Refleksi Komunitas
Belajar di Satuan
Pendidikan
1. Apakah komunitas belajar di sekolah sudah
terbentuk?
2. Kalau belum, apa yang menjadi permasalahan atau
kendalanya?
3. Kalau sudah terbentuk, bagaimana proses
pembentukannya?
4. Kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di
komunitas belajarnya?
5. Hasil dan manfaat apa yang didapat dari komunitas
belajarnya?
6. Apa kendala dan tantangan yang ditemui dalam
menjalankan komunitas belajar?
7. Bagaimana cara mengatasi permasalahan yang
ditemui di komunitas belajar?
8. Siapa saja yang berperan dalam komunitas belajar
dan seberapa jauh efektivitas perannya?
Komunitas Belajar
Sekelompok pendidik dan tenaga kependidikan dalam satu sekolah
yang belajar bersama-sama dan berkolaborasi secara rutin dengan
tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar peserta didik
Tujuan Komunitas Belajar
Meningkatkan kompetensi pendidik
dan membangun budaya belajar
bersama yang berkelanjutan
Perpindahan Komunitas Praktisi
ke Komunitas Belajar
KOMUNITAS PRAKTISI
● Komunitas praktisi belum bisa mewadahi konsep
komunitas belajar dalam sekolah.
● Ruang lingkup komunitas praktisi hanya pada peningkatan
kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.
● Contoh komunitas praktisi adalah komunitas belajar antar
sekolah ataupun daring (dalam PMM).
• Istilah komunitas belajar memiliki ruang lingkup yang lebih luas sehingga
dapat memayungi tiga komunitas belajar, khususnya komunitas belajar
dalam sekolah.
• Komunitas belajar menjadi wadah untuk merealisasikan terjadinya
kolaborasi antar pendidik, meminimalisir ketimpangan kompetensi antar
pendidik.
• Komunitas belajar berdampak pada pada peningkatan kualitas
pembelajaran dan hasil belajar peserta didik
KOMUNITAS BELAJAR
Peran Komunitas Belajar
Memfasilitasi belajar bersama tentang Kurikulum Merdeka
Memfasilitasi diskusi untuk memecahkan masalah seputar Kurikulum
Merdeka
Memfasilitasi proses berbagi praktik baik dengan rekan sejawat
tentang implementasi Kurikulum Merdeka
Memfasilitasi refleksi pembelajaran rekan sejawat
Tujuan Utama Membangun Komunitas Belajar
Anggota komunitas dengan mengumpulkan dan berbagi
informasi terkait pertanyaan dan masalah terkait praktik
Mengedukasi
Interaksi dan kolaborasi antara anggota komunitas untuk mulai
belajar dan belajar secara berkelanjutan
Memfasilitasi
Anggota meningkatkan kompetensi diri anggota melalui saling
berbagi dan diskusi
Mendorong
Didapatkan melalui komunitas dalam pekerjaan sehari-hari
Mengintegrasikan
Pembelajaran
Tiga Ide Besar Pengelolaan Komunitas Belajar
Membudayakan
kolaborasi dan
tanggung
jawab kolektif
Berorientasi pada
hasil (pembelajaran
peserta didik)
Fokus pada
pembelajaran
01 02
03
Fokus pada Pembelajaran
• Pendidik dalam komunitas belajar dalam
sekolah memiliki kewajiban untuk
menunjukkan kinerja terbaiknya dalam
mendampingi peserta didik agar dapat
menguasai dan memperoleh hasil terbaik dari
hal yang dipelajari.
• Pendidik dituntut utnuk terus belajar sebagai
upaya pencapaian tertinggi bagi kemampuan
peserta didik
Empat pertanyaan kunci bagi pendidik dalam memberikan
pembelajaran yang berkualitas
1. Apa yang harus dipelajari peserta didik? Apakah tujuan pembelajaran yang harus dicapai peserta
didik?
2. Bagaimana mengetahui bahwa peserta didik telah belajar? Bagaimana cara memantau
pembelajaran peserta didik?
3. Apa yang harus dilakukan pendidik jika beberapa peserta didik tidak belajar? Dukungan seperti apa
yang diberikan kepada mereka?
4. Apa yang harus dilakukan pendidik jika beberapa peserta didik telah belajar? Pengayaan seperti
apa yang akan diberikan kepada mereka?
Membudayakan Kolaborasi dan Tanggung Jawab Kolektif
• Kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan akan lebih optimal jika PTK
dapat berkolaborasi dengan PTK lainnya.
• Kolaborasi diciptakan untuk menghadirkan suasana belajar bersama, yang di
dalamnya ada rasa saling tergantung satu sama lain, serta kesadaran bahwa
proses pembelajaran dan keberhasilan peserta didik merupakan tanggung
jawab bagi semua pendidik.
• Tanggungjawab pendidik tidak hanya pada peserta didik di dalam kelasnya
saja.
Berorientasi pada Hasil yaitu Pembelajaran Peserta Didik
• Satuan pendidikan perlu melakukan monitoring secara sistematis mengenai
proses belajar peserta didiknya, sehingga dapat menggunakan hasil monitoring
tersebut untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Hal
ini akan mendukung terjadinya perbaikan yang berkelanjutan.
• Bukti peningkatan hasil belajar peserta didik menjadi strategi bagi komunitas
belajar dalam mengevaluasi efektivitas kegiatan belajar mengajar, aturan satuan
pendidikan, serta prosedur di satuan pendidikan.
• Setiap keputusan diambil berdasar pada hasil perbaikan yang ditunjukkan oleh
peserta didik-peserta didiknya.
Siklus Belajar dalam Komunitas Belajar
Siklus belajar dalam komunitas
belajar menunjukkan bahwa
kegiatan belajar di komunitas
merupakan proses utuh dan
berkelanjutan mulai dari
refleksi awal sampai kembali
lagi ke refleksi awal.
Peran Kepala Sekolah dan
Pendidik dalam Komunitas
Belajar
Peran Kepala Sekolah dalam Komunitas Belajar
1. Kepala sekolah dapat mendampingi guru dalam penerapan
pembelajaran terdiferensiasi dan sesuai kebutuhan peserta
didik.
2. Kepala sekolah dapat merefleksikan, mengevaluasi, dan
menyusun perbaikan penerapan kurikulum Merdeka.
3. Kepala sekolah mengembangkan komunitas belajar secara aktif
dan reguler.
4. Kepala sekolah mengelola sumber daya sekolah dengan
menggunakan aplikasi secara efektif dan efisien.
Peranan Pendidik dalam Komunitas
Belajar
1. Pendidik mengembangkan
lingkungan kelas yang memfasilitasi
peserta didik belajar secara aman
dan nyaman.
2. Pendidik mengimplementasikan
penerapan pembelajaran
terdiferensiasi dan sesuai
kebutuhan peserta didik.
3. Pendidik aktif dan mengembangkan
diri dalam komunitas belajar.
Mengelola Komunitas
Belajar
Gambaran Komunitas Belajar Secara Luring
Gambaran Komunitas Belajar Daring
Komunitas Belajar dalam
Sekolah
Tahapan Membangun Komunitas Belajar
dalam Sekolah
1. Membuat tim kecil
2. Telaah data hasil belajar murid
3. Melakukan sosialisasi dan penguatan tentang pentingnya komunitas belajar
kepada seluruh warga sekolah, membuat komitmen bersama, dan
menyepakati tata nilai
4. Memasukkan jam efektif guru di sekolah
5. Merealisasikan Belajar Bersama dan Berbagi Praktik dan Menciptakan
lingkungan belajar yang ramah guru
Siklus Komunitas
Belajar dalam
Sekolah
TERIMA KASIH

PPT OPTIMALISASI KOMUNITAS BELAJAR .pptx

  • 1.
  • 2.
    1. Apakah komunitasbelajar di sekolah sudah terbentuk? 2. Kalau belum, apa yang menjadi permasalahan atau kendalanya? 3. Kalau sudah terbentuk, bagaimana proses pembentukannya? 4. Kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di komunitas belajarnya? 5. Hasil dan manfaat apa yang didapat dari komunitas belajarnya? 6. Apa kendala dan tantangan yang ditemui dalam menjalankan komunitas belajar? 7. Bagaimana cara mengatasi permasalahan yang ditemui di komunitas belajar? 8. Siapa saja yang berperan dalam komunitas belajar dan seberapa jauh efektivitas perannya?
  • 3.
    Komunitas Belajar Sekelompok pendidikdan tenaga kependidikan dalam satu sekolah yang belajar bersama-sama dan berkolaborasi secara rutin dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar peserta didik
  • 4.
    Tujuan Komunitas Belajar Meningkatkankompetensi pendidik dan membangun budaya belajar bersama yang berkelanjutan
  • 6.
  • 7.
    KOMUNITAS PRAKTISI ● Komunitaspraktisi belum bisa mewadahi konsep komunitas belajar dalam sekolah. ● Ruang lingkup komunitas praktisi hanya pada peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. ● Contoh komunitas praktisi adalah komunitas belajar antar sekolah ataupun daring (dalam PMM).
  • 8.
    • Istilah komunitasbelajar memiliki ruang lingkup yang lebih luas sehingga dapat memayungi tiga komunitas belajar, khususnya komunitas belajar dalam sekolah. • Komunitas belajar menjadi wadah untuk merealisasikan terjadinya kolaborasi antar pendidik, meminimalisir ketimpangan kompetensi antar pendidik. • Komunitas belajar berdampak pada pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik KOMUNITAS BELAJAR
  • 9.
    Peran Komunitas Belajar Memfasilitasibelajar bersama tentang Kurikulum Merdeka Memfasilitasi diskusi untuk memecahkan masalah seputar Kurikulum Merdeka Memfasilitasi proses berbagi praktik baik dengan rekan sejawat tentang implementasi Kurikulum Merdeka Memfasilitasi refleksi pembelajaran rekan sejawat
  • 10.
    Tujuan Utama MembangunKomunitas Belajar Anggota komunitas dengan mengumpulkan dan berbagi informasi terkait pertanyaan dan masalah terkait praktik Mengedukasi Interaksi dan kolaborasi antara anggota komunitas untuk mulai belajar dan belajar secara berkelanjutan Memfasilitasi Anggota meningkatkan kompetensi diri anggota melalui saling berbagi dan diskusi Mendorong Didapatkan melalui komunitas dalam pekerjaan sehari-hari Mengintegrasikan Pembelajaran
  • 11.
    Tiga Ide BesarPengelolaan Komunitas Belajar Membudayakan kolaborasi dan tanggung jawab kolektif Berorientasi pada hasil (pembelajaran peserta didik) Fokus pada pembelajaran 01 02 03
  • 12.
    Fokus pada Pembelajaran •Pendidik dalam komunitas belajar dalam sekolah memiliki kewajiban untuk menunjukkan kinerja terbaiknya dalam mendampingi peserta didik agar dapat menguasai dan memperoleh hasil terbaik dari hal yang dipelajari. • Pendidik dituntut utnuk terus belajar sebagai upaya pencapaian tertinggi bagi kemampuan peserta didik
  • 13.
    Empat pertanyaan kuncibagi pendidik dalam memberikan pembelajaran yang berkualitas 1. Apa yang harus dipelajari peserta didik? Apakah tujuan pembelajaran yang harus dicapai peserta didik? 2. Bagaimana mengetahui bahwa peserta didik telah belajar? Bagaimana cara memantau pembelajaran peserta didik? 3. Apa yang harus dilakukan pendidik jika beberapa peserta didik tidak belajar? Dukungan seperti apa yang diberikan kepada mereka? 4. Apa yang harus dilakukan pendidik jika beberapa peserta didik telah belajar? Pengayaan seperti apa yang akan diberikan kepada mereka?
  • 14.
    Membudayakan Kolaborasi danTanggung Jawab Kolektif • Kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan akan lebih optimal jika PTK dapat berkolaborasi dengan PTK lainnya. • Kolaborasi diciptakan untuk menghadirkan suasana belajar bersama, yang di dalamnya ada rasa saling tergantung satu sama lain, serta kesadaran bahwa proses pembelajaran dan keberhasilan peserta didik merupakan tanggung jawab bagi semua pendidik. • Tanggungjawab pendidik tidak hanya pada peserta didik di dalam kelasnya saja.
  • 15.
    Berorientasi pada Hasilyaitu Pembelajaran Peserta Didik • Satuan pendidikan perlu melakukan monitoring secara sistematis mengenai proses belajar peserta didiknya, sehingga dapat menggunakan hasil monitoring tersebut untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Hal ini akan mendukung terjadinya perbaikan yang berkelanjutan. • Bukti peningkatan hasil belajar peserta didik menjadi strategi bagi komunitas belajar dalam mengevaluasi efektivitas kegiatan belajar mengajar, aturan satuan pendidikan, serta prosedur di satuan pendidikan. • Setiap keputusan diambil berdasar pada hasil perbaikan yang ditunjukkan oleh peserta didik-peserta didiknya.
  • 16.
    Siklus Belajar dalamKomunitas Belajar Siklus belajar dalam komunitas belajar menunjukkan bahwa kegiatan belajar di komunitas merupakan proses utuh dan berkelanjutan mulai dari refleksi awal sampai kembali lagi ke refleksi awal.
  • 17.
    Peran Kepala Sekolahdan Pendidik dalam Komunitas Belajar
  • 18.
    Peran Kepala Sekolahdalam Komunitas Belajar 1. Kepala sekolah dapat mendampingi guru dalam penerapan pembelajaran terdiferensiasi dan sesuai kebutuhan peserta didik. 2. Kepala sekolah dapat merefleksikan, mengevaluasi, dan menyusun perbaikan penerapan kurikulum Merdeka. 3. Kepala sekolah mengembangkan komunitas belajar secara aktif dan reguler. 4. Kepala sekolah mengelola sumber daya sekolah dengan menggunakan aplikasi secara efektif dan efisien.
  • 19.
    Peranan Pendidik dalamKomunitas Belajar 1. Pendidik mengembangkan lingkungan kelas yang memfasilitasi peserta didik belajar secara aman dan nyaman. 2. Pendidik mengimplementasikan penerapan pembelajaran terdiferensiasi dan sesuai kebutuhan peserta didik. 3. Pendidik aktif dan mengembangkan diri dalam komunitas belajar.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
  • 23.
  • 24.
    Tahapan Membangun KomunitasBelajar dalam Sekolah 1. Membuat tim kecil 2. Telaah data hasil belajar murid 3. Melakukan sosialisasi dan penguatan tentang pentingnya komunitas belajar kepada seluruh warga sekolah, membuat komitmen bersama, dan menyepakati tata nilai 4. Memasukkan jam efektif guru di sekolah 5. Merealisasikan Belajar Bersama dan Berbagi Praktik dan Menciptakan lingkungan belajar yang ramah guru
  • 25.
  • 26.