Penelitian ini mengevaluasi hubungan antara pengetahuan ibu dan kunjungan pemeriksaan kehamilan (antenatal care) di Puskesmas Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma. Hasil menunjukkan bahwa 45,2% ibu memiliki pengetahuan yang kurang, tetapi 54,8% melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur; terdapat hubungan erat antara pengetahuan ibu dan kunjungan pemeriksaan kehamilan. Faktor-faktor seperti jarak ke fasilitas kesehatan dan kepercayaan budaya juga mempengaruhi frekuensi kunjungan.