Sanitasi.Net
Rencana Pengembangan SPAL
Pedoman Penyusunan Rencana Induk
Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL)
Modul D-1
Sanitasi.Net
PROSES PERENCANAAN
Rencana Pengembangan SPAL-T
Sanitasi.Net
Proses Perencanaan
Rencana Umum Rencana Jaringan
Kriteria dan
Standar Pelayanan
Rencana
Keterpaduan
dengan Prasarana
dan Sarana Sanitasi
Rencana
Pengembangan
Kelembagaan
Sanitasi.Net
RENCANA UMUM
Rencana Pengembangan SPAL-T
Sanitasi.Net
Proses Perencanaan SPAL
Pengumpulan Data
Evaluasi Sistem
Eksisting
Identifikasi
Permasalahan dan
Kebutuhan
Pengembangan
SPAL
Kembangkan
Alternatif
Kembangkan
Kelembagaan &
SDM
Pilih Alternatif
Sistem
Rencana
Pengembangan
SPAL
Sanitasi.Net
Pengumpulan Data
a. Fungsi strategis kota/kawasan (Rencana Tata
Ruang Wilayah/RTRW).
b. Peta topografi, foto udara citra satelit (skala
1:50.000, 1:5.000, tergantung luas daerah
studi/perencanaan).
c. Data dan peta gambaran umum hidrologi
sumber air, topografi, klimatografi, fisiografi
dan geologi.
d. Penggunaan lahan dan rencana tata guna lahan.
e. Data demografi saat ini dan 10 tahun terakhir,
penyebaran penduduk dan kepadatan.
Sanitasi.Net
Pengumpulan Data
f. Data sosial ekonomi–karakteristik wilayah dan
kependudukan ditinjau dari aspek sosial,
ekonomi dan budaya:
– Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto
(PDRB);
– Mata pencaharian dan pendapatan;
– Adat istiadat, tradisi dan budaya;
– Perpindahan penduduk dan pengaruhnya terhadap
urbanisasi dan kondisi ekonomi masyarakat.
Sanitasi.Net
Pengumpulan Data
g. Data kesehatan, kondisi sanitasi dan kesehatan
lingkungan:
– Statistik kesehatan/kasus penyakit;
– Angka kelahiran, kematian dan migrasi;
– Data penyakit akibat yang buruk (water borne
disease);
– Sarana pelayanan kesehatan.
Sanitasi.Net
Pengumpulan Data
h. Sarana dan prasarana kota yang ada
(infrastruktur):
– Air minum;
– Drainase;
– Pembuangan limbah dan sampah;
– Listrik;
– Telepon;
– Jalan dan sarana transportasi
– Kawasan strategis (pariwisata dan industri)
Sanitasi.Net
Evaluasi Sistem Eksisting
a. Teknis;
b. Kinerja pelayanan;
c. Tingkat pelayanan;
d. Periode pelayanan ;
e. Jangkauan pelayanan;
f. Kinerja instalasi;
g. Jumlah dan kinerja peralatan/
perlengkapan;
Sanitasi.Net
Evaluasi Sistem Eksisting
h. Prosedur dan kondisi operasi dan perawatan;
i. Tingkat kebocoran;
j. Non teknis;
k. Kondisi dan kinerja keuangan;
l. Kondisi dan kinerja karyawan.
Sanitasi.Net
Identifikasi Permasalahan dan
Kebutuhan Pengembangan SPAL
a. Tingkat dan cakupan pelayanan
b. Kinerja pelayanan
c. Kebutuhan penyambung jaringan distribusi
dan/atau kapasitas pengolahan
d. Kinerja kelembagaan, sumber daya manusia
dan keuangan.
Sanitasi.Net
Kembangkan Alternatif
• Setiap alternatif harus dikaji aspek teknis dan
ekonomis.
• Alternatif terpilih adalah yang terbaik ditinjau
dari berbagai aspek tersebut.
• Pra-desain dan alternatif terpilih merupakan
dasar dalam prakiraan biaya investasi dan pra-
kelayakan teknis.
Sanitasi.Net
Kembangkan Kelembagaan & SDM
• Dalam operasi dan pemeliharaan suatu sistem
air limbah diperlukan tenaga-tenaga ahli
profesional yang berpengalaman,
• Maka diperlukan :
– Penilaian terhadap kemampuan karyawan yang ada
– Penyusunan suatu program pengembangan karyawan
Sanitasi.Net
Pilih Alternatif Sistem
Setiap alternatif harus dikaji kelayakan:
a. Teknis
b. Ekonomis
c. Lingkungan
Sanitasi.Net
Rencana Pengembangan
Setelah alternatif terbaik ditentukan, maka dapat
disimpulkan:
a. Rencana kegiatan utama pentahapan
b. Rencana pengembangan sumber daya manusia
c. Dimensi-dimensi Pokok dari Sistem
d. Rekomendasi pengelolaan air limbah
e. Rencana pentahapan 5 tahun
f. Rencana tingkat lanjut
Sanitasi.Net
RENCANA JARINGAN, KRITERIA &
STANDAR, DAN KETERPADUAN
Rencana Pengembangan SPAL-T
Sanitasi.Net
Rencana Jaringan SPAL-T
1. Tentukan daerah pelayanan
2. Kumpulkan data untuk daerah pelayanan
– Jumlah penduduk
– Peta topografi, situasi lokasi, peta jaringan yang
sudah ada di daerah pelayanan
– Asumsi konsumsi pemakaian air domestik
– Asumsi konsumsi pemakaian air nondomestik
– Daya dukung tanah
– Hasil pengukuran lapangan
3. Gambarkan sistem jaringan distribusi utama
disesuaikan dengan data pendukung
Sanitasi.Net
Rencana Jaringan SPAL-T
4. Tentukan diameter pipa dan perhitungan
hidrolis sebagai berikut:
– Tentukan kecepatan aliran dalam, pipa sesuai dengan
kriteria perencanaan antara dua titik simpul.
– Hitung diameter pipa berdasarkan rumus: Q = AV
5. Gambarkan sistem jaringan distribusi utama
yang memuat data sebagai berikut:
– Nomor simpul
– Elevasi setiap simpul
Sanitasi.Net
Kriteria dan standar pelayanan
• Kriteria dan standar pelayanan diperlukan
dalam perencanaan dan pembangunan SPALT
untuk dapat
– memenuhi tujuan tersedianya air dalam jumlah yang
cukup dengan kualitas yang memenuhi persyaratan air
limbah,
– tersedianya air setiap waktu atau kesinambungan,
tersedianya air dengan harga yang terjangkau oleh
masyarakat atau pemakai.
Sanitasi.Net
Rencana keterpaduan dengan
Prasarana dan Sarana (PS) Sanitasi
• Air limbah yang dihasilkan setiap rumah tangga
diperkirakan sebesar 80% dari kebutuhan air
minum tiap rumah tangga.
• Keterpaduan selayaknya dilakukan sejak pada
tahap :
– Perencanaan,
– Pembiayaan Pelaksanaan, Pengelolaan,
– Peran Serta Masyarakat, dan
– Pengaturan Bidang Air Limbah dan Sanitasi,
untuk mengurangi beban pengelolaan air limbah
yang terlalu besar di IPAL (Integrated Concept).
Sanitasi.Net
RENCANA KELEMBAGAAN
Rencana Pengembangan SPAL-T
Sanitasi.Net
Rencana Pengembangan Kelembagaan
1. Pengkajian kembali terhadap perundang-
undangan terkait terhadap kelembagaan.
2. Lakukan kajian terhadap batas wilayah
administrasi pemerintahan, tugas dan
kewenangan instansi tertentu, mekanisme
pendanaan, kebiasaan atau adat masyarakat.
3. Lakukan kajian terhadap struktur organisasi
yang ada.
4. Buat rencana pengembangan kelembagaan yang
mampu untuk mengelola SPALT yang
direncanakan.
Sanitasi.Net
Fokus Pengembangan Kelembagaan
1. Sumber daya manusia (SDM)
2. Struktur organisasi penyelenggara
Sanitasi.Net
Referensi
Direktorat Pengembangan Penyehatan
Lingkungan Permukiman (PPLP)
Direktorat Jenderal Cipta Karya
Kementrian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat
Sanitasi.Net
Daftar Modul
• A-1 : Pengantar Perencanaan
• A-2 : Proses Perencanaan
• B-1 : Pengumpulan Data
• B-2 : Studi EHRA
• B-3 : Buku Putih Sanitasi (BPS)
• B-4 : Tata Cara Survei SPAL
• C-1 : Kebijakan Pengembangan SPAL
• C-2 : Strategi Pengembangan SPAL
• C-3 : Strategi Sanitasi Kab/Kota (SSK)
• D-1 : Rencana Pengembangan SPAL-T
• D-2 : Tahapan Pelaksanaan Kegiatan
• E-1 : Konsultasi Publik dan Legalisasi
Sanitasi.Net
Terimakasih
Joy Irmanputhra
AFSI
FasilitatorSanitasi.Org

Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL) - Rencana Sistem Terpusat (SPAL-T)

  • 1.
    Sanitasi.Net Rencana Pengembangan SPAL PedomanPenyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL) Modul D-1
  • 2.
  • 3.
    Sanitasi.Net Proses Perencanaan Rencana UmumRencana Jaringan Kriteria dan Standar Pelayanan Rencana Keterpaduan dengan Prasarana dan Sarana Sanitasi Rencana Pengembangan Kelembagaan
  • 4.
  • 5.
    Sanitasi.Net Proses Perencanaan SPAL PengumpulanData Evaluasi Sistem Eksisting Identifikasi Permasalahan dan Kebutuhan Pengembangan SPAL Kembangkan Alternatif Kembangkan Kelembagaan & SDM Pilih Alternatif Sistem Rencana Pengembangan SPAL
  • 6.
    Sanitasi.Net Pengumpulan Data a. Fungsistrategis kota/kawasan (Rencana Tata Ruang Wilayah/RTRW). b. Peta topografi, foto udara citra satelit (skala 1:50.000, 1:5.000, tergantung luas daerah studi/perencanaan). c. Data dan peta gambaran umum hidrologi sumber air, topografi, klimatografi, fisiografi dan geologi. d. Penggunaan lahan dan rencana tata guna lahan. e. Data demografi saat ini dan 10 tahun terakhir, penyebaran penduduk dan kepadatan.
  • 7.
    Sanitasi.Net Pengumpulan Data f. Datasosial ekonomi–karakteristik wilayah dan kependudukan ditinjau dari aspek sosial, ekonomi dan budaya: – Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB); – Mata pencaharian dan pendapatan; – Adat istiadat, tradisi dan budaya; – Perpindahan penduduk dan pengaruhnya terhadap urbanisasi dan kondisi ekonomi masyarakat.
  • 8.
    Sanitasi.Net Pengumpulan Data g. Datakesehatan, kondisi sanitasi dan kesehatan lingkungan: – Statistik kesehatan/kasus penyakit; – Angka kelahiran, kematian dan migrasi; – Data penyakit akibat yang buruk (water borne disease); – Sarana pelayanan kesehatan.
  • 9.
    Sanitasi.Net Pengumpulan Data h. Saranadan prasarana kota yang ada (infrastruktur): – Air minum; – Drainase; – Pembuangan limbah dan sampah; – Listrik; – Telepon; – Jalan dan sarana transportasi – Kawasan strategis (pariwisata dan industri)
  • 10.
    Sanitasi.Net Evaluasi Sistem Eksisting a.Teknis; b. Kinerja pelayanan; c. Tingkat pelayanan; d. Periode pelayanan ; e. Jangkauan pelayanan; f. Kinerja instalasi; g. Jumlah dan kinerja peralatan/ perlengkapan;
  • 11.
    Sanitasi.Net Evaluasi Sistem Eksisting h.Prosedur dan kondisi operasi dan perawatan; i. Tingkat kebocoran; j. Non teknis; k. Kondisi dan kinerja keuangan; l. Kondisi dan kinerja karyawan.
  • 12.
    Sanitasi.Net Identifikasi Permasalahan dan KebutuhanPengembangan SPAL a. Tingkat dan cakupan pelayanan b. Kinerja pelayanan c. Kebutuhan penyambung jaringan distribusi dan/atau kapasitas pengolahan d. Kinerja kelembagaan, sumber daya manusia dan keuangan.
  • 13.
    Sanitasi.Net Kembangkan Alternatif • Setiapalternatif harus dikaji aspek teknis dan ekonomis. • Alternatif terpilih adalah yang terbaik ditinjau dari berbagai aspek tersebut. • Pra-desain dan alternatif terpilih merupakan dasar dalam prakiraan biaya investasi dan pra- kelayakan teknis.
  • 14.
    Sanitasi.Net Kembangkan Kelembagaan &SDM • Dalam operasi dan pemeliharaan suatu sistem air limbah diperlukan tenaga-tenaga ahli profesional yang berpengalaman, • Maka diperlukan : – Penilaian terhadap kemampuan karyawan yang ada – Penyusunan suatu program pengembangan karyawan
  • 15.
    Sanitasi.Net Pilih Alternatif Sistem Setiapalternatif harus dikaji kelayakan: a. Teknis b. Ekonomis c. Lingkungan
  • 16.
    Sanitasi.Net Rencana Pengembangan Setelah alternatifterbaik ditentukan, maka dapat disimpulkan: a. Rencana kegiatan utama pentahapan b. Rencana pengembangan sumber daya manusia c. Dimensi-dimensi Pokok dari Sistem d. Rekomendasi pengelolaan air limbah e. Rencana pentahapan 5 tahun f. Rencana tingkat lanjut
  • 17.
    Sanitasi.Net RENCANA JARINGAN, KRITERIA& STANDAR, DAN KETERPADUAN Rencana Pengembangan SPAL-T
  • 18.
    Sanitasi.Net Rencana Jaringan SPAL-T 1.Tentukan daerah pelayanan 2. Kumpulkan data untuk daerah pelayanan – Jumlah penduduk – Peta topografi, situasi lokasi, peta jaringan yang sudah ada di daerah pelayanan – Asumsi konsumsi pemakaian air domestik – Asumsi konsumsi pemakaian air nondomestik – Daya dukung tanah – Hasil pengukuran lapangan 3. Gambarkan sistem jaringan distribusi utama disesuaikan dengan data pendukung
  • 19.
    Sanitasi.Net Rencana Jaringan SPAL-T 4.Tentukan diameter pipa dan perhitungan hidrolis sebagai berikut: – Tentukan kecepatan aliran dalam, pipa sesuai dengan kriteria perencanaan antara dua titik simpul. – Hitung diameter pipa berdasarkan rumus: Q = AV 5. Gambarkan sistem jaringan distribusi utama yang memuat data sebagai berikut: – Nomor simpul – Elevasi setiap simpul
  • 20.
    Sanitasi.Net Kriteria dan standarpelayanan • Kriteria dan standar pelayanan diperlukan dalam perencanaan dan pembangunan SPALT untuk dapat – memenuhi tujuan tersedianya air dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang memenuhi persyaratan air limbah, – tersedianya air setiap waktu atau kesinambungan, tersedianya air dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat atau pemakai.
  • 21.
    Sanitasi.Net Rencana keterpaduan dengan Prasaranadan Sarana (PS) Sanitasi • Air limbah yang dihasilkan setiap rumah tangga diperkirakan sebesar 80% dari kebutuhan air minum tiap rumah tangga. • Keterpaduan selayaknya dilakukan sejak pada tahap : – Perencanaan, – Pembiayaan Pelaksanaan, Pengelolaan, – Peran Serta Masyarakat, dan – Pengaturan Bidang Air Limbah dan Sanitasi, untuk mengurangi beban pengelolaan air limbah yang terlalu besar di IPAL (Integrated Concept).
  • 22.
  • 23.
    Sanitasi.Net Rencana Pengembangan Kelembagaan 1.Pengkajian kembali terhadap perundang- undangan terkait terhadap kelembagaan. 2. Lakukan kajian terhadap batas wilayah administrasi pemerintahan, tugas dan kewenangan instansi tertentu, mekanisme pendanaan, kebiasaan atau adat masyarakat. 3. Lakukan kajian terhadap struktur organisasi yang ada. 4. Buat rencana pengembangan kelembagaan yang mampu untuk mengelola SPALT yang direncanakan.
  • 24.
    Sanitasi.Net Fokus Pengembangan Kelembagaan 1.Sumber daya manusia (SDM) 2. Struktur organisasi penyelenggara
  • 25.
    Sanitasi.Net Referensi Direktorat Pengembangan Penyehatan LingkunganPermukiman (PPLP) Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  • 26.
    Sanitasi.Net Daftar Modul • A-1: Pengantar Perencanaan • A-2 : Proses Perencanaan • B-1 : Pengumpulan Data • B-2 : Studi EHRA • B-3 : Buku Putih Sanitasi (BPS) • B-4 : Tata Cara Survei SPAL • C-1 : Kebijakan Pengembangan SPAL • C-2 : Strategi Pengembangan SPAL • C-3 : Strategi Sanitasi Kab/Kota (SSK) • D-1 : Rencana Pengembangan SPAL-T • D-2 : Tahapan Pelaksanaan Kegiatan • E-1 : Konsultasi Publik dan Legalisasi
  • 27.