 A.Pengertian Perairan Karang
 1.Nybakken (1992). Sumber daya perairan
pantai yang dangkal terdapat gugusan karang,
baik karang besar , kecil maupun sedang yang
merupakan ekosistem yang khas di daerah
tropis.
 2.Romimahtarto(1999). Perairan karang
merupakan keunikan di antara asosiasi atau
komunitas lautan yang seluruhnya dibentuk
oleh kegiatan biota laut.
 1. Nybakken (1992) adalah endapan-
endapan mosif dari kalsium karbonat yang
dihasilkan oleh karang (filum senedaria,
kelas Anthozoa, ordo madrepararia, spesies
selerektania) tumbuhan alga berkapur dan
organisme-organisme lain yang
menghasilkan kalsium karbonat.
 2. Adi Hanafi (1998) karang atau terumbu
karang terbentuk dari endapan-endapan
masif terutama kalsium karbonat yang
dihasilkan organisme karang (filum
senedaria, kelas Anthozoa, ordo
madrepararia, spesies selerektania),alga
berkapur dan organisme-organisme lain
yang menghasilkan kalsium karbonat.
 3. Romimahtarto (1999) proses produksi
kapur atau terbentuknya karang adalah
kerangka atau corallus dari karang batu
yang terdiri dari CaCO3 terlarut dalam air
laut. CaCO3 + H2CO3  Ca(HCO3)2 –Ca++ +
2HC3 asam karbonik hipotetika
(H2CO3)Terdapat ion-ion hidrogen (H) dan
karbonat(HCO3) akan memisah menjadi H2O
& CO2 . Reaksi kimia ini terjadi dalam
jaringan hewan karang, air (H2O) dan
produksi karbondioksida (CO2) dipercepat
oleh enzim anhidrase.
 Karang pembentuk karang (polip) atau
terumbu karang , hidup dalam simbiosis
dengan zooxanthella terdapat dalam
endoderma. Zooxanthella adalah alga hidup
bersel satu atau fitoplankton dari golongan
zooxanthella dinoplagellata yaitu
symbiodinium micro odiaticum.
 Zooxanthella mengambil CO2 atau menyerap
hasil buangan yang dihasilkan oleh
inangnya, mengubah fosfat dan nitrat
menjadi protein dengan energi matahari
mengubah karbondioksida (CO2) menjadi
karbonat. Dalam proses fotosintesis,
Zooxanthella, membantu mensuplai
makanan bagi polip karang melalui
pelepasan bahan –bahan organik seperti
glukosa, gliserol, dan asam amino.
 1. Tumbuhan
 Ganggang (alga), rumput laut dalam
proses fotosintesis ;sedangkan rumput
laut sendiri dapat mendaur ulang
belerang , nitrogen dan fosfor serta zat-
zat hara yang dihasilkan dimanfaatkan
oleh karang dan ebagian diangkut
kewilayah perairan sekitarnya.
 2. Anvertebrata
Dalam ekologi terumbu karang terdapat
beberapa hewan air yang mendiami
perairan terumbu karang antara lain ,
crustacea, ubur-ubur, akar bakau,
anemom laut, spora, mollusca, lili laut,
pakis laut.
 3. Ikan Karang
› Sekitar 40% ikan di dunia atau 8000
jenis hidup di paparan perairan karang
seprti ikan karang , kerapu, ekor kuning,
pisang, lencan, dll serta berbagai jenis
ikan hias.
 4. Reptilia
› Reptilia yang terdapat di perairan
karang antara lain ular laut, penyu , dll.
 Terumbu karang mempunyai arti
yang cukup besar karena nilai dan
perananya yang berfungsi alami
sebagai pelindung hewan-hewan
yang lebih besar yang berasosiasi
dengan terumbu karang a.l.
 1.Sebagai lingkungan hidup, karena
ekosistem karang sekaligus berfungsi
sebagai tempat tinggal , berlindung,
tempat mencari makan dan berkembang
biak bagi biota yang hidup di karang dan
perairan sekitarnya.
 2. Sebagai pelindung fisik, yaitu formasi
karang batu bersifat pemecah ombak ,
dan penahan arus
 3. Sebagai sumber daya hayati, yaitu
menghasilkan berbagai produk yang
memiliki nilai ekonomis penting seperti
berbagai jenis ikan karang, udang barong,
teripang, kerang mutiara, dll.
 4. Sebagai sumber keindahan ,yaitu daerah
rekreasi dan taman laut.
 5. Sebagai sumber tambang kapur (CaCO3)
 Terumbu karang adalah komunitas
berproduktifitas hayati tinggi, memiliki
versifikasi taksonomi dan sudut estetika
indah sekali sangat peka terhadap
pengaruh aktifitas darat maupun lautan
,antara lain :
 Pengambilan batu karang
 Penangkapan ikan dengan bahan peledak
 Jalur transportasi kapal laut dan
pembuangan jangkar
 Tumpukan minyak dan pencemaran
Perairan sumberdaya karang - Pak Rahim
Perairan sumberdaya karang - Pak Rahim
Perairan sumberdaya karang - Pak Rahim
Perairan sumberdaya karang - Pak Rahim
Perairan sumberdaya karang - Pak Rahim
Perairan sumberdaya karang - Pak Rahim
Perairan sumberdaya karang - Pak Rahim

Perairan sumberdaya karang - Pak Rahim

  • 1.
     A.Pengertian PerairanKarang  1.Nybakken (1992). Sumber daya perairan pantai yang dangkal terdapat gugusan karang, baik karang besar , kecil maupun sedang yang merupakan ekosistem yang khas di daerah tropis.  2.Romimahtarto(1999). Perairan karang merupakan keunikan di antara asosiasi atau komunitas lautan yang seluruhnya dibentuk oleh kegiatan biota laut.
  • 2.
     1. Nybakken(1992) adalah endapan- endapan mosif dari kalsium karbonat yang dihasilkan oleh karang (filum senedaria, kelas Anthozoa, ordo madrepararia, spesies selerektania) tumbuhan alga berkapur dan organisme-organisme lain yang menghasilkan kalsium karbonat.
  • 3.
     2. AdiHanafi (1998) karang atau terumbu karang terbentuk dari endapan-endapan masif terutama kalsium karbonat yang dihasilkan organisme karang (filum senedaria, kelas Anthozoa, ordo madrepararia, spesies selerektania),alga berkapur dan organisme-organisme lain yang menghasilkan kalsium karbonat.
  • 4.
     3. Romimahtarto(1999) proses produksi kapur atau terbentuknya karang adalah kerangka atau corallus dari karang batu yang terdiri dari CaCO3 terlarut dalam air laut. CaCO3 + H2CO3  Ca(HCO3)2 –Ca++ + 2HC3 asam karbonik hipotetika (H2CO3)Terdapat ion-ion hidrogen (H) dan karbonat(HCO3) akan memisah menjadi H2O & CO2 . Reaksi kimia ini terjadi dalam jaringan hewan karang, air (H2O) dan produksi karbondioksida (CO2) dipercepat oleh enzim anhidrase.
  • 5.
     Karang pembentukkarang (polip) atau terumbu karang , hidup dalam simbiosis dengan zooxanthella terdapat dalam endoderma. Zooxanthella adalah alga hidup bersel satu atau fitoplankton dari golongan zooxanthella dinoplagellata yaitu symbiodinium micro odiaticum.
  • 6.
     Zooxanthella mengambilCO2 atau menyerap hasil buangan yang dihasilkan oleh inangnya, mengubah fosfat dan nitrat menjadi protein dengan energi matahari mengubah karbondioksida (CO2) menjadi karbonat. Dalam proses fotosintesis, Zooxanthella, membantu mensuplai makanan bagi polip karang melalui pelepasan bahan –bahan organik seperti glukosa, gliserol, dan asam amino.
  • 7.
     1. Tumbuhan Ganggang (alga), rumput laut dalam proses fotosintesis ;sedangkan rumput laut sendiri dapat mendaur ulang belerang , nitrogen dan fosfor serta zat- zat hara yang dihasilkan dimanfaatkan oleh karang dan ebagian diangkut kewilayah perairan sekitarnya.
  • 8.
     2. Anvertebrata Dalamekologi terumbu karang terdapat beberapa hewan air yang mendiami perairan terumbu karang antara lain , crustacea, ubur-ubur, akar bakau, anemom laut, spora, mollusca, lili laut, pakis laut.
  • 9.
     3. IkanKarang › Sekitar 40% ikan di dunia atau 8000 jenis hidup di paparan perairan karang seprti ikan karang , kerapu, ekor kuning, pisang, lencan, dll serta berbagai jenis ikan hias.  4. Reptilia › Reptilia yang terdapat di perairan karang antara lain ular laut, penyu , dll.
  • 10.
     Terumbu karangmempunyai arti yang cukup besar karena nilai dan perananya yang berfungsi alami sebagai pelindung hewan-hewan yang lebih besar yang berasosiasi dengan terumbu karang a.l.
  • 11.
     1.Sebagai lingkunganhidup, karena ekosistem karang sekaligus berfungsi sebagai tempat tinggal , berlindung, tempat mencari makan dan berkembang biak bagi biota yang hidup di karang dan perairan sekitarnya.  2. Sebagai pelindung fisik, yaitu formasi karang batu bersifat pemecah ombak , dan penahan arus
  • 12.
     3. Sebagaisumber daya hayati, yaitu menghasilkan berbagai produk yang memiliki nilai ekonomis penting seperti berbagai jenis ikan karang, udang barong, teripang, kerang mutiara, dll.  4. Sebagai sumber keindahan ,yaitu daerah rekreasi dan taman laut.  5. Sebagai sumber tambang kapur (CaCO3)
  • 13.
     Terumbu karangadalah komunitas berproduktifitas hayati tinggi, memiliki versifikasi taksonomi dan sudut estetika indah sekali sangat peka terhadap pengaruh aktifitas darat maupun lautan ,antara lain :
  • 14.
     Pengambilan batukarang  Penangkapan ikan dengan bahan peledak  Jalur transportasi kapal laut dan pembuangan jangkar  Tumpukan minyak dan pencemaran