Dasar-dasar Riset Operasi
Pengenalan dan sejarah riset operasi
Metodologi pemecahan masalah
Aplikasi riset operasi dalam dunia nyata
4.
Pengenalan dan SejarahRiset Operasi
Riset Operasi (Operations Research) adalah disiplin ilmu yang
menggunakan metode analitis untuk membantu pengambilan
keputusan yang lebih baik. Berikut penjelasan mengenai sejarah,
metodologi, dan aplikasinya:
Sejarah Riset Operasi
Riset Operasi lahir secara formal selama Perang Dunia II ketika para
ilmuwan diminta untuk memecahkan masalah militer yang kompleks:
Awal Mula (1939-1945): Tim ilmuwan Inggris yang dipimpin oleh
P.M.S. Blackett mengembangkan metode matematis untuk
mengoptimalkan penempatan radar dan strategi konvoi. Tim ini
dikenal sebagai "Blackett's Circus."
Perkembangan Pasca Perang: Setelah perang, teknik-teknik riset
operasi mulai diterapkan pada masalah bisnis dan industri sipil.
Era Komputerisasi (1950-an): Ditemukannya metode simpleks oleh
George Dantzig pada tahun 1947 dan perkembangan komputer digital
mempercepat aplikasi riset operasi.
Perkembangan Modern: Saat ini, riset operasi telah berkembang
menjadi bidang interdisipliner yang mencakup matematika, statistik,
ilmu komputer, teknik, dan ekonomi.
5.
Riset operasisangat penting dalam pengambilan
keputusan bisnis karena beberapa alasan:
Memungkinkan pendekatan sistematis dan kuantitatif
untuk pemecahan masalah kompleks
Memberikan dasar objektif untuk pengambilan keputusan
Membantu mengalokasikan sumber daya yang terbatas
secara optimal
Memungkinkan simulasi dan evaluasi berbagai alternatif
keputusan sebelum implementasi
Membantu manajer memahami trade-off antara berbagai
tujuan dan batasan
Dalam era ekonomi global yang kompetitif dan data-driven
saat ini, riset operasi menjadi semakin penting untuk
membantu organisasi menavigasi kompleksitas bisnis,
mengelola rantai pasok, dan mengoptimalkan operasi
mereka.
6.
Metodologi Pemecahan Masalah
dalamRiset Operasi
Riset Operasi mengikuti pendekatan sistematis dalam menyelesaikan masalah:
Identifikasi Masalah: Mengenali dan merumuskan masalah dengan jelas.
Formulasi Model: Merepresentasikan masalah dalam bentuk model
matematis. Model umum meliputi:
Model deterministik (seperti pemrograman linear)
Model probabilistik/stokastik (seperti teori antrian)
Model simulasi (untuk sistem kompleks)
Pengumpulan Data: Mengumpulkan data yang relevan untuk parameter
model.
Solusi Model: Mencari solusi optimal dengan menggunakan algoritma yang
sesuai.
Validasi dan Analisis Sensitivitas: Menguji kehandalan model dan
menganalisis bagaimana perubahan parameter mempengaruhi solusi.
Implementasi: Menerapkan solusi dalam situasi nyata dan mengevaluasi
hasilnya.
7.
Model Deterministik:Model deterministik mengasumsikan bahwa
semua parameter dan variabel dalam model diketahui dengan pasti.
Tidak ada ketidakpastian atau variasi acak yang diperhitungkan.
Hasilnya akan selalu sama untuk input yang sama.
Karakteristik model deterministik:
Parameter model bersifat tetap dan diketahui
Tidak mempertimbangkan risiko atau ketidakpastian
Solusi optimal yang dihasilkan bersifat pasti
Lebih sederhana dalam formulasi dan penyelesaian
Contoh penerapan model deterministik:
Linear Programming untuk optimasi produksi: Perusahaan
manufaktur menggunakan linear programming untuk menentukan
jumlah produk yang harus diproduksi untuk memaksimalkan
keuntungan dengan kendala kapasitas mesin, tenaga kerja, dan bahan
baku yang tetap.
Transportation Problem: Mendistribusikan barang dari beberapa
pabrik ke beberapa gudang dengan biaya transportasi minimal, dengan
jumlah pasokan dan permintaan yang diketahui.
Critical Path Method (CPM) dalam manajemen proyek: Menentukan
jadwal proyek optimal dengan durasi aktivitas yang tetap.
8.
Model Probabilistik:Model probabilistik mempertimbangkan
ketidakpastian dan variasi acak dalam parameter atau variabel. Hasil model
dapat bervariasi sesuai dengan distribusi probabilitas yang mendasarinya.
Karakteristik model probabilistik:
Parameter model dapat bervariasi mengikuti distribusi probabilitas tertentu
Mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
Solusi melibatkan rentang nilai dan tingkat kepercayaan
Lebih kompleks dalam formulasi dan penyelesaian
Contoh penerapan model probabilistik:
Teori Antrian: Memodelkan sistem pelayanan (seperti kasir bank, call center)
dengan waktu kedatangan dan pelayanan yang bersifat acak.
Simulasi Monte Carlo: Mengevaluasi risiko investasi dengan menyimulasikan
ribuan skenario berdasarkan distribusi probabilitas dari return aset.
PERT (Program Evaluation and Review Technique): Menjadwalkan proyek
dengan mempertimbangkan variasi dalam waktu penyelesaian aktivitas.
Inventory Models dengan permintaan acak: Menentukan kebijakan
persediaan optimal ketika permintaan bersifat tidak pasti.
9.
Aplikasi Riset Operasidalam
Dunia Nyata
1. Logistik dan Transportasi
Optimasi rute pengiriman
Manajemen rantai pasok
Perencanaan jaringan distribusi
Penjadwalan armada kendaraan
2. Manufaktur
Perencanaan produksi
Pengendalian inventori
Penjadwalan mesin dan tenaga kerja
Quality control
3. Keuangan dan Perbankan
Manajemen portofolio investasi
Analisis risiko
Prediksi pasar keuangan
Perencanaan pensiun
10.
4. Kesehatan
Penjadwalanstaf medis
Alokasi sumber daya rumah sakit
Manajemen persediaan darah dan obat dan Perencanaan pengobatan
5. Telekomunikasi
Desain jaringan
Alokasi bandwidth (kapasitas maksimum data yang dapat ditransfer)
Penempatan tower komunikasi dan Routing (pemilihan jaringan) dan
switching (investasi, data, atau layanan)
6. Pemerintahan dan Militer
Penempatan fasilitas publik
Perencanaan pertahanan
Alokasi anggaran dan Manajemen bencana
7. Energi
Perencanaan pembangkit listrik dan Distribusi energi
Penjadwalan pemeliharaan pembangkit dan Optimasi portofolio energi
terbarukan
8. Teknologi Informasi
Penjadwalan proyek perangkat lunak
Alokasi server dan Optimasi database dan Keamanan jaringan
11.
TUGAS BERIKAN PENJELASANATAS MATERI DAN
DITULIS DIBUKU CATATAN MENGENAI DIBAWAH
INI SERTA BERIKAN CONTOHNYA?
12.
Pemrograman Linear
Formulasimodel matematika
Metode grafik (untuk 2 variabel)
Metode simpleks
Analisis sensitivitas
Dualitas
13.
Masalah Transportasi dan
Penugasan
Model transportasi
Metode Vogel, metode sudut barat laut
Metode stepping stone
Masalah penugasan (Hungarian method)
14.
Analisis Jaringan
Masalahjalur terpendek
Masalah aliran maksimum
Masalah pohon rentang minimum
Critical Path Method (CPM)
Program Evaluation and Review Technique (PERT)
15.
Teori Antrian
Strukturdasar sistem antrian
Model antrian dasar (M/M/1, M/M/s)
Aplikasi dalam pelayanan dan industri
KESIMPULAN
Pada intinya,riset operasi menyediakan kerangka
kerja ilmiah untuk menganalisis masalah kompleks,
mengidentifikasi alternatif, dan memilih solusi terbaik
berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Kemampuan
untuk memodelkan masalah dan menemukan solusi
optimal membuat riset operasi menjadi alat yang
sangat berharga dalam pengambilan keputusan di
berbagai bidang.