SUMBER DAYA ALAM
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
• Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
• Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
• Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
• Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
1. Menghargai karunia Tuhan Yang Maha Esa yang telah
menciptakanwaktu dengan segala perubahannya
2. Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu, peduli, menghargai dan
bertanggung jawab terhadap kelembagaan sosial, budaya, ekonomi, dan
politik
3. Memahami aspek keruangan dan konektivitas antarruang dan waktu
dalam lingkup regional serta perubahan dan keberlanjutan kehidupan
manusia (ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, dan politik)
4. Memahami pengertian dinamika interaksi manusia dan lingkungan
alam, sosial, budaya, dan ekonomi
5. Mengobservasi dan menyajikan bentuk-bentuk dinamika interaksi
manusia dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di
lingkungan masyarakat sekitar
PENGERTIAN SUMBER DAYA
ALAM
Semua kekayaan alam baik yang berupa makhluk hidup
maupun benda mati yang berguna untuk memenuhi
kebutuhan manusia.
JENIS – JENIS SUMBER
DAYA ALAM
Berdasarkan kemungkinan pemulihannya atau kecepatan
habisnya:

• SDA dapat diperbarui dibagi 2 yaitu: nabati dan hewani
• SDA tidak dapat diperbarui
Materinya

• SDA Hayati/organik
• SDA Nonhayati/ anorganik
Habitatnya

• SDA terestris
• SDA akuatik
SUMBER DAYA UDARA

Udara terdiri atas tiga unsur utama, yaitu udara kering, uap
air, dan aerosol.
Komponen Penyusun Udara
SUMBER DAYA UDARA

• Persebaran uap air bergantung pada intensitas atau tingkat
penyinaran matahari dan keberadaan tubuh-tubuh air di suatu
wilayah
• Aerosol merupakan benda-benda berukuran kecil yang karena
beratnya sangat ringan, ia mampu melayanglayang di udara.
• Aerosol
dapat
berupa
partikel
berbentuk
garam,
karbon,
sulfat,
nitrat,
garam
natrium, kalsium, kalium, silikat, partikel-partikel dari gunung
berapi, dan lain-lain.
• Aerosol dengan mudah dapat kita lihat ketika ada cahaya matahari
yang masuk lewat celah pada suatu bangunan.
• Benda-benda kecil yang melayang-layang akan terlihat dengan
SUMBER DAYA UDARA










Troposfer ( 0 - 12 km)
Tropopause (batas/garis khayal)
Stratosfer (12 – 50 km)
Stratopause (batas/ garis khayal)
Mesosfer (50 – 80 km)
Mesopause (batas/ garis khayal)
Thermosfer (80 – 100 km)
Eksosfer (lapisan paling luar)
MANFAAT SUMBER DAYA UDARA
MANFAAT SUMBER DAYA UDARA

 Menyediakan gas bagi kehidupan
 Melindungi bumi dari radiasi matahari
 Melindungi bumi dari benda-benda langit
 Membawa perubahan di bumi seperti :
angin, hujan, awan, dan siklus air
 Memberi pengaruh fisik dan keindahan bumi
SUMBER DAYA TANAH
bahan induk vulkanik
(tanah andosol, tanah regosol)

sifat batuan induknya

bahan induk bukan
Vulkanik(kapur, litosol, latosol, o
rganosol/gambut, lempung/tanah
liat, Aluvial)

organik atau humus
SUMBER DAYA TANAH
SUMBER DAYA TANAH
SUMBER DAYA TANAH
SUMBER DAYA TANAH
SUMBER DAYA TANAH
SUMBER DAYA TANAH
SUMBER DAYA TAMBANG
SUMBER DAYA TAMBANG
SUMBER DAYA TAMBANG

Menurut UU No.11 Tahun 1967, bahan tambang tergolong
menjadi 3 jenis, yakni
1. Golongan A (yang disebut sebagai bahan strategis), barang yang
penting bagi pertahanan, keamanan dan strategis untuk menjamin
perekonomian negara dan sebagian besar hanya diizinkan untuk
dimiliki oleh pihak pemerintah, contohnya minyak, uranium dan
plutonium.
2. Golongan B (bahan vital), dapat menjamin hayat hidup orang
banyak, contohnya emas, perak, besi dan tembaga.
3. Golongan C (bahan tidak strategis dan tidak vital), bahan yang
tidak dianggap langsung mempengaruhi hayat hidup orang
banyak, contohnya garam, pasir, marmer, batu kapur dan
asbes. Industri pertambangan
SUMBER DAYA TAMBANG

MACAM – MACAM BARANG
TAMBANG

Migas

Batu Bara

Bauksit

Pasir Besi

Emas

Timah

Tembaga

Nikel

Aspal

Mangaan

Belerang

Marmer

Yodium
SUMBER DAYA TAMBANG
No.

Barang
Tambang

Wilayah
Persebaran

Manfaat Barang
Tambang

Peruasahaan Yang
Bergerak Di bidang
Tambang

1.

Minyak &
Gas

Ada di slide
tersendiri

sumber energi utama
PT. Caltex, Stanvac,
yang saat ini banyak
Japec, Refican, Pt.
dipakai
Pertamina, PT. Shell
untuk keperluan industri,
tranportasi, dan rumah
tangga

2.

Batubara

Kalimantan terdapat
di Kalimantan Timur
(Lembah Sungai
Berau dan
Samarinda), Sumatra
Barat (Ombilin dan
Sawahlunto),
Sumatra Selatan
(Bukit
Asam dan Tanjung
Enim)

Sumber energi
pembangkit listrik, untuk
keperluan rumah tangga
(memasak), pembakaran
pada industri batu bata
atau genteng, semen,
batu kapur, bijih besi
dan
baja, industri kimia
Minyak Bumi dan Gas

Produksi minyak bumi pertama di
Indonesia
adalah
di
Majalengka, JawaBarat.
Pengeboran dilakukan oleh orang
Belanda bernama J. Reerink pada
tahun 1871.
Pengeboran
dilakukan
dengan
bantuan
tenaga
lembu
dan
menghasilkan 6.000 liter minyak
bumi.
Lampiran Wilayah Persebaran Tambang Minyak Bumi
SUMBER DAYA TAMBANG
No.

Barang Wilayah Persebaran
Tambang

3.

Bauksit

4.

Pasir Besi Cilacap (Jawa
Tengah), Sumatra,
Lombok,
Yogyakarta, Gunung
Tegak (Lampung),
Pegunungan Verbeek
(Sulawesi Selatan),
dan
Pulau Sebuku
(Kalimantan Selatan)

5.

Emas

Manfaat Barang
Tambang

Riau (Pulau Bintan)
industri keramik, logam,
dan Kalimantan Barat kimia, dan matulergi
(Singkawang)
industri logam besi dan
industri semen

Nanggroe Aceh
perhiasan
Darussalam
(Meulaboh), Sulawesi
Utara (Bolaang
Mongondow,
Minahasa),

Perusahaan yang
bergerak dibidangnya
PT. Antam (Aneka
Tambang merupakan
perusahaan BUMN)
PT. Antam

PT. Antam
SUMBER DAYA TAMBANG
No.

Barang
Tambang

Wilayah
Persebaran

Manfaat Barang
Tambang

6.

Timah

Sungai Liat
(Pulau Bangka),
Manggara
(Pulau
Belitung), dan
Dabo (Pulau
Singkep) serta
Pulau Karimun

bahan baku logam pelapis,
solder, cendera mata

7.

Tembaga

Papua, Provinsi
Maluku

industri peralatan listrik,
industri konstruksi,
pesawat terbang, kapal
laut, atap, pipa ledeng,
dekorasi rumah, mesinmesin pertanian,
pengatur suhu ruangan

Perusahaan yang
bergerak di bidangnya

PT. Freeport
SUMBER DAYA TAMBANG

No.
8.

Barang Wilayah Persebaran
Tambang
Nikel

daerah Soroako,
Sulawesi Tenggara

Manfaat Barang
Tambang
bahan paduan logam yang
banyak digunakan pada
industri logam

Perusahaan yang
bergerak dibidangnya
PT. Antam
SUMBER DAYA AIR

 Air di Indonesia tersedia dalam berbagai bentuk, yaitu air hujan, air
danau, air sungai, dan air tanah.
 Supaya jumlah air di bumi ini tidak menyusut maka perlu adanya
siklus air.
 Siklus air dibagi 3:
1. Siklus Pendek : lautan – awan – hujan – lautan
2. Siklus Sedang : lautan – awan – hujan – daratan – sungai
3. Siklus Panjang : lautan – awan/kristal es – daratan –
sungai/sungai es – lautan
SUMBER DAYA AIR
JENIS PERAIRAN DARAT

PERAIRAN
DARAT

SUNGAI

HUJAN

GLETSER

CAMPURAN

DANAU

RAWA

HUJAN

TANAH

sungai yang berasal dari hujan.
sungai yang airnya berasal dari gletser atau
bongkahan es yang mencair.
sungai yang airnya berasal dari hujan dan salju
yang mencair.
JENIS PERAIRAN DARAT

Perairan Darat
Sungai

Danau

Rawa
Vulkanik
Tektonik

Tektovulkanik

Hujan

Tanah

Danau Kelimutu (Flores), Segara Anak (Rinjani),
Kawah Ijen, Batur, Bratan, Kawah Kelud, Danau
Sarangan, dan Danau Kerinci
Danau Tempe, Danau Tondano, Danau Towuti, Danau
Poso di Sulawesi, Danau Maninjau, Danau Takengon,
dan Danau Singkarak di Sumatra.
Danau Toba di Sumatra

Pelarutan
(karst/dolina)
Ladam atau tapal kuda
(oxbow lake)
Bendungan / Waduk

Waduk
Jatiluhur, Cirata, Saguling, Karangkates, Gajahmungkur
,dan lain-lain.
SUMBER DAYA LAUT

• Kekayaan lain dari sumber daya laut adalah sumber daya alam berupa
perikanan, mangrove, terumbu karang, dan lain-lain
SUMBER DAYA LAUT
SUMBER DAYA LAUT

Hutan Mangrove
Fungsi ekologis hutan
mangrove

Fungsi ekonomis hutan
mangrove

1. sebagai
habitat
atau tempat hidup
binatang
laut
untuk berlindung,
2. mencari
makan,
atau
berkembang biak.
3. melindungi pantai
dari abrasi air laut

1. Penduduk biasanya
memanfaatkan kayu
sebagai bahan kayu
bakar dan bahan
pembuat arang.
2. Kayu bakau dapat
juga dijadikan bahan
pembuat kertas.
SUMBER DAYA LAUT
Terumbu Karang
 Terumbu karang merupakan terumbu yang terbentuk dari kapur
yang sebagian besar dihasilkan dari koral.
 Terumbu itu sendiri berarti batuan sedimen kapur di laut.
 Koral adalah binatang yang menghasilkan kapur untuk kerangka
tubuhnya.
 Jika ribuan koral membentuk koloni, mereka akan membentuk
karang.
Terumbu Karang

Adapun gambaran tentang manfaat terumbu karang tersebut
adalah sebagai berikut:
1. Manfaat ekonomi, yaitu sebagai sumber makanan, obatobatan, dan objek wisata bahari.
2. Manfaat ekologis, yaitu mengurangi hempasan gelombang
pantai yang dapat berakibat terjadinya abrasi.
3. Manfaat sosial ekonomi, yaitu sebagai sumber perikanan yang
dapat meningkatkan pendapatan para nelayan.
4. Terumbu karang juga menjadi daya tarik objek wisata yang
dapat meningkatkan pendapatan penduduk sekitar dari
pariswisata.
Mengapa terumbu karang banyak ditemukan di
Indonesia?
 Terumbu karang juga akan tumbuh dengan baik pada kondisi air
yang jernih dan dangkal.
 Kedalaman air yang baik untuk pertumbuhan terumbu karang
tidak lebih dari 18 meter.
 Jika lebih besar dari kedalaman tersebut, pertumbuhan terumbu
karang juga kurang baik.
 Selain persyaratan tersebut, terumbu karang juga mensyaratkan
salinitas atau kandungan garam air laut yang tinggi. Oleh karena
itu, terumbu karang sulit hidup di sekitar muara sungai karena
kadar garam air lautnya menurun akibat masuknya air sungai ke
laut.
Terdapat beberapa lapisan vegetasi
dalam hutan hujan, yaitu sebagai
berikut:
1. Lapisan vegetasi yang tingginya
mencapai 35-42 m, dan daunnya
merupakan ”kanopi” (payung)
bagi vegetasi dibawahnya.
2. Lapisan tertutup kanopi dengan
ketinggian vegetasi berkisar 2035 m, pada lapisan ini sinar
matahari masih bias menembus.
3. Lapisan tertutup kanopi berkisar
4–20 m, merupakan daerah
kelembapan udara relatif konstan.
4. Lapisan vegetasi dengan ketinggian
berkisar 1-4 m.
5. Lapisan vegetasi dengan ketinggian
antara 0-1 m, berupa anakan pohon
serta semak belukar

Jenis-jenis yang umum ditemukan di
hutan
ini,
yaitu:
Meranti
(Shorea dan Parashorea), keruing
(Dipterocarpus),
Kapur
(Dryobalanops),
kayu
besi
(Eusideroxylon zwageri), kayu hitam
(Diospyros sp).
CIRI – CIRI HUTAN HUJAN
TROPIS
1. Pohon-pohonnya tinggi, rapat, dan
berdaun lebat.
2. Dasar hutan ditumbuhi rumput
dan lumut sebagai penutup lahan.
3. Sinar matahari tidak dapat
menembus dasar hutan.
4. Udara di sekitarnya sangat
lembap.
5. Terjadi di daerah curah hujan
tinggi
6. Pada hutan hujan tropis dicirikan
dengan adanya tingkat
kelembaban yang selalu
tinggi, biasanya 80% atau lebih.
7. Struktur hutan hujan tropis terdiri
dari tajuk yang berlapis-lapis.
8. Lapis tajuk yang atas terdiri dari
pohon-pohon yang muncul di
antara lapis tajuk di bawahnya
(kedua) dengan tinggi antara 45 –
60 m.
9. Pohon pada lapis teratas
umumnya mempunyai tajuk yang
kecil dan tidak teratur dengan
sedikit susunan cabang.
10.Lapis tajuk kedua merupakan
kanopi utama yang umumnya
terdiri dari jenis-jenis pohon yang
ramping dengan tinggi antara 3040 m.
11. Lapisan tajuk di bawahnya terdiri
dari jenis-jenis pohon yang
sangat toleran, dengan
batang yang ramping, tinggi dan
tajuk yang kecil, terdapat banyak
epifit pada cabang yang tinggi.
12. Pada lantai hutan banyak terdapat
jenis-jenis tumbuhan bawah
seperti palem kecil, jenis-jenis
bambu, rotan, paku-pakuan dan
jenis-jenis lainnya, atau mungkin
hampir tanpa tumbuhan bawah

SUMBER DAYA ALAM (PERBAIKAN SLIDE)

  • 1.
    SUMBER DAYA ALAM TAHUNPELAJARAN 2013/2014
  • 2.
    • Menghargai danmenghayati ajaran agama yang dianutnya. • Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. • Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. • Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
  • 3.
    1. Menghargai karuniaTuhan Yang Maha Esa yang telah menciptakanwaktu dengan segala perubahannya 2. Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu, peduli, menghargai dan bertanggung jawab terhadap kelembagaan sosial, budaya, ekonomi, dan politik 3. Memahami aspek keruangan dan konektivitas antarruang dan waktu dalam lingkup regional serta perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia (ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, dan politik) 4. Memahami pengertian dinamika interaksi manusia dan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi 5. Mengobservasi dan menyajikan bentuk-bentuk dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan masyarakat sekitar
  • 5.
    PENGERTIAN SUMBER DAYA ALAM Semuakekayaan alam baik yang berupa makhluk hidup maupun benda mati yang berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  • 6.
    JENIS – JENISSUMBER DAYA ALAM Berdasarkan kemungkinan pemulihannya atau kecepatan habisnya: • SDA dapat diperbarui dibagi 2 yaitu: nabati dan hewani • SDA tidak dapat diperbarui Materinya • SDA Hayati/organik • SDA Nonhayati/ anorganik Habitatnya • SDA terestris • SDA akuatik
  • 7.
    SUMBER DAYA UDARA Udaraterdiri atas tiga unsur utama, yaitu udara kering, uap air, dan aerosol. Komponen Penyusun Udara
  • 8.
    SUMBER DAYA UDARA •Persebaran uap air bergantung pada intensitas atau tingkat penyinaran matahari dan keberadaan tubuh-tubuh air di suatu wilayah • Aerosol merupakan benda-benda berukuran kecil yang karena beratnya sangat ringan, ia mampu melayanglayang di udara. • Aerosol dapat berupa partikel berbentuk garam, karbon, sulfat, nitrat, garam natrium, kalsium, kalium, silikat, partikel-partikel dari gunung berapi, dan lain-lain. • Aerosol dengan mudah dapat kita lihat ketika ada cahaya matahari yang masuk lewat celah pada suatu bangunan. • Benda-benda kecil yang melayang-layang akan terlihat dengan
  • 9.
    SUMBER DAYA UDARA         Troposfer( 0 - 12 km) Tropopause (batas/garis khayal) Stratosfer (12 – 50 km) Stratopause (batas/ garis khayal) Mesosfer (50 – 80 km) Mesopause (batas/ garis khayal) Thermosfer (80 – 100 km) Eksosfer (lapisan paling luar)
  • 10.
  • 11.
    MANFAAT SUMBER DAYAUDARA  Menyediakan gas bagi kehidupan  Melindungi bumi dari radiasi matahari  Melindungi bumi dari benda-benda langit  Membawa perubahan di bumi seperti : angin, hujan, awan, dan siklus air  Memberi pengaruh fisik dan keindahan bumi
  • 12.
  • 13.
    bahan induk vulkanik (tanahandosol, tanah regosol) sifat batuan induknya bahan induk bukan Vulkanik(kapur, litosol, latosol, o rganosol/gambut, lempung/tanah liat, Aluvial) organik atau humus
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    SUMBER DAYA TAMBANG MenurutUU No.11 Tahun 1967, bahan tambang tergolong menjadi 3 jenis, yakni 1. Golongan A (yang disebut sebagai bahan strategis), barang yang penting bagi pertahanan, keamanan dan strategis untuk menjamin perekonomian negara dan sebagian besar hanya diizinkan untuk dimiliki oleh pihak pemerintah, contohnya minyak, uranium dan plutonium. 2. Golongan B (bahan vital), dapat menjamin hayat hidup orang banyak, contohnya emas, perak, besi dan tembaga. 3. Golongan C (bahan tidak strategis dan tidak vital), bahan yang tidak dianggap langsung mempengaruhi hayat hidup orang banyak, contohnya garam, pasir, marmer, batu kapur dan asbes. Industri pertambangan
  • 23.
    SUMBER DAYA TAMBANG MACAM– MACAM BARANG TAMBANG Migas Batu Bara Bauksit Pasir Besi Emas Timah Tembaga Nikel Aspal Mangaan Belerang Marmer Yodium
  • 24.
    SUMBER DAYA TAMBANG No. Barang Tambang Wilayah Persebaran ManfaatBarang Tambang Peruasahaan Yang Bergerak Di bidang Tambang 1. Minyak & Gas Ada di slide tersendiri sumber energi utama PT. Caltex, Stanvac, yang saat ini banyak Japec, Refican, Pt. dipakai Pertamina, PT. Shell untuk keperluan industri, tranportasi, dan rumah tangga 2. Batubara Kalimantan terdapat di Kalimantan Timur (Lembah Sungai Berau dan Samarinda), Sumatra Barat (Ombilin dan Sawahlunto), Sumatra Selatan (Bukit Asam dan Tanjung Enim) Sumber energi pembangkit listrik, untuk keperluan rumah tangga (memasak), pembakaran pada industri batu bata atau genteng, semen, batu kapur, bijih besi dan baja, industri kimia
  • 25.
    Minyak Bumi danGas Produksi minyak bumi pertama di Indonesia adalah di Majalengka, JawaBarat. Pengeboran dilakukan oleh orang Belanda bernama J. Reerink pada tahun 1871. Pengeboran dilakukan dengan bantuan tenaga lembu dan menghasilkan 6.000 liter minyak bumi.
  • 26.
    Lampiran Wilayah PersebaranTambang Minyak Bumi
  • 27.
    SUMBER DAYA TAMBANG No. BarangWilayah Persebaran Tambang 3. Bauksit 4. Pasir Besi Cilacap (Jawa Tengah), Sumatra, Lombok, Yogyakarta, Gunung Tegak (Lampung), Pegunungan Verbeek (Sulawesi Selatan), dan Pulau Sebuku (Kalimantan Selatan) 5. Emas Manfaat Barang Tambang Riau (Pulau Bintan) industri keramik, logam, dan Kalimantan Barat kimia, dan matulergi (Singkawang) industri logam besi dan industri semen Nanggroe Aceh perhiasan Darussalam (Meulaboh), Sulawesi Utara (Bolaang Mongondow, Minahasa), Perusahaan yang bergerak dibidangnya PT. Antam (Aneka Tambang merupakan perusahaan BUMN) PT. Antam PT. Antam
  • 28.
    SUMBER DAYA TAMBANG No. Barang Tambang Wilayah Persebaran ManfaatBarang Tambang 6. Timah Sungai Liat (Pulau Bangka), Manggara (Pulau Belitung), dan Dabo (Pulau Singkep) serta Pulau Karimun bahan baku logam pelapis, solder, cendera mata 7. Tembaga Papua, Provinsi Maluku industri peralatan listrik, industri konstruksi, pesawat terbang, kapal laut, atap, pipa ledeng, dekorasi rumah, mesinmesin pertanian, pengatur suhu ruangan Perusahaan yang bergerak di bidangnya PT. Freeport
  • 29.
    SUMBER DAYA TAMBANG No. 8. BarangWilayah Persebaran Tambang Nikel daerah Soroako, Sulawesi Tenggara Manfaat Barang Tambang bahan paduan logam yang banyak digunakan pada industri logam Perusahaan yang bergerak dibidangnya PT. Antam
  • 30.
    SUMBER DAYA AIR Air di Indonesia tersedia dalam berbagai bentuk, yaitu air hujan, air danau, air sungai, dan air tanah.  Supaya jumlah air di bumi ini tidak menyusut maka perlu adanya siklus air.  Siklus air dibagi 3: 1. Siklus Pendek : lautan – awan – hujan – lautan 2. Siklus Sedang : lautan – awan – hujan – daratan – sungai 3. Siklus Panjang : lautan – awan/kristal es – daratan – sungai/sungai es – lautan
  • 31.
  • 32.
    JENIS PERAIRAN DARAT PERAIRAN DARAT SUNGAI HUJAN GLETSER CAMPURAN DANAU RAWA HUJAN TANAH sungaiyang berasal dari hujan. sungai yang airnya berasal dari gletser atau bongkahan es yang mencair. sungai yang airnya berasal dari hujan dan salju yang mencair.
  • 33.
    JENIS PERAIRAN DARAT PerairanDarat Sungai Danau Rawa Vulkanik Tektonik Tektovulkanik Hujan Tanah Danau Kelimutu (Flores), Segara Anak (Rinjani), Kawah Ijen, Batur, Bratan, Kawah Kelud, Danau Sarangan, dan Danau Kerinci Danau Tempe, Danau Tondano, Danau Towuti, Danau Poso di Sulawesi, Danau Maninjau, Danau Takengon, dan Danau Singkarak di Sumatra. Danau Toba di Sumatra Pelarutan (karst/dolina) Ladam atau tapal kuda (oxbow lake) Bendungan / Waduk Waduk Jatiluhur, Cirata, Saguling, Karangkates, Gajahmungkur ,dan lain-lain.
  • 34.
    SUMBER DAYA LAUT •Kekayaan lain dari sumber daya laut adalah sumber daya alam berupa perikanan, mangrove, terumbu karang, dan lain-lain
  • 35.
  • 36.
    SUMBER DAYA LAUT HutanMangrove Fungsi ekologis hutan mangrove Fungsi ekonomis hutan mangrove 1. sebagai habitat atau tempat hidup binatang laut untuk berlindung, 2. mencari makan, atau berkembang biak. 3. melindungi pantai dari abrasi air laut 1. Penduduk biasanya memanfaatkan kayu sebagai bahan kayu bakar dan bahan pembuat arang. 2. Kayu bakau dapat juga dijadikan bahan pembuat kertas.
  • 37.
  • 38.
    Terumbu Karang  Terumbukarang merupakan terumbu yang terbentuk dari kapur yang sebagian besar dihasilkan dari koral.  Terumbu itu sendiri berarti batuan sedimen kapur di laut.  Koral adalah binatang yang menghasilkan kapur untuk kerangka tubuhnya.  Jika ribuan koral membentuk koloni, mereka akan membentuk karang.
  • 39.
    Terumbu Karang Adapun gambarantentang manfaat terumbu karang tersebut adalah sebagai berikut: 1. Manfaat ekonomi, yaitu sebagai sumber makanan, obatobatan, dan objek wisata bahari. 2. Manfaat ekologis, yaitu mengurangi hempasan gelombang pantai yang dapat berakibat terjadinya abrasi. 3. Manfaat sosial ekonomi, yaitu sebagai sumber perikanan yang dapat meningkatkan pendapatan para nelayan. 4. Terumbu karang juga menjadi daya tarik objek wisata yang dapat meningkatkan pendapatan penduduk sekitar dari pariswisata.
  • 40.
    Mengapa terumbu karangbanyak ditemukan di Indonesia?  Terumbu karang juga akan tumbuh dengan baik pada kondisi air yang jernih dan dangkal.  Kedalaman air yang baik untuk pertumbuhan terumbu karang tidak lebih dari 18 meter.  Jika lebih besar dari kedalaman tersebut, pertumbuhan terumbu karang juga kurang baik.  Selain persyaratan tersebut, terumbu karang juga mensyaratkan salinitas atau kandungan garam air laut yang tinggi. Oleh karena itu, terumbu karang sulit hidup di sekitar muara sungai karena kadar garam air lautnya menurun akibat masuknya air sungai ke laut.
  • 41.
    Terdapat beberapa lapisanvegetasi dalam hutan hujan, yaitu sebagai berikut: 1. Lapisan vegetasi yang tingginya mencapai 35-42 m, dan daunnya merupakan ”kanopi” (payung) bagi vegetasi dibawahnya. 2. Lapisan tertutup kanopi dengan ketinggian vegetasi berkisar 2035 m, pada lapisan ini sinar matahari masih bias menembus. 3. Lapisan tertutup kanopi berkisar 4–20 m, merupakan daerah kelembapan udara relatif konstan.
  • 42.
    4. Lapisan vegetasidengan ketinggian berkisar 1-4 m. 5. Lapisan vegetasi dengan ketinggian antara 0-1 m, berupa anakan pohon serta semak belukar Jenis-jenis yang umum ditemukan di hutan ini, yaitu: Meranti (Shorea dan Parashorea), keruing (Dipterocarpus), Kapur (Dryobalanops), kayu besi (Eusideroxylon zwageri), kayu hitam (Diospyros sp).
  • 43.
    CIRI – CIRIHUTAN HUJAN TROPIS 1. Pohon-pohonnya tinggi, rapat, dan berdaun lebat. 2. Dasar hutan ditumbuhi rumput dan lumut sebagai penutup lahan. 3. Sinar matahari tidak dapat menembus dasar hutan. 4. Udara di sekitarnya sangat lembap. 5. Terjadi di daerah curah hujan tinggi 6. Pada hutan hujan tropis dicirikan dengan adanya tingkat kelembaban yang selalu tinggi, biasanya 80% atau lebih. 7. Struktur hutan hujan tropis terdiri dari tajuk yang berlapis-lapis.
  • 44.
    8. Lapis tajukyang atas terdiri dari pohon-pohon yang muncul di antara lapis tajuk di bawahnya (kedua) dengan tinggi antara 45 – 60 m. 9. Pohon pada lapis teratas umumnya mempunyai tajuk yang kecil dan tidak teratur dengan sedikit susunan cabang. 10.Lapis tajuk kedua merupakan kanopi utama yang umumnya terdiri dari jenis-jenis pohon yang ramping dengan tinggi antara 3040 m.
  • 45.
    11. Lapisan tajukdi bawahnya terdiri dari jenis-jenis pohon yang sangat toleran, dengan batang yang ramping, tinggi dan tajuk yang kecil, terdapat banyak epifit pada cabang yang tinggi. 12. Pada lantai hutan banyak terdapat jenis-jenis tumbuhan bawah seperti palem kecil, jenis-jenis bambu, rotan, paku-pakuan dan jenis-jenis lainnya, atau mungkin hampir tanpa tumbuhan bawah