Oleh: Toto Siswantoro, dr., M.Si., M.Kes.
Dosen Poltekkes Kemenkes Surabaya
Pengertian:
Rencana usaha adalah dokumen tertulis yang
disiapkan oleh calon wirausahawan yang berisi
tentang perkiraan usaha, rencana usaha
perusahaan yang akan dijalankan dengan
legalitas, manajemen, pemasaran, produksi,
keuangan dan faktor- faktor lingkungan yang
mempengaruhi pengusahaannya.
Tujuan Rencana Usaha
1. Menghindari penanaman modal yang sia-
sia
2. Melihat prospek usaha yang baik dimasa
yang akan datang
3. Sebagai alat kontrol atau kendali jalannya
usaha.
1. Pentingnya Perencanaan Usaha
 Sebelum berwirausaha atau menjadi pelaku
bisnis, langkah pertama dan utama yang harus
dilakukan adalah membuat perencanaan bisnis.
 Geoffrey G. Meredith mengemukakan bahwa :
“Perencanaan merupakan susunan dari
rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan
dimasa yang akan datang.
 Bisnis diartikan sebagai kegiatan yang dapat
mendatangkan keuntungan, terutama
keuntungan finansial”.
 Dengan demikian yang dinamakan perencanaan
bisnis adalah susunan tentang rangkaian kegiatan
yang akan dilaksanakan dimasa yang akan datang
untuk memperoleh keuntungan terutama
keuntungan finansial.
 Menurut Soesarsono Wiyandi, Ir. (1987 : 115):
Perencanaan sebaiknya tertulis, walaupun
menyangkut usaha yang kecil. Hal ini penting
mengingat manusia itu sering lupa dan tidak
mungkin mengingat semua angka atau barang
yang pernah dilihat atau terlintas dalam
pikirannya.
 Catatan tentang barang, data tentang kuantitas,
harga satuan atau tentang informasi pasar, sumber
barang, modal yang diperlukan, dan lain-lain,
perlu dimiliki oleh seorang yang ingin berusaha.
 Untuk suatu usaha atau proyek yang agak besar,
apalagi yang agak kompleks, perencanaannya
perlu dituliskan secara lengkap dan pembangunan
fisik seperti pembuatan rumah, jalan, jembatan,
peralatan, mesin, kendaraan dan sebagainya.
 Untuk itu perencanaan usaha haruslah didesain
dengan baik, termasuk langkah-langkah kegiatan
yang harus dilaksanakan secara baik dan tertib.
 Jika seseorang ingin memulai suatu
usaha, maka yang pertama ditanyakan
adalah: usaha apa yang baik untuk
dikerjakan?” Untuk dapat menjawab
pertanyaan itu tentu pertama-tama
diperlukan pemikiran atau gagasan
tentang peluang usaha yang diperkirakan
bagus untuk dikerjakan atau, dengan kata
lain, mencari peluang usaha.”
 Untuk mencari peluang guna menyusun
perencanaan usaha diperlukan informasi yang
menurut Soesarsono Wiyandi (1987 : 118 – 119),
meliputi :
a. Informasi tentang produk.
1) Jenis dan spesifikasi serta desain produk
2) Kegunaan produk dan kemungkinannya dipakai
oleh konsumen
3) Tingkat mutu yang ada dan yang mungkin banyak
diminati
4) Teknologi prosesnya jika akan diproduksi
5) Dimana dan dari siapa dapat diperoleh jika anda
diperdagangkan
6) Tingkan penanganan yang diperlukan
dibandingkan dengan tingkat keterampilan yang
ada
Next peluang usaha
b. Informasi tentang pasar
1) Perkiraan besarnya permintaan pasar untuk
menentukan perkiraan volume penjualan
2) Siapa saja calon konsumennya
3) Lokasi dan penyebaran konsumen
4) Rantai tata niaganya
5) Pelayanan penyerahan dan pengiriman barang
6) Saingan dan kemungkinan adanya subsitusi,
pemalsuan dan sebagainya
Next peluang usaha
c. Informasi pendanaan
1) Lembaga perbankan dan pembari dana yang
bersangkutan
2) Kebijakan dan persyaratan kredit termasuk besar
kredit yang dapat diperoleh, jangka pengembalian
kredit, tingkat bunga, jaminan dan sebagainya
d. Informasi lain
1) Aspek hukum dan sosial yang terikat
2) Aspek kelembagaan dan administrasi
3) Aspek ketenagakerjaan
4) Bahan mentah atau bahan baku, bahan pembantu,
lahan, bangunan, transportasi, komunikasi, dan
sebagainya.”
Sumber dan cara memperoleh data serta informasi
dapat pula mengacu,yakni ;
a. Aktif berkomunikasi dan banyak membaca
merupakan kebiasaan yang baik untuk maksud
tersebut.
 Tentu saja untuk semua informasi yang telah
diperoleh harus dapat disusun dan
didokumentasikan secara baik agar memudahkan
mencari dan menggunakannya kelak.
Dewasa ini telah ada beberapa buku petunjuk
(directory) yang memuat alamat berbagai
perusahaan yang bergerak dalam perdagangan atau
industri tertentu
Next sumber data
b. Media cetak seperti koran, majalah, buku-buku,
buku kecil (booklet) dan lembar (leaflet)
merupakan juga sumber informasi yang penting.
Dari media tersebut anda peroleh informasi yang
dapat membentuk ide ataupun membantu untuk
merencanakan suatu ide agar terwujud. Dari
berbagai media masa cetak dapat anda pilih yang
sesuai karena dewasa ini cukup tersedia berbagai
buletin, majalah, koran dan berbagai publikasi
lain yang khusus untuk bidang-bidang tertentu
seperti bidang perdagangan, ilmu pengetahuan,
psikologi, sosial, pertanian, perindustrian, dan
sebagainya
Next sumber data
c. media masa lain.
 Terutama siaran radio dan televisi. Radio swasta niaga
selama ini banyak berhubungan dengan perusahaan.
Siaran tentang perkembangan ekonomi termasuk juga
siaran tentang perkembangan harga berbagai
komoditi perdagangan, dapat didengar disetiap saat
melalui berbagai radio swasta maupun radio
pemerintah.
 Perkembangan produk baru juga dapat diikuti melalui
iklan yang disiarkan.
 Kerajinan, kecekatan dan keteletian dalam
mendengarkan dan mencatat berbagai informasi dari
berbagai media masa akan sangat membantu pada
saat data atau informasi tersebut diperlukan.”
2. Kerangka Rencana Usaha
 Hasil perencanaan adalah rencana. Karenanya
hal yang lebih penting setelah mencermati
keterangan tentang perencanaan bisnis adalah
memformulasikan perencanaan bisnis
tersebut menjadi rencana bisnis.
 Artinya seorang wirausaha harus mampu
membuat rangkaian kegiatan secara sederhana
dan konkrit. Meskipun telah tersusun rencana
jangka pendek, sebaiknya hal ini dirinci dalam
program jangka pendek bahkan sampai terbuat
time schedule.
 Format lain menyusun business plan berupa
ringkasan proposal usaha yang dapat disusun
dengan jalan menjawab sembilan pertanyaan
berikut ini.
1.Apa rencana usaha anda?
2.Dimana lokasi usaha anda?
3.Produk apa yang sudah atau akan
dihasilkan atau dijual?
4.Bagaimana prospek pasar dan pesaing
anda?
5.Bagaimana mengelolanya? (organisasi
dan personaliannya)
NEXT
6.Dari mana pemenuhan kebutuhan
modalnya? (sendiri atau dari luar)
7.Untuk digunakan apa modal usaha yang
diperlukan tersebut?
8.Beberapa target omset keuntungan
perusahaan anda per bulan/per tahun?
9.Berapa lama/waktu pinjaman
pengembalian modal? (kalau meminjam
NEXT
 Jawaban dari pertanyan-pertanyaan tersebut dapat
dilihat dari studi kelayakan (bila sudah dilakukan).
Dan sebaliknya diambil kesimpulan apakah usaha
itu baik untuk dimulai atau masih perlu langkah
antisipatif yang lain.
Gambaran umum rencana bisnis
 Rencana bisnis merupakan suatu dokumen yg
mendasari bisnis yang baru berdiri.Biasanya rencana
bisnis harus memenuhi kriteria-kriteria:
 1.Memiliki ide dan tujuan yang jelas
 2.Menyajikan proposal yang dapat diterima dan kreatif
 3.Menunjukkan semangat kewirausahaan
rencana bisnis harus memenuhi kriteria-kriteria:
 4.Menunjukkan penelitian yang baik dan gaya laporan
yang jelas
 5.Menunjukkan dasar finansial kuat bagi usaha yang
baru.
Rencana bisnis harus meliputi unsur –
unsur:
 1. Batasan usaha /bisnis
 2. Analisis internal (bagi bisnis baru : analisis konsep)
 3. Analisis lingkungan makro (bagian awal analisis
eksternal)
 4. Analisis pelanggan (bagian kedua analisis eksternal)
Rencana bisnis harus meliputi
unsur – unsur:
 5. Analisis pesaing (bagian ketiga analisis eksternal)
 6. Strategi yang dipilih berdasarkan analisis internal
dan eksternal
 7. Rumusan visi, misi dan tujuan usaha.
 8. Semua tugas-tugas yang perlu untuk memenuhi
strategi
 9. Analisis keuangan
Struktur Rencana Bisnis
1.Batasan bisnis “dalam bisnis apa kita
berada”
2.Analisis internal – menganalisis
kekuatan dan kelemahan
3.Analisis lingkungan makro
4.Analisis Pelanggan
Struktur Rencana Bisnis
5. Analisis Pesaing
6.Pemilihan strategi yg didasarkan pada analisis internal
maupun eksternal
7.Perumusan visi,misi,dan tujuan usaha
8.Semua tugas – tugas yang perlu untuk memenuhi
syarat
9.Analisis keuangan
1.Batasan bisnis “dalam bisnis apa kita berada”
Perlunya pelanggan
Kelompok – kelompok pelanggan
Teknologi produk ( produk khusus khusus apa
yang akan kiyta jual)
2.Analisis internal – menganalisis kekuatan dan
kelemahan
Kemungkinan riset dan pengembangan uusah dan
ketrampilan teknologi yg sudah diperoleh
Faktor – faktor produksi
Keuangan dan akunting
Faktor sumber daya manusia
Faktor pemasaran
Gaya dan budaya organisasional ( gaya
kepemimpinan)
3.Analisis lingkungan makro
Faktor ekonomi ( relevan dg bertumbuhnya usaha)
Faktor pemerintahan dan politis
Faktor sosial budaya
Faktor teknologi
Situasi industri
Kekuatan kekuatan kompetitis ( analisis
pesaing,pelanggan,dll)
4.Analisis Pelanggan
Mendapatkan informasi kualitatif mengenai
pelanggan,dg mana kita akan dapat mengidentifikasi
kebutuhan mereka dan bagaimana dapat dipenuhi dg
manfaat produk khusus
Mendapatkan informasi kuantitatif mengenai
pelanggan yang akan kita pakai sebagai dasar evaluasi
ukuran pasar dan penghitungan hasil yang mungkin
kita terima.
5. Analisis Pesaing
Mengidentifikasi pesaing – pesaing yang ada
Mengevaluasi strategi dari pesaing yang ada
Membandingkan dengan kekuatan dan kelemahan
kita.
6.Pemilihan strategi yg didasarkan pada
analisis internal maupun eksternal
Merumuskan analisa SWOT
S = Streng = kekuatan
W= Weaknesess = kelemahan
O= Oportunity = peluang
T=Threats = ancaman
7.Perumusan visi,misi,dan tujuan usaha
 Merumuskan pernyataan luas dari misi
 Merumuskan tujuan – tujuan usaha seperti tujuan
umum,tujuan pemasaran dan keuangan
8.Semua tugas – tugas yang perlu untuk memenuhi
syarat
Memilih bentuk badan hukum
Mendiskripsikan bagaimana organisasi usaha
Menetapkan ketrampilan “yang dibutuhkan dlm usaha
Merumuskan rencana produksi
9.Analisa Keuangan
Menentukan rencana investasi dan anggarannya
Menetapkan alat” keuangan yg diperlukan dalam
kaitannya dg modal sendiri
Mempesiapkan pembukaan neraca awal sesuai dg
informasi yg diperoleh dari rencana investasi
Mempersiapkan neraca setelah tahun pertama dan
tahun kedua

Rencana usaha

  • 1.
    Oleh: Toto Siswantoro,dr., M.Si., M.Kes. Dosen Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • 2.
    Pengertian: Rencana usaha adalahdokumen tertulis yang disiapkan oleh calon wirausahawan yang berisi tentang perkiraan usaha, rencana usaha perusahaan yang akan dijalankan dengan legalitas, manajemen, pemasaran, produksi, keuangan dan faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pengusahaannya.
  • 3.
    Tujuan Rencana Usaha 1.Menghindari penanaman modal yang sia- sia 2. Melihat prospek usaha yang baik dimasa yang akan datang 3. Sebagai alat kontrol atau kendali jalannya usaha.
  • 4.
    1. Pentingnya PerencanaanUsaha  Sebelum berwirausaha atau menjadi pelaku bisnis, langkah pertama dan utama yang harus dilakukan adalah membuat perencanaan bisnis.  Geoffrey G. Meredith mengemukakan bahwa : “Perencanaan merupakan susunan dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dimasa yang akan datang.
  • 5.
     Bisnis diartikansebagai kegiatan yang dapat mendatangkan keuntungan, terutama keuntungan finansial”.  Dengan demikian yang dinamakan perencanaan bisnis adalah susunan tentang rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dimasa yang akan datang untuk memperoleh keuntungan terutama keuntungan finansial.  Menurut Soesarsono Wiyandi, Ir. (1987 : 115): Perencanaan sebaiknya tertulis, walaupun menyangkut usaha yang kecil. Hal ini penting mengingat manusia itu sering lupa dan tidak mungkin mengingat semua angka atau barang yang pernah dilihat atau terlintas dalam pikirannya.
  • 6.
     Catatan tentangbarang, data tentang kuantitas, harga satuan atau tentang informasi pasar, sumber barang, modal yang diperlukan, dan lain-lain, perlu dimiliki oleh seorang yang ingin berusaha.  Untuk suatu usaha atau proyek yang agak besar, apalagi yang agak kompleks, perencanaannya perlu dituliskan secara lengkap dan pembangunan fisik seperti pembuatan rumah, jalan, jembatan, peralatan, mesin, kendaraan dan sebagainya.  Untuk itu perencanaan usaha haruslah didesain dengan baik, termasuk langkah-langkah kegiatan yang harus dilaksanakan secara baik dan tertib.
  • 7.
     Jika seseorangingin memulai suatu usaha, maka yang pertama ditanyakan adalah: usaha apa yang baik untuk dikerjakan?” Untuk dapat menjawab pertanyaan itu tentu pertama-tama diperlukan pemikiran atau gagasan tentang peluang usaha yang diperkirakan bagus untuk dikerjakan atau, dengan kata lain, mencari peluang usaha.”
  • 8.
     Untuk mencaripeluang guna menyusun perencanaan usaha diperlukan informasi yang menurut Soesarsono Wiyandi (1987 : 118 – 119), meliputi : a. Informasi tentang produk. 1) Jenis dan spesifikasi serta desain produk 2) Kegunaan produk dan kemungkinannya dipakai oleh konsumen 3) Tingkat mutu yang ada dan yang mungkin banyak diminati 4) Teknologi prosesnya jika akan diproduksi 5) Dimana dan dari siapa dapat diperoleh jika anda diperdagangkan 6) Tingkan penanganan yang diperlukan dibandingkan dengan tingkat keterampilan yang ada
  • 9.
    Next peluang usaha b.Informasi tentang pasar 1) Perkiraan besarnya permintaan pasar untuk menentukan perkiraan volume penjualan 2) Siapa saja calon konsumennya 3) Lokasi dan penyebaran konsumen 4) Rantai tata niaganya 5) Pelayanan penyerahan dan pengiriman barang 6) Saingan dan kemungkinan adanya subsitusi, pemalsuan dan sebagainya
  • 10.
    Next peluang usaha c.Informasi pendanaan 1) Lembaga perbankan dan pembari dana yang bersangkutan 2) Kebijakan dan persyaratan kredit termasuk besar kredit yang dapat diperoleh, jangka pengembalian kredit, tingkat bunga, jaminan dan sebagainya d. Informasi lain 1) Aspek hukum dan sosial yang terikat 2) Aspek kelembagaan dan administrasi 3) Aspek ketenagakerjaan 4) Bahan mentah atau bahan baku, bahan pembantu, lahan, bangunan, transportasi, komunikasi, dan sebagainya.”
  • 11.
    Sumber dan caramemperoleh data serta informasi dapat pula mengacu,yakni ; a. Aktif berkomunikasi dan banyak membaca merupakan kebiasaan yang baik untuk maksud tersebut.  Tentu saja untuk semua informasi yang telah diperoleh harus dapat disusun dan didokumentasikan secara baik agar memudahkan mencari dan menggunakannya kelak. Dewasa ini telah ada beberapa buku petunjuk (directory) yang memuat alamat berbagai perusahaan yang bergerak dalam perdagangan atau industri tertentu
  • 12.
    Next sumber data b.Media cetak seperti koran, majalah, buku-buku, buku kecil (booklet) dan lembar (leaflet) merupakan juga sumber informasi yang penting. Dari media tersebut anda peroleh informasi yang dapat membentuk ide ataupun membantu untuk merencanakan suatu ide agar terwujud. Dari berbagai media masa cetak dapat anda pilih yang sesuai karena dewasa ini cukup tersedia berbagai buletin, majalah, koran dan berbagai publikasi lain yang khusus untuk bidang-bidang tertentu seperti bidang perdagangan, ilmu pengetahuan, psikologi, sosial, pertanian, perindustrian, dan sebagainya
  • 13.
    Next sumber data c.media masa lain.  Terutama siaran radio dan televisi. Radio swasta niaga selama ini banyak berhubungan dengan perusahaan. Siaran tentang perkembangan ekonomi termasuk juga siaran tentang perkembangan harga berbagai komoditi perdagangan, dapat didengar disetiap saat melalui berbagai radio swasta maupun radio pemerintah.  Perkembangan produk baru juga dapat diikuti melalui iklan yang disiarkan.  Kerajinan, kecekatan dan keteletian dalam mendengarkan dan mencatat berbagai informasi dari berbagai media masa akan sangat membantu pada saat data atau informasi tersebut diperlukan.”
  • 14.
    2. Kerangka RencanaUsaha  Hasil perencanaan adalah rencana. Karenanya hal yang lebih penting setelah mencermati keterangan tentang perencanaan bisnis adalah memformulasikan perencanaan bisnis tersebut menjadi rencana bisnis.  Artinya seorang wirausaha harus mampu membuat rangkaian kegiatan secara sederhana dan konkrit. Meskipun telah tersusun rencana jangka pendek, sebaiknya hal ini dirinci dalam program jangka pendek bahkan sampai terbuat time schedule.
  • 15.
     Format lainmenyusun business plan berupa ringkasan proposal usaha yang dapat disusun dengan jalan menjawab sembilan pertanyaan berikut ini. 1.Apa rencana usaha anda? 2.Dimana lokasi usaha anda? 3.Produk apa yang sudah atau akan dihasilkan atau dijual? 4.Bagaimana prospek pasar dan pesaing anda? 5.Bagaimana mengelolanya? (organisasi dan personaliannya)
  • 16.
    NEXT 6.Dari mana pemenuhankebutuhan modalnya? (sendiri atau dari luar) 7.Untuk digunakan apa modal usaha yang diperlukan tersebut? 8.Beberapa target omset keuntungan perusahaan anda per bulan/per tahun? 9.Berapa lama/waktu pinjaman pengembalian modal? (kalau meminjam
  • 17.
    NEXT  Jawaban daripertanyan-pertanyaan tersebut dapat dilihat dari studi kelayakan (bila sudah dilakukan). Dan sebaliknya diambil kesimpulan apakah usaha itu baik untuk dimulai atau masih perlu langkah antisipatif yang lain.
  • 18.
    Gambaran umum rencanabisnis  Rencana bisnis merupakan suatu dokumen yg mendasari bisnis yang baru berdiri.Biasanya rencana bisnis harus memenuhi kriteria-kriteria:  1.Memiliki ide dan tujuan yang jelas  2.Menyajikan proposal yang dapat diterima dan kreatif  3.Menunjukkan semangat kewirausahaan
  • 19.
    rencana bisnis harusmemenuhi kriteria-kriteria:  4.Menunjukkan penelitian yang baik dan gaya laporan yang jelas  5.Menunjukkan dasar finansial kuat bagi usaha yang baru.
  • 20.
    Rencana bisnis harusmeliputi unsur – unsur:  1. Batasan usaha /bisnis  2. Analisis internal (bagi bisnis baru : analisis konsep)  3. Analisis lingkungan makro (bagian awal analisis eksternal)  4. Analisis pelanggan (bagian kedua analisis eksternal)
  • 21.
    Rencana bisnis harusmeliputi unsur – unsur:  5. Analisis pesaing (bagian ketiga analisis eksternal)  6. Strategi yang dipilih berdasarkan analisis internal dan eksternal  7. Rumusan visi, misi dan tujuan usaha.  8. Semua tugas-tugas yang perlu untuk memenuhi strategi  9. Analisis keuangan
  • 22.
    Struktur Rencana Bisnis 1.Batasanbisnis “dalam bisnis apa kita berada” 2.Analisis internal – menganalisis kekuatan dan kelemahan 3.Analisis lingkungan makro 4.Analisis Pelanggan
  • 23.
    Struktur Rencana Bisnis 5.Analisis Pesaing 6.Pemilihan strategi yg didasarkan pada analisis internal maupun eksternal 7.Perumusan visi,misi,dan tujuan usaha 8.Semua tugas – tugas yang perlu untuk memenuhi syarat 9.Analisis keuangan
  • 24.
    1.Batasan bisnis “dalambisnis apa kita berada” Perlunya pelanggan Kelompok – kelompok pelanggan Teknologi produk ( produk khusus khusus apa yang akan kiyta jual)
  • 25.
    2.Analisis internal –menganalisis kekuatan dan kelemahan Kemungkinan riset dan pengembangan uusah dan ketrampilan teknologi yg sudah diperoleh Faktor – faktor produksi Keuangan dan akunting Faktor sumber daya manusia Faktor pemasaran Gaya dan budaya organisasional ( gaya kepemimpinan)
  • 26.
    3.Analisis lingkungan makro Faktorekonomi ( relevan dg bertumbuhnya usaha) Faktor pemerintahan dan politis Faktor sosial budaya Faktor teknologi Situasi industri Kekuatan kekuatan kompetitis ( analisis pesaing,pelanggan,dll)
  • 27.
    4.Analisis Pelanggan Mendapatkan informasikualitatif mengenai pelanggan,dg mana kita akan dapat mengidentifikasi kebutuhan mereka dan bagaimana dapat dipenuhi dg manfaat produk khusus Mendapatkan informasi kuantitatif mengenai pelanggan yang akan kita pakai sebagai dasar evaluasi ukuran pasar dan penghitungan hasil yang mungkin kita terima.
  • 28.
    5. Analisis Pesaing Mengidentifikasipesaing – pesaing yang ada Mengevaluasi strategi dari pesaing yang ada Membandingkan dengan kekuatan dan kelemahan kita.
  • 29.
    6.Pemilihan strategi ygdidasarkan pada analisis internal maupun eksternal Merumuskan analisa SWOT S = Streng = kekuatan W= Weaknesess = kelemahan O= Oportunity = peluang T=Threats = ancaman
  • 30.
    7.Perumusan visi,misi,dan tujuanusaha  Merumuskan pernyataan luas dari misi  Merumuskan tujuan – tujuan usaha seperti tujuan umum,tujuan pemasaran dan keuangan
  • 31.
    8.Semua tugas –tugas yang perlu untuk memenuhi syarat Memilih bentuk badan hukum Mendiskripsikan bagaimana organisasi usaha Menetapkan ketrampilan “yang dibutuhkan dlm usaha Merumuskan rencana produksi
  • 32.
    9.Analisa Keuangan Menentukan rencanainvestasi dan anggarannya Menetapkan alat” keuangan yg diperlukan dalam kaitannya dg modal sendiri Mempesiapkan pembukaan neraca awal sesuai dg informasi yg diperoleh dari rencana investasi Mempersiapkan neraca setelah tahun pertama dan tahun kedua