TEKNIK KOMPUTER DAN
JARINGAN
OLEH : SAMSUL ARIFIN
PENDAHULUAN
Pendahuluan
WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan yang mencakup area yang sangat luas
yang menjangkau batas provinsi bahkan sampai Negara yang ada di belahan bumi lain
bahkan mencakup benua.
Seperti LAN (Local Area Network), dalam sebuah WAN terdapat sejumlah perangkat
yang melewatkan aliran informasi data. Penggabungan perangkat tersebut
akan menciptakan infrastruktur WAN. Perangkat-perangkat antara lain :
Router
Switch ATM
Modem
CSU/DSU
Communication Server
Multiplexer
wireless
antena

Smk Negeri 1 Sukanagara
Pendahuluan
Semua perangkat tersebut akan mendukung kinerja jaringan berbasis WAN. Tanpa
adanya perangkat-perangkat pendukung tersebut tentu jaringan tidak akan bekerja
dengan maksimal. Padahal berbasis WAN merupakan jaringan yang berbasis luas, yang
digunakan untuk berkomunikasi dari berbagai belahan bumi ini, yaitu antar Negara
bahkan antar benua. Jadi perangkat tersebut harus perangkat yang memiliki
standard yang memenuhi, yaitu harus perangkat yang berkualitas tinggi.
Semua perangkat mempunyai fungsi dan kegunaan yang berbeda sehingga semua
kebutuhan jaringan akan terpenuhi dengan adanya perangkat-perangkat tersebut.
Namun dibalik keunggulan perangkat-perangkat tersebut tentu juga terdapat juga
beberapa kelemahan dari setiap perangkat tersebut

Smk Negeri 1 Sukanagara
MACAM-MACAM
PERANGKAT JARINGAN
BARBASIS WAN
1.

ROUTER

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data
melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses
yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan
jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
. Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol
TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router,
ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya.
Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak
router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil
ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau
untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk
meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya.

Smk Negeri 1 Sukanagara
Router
Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang
menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada
umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan
radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau
berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Smk Negeri 1 Sukanagara
Router
Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan
telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital
Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke
sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access
server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan
lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router
jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan
paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski
beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket
disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu
lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah
adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.

Smk Negeri 1 Sukanagara
Router
Di dalam sesebuah rangkaian, data perlulah dihantar dan dikirim dengan tepat
dan betul. Rangkaian komputer kompleks biasanya terdiri koleksi LAN yang
dijalinkan satu sama lain. Kerja-kerja mengirim ini dilaksanakan oleh router di
mana router akan mengambil pesan data dari LAN dan menukarkannya kepada
paket yang sesuai untuk dihantarkan ke LAN yang satu lagi

Smk Negeri 1 Sukanagara
Fungsi Router
Menghubungkan sejumlah jaringan yang memiliki topologi dan protokol yang
berbeda
Menghubungkan jaringan pada suatu lokasi dengan jaringan pada lokasi yang
lain.
Membagi suatu jaringan berukuran besar menjadi jaringan-jaringan yang
lebih kecil dan mudag untuk dikelola.
Memungkinkan jaringan dihubungkan ke internet dan informasi yang tersedia
dapat diakses oleh siapa saja.
Mencari jalan terefisien untuk mengirimkan data ke tujuan.
Melindungi jaringan dari pemakai-pemakai yang tidak berhak dengan cara
membatasi akses terhadap data-data yang tidak berhak untuk diakses.
Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat
untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Smk Negeri 1 Sukanagara
Fungsi Router

Smk Negeri 1 Sukanagara
Analogi Router dan Switch
Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch yaitu switch
merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan.
Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu
urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai
macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada
sebuah LAN.
Ketika paket dihantar, router akan menjalankan beberapa proses penting
antaranya ialah:
membuat terjemahan protocol
Mengemas kini jadwal haluan
Mengirim paket
membungkus paket dan membuka bungkusan paket.
Selain itu juga router berperan untuk menapis trafik dengan membenarkan
paket tertentu saja. Ini membolehkannya bertindak sebagai alat pelindung
ringkas bagi rangkaian.

Smk Negeri 1 Sukanagara
Cara kerja router
Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat
meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi
beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi,
router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan
menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti
halnya alamat IP

Smk Negeri 1 Sukanagara
Konfigurasi router dgan menggunakan PC dengan
SO Win XP
Untuk konfigurasi Router dengan menggunakan PC ( OS WIN Xp ) sangatlah
mudah, yaitu dengan langkah seperti berikut :
1.
Pastikan Komputer memiliki minimal 2 buah LAN Card ( apabila hanya
menggunakan 2 Sis )
2.
Berikan konfigurasi jaringan sesuai Sis yang digunakan pada setiap LAN
Card. (pastikan tiap LAN menggunakan Sis yang berbeda )
3.
Ping atau test koneksi ke tiap Sis, dari router. (pastikan semua koneksi
dalam keadaan baik)
4.
Share LAN card dengan cara :
·
klik kanan pada LAN Card kemudian pada Tab Advance pastikan ada
pilihan “use another network to.....”
·
setelah itu coba lakukan ping dari computer lain (antar client yang
berbeda Sis), pastikan jawaban reply.

Smk Negeri 1 Sukanagara
2.

Switch ATM (Asynchronous Transfer Mode)

ATM merupakan sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay,
di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng
bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ATM
banyak digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN
berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET).
ATM menyediakan bandwidth yang terukur yang dapat melayani baik jaringan
LAN maupun WAN.
ATM switch memiliki kemampuan:
mendukung bermacam layanan ataupun interface
disertai langsung dengan software sistem operasi internetworking
mekanisme manajemen trafik yang baik

Smk Negeri 1 Sukanagara
Switch ATM (Asynchronous Transfer Mode)
Router aplikasi
Adalah aplikasi yang dapat diinstall pada SO sehingga SO tersebut akan
memiliki kemampuan seperti router. Contoh aplikasi ini adalah Winroute,
WinGate, SpyGate, dan WinProxy.
Router hardware
Adalah hardware yang memiliki kemampuan seperti router sehingga dari
hardware tersebut dapat memancarkan atau membagi IP Address dan mensharing IP Address. Pada prakteknya router hardware digunakan untuk
membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah. Contoh dari router ini
adalah router buatan pabrik seperti Cisco dan Planet.

Smk Negeri 1 Sukanagara
Switch ATM (Asynchronous Transfer Mode)
Switch WAN adalah perangkat jaringan yang mempuyai banyak port digunakan
pada jaringan carier.Perangkat ini pada dasarnya sama dengan switch yang
menghubungkan Frame relay,X.25,SMDS,dan beropearsi pada di DATA LINK
layer yang terdapat pada model OSI.
Fungsi switch WAN yakni mampu menentukan apakah sebuah frame data
perlu dilewatkan ke segment (port) yang lain atau tidak dimana keputusannya
diambil berdasarkan MAC address tujuan pada frame data tersebut. Jika MAC
address tujuannya satu segment dengan MAC addres pengirim maka switch
akan menfilter (memblokir) frame data Jika MAC address tujuannya berbeda
segment dengan MAC address pengirim maka switch akan menforward frame
data dengan membentuk microsegmentation Dan jika switch tidak tahu MAC
address tujuannya maka switch akan menflood frame tersebut ke semua port.
Setiap switch akan memiliki switching table yang berisi MAC address dan
nomor portnya. Di switch switching table disimpan dalam area memori yang
disebut CAM (Content Addresable Memory)

Smk Negeri 1 Sukanagara
3. CSU /DSU (Channel Service CSU Unit/Data
Service Unit)
CSU/DSU sama seperti modem, hanya saja CSU/DSU mengirim data dalam
format digital melalui jaringan telephone digital. CSU/DSU biasanya berupa
kotak fisik yang merupakan dua unit yang terpisah : CSU atau DSU. Jalur
komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai. Untuk jalur digital,
sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data Service Unit (DSU) dibutuhkan.
Keduanya sering digabung menjadi sebuah perangkat yang disebut CSU/DSU.

Smk Negeri 1 Sukanagara
4.

MODEM

Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator
merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa
(Carrier) dan siap Untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian
yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal
pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima
dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya
modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak
jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti
VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem
lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi
pada computer.

Smk Negeri 1 Sukanagara
MODEM
Dari dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem
untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan
melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital
kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara
fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
Sebuah modem (MOdulator/DE-Modulator) digunakan untuk menterjemahkan
sinyal digital dari jaringan untuk diubah menjadi sinyal analog, sinyal yang
biasa diterapkan pasa sambungan telepon biasa.
Dengan teknologi modem masa kini, kecepatan lalulintas hubungan
berlangsung pada kecepatan yang terbatas sebesar 33.6KB (56KB?) untuk
pengiriman data, meski hal itu boleh dibilang sebagai kecepatan yang dimiliki
oleh sambungan telepon yang berkualitas baik. Koneksi secara „dial-up‟, meski
memiliki keterbatasan bandwidth (lebar saluran yang dilalui transmisi data),
namun dipandang masih cukup memadai, karena murahnya, dan masih sesuai
untuk menunjang kebutuhan aplikasi-aplikasi yang tidak terlalu tinggi
persyaratan kecepatannya, serta untuk keperluan e-mail saja.

Smk Negeri 1 Sukanagara
5.

COMUNICATION SERVER

Communication Server adalah server khusus “dial in/out” bagi pengguna untuk
dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN.

Smk Negeri 1 Sukanagara
6.

MULTIPLEXER

Sebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui
sebuah sirkit (circuit). Multiplexer dapat mentransfer beberapa data secara
simultan (terus-menerus), seperti video, sound, text, dan lain-lain.
Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara berbarengan
pada satu kanal transmisi disebut multiplexing. Perangkat yang melaksanakan
multiplexing disebut multiplexer (mux). Multiplexer mengkombinasikan (me multiplex) data dari n input dan mentransmisi melalui kapasitas data link yang
tinggi. Demultiplexer menerima aliran data yang di-multiplex (pemisahan
(demultiplex) dari data tersebut tergantung pada channel) dan mengirimnya ke
line output yang diminta.
Ada 3 jenis multiplexing
FDM : Frequency Division Multiplexing
IDM : Time Division Multiplexing
CDM : Code Division Multiplexing

Smk Negeri 1 Sukanagara
7.

WIRELESS

Jaringan Nirlakabel atau dikenal dengan nama Wireless merupakan salah
satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media
transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan
dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi
wireless jarak jauh, sangat berpotensi untuk diterapkan pada daerah
pedesaan/pedalaman. Ciri utama dari teknologi jenis ini adalah biaya
pembangunannya yang rendah, kemudahan pambangunan, dan
kemampuannya untuk menjangkau wilayah geografis yang luas.

Smk Negeri 1 Sukanagara
8. WIRELESS
Jaringan Nirlakabel atau dikenal dengan nama Wireless merupakan salah
satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media
transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan
dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi
wireless jarak jauh, sangat berpotensi untuk diterapkan pada daerah
pedesaan/pedalaman. Ciri utama dari teknologi jenis ini adalah biaya
pembangunannya yang rendah, kemudahan pambangunan, dan
kemampuannya untuk menjangkau wilayah geografis yang luas.

Smk Negeri 1 Sukanagara
WIRELESS
Fungsi wireless
Secara umum wireless memiliki fungsi menghubungkan dua atau lebih
peralatan dengan menggunakan media gelombang radio. atau dapat juga di
artikan sebagai pengganti kabel. memang banyak kelebihan yang dimiliki misal
pemasangannya mudah, mampu menjangkau jarak yang cukup jauh, dan biaya
yang cukup murah di banding menggunakan kabel untuk jarak yang cukup
jauh.
Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian
yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel
(Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE
802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g
(WiMax – Worldwide Interoperability for Microwave Access) yang berskala
dunia, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut
menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh
hingga kecepatan transfernya.

Smk Negeri 1 Sukanagara
WIRELESS
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan
Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses
internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu
nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk
terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal
dengan hotspot) terdekat.
Uniknya, Sinyal pada media transmisi wireless ini terputus-putus (intermittence)
yang disebabkan oleh adanya benda antara pengirim dan penerima sehingga
sinyal terhalang dan tidak sampai pada penerima (gejala ini sangat terasa pada
komunikasi wireless dengan IR). Media transmisi wireless mengalami gejala
yang disebut multipath (propagasi radio dari pengirim ke penerima melalui
banyak jalur yang LoS dan yang tidak LOS/NLoS). Sinyal pada media radio
sangat komplek untuk dipresentasikan kerena sinyalnya menggunakan
bilangan imajiner, memiliki pola radiasi dan memiliki polarisasi(menyebar).
Wireless Bersifat broadcast karena pola radiasinya yang memancar ke segala
arah, sehingga semua terminal dapat menerima sinyal dari pengirim.

Smk Negeri 1 Sukanagara
WIRELESS
Media transmisi wireless memiliki keunggulan dan kelemahan, diantaranya
sebagai berikut. Adapun keunggulan dari media transmisi wireless :
Biaya pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada
jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).
Infrastrukturnya berdimensi kecil, pembangunannya cepat, mudah
dikembangkan (misalnya dengan konsep mikrosel dan teknik frequency reuse).
Mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
Koneksi Internet akses 24 jam, aksesnya yang cepat, dan bebas pulsa telpon.

Smk Negeri 1 Sukanagara
WIRELESS
Spesifikasi
Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat
variasi dari 802.11, yaitu:
802.11a
802.11b
802.11g
802.11n
Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak
diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi
Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi
dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.
Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan
dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz.
Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz),
berpusat di frekuensi berikut:

Smk Negeri 1 Sukanagara
WIRELESS
Channel 1 – 2,412 MHz;
Channel 2 – 2,417 MHz;
Channel 3 – 2,422 MHz;
Channel 4 – 2,427 MHz;
Channel 5 – 2,432 MHz;
Channel 6 – 2,437 MHz;
Channel 7 – 2,442 MHz;
Channel 8 – 2,447 MHz;
Channel 9 – 2,452 MHz;
Channel 10 – 2,457 MHz;
Channel 11 – 2,462 MHz

Smk Negeri 1 Sukanagara
WIRELESS
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi
komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN
(wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek
dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet)
yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas
interoperasi yang dipersyaratkan.
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok
insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis
Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b,
802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja
di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network
(WMAN).

Smk Negeri 1 Sukanagara
WIRELESS
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi
perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut
frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang
berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN
atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP)
dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router.

Smk Negeri 1 Sukanagara
Konfigurasi Wireless Access Point
Wireless Access Point (WAP atau AP) adalah alat yang digunakan untuk
menghubungkan alat-alat dalam suatu jaringan, dari dan ke jaringan Wireless.
Berikut langkah konfigurasi device access point yang merupakan produk dari
Linkys yaitu WAP54G.
Langkah Pertama
Hubungkan kabel jaringan dari salah satu port Ethernet pada Router dengan
port Ethernet pada device WAP.

Smk Negeri 1 Sukanagara
Konfigurasi Wireless Access Point
Langkah Kedua
Ubahlah konfigurasi IP Address network device pada computer anda dengan
cara:
Klik menu [Start] – [Settings] – [Control Panel]
Pada jendela aplikasi Control Panel, klik 2x pada item Network Connections
Kemudian klik kanan pada salah satu jenis koneksi yang anda miliki Local
Area Connection atau Wireless Network Connection, dan pilihlah
Properties pada menu pop-up yang muncul
Pada jendela koneksi pilihlah Internet Protocol(TCP/IP) pada pilihan This
connection uses the following items. Dan klik pada tombol Properties

Smk Negeri 1 Sukanagara
Konfigurasi Wireless Access Point
Langkah Kedua
Ubahlah konfigurasi IP Address network device pada computer anda dengan
cara:
Klik menu [Start] – [Settings] – [Control Panel]
Pada jendela aplikasi Control Panel, klik 2x pada item Network Connections
Kemudian klik kanan pada salah satu jenis koneksi yang anda miliki Local
Area Connection atau Wireless Network Connection, dan pilihlah
Properties pada menu pop-up yang muncul
Pada jendela koneksi pilihlah Internet Protocol(TCP/IP) pada pilihan This
connection uses the following items. Dan klik pada tombol Properties

Smk Negeri 1 Sukanagara
Konfigurasi Wireless Access Point
Pada jendela Internet Protocol(TCP/IP) Properties, pilihlah option Use the
following IP Address, dan masukkanlah IP Address, Subnet Mask, dan juga
Gateway-nya
Perhatikan bahwa IP Address yang anda masukkan sesuai dengan gambar
diatas adalah 192.168.1.10, angka 10 tersebut dapat anda ganti dengan nomor
dari 2 sampai dengan 254, kecuali nomor 1 (alamat router), dan juga 245
(alamat access point).
Jika sudah, klik OK, dan klik OK sekali lagi pada jendela koneksi

Smk Negeri 1 Sukanagara
8.

ANTENA

Alat yang digunakan untuk menambahkan daya pancar dari sinyal analog. Dan
akan menyebarkan daya pancar melalui suatu medium udara. Antena
mengkonversi gelombang elektrik menjadi gelombang
elektromagnetik.Kekuatan antena untuk menerima atau mengirim sinyal dikenal
sebagai gain/penguatan antena.Sedangkan satuan untuk mengukur penguatan
antena adalah dBi.
Kekuatan dalam mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal radio, satuan
ukurnya adalah dB. Jadi ketika dB bertambah, maka jangkauan jarak yang bisa
ditempuhpun bertambah. Jenis antena yang akan dipasang harus sesuai
dengan sistem yang akan kita bangun, juga disesuaikan dengan kebutuhan
penyebaran sinyalnya.

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
Fungsi
Fungsi antena adalah untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal
elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke
udara / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk
menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang
bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada radar atau sistem
komunikasi satelit, sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua
fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. Namun, pada sebuah teleskop
radio, antena hanya menjalankan fungsi penerima saja.

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
Karakter antenna
Ada beberapa karakter penting antena yang perlu dipertimbangkan dalam
memilih jenis antena untuk suatu aplikasi (termasuk untuk digunakan pada
sebuah teleskop radio), yaitu pola radiasi, directivity, gain, dan polarisasi.
Karakter-karakter ini umumnya sama pada sebuah antena, baik ketika antena
tersebut menjadi peradiasi atau menjadi penerima, untuk suatu frekuensi,
polarisasi, dan bidang irisan tertentu.

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
Antena Omnidirectional
Biasanya antena jenis ini digunakan pada Access Point(AP).Antena
jenis ini mempunyai pola radiasi 360 derajat.
Contoh yang biasa digunakan dari jenis antena ini yaitu :
a. Sectoral
Mempunyai penguatan antara 10 - 19 dBi
Tingginya penguatan dikompensasi dengan pola radiasi yang sempit dari 45 1800

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
Pola radiasi
Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan
oleh sebuah antena, atau plot 3-dimensi tingkat penerimaan sinyal yang
diterima oleh sebuah antena. Pola radiasiantena dibentuk oleh dua buah pola
radiasi berdasar bidang irisan, yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah
elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah azimuth (pola
azimuth).

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
Kedua pola di atas akan membentuk pola 3-dimensi. Pola radiasi 3-dimensi
inilah yang umum disebut sebagai pola radiasi antena dipol. Sebuah antena
yang meradiasikan sinyalnya sama besar ke segala arah disebut sebagai
antena isotropis. Antena seperti ini akan memiliki pola radiasi berbentuk bola
Namun, jika sebuah antena memiliki arah tertentu, di mana pada arah tersebut
distribusi sinyalnya lebih besar dibandingkan pada arah lain, maka antena ini
akan memiliki directivity Semakin spesifik arah distribusi sinyal oleh sebuah
antena, maka directivity antena tersebut.

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
• Gain
Gain (directive gain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan
antena mengarahkan radiasi sinyalnya, atau penerimaan sinyal dari arah
tertentu. Gain bukanlah kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis pada
umumnya seperti watt, ohm, atau lainnya, melainkan suatu bentuk
perbandingan. Oleh karena itu, satuan yang digunakan untuk gain adalah
desibel.

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
• Polarisasi
Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan listrik. Antena dipol
memiliki polarisasi linear vertikal . Mengenali polarisasi antena amat berguna
dalam sistem komunikasi, khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum
pada transmisi sinyal. Pada astronomi radio, tujuan mengenali polarisasi sinyal
yang dipancarkan oleh sebuah objek astronomi adalah untuk mempelajari
medan magnetik dari objek tersebut.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola radiasi, yang pertama
adalah Half-power Beamwidth (HPBW), atau yang biasa dikenal sebagai
beanwidth suatu antena. Dalam astronomi radio, beamwidth adalah resolusi
spasial dari sebuah teleskop radio, yaitu diameter sudut minimun dari dua buah
titik yang mampu dipisahkan oleh teleskop radio tersebut. Secara teori,
beamwidth untuk antena yang berbentuk parabola dapat ditentukan.

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
Antena Grid
Antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer. Sudut pola
pancaran antena ini lebih fokus pada titik tertentu sesuai pemasangannya.
Antena Parabolik
– Dipakai untuk jarak menengah atau jarak jauh
– Gain-nya bisa antara 18 sampai 28 dBi
Kelebihan antena parabola
Dapat digunakan untuk menerima 3 satellite sekaligus tanpa harus
menggerakkan antenna.
Dapat menampilkan gambar dari semua TV dari satelit yang ditangkap dalam
sekejap.
Kondisi permanent sehingga tidak gampang goyah terhadap posisi.
Signal quality dapat maksimum

Smk Negeri 1 Sukanagara
ANTENA
Kekurangan antena parabola
Tidak dapat digunakan menangkap satelit lebih dari 5
Membutuhkan lebih banyak LNBF
Channel yang diterima lebih sedikit

Smk Negeri 1 Sukanagara
KESIMPULAN
KESIMPULAN
WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan yang mencakup area yang
sangat luas yang menjangkau batas provinsi bahkan sampai Negara yang ada
di belahan bumi lain bahkan mencakup benua.
Jaringan WAN membutuhkan beberapa perangkat yang dapat mendukung
kinerja dari jaringan tersebut, tanpa adanya perangkat-perangkat yang
mendukung tentu jaringan tersebut tidak dapat bekerja secara optimal, apalagi
jaringan yang berbasis luas ini.
Setiap perangkat memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda-beda.
Namun karena adanya dukungan dari perangkat yang lain tentu perangkat
dalam jaringan dapat beropersi secara maksimal.

Smk Negeri 1 Sukanagara
Terima kasih
Semoga bermanfaat.
http://wheennnn.blogspot.com/2011/04/makalah-perangkat-jaringanberbasis-wan.html
Get up to speed with the
2007 Office system

power point WAN Presentation

  • 1.
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    Pendahuluan WAN (Wide AreaNetwork) merupakan jaringan yang mencakup area yang sangat luas yang menjangkau batas provinsi bahkan sampai Negara yang ada di belahan bumi lain bahkan mencakup benua. Seperti LAN (Local Area Network), dalam sebuah WAN terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur WAN. Perangkat-perangkat antara lain : Router Switch ATM Modem CSU/DSU Communication Server Multiplexer wireless antena Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 5.
    Pendahuluan Semua perangkat tersebutakan mendukung kinerja jaringan berbasis WAN. Tanpa adanya perangkat-perangkat pendukung tersebut tentu jaringan tidak akan bekerja dengan maksimal. Padahal berbasis WAN merupakan jaringan yang berbasis luas, yang digunakan untuk berkomunikasi dari berbagai belahan bumi ini, yaitu antar Negara bahkan antar benua. Jadi perangkat tersebut harus perangkat yang memiliki standard yang memenuhi, yaitu harus perangkat yang berkualitas tinggi. Semua perangkat mempunyai fungsi dan kegunaan yang berbeda sehingga semua kebutuhan jaringan akan terpenuhi dengan adanya perangkat-perangkat tersebut. Namun dibalik keunggulan perangkat-perangkat tersebut tentu juga terdapat juga beberapa kelemahan dari setiap perangkat tersebut Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 6.
  • 7.
    1. ROUTER Router adalah sebuahalat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI. . Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 8.
    Router Router juga kadangdigunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 9.
    Router Router juga dapatdigunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 10.
    Router Di dalam sesebuahrangkaian, data perlulah dihantar dan dikirim dengan tepat dan betul. Rangkaian komputer kompleks biasanya terdiri koleksi LAN yang dijalinkan satu sama lain. Kerja-kerja mengirim ini dilaksanakan oleh router di mana router akan mengambil pesan data dari LAN dan menukarkannya kepada paket yang sesuai untuk dihantarkan ke LAN yang satu lagi Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 11.
    Fungsi Router Menghubungkan sejumlahjaringan yang memiliki topologi dan protokol yang berbeda Menghubungkan jaringan pada suatu lokasi dengan jaringan pada lokasi yang lain. Membagi suatu jaringan berukuran besar menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil dan mudag untuk dikelola. Memungkinkan jaringan dihubungkan ke internet dan informasi yang tersedia dapat diakses oleh siapa saja. Mencari jalan terefisien untuk mengirimkan data ke tujuan. Melindungi jaringan dari pemakai-pemakai yang tidak berhak dengan cara membatasi akses terhadap data-data yang tidak berhak untuk diakses. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 12.
  • 13.
    Analogi Router danSwitch Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch yaitu switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN. Ketika paket dihantar, router akan menjalankan beberapa proses penting antaranya ialah: membuat terjemahan protocol Mengemas kini jadwal haluan Mengirim paket membungkus paket dan membuka bungkusan paket. Selain itu juga router berperan untuk menapis trafik dengan membenarkan paket tertentu saja. Ini membolehkannya bertindak sebagai alat pelindung ringkas bagi rangkaian. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 14.
    Cara kerja router Carakerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 15.
    Konfigurasi router dganmenggunakan PC dengan SO Win XP Untuk konfigurasi Router dengan menggunakan PC ( OS WIN Xp ) sangatlah mudah, yaitu dengan langkah seperti berikut : 1. Pastikan Komputer memiliki minimal 2 buah LAN Card ( apabila hanya menggunakan 2 Sis ) 2. Berikan konfigurasi jaringan sesuai Sis yang digunakan pada setiap LAN Card. (pastikan tiap LAN menggunakan Sis yang berbeda ) 3. Ping atau test koneksi ke tiap Sis, dari router. (pastikan semua koneksi dalam keadaan baik) 4. Share LAN card dengan cara : · klik kanan pada LAN Card kemudian pada Tab Advance pastikan ada pilihan “use another network to.....” · setelah itu coba lakukan ping dari computer lain (antar client yang berbeda Sis), pastikan jawaban reply. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 16.
    2. Switch ATM (AsynchronousTransfer Mode) ATM merupakan sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ATM banyak digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET). ATM menyediakan bandwidth yang terukur yang dapat melayani baik jaringan LAN maupun WAN. ATM switch memiliki kemampuan: mendukung bermacam layanan ataupun interface disertai langsung dengan software sistem operasi internetworking mekanisme manajemen trafik yang baik Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 17.
    Switch ATM (AsynchronousTransfer Mode) Router aplikasi Adalah aplikasi yang dapat diinstall pada SO sehingga SO tersebut akan memiliki kemampuan seperti router. Contoh aplikasi ini adalah Winroute, WinGate, SpyGate, dan WinProxy. Router hardware Adalah hardware yang memiliki kemampuan seperti router sehingga dari hardware tersebut dapat memancarkan atau membagi IP Address dan mensharing IP Address. Pada prakteknya router hardware digunakan untuk membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah. Contoh dari router ini adalah router buatan pabrik seperti Cisco dan Planet. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 18.
    Switch ATM (AsynchronousTransfer Mode) Switch WAN adalah perangkat jaringan yang mempuyai banyak port digunakan pada jaringan carier.Perangkat ini pada dasarnya sama dengan switch yang menghubungkan Frame relay,X.25,SMDS,dan beropearsi pada di DATA LINK layer yang terdapat pada model OSI. Fungsi switch WAN yakni mampu menentukan apakah sebuah frame data perlu dilewatkan ke segment (port) yang lain atau tidak dimana keputusannya diambil berdasarkan MAC address tujuan pada frame data tersebut. Jika MAC address tujuannya satu segment dengan MAC addres pengirim maka switch akan menfilter (memblokir) frame data Jika MAC address tujuannya berbeda segment dengan MAC address pengirim maka switch akan menforward frame data dengan membentuk microsegmentation Dan jika switch tidak tahu MAC address tujuannya maka switch akan menflood frame tersebut ke semua port. Setiap switch akan memiliki switching table yang berisi MAC address dan nomor portnya. Di switch switching table disimpan dalam area memori yang disebut CAM (Content Addresable Memory) Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 19.
    3. CSU /DSU(Channel Service CSU Unit/Data Service Unit) CSU/DSU sama seperti modem, hanya saja CSU/DSU mengirim data dalam format digital melalui jaringan telephone digital. CSU/DSU biasanya berupa kotak fisik yang merupakan dua unit yang terpisah : CSU atau DSU. Jalur komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai. Untuk jalur digital, sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data Service Unit (DSU) dibutuhkan. Keduanya sering digabung menjadi sebuah perangkat yang disebut CSU/DSU. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 20.
    4. MODEM Modem berasal darisingkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap Untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada computer. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 21.
    MODEM Dari dari komputeryang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal. Sebuah modem (MOdulator/DE-Modulator) digunakan untuk menterjemahkan sinyal digital dari jaringan untuk diubah menjadi sinyal analog, sinyal yang biasa diterapkan pasa sambungan telepon biasa. Dengan teknologi modem masa kini, kecepatan lalulintas hubungan berlangsung pada kecepatan yang terbatas sebesar 33.6KB (56KB?) untuk pengiriman data, meski hal itu boleh dibilang sebagai kecepatan yang dimiliki oleh sambungan telepon yang berkualitas baik. Koneksi secara „dial-up‟, meski memiliki keterbatasan bandwidth (lebar saluran yang dilalui transmisi data), namun dipandang masih cukup memadai, karena murahnya, dan masih sesuai untuk menunjang kebutuhan aplikasi-aplikasi yang tidak terlalu tinggi persyaratan kecepatannya, serta untuk keperluan e-mail saja. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 22.
    5. COMUNICATION SERVER Communication Serveradalah server khusus “dial in/out” bagi pengguna untuk dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 23.
    6. MULTIPLEXER Sebuah Multiplexer mentransmisikangabungan beberapa sinyal melalui sebuah sirkit (circuit). Multiplexer dapat mentransfer beberapa data secara simultan (terus-menerus), seperti video, sound, text, dan lain-lain. Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara berbarengan pada satu kanal transmisi disebut multiplexing. Perangkat yang melaksanakan multiplexing disebut multiplexer (mux). Multiplexer mengkombinasikan (me multiplex) data dari n input dan mentransmisi melalui kapasitas data link yang tinggi. Demultiplexer menerima aliran data yang di-multiplex (pemisahan (demultiplex) dari data tersebut tergantung pada channel) dan mengirimnya ke line output yang diminta. Ada 3 jenis multiplexing FDM : Frequency Division Multiplexing IDM : Time Division Multiplexing CDM : Code Division Multiplexing Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 24.
    7. WIRELESS Jaringan Nirlakabel ataudikenal dengan nama Wireless merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi wireless jarak jauh, sangat berpotensi untuk diterapkan pada daerah pedesaan/pedalaman. Ciri utama dari teknologi jenis ini adalah biaya pembangunannya yang rendah, kemudahan pambangunan, dan kemampuannya untuk menjangkau wilayah geografis yang luas. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 25.
    8. WIRELESS Jaringan Nirlakabelatau dikenal dengan nama Wireless merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi wireless jarak jauh, sangat berpotensi untuk diterapkan pada daerah pedesaan/pedalaman. Ciri utama dari teknologi jenis ini adalah biaya pembangunannya yang rendah, kemudahan pambangunan, dan kemampuannya untuk menjangkau wilayah geografis yang luas. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 26.
    WIRELESS Fungsi wireless Secara umumwireless memiliki fungsi menghubungkan dua atau lebih peralatan dengan menggunakan media gelombang radio. atau dapat juga di artikan sebagai pengganti kabel. memang banyak kelebihan yang dimiliki misal pemasangannya mudah, mampu menjangkau jarak yang cukup jauh, dan biaya yang cukup murah di banding menggunakan kabel untuk jarak yang cukup jauh. Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g (WiMax – Worldwide Interoperability for Microwave Access) yang berskala dunia, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 27.
    WIRELESS Awalnya Wi-Fi ditujukanuntuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat. Uniknya, Sinyal pada media transmisi wireless ini terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda antara pengirim dan penerima sehingga sinyal terhalang dan tidak sampai pada penerima (gejala ini sangat terasa pada komunikasi wireless dengan IR). Media transmisi wireless mengalami gejala yang disebut multipath (propagasi radio dari pengirim ke penerima melalui banyak jalur yang LoS dan yang tidak LOS/NLoS). Sinyal pada media radio sangat komplek untuk dipresentasikan kerena sinyalnya menggunakan bilangan imajiner, memiliki pola radiasi dan memiliki polarisasi(menyebar). Wireless Bersifat broadcast karena pola radiasinya yang memancar ke segala arah, sehingga semua terminal dapat menerima sinyal dari pengirim. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 28.
    WIRELESS Media transmisi wirelessmemiliki keunggulan dan kelemahan, diantaranya sebagai berikut. Adapun keunggulan dari media transmisi wireless : Biaya pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel). Infrastrukturnya berdimensi kecil, pembangunannya cepat, mudah dikembangkan (misalnya dengan konsep mikrosel dan teknik frequency reuse). Mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas. Koneksi Internet akses 24 jam, aksesnya yang cepat, dan bebas pulsa telpon. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 29.
    WIRELESS Spesifikasi Wi-Fi dirancang berdasarkanspesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a 802.11b 802.11g 802.11n Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama. Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut: Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 30.
    WIRELESS Channel 1 –2,412 MHz; Channel 2 – 2,417 MHz; Channel 3 – 2,422 MHz; Channel 4 – 2,427 MHz; Channel 5 – 2,432 MHz; Channel 6 – 2,437 MHz; Channel 7 – 2,442 MHz; Channel 8 – 2,447 MHz; Channel 9 – 2,452 MHz; Channel 10 – 2,457 MHz; Channel 11 – 2,462 MHz Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 31.
    WIRELESS Secara teknis operasional,Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan. Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN). Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 32.
    WIRELESS Karena perangkat denganstandar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz. Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 33.
    Konfigurasi Wireless AccessPoint Wireless Access Point (WAP atau AP) adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan alat-alat dalam suatu jaringan, dari dan ke jaringan Wireless. Berikut langkah konfigurasi device access point yang merupakan produk dari Linkys yaitu WAP54G. Langkah Pertama Hubungkan kabel jaringan dari salah satu port Ethernet pada Router dengan port Ethernet pada device WAP. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 34.
    Konfigurasi Wireless AccessPoint Langkah Kedua Ubahlah konfigurasi IP Address network device pada computer anda dengan cara: Klik menu [Start] – [Settings] – [Control Panel] Pada jendela aplikasi Control Panel, klik 2x pada item Network Connections Kemudian klik kanan pada salah satu jenis koneksi yang anda miliki Local Area Connection atau Wireless Network Connection, dan pilihlah Properties pada menu pop-up yang muncul Pada jendela koneksi pilihlah Internet Protocol(TCP/IP) pada pilihan This connection uses the following items. Dan klik pada tombol Properties Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 35.
    Konfigurasi Wireless AccessPoint Langkah Kedua Ubahlah konfigurasi IP Address network device pada computer anda dengan cara: Klik menu [Start] – [Settings] – [Control Panel] Pada jendela aplikasi Control Panel, klik 2x pada item Network Connections Kemudian klik kanan pada salah satu jenis koneksi yang anda miliki Local Area Connection atau Wireless Network Connection, dan pilihlah Properties pada menu pop-up yang muncul Pada jendela koneksi pilihlah Internet Protocol(TCP/IP) pada pilihan This connection uses the following items. Dan klik pada tombol Properties Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 36.
    Konfigurasi Wireless AccessPoint Pada jendela Internet Protocol(TCP/IP) Properties, pilihlah option Use the following IP Address, dan masukkanlah IP Address, Subnet Mask, dan juga Gateway-nya Perhatikan bahwa IP Address yang anda masukkan sesuai dengan gambar diatas adalah 192.168.1.10, angka 10 tersebut dapat anda ganti dengan nomor dari 2 sampai dengan 254, kecuali nomor 1 (alamat router), dan juga 245 (alamat access point). Jika sudah, klik OK, dan klik OK sekali lagi pada jendela koneksi Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 37.
    8. ANTENA Alat yang digunakanuntuk menambahkan daya pancar dari sinyal analog. Dan akan menyebarkan daya pancar melalui suatu medium udara. Antena mengkonversi gelombang elektrik menjadi gelombang elektromagnetik.Kekuatan antena untuk menerima atau mengirim sinyal dikenal sebagai gain/penguatan antena.Sedangkan satuan untuk mengukur penguatan antena adalah dBi. Kekuatan dalam mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal radio, satuan ukurnya adalah dB. Jadi ketika dB bertambah, maka jangkauan jarak yang bisa ditempuhpun bertambah. Jenis antena yang akan dipasang harus sesuai dengan sistem yang akan kita bangun, juga disesuaikan dengan kebutuhan penyebaran sinyalnya. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 38.
    ANTENA Fungsi Fungsi antena adalahuntuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada radar atau sistem komunikasi satelit, sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. Namun, pada sebuah teleskop radio, antena hanya menjalankan fungsi penerima saja. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 39.
    ANTENA Karakter antenna Ada beberapakarakter penting antena yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis antena untuk suatu aplikasi (termasuk untuk digunakan pada sebuah teleskop radio), yaitu pola radiasi, directivity, gain, dan polarisasi. Karakter-karakter ini umumnya sama pada sebuah antena, baik ketika antena tersebut menjadi peradiasi atau menjadi penerima, untuk suatu frekuensi, polarisasi, dan bidang irisan tertentu. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 40.
    ANTENA Antena Omnidirectional Biasanya antenajenis ini digunakan pada Access Point(AP).Antena jenis ini mempunyai pola radiasi 360 derajat. Contoh yang biasa digunakan dari jenis antena ini yaitu : a. Sectoral Mempunyai penguatan antara 10 - 19 dBi Tingginya penguatan dikompensasi dengan pola radiasi yang sempit dari 45 1800 Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 41.
    ANTENA Pola radiasi Pola radiasiantena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah antena, atau plot 3-dimensi tingkat penerimaan sinyal yang diterima oleh sebuah antena. Pola radiasiantena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan, yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah azimuth (pola azimuth). Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 42.
    ANTENA Kedua pola diatas akan membentuk pola 3-dimensi. Pola radiasi 3-dimensi inilah yang umum disebut sebagai pola radiasi antena dipol. Sebuah antena yang meradiasikan sinyalnya sama besar ke segala arah disebut sebagai antena isotropis. Antena seperti ini akan memiliki pola radiasi berbentuk bola Namun, jika sebuah antena memiliki arah tertentu, di mana pada arah tersebut distribusi sinyalnya lebih besar dibandingkan pada arah lain, maka antena ini akan memiliki directivity Semakin spesifik arah distribusi sinyal oleh sebuah antena, maka directivity antena tersebut. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 43.
    ANTENA • Gain Gain (directivegain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan antena mengarahkan radiasi sinyalnya, atau penerimaan sinyal dari arah tertentu. Gain bukanlah kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis pada umumnya seperti watt, ohm, atau lainnya, melainkan suatu bentuk perbandingan. Oleh karena itu, satuan yang digunakan untuk gain adalah desibel. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 44.
    ANTENA • Polarisasi Polarisasi didefinisikansebagai arah rambat dari medan listrik. Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal . Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem komunikasi, khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal. Pada astronomi radio, tujuan mengenali polarisasi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek astronomi adalah untuk mempelajari medan magnetik dari objek tersebut. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola radiasi, yang pertama adalah Half-power Beamwidth (HPBW), atau yang biasa dikenal sebagai beanwidth suatu antena. Dalam astronomi radio, beamwidth adalah resolusi spasial dari sebuah teleskop radio, yaitu diameter sudut minimun dari dua buah titik yang mampu dipisahkan oleh teleskop radio tersebut. Secara teori, beamwidth untuk antena yang berbentuk parabola dapat ditentukan. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 45.
    ANTENA Antena Grid Antena inimerupakan salah satu antena wifi yang populer. Sudut pola pancaran antena ini lebih fokus pada titik tertentu sesuai pemasangannya. Antena Parabolik – Dipakai untuk jarak menengah atau jarak jauh – Gain-nya bisa antara 18 sampai 28 dBi Kelebihan antena parabola Dapat digunakan untuk menerima 3 satellite sekaligus tanpa harus menggerakkan antenna. Dapat menampilkan gambar dari semua TV dari satelit yang ditangkap dalam sekejap. Kondisi permanent sehingga tidak gampang goyah terhadap posisi. Signal quality dapat maksimum Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 46.
    ANTENA Kekurangan antena parabola Tidakdapat digunakan menangkap satelit lebih dari 5 Membutuhkan lebih banyak LNBF Channel yang diterima lebih sedikit Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 47.
  • 48.
    KESIMPULAN WAN (Wide AreaNetwork) merupakan jaringan yang mencakup area yang sangat luas yang menjangkau batas provinsi bahkan sampai Negara yang ada di belahan bumi lain bahkan mencakup benua. Jaringan WAN membutuhkan beberapa perangkat yang dapat mendukung kinerja dari jaringan tersebut, tanpa adanya perangkat-perangkat yang mendukung tentu jaringan tersebut tidak dapat bekerja secara optimal, apalagi jaringan yang berbasis luas ini. Setiap perangkat memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda-beda. Namun karena adanya dukungan dari perangkat yang lain tentu perangkat dalam jaringan dapat beropersi secara maksimal. Smk Negeri 1 Sukanagara
  • 49.
  • 50.
    Get up tospeed with the 2007 Office system