ASSALAMUALAIKUM
WR.WB
Kelompok 4
1. Diah Ayu Prameswari
2. Nur hayati
3. RizqiaIrfi Maulidiyah
4. SitiHajar AzzahroNabila
5. WakhidahAevi Liana
Pengertian
Softswitch
 Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan
jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang
berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini.
 Menurut isc (International softswitch concortium) definisi softswitch adalah suatu perangkat
yang memiliki kemampuan :
 Memilih proses yang di terapkan pada suatu panggilan
 Routing untuk panggilan dalam jaringan
 Mentransfer kontrol panggilan ke elemen jaringanKonsep kerja softswitch
 Antara MCG dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protocol Megaco atau MGCP
(Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan
MGC lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan
mengirimkan protocol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7
(Signalling System 7), maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation
Protocol).
 Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit
dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch
analog’ dan tidak akan memberikan layanan yang lain. MG juga bias bekerja di sisi
pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softswitch bukan hanya berfungsi sebagai
converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi
ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.
Komponen – komponen
softswitch
 Gateway Controller (GC) berfungsi untuk mengontrol semua sesi
layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan
yang lain.
 Signaling Gateway (SG) suatu jembatan antara jaringan SS7
dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani
pensinyalan SS7
 Media Gateway (MG) berfungsi sebagai elemen transport untuk
merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau
menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda
 Feature Server (FS) menggunakan sumber daya dan layanan yang
terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut.
 Media Server (MS) fungsinya yakni, untuk
memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Misalnya yakni
untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan
oleh media server.
Fungsi Softswitch
 Fungsi Switching Berkemampuan untuk menyambungkan dan
memutuskan hubungan sementara. Softswitch mampu
menghubungkan jaringan PSTN dengan jaringan IP dan juga
melakukan pengaturan trafik yang berupa suara,data dan video.
 Fungsi Kontrol Fungsi kontrol bekerja berdasarkan instruksi
pensinyalan yang datang dari luar atau dari data yang disimpan oleh
sentral telepon itu sendiri.
 Fungsi persinyalan Mampu melakukan translasi protokol, sehingga
dapat menjamin interoperability antara sistem signaling yang berbeda-
beda seperti SS7, MGCP,IP, SIP, H.323 dan lain-lain
 Fungsi Interface Mempunyai interface yang disebut application
programming interface (API) yang membuatnya mampu untuk
menambahkan atau mengembangkan server-server yang digunakan
untuk menambahkan service
Fitur –fitur yang ada di
softswitch
 Abreviated dialing
 Call forwading
 Call waiting
 Cancel call waiting
 Calling line indetification presentasi ( ccip )
 Clip on call waiting
 Conterence call
 Confrex
Kelemahan Softswitch
 Tergantung pada satu vendor, karena
perangkat yang digunakan bersifat prepritary.
 Investasi yang sangat tinggi.
 Adanya fungsi kontrol, fungsi layanan dan
fungsi network melekat dalam sirkit switch,
sehingga operator sulit melakukan
pengembangan dan diversivikasi layanan.
Keuntungan Softswitch
 Konstruksi : jaringan dapat dibangun dengan biaya minimal,
bandingkan jika kamu membangun sebuah sentral besar ??
 Operasi dan pemeliharaan : biaya operasi dan pemeliharaan
jaringan terpadu akan lebih ekonomis dan mudah dibanding
dengan jaringan yang terpisah
 Layanan : jaringan bisa memberikan layanan nilai tambah
yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan
 Customer : jaringan bisa memberikan layanan yang lebih
personal yang mendukung upaya pemeliharaan dan
penambahan pelanggan.
Dalam Media gateway terbagi
menjadi trunk gateway dan access
gateway
 Trunk gatewayadalah media gateway yang menjalankan
fungsi media bagi softswitch class 4, yaitu merutekan trafik
dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile). Trunk gateway
akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi
jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyal
trafik maupun signaling atau protokolnya
 Acces gateway adalah media gateway yang menjalankan
fungsi media bagi softswitch class 5 untuk menghubungkan
softswitch dengan jaringan korporasi atay terminal pelanggan
(CPE).
Manfaat Softswitch
 Teknologi Softswitch mampu menghubungkan
antara internet, jaringan wireless, jaringan kabel dan
jaringan telepon tradisional.
 Jaringan pusat (core network) dapat dicapai
menggunakan Softswitch.
 Softswitch memampukan jaringan telepon untuk
berkomunikasi dengan jaringan data/internet dan
sebaliknya.

Layanan
Softswitch
 sebagai penyedia layanan telepon dan data, sistem pada softswitch harus
dapat diimplementasikan sebagai switch kelas 4, switch kelas 5, dan titik
interkoneksi. Dalam praktek implementasnya, masing-masing jenis kelas
tersebut dapat berdiri sendiri ataupun juga bisa berkombinasi.
Aplikasi atau fitur di dalam system software dapat diberikan oeh 2 server yaitu
:
 Features Server (Basic Application)
 Application Server (Enchanced Application)
 Feature server
 feature server adalah elemen jaringan softswitch yang berfungsi untuk
menyediakan fitur fitur untuk layanan telepon. Feature server harus memiliki
fasilitas Application Programming Interfaces (APls) yang memungkinkan
operator atau pihak pengembang layanan dapat mengembangkan sendiri fitur
fiitur yang akan diberikan kepada pelanggan.
 Application Server
 application server adalah elemen jaringan softswitch yang berfungsi
menyediakan aplikasi tambahan, termasuk logika pelayanan dan eksekusinya
terhadap satu atau lebih aplikasi dan atau layanan.
 sebagai penyedia layanan telepon dan data, sistem pada softswitch harus dapat
diimplementasikan sebagai switch kelas 4, switch kelas 5, dan titik interkoneksi. Dalam
praktek implementasnya, masing-masing jenis kelas tersebut dapat berdiri sendiri ataupun
juga bisa berkombinasi.
Aplikasi atau fitur di dalam system software dapat diberikan oeh 2 server yaitu :
 Features Server (Basic Application)
 Application Server (Enchanced Application)
 Feature server
 feature server adalah elemen jaringan softswitch yang berfungsi untuk menyediakan fitur
fitur untuk layanan telepon. Feature server harus memiliki fasilitas Application
Programming Interfaces (APls) yang memungkinkan operator atau pihak pengembang
layanan dapat mengembangkan sendiri fitur fiitur yang akan diberikan kepada pelanggan.

 Application Server
 application server adalah elemen jaringan softswitch yang berfungsi menyediakan aplikasi
tambahan, termasuk logika pelayanan dan eksekusinya terhadap satu atau lebih aplikasi
dan atau layanan.

 Media Server
 Media server adalah elemen jaringan sebagai penyedia media pemroses dalam
mendukung kinerja aplikasi serperi audio video conferencing, brandig of services, music-
on-hold, dll.
Softswitch dibagi menjadi 2 kelas yaitu kelas 4
dan kelas 5 :
 Softwitch yang digunakan untuk lalu lintas antara operator
biasanya disebut kelas 4 softswitch fungsi utama dari kelas 4
softswitch adalah besarnya ukuran routing dari panggilana
jarak jauh. karakteristik dari softswitch kelas 4 adalah
mendukug protokol dan konversi, transcoding, Call per
second rate, average time of one call routing, number of
concurrent calls.

 kelas 5 softswitch dimaksudkan untuk berkerja dengan end-
user. Softswitch keals 5 ini baik untuk layanan telepon lokal
dan jarak jauh. kelas 5 softswitch ditandai dengan layanan
tambahan untuk end-user dan klien perusahaan seperti IP
PBX fitur, Call center services, calling card platform, Qos,
Group Busines, dan lain lain.
Layanan Kelas 4 Softswitch
 Time Dependent Routing
softswitch harus mampu melakukan pemilihan jalur
routing berdasarkan waktu dalam hari dan hari
dalam minggu.
 Routing for Operator
softswitch harus mampu melakukan pemilihan jalur
outing berdasarkan operator trafik tersebut berasal.
 Routing for Services
softswitch harus mampu melakukan pemilihan jalur
routing berdasarkan jenis layanan tertentu dan trafik
yang masuk. Misalnya pemilihan routing tertentu untuk
layanan emergency, AIN dan lain lain.
Routing for Network
softswitch harus mampu melakukan pemilihan jalur
routing berdasarkan jenis jaringan. Misalnya routing
tertentu untuk trafik rusak yang berasal dari jaringan
seluler, PSTN, VoIP, VPN, dan lain lain.
 Trunk Group Bundlink
softswitch harus mampu melakukan pengelompokan trunk (trun
group) dan masing masing dapat dikontrol dan dikelola secara
tersendiri atau independen terhadap yang lain.
Switch ID / Trunk Group Routing
softswitch harus mampu melakukan pemilihan routing berdasarkan
kelompok switch atau trunk dari mana trafik tersebut berasal.
CIC (Carrier Identification Code) Routing
softsiwtch harus mampu melakukan pemilihan kanal percakapan
dengan pola tertentu sesuai dengan pola pemilihan yang dilakukan
oleh pihak lawan sehingga tidak terjadi tabrakan pendudukan kanal
sirkuit.
 Class of Services Restriction
softswitch harus mampu memberikan prioritas pengiriman
berdasarkan kelas layanan yang dimilikinya. Dalam kedaan trafik
padat, trafik yang memiliki kelas layanan rendah akan dikenakan
penundaan, sementara trafik memiliki kelas layanan tinggi akan
didahulukan.
Blocking
softswitch harus dapat melakukan blocking berdasarkan
destination, geographic/area code, country code, call type :
international, operator, destination, address.
Overflow Routing
softswitch harus mampu melakukan pengaturan atau routing
terhadap kelebihan trafik.
Screening (country code and operator)
softswitch harus mampu melakukan screening terhadap panggilan
yang datang dari operator lain
Layanan kelas 5 Softswitch
 Abbreviated Dialing
abbrevated dialing adalah fitur untuk mempersingkat proses dialing dengan
nomer singkatan yang terdiri dari satu atau dua digit. Softswitch harus mampu
untuk mendeteksi penggunaan fitur ini oleh pelanggan denngan melakukan
pemetaan nomor singkata ke nomor yang sebenarnya dan kemudian melakukan
proses panggilan seperti bila pelanggan melakukan panggilan langsung tanpa
nomor singkatan.
Call Forwarding ( Unconditional, On Busy, No Answer, Call Waiting)
call forwarding adalah fitur yang memungkinkan pelanggan untuk mengalihkan
panggalan yang datang ke nomor lain yang terlah ditentukan pada saat fitur ini
diaktifkan. Pengalihan ini ditentukan oleh kondisi nomor tujuan apakah
uconditional, on busy, no answer atau pada saat ada call waiting. Aktifasi dapat
dilakukan oleh pelanggan atau operator.
Call Waiting
call waiting adalah fitur yang memungkinkan pelanggan menerima panggilan lain
pada saat telepon sedang digunakan. Sistem softswitch harus mampu
mengirimkan tone interupsi bila pelanggan tersebut dalam keasaan busy,
selanjutnya sentral akan menunggu aksi dari pelanggan tersebut apakah
pelanggan menerima panggilan dengan menekan tombol flash.
TERIMAKASIH
SEMOGA BERMANFAAT

Ppt server softswitch

  • 1.
  • 2.
    Kelompok 4 1. DiahAyu Prameswari 2. Nur hayati 3. RizqiaIrfi Maulidiyah 4. SitiHajar AzzahroNabila 5. WakhidahAevi Liana
  • 3.
    Pengertian Softswitch  Softswitch adalahsuatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini.  Menurut isc (International softswitch concortium) definisi softswitch adalah suatu perangkat yang memiliki kemampuan :  Memilih proses yang di terapkan pada suatu panggilan  Routing untuk panggilan dalam jaringan  Mentransfer kontrol panggilan ke elemen jaringanKonsep kerja softswitch  Antara MCG dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protocol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protocol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).  Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak akan memberikan layanan yang lain. MG juga bias bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softswitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.
  • 4.
    Komponen – komponen softswitch Gateway Controller (GC) berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain.  Signaling Gateway (SG) suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7  Media Gateway (MG) berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda  Feature Server (FS) menggunakan sumber daya dan layanan yang terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut.  Media Server (MS) fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media server.
  • 5.
    Fungsi Softswitch  FungsiSwitching Berkemampuan untuk menyambungkan dan memutuskan hubungan sementara. Softswitch mampu menghubungkan jaringan PSTN dengan jaringan IP dan juga melakukan pengaturan trafik yang berupa suara,data dan video.  Fungsi Kontrol Fungsi kontrol bekerja berdasarkan instruksi pensinyalan yang datang dari luar atau dari data yang disimpan oleh sentral telepon itu sendiri.  Fungsi persinyalan Mampu melakukan translasi protokol, sehingga dapat menjamin interoperability antara sistem signaling yang berbeda- beda seperti SS7, MGCP,IP, SIP, H.323 dan lain-lain  Fungsi Interface Mempunyai interface yang disebut application programming interface (API) yang membuatnya mampu untuk menambahkan atau mengembangkan server-server yang digunakan untuk menambahkan service
  • 6.
    Fitur –fitur yangada di softswitch  Abreviated dialing  Call forwading  Call waiting  Cancel call waiting  Calling line indetification presentasi ( ccip )  Clip on call waiting  Conterence call  Confrex
  • 7.
    Kelemahan Softswitch  Tergantungpada satu vendor, karena perangkat yang digunakan bersifat prepritary.  Investasi yang sangat tinggi.  Adanya fungsi kontrol, fungsi layanan dan fungsi network melekat dalam sirkit switch, sehingga operator sulit melakukan pengembangan dan diversivikasi layanan.
  • 8.
    Keuntungan Softswitch  Konstruksi: jaringan dapat dibangun dengan biaya minimal, bandingkan jika kamu membangun sebuah sentral besar ??  Operasi dan pemeliharaan : biaya operasi dan pemeliharaan jaringan terpadu akan lebih ekonomis dan mudah dibanding dengan jaringan yang terpisah  Layanan : jaringan bisa memberikan layanan nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan  Customer : jaringan bisa memberikan layanan yang lebih personal yang mendukung upaya pemeliharaan dan penambahan pelanggan.
  • 9.
    Dalam Media gatewayterbagi menjadi trunk gateway dan access gateway  Trunk gatewayadalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 4, yaitu merutekan trafik dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile). Trunk gateway akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyal trafik maupun signaling atau protokolnya  Acces gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 5 untuk menghubungkan softswitch dengan jaringan korporasi atay terminal pelanggan (CPE).
  • 10.
    Manfaat Softswitch  TeknologiSoftswitch mampu menghubungkan antara internet, jaringan wireless, jaringan kabel dan jaringan telepon tradisional.  Jaringan pusat (core network) dapat dicapai menggunakan Softswitch.  Softswitch memampukan jaringan telepon untuk berkomunikasi dengan jaringan data/internet dan sebaliknya. 
  • 11.
    Layanan Softswitch  sebagai penyedialayanan telepon dan data, sistem pada softswitch harus dapat diimplementasikan sebagai switch kelas 4, switch kelas 5, dan titik interkoneksi. Dalam praktek implementasnya, masing-masing jenis kelas tersebut dapat berdiri sendiri ataupun juga bisa berkombinasi. Aplikasi atau fitur di dalam system software dapat diberikan oeh 2 server yaitu :  Features Server (Basic Application)  Application Server (Enchanced Application)  Feature server  feature server adalah elemen jaringan softswitch yang berfungsi untuk menyediakan fitur fitur untuk layanan telepon. Feature server harus memiliki fasilitas Application Programming Interfaces (APls) yang memungkinkan operator atau pihak pengembang layanan dapat mengembangkan sendiri fitur fiitur yang akan diberikan kepada pelanggan.  Application Server  application server adalah elemen jaringan softswitch yang berfungsi menyediakan aplikasi tambahan, termasuk logika pelayanan dan eksekusinya terhadap satu atau lebih aplikasi dan atau layanan.
  • 12.
     sebagai penyedialayanan telepon dan data, sistem pada softswitch harus dapat diimplementasikan sebagai switch kelas 4, switch kelas 5, dan titik interkoneksi. Dalam praktek implementasnya, masing-masing jenis kelas tersebut dapat berdiri sendiri ataupun juga bisa berkombinasi. Aplikasi atau fitur di dalam system software dapat diberikan oeh 2 server yaitu :  Features Server (Basic Application)  Application Server (Enchanced Application)  Feature server  feature server adalah elemen jaringan softswitch yang berfungsi untuk menyediakan fitur fitur untuk layanan telepon. Feature server harus memiliki fasilitas Application Programming Interfaces (APls) yang memungkinkan operator atau pihak pengembang layanan dapat mengembangkan sendiri fitur fiitur yang akan diberikan kepada pelanggan.   Application Server  application server adalah elemen jaringan softswitch yang berfungsi menyediakan aplikasi tambahan, termasuk logika pelayanan dan eksekusinya terhadap satu atau lebih aplikasi dan atau layanan.   Media Server  Media server adalah elemen jaringan sebagai penyedia media pemroses dalam mendukung kinerja aplikasi serperi audio video conferencing, brandig of services, music- on-hold, dll.
  • 13.
    Softswitch dibagi menjadi2 kelas yaitu kelas 4 dan kelas 5 :  Softwitch yang digunakan untuk lalu lintas antara operator biasanya disebut kelas 4 softswitch fungsi utama dari kelas 4 softswitch adalah besarnya ukuran routing dari panggilana jarak jauh. karakteristik dari softswitch kelas 4 adalah mendukug protokol dan konversi, transcoding, Call per second rate, average time of one call routing, number of concurrent calls.   kelas 5 softswitch dimaksudkan untuk berkerja dengan end- user. Softswitch keals 5 ini baik untuk layanan telepon lokal dan jarak jauh. kelas 5 softswitch ditandai dengan layanan tambahan untuk end-user dan klien perusahaan seperti IP PBX fitur, Call center services, calling card platform, Qos, Group Busines, dan lain lain.
  • 14.
    Layanan Kelas 4Softswitch  Time Dependent Routing softswitch harus mampu melakukan pemilihan jalur routing berdasarkan waktu dalam hari dan hari dalam minggu.  Routing for Operator softswitch harus mampu melakukan pemilihan jalur outing berdasarkan operator trafik tersebut berasal.
  • 15.
     Routing forServices softswitch harus mampu melakukan pemilihan jalur routing berdasarkan jenis layanan tertentu dan trafik yang masuk. Misalnya pemilihan routing tertentu untuk layanan emergency, AIN dan lain lain. Routing for Network softswitch harus mampu melakukan pemilihan jalur routing berdasarkan jenis jaringan. Misalnya routing tertentu untuk trafik rusak yang berasal dari jaringan seluler, PSTN, VoIP, VPN, dan lain lain.
  • 16.
     Trunk GroupBundlink softswitch harus mampu melakukan pengelompokan trunk (trun group) dan masing masing dapat dikontrol dan dikelola secara tersendiri atau independen terhadap yang lain. Switch ID / Trunk Group Routing softswitch harus mampu melakukan pemilihan routing berdasarkan kelompok switch atau trunk dari mana trafik tersebut berasal. CIC (Carrier Identification Code) Routing softsiwtch harus mampu melakukan pemilihan kanal percakapan dengan pola tertentu sesuai dengan pola pemilihan yang dilakukan oleh pihak lawan sehingga tidak terjadi tabrakan pendudukan kanal sirkuit.
  • 17.
     Class ofServices Restriction softswitch harus mampu memberikan prioritas pengiriman berdasarkan kelas layanan yang dimilikinya. Dalam kedaan trafik padat, trafik yang memiliki kelas layanan rendah akan dikenakan penundaan, sementara trafik memiliki kelas layanan tinggi akan didahulukan. Blocking softswitch harus dapat melakukan blocking berdasarkan destination, geographic/area code, country code, call type : international, operator, destination, address. Overflow Routing softswitch harus mampu melakukan pengaturan atau routing terhadap kelebihan trafik. Screening (country code and operator) softswitch harus mampu melakukan screening terhadap panggilan yang datang dari operator lain
  • 18.
    Layanan kelas 5Softswitch  Abbreviated Dialing abbrevated dialing adalah fitur untuk mempersingkat proses dialing dengan nomer singkatan yang terdiri dari satu atau dua digit. Softswitch harus mampu untuk mendeteksi penggunaan fitur ini oleh pelanggan denngan melakukan pemetaan nomor singkata ke nomor yang sebenarnya dan kemudian melakukan proses panggilan seperti bila pelanggan melakukan panggilan langsung tanpa nomor singkatan. Call Forwarding ( Unconditional, On Busy, No Answer, Call Waiting) call forwarding adalah fitur yang memungkinkan pelanggan untuk mengalihkan panggalan yang datang ke nomor lain yang terlah ditentukan pada saat fitur ini diaktifkan. Pengalihan ini ditentukan oleh kondisi nomor tujuan apakah uconditional, on busy, no answer atau pada saat ada call waiting. Aktifasi dapat dilakukan oleh pelanggan atau operator. Call Waiting call waiting adalah fitur yang memungkinkan pelanggan menerima panggilan lain pada saat telepon sedang digunakan. Sistem softswitch harus mampu mengirimkan tone interupsi bila pelanggan tersebut dalam keasaan busy, selanjutnya sentral akan menunggu aksi dari pelanggan tersebut apakah pelanggan menerima panggilan dengan menekan tombol flash.
  • 19.