SUBNETTINGSUBNETTINGSUBNETTING
Komunikasi Data & Jaringan Komputer
PTI
TUJUAN
PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menegrti dan menguasai
subnetting dalam perancangan maupun
implementasi jaringan komputer
SUBNETTING
WHAT’S
Subnetting merupakan Teknik atau metode yang
digunakan untuk membagi IP Address menjadi
beberapa Subnet atau Network ID dengan jumlah
yang kecil, atau yang disebut dengan subnetwork.
Prinsip dari subnetting adalah memindahkan garis
pemisah antara bagian network dan bagian host
dari suatu IP Address.
MACAM - MACAM
SUBNETTING
1
2
Classless Inter Domain Routing
(CIDR)
Variable Length Subnet Mask
(VLSM)
Classless Inter Domain
Routing
CIDR
CIDR
Classless Inter Domain Routing
Classless Inter Domain Routing merupakan
metode mengklasifikasikan alamat-alamat IP
berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam
kelas A, kelas B, Kelas C, Kelas D, Kelas E
yang sering disebut supernetting.
CIDR
Classless Inter Domain Routing
Pada metode CIDR subnetting yang
digunakan berdasarkan jumlah
subnet/network. CIDR digunakan untuk
mempermudah penulisan notasi subnet
mask yang sesungguhnya dimana
penggunaan notasi pada CIDR di
classfull address adalah sebagai berikut
No Class Prefix
1. A /8 - /15
2. B /16 - /23
3. C /24 - /28
CONTOH
Penulisan prefix dari IP 192.168.1.1 yang memiliki subnet mask 255.255.255.0 dapat
ditulis dengan 192.168.1.1/24 dan (/24) di data dari 255.255.255.0 jika ditulis dalam
bentuk biner menjadi 11111111.11111111.11111111.00000000, jika dihitung bit “1”
pada bilangan biner tersebut maka = 24 dan ditulis menjadi /24.
Classless Inter Domain Routing
PEMBAHASAN
CIDR
IP / Prefix Subnet Mask
1.0.0.0/8 255.000.000.000
1.128.0.0/9 255.128.000.000
1.192.0.0/10 255.192.000.000
1.224.0.0/11 255.224.000.000
1.240.0.0/12 255.240.000.000
1.248.0.0/13 255.248.000.000
1.252.0.0/14 255.252.000.000
1.254.0.0/15 255.254.000.000
Dalam IP kelas A, octet pertama mempunyai nilai 0 sampai
126 dan hanya menggunakan octet pertama sebagai
Network ID, sedangkan tiga octet yang tersisa digunakan
sebagai Host ID.
Variable Length Subnet
Mask
VLSM
VLSM
Variable Length Subnet Mask
VLSM meruakan mekanisme subnetting
dimana dilakukan peningkatan dari
kelemahan subnetting klasik. VLSM
digunakan untuk membagi IP Address
menjadi beberaa network yang berguna
agar data menghindari emborosan
emakaian IP Address.
CONTOH
Penggunaan CIDR dengan alamat IP kelas C yaitu 192.168.1.0/24, di
dalam suatu jaringan dibutuhkan X network
Variable Length Subnet Mask
PEMBAHASAN
CIDR
maka urutan encarian dengan metode CIDR sebagai berikut
1. Tentukan IP Address yang digunakan, dalam contoh ini
menggunakan 192.168.1.1/24.
2. Tentukan kebutuhan subnet.network dari jaringan, dalam
contoh ini ada 7 network.
3. Setelah ditentukan jumlah subnet, maka tentukan rentang
IP Address yang di dalmnya terdapat IP Network ID, Host
yang valid / Host ID, serta Broadcast Address.
4. Menentukan notasi Prefix ada I Address yang digunakan
LATIHAN
Subnetting apa yang terjadi pada IP Address kelas C
192.168.1.0/27?
Classless Inter Domain Routing
LATIHAN
Bangun sebuah jaringan internet dalam Perusahaan X, dengan ketentuan
host yang dubutuhkan antara lain :
1. Ruang Utama 1000 Host
2. Ruang Kedua 500 Host
3. Ruang Ketiga 100 Host
4. Ruang Server 2 Host
Dengan alamat jaringan 172.16.0.0/16
Variable Length Subnet Mask

Subnetting

  • 1.
  • 2.
    TUJUAN PEMBELAJARAN Mahasiswa mampu menegrtidan menguasai subnetting dalam perancangan maupun implementasi jaringan komputer
  • 3.
    SUBNETTING WHAT’S Subnetting merupakan Teknikatau metode yang digunakan untuk membagi IP Address menjadi beberapa Subnet atau Network ID dengan jumlah yang kecil, atau yang disebut dengan subnetwork. Prinsip dari subnetting adalah memindahkan garis pemisah antara bagian network dan bagian host dari suatu IP Address.
  • 4.
    MACAM - MACAM SUBNETTING 1 2 ClasslessInter Domain Routing (CIDR) Variable Length Subnet Mask (VLSM)
  • 5.
  • 6.
    CIDR Classless Inter DomainRouting Classless Inter Domain Routing merupakan metode mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, Kelas C, Kelas D, Kelas E yang sering disebut supernetting.
  • 7.
    CIDR Classless Inter DomainRouting Pada metode CIDR subnetting yang digunakan berdasarkan jumlah subnet/network. CIDR digunakan untuk mempermudah penulisan notasi subnet mask yang sesungguhnya dimana penggunaan notasi pada CIDR di classfull address adalah sebagai berikut No Class Prefix 1. A /8 - /15 2. B /16 - /23 3. C /24 - /28
  • 8.
    CONTOH Penulisan prefix dariIP 192.168.1.1 yang memiliki subnet mask 255.255.255.0 dapat ditulis dengan 192.168.1.1/24 dan (/24) di data dari 255.255.255.0 jika ditulis dalam bentuk biner menjadi 11111111.11111111.11111111.00000000, jika dihitung bit “1” pada bilangan biner tersebut maka = 24 dan ditulis menjadi /24. Classless Inter Domain Routing
  • 9.
    PEMBAHASAN CIDR IP / PrefixSubnet Mask 1.0.0.0/8 255.000.000.000 1.128.0.0/9 255.128.000.000 1.192.0.0/10 255.192.000.000 1.224.0.0/11 255.224.000.000 1.240.0.0/12 255.240.000.000 1.248.0.0/13 255.248.000.000 1.252.0.0/14 255.252.000.000 1.254.0.0/15 255.254.000.000 Dalam IP kelas A, octet pertama mempunyai nilai 0 sampai 126 dan hanya menggunakan octet pertama sebagai Network ID, sedangkan tiga octet yang tersisa digunakan sebagai Host ID.
  • 10.
  • 11.
    VLSM Variable Length SubnetMask VLSM meruakan mekanisme subnetting dimana dilakukan peningkatan dari kelemahan subnetting klasik. VLSM digunakan untuk membagi IP Address menjadi beberaa network yang berguna agar data menghindari emborosan emakaian IP Address.
  • 12.
    CONTOH Penggunaan CIDR denganalamat IP kelas C yaitu 192.168.1.0/24, di dalam suatu jaringan dibutuhkan X network Variable Length Subnet Mask
  • 13.
    PEMBAHASAN CIDR maka urutan encariandengan metode CIDR sebagai berikut 1. Tentukan IP Address yang digunakan, dalam contoh ini menggunakan 192.168.1.1/24. 2. Tentukan kebutuhan subnet.network dari jaringan, dalam contoh ini ada 7 network. 3. Setelah ditentukan jumlah subnet, maka tentukan rentang IP Address yang di dalmnya terdapat IP Network ID, Host yang valid / Host ID, serta Broadcast Address. 4. Menentukan notasi Prefix ada I Address yang digunakan
  • 14.
    LATIHAN Subnetting apa yangterjadi pada IP Address kelas C 192.168.1.0/27? Classless Inter Domain Routing
  • 15.
    LATIHAN Bangun sebuah jaringaninternet dalam Perusahaan X, dengan ketentuan host yang dubutuhkan antara lain : 1. Ruang Utama 1000 Host 2. Ruang Kedua 500 Host 3. Ruang Ketiga 100 Host 4. Ruang Server 2 Host Dengan alamat jaringan 172.16.0.0/16 Variable Length Subnet Mask