Skip to main content
ZAINUL ARIFIN, S. Kom
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO
 Topologi Jaringan adalah sebuah LAN dapat
diimplementasikan dengan berbagai macam topologi.
Topologi yang di maksud di sini merupakan struktur
jaringan fisik yang digunakan untuk mengimplementasikan
LAN tersebut.
 Topologi sendiri merupakan suatu bentuk/ struktur
jaringan yang menghubungkan antar komputer satu
dengan yang lain dengan menggunakan media kabel
maupun nirkabel.
 Pengertian topologi jaringan adalah suatu tehnik untuk
menghubungkan komputer yang satu dengan komputer
lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan, dimana
penggunaan topologi jaringan didasarkan pada biaya,
kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat konektivitas
yang akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu
jaringan.
 Arsitektur topologi merupakan bentuk koneksi fisik untuk
menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan. Pada sistem LAN
terdapat tiga topologi utama yang paling sering digunakan: bus, star, dan
ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi topologi tree
dan mesh yang merupakan kombinasi dari star, mesh, dan bus. Dengan
populernya teknologi nirkabel dewasa ini maka lahir pula satu topologi
baru yaitu topologi wireless.
 Untuk mendevelop Local Area Network (LAN) dibutuhkan suatu
perencanaan atau bisa kita kenal sebagai topology. Cara yang saat ini
banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network.
Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan
kekurangannya sendiri
 Topologi ini mengacu dan mengadaptasi kepada keadaan jaringan yang
ada di-lapangan (memungkinkan atau tidaknya digunakan salah satu
topologi). Tapi keseluruhan grand design jaringan (pemilihan alat-alat,
aksesoris, aktif / pasif device) dan kebijakan / policy yang akan
diaplikasikan setelah selesainya suatu project, akan berdasarkan dari
pemilihan bentukan Topologi Jaringan ini.
1. Topologi Ring (Cincin)
Dalam topologi cincin setiap komputer terhubung ke komputer lain, dan
seterusnya sampai kembali lagi ke komputer yang pertama, dan membentuk
lingkaran yang disebut cincin, topologi ini berinteraksi menggunakan token
Data untuk mengontrol hak akses untuk komputer menerima data, seperti
sebagai komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan
melewati komputer 2 dan 3 yang akan diterima oleh komputer 4, sehingga
komputer akan melanjutkan pengiriman data jika alamat IP tujuan tidak dia.
 Keuntungan dari topologi cincin adalah jaringan komputer dalam proses
instalasi dan kemudahan instalasi, menggunakan sedikit jumlah kabel lan
sehingga akan menghemat biaya.
 Kekurangnya yang paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu dari
komputer atau kabel bermasalah, maka transmisi data akan terganggu
bahkan mengalami kesalahan.
2. Topologi Bus
Jaringan komputer topologi bus sebagai antrian dan hanya menggunakan
satu kabel coaxial dan setiap komputer yang terhubung ke kabel dengan
menggunakan konektor BNC (Bayonet Neill–Concelman), dan kedua ujung
kabel koaksial harus diakhiri dengan sebuah terminator.
 Keuntungan dari bus hampir sama dengan cincin, tidak banyak kabel yang
digunakan dan pemasangan menghemat biaya.
 Kekurangnya topologi bus adalah kasus gangguan atau masalah pada satu
komputer dapat mengganggu jaringan komputer lain, dan untuk topologi
ini sangat sulit untuk mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data,
dan jika jaraknya terlalu jauh untuk menggunakan repeater .
3. Topologi Star (Bintang)
Topologi ini dibentuk seperti bintang karena semua komputer yang
terhubung ke hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub / switch
adalah pusat jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data,
sehingga jika satu komputer ingin mengirimkan data ke komputer 4, data
akan dikirim ke switch dan langsung mengirimkannya ke komputer tujuan
tanpa melalui jaringan komputer lain. Topologi komputer ini yang paling
banyak digunakan saat ini karena keuntungan yang lebih.
 Keuntungan dari topologi ini sangat mudah untuk mendeteksi di mana
komputer rusak, maka mudah untuk melakukan penambahan atau
pengurangan tanpa mengganggu komputer lain, serta tingkat keamanan
data yang lebih tinggi,.
 Kelemahan dari ini adalah topologi jaringan komputer, membutuhkan
biaya tinggi untuk instalasi, karena membutuhkan banyak kabel dan
switch / hub, dan stabilitas jaringan sangat tergantung pada terminal
pusat, sehingga jika switch / hub terganggu, seluruh jaringan terganggu.
4. Topologi Mesh (Jala)
Dalam topologi mesh ini setiap komputer akan terhubung ke komputer lain
dalam jaringan menggunakan kabel tunggal, sehingga proses pengiriman data
akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain atau
switch hub.
 Kelebihanya adalah proses pengiriman cepat dan tanpa melalui komputer
lain, jika salah satu komputer rusak tidak akan mengganggu komputer
lain.
 Kekurangan dari topologi ini adalah jelas, itu akan mengambil banyak
biaya karena memerlukan jumlah yang sangat besar kabel dan masing-
masing komputer harus memiliki port I / O danselain proses instalasi
sangat cukup rumit.
5. Topologi Tree (Pohon)
Topologi jaringan komputer Tree adalah kombinasi dari beberapa topologi
star yang menghubungkannya dengan topologi bus, sehingga setiap topologi
star akan terhubung ke topologi bintang lain menggunakan topologi bus,
biasanya dalam topologi ini ada beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan
pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada
tingkat yang lebih rendah.
 Topologi pohon Kelebihannya adalah mudah untuk menemukan kesalahan
dan juga mudah melakukan perubahan ke jaringan jika diperlukan.
 Kekurangan topologi ini menggunakan banyak kabel, sering tabrakan dan
lambat, jika kesalahan terjadi di tingkat jaringan tinggi, maka jaringan
tingkat rendah akan terganggu juga.
6. Topologi Linier (Runtut)
Biasa disebut sebagai topologi bus beruntut, tata letak jenis ini adalah tata letak umum. Satu kabel utama
menghubungkan tiap titik koneksi komputer yang terhubung ke konektor yang disebut Connector-T dan pada
akhirnya harus diakhiri dengan terminator. Konektor BNC digunakan berjenis British Naval Connector Maritime
Inggris, sebenarnya BNC merupakan nama konektor bukan nama kabel, kabel yang digunakan adalah RG 58
(thinnet kabel coaxial).
 Keuntungan topologi ini hemat kabel, tata letak kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak perlu pusat
control, penambahan atau pengurangan terminator dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan
 Kelemahan topologi deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data
kurang dapat diandalkan, kecepatan akan menurun bila jumlah pengguna meningkat, repeater diperlukan
untuk jarak jauh.
7. Topologi Hybird
Topologi hybrid adalah kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda. Ketika topologi dasar yang berbeda
yang terhubung satu sama lain, maka tidak menampilkan karakteristik dari setiap satu topologi tertentu.
Kelebihan
 Fleksibel.
 Mudah menambahkan koneksi perangkat lainnya, karena node dan / atau peripheral baru dapat dihubungkan
dengan topologi lainnya.
Kekurangan
 Pengelolaan sulit
 Biaya mahal dibandingkan dengan topologi lainnya
 Instalasi dan konfigurasi topologi sulit
8. Topologi Broadcast
Dengan sederhana topologi broadcast adalah host yang mengirim data ke semua host lain pada media jaringan.
9. Topologi Peer to Peer
Topologi Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak
lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer).
Kelebihan
 Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai
 Biaya operasional relatif lebih murah
 Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server.
Kekurangan
 Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit.
 Unjuk kerja lebih rendah
 Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user
10. Topologi Hirarkhi
Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk
(host) yang di switching-kan dengan simpul atau node lain secara
berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja
jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan
besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah,
sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.
Kelebihan
 Data terpusat secara hirarki sehingga manajeman data lebih baik dan
mudah
 terkontrol; Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas;
Kekurangan
 Komputer di bawahnya tidak dapat dioprasikan apabila kabel pada
komputer tingkat atasnya terputus;
 Dapat terjadi tabrakan file (collision)