DIAGNOSIS
Diagnosis Pengertian EtiologiGejala Klinis PP
KAD Komplikasi
DM
Infeksi, IMA,
pankreatitis
akut
Dehidrasi,
kesadaran <<,
pernafasan
kusmaul, nafas bau
aseton
GDS, keton
(+), darah
lengkap,
AGD
HONK Komplikasi
DM
Infeksi, IMA,
pankreatitis
akut
Dehidrasi,
kesadaran <<
GDS, keton
(-), darah
lengkap,
AGD
Pankreatiti
s Akut
Inflamasi
pankreas
Batu saluran
empedu,
infeksi, alkohol,
obat
nyeri abdomen
hebat, mual
muntah, kekakuan
otot
USG,
endoskopi,
darah
lengkap,
3.
DIAGNOSIS KERJA
Ketoasidosis Diabetikum
adalahkondisi medis darurat yang dapat mengancam
jiwa bila tidak ditangani secara tepat. Ketoasidosis
diabetik disebabkan oleh penurunan kadar insulin
efektif di sirkulasi yang terkait dengan peningkatan
sejumlah hormon seperti glukagon, katekolamin,
kortisol, dan growth hormone.
4.
EPIDEMIOLOGIDAN FAKTOR RISIKO
Frekuensi di Eropa dan Amerika Utara adalah 15%.
Risiko KAD pada IDDM adalah 1 – 10% /pasien/tahun.
Lebih sering pada anak yang lebih muda (< 4 tahun),
memiliki orang tua dengan IDDM, atau yang berasal dari
keluarga dg sosek rendah.
75% episode KAD berkaitan dengan kelalaian pemberian
insulin atau pemberian yang salah.
5.
ETIOLOGI
KAD banyakterjadi akibat DM tipe 1 yang diakibatkan
karena penurunan sekresi insulin.
Pada pasien KAD yang sudah diketahui DM sebelumnya,
80% dapat dikenali adanya faktor pencetus, seperti
infeksi, infark miokard akut, pancreatitis akut,
penggunaan obat golongan steroid, menghentikan atau
mengurangi dosis insulin.
7.
MANIFESTASI KLINIS
Pernapasancepat dan dalam (Kussmaul).
Berbagai derajat dehidrasi (turgor kulit berkurang, lidah dan bibir
kering), hipovolemia sampai syok.
Bau aseton dari nafas tidak terlalu mudah tercium.
Keluhan saluran cerna: mual, muntah, diare, nyeri perut.
Derajat kesadaran menurun sampai koma.
8.
Pelatihan DM danKAD
Klinis
KAD
Dehidrasi
Napas cepat dalam
Mual, Muntah, nyeri
perut akut abdomen
Penurunan kesadaran
progressif
Lekositosis, shift to the
left
Peningkatan amilase non
spesifik
Demam (hanya bila ada
infeksi)
Tidak
khas
Menyerupai
penyakit lain:
• Gastroenteritis
• Akut abdomen
• Keracunan
• Gangguan SSP
• Sindrom uremik
• dll
!! Pikirkan KAD
Khas: 3P, bau aseton
9.
KRITERIA DIAGNOSIS
KAD
Kategori pH
HCO3
(mEq/L)
Ringan<7.3 <15
Sedang <7.2 <10
Berat <7.1 <5
Pelatihan DM dan KAD
Tanda biokimia Kadar
Hiperglikemia;
Gula Darah
> 200 mg/
dL
pH Vena atau
Bikarbonat
< 7,3
< 15 mmol/
L
Ketonemia/
ketonuria
positif
10.
PENATALAKSANAAN
Prinsip utama; airway, breathing, circulation.
Diet nothing by mouth, suplementasi O2, dan antibiotik bila
infeksi.
Terapi 1 jam pertama resusitasi cairan & pemeriksaan
laboratorium:
- Cairan: NaCl isotonis bolus, 20 mL/Kg 1 jam.
- Glukosa : Tidak diberikan, kecuali bila glukosa serum ↓
mencapai 250 – 300 mg/dL selama rehidrasi.
Stabilisasi glukosa darah pada level 150 - 250 mg/dL
dengan pemberian insulin 4-8 unit/jam.
11.
PENCEGAHAN
Menjamin agarjangan sampai terjadi defisiensi
insulin.
Menghindari strees.
Menghindari puasa berkepanjangan.
Mencegah dehidrasi.
Mengobati infeksi secara adekuat.
Melakukan pemantauan kadar gula darah/ keton
secara mandiri.
12.
KOMPLIKASI
KAD sendiri merupakankomplikasi dari DM tipe 1.
Komplikasi KAD biasanya terjadi karena pengobatannya,
seperti hipoglikemia, hipokalsemia, asidosis persisten,
hipokalemia, dan edema serebri.
13.
PROGNOSIS
Prognosis dariKAD biasanya buruk.
Kematian pada penyakit ini disebabkan karena penyakit
dasar yang mendahului atau menyertainya.
Angka kematian masih berkisar 30-50 %.
Di negara maju penyebab utama kematian adalah
infeksi, usia lanjut, dan hiperosmolar darah yang tinggi.