OPERATION RESEARCH
Dosen :
Triska Dewi Pramitasari, S.E.,M.M.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Bab 1
Pendahuluan
PENDAHULUAN
 Sejarah Perkembangan Riset Operasi
Riset operasi berasal dari Inggris dan
merupakan suatu hasil studi antara
team militer bersama dengan para
ilmuwan saat operasi militer selama
Perang Dunia II.
Tujuan  mengefektifkan
penggunaan sumber-sumber
kemiliteran yang serba terbatas.
Setelah perang selesai, potensi
komersialnya segera disadari dan
penggunaannya menyebar sampai
ke Amerika Serikat, yang
selanjutnya dikenal dengan nama
Riset Operasi (Operation Research).
Saat
ini :
Banyak keputusan utama yang harus
diambil oleh manajer dalam
perusahaan untuk mencapai tujuan
yang diinginkan perusahaan dalam
situasi lingkungan yang serba
terbatas.
Batasan-batasan tersebut
meliputi terbatasnya sumber
daya seperti tenaga kerja,
waktu, bahan baku, uang, dsb.
Riset operasi banyak diterapkan
dalam menyelesaikan masalah-
masalah manajemen untuk
meningkatkan produktivitas dan
efisiensi.
Dalam literatur manajemen, riset
operasi sering disebut sebagai
Management Science.
Riset operasi bisa dipandang
sebagai ilmu dan seni
Dipandang sebagai ilmu karena riset
operasi menggunakan teknik-teknik dan
algoritma- algoritma matematik untuk
memecahkan masalah yang ada.
Dipandang sebagai seni karena
keberhasilan dari penyelesaian model
matematis ini sangat tergantung pada
kreativitas dan kemampuan seseorang
sebagai pelaku analisis dalam proses
pengambilan keputusan.
Definisi tentang riset operasi,
a.l.:
Operational Research Society of
Great American (ORSA):
Riset operasi berkaitan dengan
pengabilan keputusan secara ilmiah dan
bagaimana membuat suatu model yang
baik dalam merancang dan
menjalankan system yang melalui
alokasi sumber daya yang terbatas.
 Operational Research Society of
Great Britania )
Riset operasi adalah penerapan metode-
metode ilmiah dalam masalah yang
kompleks dan suatu pengelolaan system
manajemen yang besar, baik yang
menyangkut manusia, mesin, bahan dan
uang dalam industry, bisnis, pemerintahan
dan pertahanan.
Definisi tentang riset operasi,
a.l.:
Hamdi A. Taha
Riset operasi adalah pendekatan
dalam pengambilan keputusan
yang ditandai dengan
penggunaan pengetahuan ilmiah
melalui usaha kelompok antar
disiplin yang bertujuan
menentukan penggunaan terbaik
sumber daya yang terbatas.
MODEL MODEL DALAM RISET OPERASI
 Iconic (physical) Model.
 Penyajian phisik yang tampak seperti aslinya
dari suatu sistem nyata dengan skala yang
berbeda.
 Model ini mudah untuk mengamati,
membangun dan menjelaskan tetapi sulit
untuk memanipulasi dan tdk dpt digunakan
untuk tujuan peramalan
 Biasanya menunjukkan peristiwa statik.
 Analogue Model.
 Lebih abstrak dari model iconic, karena tdk
kelihatan sama antara model dengan sistem
nyata.
 Lebih mudah untuk memanipulasi dan
dapat menunjukkan situasi dinamis.
 Umumnya lebih berguna dari pada model
iconic karena kapasitasnya yang besar
untuk menunjukkan ciri-ciri sistem nyata
yang dipelajari.
 Mathematical (Simbolic) Model.
☑ Sifatnya paling abstrak.
☑ Menggunakan
seperangkat simbol
matematik untuk
menunjukkan
komponen- komponen
(dan hubungan antar
mereka) dari sistem
nyata.
☑ Dibedakan menjadi:
Model deterministik :
🞖 Dibentuk
dalam
(certainty)
situasi penuh
kepastian
🞖 Memerlukan penyederhanaan-penyederhanaan
dari realitas karena kepastian jarang terjadi.
🞖 Keuntungannya: dapat dimanipulasi dan
diselesaikan lebih mudah.
Model probabilistik :
🞖 Dalam kondisi ketidak-pastian (uncertainty).
🞖 Lebih sulit di analisis, meskipun representasi
ketidak-pastian dalam model dapat
menghasilkan suatu penyajian sistem nyata
yang lebih realistis.
/ZA 14
Tahap-tahap Pemodelan dalam OR:
©
Zulkifli
Alamsyah
1. Merumuskan masalah.
 Merumuskan definisi persoalan secara tepat
 Dalam perumusan masalah ada tiga hal yang
penting diperhatikan:
☑ Variabel keputusan; yaitu unsur-unsur dalam
persoalan yang dapat dikendalikan oleh
pengambil keputusan, sering disebut sebagai
instrumen.
☑ Tujuan (objective). Penetapan tujuan
membantu pengambil keputusan memusatkan
perhatian pada persoalan dan pengaruhnya
terhadap organisasi.
Tujuan ini diekspresikan dalam variabel keputusan.
☑ Kendala (constraint) adalah pembatas-
pembatas terhadap alternatif tindakan yang
tersedia.
/ZA 15
2. Pembentukan Model.
 Sesuai dengan definisi persoalannya, pengambil
keputusan menentukan model yang paling cocok
untuk mewakili sistem.
 Model merupakan ekspresi kuantitatif dari tujuan
dan kendala-kendala persoalan dalam variabel
keputusan.
 Jika model yang dihasilkan cocok dengan salah
satu model matematik yang biasa (misalnya
linier), maka solusinya dapat dengan mudah
diperoleh dengan program linier.
©
Zulkifli
Alamsyah
/ZA
 Model harus diperiksa apakah dpt
merepresentasikan berjalannya sistem yang
diwakili.
 Validitas model dilakukan dgn cara
membandingkan
performance solusi dengan data aktual.
 Model dikatakan valid jika dengan kondisi input yang
serupa, dapat menghasilkan kembali performance
seperti kondisi aktual.
3. Mencari penyelesaian masalah
 Aplikasi bermacam-macam teknik dan metode
solusi kuntitatif yang merupakan bagian utama
dari OR
 Disamping solusi terhadap model, perlu juga
informasi tambahan: Analisa Sensitivitas.
4. Validasi Model.
©
Zulkifli
Alamsyah
5 : Mengimplementasikan hasil studi
Pada langkah ini, hasil dari studi
harus diterjemahkan ke dalam
bahasa yang mudah dipahami dan
dimengerti.
Hal yang perlu dilakukan adalah
melakukan pendokumentasian
(pencatatan) semua kegiatan yang
dilakukan supaya bila terjadi sesuatu
yang tidak benar akan dapat dicari apa
penyebabnya.
Pendekatan Riset Operasional
Untuk Memecahkan Masalah :
Observasi
Definisi
masalah
Konstruksi
model
Solusi
Pelaksanaan
Mengenali dan mempelajari masalah-masalah yang
terdapat dalam organisasi atau sistem
Masalah yg ada dijabarkan & ditegaskan dg singkat &
jelas. Def masalah hrs meliputi batasan-batasan
masalah & tingkatan dimana masalah tsb
menyangkut unit organisasi lainnya
Penyajian dapat berupa grafik, meskipun model
sains manajemen mencakup kumpulan metode
matematis dg menggunakan angka2 dan simbol2.
Dari model yang dibuat akan diperoleh penyelesaian yang
dapat membantu dalam membuat keputusan. Nilai
variabel keputusan tidak menunjukan keputusan yg
aktual, tetapi hanya berupa informasi, anjuarn/pedoman.
Untuk menerapkan, manajer tdk secara kaku
menerapkan solusi yg diperoleh tanpa pertimbangan
lebih lanjut (mis. Sumberdaya, lingkungan, dsb.)
Teknik
manajemen
sains
Teknik Riset
Operasi
Program Linier
Matematika
Model Program Linier
Analisis Grafik
Metode Simpleks
Model minimasi
Post Optimalitas
Transportasi & Penugasan
Program linier integer
Program linier sasaran
Teknik
Probabilistik
Probabilitas
Teori permainan
Analisis keputusan
Analisis Markov
Antrian
Simulasi
Peramalan
Teknik
Persediaan
Permintaan pasti
Permintaan tak pasti
Teknik Jaringan
Arus jaringan
CPM/PERT
Teknik linier &
nonlinier lainnya
Program dinamis
Analisis titik impas
Teknik solusi berdasarkan
kalkulus
Klasifikasi Teknik Riset
Operasional

Setelah perang selesai, potensi komersialnya segera disadari dan penggunaannya menyebar sampai ke Amerika Serikat, yang selanjutnya dikenal dengan nama Riset Operasi (Operation Research).

  • 1.
    OPERATION RESEARCH Dosen : TriskaDewi Pramitasari, S.E.,M.M. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Bab 1 Pendahuluan
  • 2.
    PENDAHULUAN  Sejarah PerkembanganRiset Operasi Riset operasi berasal dari Inggris dan merupakan suatu hasil studi antara team militer bersama dengan para ilmuwan saat operasi militer selama Perang Dunia II. Tujuan  mengefektifkan penggunaan sumber-sumber kemiliteran yang serba terbatas.
  • 3.
    Setelah perang selesai,potensi komersialnya segera disadari dan penggunaannya menyebar sampai ke Amerika Serikat, yang selanjutnya dikenal dengan nama Riset Operasi (Operation Research).
  • 4.
    Saat ini : Banyak keputusanutama yang harus diambil oleh manajer dalam perusahaan untuk mencapai tujuan yang diinginkan perusahaan dalam situasi lingkungan yang serba terbatas. Batasan-batasan tersebut meliputi terbatasnya sumber daya seperti tenaga kerja, waktu, bahan baku, uang, dsb.
  • 5.
    Riset operasi banyakditerapkan dalam menyelesaikan masalah- masalah manajemen untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Dalam literatur manajemen, riset operasi sering disebut sebagai Management Science.
  • 6.
    Riset operasi bisadipandang sebagai ilmu dan seni Dipandang sebagai ilmu karena riset operasi menggunakan teknik-teknik dan algoritma- algoritma matematik untuk memecahkan masalah yang ada. Dipandang sebagai seni karena keberhasilan dari penyelesaian model matematis ini sangat tergantung pada kreativitas dan kemampuan seseorang sebagai pelaku analisis dalam proses pengambilan keputusan.
  • 7.
    Definisi tentang risetoperasi, a.l.: Operational Research Society of Great American (ORSA): Riset operasi berkaitan dengan pengabilan keputusan secara ilmiah dan bagaimana membuat suatu model yang baik dalam merancang dan menjalankan system yang melalui alokasi sumber daya yang terbatas.  Operational Research Society of Great Britania ) Riset operasi adalah penerapan metode- metode ilmiah dalam masalah yang kompleks dan suatu pengelolaan system manajemen yang besar, baik yang menyangkut manusia, mesin, bahan dan uang dalam industry, bisnis, pemerintahan dan pertahanan.
  • 8.
    Definisi tentang risetoperasi, a.l.: Hamdi A. Taha Riset operasi adalah pendekatan dalam pengambilan keputusan yang ditandai dengan penggunaan pengetahuan ilmiah melalui usaha kelompok antar disiplin yang bertujuan menentukan penggunaan terbaik sumber daya yang terbatas.
  • 9.
    MODEL MODEL DALAMRISET OPERASI  Iconic (physical) Model.  Penyajian phisik yang tampak seperti aslinya dari suatu sistem nyata dengan skala yang berbeda.  Model ini mudah untuk mengamati, membangun dan menjelaskan tetapi sulit untuk memanipulasi dan tdk dpt digunakan untuk tujuan peramalan  Biasanya menunjukkan peristiwa statik.
  • 10.
     Analogue Model. Lebih abstrak dari model iconic, karena tdk kelihatan sama antara model dengan sistem nyata.  Lebih mudah untuk memanipulasi dan dapat menunjukkan situasi dinamis.  Umumnya lebih berguna dari pada model iconic karena kapasitasnya yang besar untuk menunjukkan ciri-ciri sistem nyata yang dipelajari.
  • 11.
     Mathematical (Simbolic)Model. ☑ Sifatnya paling abstrak. ☑ Menggunakan seperangkat simbol matematik untuk menunjukkan komponen- komponen (dan hubungan antar mereka) dari sistem nyata. ☑ Dibedakan menjadi:
  • 12.
    Model deterministik : 🞖Dibentuk dalam (certainty) situasi penuh kepastian 🞖 Memerlukan penyederhanaan-penyederhanaan dari realitas karena kepastian jarang terjadi. 🞖 Keuntungannya: dapat dimanipulasi dan diselesaikan lebih mudah. Model probabilistik : 🞖 Dalam kondisi ketidak-pastian (uncertainty). 🞖 Lebih sulit di analisis, meskipun representasi ketidak-pastian dalam model dapat menghasilkan suatu penyajian sistem nyata yang lebih realistis.
  • 13.
    /ZA 14 Tahap-tahap Pemodelandalam OR: © Zulkifli Alamsyah 1. Merumuskan masalah.  Merumuskan definisi persoalan secara tepat  Dalam perumusan masalah ada tiga hal yang penting diperhatikan: ☑ Variabel keputusan; yaitu unsur-unsur dalam persoalan yang dapat dikendalikan oleh pengambil keputusan, sering disebut sebagai instrumen. ☑ Tujuan (objective). Penetapan tujuan membantu pengambil keputusan memusatkan perhatian pada persoalan dan pengaruhnya terhadap organisasi. Tujuan ini diekspresikan dalam variabel keputusan. ☑ Kendala (constraint) adalah pembatas- pembatas terhadap alternatif tindakan yang tersedia.
  • 14.
    /ZA 15 2. PembentukanModel.  Sesuai dengan definisi persoalannya, pengambil keputusan menentukan model yang paling cocok untuk mewakili sistem.  Model merupakan ekspresi kuantitatif dari tujuan dan kendala-kendala persoalan dalam variabel keputusan.  Jika model yang dihasilkan cocok dengan salah satu model matematik yang biasa (misalnya linier), maka solusinya dapat dengan mudah diperoleh dengan program linier. © Zulkifli Alamsyah
  • 15.
    /ZA  Model harusdiperiksa apakah dpt merepresentasikan berjalannya sistem yang diwakili.  Validitas model dilakukan dgn cara membandingkan performance solusi dengan data aktual.  Model dikatakan valid jika dengan kondisi input yang serupa, dapat menghasilkan kembali performance seperti kondisi aktual. 3. Mencari penyelesaian masalah  Aplikasi bermacam-macam teknik dan metode solusi kuntitatif yang merupakan bagian utama dari OR  Disamping solusi terhadap model, perlu juga informasi tambahan: Analisa Sensitivitas. 4. Validasi Model. © Zulkifli Alamsyah
  • 16.
    5 : Mengimplementasikanhasil studi Pada langkah ini, hasil dari studi harus diterjemahkan ke dalam bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti. Hal yang perlu dilakukan adalah melakukan pendokumentasian (pencatatan) semua kegiatan yang dilakukan supaya bila terjadi sesuatu yang tidak benar akan dapat dicari apa penyebabnya.
  • 17.
    Pendekatan Riset Operasional UntukMemecahkan Masalah : Observasi Definisi masalah Konstruksi model Solusi Pelaksanaan Mengenali dan mempelajari masalah-masalah yang terdapat dalam organisasi atau sistem Masalah yg ada dijabarkan & ditegaskan dg singkat & jelas. Def masalah hrs meliputi batasan-batasan masalah & tingkatan dimana masalah tsb menyangkut unit organisasi lainnya Penyajian dapat berupa grafik, meskipun model sains manajemen mencakup kumpulan metode matematis dg menggunakan angka2 dan simbol2. Dari model yang dibuat akan diperoleh penyelesaian yang dapat membantu dalam membuat keputusan. Nilai variabel keputusan tidak menunjukan keputusan yg aktual, tetapi hanya berupa informasi, anjuarn/pedoman. Untuk menerapkan, manajer tdk secara kaku menerapkan solusi yg diperoleh tanpa pertimbangan lebih lanjut (mis. Sumberdaya, lingkungan, dsb.) Teknik manajemen sains
  • 18.
    Teknik Riset Operasi Program Linier Matematika ModelProgram Linier Analisis Grafik Metode Simpleks Model minimasi Post Optimalitas Transportasi & Penugasan Program linier integer Program linier sasaran Teknik Probabilistik Probabilitas Teori permainan Analisis keputusan Analisis Markov Antrian Simulasi Peramalan Teknik Persediaan Permintaan pasti Permintaan tak pasti Teknik Jaringan Arus jaringan CPM/PERT Teknik linier & nonlinier lainnya Program dinamis Analisis titik impas Teknik solusi berdasarkan kalkulus Klasifikasi Teknik Riset Operasional