan kinerja unggul melalui pengetahuan dan praktik. Untuk menyiapkan SDM unggul, SICC melaksanakannya pada 3 bidang: Center of Dynamic Learning; Center of Knowledge Management; dan School of Engineering & Management. Sementara peningkatan kinerja unggul diwujudkan melalui bidang pengelolaan: Center of Technology Research serta Training and Consulting Services. [G4-DMA] PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. has managed to become the leading regional or even global cement company thanks to the support of its human resources (HR). Employees are a valuable asset to the Company and its subsidiaries. Recognizing the important role of the employees, since 2009 the Company has been implementing the Human Capital Master Plan (HCMP). As per the established master plan, HCMP application in 2013 entered the stage of excellent performance and has achieved optimal condition, and is at a high degree of aligment to demonstrate high performance system and culture. Another strategic step is to form Semen Indonesia Center of The CHAMP (SICC) as a center of excellence to prepare best people and performance through knowledge and practice. SICC prepares best people at 3 institutions: Center of Dynamic Learning; Center of Knowledge Management; and the School of Engineering & Management. Meanwhile excellent performance improvement is realized through management institutions: Center of Technology Research and Training and Consulting Services. [G4-DMA] Semen Indonesia Center of the CHAMP dibentuk untuk menyiapkan SDM unggul Semen Indonesia Center of The CHAMP (SICC) established for preparing outstanding human resources
  • 38.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report39 • Center of Dynamic Learning (CDL) Merupakan institusi “strategic business growth enabler” melalui pemberdayaan human capital yang mengintegrasikan seluruh aktivitas dan sumber daya pembelajaran (organization learning). Basis pembentukan dan pengembangan CDL adalah memadukan konsep corporate university dengan pendekatan manajemen strategis. • Center of Research and Engineering (CRE) Mengembangkan rancang bangun & rekayasa teknologi yang mampu menciptakan nilai inovasi, guna mengantisipasi tantangan menjadi perusahaan rekayasa kelas dunia. • Center of Knowledge Management (CKM) Menjadikan Semen Indonesia sebagai sumber daya pembelajaran yang senantiasa adaptif dengan mengoptimalisasikan penciptaan dan pengelolaan pengetahuan. • Universitas Semen Indonesia (USI) Institusi pendidikan tinggi formal untuk memenuhi kebutuhan SDM, dengan pondasi akademik yang kuat dan kompetensi yang tinggi di bidang industri semen maupun industri-industri terkait. Sebagai langkah awal mewujudkan USI, saat ini telah berdiri Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia (STiMSI) • SITraining & Consulting Services (SITCS) Pusat pelatihan & jasa konsultansi di bidang engineering: untuk memperkuat cluster industri semen di Indonesia. • Center of Dynamic Learning (CDL) An institution of “strategic business growth enabler” through human capital empowerment that integrates all activities and learning resources (learning organization). The basis of establishment and development of CDL is to integrate the concept of corporate university with a strategic management approach • Center of Research and Engineering (CRE) Develops design and engineering technology that can create innovation value, to anticipate the challenges of becoming a world-class engineering company. • Center of Knowledge Management (CKM) Making Semen Indonesia as a learning resource that is always adaptive to optimize creation and management of knowledge. • Universitas Semen Indonesia (USI) A formal higher education institution to meet the human resources needs, with a solid academic foundation and high competencies in the cement industry as well as related industries. As a first step to realize the USI, the School of Management of the Indonesian Cement (STiMSI) has now established. • SITraining & Consulting Services (SITCS) Training center & consultancy services in the engineering field: to strengthen the cement industry cluster in Indonesia.
  • 39.
    Laporan Keberlanjutan 201340 SI CERDAS PENDIDIKAN & PENGEMBANGAN KOMPETENSI Secara berkesinambungan, Semen Indonesia juga melakukan pengembangan human capital (HC) melalui pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan kompetensi. Progam yang dilaksanakan, di antaranya: • Program Pengembangan Kepemimpinan (Leadership Development Program), yang ditujukan bagi para pemimpin di setiap lini dan tingkatan. • Program Talent Management, yang ditujukan untuk menyediakan personel pegawai terbaik. Progam ini merupakan bentuk pemetaan karyawan per tingkat jabatan, berdasarkan parameter kinerja dari hasil penilaian KPI individu dan parameter potensi dari penilaian kompetensi karyawan. EDUCATION & COMPETENCY DEVELOPMENT Semen Indonesia also continuously develops human capital (HC) through the implementation of training programs and competency development. The implemented programs including: • Leadership Development Program, which is intended for leaders at all lines and levels. • Talent Management Program, which is intended to provide the best employee. This program is a form of employee mapping of per level of positions, based on performance parameters from individual KPIs assessment results and potential parameters from employee competency assessment.
  • 40.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report41 Program pelatihan dan pengembangan karyawan, terdiri atas: 1. Kompetensi Inti, merupakan kompetensi utama yang harus dikuasai semua karyawan sebagai asal terbentuknya budaya korporasi. 2. Kompetensi Kepemimpinan. 3. Kompetensi Teknis terdiri atas teknis manufaktur dan teknis nonmanufaktur Kompetensi tersebut di atas dikembangkan melalui pelaksanaan program pelatihan kepakaran (specialist program) di lingkungan Perseroan. Dengan demikian nantinya akan dihasilkan ahli-ahli di bidang persemenan yang mampu menjadi keunggulan Perseroan dalam persaingan dengan pelaku industri semen lainnya. Selama tahun 2013, Semen Indonesia telah menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi, yang didasarkan pada kebutuhan organisasi dan potensi karyawan yang dirumuskan dalam training need analysis (TNA). Program pelatihan diikuti total 37,494 peserta dari jumlah 6.439 pegawai di lingkungan Semen Indonesia, sehingga seorang pegawai bisa mengikuti lebih dari satu jenis pelatihan. Adapun total jam pelatihan yang diselenggarakan tahun 2013 adalah 210.922 jam pelatihan. Dengan demikian rerata jam pelatihan adalah 5,63 per pegawai per tahun. [G4-LA9] Employee training and development program, consisting of: 1. Core Competency, the main competencies that must be mastered by all employees as the origin of the corporate culture creation. 2. Leadership Competencies. 3. Technical competence consists of manufacturing and non- manufacturing techniques. The above competencies are developed through the implementation of specialist programs in the Company. This program will produce specialists cement industry who are capable to contribute for the Company’s excellence amid competition with other cement industry players. During 2013, Semen Indonesian has organized various training programs and competency development, which were based on the needs of the organization and employee potentials formulated in training need analysis (TNA). The training programs were attended by a total of 37,494 participants from 6,439 of total employees within Semen Indonesia, which means an employee participated in more than one type of training. The total hours of training conducted in 2013 was 210.922 training hours. Thus the average training hours was 5,63 per employee per year. [G4-LA9]
  • 41.
    Laporan Keberlanjutan 201342 SI CERDAS JUMLAH PESERTA DAN JAM PELATIHAN TAHUN 2013 BERDASARKAN JENIS PELATIHAN DAN GOLONGAN JABATAN [G4-LA9] NUMBER OF PARTICIPANTS AND TRAINING HOUR IN 2013 BASED ON TRAINING TYPE AND JOB RANK Jenis Pelatihan Type of Training Jumlah Peserta Number of Participant Jam Pelatihan Hours Training Teknis Fungsional Technical Functionality 9,086 73,307 Manajemen Management 1,748 34,096 Umum General 26,166 90,483 Sertifikat Sertification 494 13,036 Jumlah Total 37,494 210,922 PENDIRIAN STiMSI Semen Indonesia memahami pentingnya menyiapkan SDM andal, dan senantiasa berupaya mendapatkan individu-individu terbaik, dalam proses seleksi dan rekrutmen yang dijalankan. Untuk memastikan keberadaan individu- individu terbaik maka Perseroan melalui Semen Gresik Foundation pada tahun 2013 mendirikan Sekolah Tinggi Management Semen Indonesia (STiMSI). Keberadaan STiMSI didukung metode khusus dalam proses pendidikannya. Seluruh aset yang dimiliki Semen Indonesia, akan menjadi laboratorium bagi STiMSI dalam proses kegiatan belajar mahasiswa. STiMSI juga didukung tenaga pengajar yang merupakan praktisi dari dunia industri, termasuk dari Semen Indonesia. STiMSI juga bekerjsama dengan salah satu lembaga di Jepang yang membantu praktek kerja mahasiswa ke luar negeri. STiMSI ESTABLISHMENT Semen Indonesia understands the importance of preparing reliable human resources, and strives to get the best individuals in the implementation of selection and recruitment process. To ensure the availability of best individuals, the Company through Semen Gresik Foundation in 2013 established Semen Indonesia School of Management (STiMSI). STiMSI is supported with specific methods in its educational process. All assets owned by Semen Indonesia, will be a laboratory for STiMSI in the learning process of students. STiMSI is also supported by faculty members composed of practitioners in the industry, including from Semen Indonesia. STiMSI also cooperate with one of the institutions in Japan that helps students’ internship abroad. 5.63 Rata-rata jam pelatihan per pekerja Average Training hour per employees
  • 42.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report43 Operasional STiMSI ditandai kuliah perdana untuk angkatan pertama di tahun akademik 2013 – 2014, pada 11 September 2013 oleh Direktur Utama Semen Indonesia, Dwi Soetjipto yang juga Ketua STiMSI. Angkatan pertama terdiri dari 178 orang mahasiswa untuk dua program studi, yakni management dan management rekayasa. Mereka sebagian besar adalah lulusan SLTA yang berasal dari Gresik dan Tuban, Jawa Timur. PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI Perseroan dan entitas anak usaha memberikan kesempatan yang sama dan setara kepada setiap pegawai untuk mengembangkan karir mereka. Penentuan karir seorang pegawai didasarkan pada hasil dari proses evaluasi yang dilaksanakan manajemen. Proses evaluasi meliputi penilaian rutin kinerja, data kesehatan pegawai, manning table unit kerja, persyaratan dan uraian jabatan, kompetensi dan kualifikasi pekerja, serta kebutuhan pencapaian unit kerja. STiMSI operations marked the inaugural lecture for the first batch in the academic year 2013 - 2014, on September 11, 2013 by Semen Indonesia President Director, Dwi Soetjipto, who is also Chairman of STiMSI. The first batch consisted of 178 students for two courses, namely management and engineering management. They are mostly graduates from high schools in Gresik and Tuban, East Java. EMPLOYEE CAREER DEVELOPMENT The Company and its subsidiaris provide the same and equal opportunity to all employees to develop their careers. Determination of an employee’s career is based on the results of evaluation carried out by the management. The evaluation process includes regular performance assessment, employee health data, unit manning table, job requirements and descriptions, employee competencies and qualifications, as well as the need for work unit achievement.
  • 43.
    Laporan Keberlanjutan 201344 SI CERDAS Penilaian kinerja pegawai dijalankan dengan menggunakan penilaian kinerja unit kerja dan individu berbasis Balanced Scorecard. Dengan menggunakan modul Employee Performance Management System (ePMS), maka data penilaian kinerja dan kompetensi karyawan dikelola secara terintegrasi. Berdasarkan hasil evaluasi, Perseroan selanjutnya melakukan pemetaan karyawan per tingkat jabatan, sehingga pegawai dengan kinerja tinggi dan potensi terbaik akan mendapatkan promosi jabatan. Di akhir proses penilaian pada tahun 2013, ada 608 pegawai yang mendapatkan promosi jabatan, sementara pegawai yang dimutasi ada 1.588 orang. Tingginya angka mutasi pegawai karena pada kurun waktu periode pelaporan Perseroan telah membentuk entitas anak usaha baru: PT Semen Gresik, yang selanjutnya bertindak sebagai perusahaan pengelola (operating corporate) pabrik semen di Tuban, Jawa Timur, dengan pola kerjasama operasi (KSO). [G4- LA11] Employee performance evaluation is performed by using the Balanced Scorecard based performance assessment of work unit and individual. The Employee Performance Management System (ePMS) module integrates the management of employee performance and competency assessment data. Based on the evaluation results, the Company then conducts employee mapping per level of position, so that employees with high performance and best potential will receive promotion. At the end of the assessment process in 2013, as many as 608 employees were promoted, while 1,588 employees were transferred. The high transfer rate because during the reporting period the Company established a new business subsidiary: PT Semen Gresik, which later acts as an operating company for cement plant in Tuban, East Java, under the scheme of Joint Operation (KSO). [G4-LA11]
  • 44.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report45 PENERIMAAN PEGAWAI BARU Semen Indonesia secara berkesinambungan melakukan evaluasi terhadap perencanaan SDM melalui analisis kebutuhan kerja (workload analysis). Melalui upaya tersebut akan dirumuskan jumlah optimal SDM pendukung operasional, terkait keberlangsungan maupun pengembangan bisnis Perseroan. Termasuk pelaksanaan program rekrutmen sesuai bidang yang dibutuhkan dan kompetensi yang dipersyaratkan. Pada tahun 2013, ada 88 orang yang diterima bekerja sebagai pegawai baru di lingkungan Semen Indonesia, terdiri dari 84 pegawai pria dan 4 pegawai perempuan. Adapun pegawai yang meninggalkan Perseroan berjumlah 132 orang atau 7,7% dari total jumlah pegawai tetap, dengan rincian: [G4- LA1] • Pensiun 125 orang. • Mengundurkan diri 6 orang. • Meninggal dunia 1 orang. NEW EMPLOYEE RECRUITMENT Semen Indonesia continuously performs evaluation on HR planning through workload analysis. The results of this evaluation will be used to formulate optimum number of HR operational support, related to the sustainability and development of the Company’s business. It includes the implementation of recruitment program according to required fields and and required competencies. In 2013, as many as 88 people were hired as new employees at Semen Indonesia, consisting of 84 male employees and 4 female employees. As for the employees who left the Company were 132 people or 7.7% of total permanent employees, consisting of : [G4-LA1] • Retirement: 125 people. • Resignation: 6 people. • Passed away: 1 people.
  • 45.
    Laporan Keberlanjutan 201346 SI CERDAS IMBAL JASA PEKERJAAN Besaran imbal jasa pekerjaan yang ditentukan Perseroan, tidak membedakan pegawai laki-laki maupun pegawai perempuan, dan pembedaan lain yang dapat mengindikasikan terjadinya praktik- praktik diskriminasi dalam bekerja. Pembedaan hanya didasarkan pada status kepegawaian, sebagai pegawai tetap dan pegawai tidak tetap. Ada beberapa tunjangan yang bersifat tetap dan diberikan kepada setiap pekerja baik pegawai tetap maupun pegawai tidak tetap. Tunjangan dimaksud adalah tunjangan kesehatan, tunjangan kelahiran termasuk fasilitas cuti kelahiran, tunjangan pensiun, dan tunjangan hari raya (THR). [G4-LA2] Khusus pelaksanaan cuti kelahiran bagi pekerja perempuan, diberikan untuk jangka waktu 90 hari kalender. Selama tahun 2013 ada 6 pekerja perempuan yang menjalani cuti kelahiran. Perseroan dan entitas anak usaha memberikan jaminan kepada pekerja perempuan yang telah selesai menjalani cuti kelahiran, untuk diterima bekerja kembali pada posisi semula. [G4-LA3] Hal sama juga berlaku bagi pekerja yang cuti karena keperluan menjalankan ibadah haji. Lama pelaksanaan cuti disesuaikan dengan penetapan waktu pelaksanaan ibadah haji yang ditentukan Pemerintah. Total ada 15 pekerja di lingkungan Semen Indonesia, yang cuti karena keperluan ibadah haji pada tahun 2013. Selanjutnya mereka telah diterima bekerja kembali pada posisi semula selesai melaksanakan cuti ibadah haji. COMPENSATION The amount of compensation determined by the Company does not differentiate male employees from female employees, or other different treatment that may indicate the occurrence of discriminatory practices at workplace. The difference may take place based solely on employment status as permanent employees and non-permanent employees. There are several benefits that are permanent and provided to every employee both permanent employees and non-permanent employees. The allowances are health allowance, maternity allowance including maternity leave, retirement benefits and religious holiday allowance (THR). [G4-LA2] Maternity leave for female workers is provided for a period of 90 calendar days. During 2013, there were 6 female employees who took maternity leave. The Company and its subsidiaries provide assurance to female employees who have completed their maternity leave, to be reemployed to their original position. [G4-LA3] The same also applies to employees who take leave for hajj pilgrimage. The duration of leave is adapted to the time specified for Hajj pilgrimage by the Government. There were 15 employees of Semen Indonesia, who took leave to perform pilgrimage in 2013. They have resumed their work at their original position after completing the Hajj leave. 15 Pegawai menjalani cuti ibadah haji Employees took leave to perform hajj pilgrimage
  • 46.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report47 KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) Sejalan dengan visi untuk menjadi perusahaan semen terkemuka di tingkat regional bahkan global, Semen Indonesia bersama entitas anak usaha senantiasa menerapkan praktik-praktik terbaik keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hingga akhir periode pelaporan, kami terus berupaya melakukan inovasi guna meningkatkan kualitas penerapan K3. Beberapa bentuk inovasi yang telah dilaksanakan, di antaranya: OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (K3) In line with its vision to be the leading regional or even global cement company, Semen Indonesia together with its subsidiaries continue to apply the best practices of occupational safety and health (K3). By the end of the reporting period, we continue to make innovation in order to improve the quality of K3 implementation. Some forms of innovation that have been conducted, including:
  • 47.
    Laporan Keberlanjutan 201348 SI CERDAS Penerapan SMS Gateway K3 di PT Semen Padang. Short Message Service (SMS) Gateway merupakan sistem informasi untuk mempersingkat pelaporan informasi seperti kecelakaan, kebakaran dan hal lain terkait K3. Langkah operasional dari sistem SMS Gateway dimulai dari kejadian awal kecelakaan, kebakaran, potensi bahaya yang dapat menimbulkan kondisi darurat. Personel terdaftar yang berada di dekat area kejadian memastikan kondisi kebakaran atau kecelakaan. Kemudian personel tersebut segera mengirim SMS kepada server SMS Gateway, dan selanjutnya server aplikasi akan meneruskan pesan tersebut ke seluruh grup yang ditentukan. Personel penerima SMS notifikasi harus melakukan koordinasi dan melakukan tindakan, atau sesegera mungkin melakukan tindakan pencegahan dan penanganan kejadian kecelakaan, kebakaran atau potensi bahaya di lapangan. KOMITE BERSAMA K3 Komitmen pada penyelenggaraan praktik-praktik terbaik K3, juga diwujudkan dengan membentuk komite bersama K3. Komite dimaksud adalah Panitia Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), yang ada di lingkungan pabrik yang dikelola entitas anak usaha. Khusus untuk Persero, tidak dibentuk P2K3 karena sifatnya sebagai strategic holding company. Adapun Thang Long Cement Vietnam, pembentukan komite bersama K3 diatur tersendiri, sesuai dengan undang-undang setempat yang mengatur ketentuan mengenai ketenagakerjaan di Vietnam. SMS Gateway application of K3 at PT Semen Padang. Short Message Service (SMS) Gateway is an information system to streamline reporting information such as accidents, fires and other K3- related matters. Operational steps of the SMS Gateway system starts from the initial occurrence of accidents, fires, hazard potentials that could cause an emergency condition. Registered personnel who are near the incident area to ascertain the condition of fire or accident. The personnel then immediately send an SMS to the SMS Gateway server, and then the application server will forward the message to all designated group. SMS notification recipients must coordinate and take action, or as soon as possible take precautions and handling the accidents, fires or hazard potentials in the field. K3 JOINT COMMITTEE Commitment to the implementation of OSH best practices is also realized by forming an K3 joint committee. The committee is referred to as Occupational Safety and Health Development Committee (P2K3), which is established at the plants managed by subsidiaries. However, P2K3 is not established within the Company due to its role as a strategic holding company. Meanwhile, the formation of K3 joint committee at Thang Long Cement Vietnam is regulated separately, in accordance with local laws that govern employment matters in Vietnam. 86% Penurunan jumlah kecelakaan kerja Reduction on work accident
  • 48.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report49 Sebagai komite bersama K3, anggota P2K3 terdiri dari perwakilan perusahaan dan perwakilan pekerja. Selanjutnya mereka secara bersama- sama melakukan pemantauan kepatuhan pelaksanaan K3. PERISTIWA KECELAKAAN KERJA Selama tahun 2013 tidak ada peristiwa kecelakaan kerja bersifat fatal, yang terjadi di Perseroan maupun entitas anak usaha. Hanya ada dua peristiwa kecelakaan kerja ringan di lingkungan pabrik Semen Indonesia di Tuban. [G4-LA6] As the K3 joint committee, P2K3 members consist of representatives of the company and employees. Furthermore, they jointly conduct monitoring on the compliance of K3 implementation. WORK ACCIDENTS During 2013, there was no fatal work accident occurred at the Company and subsidiaries. There were two minor work accidents took place in 2013 at Semen Indonesia’s plant in Tuban. [G4-LA6] JUMLAH PEGAWAI DALAM KEPENGURUSAN K3 [G4-LA5] NUMBER OF EMPLOYEES IN K3 MANAGEMENT Unit Kerja Working Unit 2011 2012 2013 Keselamatan Kerja | Occupational Safety 22 22 22 Kesehatan Kerja | Occupational Health 5 5 5 Jumlah |Total 27 27 27 JUMLAH PERISTIWA KECELAKAAN KERJA [G4-LA6] NUMBER OF WORK ACCIDENTS Tingkat Kecelakaan Kerja Occupation Accident Level 2011 2012 2013 Ringan | Minor 3 1 2 Sedang | Major 10 14 0 Fatal | Fatal 0 0 0 Jumlah |Total 13 15 2 TINGKAT INJURY RATE (IR) DAN FREQUENCY RATE (FR) [G4-LA6] LEVEL OF INJURY RATE AND FREQUENCY RATE Unit Kerja Working Unit 2011 2012 2013 Tingkat Keparahan (SR) | Severity Rate 71.96 5.71 2.05 Tingkat Kekerapan (FR) | Frequency Rate 7.57 1.01 0.51
  • 49.
    Laporan Keberlanjutan 201350 SI CERDAS PEMBAHASAN K3 DALAM PKB [G4-LA8] Masing-masing PKB yang berlaku di Perseroan dan entitas anak usaha telah mencantumkan pembahasan mengenai K3. Hal ini menegaskan, kepatuhan dan pelaksanaan K3 bersifat mutlak dipenuhi, baik oleh perusahaan maupun para pekerja. Dalam PKB diatur kewajiban masing-masing perusahaan untuk menciptakan kondisi kerja yang menjamin keselamatan kerja dan kesehatan kerja para pekerja, termasuk menyediakan peralatan keselamatan kerja dan fasilitas kesehatan kerja, terutama untuk para pekerja pabrik yang menggunakan alat berat atau mesin berisiko tinggi. [G4-LA7] K3 DISCUSSION IN CLA [G4-LA8] Each CLA in force in the Company and its subsidiaries has included discussion of K3. This confirms that compliance and implementation of K3 are mandatory to be fulfilled, both by the company and the employees. The CLA stipulates obligations of each company to create working conditions that ensure the occupational safety and health of employees, including the provision of occupational safety equipment and occupational health facilities, especially for plant employees who operate heavy equipment or high risk machineries. [G4-LA7]
  • 50.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report51 Sementara para pekerja dituntut memenuhi segala ketentuan terkait tata laksana keselamatan maupun kesehatan selama bekerja. Mereka juga dapat menolak bekerja bila kondisinya dinilai membahayakan keselamatan kerja. Komitmen kami pada praktik-praktik terbaik K3 juga diwujudkan melalui ketersediaan fasilitas kesehatan dan biaya pengobatan. Secara berkala dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check-up) kepada pegawai serta pemeriksaan melalui Identifikasi dan Penilaian Dampak Kegiatan (IPDK) yang bersifat pencegahan terhadap penyakit- penyakit serius maupun penyakit- penyakit akibat kerja. PELATIHAN UNTUK PEGAWAI PENSIUN Sesuai Peraturan Perusahaan dan PKB, Perseroan dan masing-masing entitas anak usaha telah menetapkan usia pensiun normal bagi pegawai adalah 55 tahun. Selanjutnya Perseroan dan masing-masing entitas anak usaha memberikan pembekalan atau pra-kondisi sebagai persiapan bagi pegawai, yang dilaksanakan sejak tiga tahun sebelum memasuki usia pensiun. Pembekalan meliputi persiapan psikologi, pengetahuan pengelolaan keuangan, sosialisasi hak pensiun, dan pelatihan wirausaha dengan harapan memicu semangat usaha mandiri setelah pensiun. [G4- LA10] Meanwhile, the employees are expected to abide by all the terms related to safety and health governance during work. They can also refuse to work if conditions are considered dangerous for their occupational safety. Our commitment to K3 best practices is also realized through the availability of health facilities and medical costs coverage. Periodically, medical check- ups are performed on employees as well as examination through the identification and Assessment of Activity Impact (IPDK), which is the prevention of serious and occupational diseases. TRAINING FOR RETIREES As per Company Rules and CLA, the Company and its subsidiaries have established normal retirement age for employees at 55 years old. Furthermore, the Company and each subsidiary provide an orientation or pre-conditions as a preparation for the employees, which is held three years prior to the retirement. The orientation program includes psychological preparation, knowledge of financial management, dissemination of pension rights, and entrepreneurship training that is expected to stimulate independent business spirit after retirement. [G4-LA10] BIAYA KESEHATAN PEGAWAI MEDICAL COST OF EMPLOYEE Uraian | Description Satuan | Unit 2011 2012 2013 Biaya Pengobatan | Curative Cost Rp Miliar Billion IDR 26.41 26.98 26.91 Biaya Pencegahan | Preventive Cost 0.89 0.92 0.71 Jumlah |Total 27.3 27.9 27.62
  • 51.
    Laporan Keberlanjutan 201352 SI CERDAS PROGRAM MANFAAT PENSIUN [G4-EC3] Perseroan mendistribusikan perolehan nilai ekonomi antara lain dalam bentuk pembayaran imbal jasa pekerjaan dan manfaat lain kepada pekerja. Salah satu bentuk manfaat lain adalah penyelenggaraan program jaminan masa depan bagi para pekerja. Sesuai peraturan yang berlaku di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., dan entitas anak, usia pensiun pegawai adalah 55 tahun. Untuk menjamin masa depan para pegawai, Perseroan menyertakan mereka pada penyelenggaraan program pensiun dan tunjangan hari tua, serta program pembekalan ketika pegawai memasuki masa persiapan pensiun. Penyelenggaraan dan pengelolaan program manfaat pensiun di lingkungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Semen Gresik, dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak ketiga. Masing- masing adalah PT Jamsostek, yang kini menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Tenaga Kerja serta Dana Pensiun Semen Gresik. Khusus untuk dana pensiun yang dikelola oleh Dana Pensiun Semen Gresik, hingga akhir periode pelaporan mencapai jumlah Rp723,426 miliar. Para pegawai telah didaftarkan sebagai peserta program pensiun manfaat pasti, tabungan kesejahteraan hari tua (TKHT), asuransi manfaat pasti, sekaligus jaminan hari tua (JHT), Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) dan beberapa program lainnya. Khusus untuk Jamsostek, ada tiga bentuk program yang dijalankan, yakni: PENSION BENEFIT PROGRAM [G4-EC3] The Company distributes the economic value in the form of compensation payment and other benefits to employees. One of the other benefits is the implementation of old age security programs for employees. In accordance with applicable rules at PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., and its subsidiaries, employee retirement age is 55 years old. To guarantee the future of the employees, the Company enrolls them in the pension plan and old-age benefit, as well as orientation program for preparation when an employee entered a pre-retirement period. The pension plan at PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., and PT Semen Gresik is implemented and managed in collaboration with third parties. They are PT Jamsostek, which is now the Social Security Organizing Body (BPJS) of Manpower, and Semen Gresik Pension Fund. The pension funds managed by Semen Gresik Pension Fund, until the end of the reporting period reached Rp723.426 billion. The employees who have been enrolled in the defined benefit pension plan, old age welfare savings (TKHT), defined benefit insurance as well as old age insurance (JHT), Workers Social Security (Jamsostek) and several other programs. Especially for Jamsostek, there are three programs implemented, namely :
  • 52.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report53 • JHT dengan ketentuan besaran premi 3,7% dari pendapatan pokok dibayarkan karyawan dan 2% lainnya dibayarkan Perseroan. • Jaminan kecelakaan kerja dengan ketentuan besaran premi 0,89% dari pendapatan pokok ditanggung Perseroan. • Jaminan kematian dengan ketentuan besaran premi 0,3% dari pendapatan pokok menjadi tanggungan Perseroan. • JHT with premium 3.7% of basic salary paid by the employee and another 2% is paid by the Company. • Work-related accident benefit with premium of 0.89% of basic salary is paid by the Company. • Death benefit with premium of 0.3% of basic salary is paid by the Company.
  • 53.
  • 54.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report55 SI PRIMA Menjadi Perusahaan Semen Regional dan Global Becoming Regional And Global Cement Company
  • 55.
    Laporan Keberlanjutan 201356 SI PRIMA Tahun 2013 menjadi langkah awal bagi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., untuk menjadi perusahaan semen regional terkemuka di Asia Tenggara. Kami melaksanakan dua langkah strategis, yakni mengakuisisi Thang Long Cement Company (TLCC) Vietnam dan menjadi strategic holding company. [DMA] Perubahan sebagai strategic holding company, akan membawa Semen Indonesia bersama entitas anak usaha menjadi kelompok usaha semen terkemuka di tingkat regional dan juga global. Strategi ini terbukti membuahkan hasil dengan pencapaian kinerja ekonomi yang menggembirakan selama tahun 2013, yang seluruhnya diperoleh dari upaya Perseroan tanpa adanya bantuan finansial dari Pemerintah. [G4-EC4] Volume penjualan pada tahun 2013 secara keseluruhan mencapai 27,81 juta ton, meningkat dibandingkan tahun 2012 sebanyak 22 juta ton dan meliputi 43,9 persen pangsa pasar semen nasional. Sementara total pendapatan Perseroan mencapai Rp24,5 triliun, dengan perolehan laba bersih Rp5,4 triliun. Peningkatan volume penjualan dan pendapatan, membuat Perseroan dan entitas usaha anak bisa memberikan kontribusi lebih besar kepada pemegang saham termasuk pemerintah, dan masyarakat serta pemangku kepentingan yang lain. 2013 is the initial step for PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., to become a leading regional cement company in Southeast Asia. We conducted two strategic moves, which are acquiring Thang Long Cement Company (TLCC) Vietnam and became a strategic holding company. [DMA] The transformation into a strategic holding company will bring Semen Indonesia and its subsidiaries to be a leading regional and global cement business group. This strategy proved to fruition by encouraging achievement of economic performance during 2013, which was entirely derived from the Company’s efforts without financial assistance from the Government. [G4-EC4] Total sales volume in 2013 was 27.81 million tons, an increase compared to the 22 million tons in 2012 and accounted for 43.9 percent share of national cement market. The Company’s total revenue reached Rp24.5 billion, with a net profit of Rp 5.4 trillion. The increase in sales volume and revenues, enable the Company and subsidiaries to make greater contributions to the shareholders, including the government and communitity as well as other stakeholders.
  • 56.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report57 Salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian kinerja ekonomi Perseroan pada tahun 2013 adalah kemampuan melakukan efisiensi biaya sebesar Rp300 miliar. Efisiensi biaya antara lain didapat sebagai hasil konservasi energi serta penurunan emisi CO2 yang termasuk gas rumah kaca penyebab perubahan iklim, dengan memanfaatkan biomassa dan limbah B3 sebagai bahan bakar alternatif. [G4-EC2] Pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar alternatif memberikan nilai tambah lain bagi Perseroan, dengan penyertaan pada program mekanisme pembangunan bersih atau clean development mechanism (CDM). Program ini telah disetujui Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) dan United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). One of the factors that contributed to the Company’s economic performance achievement in 2013 was the ability to reduce costs by Rp300 billion. The cost efficiency was a result of energy conservation and reduction of CO2 emissions, including greenhouse gases that cause climate change, by utilizing biomass and hazardous and toxic waste as alternative fuels. [G4- EC2] The utilization of biomass as an alternative fuel provided added value to the Company, with the participation in the clean development mechanism (CDM) program. This program has been ratified by the National Council on Climate Change (DNPI) and the United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). 43.9% Memenuhi kebutuhan semen pangsa pasar nasional Share of national cement market covered
  • 57.
    Laporan Keberlanjutan 201358 SI PRIMA INFORMASI PRODUK Keberhasilan Perseroan bersama entitas anak usaha menjadi pemimpin pasar semen nasional pada tahun 2013, menandakan keunggulan produk-produk yang dihasilkan selama ini. Di masa mendatang kami terus melakukan inovasi dan pengembangan produk, agar tetap dapat menghasilkan produk-produk semen terunggul. Kami melengkapi setiap produk yang dihasilkan dan dijual kepada pelanggan, dengan informasi mengenai kualitas maupun spesifikasi lainnya. Informasi tersebut tercantum di bagian luar kemasan dan memuat tentang: [G4-PR3] • Lambang/logo dari perusahaan yang memproduksi. • Nama produk. • Nomor Standar Nasional Industri (SNI). • Berat dalam kemasan. • Jenis semen. • Petunjuk penggunaan. • Nomor layanan konsumen bila ada keluhan/pengaduan. Pencantuman informasi menandakan kepatuhan pada peraturan perundang- undangan sekaligus menjamin pelanggan mendapatkan penjelasan, seperti diatur dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selama tahun 2013 kami tidak pernah mendapatkan hukuman denda finansial maupun sanksi hukum lain dari pihak-pihak berwenang, terkait dugaan pelanggaran terhadap pencantuman informasi produk. [G4- PR4] PRODUCT INFORMATION The success of the Company and its subsidiaries to become national market leader in 2013, signifying the excellence of products over the years. In the future we continue to make innovation and product development, to keep producing foremost cement products. We include information on the quality and other specifications of every product manufactured and sold to customers. The information on the outer side of the packaging contains: [G4-PR3] • The symbol/logo of the production company • Name of product • Number of National Industry Standards (SNI) • Weight of content in packaging • Type of cement • Instructions for use • Contact number of customer service for complaint/grievance. Inclusion of information indicates our compliance with laws and regulations while ensuring customers to get adequate information, as stipulated in Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection. During 2013, we did not receive fines or or other penalties from authorities over alleged violation of the inclusion of product information regulation. [G4-PR4]
  • 58.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report59 Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan, secara berkala dilakukan survei untuk mengetahui indeks kepuasan pelanggan atau customer satisfaction index (CSI). Adapun hasil survei kepuasan pelanggan pada tahun 2013, adalah: [G4-PR5] 1. CSI Saluran Distribusi 90,7. 2. CSI Pelanggan 90,5. Perseroan dan entitas anak industri semen memiliki mekanisme untuk menangani keluhan dari pelanggan, baik distributor maupun pengguna akhir. Setiap keluhan yang disampaikan diproses oleh pusat layanan dan kemudian ditindaklanjuti melalui observasi atas keluhan, klarifikasi serta penyelesaian. Pada tahun 2013 terdapat 6 keluhan pelanggan yang masuk ke pusat layanan dan semuanya telah ditindaklanjuti. In an effort to provide the best service to customers, we periodically conduct surveys to determine customer satisfaction index (CSI). The results of the customer satisfaction survey in 2013 are: [G4-PR5] 1. CSI of Distribution Channel 90.7. 2. CSI of Customers 90.5. The Company and its cement industry subsidiaries have a mechanism to handle complaints from customers, both distributors and end users. Any incoming complaints are processed by the customer care center and then followed up through complaints observation, clarification and settlement. In 2013 there were 6 incoming customer complaints to the customer care center and have all been followed up.
  • 59.
    Laporan Keberlanjutan 201360 SI PRIMA KOMUNIKASI PEMASARAN Kami terus berinovasi untuk menghasilkan produk-produk baru yang berkualitas. Sebelum dipasarkan kepada pelanggan, setiap produk yang dihasilkan telah melalui proses uji kualitas. Tidak ada produk semen yang dilarang beredar atau ditarik dari peredaran selama tahun 2013. [G4- PR6] Selama tahun 2013 ada produk baru yang dihasilkan entitas anak usaha: Thang Long Cement Vietnam, yakni PC50 yang diperuntukkan bagi MARKETING COMMUNICATIONS We keep making innovation to produce high quality new products. Before being sold to customers, each product has been through a process of quality testing. There were no cement products banned or withdrawn from circulation during 2013. [G4-PR6] During 2013 there has been a new product, PC50, produced by subsidiary Thang Long Cement Vietnam, which is intended for buildings with high
  • 60.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report61 bangunan berspesifikasi tinggi atau beton khusus yang digunakan untuk proyek-proyek besar. Kualitas PC50 telah sesuai dengan standar yang berlaku di negara pengimpor di Asia, Eropa dan Amerika. [G4-13] Secara terpisah baik Perseroan maupun entitas anak usaha juga melakukan berbagai bentuk komunikasi pemasaran untuk memperkuat posisi produk maupun merek dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Adapun bentuk komunikasi pemasaran yang dilaksanakan selama tahun 2013, meliputi: specification or special concrete used for major projects. The quality of PC50 complies with the standards in force in the importing countries in Asia, Europe and America. [G4-13] Separately, both the Company and its subsidiaries also carry out various forms of marketing communication to strengthen the position of product or brand and retain customer loyalty. The form of marketing communications undertaken during 2013, include :
  • 61.
    Laporan Keberlanjutan 201362 SI PRIMA 1. Above the line, dalam bentuk iklan/ promosi di televisi, radio, majalah, koran, media internet, dan media luar ruang. 2. Below the line, dalam bentuk gathering atau pertemuan berkala dengan distributor, event, kerjasama sponsor, point of sales materials, dan pembentukan komunitas pengguna semen termasuk para tukang terampil di berbagai daerah. • PT Semen Padang melakukan kerjasama sponsor dengan Semen Padang FC, klub sepakbola yang berlaga dalam kompetisi Indonesia Super League di tingkat nasional. • PT Semen Tonasa menjadi sponsor utama PS Semen Tonasa, yang berlaga dalam kompetisi sepakbola di Sulawesi Selatan. Praktik-praktik komunikasi pemasaran diselenggarakan dengan memperhatikan aturan hukum yang berlaku. Selama kurun waktu periode pelaporan, kami tidak pernah mendapatkan sanksi hukum terkait sangkaan pelaksanaan komunikasi pemasaran yang melanggar peraturan perundang-undangan. [G4-PR7] 1. Above the line, in the form of advertisement/promotion on television, radio, magazines, newspapers, the internet, and outdoor media. 2. Below the line, in the form of gathering or periodic meetings with distributors, event, sponsorship, point of sales materials, establishment of a cement users community including skilled construction workers in various regions. • PT Semen Padang conducted sponsorship with Semen Padang FC, a soccer club that competed in the Indonesia Super League national competition. • PT Semen Tonasa became the main sponsor of PS Semen Tonasa soccer club, who competed in the soccer competition in South Sulawesi. The marketing communication practices are implemented with regard to the applicable laws. During the reporting period, we never received legal sanctions over implementation of marketing communications that allegedly violate laws and regulations. [G4-PR7]
  • 62.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report63 MEMPERSIAPKAN PEMBANGUNAN PABRIK BARU [G4-13] Semen Indonesia bersama entitas anak usaha: PT Semen Gresik dan PT Semen Padang terus melakukan persiapan untuk pembangunan dua pabrik baru seiring keinginan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Kedua pabrik baru tersebut adalah pabrik semen di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dan pabrik semen Indarung VI di Padang, Sumatra Barat. Persiapan tidak hanya meliputi persoalan teknis tetapi juga sosial kemasyarakatan, demi meminimalkan potensi dampak terhadap masyarakat sekitar maupun konflik dengan mereka. Termasuk mencegah perselisihan dengan penduduk asli, dan menyelesaikan segera setiap perselisihan yang timbul terutama dalam hal kepemilikan lahan. Perseroan juga berupaya meniadakan pemindahan penduduk asli, dengan memilih lahan untuk tapak pabrik maupun lokasi penambangan bahan baku pada lokasi-lokasi tidak berpenghuni. [MM6] [MM7] [MM9] Perseroan juga memastikan, tidak ada wilayah penambangan baru yang berlokasi pada area penambangan rakyat. [MM8] PREPARING DEVELOPMENT OF NEW PLANTS[G4-13] Semen Indonesia together with its subsidiaries, PT Semen Gresik and PT Semen Padang, continue to make preparations for the construction of two new plants to increase production capacity. The new plants are a cement plant in Rembang, Central Java and Indarung VI cement plant in Padang, West Sumatra. The preparation not only about technical but also social issues, in order to minimize potential impacts on surrounding communities and the conflict with them. This also includes prevention of disputes with local residents, and immediate resolution if any disputes arising, particularly in cases of land ownership. The Company also strives to rule out relocation of indigenous people, by selecting the land for the plant site and mining site of raw materials in uninhabited locations. [MM6] [MM7] [MM9] The company also ensures there is no new mining area located on artisanal mining area. [MM8]
  • 63.
    Laporan Keberlanjutan 201364 SI PRIMA ANTI KORUPSI [G4-57] Sejalan dengan upaya menjadi perusahaan semen terkemuka di tingkatan regional maupun global, Semen Indonesia dan entitas anak usaha terus mewujudkan komitmen melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Pada tahun 2013 Semen Indonesia dan Komisi Pemberantansan Korupsi (KPK) telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penerapan Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.. Nota kesepahaman tandatangani Direktur Utama Dwi Soetjipto dan Wakil Ketua KPK Zulkarnain, dan dilaksanakan di Jakarta. ANTI CORRUPTION [G4-57] In line with efforts to become a leading regional and global cement company, Semen Indonesia and its subsidiaries uphold the commitment for the prevention and eradication of corruption. In 2013 Semen Indonesia and Corruption Eradication Commission (KPK) have signed a Memorandum of Understanding on the Application of Gratification Control within PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.. The memorandum of understanding was signed by President Director Dwi Soetjipto and KPK deputy chairman Zulkarnain, in Jakarta. Nota Kesepahaman PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., dengan KPK 1. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., tidak akan menawarkan atau memberikan suap, gratifikasi atau uang pelicin dalam bentuk apapun kepada lembaga pemerintah, perseorangan atau kelembagaan, perusahaan domestik atau asing untuk mendapatkan berbagai bentuk manfaat/kemudahan sebagaimana dilarang oleh perundang-undangan yang berlaku. 2. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., tidak akan menawarkan atau memberikan suap, gratifikasi atau uang pelicin dalam bentuk apapun kepada lembaga pemerintah, perseorangan atau kelembagaan, perusahaan domestik atau asing terkait tugas pokok dan fungsi sebagaimana dilarang oleh perundang- undangan yang berlaku. 3. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., bertanggung jawab mencegah dan mengupayakan pencegahan korupsi di lingkungannya dengan meningkatkan integritas, pengawasan, dan perbaikan sistem sesuai tugas dan fungsinya. Memorandum of Understanding between PT Semen Indonesia (Persero)Tbk., and KPK 1. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., shall not offer or give bribes, gratification or kickbacks of any kind to a government agency, individual or institutional, domestic or foreign company to obtain various forms of benefits/facilities as prohibited by applicable laws. 2. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., shall not offer or give bribes, gratification or kickbacks of any kind to a government agency, individual or institutional, domestic or foreign company related to primary duties and functions as prohibited by applicable laws. 3. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., is responsible for preventing and seeking to prevent corruption in its environment by improving the integrity, monitoring, and system improvement according to their duties and functions.
  • 64.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report65 Pelibatan KPK didasarkan pada pertimbangan bahwa pemberian gratifikasi, adalah hal rawan yang dapat mengundang terjadinya praktik korupsi yang dapat berlangsung pada berbagai tahapan kegiatan usaha maupun operasional Perseroan. Bentuk gratifikasi yang sering muncul dan dapat digolongkan sebagai suap, di antaranya adalah pemberian uang terima kasih setelah lelang, fasilitas wisata dari rekan ke istri pejabat, dan “uang rokok” dalam pemberian layanan. Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman, Perseroan menyiapkan anggaran yang diperlukan dalam penerapan pengendalian gratifikasi di lingkungan Perseroan, yang meliputi antara lain kegiatan penyusunan aturan, Training of Trainer (ToT), sosialisasi/diseminasi, pemrosesan pelaporan penenerimaan hadiah/fasilitas, serta monitoring dan evaluasi. Semen Indonesia bersama KPK juga telah melakukan sosialisasi mengenai gratifikasi. Sosialisasi diberikan kepada segenap karyawan Perseroan, dan dihadiri jajaran Direksi. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebagai bagian dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan perusahaan melalui gratifikasi. The involvement of KPK is based on the consideration that the gratification is prone to lead to corruption practice that can take place at different stages of business activities and operations of the Company. The form of gratification that often takes place and can be classified as bribes, including reward money as a thank you gift after the auction, traveling facilities from vendor/partner to the wife of an official, and tipping or “cigarette money” in service delivery. As a follow up to the memorandum of understanding signing, the Company prepared a budget that is required to apply gratification control in the Company, including regulation drafting, Training of Trainers (ToT), dissemination, processing of report on receiving gift/facilities, as well as monitoring and evaluations. Semen Indonesia along with KPK also have conducted dissemination about gratification. The dissemination was given to all employees of the Company, and attended by the Board of Directors. The dissemination activities carried out as part of the framework of corruption prevention in the corporate environment through gratification.
  • 65.
    Laporan Keberlanjutan 201366 SI PRIMA PT Semen Padang mencanangkan program anti-kecurangan (anti-fraud), yang diselenggarakan bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatra Barat. Program anti-fraud dilaksanakan melalui Fraud Control Plan (FCP), yang dirancang secara spesifik untuk mencegah, menangkal, dan memudahkan pengungkapan kejadian yang berindikasi praktik kecurangan. FCP memungkinkan manajemen fokus terhadap praktik kecurangan melalui beberapa langkah. Di antaranya adalah penciptaan lingkungan kondusif untuk mencegah dan mendeteksi fraud, penilaian risiko yang secara khusus ditujukan untuk mencegah dan mendeteksi fraud, dan informasi dan komunikasi internal dan eksternal untuk membangun kepedulian untuk mencegah fraud. Perseroan memiliki mekanisme penyampaian informasi jika ada dugaan terjadinya korupsi pada masing-masing perusahaan (whistle blower policy atau WBP), dengan menyediakan kotak saran SG-5000 yang menampung segala keluhan, pengaduan dan laporan dari pihak internal maupun eksternal. Unit kerja yang bertanggung jawab mengelola kotak saran tersebut secara periodik mencatat dan memilah pengaduan. [G4-58] PT Semen Padang launched anti- fraud program, which was jointly held with Finance and Development Supervisory Agency (BPKP) of West Sumatra Province. The anti-fraud program was implemented through the Fraud Control Plan (FCP), which is designed specifically to prevent, deter, and facilitate disclosure of events that indicate fraudulent practices. FCP allows management to focus on the fraudulent practice through several steps. Among these is the creation of a conducive environment to prevent and detect fraud, risk assessment specifically aimed at preventing and detecting fraud, and internal and external information and communication to raise awareness to prevent fraud. The Company has the information delivery mechanism if there is suspicion of corruption in each company (whistle blower policy or WBP), by providing a suggestion box SG-5000 that accommodates all grievances, complaints and reports from internal and external parties. The work unit responsible for managing the suggestion box periodically record and sort out the complaints. [G4-58]
  • 66.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report67 Penerapan WBP tahun 2013 di lingkungan Semen Indonesia: Jumlah pelaporan diterima ada enam dan semuanya sudah ditindaklanjuti, dengan hasil: 1. Satu pelaporan telah diputus oleh Komite Audit, dengan sanksi pihak terlapor telah dimutasi dari jabatan semula. 2. Satu pelaporan masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak ketiga yang independen, yang ditunjuk oleh Komite Audit. 3. Empat laporan tidak dapat ditindaklanjuti. Application of WBP in 2013 at Semen Indonesia as follows: There were six reports received and all have been followed up, with the following results: 1. One report has been settled by the Audit Committee, with the sanction the offender has been transferred from the original position. 2. One report was still in the process of investigation by an independent third party, appointed by the Audit Committee. 3. Four reports were not actionable.
  • 67.
    SI LESTARI Laporan Keberlanjutan2013 68 SI LESTARI Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan Becoming Green Cement Company
  • 68.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report69
  • 69.
    Laporan Keberlanjutan 201370 SI LESTARI Proses produksi dalam industri semen, memanfaatkan kekayaan sumber daya alam sebagai material maupun sumber energi yang digunakan. Kondisi ini menuntut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., harus benar-benar mengelola sumber daya alam sehingga senantiasa terjaga kelestariannya. Selama tahun 2013 Perseroan dan entitas anak usaha terus melakukan berbagai inovasi yang ditujukan untuk efisiensi pemanfaatan material maupun energi yang bersumber dari alam. Secara bertahap dan berkesinambungan, kami terus berupaya untuk menjadi perusahaan semen yang ramah lingkungan, misalnya dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan. [DMA] Berbagai upaya yang dilakukan, telah memperlihatkan hasil menggembirakan, dan menegaskan kesungguhan Perseroan melaksanakan komitmen melestarikan lingkungan: • Perseroan berhasil menekan konsumsi energi per satuan produksi (MJ/Ton Semen) sebesar 13 persen dalam kurun waktu 2009 – 2013 dan menjadi perusahaan semen pengonsumsi energi terendah di Asia. [G4-EN6] • Penurunan emisi CO2 per satuan produksi (KgCO2 /Ton Semen) sekitar 7 persen selama kurun waktu 2009 – 2013. [G4-EN19] • Tingkat efisiensi penggunaan air per satuan produksi (Liter/ Ton Semen) sekitar 27-33 persen dalam kurun waktu 2007 – 2013. Production process in the cement industry utilizes natural resources as sources of material and energy. This condition requires PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., to manage natural resources thoroughly to maintain its sustainability. During 2013, the Company and its subsidiaries continued to make innovations aimed at efficient utilization of material and energy that comes from nature. Gradually and continuously, we strive to be a green cement company, including by using environmentally friendly technologies. [DMA] Various efforts that have been made showed encouraging results and underlining the Company’s commitment to preserve the environment, as follows: • The Company managed to reduce energy consumption per unit of production (MJ/Ton Cement) by 13 percent in the period from 2009 to 2013 and became the lowest energy consuming cement company in Asia. [G4-EN6] • Reduction of CO2 emissions per unit of production (Kg CO2 /Ton Cement) about 7 percent over the period 2009 to 2013. [G4-EN19] • The efficiency rate of water use per unit of production (Liters/Ton Cement) around 27 to 33 percent in the period 2007 to 2013. 5.34% Pemanfaatan material daur ulang Usage of recycled material
  • 70.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report71 KEBUTUHAN MATERIAL Seiring peningkatan kapasitas dan volume produksi semen, pemakaian material selama tahun 2013 juga menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Secara umum, material yang digunakan untuk proses produksi semen terdiri atas: [G4-EN1] [G4-EN2] • Bahan baku dan bahan pendukung yang bersifat tak bisa diperbaharui. • Bahan pendukung yang berasal dari proses daur ulang, termasuk daur ulang limbah mengandung bahan berbahaya dan beracun (limbah B3). MATERIAL NEEDS As the capacity and volume of cement production increased, material usage during 2013 also showed an increase compared to the previous period. In general, the materials used for cement production process consist of: [G4-EN1] [G4-EN2] • Raw materials and indirect materials that are non-renewable. • The indirect materials derived from the process of recycling, including recycling of waste containing hazardous and toxic material (B3). Volume Pemakaian Material Tahun 2013 [G4-EN1] [G4-EN2] Volume of Material Usage, Year of 2013 Total Material Terpakai Total Material Usage Total Material Daur Ulang Total Recycled Material Persentase Percentage 17,621,733 940,790 5.34 Keterangan | Notes : Satuan dalam ton | Unit in ton
  • 71.
    Laporan Keberlanjutan 201372 SI LESTARI Material yang didaur ulang di antaranya limbah industri yang masuk dalam kategori limbah berbahaya dan beracun (B3), seperti spent earth, filter aid, dust EAF, resin, dust aluminium, paper sludge,dan steel slag. Pemanfaatan dilakukan melalui metode co-processing dengan cara pembakaran pada suhu tinggi (1.400 oC), sehingga logam berat yang terkandung dalam limbah tersebut terdekomposisi menjadi senyawa oksida yang tidak berbahaya bagi lingkungan namun dapat meningkatkan kualitas semen yang dihasilkan. Beberapa material hasil daur ulang diperoleh dengan cara didatangkan dari pihak lain melalui proses pengangkutan melibatkan pihak ketiga yang memiliki izin pengumpulan dan pengangkutan dari Kementerian Lingkungan Hidup, dan dilakukan dengan pengawasan ketat, sehingga selama tahun 2013 tidak pernah dilaporkan terjadinya kebocoran yang berpotensi mencemari lingkungan. Recycled material including industrial wastes that fall into the category of hazardous and toxic waste (B3), such as the spent earth, filter aid, EAF dust, resin, aluminum dust, paper sludge, and steel slag. The waste is reused through co-processing method by means of combustion at high temperature (1,400° C), so that the heavy metals contained in the waste decomposes into oxide compounds that does not harm the environment but can improve the quality of the cement produced. Some of the recycled materials obtained by importing them from other parties through the transport process involving a third party who has permission for collection and transportation from the Ministry of Environment, and carried out with tight supervision, so that during 2013 there were no report of leaks that could potentially contaminate the environment. 2% Penurunan kebutuhan bahan baku per ton produksi Reduction on material requirement for tonnes production
  • 72.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report73 MATERIAL DIGUNAKAN DAN MATERIAL HASIL DAUR ULANG [G4-EN1] [G4-EN2] [MM3] MATERIAL USED AND RECYCLED MATERIAL Material Material Uraian Description 2013 Batuan kapur | Limestone Bahan baku, tak bisa diperbaharui Raw material, non-renewable 12,395,870 Tanah liat | Clay Bahan baku, tak bisa diperbaharui Raw material, non-renewable 2,829,604 Pasir silika | Silica sand Bahan pembantu, tak bisa diperbarui Associated process material, non-renewable 42,473 Copper slag & steel slag Bahan pembantu, hasil daur ulang Associated process material, recycled material 202,466 Pasir besi | Iron sand Bahan pembantu, tak bisa diperbarui Associated process material, non-renewable 27,071 Batukapur filler | Limestones Filler Bahan baku, tak bisa diperbaharui Raw material, non-renewable 196,832 Gipsum | Gypsum Bahan pembantu, hasil daur ulang Associated process material, recycled material 351,014 Trass | Trash Bahan pembantu, tak bisa diperbarui Associated process material, non-renewable 1,198,092 Fly ash Bahan pembantu, hasil daur ulang Associated process material, recycled material 170,652 Limbah B3 (bottom ash, spent earth, vdust EAF, dll) Bahan pembantu, hasil daur ulang Associated process material, recycled material 79,512 Return dust Bahan pembantu, hasil daur ulang Associated process material, recycled material 128,146 Jumlah |Total 17,621,733 Keterangan | Notes : Satuan dalam ton | Unit in ton INTENSITAS PEMAKAIAN BAHAN BAKU PER TON PRODUKSI SEMEN RAW MATERIAL CONSUMPTION INTENSITY Uraian Description Satuan Unit 2011 2012 2013 Produksi Semen | Cement Production Ton 8,985,449 10,754,924 11,985,276 Intensitas | Intensity Ton / Ton Semen 1.49 1.5 1.47
  • 73.
    Laporan Keberlanjutan 201374 SI LESTARI KEBUTUHAN ENERGI Energi memegang peran penting dalam proses produksi semen. Kebutuhan energi dalam bentuk pemanfaatan bahan bakar, mencapai 15-20 persen dari total biaya produksi. Semen Indonesia menyikapi hal ini dengan mengupayakan efisiensi pemakaian bahan bakar dan pengembangan pemakaian bahan bakar alternatif. Saat ini, porsi penggunaan energi alternatif sudah mencapai 5-8 persen dari total kebutuhan energi yang menyedot dua juta ton batubara per tahun. Ke depan diharapkan pemanfaatan bahan bakar alternatif bisa menggantikan minimal 10% pemakaian batubara. Energi yang digunakan Perseroan selama tahun 2013 berasal dari pemanfaatan bahan bakar minyak, batubara, bahan bakar alternatif berupa biomassa serta listrik. Seluruh sumber energi tersebut diperoleh dengan cara membeli dari luar dan digunakan untuk kegiatan penambangan dan transportasi material, serta proses produksi di pabrik. [G4-EN3] Selain itu juga ada pemanfaatan energi, yang digunakan untuk mendukung kegiatan di luar Perseroan dan perusahaaan unit produksi. Namun hal tersebut belum disampaikan dalam pelaporan ini. [G4- EN4] ENERGY NEEDS Energy plays an important role in the cement production process. Energy needs in the form of fuel use reaching 15-20 percent of total production costs. Semen Indonesia addresses this by making efforts of fuel efficiency and alternative fuel development. Currently, the portion of alternative energy use has reached 5-8 percent of the total energy requirement that consumed 2 million tons of coal per year. In the future, alternative fuels are expected to substitute at least 10% of coal consumption. The energy used by the Company during 2013 originated from oil fuel, coal, alternative fuels such as biomass and electricity. All sources of energy were obtained by purchasing from external parties and used for mining and transportation of materials, as well as production processes at the plants. [G4-EN3] There was also the use of energy to support activities outside the Company and production unit companies. However, this information is not presented in this reporting. [G4-EN4] INTENSITAS PEMAKAIAN BAHAN BAKAR [G4-EN5] FUEL CONSUMPTION INTENSITY Uraian Description Satuan Unit 2011 2012 2013 Produksi Semen | Cement Production Ton 11,985,276 10,754,924 8,985,449 Intensitas | Intensity Ton / Ton Semen 0.189 0.188 0.172
  • 74.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report75 Perseroan terus mematangkan rencana pemanfaatan sampah kota, terutama dari Gresik dan Tuban yang menjadi lokasi pabrik semen berada. Volume sampah di Gresik tercatat sebanyak 650 meter kubik atau sekitar 217 ton per hari, dan volume sampah di Tuban sebesar 250 meter kubik atau 83 ton per hari. Nantinya, sampah kota tersebut akan diolah menjadi refuse derived fuel (RFD) untuk menggantikan bahan bakar batubara yang selama ini dipakai. Semen Indonesia juga mengembangkan pemanfaatan gas buang (panas) dari pembakaran pada proses produksi semen untuk sumber pembangkitan tenaga listrik. Pengembangan proyek ini dilaksanakan dengan menggandeng JFE Engineering Jepang. Bentuknya adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis waste heat recovery power generator (WHRPG) di pabrik Tuban dengan kapasitas terpasang 26,8 MVA. Nantinya keberadaan pembangkit listrik ini, diharapkan akan mengurangi konsumsi listrik yang bersumber dari PT PLN (Persero) maupun pembangkit listrik konvensional berbahan bakar minyak diesel. [G4-EN6] The Company continues to finalize the plans of municipal solid waste utilization, especially from Gresik and Tuban where cement plant sites are located. The volume of waste in Gresik was 650 cubic meters or approximately 217 tons per day, and the volume of waste in Tuban was 250 cubic meters or 83 tons per day. This municipal solid waste is planned to be processed into refuse derived fuel (RFD) to replace coal fuel that has been used. Semen Indonesia also developed the use of exhaust gas (heat) from combustion in cement production process for power generation source. This project is developed in cooperation with Japan JFE Engineering. The project is in the form of construction waste heat recovery based power generator (WHRPG) at Tuban plant with an installed capacity of 26.8 MVA. This power plant is later expected to reduce electricity consumption originated from PT PLN (Persero) as well as conventional diesel oil-fueled power plants. [G4- EN6] PEMAKAIAN ENERGI DI DALAM PERSEROAN [G4-EN3] ENERGY CONSUMPTION WITHIN ORGANIZATION Sumer Energi Primer Primary Energy Sources Satuan Satuan 2011 2012 2013 Volume GJ Volume GJ Volume GJ Solar | Diesel Oil Kiloliter 1,334 50,56 1,488* 56,39 1,446 60,53 Batubara | Coal Ton 1,545,029 30,003,034 2,025,996* 35,836,054 2,263,428 39,045,710 IDO Kiloliter 6,613 246.79 11,329* 422.78 2,729 101.86 Listrik | Electricity KWH 830,127,661 2,988,459 985,629,283 3,548,265 1,091,356,686 3,928,884 Keterangan | Notes: GJ (GigaJoule) * Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV | The amount increase include new Tuban IV plant.
  • 75.
    Laporan Keberlanjutan 201376 SI LESTARI PEMAKAIAN AIR Seluruh pabrik semen Perseroan yang dioperasikan entitas anak usaha telah menggunakan proses kering, sehingga membutuhkan air sehingga tidak membutuhkan air dalam proses produksi semen. Meski demikian secara terbatas air tetap digunakan untuk pendinginan mesin produksi, dan air yang digunakan berasal dari sumber air permukaan. Untuk pabrik yang ada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, air yang digunakan berasal dari telaga di sekitar pabrik. [G4-EN8] Kami menetapkan prosedur ketat dalam pemanfaatan air untuk pendinginan mesin produksi, dan mendaur ulangnya kembali melalui mekanisme sirkulasi tertutup. Air bertemperatur tinggi dari proses pendinginan mesin produksi, dialirkan ke kolam penampungan untuk menurunkan temperatur. Selanjutnya, air dari kolam penampungan WATER USE All of the Company’s cement plants operated by subsidiaries have applied dry process, which does not need water in the cement production process. Nevertheless water is still used limited to production machinery cooling with water originated from surface water sources. The plant in Tuban, East Java, uses water from the lake around the plant. [G4-EN8] We appiy strict procedure in the water use for production machinery cooling, and recycle it through a closed circulation system. High temperature water from cooling process of production machinery is channeled into the settling pond to lower the temperature. Then water from settling pond is reused to cool production machinery. Through the
  • 76.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report77 digunakan kembali untuk proses pendinginan mesin produksi. Melalui mekanisme sirkulasi tertutup, maka hanya dibutuhkan sedikit air baru untuk proses pendinginan mesin produksi, sehingga mencegah penggunaan air permukaan secara berlebihan. [G4-EN10] Selama periode pelaporan, Perseroan tidak pernah mendapatkan pengaduan terkait terganggunya sumber air, akibat kegiatan pengambilan dan pemanfaatan air oleh masing-masing pabrik. [G4-EN9] Demikian pula dengan pemanfaatan air tanah untuk keperluan domestik, dilakukan dengan pengawasan ketat. Seluruh air bekas pakai dari kegiatan domestik dialirkan ke kolam pengolahan dan air hasil olahan ditempatkan di kolam penampungan yang ada di sekitar lokasi pabrik. closed circulation system, only small amount of fresh water needed for production machinery cooling, which prevents excessive use of surface water. [G4-EN10] During the reporting period, the Company never received complaints related to the disturbance of water source, due to extraction and use of water by each plant. [G4-EN9] Similarly, the use of ground water for domestic purposes is done with strict supervision. All used water from domestic activities is flowed into the treatment pond and treated water is contained in the settling ponds in the vicinity of the plant. JUMLAH PEMAKAIAN AIR BERDASAR SUMBERNYA [G4-EN8] VOLUME OF WATER USAGE BASED ON SOURCE Sumber Air Water Sources 2011 2012 2013 Air permukaan | Surface water 797,987 896,290 940,05 Air tanah | Ground water 635,607 618,395 568,36 Jumlah |Total 1,433,594 1,514,685* 1,508,410 Keterangan | Notes : Volume dalam meter kubik | Volume in m3 * Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV | Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV
  • 77.
    Laporan Keberlanjutan 201378 SI LESTARI MENJAGA KEANEKARAGAMAN HAYATI [MM2] Salah satu faktor penting dalam memelihara kelangsungan bisnis dan operasi Perseroan, adalah ketersediaan bahan baku. Untuk itulah pada tahun 2013, Semen Indonesia terus berusaha mendapatkan wilayah baru penambangan batuan kapur seluas 12,69 hektar dan tanah liat seluas 21,43, yang berlokasi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kami memastikan tidak ada wilayah penambangan baru yang berlokasi di dalam dan/atau berdekatan dengan area dilindungi maupun area konservasi. Dengan demikian tidak PRESERVING BIODIVERSITY [MM2] One important factor in maintaining the continuity of the Company’s business and operations, is the availability of raw materials. Therefore in 2013, Semen Indonesia continues to acquire new mining site for limestone of 12.69 hectares and clay of 21.43 hectares, which is located in Tuban Regency, East Java. We make sure there are no new mining areas located within and/ or adjacent to protected and conservation areas. Thus there is no specific information that must
  • 78.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report79 ada informasi khusus yang harus disampaikan terkait uraian dampak signifikan kegiatan penambangan di lokasi penambangan baru, terhadap area dilindungi maupun area konservasi. [G4-EN11] [G4-EN12] Secara terbatas, Perseroan dan juga masing-masing entitas anak usaha, telah melakukan identifikasi atas spesies fauna maupun flora di wilayah penambangan maupun area sekitarnya. Pemantauan dilakukan dengan memperhatikan status setiap spesies berdasarkan Undang-Undang No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya, IUCN Red List maupun CITES. [G4-EN14] be disclosed regarding significant impact of mining activities in the new mining sites, on the protected and conservation areas. [G4-EN11] [G4- EN12] On limited scale, the Company and each of its subsidiaries, has made identification of fauna and flora species in the mines and their surrounding areas. The monitoring is done by observing the status of each species under Law NO. 5 of 1990 on Conservation of Natural Resources and Ecosystems, IUCN Red List and CITES. [G4-EN14]
  • 79.
    Laporan Keberlanjutan 201380 SI LESTARI Sebagai bentuk komitmen pada pelestarian lingkungan, secara berkesinambungan Perseroan dan entitas anak usaha melakukan upaya pemulihan habitat pada lahan pascatambang. Adapun upaya yang telah dilakukan Semen Indonesia hingga akhir tahun 2013 adalah: [G4- EN13] [MM1] 1. Revegetasi atau penanaman kembali 111.684 pohon pada luas area 184,97 Ha. Adapaun jenis pohon yang ditanam utamanya adalah mahoni (Swietenia macrophylla), mangga (Mangifea sp) dan sukun (Arthocarpus altilis). Seluruh tanaman dalam keadaan tumbuh baik dan pemeliharaan dilakukan dengan melibatkan penduduk setempat. 2. Pembuatan waduk penampung air untuk pemeliharaan ikan (karamba), pertanian dan pendinginan mesin seluas 86,88 Ha pada area termasuk dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan 68,4 Ha di luar wilayah IUP. As a form of commitment to environmental preservation, the Company and its subsidiaries continue to conduct habitat restoration efforts in the post-mining land. The efforts made by Semen Indonesia in 2013 are as follows: [G4-EN13] [MM1] 1. Revegetation of 111,684 trees on the area of 184.97 Ha. The species of planted trees including mahogany (Swietenia macrophylla), mango (Mangifea sp) and breadfruit (Arthocarpus altilis). All of the plants have been growing well and are maintained by involving local residents. 2. Construction of water reservoir dam for pisciculture (keramba), agriculture and machinery cooling on the area of 86.88 hectares including in areas under the Mining Business License (IUP) and 68.4 hectares outside the IUP areas. JENIS-JENIS FAUNA YANG TERDAPAT PADA KAWASAN PENAMBANGAN JENIS-JENIS FAUNA YANG TERDAPAT PADA KAWASAN PENAMBANGAN NO NAMA SPESIES SPECIES NAME NAMA DAERAH LOCAL NAME STATUS KONSERVASI CONSERVATION STATUS 1 Sturnus contra Burung jalak suren Risiko rendah | Least concern 2 Streptopelia chinensis Burung tekukur Risiko rendah | Least concern 3 Eurystomus sp Burung tengek Mendekati terancam | Near threanted 4 Dendrocygna sp Burung belibis Risiko rendah | Least concern 5 Varanus salvator Nyambik Risiko rendah | Least concern 6 Crocothemis servilia Capung merah Risiko rendah | Least concern
  • 80.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report81 Semen Indonesia juga meneruskan pelaksanaan pembangunan pabrik baru di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dengan tahapan aktifitas pada tahun 2013 meliputi persiapan, meliputi: 1. Penyiapan lahan tapak pabrik seluas 57 hektar yang diperoleh dari Perum Perhutani, menggunakan pola Tukar Menukar Kawasan Hutan (TMKH) dengan lahan pengganti seluas 120 hektar disiapkan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. 2. Pengadaan lahan bahan baku batu kapur yang mencapai 192 hektar dari rencana 230 hektar. 3. Pengadaan lahan tanah liat dan akses menuju tambang, seluas 131 hektar melalui mekanisme Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PPKH) milik Perum Perhutani dan lahan pengganti seluas 262 hektar di Kabupaten Kendal. Seluruh lahan yang akan digunakan sebagai tapak pabrik maupun bahan baku untuk pabrik di Kabupaten Rembang, berada di kawasan hutan industri dan area penggunaan lain. Tidak ada yang termasuk dalam kawasan dilindungi. Semen Indonesia also continued the construction of a new plant in Rembang Regency, Central Java which in 2013 was in preparation stage as follows: 1. Preparation of plant site land of 57 hectares acquired from Perum Perhutani, under the scheme of Forest Area Exchange (TMKH) with 120 hectares of replacement land prepared in Kendal, Central Java. 2. Land procurement for raw material limestone reached 192 hectares of planned 230 hectares. 3. Land procurement for clay and mine access, covering an area of 131 hectares through the mechanism of Forest Land for Temporary Utilization (PPKH) belonging to Perum Perhutani and replacement land area of 262 hectares in Kendal Regency. The entire land to be used as the plant site or raw material mine in Rembang Regency are located in the industrial forest and other uses areas. None of them are categorized as protected area. LUAS LAHAN PASCATAMBANG YANG DIREKLAMASI [G4-EN13] [MM1] LAND SIZE OF POST MINING AREA RECLAMATION Uraian Description Satuan Unit 2011 2012 2013 Luas Lahan | Land Size Ha 43.55 17.71 184.97 Jumlah Pohon | Number of Trees Batang | Trees 71,855 37,904 111,684
  • 81.
    Laporan Keberlanjutan 201382 SI LESTARI PENGENDALIAN EMISI GRK Perseroan bersama entitas anak usaha secara berkesinambungan terus melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan emisi, terutama emisi yang termasuk sebagai gas rumah kaca (GRK). Pengendalian emisi GRK dilakukan dengan pemantauan dan pengukuran pada sumber- sumber tertentu yang berpotensi menghasilkan emisi GRK, yakni CO2 yang bersumber dari proses pembakaran batubara dan pemakaian bahan baku yaitu batu kapur. Semen Indonesia belum melakukan pengukuran emisi CO2 dari sumber- sumber lain. [G4-EN16] [G4-EN17] GHG EMISSION CONTROL The Company together with its subsidiaries continuously carrying out various measures to control emissions, especially those categorized as greenhouse gas (GHG). GHG emission control is done through monitoring and measurement on certain sources that potentially generate GHG emission, including CO2 resulting from the combustion of coal and usage of raw material limestone. Semen Indonesia has not yet measured CO2 emissions from other sources. [G4-EN16] [G4-EN17]
  • 82.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report83 HASIL PENGUKURAN EMISI GRK [G4-EN15] GHG EMISSION MEASUREMENT Uraian Description 2011 2012 2013 CO2 (Absolute nett CO2 emission) 6,320,736 9,140,243* 10,268,118 Keterangan | Notes : Satuan dalam Ton (Gross absolute CO2 emission) * Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV | Peningkatan nilai mencakup pabrik baru Tuban IV Hasil perhitungan dengan menggunakan metode WBCSD.CSI Version3 menunjukkan bahwa emisi gas CO2 (kgCO2 /ton cementitious) dari tahun ke tahun mengalami penurunan signifikan. Perseroan telah berhasil menurunkan emisi gas CO2 hingga 7% dari tahun 2009 sampai 2013. Hal ini berarti melampaui target Pemerintah yang mewajibkan seluruh industri semen menurunkan emisi gas CO2 sebesar 5% sampai tahun 2020 (sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 12/M-IND/ PER/1/2012 tentang Peta Panduan Pengurangan Emisi CO2 Industri Semen di Indonesia). [G4-EN15] [G4- EN18] PENGURANGAN EMISI GRK Semen Indonesia terus berupaya untuk mengurangi emisi GRK, terutama emisi CO2 . Langkah yang dilakukan hingga akhir tahun 2013 adalah: [G4-EN19] 1. Perseroan telah memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar alternatif di pabrik Tuban, untuk mengurangi penggunaan batubara. Volume pemanfaatan biomassa telah mampu menggantikan 5 persen batubara. 2. Program adalah penurunan clinker factor dengan menambahkan pemakaian material ke-3 sebagai filler semen. Results of calculation using the method of WBCSD.CSI Version 3 showed that CO2 emissions (kgCO2 /ton cementitious) declined significantly over the years. The Company has successfully reduced CO2 emissions to 7% from 2009 to 2013. This exceeded the Government’s target of requiremet for cement industries to reduce CO2 emissions to 5% until 2020 (according to Minister of Industry Regulation No . 12/M-IND/ PER/1/2012 on CO2 Emission Reduction Roadmap for Cement Industry in Indonesia). [G4-EN15] [G4- EN18] GHG EMISSION REDUCTION Semen Indonesia continues its efforts to reduce GHG emissions, particularly CO2 emissions. The measures conducted until the end of 2013 are as folows: [G4-EN19] 1. The Company has been using biomass as an alternative fuel at Tuban plant, to reduce the use of coal. The volume of biomass use has been able to substitute 5 percent of coal. 2. The program of clinker factor reduction by adding 3rd material to use as cement filler.
  • 83.
    Laporan Keberlanjutan 201384 SI LESTARI PENGENDALIAN EMISI LAIN Secara berkesinambungan, Perseroan dan masing-masing entitas anak usaha melakukan pemantauan dan pengukuran emisi lainnya, di antaranya emisi penipis lapisan ozon (ozone depleting substances atau ODS) dan juga NOx, SOx, serta partikulat lainnya. Kami memastikan kualitas emisi dimaksud telah memenuhi nilai ambang batas, yang telah ditetapkan pemerintah. [G4-EN20] [G4-EN21] OTHER EMISSIONS CONTROL PENGENDALIAN EMISI LAIN The Company and each of its subsidiary continuously perform monitoring and measuring other emissions, including emissions of ozone depleting substances (ODS) as well as NOx, SOx, and other particulates. We ensure the quality of these emissions has met the threshold level set by the government. [G4-EN20] [G4-EN21] HASIL PENGUKURAN KUALITAS RATA-RATA TERTINGGI EMISI 2013 RESULT OF HIGHEST AVERAGE EMISSION MEASUREMENT 2013 Titik Pengukuran Measurement Location Nitrogen Dioksida NO2 (µg/m3) Sulfur Dioksida SO2 (µg/m3) Partikulat Particulate (µg/m3) Hasil Result Baku Mutu Quality Standard Hasil Result Baku Mutu Quality Standard Hasil Result Baku Mutu Quality Standard Cerobong, Pendingin Klinker, Pengolahan Batubara, Pengolahan Semen Raw Mill, Clinker Cooler, Coal Mill, Finish Mill 120.87 1,000 4,82 800 24.47 60,53 Keterangan | Notes : Baku mutu menurut Kep.Men LH No.13 Tahun 1995 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Based on Environment Minister Decree No. 13/1995 on Quality Standard of Emission from Immobile Source
  • 84.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report85 PENGELOLAAN LIMBAH Semen Indonesia dan entitas anak usaha juga melakukan pengelolaan limbah yang berorientasi pada nihil limbah (zero waste). Sepanjang tahun 2013, kami telah dapat meminimalkan limbah cair yang dihasilkan maupun yang dialirkan ke badan air, sehingga tidak ada keanekaragaman hayati di badan air yang terganggu. Adapun upaya yang dilakukan: [G4-EN22] [G4- EN26] 1. Produksi semen dilakukan melalui proses kering, sehingga tidak ada limbah cair yang dihasilkan. 2. Air yang digunakan untuk proses pendinginan mesin, disirkulasikan kembali secara tertutup untuk selanjutnya digunakan kembali dan tidak ada yang dialirkan ke badan air. 3. Air bekas pakai untuk keperluan domestik diolah terlebih dahulu di dalam bak penampungan dan dipantau kualitasnya untuk memastikan kualitasnya sesuai baku mutu yang ditetapkan pemerintah. WASTE MANAGEMENT Semen Indonesia and its subsidiaries also implement zero waste management. Throughout 2013, we have been able to minimize liquid waste generation and discharge to water bodies, so there is no disturbance to biodiversity in water bodies. The implemented efforts include: [G4-EN22] [G4-EN26] 1. Cement production through dry process that cause no liquid waste is generated. 2. Water used for machinery cooling is recirculated in a closed circulation system for later reuse and none is discharged into water bodies. 3. The used water for domestic purposes is treated first in the settling pond and being monitored for quality to ensure its quality meets the standards set by the government. HASIL PENGUKURAN MUTU PENGOLAHAN AIR LIMBAH [G4-EN22] RESULTS OF WASTE WATER TREATMENT QUALITY MEASUREMENT Parameter Parameter Satuan Unit Baku Mutu Quality Standard Terendah Lowest Tertinggi Highest Suhu | Temperature oC 25 - 31 29.00 30.00 BOD 5 µg/m3 100 12.19 18.07 pH 6.0 – 9.0 7.00 7.50 TSS mg/m3 100 1.00 15.00 Lemak | Fat mg/m3 10 < 10 2.90 Keterangan | Notes : Berdasarkan Peraturan Menteri LH No.112/Men LH/VII/2003 Based on Minister of Environment Regulation No.112/Men LH/VII/2003
  • 85.
    Laporan Keberlanjutan 201386 SI LESTARI Perseroan melalui entitas anak terus melakukan inovasi untuk mengelola limbah padatan. Kami menyertakan material hasil daur ulang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), sebagai bahan pendukung proses produksi. Semen Indonesia juga telah memanfaatkan limbah pertanian maupun sampah kota di Gresik dan Tuban, sebagai biomassa untuk bahan bakar alternatif untuk menggantikan pemakaian batubara. [G4-EN23] The Company through its subsidiaries continue to innovate in managing solid waste. We include recycled materials from hazardous and toxic waste (B3), as indirect materials in production process. Semen Indonesia has also been utilizing agricultural waste and municipal waste in Gresik and Tuban as biomass for alternative fuels to substitute coal. [G4-EN23] JENIS DAN VOLUME LIMBAH B3 YANG DIHASILKAN SENDIRI [G4-EN23] TYPE AND VOLUME OF HAZARDOUS AND TOXIC WASTE PRODUCED Unit Produksi Dan Jenis Limbah B3 Production Unit And Type Of Hazardous And Toxic Waste Satuan Unit Volume Dihasilkan Waste Volume Produced Volume Dimanfaatkan Waste Volume Used Dikelola Pihak Ketiga Managed By Third Party Oli bekas Used lubricants Ton 216.50 216.50 _ Majun terkontaminasi Contaminated majun Ton 1,125 1,125 _ Aki bekas Used battery Buah 0.871 _ 0.871 Lampu TL bekas Used TL lamp Buah Piece (s) 0.279 _ 0.220 Filter bekas Used toner Buah Piece (s) 1,459 1,459 _
  • 86.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report87 Kami juga mendatangkan limbah B3 dari pihak eksternal perseroan yang semuanya dimanfaatkan kembali (100%). Prosedur pengangkutan dan pengamanan limbah B3 dimaksud dilakukan oleh pihak ketiga, dengan pengawasan ketat oleh masing-masing entitas anak usaha. Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan tidak adanya kebocoran yang terjadi selama proses pengemasan, pengangkutan, bongkar muat dan penyimpanan di gudang dengan standar pengamanan tinggi. [G4-EN25] We also imported hazardous and toxic waste from external party, which is reused entirely (100%). Transportation and security procedures of the hazardous and toxic waste are conducted by a third party, with stringent supervision by the each subsidiary. The stringent supervision is carried out to ensure no leaks occur during the process of packing, transporting, unloading and storage at the warehouse with high security standards. [G4-EN25] JENIS DAN VOLUME LIMBAH B3 YANG DIDATANGKAN [G4-EN25] TYPE AND VOLUME OF HAZARDOUS AND TOXIC WASTE IMPORTED Unit Produksi dan Jenis Limbah B3 Production Unit and Type Of Hazardous and Toxic Waste Satuan Unit Volume Didatangkan Waste Volume Imported Asal Imported From Terak tembaga | Cooper slag Ton 202,466 PT Smelting Gresik Debu terbang | Fly ash Ton 170,652 PLTU Paiton, Probolinggo Debu dasar | Bottom ash Ton 55,658 PLTU Tanjung Jati Jepara, TLI, Triata, Amako, dll Debu baja | Dust EAF Ton 3,976 PT Ispatindo, Surabaya Lumpur kertas | Paper sludge Ton 7,951 Jawa Pos, Gresik Spent Earth Ton 10,337 PT Megasurya Mas, TLI, Triata, dll Filter Aid Ton 2,385 PT Sorini Agro Asia, Pasuruan
  • 87.
    Laporan Keberlanjutan 201388 SI LESTARI BIAYA LINGKUNGAN Komitmen Semen Indonesia untuk menjaga kelestarian lingkungan, juga diwujudkan dalam bentuk investasi lingkungan. Selama tahun 2013 Perseroan telah melakukan pembelian peralatan khusus untuk mendukung kegiatan penambangan yang ramah lingkungan. Perseroan mendatangkan peralatan baru pertambangan berupa satu unit Wirtgen dan satu unit Vermeer. Alat tersebut digunakan sebagai penunjang dalam proses penambangan batu kapur tanpa menimbulkan kebisingan seperti cara sebelumnya melalui metode peledakan. [G4-EN31] ENVIRONMENTAL COSTS Semen Indonesia’s commitment to preserving the environment, is also manifested in the form of environmental investment. During 2013 the Company has purchased specialized equipment to support green mining activities. The Company purchased new mining equipment, one unit of Wirtgen and one unit of Vermeer. The equipment are used to support limestone mining process without causing noise as the blasting method that was used previously. [G4-EN31] BIAYA LINGKUNGAN DAN PERUNTUKANNYA [G4-EN31] ENVIRONMENTAL COSTS AND PURPOSE Komponen | Component Besar Biaya | Cost Value Pengelolaan Limbah | Waste Management 21,600,000 Pengelolaan Emisi | Emissions Management 473,025,000 Penggunaan Jasa Pihak External | External Services for Environmental Management 745,720,000 Jumlah |Total 1,240,345,000 Keterangan | Notes :Dalam Rupiah | In IDR
  • 88.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report89 Alat tambang baru satu unit Wirtgen dan satu unit Vermeer digunakan di lokasi tambang milik Semen Indonesia di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Penggunaan alat ini diperuntukkan pada lahan tambang yang berdekatan dengan pemukiman penduduk. Material tambang yang berada di dekat permukiman nantinya diambil dengan menggunakan alat Wirtgen dan Vermeer. Dengan demikian keberadaan alat baru ini akan bisa menekan kebisingan sehingga warga sekitar tidak terganggu. Alat tambang baru ini juga meningkatkan efisiensi sejak dari hulu tambang. Pasalnya, material tambang yang dihasilkan peralatan Wirtgen maupun Vermeer sudah berukuran kecil untuk kemudian dimasukkan crusher. Karena sudah berukuran kecil, sistem kerja crusher akan lebih cepat dan minim kerusakan, sehingga sekaligus bisa menekan biaya pemeliharaan. Kapasitas masing-masing peralatan baru tersebut maksimal 300 ton material tambang per jam. Namun, biasanya hanya akan digunakan di kapasitas 200 ton per jam. Target volume material bahan baku yang dihasilkan masing-masing dari peralatan baru tersebut sebesar 100.000 ton per bulan. The new mining equipment, one unit of Wirtgen unit and one unit of Vermeer, are used at the mine site owned by Semen Indonesia in Tuban, East Java. Use of this equipment is designated for mine site located adjacent to residential areas. The mine materials near residential area are extracted by Wirtgen and Vermeer. Thus these new equipment will be able to control the noise so as not to disturb the residents. The new mining equipment will increase the efficiency since the upstream of the mining. This was due to the size of mine materials produced by Wirtgen and Vermeer equipment are already small to be put in the crusher. Due to the small size materials, the crusher system will work faster with minimal damage, which can also control maintenance costs. The capacity of each of the new equipment is up to 300 tons of mine material per hour. However, they normally only be used in a capacity of 200 tons per hour. The target volume of raw materials produced each of the new equipment in is at100,000 tons per month.
  • 89.
  • 90.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report91 SI PEDULI Menjadi Perusahaan Semen Global Yang Peduli Masyarakat Lokal Menjadi Perusahaan Semen Global Yang Peduli Masyarakat Lokal
  • 91.
    Laporan Keberlanjutan 201392 SI PEDULI Visi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., bersama entitas anak usaha untuk menjadi perusahaan semen regional bahkan global, tak serta merta melupakan peran strategis sebagai badan usaha milik negara (BUMN). Perseroan dan seluruh entitas anak usaha memiliki tanggung jawab membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami mewujudkan hal tersebut melalui pelaksanaan program dan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Dengan kemandirian operasional dan pengelolaan, baik Perseroan maupun entitas anak usaha memiliki mekanisme pelaksanaan tanggung jawab sosial yang melibatkan masyarakat di sekitar lokasi setiap perusahaan berkegiatan. [DMA] Secara berkesinambungan, kami terus melakukan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan CSR. Langkah signifikan dilakukan entitas anak usaha: PT Semen Tonasa pada tahun 2013 dengan melakukan studi persepsi (social mapping), untuk meningkatkan pelaksanaan program dan kegiatan CSR yang dilakukan. Hasil studi persepsi memperlihatkan enam dari tujuh instrumen penilaian publik atas PT Semen Tonasa, sudah menunjukkan perubahan ke arah positif dan signifikan. [G4-SO1] The vision of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., and its subsidiaries to become regional or even global cement company, does not necessarily disregard its strategic role as a state-owned enterprise (SOE). The Company and all of its subsidiaries have the responsibility to support the government in improving people’s welfare. We realize this goal through the implementation and activities of corporate social responsibility (CSR) programs. With independence of operational and management of both the Company and its subsidiaries have a mechanism for social responsibility implementation that involves the community in the vicinity of each company’s operations. [DMA] We continuously evaluate the implementation of CSR programs and activities. The significant step has been taken by subsidiary PT Semen Tonasa in 2013 by conducting perception studies (social mapping), to enhance the implementation of CSR programs and activities. The results of the perception study indicated six of seven public assessment instruments at PT Semen Tonasa already showed a change into positive trend and significant. [G4-SO1]
  • 92.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report93 Guna mengoptimalkan pelaksanaan program dan kegiatan CSR, Semen Indonesia membentuk satuan kerja yang bertugas merencanakan, menjalankan dan mengevaluasi setiap kegiatan yang dilaksanakan pada setiap perusahaan. Satuan kerja dimaksud adalah Bagian Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), yang berada di bawah kendali Direktorat Divisi Komunikasi dan diawasi langsung Direktur Utama. In order to optimize the implementation of CSR programs and activities, Semen Indonesia formed working unit in charge of planning, running and evaluating each activity carried out in each company. The working unit is Partnership and Community Development Program (PKBL) Department, which is under the control of the Directorate of Communications Division and directly supervised by President Director.
  • 93.
    Laporan Keberlanjutan 201394 SI PEDULI PENGELOLAAN DAMPAK NEGATIF [G4-SO2] Dari evaluasi yang dilakukan selama ini, potensi dampak sosial yang dihadapi Perseroan dan entitas anak usaha adalah kesenjangan kesejahteraan pada masyarakat di sekitar lokasi perusahaan berkegiatan. Kami menindaklanjuti kondisi ini dengan penyelenggaraan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL). Program Kemitraan adalah program pemberian bantuan pinjaman modal usaha. Penyelenggaraan program ini ditujukan untuk pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi (UMKM). Sementara Bina Lingkungan, adalah progam bantuan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan sarana/prasarana publik dan infrastruktur lainnya di sekitar tempat tinggal mereka. Selain itu juga dilakukan pemberian bantuan sosial kepada korban bencana alam dan bantuan sosial kemasyarakatan lainnya. Uraian rinci mengenai pelaksanaan program dan kegiatan PKBL, disampaikan terpisah dalam Laporan Tahunan 2013 PKBL yang diterbitkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., dan juga laporan serupa yang diterbitkan entitas anak usaha: PT Semen Padang serta PT Semen Tonasa. NEGATIVE IMPACT MANAGEMENT [G4-SO2] Evaluations that have been conducted so far showed that the potential social impact faced by the Company and its subsidiaries is welfare gap in the community around the Company’s operating areas. We follow this through with the implementation of partnership program and community development (PKBL). Partnership Program is a program in distributing business loans. This program is implementated with the aim to empower micro, small, medium enterprises (MSMEs) and cooperatives. Meanwhile Community Development is an assistance program in improving quality of life through the development of public facilities and other infrastructure their neighborhood. The program also distributes social assistance to victims of natural disasters and other social assistance. A detailed description of the implementation of PKBL programs and activities is presented separately in the PKBL Annual Report 2013 issued by PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., and a similar report published by subsidiaries PT Semen Padang and PT Semen Tonasa.
  • 94.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report95 PROGRAM KEMITRAAN [G4-EC8] Program Kemitraan adalah program pemberian bantuan pinjaman modal usaha, yang ditujukan untuk pemberdayaan pelaku UMKM yang menjadi mitra binaan. Semen Indonesia dan entitas anak usaha secara berkesinambungan memberikan bantuan modal usaha dan pendampingan kepada para mitra binaan, guna memperkuat kapasitas dan kemampuan daya saing mereka. Pendampingan yang dilakukan juga meliputi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk-produk unggulan mereka, melalui Gelaran Semen Indonesia Expo 2013 yang dibuka langsung Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.. Kami juga terus memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku UMKM sehingga keberadaan mereka dapat memberikan kontribusi penting dalam perekonomian nasional, melalui penyelenggaraan Semen Indonesia UKM Award yang dilaksanakan bekerja sama dengan Laboratorium Pengembangan Manajemen dan Bisnis Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (LPMB FE-UNAIR). Selama tahun 2013, Perseroan telah merealisasikan penyaluran bantuan dana Program Kemitraan kepada 2.134 mitra binaan. Dengan demikian secara akumulatif jumlah mitra binaan yang telah menerima bantuan dana Program Kemitraan untuk 15.775 mitra binaan. PARTNERSHIP PROGRAM [G4-EC8] Partnership Program is a program in distributing business loans, aimed at empowering MSMEs who become partners. Semen Indonesia and its subsidiaries continually provide capital assistance and facilitation to the partners, to strengthen their capacity and competitiveness. The facilitation also includes an opportunity for MSMEs to introduce their flagship products, through Semen Indonesia Expo 2013 that was opened by President Director of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.. We also continue to strengthen the capacity and competitiveness of MSMEs so that they can make an important contribution to the national economy, by organizing the Semen Indonesian SME Award, held in collaboration with the Business and Management Development Laboratory of Faculty of Economics, Airlangga University of (LPMB FE- UNAIR). During 2013, the Company has realized the Partnership Program assistance fund disbursement to 2,134 partners. Thus the accumulated number of partners who have received the Partnership Program funds was 15,775 partners. JUMLAH MITRA BINAAN NUMBER OF PARTNERSHIP Realisasi Sampai Tahun 2012 Realisasi Sampai Tahun 2012 Realisasi Tahun 2013 Realisasi Tahun 2013 Realisasi Sampai Tahun 2013 Realisasi Sampai Tahun 2013 13,641 2,134 15,775 REALISASIPENYALURANDANAPROGRAMKEMITRAAN(Rpjuta) REALIZATIONOFPARTNERSHIPPROGRAMFUNDDISBURSEMENT (Rpmillion) Realisasi Sampai Tahun 2012 Realisasi Sampai Tahun 2012 Realisasi Tahun 2013 Realisasi Tahun 2013 Realisasi Sampai Tahun 2013 Realisasi Sampai Tahun 2013 407,634.75 72,659 480,293.68
  • 95.
    Laporan Keberlanjutan 201396 SI PEDULI Semen Indonesia juga terus melanjutkan pelaksanaan program Wirausaha Muda Kokoh (WMK). Program ini dimulai tahun 2011, dengan sasaran generasi muda di sekitar pabrik semen di Tuban dan juga Gresik. Melalui program ini Perseroan berkeinginan untuk melahirkan pemuda yang berdaya saing tinggi dalam berwirausaha (entrepreneurship). Kami juga berusaha mengubah paradigma generasi muda untuk tidak menjadi pegawai/karyawan akan tetapi menjadi wirausaha yang dapat menciptakan lapangan kerja. Semen Indonesia also continue to carry out Solid Young Entrepreneur (WMK) program for. The program began in 2011, with the target of young generation around the cement plants in Tuban and Gresik. Through this program, the Company intends to create highly competitive youth in entrepreneurship. We also attempted to change the paradigm of the young generation not to be an employee but to be entrepreneurs who can create jobs. PELAKSANAAN PROGRAM WIRAUSAHA MUDA KOKOH PELAKSANAAN PROGRAM WIRAUSAHA MUDA KOKOH Tahun Year Jumlah Peserta Number of Participants Total Penjualan Total Sales (Rp) | (IDR) Jumlah Pekerja Number of Workers 2011 40 5,010,000,000 137 2012 40 7,430,000,000 184 2013 40 12,740,000,000 120
  • 96.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report97 BINA LINGKUNGAN Sejalan aturan Peraturan Menteri BUMN No PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 yang terakhir telah direvisi dengan Peraturan Menteri BUMN No. PER-08/MBU/2013 tanggal 10 September 2013 yang menjadi landasan pelaksanaan PKBL, penyaluran Program Bina Lingkungan Semen Indonesia terbagi ke dalam 7 jenis kegiatan sesuai obyek bantuan, yakni bantuan bencana alam, pendidikan dan/atau pelatihan, peningkatan kesehatan, pengembangan prasarana dan/atau sarana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, dan BUMN Peduli. 1. Bantuan Bencana Alam Selama tahun 2013, Semen Indonesia memberikan bantuan yang ditujukan kepada korban bencana alam, antara lain: • Korban erupsi Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, termasuk pendirian Posko Semen Indonesia Peduli di Wates (Kediri), Ngeglok (Blitar) dan Pujon (Malang), untuk membantu para pengungsi. • Korban banjir di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo yang berada di wilayah Kabupaten Tuban, Bojonegoro, dan Lamongan. • Melalui entitas anak usaha: PT Semen Padang, telah disalurkan bantuan kepada korban bencana erupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatra Utara. COMMUNITY DEVELOPMENT In accordance with the SOE Minister Regulation No. PER-05/MBU/2007 dated April 27, 2007, which recently revised with SOE Minister Regulation No. PER-08/MBU/2013 dated September 10, 2013 that becomes the foundation of PKBL implementation, the distribution of Semen Indonesia Community Development Program distribution is divided into 7 types of activities according to objects of assistace, namely disaster relief, education and/or training, health promotion, infrastructure development and/or public facilities, religious facilities assistance, nature preservation assistance, and BUMN Peduli (SOEs Care). 1. Disaster Relief During 2013, Semen Indonesia distributed relief for victims of natural disasters, among others: • Victims of Mount Kelud eruption in Kediri, Blitar and Malang, including the establishment of Semen Indonesia Peduli Coordination Post in Wates (Kediri), Ngeglok (Blitar) and Pujon (Malang), to help the evacuees. • Flood victims along Bengawan Solo River basin located in Tuban, Bojonegoro, and Lamongan regencies. • Through subsidiary PT Semen Padang, relief has been distributed to victims of Mount Sinabung eruption in Karo, North Sumatra.
  • 97.
    Laporan Keberlanjutan 201398 SI PEDULI 2. Bantuan Pendidikan/Pelatihan Semen Indonesia bersama entitas anak usaha memberikan perhatian khusus pada bidang pendidikan, dengan menempatkan alokasi 40% dana program CSR sebagai bantuan di bidang pendidikan, termasuk pemberian bimbingan belajar dan beasiswa dan bantuan sarana pendidikan. Program pendidikan lainnya bagi tenaga kependidikan adalah pendidikan karakter guru, pelatihan pengawas sekolah dan peningkatan mutu guru. Sementara itu siswa mendapat pelatihan tekonologi informasi dan komunikasi. Tidak hanya pendidikan formal tetapi juga informal, termasuk pelatihan ketrampilan bagi warga setempat di antaranya: • Pelatihan dan pendidikan manajemen ternak unggas. • Pelatihan pemanfaatan pelepah pisang. • Pelatihan wirausaha bagi santri dan alumni pondok pesantren. • Pelatihan dan pendampingan budidaya jagung dan ketela pohon. • Pembuatan roti dan bakery. • Pelatihan dan pendampingan budidaya hortikultura (cabe dan tomat). • Pelatihan dan pendampingan teknologi pembuatan pupuk organik cair (mikroorganisme lokal) serta aplikasinya pada tanaman hortikultura. • Pelatihan dan pendampingan peningkatan ketrampilan menjahit. 2. Education/Training Assistance Semen Indonesia together with its subsidiaries paid special attention to education with 40% of CSR programs funds allocated for assistance in education, including the provision of tutoring, scholarships and educational facilities. Other educational programs were character education for teachers, school inspector training and teacher quality enhancement. Meanwhile the students received training on information technology and communications. Not only formal but also informal education is provided, including skills training for local residents including: • Training and education on poultry management. • Training on banana midrib utilization. • Entrepreneurial training for students and alumni of Islamic boarding schools. • Training and faciitation on corn and cassava cultivation. • Production of bread and bakery . • Training and facilitation on horticultural cultivation (peppers and tomatoes). • Training and facilitation on liquid organic fertilizer production technology (local microorganisms) as well as its application in horticultural crops. • Training and facilitation on sewing skills improvement. 40% Dana program CSR dialokasikan pada bidang pendidikan CSR funds allocated for education improvement
  • 98.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report99 3. Bantuan Peningkatan Kesehatan • Pengobatan masal. • Posyandu. • Operasi katarak. • Pembangunan rumah layak huni. 3. Health Improvement Assistance • Mass medical treatment • IHC • Cataract surgery • Development of habitable housing • Pelatihan ketrampilan usaha makanan ringan ceriping jagung. • Pelatihan sulam pita dan sulam bayangan. • Pelatihan ketrampilan membatik tulis. • Pelatihan operator forklift untuk pemuda dan warga sekitar pabrik. • Training on corn chips (ceriping) business skills. • Training on ribbon embroidery and shadow embroidery. • Training on batik drawing skills. • Forklift operator training for youth and residents around the plant.
  • 99.
    Laporan Keberlanjutan 2013100 SI PEDULI 4. Bantuan Pengembangan Sarana/ Prasarana Umum Beberapa bantuan pengembangan sarana/prasarana umum yang dilaksanakan tahun 2013, adalah: • Pengurukan dan pemadatan lapangan sisi utara Desa Temandang, Kecamatan Merakurak. • Pengurukan dan pemadatan lapangan sisi Selatan Desa Temandang. • Plengsengan lapangan, jalan lapangan dan pengurukan jalan lapangan. • Pembangunan Masjid Nurul Huda. • Lanjutan perbaikan jalan Desa Tobo. • Pembangunan gedung MI Salafiyah Desa Mliwang, Kecamatan Kerek. • Pembuatan turap penahan dinding sungai di Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak. • Normalisasi saluran air antara Kecamatan Merakurak – Kec. Jenu. • Pembangunan kios Desa Temandang. • Perbaikan jembatan penyeberangan Desa Tlogowaru Kecamatan Merakurak. • Grille Penutup Saluran Air untuk menyaring lumpur di Jalan Raya Sumberarum, Kecamatan Kerek. 4. Public Facility/Infrastructure Development Assistance Some assistance for public facilities/ infrastructure development implemented in 2013, are: • Dredging and and compaction of field at northern side of Temandang Village, Merakurak District. • Dredging and compaction of field at southern side of Temandang Village. • Building retaining wall of field, field roads and backfilling of field roads. • Construction of Nurul Huda Mosque. • Continuation of Tobo Village road repairs. • The construction of MI Salafiyah Islamic elementary school in Mliwang Village, Kerek District. • Making plaster of river retaining wall in Sembungrejo Village, Merakurak District. • Water channel normalization between Merakurak District and Jenu District. • Construction of kiosks in Temandang Village. • Crossing bridge repair in Tlogowaru Village, Merakurak District. • Grille Cover of Waterways to filter mud on Sumberarum street, Kerek District.
  • 100.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report101 • Pembuatan pagar dan pas loket lapangan sepakbola Desa Socorejo, Kecamatan Jenu. • Pembangunan ruang kelas baru RA. Al -Hikmah Desa Margomulyo Kecamatan Kerek. • Pembuatan pagar balai Desa Kapu, Kecamatan Merakurak. • Perbaikan gorong-gorong Desa Temandang, Kecamatan Merakurak. • Pembuatan gapura batik di Kecamatan Kerek. • Pembangunan gapura desa Karanglo, Mliwang dan Sumberarum, Kecamatan Kerek dan di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak. • Pembuatan saluran air dan plengsengan lapangan sepak bola Dusun Koro dan Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak. • Pembangunan balai desa Temandang Kecamatan Merakurak. • Pemasangan paving block jalan Mangrove Centre Tuban. • Pembangunan tempat wudhu Masjid Jami’ Al-Hikmah, Desa Wolutengah Kecamatan Kerek. 5. Bantuan Sarana Ibadah Bantuan acara-acara peringatan hari besar keagamaan dan kegiatan keagamaan; bantuan semen untuk pembangunan fasilitas ibadah, dan; bantuan pembangunan tempat ibadah. • Buiding fences and ticket counter for soccer field in Socorejo Village, Jenu District. • Construction of new classroom of RA. AL-Hikmah in Margomulyo Village, Kerek District. • Building fences of Kapu Village hall, Merakurak District. • Culverts Repair in Temandang Village, Merakurak District. • Building batik gate in Kerek District. • Building village gates in Karanglo, Mliwang and Sumberarum villages, Kerek District and Tlogowaru Village in Merakurak District. • Building drainage and retaining wall of soccer field in Koro Hamlet and Pongpongan Village, Merakurak District. • Construction of Temandang Village hall, Merakurak District. • Paving block laying on the paths of Tuban Mangrove Centre. • Building ablution room at Jami ‘ Al – Hikmah Mosque, Wolutengah Village, Kerek District. 5. Religious Facilities Assistance Assistance for commemoration events of religious holidays and activities; cement assistance for construction of religious facilities; and assistance for construction of houses of worship.
  • 101.
    Laporan Keberlanjutan 2013102 SI PEDULI 6. Bantuan Pelestarian Alam • Penghijauan turus Jalan Merakurak – Montong, Kabupaten Tuban, tahap 1, 2 dan 3. • Penghijauan turus jalan raya Kantor Kecamatan Kerek, Desa Jarorejo Kecamatan Kerek – Kantor Polsek Montong, Ds Montongsekar, Kecamatan Montong. • Penghijauan turus jalan raya Desa Jetak - Desa Tileng, Kecamatan Montong. • Perawatan tanaman turus jalan raya Kecamatan Merakurak – Kecamatan Montong. • Perawatan tanaman turus jalan raya Ds. Jarorejo, Kecamatan Kerek – Desa. Jetak, Kecamatan Montong. • Penanaman pohon siwalan di Kabupaten Tuban Tahap 1, 2 dan 3. • Penanaman cemara laut di berbagai wilayah perairan, yaitu perairan wilayah Kecamatan Jenu, area Pelsus Desa Socorejo, pantai Desa Temaji; Perairan Wilayah Kecamatan Jenu, area pantai Desa Temaji – Pantai Desa Pereng Kabupaten Tuban; perairan wilayah Kecamatan Jenu, area pantai Desa Pereng – Tanjung Awar-Awar; perairan wilayah Kecamatan Jenu, area pantai Desa Pereng – Tanjung Awar- Awar sepanjang 1,4 kilometer. 6. Nature Preservation Assistance • Tree planting at street garden along Merakurak – Montong road, Tuban Regency, phase 1, 2 and 3. • Tree planting at street garden along the road of Kerek District Office, Jarorejo Village, Kerek District – Montong Sector Police Station, Montongsekar Village, Montong District. • Tree planting at street garden of Jetak Village – Tileng Village road, Montong District. • Maintenance of street garden plants of Merakurak District – Montong District road. • Maintenance of street garden plants of Jarorejo Village road, Montong District. • Siwalan tree planting in Tuban Regency, Phase 1, 2 and 3. • Casuarina tree planting in various areas of waters, Jenu District waters, Pelsus area of Socorejo Village, coast of Temaji Village; Jenu District waters, coastal areas of Temaji Village – Coast of Pereng Village, Tuban Regency; Jenu District waters, coastal area of Pereng Village - Tanjung Awar - Awar; Jenu District waters, coastal area of Pereng Village - Tanjung Awar - Awar along 1.4 kilometers.
  • 102.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report103 • Perawatan cemara laut wilayah Kecamatan Jenu Area, Desa Socorejo – Temaji; perairan wilayah Kecamatan Jenu, area pantai Desa Temaji – Pereng. • Keramba jala apung. • Pembuatan sangkar burung di Mangrove Centre Tuban. • Maintenance of casuarina in Jenu District Area, Socorejo Village - Temaji; the Jenu District waters, coastal area of Temaji Village - Pereng. • Floating net cages. • Making bird cages at Tuban Mangrove Centre. REALISASI PENYALURAN DANA KEGIATAN BINA LINGKUNGAN TAHUN 2013 2013 REALIZATION OF FUND DISTRIBUTION FOR COMMUNITY STEWARDSHIP ACITIVITES Sektor Kegiatan Activities Realisasi Sampai Tahun 2012 Realisasi Sampai Tahun 2012 Realisasi Tahun 2013 Realisasi Tahun 2013 Realisasi Sampai Tahun 2013 Realisasi Sampai Tahun 2013 Bantuan bencana alam Donation for natural disarter 4,236.724996 542 4,778.32 Bantuan pendidikan, pelatihan dan beasiswa Donation for education and scholarship 57,383.74941 - 57,383.75 Bantuan peningkatan kesehatan Donation for health 5,605.496367 - 5,605.50 Bantuan pengembangan sarana/prasarana umum Donation for public facility and infrastructure 12,732.7165 12 12,774.87 Bantuan sarana ibadah Donation for religious facility 31,336.12355 5 31,341.05 Pelestarian alam Nature preservation 7,631.11716 - 7,631.12 BUMN Pedul BUMN Care 14,534.4089 - 14,534.41 JUMLAH | TOTAL 133,460.34 559 132,019.01 Keterangan | Notes : Dalam juta rupiah | in Million IDR
  • 103.
    Laporan Keberlanjutan 2013104 Visi dan Misi [G4-56] Vision and Mission Visi dan Misi Perseroan ditetapkan oleh Direksi pada 12 Maret 2012 dan disetujui Dewan Komisaris pada 4 April 2012. Sosialisasi pemahaman dan pelaksanaan Visi dan Misi dijalankan Perseroan melalui: 1. Pembekalan pada setiap pegawai baru. 2. Penyegaran dan pembekalan kepada pegawai, baik melalui kegiatan tatap muka, pelatihan maupun materi komunikasi internal lain termasuk intranet. Corporate Vision and Mission was established by Board of Directors on March 12, 2012 and was approved by Board of Commissioners on April 4, 2012. Dissemination of understanding and implementation of the Company’s Vision and Mission is conducted through: 1. New employee orientation. 2. Refresher and debriefing to employees, both through face-to-face activities, training and other internal communication materials including intranet.
  • 104.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report105 Menjadi perusahaan persemenan terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara. Being a leading cement company in Indonesia and Southeast Asia. Visi Vision Compete With a Clear & Synergized Vision Have a High Spirit for Continuous Learning Act with High Accountability Meet Customer Expectation Perform ethically with high Integrity Strengthening Teamwork Budaya Korporasi Corporate Culture 1. Memproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait lainnya yang berorientasikan kepuasan konsumen dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan. 2. Mewujudkan manajemen berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis dan semangat kebersamaan dan inovatif. 3. Meningkatkan keunggulan bersaing di domestik dan internasional. 4. Memberdayakan dan mensinergikan sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungan. 5. Memberikan kontribusi dalam peningkatan para pemangku kepentingan (stakeholders). 1. Producing, trading of cement and other related products oriented consumer satisfaction by using environmentally friendly technology. 2. Realize management by upholding international standards of business ethics and the spirit of togetherness and innovative. 3. Increasing competitive advantage in domestic and international markets. 4. Empower and synergize its resources to increase the value added on an ongoing basis. 5. Contribute to the improvement of stakeholders. Misi Mission
  • 105.
    Tata Kelola, Komitmendan Keterikatan Governance, Commitment and Engagement Laporan Keberlanjutan 2013 106
  • 106.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report107 Sebagai induk perusahaan strategis (strategic holding company), pada tahun 2014 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., mulai melaksanakan tata kelola perusahaan bersamaan dengan pengelolaan risiko dan kepatuhan pada regulasi. Perseroan merumuskan hal tersebut dalam mekanisme GRC atau Governance, Risk and Compliance. Sepanjang tahun 2013, Semen Indonesia senantiasa menjalankan praktik-praktik tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance atau GCG), dengan mengedepankan prinsip-prinsip keterbukaan informasi (transparansi), akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran. Secara bertahap, pada tahun 2014 Perseroan akan meningkatkan pelaksanaan tata kelola perusahaan dengan mengacu pada ASEAN Corporate Governance- Score Card untuk memastikan tingkat kepatuhan. Penjelasan mengenai pelaksanaan GCG pada bagian ini, sepenuhnya disampaikan terpisah di dalam Laporan Tahunan 2013. Ini sesuai dengan penggunaan Sustainability Reporting Guidelines (SRG) versi G4.0 yang menjadi pedoman penulisan. Kami hanya akan menyampaikan pembahasan informasi mengenai tata kelola perusahaan, yang berkaitan dengan pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan. As a strategic holding company, in 2014 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., began implementing corporate governance along with risk management and regulatory compliance. The Company formulates the matters in the GRC mechanism or Governance, Risk and Compliance. Throughout 2013, Semen Indonesia always conducted good corporate governance (GCG) practices, by promoting the principles of transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness. Gradually, in 2014 the Company will improve the implementation of corporate governance with reference to the ASEAN Corporate Governance- ScoreCard to ensure level of compliance. Explanation of GCG implementation n this section is fully presented separately in the Annual Report 2013. This is in line with the use of Sustainability Reporting Guidelines (SRG) version G4.0 as the reporting guidelines. We will only disclose discussion of corporate governance information related to the fulfillment of corporate social responsibility. Penerapan tata kelola mengacu pada ASEA Corporate Governance Score Card Corporate governance implemented based on ASEAN Corporate Governance Score Card
  • 107.
    Laporan Keberlanjutan 2013108 Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan Governance, Commitment and Engagement BADAN TATA KELOLA Sesuai Undang-Undang (UU) No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, struktur badan tata kelola Perseroan terdiri atas: [G4-34] 1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang merupakan organ tertinggi Perusahaan. 2. Dewan Komisaris, bertindak sebagai organ pengawas Perusahaan dan pemberi nasihat kepada Direksi. 3. Direksi, adalah organ yang bertanggung jawab atas kepengurusan Perusahaan. Uraian dan penjelasan rinci tentang masing-masing badan tata kelola, beserta pelaksanaan tanggung jawab masing-masing dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2013, yang disusun dan diterbitkan terpisah. PEMENUHAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL Seiring perubahan yang menjadikan Semen Indonesia sebagai induk perusahaan, maka Perseroan telah membentuk Departemen CSR yang akan membantu Direksi dalam merencanakan, menerapkan, maupun evaluasi terkait pelaksanaan tanggung jawab sosial. Departemen CSR dipimpin oleh seorang Kepala Departemen yang bertanggung jawab kepada Direktur Utama. [G4-35] [G4- 36] GOVERNANCE BODIES In accordance with Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Company, the structure of the Corporate governance bodies consists of: [G4- 34] 1. General Meeting of Shareholders (GMS), which is the highest organ of the Company. 2. Board of Commissioners, acting as the Company’s supervisory and advisory organ for the Board of Directors. 3. Board of Directors, is the organ responsible for the management of the Company. Detailed description and explanation of each governance body, along with the implementation of their respective responsibilities can be found in the Annual Report 2013, which is prepared and published separately. SOCIAL RESPONSIBILITY FULFILLMENT In line with the changes that transformed Semen Indonesia intoa holding company, the Company has established the CSR Department that will assist the Board of Directors in planning, implementing, and evaluation on social responsibility implementation. The CSR department is led by a Head of Department who is responsible to the President Director. [G4-35] [G4-36]
  • 108.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report109 Secara berkesinambungan Perseroan melalui Departemen CSR melakukan pertemuan dengan para pemangku kepentingan, yakni mereka yang terlibat dalam pelaksanaan program/ kegiatan tanggung jawab sosial. Pertemuan dimaksudkan guna memantau pelaksanaan program/ kegiatan tanggung jawab sosial, serta untuk mengetahui ada tidaknya hal mendesak yang harus ditindaklanjuti segera. [G4-37] KEABSAHAN DAN EVALUASI PELAPORAN Penyusunan dan penerbitan Laporan Keberlanjutan 2013 dilaksanakan melalui tim internal di bawah koordinasi Departemen CSR. Pengesahan atas material pelaporan dalam Laporan Keberlanjutan 2013, menjadi tanggung jawab Direktur Utama. Proses pengesahan dijalankan melalui panel diskusi terbatas yang melibatkan Direksi dan konsultan independen. [G4-48] The Company continuously holds meetingas with stakeholders through CSR Department, which is involved in the implementation of programs/ activities of. The meeting is intended to monitor the implementation of social responsibility programs/ activities, as well as to determine whether there is an urgent matter that must be acted upon immediately. [G4-37] REPORTING VALIDITY AND EVALUATION The preparation and publication of the Sustainability Report 2013 conducted by an internal team under the coordination of the CSR Department. The approval of the reporting materials in the Sustainability Report 2013, is the President Director’s responsibility. The approval process was conducted through a limited panel discussion involving Board of Directors and an independent consultant. [G4-48]
  • 109.
    Laporan Keberlanjutan 2013110 Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan Governance, Commitment and Engagement PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN Berubahnya Perseroan menjadi induk perusahaan, tak serta merta membuat para pemangku kepentingan Semen Indonesia mengalami perubahan. Hal ini dikarenakan peralihan pengelolaan pabrik semen di Kabupaten Tuban, Jawa Timur kepada entitas anak usaha: PT Semen Gresik melalui mekanisme kerjasama operasi (KSO) dilakukan secara bertahap. STAKEHOLDERS INVOLVEMENT The change of the Company becoming a holding company, does not necessarily change the stakeholders of Semen Indonesia unchanged. This is because the transfer of the management of a cement plant in Tuban Regency, East Java, to subsidiary PT Semen Gresik through the mechanism of joint operation (KSO) is conducted in stages.
  • 110.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report111 Dengan demikian Perseroan masih akan terlibat dalam kegiatan pengelolaan pabrik semen beserta kegiatan-kegiatan lainnya yang menyertai, sampai peralihan kepada PT Semen Gresik benar-benar terlaksana penuh. Adapun para pemangku kepentingan dimaksud adalah: [G4-24] 1. Pemegang saham. 2. Pemerintah. 3. Pelanggan. 4. Lembaga keuangan. 5. Sektor swasta. 6. Auditor. 7. Masyarakat. Identifikasi para pemangku kepentingan dilakukan secara internal, berdasar relasi yang terbangun selama ini dengan berbagai pihak, dan hubungan saling mempengaruhi yang tercipta. Perseroan belum secara khusus melakukan pemetaan dan identifikasi pemangku kepentingan, yang melibatkan pihak independen. [G4-25] Perseroan melakukan pendekatan kepada masing-masing pemangku kepentingan, untuk mengetahui dan memenuhi kebutuhan mereka. Pendekatan dilaksanakan dengan mempertimbangkan sifat relasi masing-masing pemangku kepentingan terhadap Perseroan. Pendekatan yang dilakukan dalam kondisi tertentu juga menghadirkan Dewan Komisaris maupun Direksi, di antaranya melalui kehadiran dalam RUPS, kegiatan kunjungan ke lokasi proyek maupun pertemuan langsung dengan pemangku kepentingan. [G4- 26] Thus the Company will still be involved in the management of the cement plant along with other activities, until transition to PT Semen Gresik is fully completed. The stakeholders are: [G4-24] 1. Shareholders. 2. Government. 3. Customers. 4. Financial institutions. 5. Private sector. 6. Auditor. 7. Community. Stakeholders identification is conducted internally, based on the relationship that has been established with various parties, and the interplay created. The Company specifically has yet to conduct mapping and identification of stakeholders, involving independent parties. [G4-25] The Company approaches each stakeholder to identify and meet their needs. The approaches are implemented by considering the nature of the relationship of each of the Company’s stakeholders. The approach that is made under certain circumstances also presented the Board of Commissioners and Board of Directors, including through attendance at the GMS, the activities of the project site visits and directly meetingwith stakeholders. [G4-26]
  • 111.
    Laporan Keberlanjutan 2013112 Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan Governance, Commitment and Engagement PEMANGKU KEPENTINGAN DAN METODE PENDEKATAN [G4-27] Pemangku Kepentingan Stakeholders Kebutuhan Needs Topik Utama Key Topics Pemegang saham Laporan kinerja. • Penyampaian laporan kinerja berkala. • Penyampaian pemberitahuan lain oleh fungsi Investor Relation dan Corporate Secretary. • Penyelenggaraan RUPS beserta penyampaian laporan kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dalam Laporan Tahunan, Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), serta Laporan Keberlanjutan. • Pembayaran deviden sesuai keputusan RUPS. Pemerintah Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan produk hukum lain. • Korespondensi dan komunikasi. • Pemenuhan segala persyaratan terkait kegiatan usaha dan operasional. • Penyampaian informasi yang dibutuhkan dan relevan dengan kegiatan Perseroan. • Pembayaran deviden. • Pembayaran pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) • Pembayaran pajak daerah dan retribusi. Pelanggan Jaminan kualitas dan pengiriman. • Pencantuman Standar Nasional Indonesia. • Informasi produk. • Penerapan sistem informasi pelanggan (Simpel). Lembaga Keuangan Keterbukaan informasi dan kepatuhan pada perjanjian kerjasama. • Korespondensi dan penyampaian informasi yang diperlukan secara benar, akurat dan tepat waktu. • Melaksanakan kewajiban Perseroan tepat waktu. • Pemenuhan hak-hak pihak-pihak yang terlibat dalam setiap perjanjian yang telah disepakati. Sektor swasta Keterbukaan informasi dan kepatuhan pada perjanjian kerjasama. • Korespondensi dan penyampaian informasi yang diperlukan secara benar, akurat dan tepat waktu. • Melaksanakan kewajiban Perseroan tepat waktu. • Pemenuhan hak-hak pihak-pihak yang terlibat dalam setiap perjanjian yang telah disepakati. Auditor Keterbukaan informasi. • Korespondensi dan koordinasi. • Penyampaian laporan kinerja keuangan dengan sebenar-benarnya. Masyarakat Peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan. • Bantuan pinjaman permodalan melalui Program Kemitraan untuk memberdayakan usaha kecil, menengah dan koperasi yang dikelola masyarakat. • Bantuan kemasyarakatan dan pembangunan infrastruktur melalui program Bina Lingkungan. • Kegiatan sosial kemasyarakatan lain.
  • 112.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report113 GROUP OF STAKEHOLDERS AND METHOD APPROACH [G4-27] Pemangku Kepentingan Stakeholders Kebutuhan Needs Topik Utama Key Topics Shareholders Performance report • Delivery of periodic performance report • Delivery of other notification by the function of Investor Relations and Corporate Secretary. • Implementation of the GMS and delivery of performance report of the Board of Commissioners and Board of Directors in the Annual Report, the Annual Report of the Partnership Program and Community Development (PKBL) and Sustainability Report. • Payment of dividends as approved in the GMs. Government Compliance with laws and regulations and other legal product. • Correspondence and and communication. • Fulfillment of all the requirements regarding business activities and operations. • Delivery of essential and relevant information with the activities of the Company. • Payment of dividends. • Payment of tax and non-tax state revenues (PNBP) • Payment of regional taxes and levies. Customer Quality assurance and delivery • Inclusion of Indonesian National Standard certification. • Product information. • Implementation of a customer information system (Simple). Financial Institution Information disclosure and compliance with cooperation agreement. • Correspondence and delivery of essential information properly, accurately and timely. • Implement of the Company’s obligations on time. • Fulfillment of the rights of the parties involved in any agreement that has been agreed upon. Private sector Information disclosure and compliance with cooperation agreement. • Correspondence and delivery of essential information properly, accurately and timely. • Implement of the Company’s obligations on time. • Fulfillment of the rights of the parties involved in any agreement that has been agreed upon. Auditor Information disclosure. • Correspondence and coordination. • Delivery of accurate financial performance reports. Community Standard of living and welfare Improvement. • Capital loan assistance through Partnership Program to empower small and medium enterprises and cooperatives run by the community. • Social and infrastructure development assistance through the Community Development program. • Other social activities.
  • 113.
    Laporan Keberlanjutan 2013114 Tata Kelola, Komitmen dan Keterikatan Governance, Commitment and Engagement CETAK BIRU CSR Selain membentuk Departemen CSR, Semen Indonesia selaku induk perusahaan juga telah melakukan penyusunan Cetak Biru CSR, yang menjadi pedoman dalam mewujudkan komitmen keberlanjutan oleh Perseroan. Cetak Biru CSR mencerminkan suatu konsep yang menempatkan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai upaya efektif bagi peningkatan reputasi sekaligus menjamin keberlanjutan Perseroan sebagai perusahaan induk maupun entitas anak usaha. Kami menyadari sepenuhnya, bahwa agenda untuk mencapai keberlanjutan penting untuk dipahami oleh semua unsur sebagai sebuah tanggung jawab dan aktivitas lintas departemen yang melibatkan seluruh unsur perusahaan dalam grup. Cetak Biru CSR dibuat dengan pedoman umum sebagai berikut: a. Aspek Perencanaan Perseroan sebagai induk perusahaan akan menyusun kebijakan dan pedoman CSR untuk seluruh grup. Sementara entitas anak usaha mendesain program CSR lokal untuk komunitas lokal berdasarkan pedoman dan kebijakan induk perusahaan. b. Aspek Implementasi Perseroan sebagai induk perusahaan melaksanakan program CSR di tingkat induk perusahaan, memfasilitasi cross sharing best practices pelaksanaan CSR dari entitas anak usaha serta mengelola pelaksanaan program CSR di seluruh grup. CSR BLUEPRINT In addition to forming the CSR Department, Semen Indonesia as the holding company also has prepared he CSR Blueprint, which serves as guidelines in realizing the Company’s sustainability commitments. CSR Blueprint reflects a concept that puts the implementation of social and environmental responsibility as an effective means for improving the Company’s reputation as well as ensuring the sustainability of the holding company and its subsidiaries. We are fully aware that the agenda to achieve sustainability is important to be understood by all of the elements as a responsibility and cross- departmental activities that involve all elements of the company within the group. CSR Blueprint is established with the following general guidelines: a. Planning Aspect The Company as the holding company will develop CSR policies and guidelines for the whole group. Meanwhile subsidiaries are to design local CSR programs for local communities based on the guidelines and policies of the holding company. b. Implementation Aspect The Company as the holding company implements CSR programs at the holding company level, facilitates cross-sharing of CSR best practices from subsidiaries and to manage the implementation of CSR programs in the entire group.
  • 114.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report115 c. Aspek Monitoring dan Evaluasi. Perseroan sebagai induk perusahaan melaksanakan evaluasi efektifitas program CSR di tingkat grup, sedangkan entitas anak usaha melaksanakan evaluasi efektifitas program CSR di masing-masing perusahaan dan memberikan masukan ke induk perusahaan sebagai bahan untuk evaluasi dan perbaikan CSR Grup. c. Monitoring and Evaluation Aspects. The Company as the holding company performs evaluation of CSR programs effectiveness at group level, while subsidiaries perform evaluation of CSR programs effectiveness at each company and provide input to the holding company to be used as material for the evaluation and improvement of the CSR Group. Referensi | Reference : Laporan Tahunan 2013 PT Semen Indonesia (Persero), Tbk | Annual Report of PT Semen Indonesia (Persero), Tbk Situs CSR | CSR website: www.csr-semenindonesia.com Situs Perseroan | Corporate website: www.semenindonesia.com
  • 115.
    Indeks GRI &Suplemen Tambang dan Metal GRI Index & Mining and Metal Supplement Laporan Keberlanjutan 2013 116 PENJELASAN HAL UMUM | GENERAL STANDARD DISCLOSURES INDIKATOR INDICATORS URAIAN DESCRIPTION HALAMAN PAGE (S) STRATEGI DAN ANALISIS | STRATEGI AND ANAYSIS G4-1 Pernyataan dari Direksi | Statement from BOD 10 G4-2 Uraian dampak, risiko dan peluang | Description of key impacts, risks, and opportunities 10 PROFIL ORGANISASI | ORGANIZATIONAL PROFILE G4-3 Nama organisasi | Name of the organization 19 G4-4 Merek, produk, dan layanan jasa | Primary brands, products and services 20 G4-5 Lokasi kantor pusat | Location of headquarter 19 G4-6 Jumlah negara tempat beroperasi | Number of countries operation 21 G4-7 Kepemilikan saham dan bentuk hukum | Ownership and legal form 21 Lihat Laporan Tahunan See Annual Report G4-8 Pasar terlayani | Markets served 21 G4-9 Skala pelaporan | Organizational scale 23 G4-10 Jumlah dan komposisi pegawai | Number and composition of employees 24 Lihat Laporan Tahunan See Annual Report G4-11 Pekerja terlindungi perjanjian kerja bersama (PKB) | Employees covered by collective bargaining agreements 25 G4-12 Rantai pasokan organisasi | Organization’s supply chain 29 G4-13 Perubahan signifikan organisasi | Significant changes of organization 11, 20, 22, 61, 63 G4-14 Pendekatan prinsip pencegahan | Precautionary principles approach 26 G4-15 Kepatuhan pada prinsip-prinsip dan inisiatif eksternal | Externally charters, principles, or other initiatives 8 G4-16 Keanggotaan dalam asosiasi | Memberships in associations 26 ASPEK MATERIAL DAN PEMBATASAN | MATERIAL ASPECTS AND BOUNDARIES G4-17 Daftar entitas termasuk pernyataan laporan keuangan konsolidasi organisasi | List of entities included in the organization’s consolidated financial statements 31 Lihat Laporan Tahunan See Annual Report G4-18 Proses menentukan isi laporan dan pembatasan | Process for defining the report content and boundaries 32 G4-19 Daftar aspek material | List of material aspects 33 G4-20 Batasan aspek material di dalam organisasi | Aspect boundaries within organization 32 G4-21 Batasan aspek material di luar organisasi | Aspect boundaries outside organization 32 G4-22 Pernyataan kembali | Restatement 34 G4-23 Perubahan pelaporan bersifat signifikan | Significant changes from previous reports 33, 34 PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN | STAKEHOLDERS ENGAGEMENT G4-24 Daftar pemangku kepentingan | Stakeholders list 111 G4-25 Dasar identifikasi dan seleksi pemangku kepentingan | Basis for identification and selection of stakeholders 111 INDEKS GRI & SUPLEMEN SEKTOR TAMBANG & LOGAM [G4-32] GRI INDEX AND MINING & METALS SECTOR SUPPLEMENT
  • 116.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report117 INDIKATOR INDICATORS URAIAN DESCRIPTION HALAMAN PAGE (S) G4-26 Proses pendekatan pada pemangku kepentingan | Approach to stakeholders engagement 111 G4-27 Topik kunci dan respon organisasi | Key topics and organization response 112, 113 PROFIL PELAPORAN | REPORT PROFILE G4-28 Periode pelaporan | Reporting period 31 G4-29 Tanggal penerbitan laporan terdahulu | Date of most recent previous report 31 G4-30 Siklus pelaporan | Reporting cycle 31 G4-31 Kontak | Contact point 35 G4-32 Indeks Isi GRI | GRI Content Index 34 G4-33 Penjaminan | Assurance 34 TATA KELOLA | GOVERNANCE G4-34 Struktur tata kelola | Governance structure 108 Lihat Laporan Tahunan See Annual Report G4-35 Pendelegasian kewenangan | Delegating authority 108 G4-36 Penunjukan pejabat pelaksana CSR | Appointment an executive for CSR implementation 108 G4-37 Konsultasi dengan pemangku kepentingan | Consultation between stakeholders 109 G4-48 Pengesahan pelaporan | Report approval 109 ETIKA DAN INTEGRITAS | ETHICS AND INTEGRITY G4-56 Nilai-nilai, prinsip, dan norma organisasi | Organizational values, principles and norms 28, 104 G4-57 Pemberian saran dan perilaku patuh hukum | Seeking advice on ethical and lawful behavior 64 G4-58 Pelaporan perilaku tak beretika/tak patuh hukum | Reporting about unethical/unlawful behavior 66 PENJELASAN HAL KHUSUS | SPECIFIC STANDRAD DISCLUSURES ASPEK MATERIAL MATERIAL ASPECTS DMA* DAN INDIKATOR DMA* AND INDICATOR URAIAN DESCRIPTION HALAMAN PAGE (S) PENGECUALIAN OMMISSIONS SI CERDAS: Menjadi Perusahaan Semen Unggul dengan SDM Andal SI CERDAS DMA* Menjadi Perusahaan Semen Unggul dengan SDM Andal 36-53 Dilaporkan | Reported KETENAGAKERJAAN | LABOR Ketenagakerjaan Employment G4-LA1 Jumlah pekerja baru dan tingkat turn-over | Number of new employee and turn-over 45 Dilaporkan | ReportedG4-LA2 Manfaat untuk pegawai | Benefit for employee 46 G4-LA3 Kembali kerja setelah cuti melahirkan | Return to work after parental leave 46
  • 117.
    Laporan Keberlanjutan 2013118 Indeks GRI & Suplemen Tambang dan Metal GRI Index & Mining and Metal Supplement ASPEK MATERIAL MATERIAL ASPECTS DMA* DAN INDIKATOR DMA* AND INDICATOR URAIAN DESCRIPTION HALAMAN PAGE (S) PENGECUALIAN OMMISSIONS Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Occupational Health and Safety (OHS) G4-LA5 Keterwakilan pekerja dalam komite K3 | Workforce representation in OHS committees 49 Dilaporkan | Reported G4-LA6 Peristiwa kecelakaan kerja | Rates of work accident 49 G4-LA7 Pekerja dengan risiko tinggi kesehatan kerja | Workers with high risk of working diseases 50 G4-LA8 Topik K3 dalam perjanjian kerja bersama | OHS topics in formal agreement with trade union 50 Pendidikan dan Pelatihan Training and Education G4-LA9 Rata-rata jam pelatihan karyawan | AAverage hours of training for employee 41, 42 Dilaporkan | Reported G4-LA10 Program keahlian untuk mengelola akhir karir | Skills management program for managing career endings 51 G4-LA11 Persentase pegawai penerima hasil akhir penilaian | Percentage of employees receiving final performance evaluation 44 SI PRIMA : Menjadi Perusahaan Semen Global SI PRIMA DMA* Menjadi Perusahaan Semen Global 54-67 Dilaporkan | Reported EKONOMI | ECONOMIC Kinerja ekonomi Economic performance G4-EC1 Nilai ekonomi langsung dihasilkan & didistribusikan | Direct economic value generated and distributed Lihat Laporan Tahunan See Annual Report Dilaporkan | Reported G4-EC2 Implikasi akibat perubahan iklim | Implications due to climate change 57 Dilaporkan | Reported G4-EC3 Kewajiban organisasi terhadap dana pensiun | Organization’s defined benefit plan obligations 52 Belum menyertakan besaran dana pensiun terhutang, karena dikelola pihak ketiga. Akan disampaikan dalam 2 tahun mendatang | Have not been included the total of pension payable, as it is managed by a third party. Will be disclosed in the next 2 years. G4-EC4 Bantuan signifikan dari pemerintah | Financial assistance received from government 56 Dilaporkan | Reported TANGGUNG JAWAB PRODUK | PRODUCT RESPONSIBILITY Labelisasi Produk Product Labeling G4-PR3 Tipe informasi produk | Type of product information 58 Dilaporkan | Reported G4-PR4 Insiden ketidakpatuhan ketentuan labelisasi produk | Incidents of non-compliance with reugation about product labeling 58 G4-PR5 Survei kepuasan pelanggan | Customer satisfaction survei 59 Komunikasi Pemasaran Marketing Communication G4-PR6 Penjualan produk dilarang | Sale of banned products 60 Dilaporkan | ReportedG4-PR7 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran | Incidents of non-compliance related marketing communications 62
  • 118.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report119 ASPEK MATERIAL MATERIAL ASPECTS DMA* DAN INDIKATOR DMA* AND INDICATOR URAIAN DESCRIPTION HALAMAN PAGE (S) PENGECUALIAN OMMISSIONS SI LESTARI : Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan SI LESTARI DMA* Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan 68-89 LINGKUNGAN | ENVIRONMENTAL Material Materials G4-EN1 Material terpakai | Materials used 71, 73 Dilaporkan | Reported G4-EN2 Persentase material daur ulang | Percentage of recycled materials 71, 73 Energi Energy G4-EN3 Konsumsi energi di dalam organisasi | Energy consumption within the organization 74, 75, 81 G4-EN4 Konsumsi energi di luar organisasi | Energy consumption outside of the organization 74 Belum ada metode, standar, maupun asumsi yang digunakan dalam perhitungan konsumsi energi, dan akan disampaikan dalam 5 tahun mendatang There is no explanation of methods, standards, and assumptions used in the calculation of energy consumption, and will be disclosed within the next 5 years. G4-EN5 Intensitas energy | Energy intensity 74 G4-EN6 Pengurangan konsumsi energy | Reduction of energy consumption 7, 75 G4-EN7 Pengurangan energi untuk produk | Reduction on energy of products N/A** Akan dilaporkan dalam 5 tahun mendatang Will be reported within 5 years Air Water G4-EN8 Jumlah air terpakai berdasarkan sumber | Total water withdrawal by source 76, 77 Belum ada metode, standar, maupun asumsi yang digunakan dalam perhitungan konsumsi air, dan akan disampaikan dalam 5 tahun mendatang. There is no explanation of methods, standards, and assumptions used in the calculation of water consumption, and will be disclosed within the next 5 years. G4-EN9 Pengaruh terhadap sumber air | Water sources affected by withdrawal of water 77 G4-EN10 Volume air didaur ulang atau digunakan kembali | Volume ofwater recycled or reused 7, 77
  • 119.
    Laporan Keberlanjutan 2013120 Indeks GRI & Suplemen Tambang dan Metal GRI Index & Mining and Metal Supplement ASPEK MATERIAL MATERIAL ASPECTS DMA* DAN INDIKATOR DMA* AND INDICATOR URAIAN DESCRIPTION HALAMAN PAGE (S) PENGECUALIAN OMMISSIONS Keanekaragaman Hayati Biodiversity G4-EN11 Lokasi dan luas lahan dilindungi | Protected location and size of land 79 Dilaporkan | Reported G4-EN12 Dampak terhadap keanekaragaman hayati | Significant impacts on biodiversity 79 G4-EN13 Habitat dilindungi atau direstorasi | Habitats protected or restored 80 Belum ada metode, standar, dan asumsi dalam menyatakan suatu daerah merupakan habitat dilindungi. Pernyataan mengacu pada ketentuan perundang-undangan Republik Indonesia There is no explanation of methods, standards, and assumptions in an area declared a protected habitat. The statement refers to the laws and regulations of the Republic of Indonesia. G4-EN14 Spesies dilindungi berdasarkan daftar merah IUCN | Number of IUCN Red List species 79 Dilaporkan | Reported Emisi Emissions G4-EN15 Emisi gas rumah kaca langsung (GRK) (Scope 1) | Direct greenhouse gas (GHG) emissions (Scope 1) 83 Dilaporkan | Reported G4-EN16 Emisi GRK energi tak langsung (Scope 2) | Energy indirect GHG emissions (Scope 2) 82 G4-EN17 Emisi GRK tak langsung lainnya (Scope 3) | Other indirect GHG emissions 82 G4-EN18 Intensitas GRK | GHG Intensity 83 G4-EN19 Pengurangan emisi GRK | Reduction of GHG emissions 7, 83 G4-EN20 Emisi substansi penipis ozon | Emissions of ozone- depleting substances 84 Belum ada penjelasan metode, standar, asumsi maupun tahun perhitungan dasar yang dipakai, dan akan disampaikan dalam 5 tahun mendatang There is no explanation of methods, standards, assumptions and basis used in the calculation, and will be disclosed within the next 5 years. G4-EN21 Emisi NOx, SOx dan emisi lainnya | NOx, SOx, and other significant air emissions 84 Efluen dan Limbah Effluent and Waste G4-EN22 Jumlah air buangan | Total water discharge 85 Dilaporkan | Reported G4-EN23 Metode pengolahan limbah | Disposal method 86 G4-EN24 Jumlah dan volume tumpahan | Total number and volume of spills N/A** Akan dilaporkan dalam 3 tahun mendatang Will be reported within 3 years G4-EN25 Berat limbah B3 yang diangkut atau dikelola | Weight of transported or treated hazardous waste 87 Dilaporkan | Reported G4-EN26 Keanekaragaman hayati di badan air | Water body biodiversity 85 Umum General G4-EN31 Biaya pelestarian lingkungan | Environmental protection expenditures 7, 81, 88 Dilaporkan | Reported
  • 120.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report121 ASPEK MATERIAL MATERIAL ASPECTS DMA* DAN INDIKATOR DMA* AND INDICATOR URAIAN DESCRIPTION HALAMAN PAGE (S) PENGECUALIAN OMMISSIONS SI PEDULI : Menjadi Perusahaan Semen Peduli Masyarakat SI PEDULI DMA* Menjadi Perusahaan Semen Peduli Masyarakat 92-103 EKONOMI | ECONOMIC Dampak ekonomi tidak langsung Indirect economic impacts G4-EC7 Pembangunan infrastuktur dan dampaknya | Development and impact of infrastructure 7 Dilaporkan | Reported G4-EC8 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan | Significant indirect economic impacts 95 Belum ada analisa dampak signifikan atas perbandingan dengan eksternal dan prioritas bagi pemangku kepentingan. Kami belum mempunyai rencana untuk melakukannya. There is no explanation about significant impact analysis above comparison with external and priorities for stakeholders. We have not have plans yet to do so. EKONOMI | ECONOMIC Komunitas Lokal Local Community G4-SO1 Operasi dengan pelibatan komunitas local | Operations with local community engagement 92 Belum ada uraian tentang penilaian atas dampak sosial dan akan disampaikan dalam pelaporan mendatang. There is no description of the social impact assessment and will be disclosed in the next reporting. G4-SO2 Operasi dengan dampak social | Operation with social impacts 94 Dilaporkan | Reported Keterangan | Note: * DMA = Pengungkapan oleh Manajemen | Disclosure on Management Approach ** N/A= Tidak tersedia | Not available INDIKATOR INDICATORS URAIAN DESCRIPTION HALAMAN PAGE (S) MM1 Pengelolaan lahan pascatambang | Management of post-mining land 80, 81 MM2 Pengelolaan keanekaragaman hayati | Management of biodiversity 78 MM3 Pengelolaan material | Material management 73 MM4 Pemogokan karyawan | Employee strike 25 MM6 Perselisihan dengan penduduk asli | Dispute with indigenous people 63 MM7 Penyelesaian perselisihan lahan dengan penduduk asli | Resolution of land dispute with indigenous people 63 MM8 Pengelolaan tambang skala rakyat | Management of society-scale mine 63 MM9 Pemindahan pemukiman penduduk asli | Relocation of indigenous people’s residences 63 INDIKATOR SUPLEMEN TAMBANG DAN MINERAL MINING METAL SUPPLEMENT (MMS) INDICATORS
  • 121.
    Daftar Istilah Glossary Laporan Keberlanjutan2013 122 A AMDAL Analisis Mengenai Dampak Lingkungan | Analysis on Environmental Impact ASI Asosiasi Semen Indonesia | Indonesian Cement Association B B3 Bahan Berbahaya dan Beracun | Hazardous and Toxic Material BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial | Social Security Organizing Body C CDL Center of Dynamic Learning CDM Clean Development Mechanism CKM Center of Knowledge Management CRE Center of Research and Engineering E ePMS Employee Performance Management System F FCP Fraud Control Plan G GGBFS Ground Granulated Blast Furnace Slag GRK Gas Rumah Kaca | Greenhouse Gas H HCMP Human Capital Master Plan  I IPDK Identifikasi dan Penilaian Dampak Kegiatan | Identification and Assessment of Activity Impact J Jamsostek Jaminan Sosial Tenaga Kerja | Workers Social Security JHT Jaminan Hari Tua | Old Age Insurance K K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Safety and Health KADIN Kamar Dagang dan Industri Indonesia | Indonesian Chamber of Commerce and Industry KSO Kerjasama Operasi | Joint Operation O ODS Ozone Depleting Substances; emisi penipis lapisan ozon P P2K3 Panitia Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja | Occupational Safety and Health Development Committee PC50 Portland Cement PCB40 Portland Cement Blender PCC Portland Composite Cement PKB Perjanjian Kerja Bersama | Collective Labor Agreement PKBL Program Kemitraan dan Bina Lingkungan | Partnership Program and Community Development PPC Portland Pozzoland Cement PPKH Pinjam Pakai Kawasan Hutan | Forest Land for Temporary Utilization R RFD Refuse Derived Fuel RKL Rencana Pemantauan Lingkungan | Environmental Monitoring Plan RPL Rencana Pengelolaan Lingkungan | Environmental Management Plan RUPST Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan | Annual General Meeting of Shareholders S SI Cerdas Menjadi Perusahaan Semen Unggul dengan SDM Andal | Becoming Excellent Cement Company with Best People SI Lestari Menjadi Perusahaan Semen Ramah Lingkungan | Becoming Green Cement Company SI Peduli Menjadi Perusahaan Semen Peduli Masyarakat | Becoming Cement Company that Cares for Community SI Prima Menjadi Perusahaan Semen Global | Becoming Global Cement Company SICC Semen Indonesia Center of The CHAMP SITCS SI Training & Consulting Services SKSI Serikat Karyawan Semen Indonesia | Semen Indonesia Workers Union SMC Super Masonary Cement SPSG Serikat Pekerja Semen Gresik | Semen Gresik Workers Union SRG Sustainability Reporting Guidelines STiMSI Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia | Semen Indonesia School of Management T TKHT Tabungan Kesejahteraan Hari Tua | old age welfare savings TLCC Thang Long Cement Company U UMKM Usaha Mikro, Kecil dan Menengah | Micro, Small and Medium Enterprises UNFCCC United Nations Framework Convention on Climate Change USI Universitas Semen Indonesia | Semen Indonesia University W WHRPG Waste Heat Recovery Power Generator WMK Wirausaha Muda Kokoh | Solid Young Entrepreneur
  • 122.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report123 Lembar Umpan Balik Feedback Sheet Kami mohon kesediaan para pemangku kepentingan untuk memberikanumpanbaliksetelahmembacaLaporanKeberlanjutan ini dengan mengirim email atau formulir ini melalui fax/pos. 1. Laporan ini bermanfaat bagi Anda This report is useful to you 2. Laporan ini menggambarkan kinerja Perusahaan dalam pembangunan keberlanjutan This report describes the Company’s performance in sustainability development 3. Laporan ini mudah dimengerti This report is easy to understand 4. Laporan ini menarik This report is interesting 5. Laporan ini meningkatkan kepercayaan Anda pada keberlanjutan Perusahaan This report increases your trust in the Company’s sustainability We would like to ask all stakeholders to kindly provide feedback after reading this sustainability report by sending email or this form by fax/mail. Profil Anda Your Profile Nama (bila berkenan) | Name (if you please) Institusi/Perusahaan | Institution/Company Surel | Email Telp/Hp | Phone/Mobile Golongan Pemangku Kepentingan Stakeholders Group Mohon pilih jawaban yang paling sesuai Please choose the most appropriate answer : .......................................................................................................................................................................... : .......................................................................................................................................................................... : .......................................................................................................................................................................... : .......................................................................................................................................................................... Pemerintah | Government Sangat Tidak Setuju Strongly disagree Tidak Setuju Disagree Netral Neutral Setuju Agree Sangat Setuju Strongly Agree Sangat Tidak Setuju Strongly disagree Tidak Setuju Disagree Netral Neutral Setuju Agree Sangat Setuju Strongly Agree Sangat Tidak Setuju Strongly disagree Tidak Setuju Disagree Netral Neutral Setuju Agree Sangat Setuju Strongly Agree Sangat Tidak Setuju Strongly disagree Tidak Setuju Disagree Netral Neutral Setuju Agree Sangat Setuju Strongly Agree Sangat Tidak Setuju Strongly disagree Tidak Setuju Disagree Netral Neutral Setuju Agree Sangat Setuju Strongly Agree Masyarakat | Community Lain-lain, mohon sebutkan | Others, please state ................................................................................................................ LSM | NGO Media Perusahaan | Corporate Akademik | Akademic
  • 123.
    Laporan Keberlanjutan 2013124 ............................................................................................................................................................................................................... ............................................................................................................................................................................................................... ............................................................................................................................................................................................................... ............................................................................................................................................................................................................... ............................................................................................................................................................................................................... ............................................................................................................................................................................................................... Mohon berikan saran/usul/komentar Anda atas laporan ini: Please give us your advice/suggestions/comments on this report:statements TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA. Mohon agar formulir ini dikirimkan kembali kepada: THANK YOU FOR YOUR PARTICIPATION. Kindly send this form to: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Contact person: Agung Wiharto Gedung Utama Semen Gresik Jalan Veteran, Gresik 61122 - Indonesia Telepon: +6231 398 1732 Faksimili: +6231 398 3209 Email: ptsi@semenindonesia.com
  • 124.
    PT Semen Indonesia(PERSERO) Tbk 2013 Sustainability Report125