Al-Quran memiliki banyak nama dan sifat yang menunjukkan kemuliaannya. Ayat-ayat Al-Quran memiliki karakteristik beragam seperti panjang pendek, gaya bahasa, dan batasan akhir ayat. Korelasi antar ayat membentuk kesatuan makna Al-Quran.
mendengar orang membacaayat Al-Quran, kita diwahyukan kepada Rasulallah SAW, yang sekarang
boleh mengatakan bahwa ia sedang membaca Al- termaktub dlam mushaf berisikan 114 surat dimulai
PEMBAHASAN Quran. Ini dapat kita jumpai dalam dalam surat AL- dari surat al-fatiha dan diakhiri dengan surat an-nas,
membacanya dinilai ibadah serta dinukil secara
A‟raf ayat 204 yang artinya : “Dan apabila
mutawatir.
dibacakan Al-Qura, maka dengarlah dan
A. Definisi Al-Quran perhatikan” Dengan definisi tersebut, firman Allah SWT, yang
diturunkan selain kepada Nabi M uhammad tidak
Dari sisi etimologi Al-Quran berasal dari kata qara‟a Dari sisi terminologi ada beberapa pendapat,
atau qarana yang juga berarti al-jam‟u dantaranya : dinamakan Al-Quran, seperti kitab taurat yang
(mengumpulkan) atau adl-dlam, sehingga artinya diturunkan kepada nabi Musa AS, atau kitab injil
adalah menggabungkan huruf atau kalimat satu a. Dr. Subhi Al Salih mendefinisikan Al-Quran yang diturunkan kepada umat Nabi Isa AS.
dengan yang lainsecara tepat. Al-Quran sama halnya sebagai berikut : Demikian juga teks-teks keagamaan yang berupa
dengan kalimat Qira‟ah, karena bentuk masdar (kata hadist hudsi, hadist-hadisy Rasulallah.
kerja tanpa menunjukkan waktu) yang artinya “ Kalam Allah yang merupakan mukjizat yang
membaca. Konsep pemakaian kata ini dapat juga diturunkan kepada nabi Muhammad SAW dan B. Nama-Nama Lain Al-Quran
dijumpai pada salah satu surat Al-Quran sendiri ditulis di mushaf serta diriwayatkan dengan
yakni pada ayat 17 dan 18 Surat Al-Qiyamah yang mutswatir membacanya termasuk ibadah.” Al-Quran mempunyai banyak nama dan sifat seperti
artinya : termuat dalam beberapa ayat dan hadist Nabi.
“ Sesungguhnya mengumpulkan Al-Quran (didalam b. Muhammad Ali As-Shabuni mendefinisikan Karena banyaknya nama dan sifat yang diberikan
dadamu) dan ( menetapkan) bacaannya ( pada Al-Quran sebagai berikut :
kepada Al-Quran, sebagian ulama hanya
lidahmu ) itu adalah tanggungan kami. (Karena itu),
“Al-Quran adalah firman Allah yang tiada menyimggumg berapa saja.
jika kami telah membacakannya, hendaklah kamu
tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad
ikuti (amalkan) membacaannya.” Para ulama berbeda pendapat tentng jumlah nama
SAW penutup para nabi dan Rasul dengan perantara
Malaikat Jibril dan ditulis pada mushaf yamg Al-Quran, Az-Zarkasi menyebutkan bahwa al-Harali
Al-Quran dikhususkan sebagai nama bagi kitab yang membatasi Al-Quran hanya sampai 90 nama.
kemudian disampaikan kepada kita secara
diturunkan kepada nbi Muhammad SAW. Sehingga mutawatir, serta membaca dan mempelajarinya Sedangkan az-Zarkasi sendiri hanya menyebut nama
Al-Quran menjadi nama khas dari kitab itu sebagai termasuk ibadah, yang dimulai dari surat al-fatihah
Al-Quran sebanyak 55 nama, dan ini mengutip
nama diri. Secara gabungan, kata itu dipakai untuk dan ditutup dengan sura an-nas” pendapat Abu al-Ma‟li Azizizi bin Abdu al-Malik.
nama Al-Quran secara keseluruhan, begitu juga Dan al-Fairus Abadi sendiri mengatakan dalam
untuk pemahaman ayat-ayatnya. Maka, jika kita Dari pendapat diatas, penulis dapat menyimpulkan
kitabnya, Basha‟ir Dzawi at-Tamyiz fi Latha‟if al-
bahwa, Al-Quran adalah firman Allah yang
1
2.
Kitab al-Aziz, bahwaAllah SWT menyebutkan 100 Nya. Demikian juga diterangkan dalam surat Al-Hijr petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang
namauntuk Al-Quran yang disusun secara sistematis, ayat 9 yang artinya : Sesungguhnya Kamilah yang beriman. (QS. Yunus ayat :57)
namun Beliau hanya menyebutkan 89 nama, yang mwnurunkan Adz-Dzikr (Al-Quran) dan g. Asy-Syifa' (obat/penyembuh)
kemudian ditambahkan lagi empat nama sehingga sesungguhnya Kami benar benar memeliharanya. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu
berjumlah 93 nama Al-Quran. d. Al-Furqan, sebagaimana termaktub dalam pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi
firman Allah swt : Maha suci Allah yang telah penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan
Diantara sekian banyak nama-nama Al-Quran adalah menurunkan al-furqan (al-Quran) kepada hamba- petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang
sebagai berikut : Nya,agar menjadi peringatan kepada seluruh beriman. (QS. Yunus ayat 57)
a. Al-Quran sebagaimana termaktub dalam alam(Q.S al-furqon ayat 1). Dalam ayat lain Allah h. .Al-Hukm (peraturan/hukum)
firman Allah SWT : Sesungguhnya Al-quran ini juga menyebut Al-Quran dengan nama Al-Furqan Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al-
adalah bacaan yang sangat mulia. (QS. Alwaqiah setelah menyebutkan nama-nama kitab yang Qur'an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam
ayat 77). diturunkan kepada nabi-nabi sebelum Rasulallah bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa
b. Al-Kitab sebagaimana firman Allah SWT : SAW.,( taurat dan injil). (lihat ; Q.S Ali imron ayat nafsu mereka setelah datang pengetahuan
Al-kitab (Al-Quran) tidak ada keraguan padanya 3). Penamaan ini karena Al-Quran memiliki kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan
petunjuk mereka yang bertaqwa. (Q.S Al-baqarah keistimewaan dibandingkan kitab-kitab Allah swt pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah. (QS. Ar
ayat 2). Selain itu dinamakan Al-Kitab karena Allah yang lain. Ra'd ayat 37).
swt menjadikan Al-Quran sebagai kitab yang i. Al-Wahyu nama ini memberikan pesan
mengumpulkan hukum syariat. Sebagaimana firman kepada manusia bahwa Al-Quran bukan karya nabi
Allah dalam surat Al-An‟am ayat 155 yang artinya : e. An-Nur,sebagaimana termaktub dalam Muhammad maupun malaikat jibril. Sebagaimana
“ Dan ini adalah al-kitab yang kami (Allah swt) firman Allah swt : Maka berimanlah kamu kepada termaktub dalam firman Allah Q.S; Al-Anbiya‟ ayat
turunkan”. Allah dan Rasul-rasul-Nya dan kepada an-Nur (al- 45 yang artinya : Katakanlah (hai Muhammad) :
c. Adz-Dzikir sebagaimana firman Allah swt : Quran) yang telah kami turunkan dan Allah Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan
Dan kami (Allah swt) telah menurunkan kepadamu mengetahui apa yang kamu kerjakan(Q.S at-Taubah kepada kamu sekalian dengan al-Wahyu. Dengan
(Muhammad) adz-dzikir agar kamu menjelaskan ayat 8). demikian al-Quran adalah wahyu yangditurunkan
kepada manusia. ( Q.S An-Nahl ayat 44). f. Al-Mau'idhah (pelajaran/nasehat) Allah swt kepada Nabi Muhammad saw.
Dinamakan Adz-Dzikkr karena Allah swt Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu j. Kalamullah, sebagaimana termaktub dalam
mengingatkan kepada umat manusia agar pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi firman Allah Q.S At-Taubah ayat 6 yang artinya : “
menjalankan perintahn-Nya dan menjauhi larangann- penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan Dan jika seseorang dari orang-orang musyrikin itu
2
3.
meminta perlindungan kepadamu,maka lindungilahPara ulama menjelaskan hikmah yang dipetik dari 4. Ayat bermakna “kelompok” Dalam hal ini
ia supaya ia sempat mendengar Kalamullah (Al- banyaknya nama-nama Al-Quran. Salah satunya Al orang arab berkata : daun itu pergi bersama ayat
Quran)”. Dari sini muncullah perdebatan antara Fairuz Abadi berpendapat bahwa banyaknya nama (kelompok) mereka.
muktazilah dan ahli sunnah mengenai Kalamullah yang diberikan kepada Al-Quran menunjukkan
qadim atau hadist. kemuliaan dan kesempurnaan Al-Quran untuk Dari segi terminologi para ulama, kata ayat berarti
dijadikan pedoman dalam mengarungi kehidupan. satuan dari Al-Quran yang mempunyai awal dan
Sedangkan diantara sifat-sifat al-Quran adalah Nama-nama al-Quran dan sifat-sifatnya bersifat akhir berfungsi sebagai bagian dari sebuah surat Al-
sebagai berikut : tauqifiyyah, yang bersumber dari al-Quran sendiri. Quran.
a. Al-Mubarak, sebagaimana terdapat dalam C. Karakteristik Ayat dan Batasannya. Dari kedua definisi diatas dapat disimpulkan bahwa
firman Allah swt : “Dan (al-Quran)ini adlah kitab a. Definisi ayat. ayat-ayat Al-Quran adalah sebuah mu‟jizat, yang
yang telah Kami turunkan yang mana daidalamnya terdapat ungkapan hikmah dan
diberkahi(mubarak)”. (Q.S al-An‟am ayat 92). Secara etimologi ayat berasal dari at-ta‟ayyi yang nasihat bagi orang yang mau mengmbil pelajaran,
b. Al-Huda, sebagaimana terdapat dalam firman bermakna mendirikan dan memperkuat. Dalam Al- dan juga sebagai bukti kebenaran dakwah Rasulallah
Allah swt : “ Menjadi petunjuk ( Hudan) dan rahmat Quran, kata ayat memiliki beberapa arti diantaranya : saw.
bagi orang-orang yang beramal baik”. (Q.S Lukman
ayat 3) 1. Ayat bermakna “tanda”, seperti dalam firman b. Karakteristik ayat Al-Quran.
c. Al-Karim, sebagaimana termaktub dalam Allah yang artinya : “Dan Nabi mereka mengatakan
kepada mereka ; sesungguhnya tanda ia akan Ayat-ayat Al-Quran memiliki berbagai variasi, mulai
firman Allah swt ; “Sungguh a-Quran ini adalah dari panjang ayat, gaya bahasa. Ayat Al-Qur‟an ada
bacaan yang mulia (karim)”. (Q.S al-Waqiah ayat menjadi raja”. (Q,S Al-baqarah ayat 248).
2. Ayat bermakna “sesuatu yang menakjubkan”, yang pendek dan juga ada yang panjang, bahkan ada
77). yang satu kalimat dan juga ada yang panjang seperti
d. A-Hakim , sebagaimana termaktub dalam seperti dalam firman Allah yang artinya: “ Dan telah
Kami jadikan (Isa) putra Maryam beserta ibunya Q.Sal-Baqarah ayat 282. Gaya bahasa yang
firman Allah swt : “Alif Lam Ra‟. Ini;ah ayat-ayat disampaikan juga beragam, ada ayat deskriptif yang
yang mengandung hikmah(al-Hakim)”. (Q.S Yunus sesuatu bikti yang nyata”. (Q.S Al-Mu‟minun ayat
50). menerangkan surga dan neraka , ada juga yang
ayat 1). argumentatif , naratif dan lain sebagainya. Batasan
e. Al-Fashl, terdapat dalam firman Allah swt : 3. Ayat bermakna „sekumpulan manusia‟ dalam
perkataan Arab : kharajal qaumu bi ayatihim (kaum akhir ayat Al-Quran juga bermacam-macam, ada
“Sesungguhnya al-Quran itu benar-benar firman ayat yang selesai sebelum perkataan selesai, ada juga
yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil( itu keluar bersama seluruh kumpulannya).
yang selesai bersamaan dengan perkataan.
fashlun)”. (Q.S at-Thariq ayat 13).
3
4.
Menurut Thahir ibnAsyur mengatakan bahwa Ada yang berpendapat 6236 ayat Quran, jika susnannya dirubah maka maksu Al-
kalimat yang dibenntuk pada akhir sebuah ayat Quran akan rancau.
biasanya seakan-akan membentuk sebuah sajak syair Perbedaan ini disebabkan karena pada saat
yang bagus terdengar. Ayat –ayat Al-Quran juga Rasulallah memberi pelajaran kepada para sahabat
banyak ditutup dengan harakat dhammah kemudian selalu berhenti pada penghujung ayat, jika sudah
e. Korelasi antar ayat Al-Quran
wawu mad sebelum akhir, atau kasrahkemudian ya‟ dipahami, maka kemudian Nabi melanjutkannya.
mad sebelum akhir. Tapi ada juga yang tidak mengerti permulaanya Dalam Al-Quran ada dua bentuk korelasi antar ayat,
sehinnga dua ayat dianggap satu ayat.walaupun yaitu :
Tanda berhenti selain pada waqaf adlah berkaitan demikian hal seperti ini tidak mempengaruhi
dengan cara membaca al-Quran, kadang waqaf penambahan atau pengurangan ayat Al-Quran. 1. Korelasi internal dalam ayat, bagian ini
sebelum akhir, kadang berhenti setelah ditutup, memiliki beberapa model :
bahkan kadang boleh tidak waqaf meski sudah Sebab perbedaan dalam menghitung jumlah ayat Korelasi antara sumpah dan alat bersumpah
berhenti setelah ayat ditutup. adalah bahwa sebagian ulama menghitung Basmalah seperti (Q.S an-Najm ayat 12). Dimana Rasulallah
sebagai satu ayat dalam awal setiap surat. digambarkan sebagai bintangyang memberikan
c. Jumlah Ayat – ayat Al-Quran petunjuk.
d. Sussunan ayat-ayat Al-Quran
Semua ulama‟ sepakat bahwa semua ayat – ayat Al- Korelasi antara prertanyaan dan jawaban,
Quran hanya dapat ditetapkan melalui riwayat dari Susunan ayat Al-Quran dapat dibagi menjadi dua seperti (Q.S Yasin ayat 81)
Rasulallah saw. Para ulama sepakat bahwa Al-Quran macam yaitu : Korelasi antara kalimat penyusun dengan
berjumlah 6200. Mereka berbeda pendapat mengenai 1. ayat dengan makna dan realita, seperti (Q.S Al-
Susunan berdasarkan waktu turunnya, secara
tambah-tambahanya, antara lain : Baqarah ayat 126)
perhitungan memang Al-Quran diturunkan selama
Korelasi akhiran ayat denagan tema yang
Ada yang tidak menambahkan 23tahun. Susunan seperti ini sulit untuk diketahui,
diusung , seperti (Q.S Al-Baqarah ayat 209)
jumlahtersebut karena keterbatasan riwayat-riwayat secara detail
2. Korelasi antara ayat dalam sebuah surat,
ayat perayat.
Ada yang berpendapat 6204 ayat bagian ini memiliki beberapa model :
2. Susunan berdasarkan mushaf , menurut
Ada yang berpendapat 6214 ayat Saling menjelaskan , sepertu (Q.S Al-Ma‟
adalah susunan yang diterima dari Rasullallah saw.
Ada yang berpendapat 6217 ayat arij ayat 19-21)
Thahir bin Asyur mengatakan susunan tersebut
Ada yang berpendapat 6219 ayat
merupakan salah satu bentuk kemukjizatan Al-
Ada yang berpendapat 6220 ayat
4
5.
Saling memperkuat pernyataan,seperti Pengetahuan terhadap surat Al-Quran dari permulaan 1. Surat yng mempunyai satu nama, seperti : an-
perkataan keluaraga firaun yang beriman(Q.S Ghafir dan akhir setiap surat adalah hal yang taufqy, yang Nisa, al-A‟raf, al-An;am, maryam dan lain-lain.
ayat 41-42) mesti memerlukan ijtihad. 2. Surat yang mempunyai banyak nama, seperti
Saling memberi balance, seperti ( Q,S Al- surat Al-Maidah yang disebut juga al-Uquddan juaga
Jumlah surat-surat Al-Quran ada perbedaan dua al-Munqadah.
Infithar ayat 13-14)
pendapat yaitu : 3. Dau surat yang punya satu nama , seperti
Sebab akibat, seperti Al-Quran surat An-
Nashr. Az-Zarkasyi mengatakan bahwa surat-surat surat An-Nass dan Al-Falaq dasebut surat al-
Al-Quran menurut ahlul-Halli wal Aqdi berjumlah Muawwidzatain.
114 surat, sebagaimana yang ada pada mushaf d. Klasifikasi surat-surat Al-Quran
D. Surat Al-Quran. ustmani. Awalnya adalah surat Al-Fatihah dan Adapun surat-surat yang ada pada Al-Quran terbagi
a. Definisi Surat Akhirnya adala surat An-Nas. menjadi 4 macam:
Al-Mujahid mengatakan bahwa jumlah surat-
Secara etimologi kata surat dalam bahasa arab surat Al-Quran adalah 113 surat. Dengan 1. Ath-Thiwal ( tujuh surat yang panjang) yaiyu
mempunyai beberapa akar kata. Ada yang menggabungkan surat At-Taubah dan An-Anfal surat Al-Baqaran, Ali-Imran, An-Nisa, Al-Maidah,
mengatakan berasal dari kata su‟r yang berarti sisa menjadi satu surat. Al-an‟am, Al‟raf,dan al-Anfal karena tema sama dan
air minum, adajuga yang mengatakan berasal dari tidk terpusah dari basmallah.
kata sur yang berarti dinding yang membatasi, ulama 2. Al-Miun ( seratusan), dimulai dari surat
lain mengtakan surat berasal dari kata surah yang yunus smpai surat As-Syura
c. Penamaan surat Al-Quran .
berarti kedudukan yang tinggi. Dinamakan surat 3. Al-Matsani ( yang diulang-ulang)dimulai dari
karena kedudukammya timggi. Para ulama berbeda pendapattentang sumber surat An-Naml sampai surat Al-hujurat.
penamaan surat Al-Quran diantaranya: 4. Al-Munfassal ( yang terpisah-pisah) dimulai
Sedangkan dalam pengertian terminologis, surat
dari surat Al-Hujurat sampai surat ysng terakhir Al-
berarti kumpulan ayat-ayat Al-Quran yang berdiri 1. Sumber dari ijtihad. Quran. Al-munfasl dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
sendiri yang mempunyai permulaan dan akhir , batas 2. Penaman secara taufiqy. surst panjang , surat menengah dan surat pendek.
terpotongnya ayat. Dari segi jumlah macam nama dan ketiadaan
namanya, surat – surat Al-Quran dibedakan menjadi
b. Jumlah surat dalam Al-Quran
tiga macam :
e. Susunan surat-surat Al-Quran
5
6.
Ada tiga pendapatdikalangan ulama tentang susunan
surta dalam Al Quran :
1. Semua susunan surat – surat Al-Quran
seperti sekarang ini adalah tauqifi. Yaitu berasl dari
Rasullallah, dari jibril as dari Allah .
2. Menurut jumhur ulama , semua susunam
surat-surat adalah ijtihadi yakni usaha para sahabat.
3. Bhawa susunan sebagian surat- surat adalah
taufiqy dan sebagian adalah ijtihad‟.
Dari ketiga pendapat tersebut yang paling mayoriitas
adalah pendapat pertama, dengan berbagai argumen
yang cukup kuat antara lain tadarrus Rasulallah
dengan Maikat jibril.
6